IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Manajemen Strategik Syariah dalam Pengelolaan Bisnis Hotel Syariah (Studi Kasus Grand Qin Hotel Banjarbaru)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan manajemen strategik
syariah dalam pengelolaan bisnis hotel syariah pada Grand Qin Hotel Banjarbaru.
Latar belakang penelitian ini berangkat dari meningkatnya kebutuhan akan model
bisnis perhotelan yang tidak hanya mengutamakan profit, tetapi juga menegakkan
nilai-nilai syariah secara konsisten di tengah persaingan industri perhotelan
modern. Grand Qin Hotel sebagai pelopor hotel syariah di Kalimantan Selatan
menjadi subjek penting dalam menelaah integrasi prinsip syariah ke dalam
manajemen strategik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
studi lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam
dan dokumentasi di lokasi Grand Qin Hotel Banjarbaru. Fokus penelitian diarahkan
pada strategi manajerial yang diterapkan hotel serta analisisnya dalam perspektif
ekonomi Islam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Grand Qin Hotel Banjarbaru
menerapkan manajemen strategik berbasis syariah melalui formulasi visi dan misi
Islami, manajemen sumber daya manusia yang berlandaskan akhlakul karimah,
analisis SWOT yang mempertimbangkan maqashid syariah, serta pelaksanaan
tanggung jawab sosial Islami (CSR syariah). Dalam persefektif ekonomi syariah
pengeloaan hotel mencerminkan nilai-nilai seperti kejujuran, keaadalian, serta
memisahkan fasiltas bagi tamu laki-laki dan Perempuan. Strategi yang dijalankan
tidak hanya berorientasi pada keunggulan kompetitif, tetapi juga mencerminkan
keberkahan usaha, peningkatan kualitas pelayanan, serta kepuasan pelanggan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi prinsip syariah ke dalam manajemen
strategik mampu memberikan nilai tambah yang signifikan bagi keberlangsungan
dan daya saing bisnis hotel syaria
Pengaruh Penerapan Good Corporate Governance oleh Dewan Komisaris, Dewan Direksi, Komite Audit dan Dewan Pengawas Syariah terhadap Kinerja Keuangan pada Bank Umum Syariah Periode 2019-2023
Penelitian ini dilatarbelakangi penerapan prinsip GCG menjadi sangat
krusial dalam mendukung kinerja perbankan, terlebih dalam lingkungan yang
sarat dengan risiko seperti sektor keuangan. Dalam konteks perbankan syariah,
tata kelola yang baik tidak hanya dituntut secara regulasi, tetapi juga merupakan
amanah moral dan spiritual sesuai prinsip-prinsip syariah Islam. Peran organ
organ penting dalam struktur GCG seperti Dewan Komisaris, Dewan Direksi,
Komite Audit, dan Dewan Pengawas Syariah menjadi sangat vital dalam
menjamin pengelolaan bank berjalan sesuai dengan prinsip transparansi,
akuntabilitas, tanggung jawab, independensi, dan kewajaran.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder
berupa data time series yang diperoleh dari Laporan Tahunan Bank Syariah
Indonesia, Bank Muamalat Indonesia, Bank Mega Syariah, dan Bank Btpn
Syariah tahun 2019-2023. Selanjutnya, dilakukan analisis menggunakan aplikasi
software statistic SPSS.
penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Dewan Komisaris, Dewan
Direksi, Komite-Komite, dan Dewan Pengawas Syariah berpengaruh signifikan
terhadap Kinerja Keuangan. Sedangkan secara parsial pengaruh Dewan
Komisaris, Dewan Direksi, dan Komite Audit tidak berpengaruh signifikan
terhadap Kinerja Keuangan dan Dewan Pengawas Syariah berpengaruh negatif
dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan pada Bank Umum Syariah tahun 2019
202
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Cerita Bergambar untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara dan Percaya Diri pada Siswa di Kelas IV SDN Sungai Telan Besar 1
Latar belakang penelitian didasari oleh kurangnya bahan ajar yang ada
disekolah, terutama pada pembelajaran bahasa Indonesia. Pembelajaran yang
monoton dan kurang bermakna sehingga rendahnya minat siswa terhadap
pembelajaran bahasa Indonesia khususnya materi kalimat majemuk, serta
berdampak pada rendahnya nilai KKM siswa yang terbukti dengan data yang
didapat peneliti.
Penelitian ini bertujuan mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik
(LKPD) berbasis cerita bergambar untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan
kepercayaan diri siswa kelas IV Sekolah Dasar dalam pembelajaran kalimat
majemuk.
