IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Sikap Memaafkan Terhadap Sesama Manusia dalam Al-Qur’an (Analisis Relasi dan Fungsi)

    Get PDF
    Dalam hubungan antar sesama manusia, tidak lepas dari suatu konflik ataupun peristiwa yang terjadi bahkan peristiwa tersebut memberikan luka batin yang mendalam dan menjadi bagian dari sejarah kehidupan seseorang. Luka batin semacam ini sering kali terasa menyakitkan jika diingat kembali. Namun, Al Qur’an menjelaskan bahwa kemampuan untuk memaafkan peristiwa tersebut dapat menjadi kunci untuk mencapai ketentraman batin dan kebahagiaan. Memaafkan merupakan proses penting dalam psikologi, terutama dalam memperbaiki hubungan interpersonal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis ayat-ayat Al-Qur'an yang membahas tentang sikap memaafkan memaafkan terhadap sesama manusia serta untuk mengetahui relasi dan fungsi memaafkan dalam membangun harmoni sosial. Penelitian ini akan membahas konsep memaafkan terhadap sesama manusia dalam perspektif Al-Qur'an dengan analisis mendalam mengenai relasi dan fungsi nilai memaafkan dalam kehidupan sosial. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pustaka (library research) dengan menggunakan metode deskriptif-kualitatif. Berfokus pada penafsiran ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan sikap memaafkan terhadap sesama manusia, serta mengkaji pendapat para ulama tafsir dan literatur Islam klasik maupun kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap memaafkan menurut pandangan al-Qur’an merupakan sikap yang terpuji dan termasuk salah satu ajaran moral yang ditekankan dalam Islam; diperintahkah oleh Allah swt. dan dicontohkan oleh Rasulullah saw. pelakunya dijanjikan mendapat ganjaran pahala yang besar di akhirat nanti. Allah menganjurkan umat-Nya untuk bersikap pemaaf guna mencapai ketenangan jiwa, menghindari dendam, serta membangun hubungan sosial yang lebih baik. Memaafkan menjadi bentuk ibadah yang bernilai tinggi, karena mendekatkan manusia kepada Allah serta menciptakan kedamaian dalam kehidupan. Konteks atau relasi ayat-ayat tentang memaafkan dalam Al-Qur’an meliputi: Pertama, relasi dalam konteks keluarga; dalam hubungan antara orang tua dan anak, dan sebaliknya, suami dan istri, dan hubungan sesama saudara. Kedua, relasi dalam konteks sosial; dalam hubungan kerabat, hubungan bertetangga, dan hubungan antar sesama manusia, baik seagama maupun dengan non muslim. Adapun Fungsi memaafkan bagi diri sendiri secara mental: dapat menghilangkan dendam, merasa tenang, mengurangi beban mental, secara spiritual, dapat pahala di akhirat. Bagi orang yang dimaafkan terhapus dari dosa dosanya, mengurangi bahkan menghapuskan hukuman/sanksi. Bagi masyarakat sikap memaafkan dapat menghindari dari konflik akibat dendam korban terhadap pelaku. Penelitian ini juga menegaskan bahwa konsep memaafkan dalam Al Qur'an memiliki dimensi transendental yang menghubungkan manusia dengan Tuhan, sehingga memaafkan menjadi salah satu bentuk ibadah yang bernilai spiritual tinggi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami nilai universal ajaran Islam yang relevan dengan tantangan kehidupan modern

    Pengaruh Akses Internet Sebagai Media Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fiqh di MAN Kapuas

    Get PDF
    Latar belakang penelitian didasari oleh pesatnya perkembangan teknologi internet yang memudahkan akses informasi, namun berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti distraksi dan penurunan fokus belajar jika tidak dikontrol. Studi terdahulu menunjukkan hasil beragam, sehingga perlu kajian lebih mendalam untuk konteks MAN Kapuas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh akses internet sebagai media belajar terhadap prestasi belajar siswa pada mata pelajaran Fiqh di MAN Kapuas. Implikasi studi ini memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan pembelajaran berbasis teknologi yang lebih efektif di lingkungan madrasah Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Sampel terdiri dari 76 siswa kelas XI yang dipilih melalui simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner penggunaan internet dan nilai Ujian Akhir Semester (UAS) Fiqh. Analisis data menggunakan uji korelasi triserial dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan korelasi negatif signifikan antara akses internet dan prestasi belajar dengan koefisien korelasi (r) sebesar -0,582. Nilai koefisien determinasi (R²) 29,2% mengindikasikan bahwa akses internet berkontribusi terhadap variasi prestasi belajar, sementara 70,8% dipengaruhi faktor lain seperti motivasi, metode pengajaran, dan lingkungan belajar. Temuan ini mengonfirmasi bahwa penggunaan internet yang tidak terarah cenderung menurunkan prestasi akademik siswa. Penelitian memberikan saran perlunya strategi pengawasan, peningkatan literasi digital, dan integrasi sumber pembelajaran terstruktur untuk memaksimalkan manfaat internet dalam pendidika

