IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Pendampingan Partisipatif Literasi Keuangan Syariah Dalam Meningkatkan Kesadaran Pengelolaan Keuangan Islami di Desa Masiraan

    Full text link
    Pendampingan partisipatif literasi keuangan syariah di Desa Masiraan, Kecamatan Pandawan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, bertujuan meningkatkan kesadaran pengelolaan keuangan Islami di kalangan masyarakat yang religius namun memiliki literasi rendah (rata-rata pretest 39,78%, kategori rendah), ditandai minimnya pemahaman akad syariah seperti murabahah, mudharabah, serta ketergantungan pada bank konvensional akibat kurangnya edukasi formal. Penelitian ini menerapkan pendekatan Participatory Action Research (PAR) melalui tahapan identifikasi masalah bersama, FGD kelompok (pra-produktif, produktif, ibu rumah tangga, UMKM), pretest-posttest, simulasi praktik pencatatan keuangan rumah tangga, dan refleksi kolektif, yang melibatkan warga secara aktif sebagai subjek perubahan. Hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan menjadi rata-rata 82,31% (kategori tinggi, 88% responden), dengan perubahan kesadaran pada penghindaran riba, disiplin anggaran Islami, dan minat produk syariah, sehingga memperkuat kemandirian finansial, kohesi sosial, serta model berkelanjutan via tokoh loka

    Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Jamaah Umrah PT. Hikmah Rizquna Persada Cabang Banjarbaru

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi PT. Hikmah Rizquna Persada adalah Perusahaan travel yang resmi beroperasi. PT. Hikmah Rizquna Persada sebagai salah satu penyelenggara umrah, menempatkan kualitas pelayanan sebagai komitmen utama. Dengan mengusung moto pelayanan sepenuh hati, amanah, serta memberikan perhatian khusus kepada jamaah penyandang disabilitas, travel ini terus berupaya menjamin kenyamanan dan kepuasan jamaah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tangibles (bukti fisik), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati) terhadap kepuasan jamaah umrah PT. Hikmah Rizquna Persada Cabang Banjarbaru. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah dari sampel sebanyak 48 orang dari populasi 89 dari bulan Juli Agustus 2025 dan menggunakan rumus slovin, data yang diperoleh kemudian diolah dengan menggunakan SPSS Versi 22. Hasil akhir dari penelitian ini menjelaskan bahwa item (parsial) terdapat ada tiga variabel independen yaitu tangibles (bukti fisik), responsiveness (daya tanggap), dan empathy (empati) yang memiliki kepuasan terhadap variabel dependen. Sementara variabel independen yang lainnya seperti reliability (keandalan), dan assurance (jaminan) tidak memiliki kepuasan terhadap kepuasan jamaah umrah PT. Hikmah Rizquna Persada Cabang Banjarbaru. Sementara secara item (simultan) variabel independen yaitu variabel tangibles (Bukti Fisik), Reliability (Keandalan), Responsiveness (Daya Tanggap), Assurance (Jaminan) dan Empathy (Empati) mempunyai kepuasan yang signifikan terhadap variabel dependen yaitu kepuasan jamaah umrah PT. Hikmah Rizquna Persada Cabang Banjarbaru. Kemudian untuk item koefisien determinasi R2 (R Square) Sebesar 0,834 atau 83,4% kepuasan jamaah umrah PT. Hikmah Rizquna Persada Cabang Banjarbaru dipengaruhi oleh pengaruh tangibles (bukti fisik), reliability (keandalan), responsiveness (daya tanggap), assurance (jaminan), dan empathy (empati). Sedangkan 16,6% merupakan kontribusi dari variabel lain yang tidak dimasukkan ke dalam persamaan regresi berganda dalam penelitian in

    Hibah Sebagai Pengganti Pembagian Harta Warisan pada Masyarakat Madura Perantauan di Desa Bukit Mulia, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut

    Full text link
    Penelitian ini membahas praktik hibah sebagai pengganti pembagian harta warisan pada masyarakat Madura perantauan di Desa Bukit Mulia, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Fenomena ini menarik untuk dikaji karena masyarakat Madura memiliki tradisi dan nilai-nilai budaya yang kuat dalam mengatur pewarisan dan kepemilikan harta keluarga. Dalam praktiknya, pemberian hibah sering dijadikan alternatif untuk menghindari konflik keluarga yang mungkin timbul dalam proses pembagian warisan setelah pewaris meninggal dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan-alasan masyarakat Madura perantauan memilih hibah sebagai pengganti pembagian warisan, serta menganalisis kesesuaian praktik tersebut dengan ketentuan hukum Islam dan hukum positif di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis empiris, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan pola dan pertimbangan sosial, hukum, dan budaya yang melatarbelakangi praktik hibah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian hibah sebelum pewaris meninggal dunia dianggap sebagai bentuk upaya menjaga keharmonisan keluarga dan keadilan sosial, sekaligus menghindari sengketa warisan. Dari perspektif hukum Islam, praktik hibah ini sah selama memenuhi syarat-syarat hibah dan tidak dimaksudkan untuk merugikan ahli waris yang sah. Namun, dari sisi hukum positif, praktik ini perlu memperhatikan ketentuan peralihan hak atas harta benda agar memiliki kekuatan hukum yang pasti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hibah sebagai pengganti warisan di masyarakat Madura perantauan memiliki fungsi sosial dan hukum yang signifikan, yaitu sebagai mekanisme lokal untuk mempertahankan kerukunan dan mengakomodasi nilai-nilai kekeluargaan dalam sistem pewarisa

    Disparitas Penetapan Nasab Oleh Hakim Tunggal Dalam Perkara Permohonan Asal-Usul Anak (Studi Penetapan Nomor 68/Pdt.P/2024/Pa.Brb Dan 312/Pdt.P/2024/Pa.Brb)

    Full text link
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukannya dua penetapan asal-usul anak pada Pengadilan Agama Barabai dengan duduk perkara yang identik, yakni anak yang lahir kurang dari enam bulan sejak perkawinan siri, namun diputus secara berbeda oleh hakim tunggal yang sama. Fokus utama penelitian ini adalah untuk mengetahui disparitas yang terjadi dan faktor penyebabnya serta menganalisis implikasi disparitas pada Penetapan Nomor 68/Pdt.P/2024/PA.Brb dan Nomor 312/Pdt.P/2024/PA.Brb. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang bersifat preskriptif dengan menggunakan pendekatan kasus (case approach). Sumber bahan hukum yang digunakan penulis terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Adapun teknik pengumpulan bahan hukum yang digunakan adalah studi dokumen, studi pustaka, dan studi literatur. Bahan hukum yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara kualitatif dengan matriks sebagai media bantunya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hakim tunggal pada Penetapan Nomor 68/Pdt.P/2024/PA.Brb tidak mengabulkan apa yang menjadi petitum pemohon dengan pertimbangan bahwa Pemohon II sudah hamil 6 bulan ketika perkawinan sirri berlangsung dengan merujuk pada Pasal 42 Undang-Undang Perkawinan yang kemudian dilakukan interpretasi dengan kutipan dari kitab fatawa al-hindiyah dengan pembatasan minimal masa kehamilan sejak perkawinan yaitu 6 bulan. Meskipun tidak mengabulkan petitum, hakim tunggal mempertimbangkan kemudharatan yang mungkin terjadi jika permohonan ini ditolak. Sehingga hakim tunggal tatap mengabulkan namun berbeda dari yang menjadi petitum pemohon. Sedangkan pada Penetapan Nomor 312/Pdt.P/2024/PA.Brb, hakim tunggal mengabulkan apa yang menjadi petitum pemohon dengan mendasarkan pada kutipan yang sama dengan Penetapan Nomor 68/Pdt.P/2024/PA.Brb yakni dari kitab fatawa al-hindiyah, namun tidak merujuk secara eksplisit Pasal 42 Undang Undang Perkawinan. Meskipun penerapan dalil yang digunakan hakim pada Penetapan Nomor 312/Pdt.P/2024/PA.Brb tergolong sebagai malpractice, hakim memiliki hak imunitas yang total yang membuatnya tidak dapat dituntut atau dipersalahkan atas putusan yang dibuatnya, serta putusan hakim tetap berlaku karena memiliki kekuatan yang mengikat. Di samping faktor yuridis, ada faktor non yuridis yaitu faktor psikologis dan beban kerja yang tinggi yang membuat kedua putusan ini terjadi disparitas. Disparitas pada kedua penetapan ini memengaruhi rasa keadilan, kepastian, serta kemanfaatan dari penegakan hukum. Selain itu juga membuat berkurangnya kepercayaan terhadap pengadilan itu sendiri, terlebih lagi jika disparitas diakibatkan karena malpractice yang terjad