Metode yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D)
dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan,
pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Data dikumpulkan melalui
wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara
kualitatif dan kuantitatif.
Peneliti menggunakan dua metode penelitian yaitu, deskriktif kualitatif dan
kuantitatif. Data deskriptif kualitatif didapat pada hasil tanggapan siswa dan uji
validasi oleh ahli materi yang mendapatkan bahwa LKPD sangat layak digunakan
sebagai bahan ajar bahasa Indonesia. Sedangkan data kuantitatif didapatkan dengan
pembuktian hasil pretest ke posttets dengan nilai N-Gainnya “tinggi” pada uji coba
tahap dua
Upaya menjaga keharmonisan keluarga dalam pernikahan jarak jauh (studi kasus di kelurahan banua anyar kecataman banjarmasin timur)
Pernikahan merupakan ikatan sakral antara dua individu yang diharapkan
dapat membentuk keluarga yang harmonis. Namun, dinamika kehidupan modern
seringkali menuntut pasangan suami istri untuk tinggal terpisah karena alasan
pekerjaan, pendidikan, atau situasi lainnya, sehingga menciptakan kondisi
pernikahan jarak jauh (long distance marriage). Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui gambaran hubungan pernikahan jarak jauh (long distance marriage)
serta upaya yang digunakan pasangan dalam menjaga keharmonisan dan
kestabilan keluarga.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan
kualitatif. Pengumpulan data menggunakan wawancara. Data diolah dengan
menyatukan data, kemudian memilah data dan terakhir menyimpulkan data. Data
dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia pernikahan mereka rata-rata
diatas 5 tahun dan tercatat resmi di KUA (Kantor Urusan Agama) serta sudah
dikaruniai anak, mereka melakukan hubungan jarak jauh (long distance marriage)
dikarenakan faktor keluarga dan ekonomi, salah satu dari mereka pergi merantau
ke luar kabupaten atau bahkan pulau, karena keperluan hidup yang semakin
meningkat dan gajih serta pekerjaan yang ditawarkan dikampung halaman
menawarkan gajih yang cenderung kecil. mereka sudah melakukan hubungan
tersebut 7 s/d 10 tahun, untuk waktu pertemuan mereka biasanya 1 minggu s/d 1
bulan untuk intensitas pulang bertemu dengan istri dan anak di rumah, biasanya
waktu mereka berkumpul 1 s/d 6 bulan sekali kecuali pekerjaan sebagai tukang,
yang mana hanya pergi ketika ada panggilan kerja saja, akan tetapi kalau pergi
memerlukan waktu yang lumayan lama atau ampai proyek tersebut selesai.
Keadaan rumah tangga mereka bisa baik maupun sebaliknya tergantung
bagaimana upaya yang mereka lakukan demi menjaga keharmonisan keluarga
mereka misalnya komiten, kepercayaan, komunikasi, saling memahami dan
mendukung meskipun terpisah oleh jarak dan waktu. Upaya-upaya tersebut sesuai
dengan tujuan pernikahan yang dijelaskan dalam alquran dan undang-undang
pernikahan yang menginginkan keluarganya harmoni
Penguatan Kreativitas Anak Melalui Program Cooking Class di TK Negeri Kuripan Barito Kuala
Kurangnya variasi metode pembelajaran di lembaga PAUD membatasi
ruang anak usia dini untuk mengembangkan kreativitas. Program cooking class
menjadi salah satu pendekatan inovatif yang menawarkan pengalaman konkret dan
menyenangkan dalam menstimulasi ide, imajinasi, serta keterampilan motorik dan
sosial anak.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan,
dan evaluasi program cooking class dalam penguatan kreativitas anak di TK Negeri
Kuripan Barito Kuala.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap guru,
kepala sekolah, serta 16 anak kelompok B. Analisis data dilakukan menggunakan
model Miles & Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil menunjukkan bahwa cooking class dirancang secara terstruktur,
dengan kolaborasi aktif antara guru dan orang tua. Kegiatan memasak sederhana
memberikan kesempatan bagi anak untuk bereksplorasi, menyusun gagasan, dan
mengekspresikan diri secara kreatif. Evaluasi dilaksanakan melalui observasi
langsung dan refleksi guru terhadap perkembangan anak. Program ini terbukti dapat
menguatkan kreativitas anak yang tercermin dari peningkatan kemandirian,
keberanian, dan antusiasme dalam setiap sesi. Dengan demikian, cooking class
menjadi alternatif pembelajaran yang relevan dalam menunjang perkembangan
kreatif anak usia din
Penggunaan Metode Demonstrasi pada Pembelajaran Shalat Siswa MTs Al-Istiqamah Pengambangan Banjarmasin
Penelitian ini berjudul “Penggunaan Metode Demonstrasi pada
Pembelajaran Shalat Siswa MTs Al-Istiqamah Pengambangan Banjarmasin”.
