IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Pembiasaan Shalat Dzuhur Berjamaah Menggunakan Attendance System pada Siswa SMP Negeri 7 Banjarmasin

    Get PDF
    Pentingnya pembiasaan ibadah sejak dini, khususnya shalat dzuhur berjamaah, menjadi kunci dalam membentuk karakter religius siswa. Di tengah perkembangan zaman dan tantangan dunia modern, tidak sedikit siswa yang lalai dalam menjalankan kewajiban ibadah. Oleh karena itu, SMP Negeri 7 Banjarmasin menerapkan program pembiasaan shalat dzuhur berjamaah yang dipantau melalui attendance system guna menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab ibadah sejak di bangku sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembiasaan shalat Dzuhur berjamaah menggunakan attendance system serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya pada siswa di SMP Negeri 7 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan field research. Penulis mengumpulkan data dengan cara melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi terkait penelitian dengan subjek penelitian yaitu 2 orang guru Pendidikan Agama Islam dan 10 siswa kelas VIII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan shalat dzuhur berjamaah telah menjadi program rutin yang dilaksanakan secara terstruktur dengan sistem absensi berupa kartu sebagai alat pemantau kehadiran siswa. Attendance system ini membantu menumbuhkan kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kebiasaan positif siswa dalam menjalankan ibadah tepat waktu. Faktor pendukung meliputi dukungan penuh sekolah, penerapan attendance system yang terstruktur, peran aktif guru dan wali kelas,serta ketersediaan fasilitas. Di sisi lain, kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan persediaan air wudhu saat kerusakan ledeng,rendahnya kesadaran dari guru dan kesadaran siswa yang beragam, serta gangguan cuaca seperti hujan lebat. Secara keseluruhan, meskipun terdapat hambatan, program ini dinilai efektif dalam menanamkan nilai-nilai religius dan memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter siswa

    Penerapan Metode Diskusi dan Tanya Jawab terhadap Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MAN 2 Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini di latar belakangi oleh rendahnya minat dan pemahaman peserta didik terhadap mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), yang sering dianggap membosankan karena penyajiannya bersifat monoton dan berpusat pada guru. Kondisi ini menunjukkan perlunya penerapan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan partisipatif, yang mampu meningkatkan keterlibatan aktif peserta didik. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah penerapan metode diskusi dan tanya jawab, yang dapat mendorong peserta didik berpikir kritis, bertukar ide, serta lebih memahami materi secara mendalam melalui interaksi langsung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan metode diskusi dan tanya jawab terhadap pembelajaran sejarah kebudyaan Islam di MAN 2 Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian meliputi wakamad kurikulum, guru sejarah kebudayaan Islam dan peserta didik kelas XI. Adapun objek dalam penelitian ini meliputi penerapan metode diskusi dan tanya jawab terhadap pembelajaran sejarah kebudayaan Islam di MAN 2 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data yang digunakan mencakup observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada penerapan metode diskusi dan tanya jawab terhadap pembelajaran sejarah kebudayaan Islam terbagi menjadi tiga tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Dalam tahap perencanaan, guru SKI telah mencantumkan metode diskusi dan tanya jawab secara sistematis dalam modul ajar sesuai prinsip Kurikulum Merdeka. Perencanaan ini mempertimbangkan karakteristik peserta didik, tujuan pembelajaran, serta kondisi kelas. Pada tahap pelaksanaan, metode diskusi diterapkan dengan membentuk kelompok belajar dan mengangkat topik yang relevan agar siswa dapat aktif berpartisipasi. Sedangkan metode tanya jawab dilaksanakan secara terstruktur untuk mendorong pemahaman konsep serta meningkatkan keberanian dan keterampilan komunikasi siswa. Guru juga memfasilitasi proses diskusi dan tanya vi jawab dengan menciptakan suasana pembelajaran yang interaktif dan kondusif. Tahap evaluasi dilakukan melalui berbagai bentuk penilaian seperti tanya jawab lisan, tugas tertulis, observasi keaktifan saat diskusi, serta ulangan harian dan semester. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran serta memberikan umpan balik terhadap proses yang telah dilaksanakan. Penerapan metode diskusi dan tanya jawab terbukti mampu meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan siswa, dan pemahaman materi SKI secara lebih mendala

    Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Kegiatan Pencak Silat PSHT di Desa Batu Tungku Kecamatan Panyipatan Kabupaten Tanah Laut

    Get PDF
    Pendidikan memiliki peranan penting dalam kehidupan, terutama bagi umat Islam. Dalam pandangan Islam, pendidikan merupakan sarana utama untuk mencapai tujuan hidup yang diridai Allah SWT melalui penguasaan ilmu agama maupun umum. Di era globalisasi, lembaga pendidikan dituntut menanamkan nilai-nilai religius untuk mencetak generasi unggul. Salah satu alternatif pendidikan nonformal yang relevan adalah pencak silat, karena tidak hanya mengajarkan bela diri, tetapi juga membentuk karakter berdasarkan nilai-nilai Islam seperti taqwa, tanggung jawab, dan disiplin. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi nilai-nilai pendidikan Islam dalam kegiatan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) di Desa Batu Tungku, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan pendidikan Islam dalam kegiatan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah dua pelatih dan lima siswa PSHT, sementara objeknya adalah nilai-nilai pendidikan Islam dalam kegiatan pencak silat PSHT. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan PSHT mengandung nilai nilai tauhid yang ditanamkan melalui ceramah keagamaan, nilai ibadah melalui pembiasaan doa dan salat, serta nilai akhlak melalui sikap sopan santun dan rasa persaudaraan. Faktor pendukung pelaksanaan pendidikan Islam meliputi niat kuat peserta, profesionalitas pelatih, lingkungan latihan yang kondusif, dan dukungan orang tua. Adapun hambatannya mencakup kurangnya niat peserta, keterbatasan waktu, sarana, dan biaya

    Strategi Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas V pada Mata Pelajaran IPAS di SDN Kebun Bunga 6

    Get PDF
    Strategi guru sebagai suatu usaha yang dilakukan guru pada proses pembelajaran untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu, upaya guru sangatlah penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas v pada mata pelajaran IPAS, serta faktor pendukung dan penghambat apa saja yang mempengaruhi upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas v pada mata pelajaran IPAS di SDN Kebun Bunga 6. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang dilakukan peneliti menggunakan teknik triangulasi. Informan yang berperan sebagai partisipasi dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru kelas dan siswa kelas v. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa, strategi guru dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas v pada mata pelajaran IPAS yaitu dengan menerapkan pembiasaan sebelum belajar, menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi, memberikan motivasi yang baik, dan menciptakan suasana belajar yang nyaman., faktor pendukung dalam meningkatkan motivasi belajar siswa diantaranya tersedianya sarana dan prasarana pembelajaran dan kemampuan guru dalam menguasai materi pembelajaran. faktor penghambat dalam meningkatkan motivasi belajar siswa diantaranya terbatasnya sarana dan prasarana, faktor lingkungan belajar dan faktor individu siswa

    Pengaruh Model Pembelajaran Contextual Teaching and Learning Terhadap Kemampuan Literasi Matematika Siswa pada Materi Barisan dan Deret Aritmetika Kelas X MA Plus Raudhatusysyubban Tahun Ajaran 2024/2025