    Implementasi Peraturan Daerah Kota Banjarbaru Nomor 1 Tahun 2020 Tentang Perlindungan Dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas (Studi Kasus di Museum Lambung Mangkurat)

    Full text link
    Skripsi ini membahas upaya penyediaan fasilitas yang aksesibel serta layanan informasi bagi penyandang disabilitas, khususnya anak dengan disabilitas, sebagai bentuk pemenuhan hak kebudayaan dan pariwisata sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Daerah Kota Banjarbaru Nomor 1 Tahun 2020 tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah tingkat pelaksanaan peraturan daerah tersebut serta mengkaji berbagai kendala yang muncul dalam proses implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terhadap 9 (sembilan) informan, observasi langsung di lapangan selama 1 (satu) bulan, serta dokumentasi. Informan penelitian berasal dari Museum Lambung Mangkurat, Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, guru, serta anak dengan disabilitas yang pernah berkunjung ke Museum Lambung Mangkurat. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif untuk menilai pelaksanaan peraturan daerah, khususnya dalam pemenuhan hak penyandang disabilitas. Hasil penelitian ini mengungkapkan dua temuan utama. Pertama, pelaksanaan ketentuan terkait penyediaan fasilitas aksesibel dan layanan informasi bagi penyandang disabilitas belum berjalan secara optimal. Kedua, dalam proses implementasinya masih ditemukan berbagai kendala, antara lain keterbatasan anggaran yang berdampak pada minimnya fasilitas yang sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas, minimnya petugas yang memiliki kompetensi khusus, termasuk kemampuan berbahasa isyarat, serta layanan informasi yang belum sepenuhnya inklusif. Selain itu, realisasi penyediaan fasilitas aksesibilitas tersebut masih bergantung pada adanya renovasi museum secara menyeluruh

    Hukum Pembangunan Kijing Kuburan Perspektif Ulama Nahdlatul Ulama (NU) dan Ulama Muhammadiyah