Ibadah shalat sangat penting sebagai bagian dari pembentukan karakter religius
siswa. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan siswa yang kurang memahami
tata cara shalat secara benar, baik gerakan maupun bacaannya. Oleh karena itu,
diperlukan metode pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan pemahaman
mereka, salah satunya adalah metode demonstrasi.
Fokus dari penelitian ini adalah bagaimana penggunaan metode demonstrasi
diterapkan dalam pembelajaran ibadah shalat serta dampak dari penerapannya
terhadap shalat siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui secara
mendalam proses penggunaan metode demonstrasi dan sejauh mana metode
tersebut berpengaruh pada pembelajaran shalat siswa di MTs Al-Istiqamah
Pengambangan Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek dalam
penelitian ini adalah guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan siswa yang
mengikuti proses pembelajaran shalat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
metode demonstrasi memberikan pengaruh positif pada pembelajaran shalat siswa.
Mereka lebih mudah memahami dan meniru gerakan shalat dengan benar ketika
dipraktikkan langsung oleh guru secara bertahap dan jelas.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode
demonstrasi sangat efektif dalam pembelajaran praktik ibadah, khususnya shalat.
Selain meningkatkan gerakan dan bacaan shalat, metode ini juga mendorong siswa
untuk lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi dalam mengikuti pelajaran. Oleh
karena itu, metode demonstrasi layak untuk terus dikembangkan sebagai strategi
pembelajaran yang aplikatif dalam pendidikan agama Islam di madrasah
Kepemimpinan Perempuan Dalam Perspektif Alqur’an: Kajian Pendapat Para Tokoh Agama Islam Di Kecamatan Babirik
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat tentang kepemimpinan perempuan dalam memahami ayat-ayat Al-Qur’an, yang kerap menimbulkan perpecahan dan menjauhkan dari tujuan utama memilih pemimpin, yaitu tercapainya kemaslahatan. Banyak orang memakai ayat Al-Qur’an untuk menolak atau mendiskriminasi perempuan yang ingin menjadi pemimpin. Di lingkungan sekitar, masih banyak masyarakat yang belum menerima perempuan sebagai pemimpin dan cenderung menolaknya. Penulis menggunakan penelitian lapangan dalam penelitian ini, yaitu suatu jenis penelitian dimana data utama dikumpulkan dari lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, Metode ini bersifat deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk menggambarkan, menjelaskan, dan menguraikan objek penelitian secara valid dan sistematis. Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa pendapat para tokoh agama islam di Kecamatan Babirik tentang kepemimpinan perempuan cendrung sama atau serupa. Pendapat mereka semua menyatakan bahwa mereka lebih mengutamakan laki-laki sebagai pemimpin dalam perempuan sebagaimana dalam QS. An-Nisa ayat 34, Tapi, mereka juga memberi catatan penting: jika ada perempuan yang lebih layak, lebih adil, dan lebih mampu daripada laki-laki, maka perempuan tersebut boleh diutamakan jadi pemimpin sebagaimana dalam QS. At-Taubah ayat 71. Contoh di Al-Qur’an adalah Ratu Bilqis dalam QS. An-Naml yang menunjukkan perempuan bisa memimpin dalam kondisi tertentu
تطوير وسيلة بوربوينت (PowerPoint) تفاعلية في تعليم اللغة العربية لدى طالبات الصف الحادى عشر في المدرسة الثانوية الإسلامية نور المعاد بنجربارو = Pengembangan Media PowerPoint Interaktif dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Siswi Kelas XI SMA Al-Islami Nurul Ma'ad Banjarbaru
Pembelajaran Bahasa Arab sering dianggap sulit dan membosankan oleh sebagian
besar peserta didik. Hal ini disebabkan oleh materi yang cukup kompleks serta
kurangnya media pembelajaran yang menarik dan interaktif. Selain itu,
penggunaan teknologi dalam pembelajaran juga belum dimanfaatkan secara
maksimal, dan metode yang digunakan masih didominasi oleh ceramah. Penelitian
ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar. Penelitian ini bertujuan untuk
menghasilkan sebuah media pembelajaran PowerPoint interaktif untuk kelas XI di
MA Al-Islami Nurul Ma’ad Banjarbaru dan mengetahui tingkat kelayakan media
tersebut sebagai alat bantu dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang
digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development)
dengan mengadaptasi model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop,
Disseminate), yang dalam pelaksanaannya dilakukan pada tahap Develop karena
keterbatasan waktu. Pengumpulan data kelayakan produk dilakukan melalui