    Get PDF
    Rendahnya literasi matematika menjadi tantangan dalam pembelajran di Indonesia. Hasil PISA 2022 menunjukkan capaian Indonesia masih jauh di bawah rata-rata global. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan model pembelajaran yang kurang tepat. Oleh karena itu, diperlukan model pembelajaran yang mengaitkan materi dengan konteks nyata dan mendorong keterlibatan aktif siswa. Model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) dipandang tepat karena menekankan pembelajaran yang bermakna melalui konteks dunia nyata, membantu siswa memahami konsep secara lebih mendalam dan aplikatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran CTL terhadap kemampuan literasi matematika siswa. Model CTL dipilih sebagai alternatif untuk meningkatkan kemampuan literasi matematika siswa dengan mengaitkan materi pembelajaran dengan konteks kehidupan sehari-hari. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode pre experiment, dan desain penelitian one group pretest-posttest. Populasi penelitian terdiri dari seluruh siswa kelas X, dengan sampel yang diambil dari kelas X A yang berjumlah 25 siswa. Teknik penelitian ini adalah dengan tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tes dilakukan untuk mengukur kemampuan literasi matematika siswa sebelum dan setelah penerapan model pembelajaran CTL. Setelah data terkumpul, selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji statistik deskriptif dan uji statistik inferensial yang meliputi uji Normalitas dan uji Hipotesis. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebelum penerapan model pembelajaran CTL, kemampuan literasi matematika siswa berada pada kategori rendah. Setelah penerapan model CTL, kemampuan literasi matematika siswa meningkat ke kategori tinggi. Uji hipotesis menggunakan paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model CTL terhadap kemampuan literasi matematika siswa

    Tinjauan Filosofis dan Yuridis Terhadap Pertimbangan Putusan Hakim dalam Permohonan Izin Poligami (Studi Putusan Nomor 575/Pdt.G/2024/Pa.Wng)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Putusan Nomor 575/Pdt.G/2024/Pa.Wng yang mempertimbangkan izin poligami dengan mengasumsikan pembiaran oleh istri pertama sebagai bentuk persetujuan. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai sejauh mana pertimbangan hakim dalam perkara ini telah mencerminkan keadilan substantif serta kesesuaian dengan norma hukum yang berlaku. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan filosofis dan yuridis terhadap pertimbangan putusan hakim dalam permohonan izin poligami. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Bahan hukum utama yang digunakan meliputi Putusan Nomor 575/Pdt.G/2024/Pa.Wng. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk menilai konsistensi putusan hakim dengan prinsip hukum Islam dan norma perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara filosofis, putusan hakim dalam perkara izin poligami merefleksikan suatu upaya untuk mewujudkan keadilan dan kemaslahatan keluarga sesuai dengan prinsip maqāṣid al-syarī‘ah. Penggunaan analogi berupa pembiaran oleh istri pertama yang ditafsirkan sebagai bentuk persetujuan dinilai kurang mencerminkan keadilan substantif. Dari aspek yuridis, putusan hakim menitikberatkan pada pemenuhan syarat alternatif melalui bukti tertulis dan keterangan saksi, tetapi mengabaikan syarat kumulatif berupa adanya izin dari istri pertama sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, khususnya Pasal 3 hingga Pasal 5, serta dalam Kompilasi Hukum Islam Pasal 55 hingga Pasal 59. Implikasi pertimbangan ini menyebabkan ketidakkonsistenan dalam penerapan hukum, serta membuka celah bagi praktik poligami tanpa persetujuan istri sah. Dari aspek sosial putusan ini seolah menormalisasi praktik poligami yang tidak berlandaskan pada keadilan substanti

    Kinerja Dan Prestasi Kepala Desa Di Desa Tanipah Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala Periode 2021-2025