    Pelaksanaan Asesmen Diagnostik, Formatif dan Sumatif pada Mata Pelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka di SMP Negeri Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini berlatar belakang dari melihat banyaknya problem saat ini yang dirasakan oleh guru dalam pelaksanaan asesmen pada mata pelajaran PAI dalam kurikulum merdeka di SMP Negeri Kota Banjarmasin. Tujuan penelitian ini untuk menguraikan pelaksanaan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif serta faktor penghambat dan penunjang terhadap pelaksanaan asesmen pada mata pelajaran PAI dalam kurikulum merdeka di SMP Negeri Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan, pendekatan penelitian kualitatif, dan metode penelitian deskriptif. Subjek penelitian ini adalah tiga orang wakil kepala sekolah bidang kurikulum, enam orang guru PAI kelas VII, VIII dan enam orang peserta didik kelas VII, VIII di SMP Negeri 7, 11, dan 34 Banjarmasin. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan asesmen diagnostik, formatif dan sumatif pada mata pelajaran PAI dalam kurikulum merdeka di SMP Negeri Kota Banjarmasin serta faktor penghambat dan penunjang. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data yaitu koleksi data, editing, pengklasifikasian data, dan interpretasi data. Analisis data menggunakan Model Miles dan Huberman yang memiliki tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen diagnostik dilaksanakan secara lisan. Pada asesmen diagnostik non kognitif dengan cara pendekatan melalui wawancara di awal semester atau diawal tahun ajaran baru dan kognitifnya dengan cara tanya jawab berupa pertanyaan pemantik di awal pembelajaran. Asesmen formatif yaitu ranah kognitif dilaksanakan secara tertulis dan tidak tertulis. Ranah afektif dengan cara melihat sikap atau akhlak dari peserta didik. Ranah psikomotorik dengan cara melihat keterampilan peserta didik melalui tugas praktik. Asesmen sumatif yaitu ranah kognitif dilaksanakan secara tertulis dan tidak tertulis saat selesai akhir lingkup materi, tengah semester dan akhir semester. Ranah afektif dengan cara melihat sikap atau akhlak dari peserta didik selama satu semester. Ranah psikomotorik dengan cara memberikan tugas praktik untuk melihat keterampilan peserta didik. Faktor penghambatnya yaitu dari guru, peserta didik, orangtua, ekonomi, dan fasilitas sekolah. Sedangkan faktor penunjangnya yaitu dukungan dari sekolah, komunitas belajar, MGMP PAI SMP, workshop atau IHT, platform merdeka mengajar (PMM), pemanfaatan teknologi, dan peran orangtu

    Perencanaan Berkeluarga dalam Perspektif al-Qur’an

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kesadaran dan pamahaman Masyarakat mengenai perencanaan berkeluarga, terutama pada Masyarakat didaerah pedalaman yang hanya memahami tentang keluarga berencana yang bertujuan pembatasan anak, padahal perencanaan berkeluarga lebih daripada itu yang mencakup beberapa aspek, akibatnya masih banyak terjadi kasus pernikahan dini dan lonjakan kasus perceraian semakin meningkat di beberapa daerah akibat kurangnya perencanaan dan ketahanan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep perencanaan berkeluarga dalam perspektif al-Qur’an, serta implikasinya terhadap praktik perencanaan berkeluarga dengan program keluarga berencana di masyarakat. Keluarga berencana merupakan upaya untuk mengatur jumlah dan jarak kelahiran anak, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga dan anak-anak. Dalam konteks Islam, al-Qur’an memberikan panduan yang mendalam mengenai tanggung jawab orang tua, pendidikan anak, dan pentingnya menjaga kesejahteraan keluarga melalui panduan dalam perencanaan baik sebelum berkeluarga maupun sesudah berkeluarga. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur yang bersifat deskriptif-analisis dengan pendekatan kualitatif, menggunakan metode tafsir tematik dan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Qur’an menekankan pentingnya memilih pasangan yang baik, mendidik anak dengan nilai-nilai agama, serta menjaga kesehatan dan kesejahteraan keluarga, serta menjaga keluarga dari api neraka. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa prinsip-prinsip keluarga berencana yang diajarkan dalam al-Qur’an sejalan dengan program-program yang diselenggarakan oleh BKKBN, yang berfokus pada pendidikan kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa perencanaan berkeluarga dalam perspektif al-Qur’an tidak hanya mencakup aspek pengaturan jumlah anak, tetapi juga menekankan pentingnya kesiapan dan juga pemilihan pasangan untuk membangun sebuah keluarga, serta menekankan pendidikan, akhlak, dan tanggung jawab orang tua dalam membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pemahaman tentang keluarga berencana dalam konteks Islam dan mendorong praktik yang lebih baik di masyaraka

