IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
فعالية استخدام وسائط البطاقات المصورة في تعليم المفردات لدى طلبة الصف الثامن في المدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية الثالثة ببنجرماسين = Efektivitas Penggunaan Media Kartu Bergambar Dalam Pembelajaran Kosakata Pada Kelas VIII MTsN 3 Kota Banjarmasin
Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek dasar dalam pembelajaran
bahasa Arab karena menjadi landasan dalam pengembangan empat keterampilan
berbahasa. Namun, banyak siswa mengalami kesulitan dalam menghafal dan
memahami makna kosakata, terutama jika metode pembelajaran yang digunakan
bersifat tradisional dan kurang menarik. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui sejauh mana efektivitas penggunaan media kartu
bergambar dalam pembelajaran kosakata pada siswa kelas VIII MTsN 3 Kota
Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
eksperimen semu, di mana sampel dibagi menjadi dua kelompok: kelompok
eksperimen yang mendapat pembelajaran menggunakan video kartu bergambar buatan
peneliti, dan kelompok kontrol yang mendapat pembelajaran dengan metode
tradisional tanpa media kartu bergambar. Jumlah sampel sebanyak 23 siswa, terdiri dari
12 siswa pada kelompok eksperimen dan 11 siswa pada kelompok kontrol. Instrumen
yang digunakan berupa pretest dan posttest, dan data dianalisis menggunakan aplikasi
SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara
hasil kedua kelompok. Rata-rata nilai kelompok eksperimen meningkat dari 38,17
menjadi 98,83, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 73,91 menjadi 92,00.
Karena data tidak berdistribusi normal dan tidak homogen, maka digunakan uji non
parametrik Mann-Whitney. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media
kartu bergambar dalam pembelajaran kosakata yaitu efekti
Penggunaan Metode Membaca Menulis Permulaan Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Kelas I MIS Jannatusshibyan
Membaca sebagai salah satu dari empat kemampuan bahasa pokok, dan
merupakan bagian atau komponen dari komunikasi tulis. Pada tingkatan membaca
permulaan, proses pengubahan inilah yang terutama dibina dan dikuasai, dan ini
terutama dilakukan pada masa anak-anak, khususnya pada tahun permulaan di
sekolah. Oleh karena itu untuk memudahkan peserta didik dalam membaca,
diperlukan suatu metode pembelajaran yang dapat membuat peserta didik lebih
terbantu dalam memahami pembelajaran. Adapun metode pembelajaran yang
digunakan pada penelitian ini yaitu menggunakan metode membaca menulis
permulaan (metode eja). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan
membaca permulaan sebelum menggunakan metode eja dan mengetahui
kemampuan membaca permulaan sesudah menggunakan metode eja serta untuk
mengetahui peningkatan kemampuan membaca permulaan setelah digunakan
metode eja pada kelas I MIS Jannatusshibyan.
Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian lapangan dengan
menggunakan pendekatan penelitian kuantitatif. Adapun metode yang akan
digunakan adalah Matching Pretest-Posttest Control Group Design. Teknik
pengumpulan data diperoleh dengan cara tes dan dokumentasi. Instrumen
penelitian yang digunakan adalah soal pre-tes dan post-tes sebanyak 30 soal.
Teknik analisis data yang digunakan adalah uji normalitas, homogenitas, uji t
dengan teknik paired samples t-tes.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan metode eja
peserta didik masih kurang kemampuan membaca permulaan dan setelah
menggunakan metode eja peserta didik ada peningkatan yang baik, serta pada uji
paired sample t test dengan menggunakan metode eja diperoleh rata-rata 23,85
dengan signifikan 0,000 < 0,05. Oleh karena itu, dari hasil perolehan tersebut
rhitung < rtabel, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima.
Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat peningkatan kemampuan
membaca permulaan setelah digunakan metode eja di kelas I MIS
Jannatusshibya
Manajemen Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Akademik di SMA Negeri 3 Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen Kepala Sekolah
dalam meningkatkan Mutu Akademik serta tantangan yang dihadapi di SMA Negeri
3 Banjarmasin. Mutu akademik mencerminkan hasil pencapaian akademik yang
diperoleh dari proses pembelajaran.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan atau field research yakni penelitian
yang dilaksanakan secara sistematis untuk mengambil data di lapangan, Penelitian
ini menggunakan metode kualitatif yang hasilnya tidak diperoleh melalui prosedur
tetapi bagaimana peneliti memahami dan menafsirkan makna peristiwa, interaksi,
dan perilaku subjek dalam situasi tertentu sesuai dengan sudut pandang
penelitiannya
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Data diperoleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan
menjadikan Informan utama kepala sekolah, serta informan tambahan waka
kurikulum, dan guru.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen Kepala Sekolah dalam
Meningkatkan Mutu Akademik di SMA Negeri 3 Banjarmasin sudah berjalan
dengan cukup baik. Kepala sekolah menerapkan kegiatan manajemen yang meliputi
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian dan pengawasan.