    Get PDF
    Seorang kepala desa bertanggung jawab untuk menjalankan tugas serta tanggung jawabnya selama masa jabatan. Tentu di perlukan penilaian terhadap kinerja dan prestasi untuk menilai apakah kepala desa tersebut sudah cukup untuk dikatakan bertanggung jawab atau belum dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya serta melihat bagaimana perkembangan kinerjanya. Desa Tanipah merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Mandastana. Pada observasi awal ditemukan berbagai pendapat mengenai kinerja kepala Desa Tanipah, melihat hal tersebut peneliti tertarik untuk melihat lebih jauh mengenai bagaimana kinerja kepala Desa Tanipah berdasarkan Peraturan Bupati Barito Kuala Nomor 14 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi Dan Kewajiban Kepala Desa Dan Perangkat Desa dan bagaimana kinerja dan prestasi kepala Desa Tanipah. Penelitian ini dilakukan dengan metode pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan kepala Desa Tanipah, sekretaris desa, anggota BPD, serta 3 orang masyarakat desa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja kepala Desa Tanipah telah sesuai dengan tugas kepala desa yang disebutkan dalam Peraturan Bupati Barito Kuala Nomor 14 Tahun 2016 Tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi Dan Kewajiban Kepala Desa Dan Perangkat Desa. Meski belum bisa dikatakan maksimal mengingat beliau yang belum lama menjalani masa jabatam, yakni baru 5 tahun lebih, sehingga beliau memerlukan waktu yang lebih lama dan dana yang lebih besar untuk melaksanakan tugas dan mewujudkan visi misi beliau sebagai kepala Desa Tanipah. Selain itu, kinerja dan prestasi beliau juga sudah cukup memuaskan bagi masyarakat Desa Tanipah, dan masyarakat memaklumi apabila beliau masih belum melaksanakan tugas dan visi misi beliau secara maksima

    The Impact of Rosetta Stone On Vocabulary Enhancement: A Study of Student Perceptions

    Get PDF
    This research aims to examine students’ views on the Rosetta stone app as a means of improving their knowledge of English Vocabulary. In the research, qualitative methods were chosen, and a Narrative Inquiry framework was taken, with semi-structured interviews being the principal method used to gather data. This research included five students majoring in English Education, who used a Rosetta stone for more than four weeks. Following the in-depth interviews, the listener responses were transcribed, and then analyzed thematically to see the common experiences in vocabulary learning. Most of the participants considered Rosetta Stone to be successful in helping them build their vocabulary. Features including visual and audio stimuli, spaced repetition, and an easy-to-use design were widely considered to be very beneficial by the participants. In participants answers, it was shown that they remembered more vocabulary words and became more assured in real-world situations. In contrast, participants recognized a number of shortcomings, such as the redundancy of the exercises and insufficient contextual support for grammar among those at an advanced level. According to the findings, Rosetta Stone is a useful extra tool for increasing vocabulary, especially at the beginning level. Findings from this research can contribute to better development of mobile based language learning applications that are both effective and appealing

    Implementasi Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SDN Kelayan Barat 2 Banjarmasin

    Get PDF
    Kurikulum Merdeka merupakan salah satu inovasi pendidikan yang diinisiasi oleh pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah, termasuk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PABP). Latar belakang penelitian ini didasari oleh kebutuhan untuk memahami sejauh mana implementasi Kurikulum Merdeka dapat memberikan dampak positif terhadap proses pembelajaran PABP, khususnya dalam membentuk karakter dan kompetensi peserta didik sesuai dengan nilai-nilai keIslaman. Selain itu, adanya perubahan paradigma pembelajaran yang lebih menekankan pada kemandirian, kreativitas, dan diferensiasi pembelajaran menuntut guru PABP untuk beradaptasi dengan pendekatan dan strategi baru dalam mengelola kelas. Bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi kurikulum merdeka beserta kendala yang dihadapi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SDN Kelayan Barat 2 Banjarmasin. Penelitian ini berjenis penelitian lapangan yang bersifat kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru PAI, serta analisis dokumen terkait implementasi Kurikulum Merdeka. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Fokus penelitian diarahkan pada proses perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembelajaran PAI berbasis Kurikulum Merdeka, serta kendala yang dihadapi oleh guru dan peserta didik dalam proses implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PABP memberikan ruang yang lebih luas bagi guru untuk mengembangkan materi ajar yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan peserta didik. Namun, terdapat beberapa kendala seperti kurangnya sarana dan prasarana, kurangnya komponen modul ajar , serta kurang aktifnya peserta didik dalm pembelajaran. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru PAI dan penguatan kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka pada mata pelajaran PA

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