    Full text link
    Penelitian ini dilatar belakangi pembangunan kijing kuburan merupakan praktik yang lazim dijumpai dalam masyarakat Muslim, termasuk di Kota Banjarmasin, yang dipengaruhi oleh faktor keagamaan, sosial, dan budaya. Namun, praktik ini menimbulkan perbedaan pandangan di kalangan ulama, khususnya antara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, akibat perbedaan metode hukum yang digunakan. Perbedaan tersebut sering menimbulkan kebingungan di masyarakat terkait praktik pemakaman yang sesuai dengan syariat Islam, terlebih di tengah keterbatasan lahan pemakaman dan kondisi geografis Banjarmasin yang didominasi oleh lahan rawa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan ulama Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Kota Banjarmasin mengenai hukum pembangunan kijing kuburan, menganalisis perbandingan penetapan hukum antara kedua ormas tersebut, serta mengkaji implikasi pembangunan kijing terhadap praktik pemakaman yang berlangsung di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui penelitian lapangan (field research) dengan teknik wawancara langsung terhadap enam orang ulama, yang terdiri dari tiga ulama Nahdlatul Ulama dan tiga ulama Muhammadiyah di Kota Banjarmasin. Selain itu, penelitian ini juga didukung oleh studi kepustakaan terhadap Al-Qur’an, hadis, kitab fikih, serta peraturan perundang-undangan yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif dan komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nahdlatul Ulama memandang hukum pembangunan kijing kuburan pada dasarnya makruh, namun dapat menjadi mubah apabila terdapat maslahat tertentu, dan menjadi haram apabila dilakukan di atas tanah wakaf atau pemakaman umum. Sementara itu, Muhammadiyah cenderung menetapkan hukum haram terhadap pembangunan kijing kuburan, baik di tanah pribadi maupun tanah wakaf, dengan pertimbangan pemurnian ajaran, pencegahan pemborosan harta, dan penutupan potensi penyimpangan akidah. Perbedaan pandangan ini berdampak pada praktik pemakaman di Kota Banjarmasin dan menuntut adanya keselarasan antara pandangan keagamaan dan regulasi pemerintah daerah

    Manajemen Pendistribusian Zakat, Infaq, Dan Sedekah Pada Program Ramadan Di Baznas Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024

    Full text link
    Pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) pada bulan Ramadan mengalami peningkatan yang signifikan sehingga memerlukan manajemen yang baik agar penyaluran dana dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan sebagai lembaga resmi pengelola ZIS menghadapi tantangan berupa tingginya intensitas pendistribusian dan keterbatasan sumber daya manusia selama program Ramadan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen pendistribusian dana ZIS pada program Ramadan di BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan Ketua Panitia Ramadan, Sekretaris Panitia Ramadan, Kepala Bidang Pendistribusian, serta mustahik penerima manfaat. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendistribusian dana ZIS pada program Ramadan di BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan telah dilaksanakan secara terstruktur melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Perencanaan dilakukan melalui penyusunan program dan pemetaan sasaran mustahik, pengorganisasian melalui pembentukan kepanitiaan dan pembagian tugas, pelaksanaan melalui penyaluran langsung dan kerja sama dengan mitra, serta pengawasan melalui monitoring dan evaluasi. Faktor pendukung pendistribusian meliputi kerja sama mitra, SOP yang jelas, dan koordinasi internal, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan sumber daya manusia dan tingginya intensitas kegiatan selama bulan Ramada

    Retorika Dakwah Habib Husein Ja’far Al Hadar Tentang Moderasi Beragama di YouTube

    Full text link
    Penelitian ini mengkaji retorika dakwah Habib Husein Ja’far Al-Hadar dalam menyampaikan pesan moderasi beragama melalui platform YouTube. Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya fenomena intoleransi dan ekstremisme keagamaan di tengah masyarakat Indonesia yang multikultural. Kondisi tersebut menuntut adanya pendekatan dakwah yang moderat, komunikatif, dan relevan dengan perkembangan media digital. Habib Husein Ja’far Al-Hadar merupakan salah satu pendakwah yang secara konsisten memanfaatkan media YouTube untuk menyampaikan pesan keislaman yang inklusif dan toleran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk retorika dakwah yang digunakan Habib Husein Ja’far Al-Hadar serta mengidentifikasi penerapan unsur ethos, pathos, dan logos dalam menyampaikan pesan moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode analisis isi. Objek penelitian berupa lima video dakwah Habib Husein Ja’far Al-Hadar yang diunggah di platform YouTube. Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan teori retorika Aristoteles yang meliputi ethos, pathos, dan logos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retorika dakwah Habib Husein Ja’far Al-Hadar memadukan unsur ethos, pathos, dan logos secara seimbang. Unsur ethos tercermin dari kredibilitas, integritas, serta citra pendakwah yang rendah hati dan berwawasan luas. Unsur pathos tampak melalui penggunaan bahasa yang santai, humoris, dan empatik sehingga mampu menjalin kedekatan emosional dengan audiens. Sementara itu, unsur logos diwujudkan melalui argumentasi rasional yang didasarkan pada dalil keagamaan serta realitas sosial masyarakat. Retorika dakwah tersebut terbukti efektif dalam menyampaikan pesan moderasi beragama dan menjangkau audiens, khususnya generasi muda. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa retorika dakwah Habib Husein Ja’far Al Hadar merupakan model dakwah yang efektif dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama di era digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam kajian komunikasi dakwah serta menjadi referensi bagi pendakwah dalam mengembangkan strategi dakwah yang moderat dan inklusif