Namun, pelaksanaannya masih menghadapi berbagai tantangan, seperti sarana dan
prasarana sekolah yang masih belum digunakan dengan baik dan sebagian guru
yang kehilangan semangat mengajar. Pihak sekolah terus melakukan upaya evaluasi
berkala dan juga memberikan pembinaan dan dukungan emosional yang sifatnya
persuasif untuk menanggulangi taantangan tersebu
Strategi Dakwah Habib Husein Ja’far Terhadap Generasi Z di Platform Instagram @husein_hadar
Perkembangan teknologi informasi telah membawa perubahan signifikan
terhadap pola pikir Generasi Z, khususnya dalam kecenderungan mereka
mengakses media sosial. Generasi ini sangat terhubung dengan media sosial dalam
hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari, terutama dalam hal pencarian informasi.
Kecenderungan tersebut menjadikan mereka lebih menyukai konten yang disajikan
secara visual dan menarik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
pustaka (literature study). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi
mendalam terhadap konten dakwah di akun Instagram @husein_hadar, wawancara
dengan para pengikut akun tersebut, serta dokumentasi. Analisis data dalam
penelitian ini menggunakan teori strategi dakwah Muhammad Ali Al-Bayanuni,
yang meliputi tiga pendekatan: strategi dakwah sentimental (al-manhaj al-‘athifi),
rasional (al-manhaj al-‘aqli), dan indrawi (al-manhaj al-hissi).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Habib Husein Ja’far Al-Hadar
berhasil memanfaatkan ketiga strategi dakwah tersebut secara efektif dalam
menjangkau dan menarik perhatian Generasi Z. Strategi dakwah sentimental
terlihat dari kemampuannya menyentuh perasaan dan empati audiens. Strategi
dakwah rasional ditunjukkan melalui penyampaian pesan-pesan dakwah dengan
pendekatan logis dan argumentatif yang sesuai dengan pola pikir kritis Generasi Z.
Sementara itu, strategi dakwah indrawi diterapkan melalui pemanfaatan fitur-fitur
visual dan audio visual di Instagram, seperti video pendek (reels), gambar (feed),
desain grafis, dan narasi kreatif. Tingkat efektivitas dakwah di era digital sangat
bergantung pada kemampuan pendakwah dalam beradaptasi dengan lingkungan
digital, memahami karakteristik mad’u (objek dakwah), serta mampu mengemas
pesan-pesan dakwah dalam bentuk menarik dan relevan bagi generasi ini
Pengembangan Buku Ilmiah Populer Morfologi dan Anatomi Pisang Varietas Musa acuminata x Musa balbiaiana Sebagai Sumber Belajar
Pisang merupakan buah tropis yang melimpah di Indonesia dan
dimanfaatkan dalam berbagai olahan tradisional. Pisang memiliki nilai ekonomi
dan budaya yang tinggi sehingga peneliti menjadikan pisang sebagai objek
penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan (1) karakter
morfologi pisang varietas Musa acuminata × Musa balbisiana, (2) karakter
anatomi pisang varietas Musa acuminata × Musa balbisiana, dan (3) validitas
buku ilmiah populer sebagai sumber belajar.
Penelitian menggunakan jenis pengembangan dengan pendekatan
Educational Design Research (EDR). Desain penelitian menerapkan EDR dengan
evaluasi formatif Tessmer hingga tahap uji pakar. Teknik pengumpulan data
dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan angket. Instrumen penelitian
dengan lembar observasi, dokumentasi, dan lembar angket. Teknik analisis data
secara kualitatif dan kuantitatif.