angket validasi yang diberikan kepada ahli media dan ahli materi, serta melalui uji
coba terbatas pada kelompok kecil yang terdiri dari 10 orang teman. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan
dinyatakan “Sangat Layak” untuk digunakan. Hal ini didasarkan pada perolehan
skor validasi dari ahli media sebesar 95%, ahli materi sebesar 98%, dan hasil dari
uji coba kelompok kecil sebesar 88,2%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat
disimpulkan bahwa media PowerPoint interaktif ini layak digunakan sebagai salah
satu alternatif media pembelajaran untuk membantu meningkatkan minat, dan
keaktifan siswa dalam proses belajar mengajar bahasa Arab di SMA
Efektivitas Pembelajaran Berbasis Permainan (Game Based Learning) Terhadap Kecemasan Matematika dan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis pada Materi SPLDV Siswa Kelas X di MAN 1 Banjarmasin
Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kemampuan siswa dalam memecahkan masalah matematis adalah tingkat kecemasan mereka terhadap matematika. Rendahnya kemampuan pemecahan masalah sering kali disebabkan oleh kecemasan tersebut. Situasi ini bisa semakin memburuk jika proses pembelajaran berlangsung dengan cara yang kurang menarik atau membosankan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pembelajaran berbasis permainan (game based learning) dalam menurunkan kecemasan matematika dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi SPLDV. Penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Banjarmasin, dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian eksperimen dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Subjek penelitian mencakup seluruh siswa kelas X di MAN 1 Banjarmasin, yang berjumlah 227 siswa. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling dengan jenis purposive sampling, sehingga sampel didapat ialah kelas X-A sebagai kelompok kontrol dan X-D sebagai kelompok eksperimen. Data dikumpulkan melalui angket dan tes, lalu diolah menggunakan aplikasi Microsoft Excel dan IBM SPSS Statistics 29. Analisis data mencakup uji normalitas, uji homogenitas, dan independent samples t-test. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kecemasan matematika pada materi SPLDV siswa kelas X di MAN 1 Banjarmasin dengan ratarata berada pada kategori rendah. Sedangkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa melalui hasil rata-rata berada pada tingkatan cukup baik. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis permainan efektif dalam menurunkan kecemasan matematika dan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis pada materi SPLDV siswa kelas X di MAN 1 Banjarmasi
Nafkah Anak Kepada Orang Tua Perspektif Al Qur’an: Kajian Tafsir Al-Munîr, Karya Wahbah Az-Zuhaylî
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya persoalan di tengah
masyarakat yang berkaitan dengan kewajiban anak dalam memberikan nafkah
kepada orang tua, khususnya ketika orang tua berada dalam keadaan tidak mampu
memenuhi kebutuhan hidupnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali
pandangan Al-Qur’an dan tafsir Wahbah az-Zuhaylî mengenai kewajiban anak
dalam menafkahi orang tua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, yakni dengan menelaah ayat
ayat Al-Qur’an yang relevan serta mengkaji penafsiran Wahbah az-Zuhaylî dalam
karyanya.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam Q.S. Al-Baqarah/2:215
mengemukakan pentingnya menghormati serta berbuat baik kepada kedua orang
tua. Birrul-wālidain atau berbakti kepada orang tua merupakan nilai fundamental
dalam Islam dan dianggap sebagai bentuk penghormatan kepada Allah Swt. Selain
itu di dalam penelitian ini juga ditemukan bahwa seorang muslim dituntut untuk
mencukupi kebutuhan orang tuanya, baik secara materi maupun spiritual, serta
menaati nasihat dan arahan mereka selama tidak bertentangan dengan prinsip
prinsip agama.
Dalam penafsirannya, Wahbah az-Zuhaylî menerangkan bahwa pemberian
nafkah yang paling utama adalah kepada kedua orang tua, dan dasar kewajiban anak
dalam menafkahi orang tua adalah karena sang anak berada dalam kondisi mampu
secara finansial, sementara orang tua tidak lagi mampu mencukupi kebutuhan
hidupnya sendiri. Dalam tafsirnya, Wahbah juga memaparkan terkait dengan
penyaluran sedekah sukarela, antara lain bahwa seseorang yang memiliki
kelapangan rezeki wajib memberikan nafkah yang layak kepada orang tuanya yang
miskin, sesuai dengan keadaan mereka, baik berupa makanan, pakaian, maupun
kebutuhan lainny