    Strategi BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan dalam Mengelola Program Z-Chicken

    Full text link
    Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan dalam melaksanakan Program Z-Chicken sebagai upaya pemberdayaan ekonomi mustahik. Program unggulan ini dirancang untuk menciptakan kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha kuliner ayam goreng yang didukung oleh bantuan modal, pelatihan keterampilan, serta sistem usaha terstruktur guna memastikan keberlangsungan usaha mustahik secara mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi yang melibatkan pengurus BAZNAS serta mustahik penerima manfaat. Data dianalisis melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai efektivitas strategi yang diterapkan. Strategi BAZNAS Kalsel mencakup tiga tahapan: perencanaan (seleksi mustahik dan penyusunan SOP), pelaksanaan (penyaluran modal, pelatihan, dan pendampingan), serta pengawasan (pemantauan dan sistem repeat order). Faktor pendukung keberhasilan adalah sistem usaha yang terstruktur, sementara kendala utamanya adalah keterbatasan sumber daya dan ketidakpatuhan mustahik terhadap standar. Penelitian menyimpulkan bahwa strategi yang tepat sangat krusial dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik melalui Program Z-Chicken

    Bimbingan Keagamaan Terhadap Kedisiplinan Anak Yatim Yayasan Pejuang Mulia Banjarmasin

    Full text link
    Bimbingan keagamaan penting agar individu memahami dan menaati tuntunan Al Quran. Dengan tercapainya tujuan tersebut dihadapkan individu ysng dibimbing memiliki keimanan yang benar dan secara bertahap mampu meningkatkan kualitas kepatuhannya kepada Allah SWT. Serta individu yang di bimbing dapat berkembang menjadi pribadi yang kaffah. Penelitian ini adalah penelitian lapangan. Menurut sifatnya penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik pengumplan data wawancara sebagai metode utama, sedangkan metode pelangkap observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian lapangan menunjukkan bahwa Proses bimbingan yang dilakukan secara sistematis melalui penjelasan materi, praktik langsung, serta metode pembiasaan terbukti efektif dalam mengubah perilaku anak. Shalat tidak lagi dipandang sebagai kewajiban yang bersifat instruktif, melainkan telah menjadi kebutuhan dan kebiasaan yang melekat dalam kehidupan sehari-hari anak. Hal ini terlihat dari meningkatnya kedisiplinan anak dalam merespons waktu shalat, kepatuhan terhadap aturan, serta konsistensi dalam melaksanakan shalat berjamaah. Selain itu, bimbingan ibadah shalat juga memberikan dampak psikologis yang positif bagi anak, terutama dalam meningkatkan motivasi, ketenangan batin, dan komitmen dalam menjalankan ibadah. Kehadiran pembina yang berperan sebagai pendamping dan figur pengganti orang tua memberikan dukungan emosional yang kuat, sehingga anak merasa diperhatikan dan termotivasi untuk terus menjaga kedisiplinan dan tanggung jawab dalam beribadah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa bimbingan ibadah shalat yang dilaksanakan secara terarah dan berkesinambungan tidak hanya meningkatkan kualitas pelaksanaan ibadah shalat anak, tetapi juga berkontribusi secara nyata dalam membentuk karakter religius, disiplin, dan bertanggung jawab

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