Hasil menunjukkan bahwa pisang kepok, tanduk, dan nangka memiliki
perbedaan pada batang semu, daun, jantung pisang, dan buah. Secara anatomi
terdapat perbedaan pada struktur jaringan epidermis, jaringan parenkim, dan
jaringan pengangkut. Buku yang dikembangkan memperoleh tingkat validitas
sebesar 84,52% dan tergolong cukup valid yang artinya dapat digunakan
dengan revisi keci
Efektivitas Permainan Kooperatif dalam Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak ASD: Studi Peran Mediator GPK di Sekolah Inklusi
Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) sering menghadapi
hambatan dalam keterampilan sosial, seperti berinteraksi, berbagi, dan memahami
emosi orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas permainan
kooperatif dalam meningkatkan keterampilan sosial anak ASD serta menganalisis
peran Guru Pendamping Khusus (GPK) sebagai mediator dalam pelaksanaan
intervensi di sekolah inklusi.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik
pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan
dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga GPK yang mendampingi anak ASD
di SD Islam Al Madani Banjarbaru. Teknik analisis data menggunakan model Miles
dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi teknik, triangulasi sumber,
dan member checking.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan kooperatif efektif dalam
meningkatkan keterampilan sosial anak ASD, terutama dalam aspek kerja sama,
komunikasi, empati, pengelolaan emosi, dan interaksi sosial. GPK berperan sebagai
mediator dalam merancang permainan yang sesuai, memfasilitasi proses bermain,
memberikan arahan sosial, serta mengevaluasi perkembangan anak secara
individual. Dengan pendekatan bermain yang inklusif dan terstruktur, permainan
kooperatif terbukti menjadi strategi intervensi sosial yang efektif bagi anak ASD
dalam konteks pendidikan inklusif
Penerapan Model Kooperatif Tipe Make A Match dalam Meningkatkan Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas 4 di MIS Nurul Iman
Pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam membentuk karakter
dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Namun, dalam proses
pembelajaran, masih banyak ditemukan permasalahan seperti rendahnya partisipasi
dan hasil belajar siswa. Hal ini disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran
yang monoton dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Salah satu solusi yang
dapat diterapkan adalah model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match. Model
ini melibatkan siswa dalam kegiatan mencari pasangan kartu yang sesuai dengan
materi pembelajaran, sehingga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan,
interaktif, dan meningkatkan motivasi serta hasil belajar siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tujuan dan efektivitas penerapan
model pembelajaran kooperatif tipe Make a Match dalam meningkatkan hasil
belajar dan keaktifan siswa. Model Make a Match merupakan salah satu strategi
pembelajaran kooperatif yang mengedepankan keterlibatan aktif siswa melalui
pencarian pasangan kartu yang berisi soal dan jawaban.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research)
dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yaitu kepala sekolah, guru mapel
akidah akhlak dan peserta didik. Objek penelitian yaitu penerapan model kooperatif
tipe make a match dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada mata
pelajaran akidah akhlak kelas 4 di MIS Nurul Iman. Teknik pengumpulan data
observasi, wawancara, dokumentasi. Adapun teknik pengolahan yaitu reduksi data,
penyajian data dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Make a Match dapat
meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Siswa menjadi lebih antusias,
termotivasi, dan terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran. Melalui kegiatan
mencocokkan kartu, siswa belajar secara berkelompok dan saling bekerjasama
untuk memahami materi pelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran
kooperatif tipe Make a Match sangat efektif digunakan untuk mencapai tujuan
pembelajaran, yaitu meningkatkan keaktifan, pemahaman materi, dan hasil belajar
siswa
Pembelajaran STEAM-PjBL Berbasis Kearifan Lokal Gula Batu Amuntai Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peerta Didik
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya tuntutan abad ke-21 agar peserta
didik memiliki kemampuan berpikir kritis. Namun, tingkat keterampilan berpikir
kritis peserta didik dalam proses pembelajaran fisika masih kurang. Oleh karena
itu,
untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis digunakan model
pembelajaran STEAM-PjBL berbasis kearifan lokal gula batu Amuntai. Adapun
tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran, tingkat
keterampilan berpikir kritis dan respon peserta didik terhadap pembelajaran
STEAM-PjBL berbasis kearifan lokal gula batu Amuntai pada materi Suhu dan
Kalor.
Desain Penelitian ini menggunakan sequential exploratory dengan
pendekatan mixed methods, yang menggabungkan metode penelitian kualitatif dan
kuantitatif secara berurutan. Data pada penelitian ini adalah pelaksanaan
pembelajaran, keterampilan berpikir kritis dan respon peserta didik. Instrumen
penelitian ini berupa lembar observasi pelaksanaan pembelajaran, soal tes
keterampilan berpikir kritis dan angket respon. Data lembar observasi dan angket
respon dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Data
keterampilan berpikir kritis dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif
kuantitatif.
Hasil pelaksanaan pembelajaran STEAM-PjBL berbasisi kearifan lokal gula
batu Amuntai sudah terlaksana sangat baik sesuai dengan sintaks pembelajaran
dengan persentase 86,7%. Tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik setelah
mengikuti pembelajaran berada pada kategori tinggi dengan rata-rata nilai sebesar
7,67. Adapun, respon peserta didik terhadap pembelajaran STEAM-PjBL berbasis
kearifan lokal gula batu itik sebesar 78% dengan kiteria positi
Pengaruh Disiplin Tata Tertib Sekolah Terhadap Akhlak Peserta Didik Kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 2 Hulu Sungai Utara
Pendidikan merupakan hal yang sangat penting bagi pembentukan karakter
dan akhlak terpuji seseorang. Akhlak yang baik mencerminkan perilaku positif.
Ada banyak faktor yang mempengaruhi terbentuknya akhlak, salah satunya adalah
karena pengaruh lingkungan atau pendidikan di sekolah. Alat pendidikan yang
mampu menciptakan kebiasaan dan perilaku yang baik bagi peserta didik adalah
disiplin. Disiplin adalah perilaku taat terhadap tata tertib yang berlaku di sekolah.
Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui seberapa tinggi disiplin tata tertib sekolah dan akhlak peserta didik,
untuk mengetahui signifikan atau tidak signifikannya pengaruh disiplin tata tertib
sekolah terhadap akhlak peserta didik serta untuk mengetahui seberapa besar
pengaruh disiplin tata tertib sekolah terhadap akhlak peserta didik kelas XI
Madrasah Aliyah Negeri 2 Hulu Sungai Utara.
Penelitian ini termasuk penelitian survei dengan jenis pendekatan
kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan instrumen angket, observasi dan
dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji
normalitas, uji linearitas, uji regresi linear sederhana, uji signifikansi regresi,
analisis koefisien korelasi dan koefisien determinan serta uji-t.
Setelah melakukan serangkaian uji, hasil penelitian menunjukkan bahwa
disiplin tata tertib sekolah peserta didik kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 2 Hulu
Sungai Utara berada pada kategori sangat tinggi sebesar 83% dan akhlak peserta
didik kelas XI Madrasah Aliyah Negeri 2 Hulu Sungai Utara berada pada kategori
sangat tinggi sebesar 82%. Kemudian diketahui juga bahwa terdapat pengaruh yang
signifikan dari disiplin tata tertib sekolah terhadap akhlak peserta didik kelas XI
Madrasah Aliyah Negeri 2 Hulu Sungai Utara yaitu sebesar 50,69%
Kemampuan Membaca Al-Qur’an Pada Siswa Kelas 4 MIN 7 Barito Kuala di Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca Al
Qur’an pada siswa kelas IV di MIN 7 Barito Kuala dan mengidentifikasi faktor
faktor yang memengaruhinya. Latar belakang penelitian ini adalah masih
ditemukannya kendala dalam proses pembelajaran membaca Al-Qur’an, seperti
rendahnya motivasi belajar siswa, kurangnya bimbingan dari orang tua di rumah,
serta terbatasnya waktu praktik membaca di sekolah. Hal ini berdampak pada
kurang optimalnya kemampuan siswa dalam melafalkan huruf hijaiyah, memahami
makhraj, dan menerapkan tajwid secara benar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Proses analisis
data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan
kesimpulan, sedangkan validasi data dilakukan dengan teknik triangulasi untuk
memastikan keakuratan informasi dari berbagai sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mampu
membaca huruf hijaiyah dengan baik, melafalkan makhraj dengan tepat, dan mulai
menerapkan kaidah tajwid dasar secara tartil. Namun, masih terdapat beberapa
siswa yang memerlukan pendampingan lanjutan. Faktor yang mendukung
pencapaian ini antara lain motivasi pribadi siswa, keterlibatan orang tua dalam
pembelajaran di rumah, bimbingan guru yang konsisten, serta dukungan program
sekolah seperti kegiatan rutin membaca Al-Qur’an. Faktor penghambat terbagi
menjadi faktor internal dan eksternal antara lain rendahnya motivasi belajar,
kurangnya minat membaca, kurangnya percaya diri, keterlibatan orang tua,
lingkungan sekolah dan teman sebaya. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan
dalam merancang strategi pembelajaran baca tulis Al-Qur’an yang lebih efektif di
tingkat sekolah dasar