    Eksplorasi Etnomatematika Konsep Geometri pada Rumah Adat Banjar Bubungan Tinggi di desa Teluk Selong Ulu, kecamatan Martapura Barat, Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Kebudayaan merupakan hal yang sangat penting untuk dikaji dan dikenalkan kepada generasi selanjutnya. namun seiring perkembangan zaman kajian-kajian mengenai kebudayaan sangat jarang dilakukan. Mengajar matematika memerlukan pendekatan yang efektif. Sebagai salah satu tujuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengeksplorasi Etnomatematika khusus nya konsep geometri yang terdapat dalam rumah adat Banjar bubungan tinggi, memaparkan mengenai Konsep geometri dari unsur matematika yang didapatkan ke dalam pembelajaran matematika. Dalam penelitian ini, metode etnografi akan digunakan untuk mendapatkan pemahaman yang Mendalam tentang eksplorasi etnomatematika dalam konteks Bangunan Berdasarkan masalah yang ingin diteliti, maka penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang bertujuan memahami suatu masalah didasarkan pada penyusunan suatu gambaran kompleks atau menyeluruh menurut pandangan dari para informan dan dilakukan secara alamiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Etnomatematika merupakan bidang yang relatif baru dalam pendidikan matematika di Indonesia telah banyak penelitian yang mengeksplorasi potensinya, baik dalam konteks pembelajaran maupun dalam mengidentifikasi elemen-elemen etnomatematika yang terkandung dalam berbagai budaya, sehingga menawarkan pendekatan alternatif yang inovatif dalam pengajaran matematika di sekolah, memperluas wawasan siswa tentang matematika, dan menunjukkan bagaimana konsep-konsep matematika diimplementasikan dalam konteks sosial dan budaya yang berbeda dari pengalaman mereka, sehingga pembelajaran matematika tidak lagi terbatas pada topik-topik abstrak, tetapi juga mencakup aspek aspek budaya yang relevan bagi siswa, dengan tujuan utama untuk menjadikan pembelajaran matematika lebih kontekstual dan sesuai dengan latar belakang siswa, sehingga proses belajar menjadi lebih menarik, bermakna, dan mudah dipaham

    Pengaruh Model Pembelajaran Group Investigation terhadap Hasil Belajar Siswa pada Pembelajaran IPAS di Kelas V SDN Kebun Bunga 6

    Get PDF
    Penggunaan model pembelajaran konvensional yang tidak bervariasi menyebabkan siswa kurang antusias dalam pembelajaran IPAS, hal tersebut berdampak pada hasil belajar IPAS siswa yang kurang maksimal. Model pembelajaran group investigation belum pernah digunakan pada pembelajaran di kelas V SDN Kebun Bunga 6. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan pengaruh model pembelajaran group investigation terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN Kebun Bunga 6. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experimental design jenis nonequivalent control group design, sebelum dan sesudah dilaksanakan pembelajaran dilakukan pretest dan posttest. Populasi penelitian ini ialah seluruh peserta didik kelas V SDN Kebun Bunga 6, yang berjumlah 35 orang. Teknik sampel pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, tes, dan dokumentasi. Ptretest dan posttest dilaksanakan dengan menggunakan soal berbentuk pilihan ganda yang berjumlah 20 soal. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Nilai pretest pada kelas eksperimen diperoleh hasil rata-rata 50 dan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 45 sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil pretest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Adapun nilai posttest pada kelas eksperimen diperoleh hasil rata-rata 89,38 dan kelas kontrol memperoleh nilai rata-rata 65,79. Hasil uji t posttest dengan perhitungan Independent Sample t-Test diketahui nilai signifikansi 0,000 dan thitung 7,537. Hal ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi ttabel yang menunjukkan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak, yang artinya terdapat pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar IPAS sisw

    Upaya Single Mother dalam Mewujudkan Ketahanan Keluarga di Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut

    Get PDF
    Pada umumnya, peran kepala keluarga dijalankan oleh laki-laki. Namun, di lapangan, peran tersebut sering kali diambil alih oleh perempuan yang menjadi orang tua tunggal. Fungsi keluarga yang biasanya dilakukan oleh suami, seperti memenuhi kebutuhan ekonomi, memberikan perlindungan dan keamanan, mendidik anak, dan sebagainya, kini harus dijalankan oleh perempuan/istri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan oleh perempuan berstatus single mother dalam menjaga ketahanan keluarganya. Fokusnya adalah untuk memahami bagaimana perempuan tersebut menghadapi dan mengelola berbagai masalah dalam situasi sulit agar fungsi keluarga tetap berjalan dan tercapai keharmonisan, serta kesejahteraan lahir dan kebahagiaan batin. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis deskriptif. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah laut. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan beberapa narasumber untuk mengumpulkan informasi, serta data sekunder yang didapatkan dari buku, jurnal, peraturan perundang-undangan, dan sumber literatur lainnya yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa upaya perempuan single mother adalah dengan bekerja keras dan selalu mengusahakan agar kebutuhan anak-anaknya terpenuhi. Meskipun menghadapi beban yang berat, perempuan single mother berusaha menciptakan ketahanan keluarga melalui pengelolaan ekonomi yang efisien, penguatan komunikasi dan hubungan emosional dalam keluarga. Penelitian ini juga menemukan pentingnya pendidikan dan keterampilan sebagai faktor utama dalam meningkatkan kualitas hidup dan ketahanan keluarga perempuan single mother. Dengan demikian, upaya perempuan single mother dalam mewujudkan ketahanan keluarga tidak hanya bergantung pada kekuatan individu, tetapi juga pada dukungan sosial dan akses terhadap sumber daya yang memadai

    Pendapat Penyuluh Agama Kecamatan Tabukan Tentang Pengucapan Qobul Dalam Akad Nikah

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tabukan Kabupaten Barito Kuala, yang di latar belakangi oleh adanya perbedaan tentang kalimat pengucapan qobul dalam akad nikah, dengan redaksi ”kalimat saya terima nikahnya” dan ”saya terima menikahinya”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat Penyuluh Agama Kecamatan Tabukan terhadap perbedaan lafaz qobul serta dasar hukum yang digunakan mengenai pengucapan qobul dalam sebuah akad nikah. Penulis menggunakan jenis penelitian lapangan, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah Penyuluh Agama Kecamatan Tabukan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi yang mana wawancara dilakukan oleh beberapa penyuluh Agama dan dokumentasi baik berupa sumber tertulis, gambar dan karya ilmiah, dari semuanya memberikan informasi tambahan serta sebagai pelengkap bagi penelitian yang sedang dilakukan oleh penulis. Data dianalisis dengan teknik deskriftif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para penyuluh agama sepakat bahwa akad nikah dianggap sah jika memenuhi rukun dan syarat nikah. Lafaz seperti ”saya terima nikahnya” dan ”saya terima menikahinya” dinilai memiliki makna yang sama dan dianggap sah. Sementara, lafaz yang ambigu atau tidak jelas seperti ”saya setuju” atau ”saya bersedia hidup bersama”, dianggap tidak sah karena tidak tidak memenuhi unsur lafaz qobul yang tegas dan jelas. Dasar hukum yang digunakan oleh penyuluh agama bervariasi, mulai dari pendapat imam syafi’i,hadis tentang pentingnya niat, prinsip-prinsip fikih munakahat mengenai pengucapan ijab qobul, peraturan perundang-undangan seperti UU Perkawinan dan SE Dirjen Bimas Islam, serta rujukan dari kitab-kitab fiki

    Pengelolaan Arsip Elektronik di MTsN 3 Banjarmasin

    Get PDF
    Perkembangan teknologi telah merambat ke dalam dunia pendidikan, yaitu dengan adanya pengelolaan arsip secara elektronik. Arsip elektronik adalah bentuk data yang dikelola secara digital menggunakan perangkat lunak seperti komputer dan laptop disimpan dalam bentuk file yang digunakan sebagai bukti otentik kearsipan. Arsip elektronik tercipta melalui alih media arsip dengan cara di-scann Jenis arsip yang dikelola arsip dinamis dan arsip statis berupa file teks, file data, dan file image. Dengan adanya arsip elektornik bertujuan memudahkan dalam temu kembali arsip dengan cepat apabila sewaktu-waktu diperlukan. Penelitian ini akan mengkaji pengelolaan arsip elektronik di MTsN 3 Kota Banjarmasin, bertujuan untuk mengetahui siklus pengelolaan arsip elektronik meliputi penciptaan (creation), klasifikasi (classifications), distribusi dan penggunaan (distribution and use), pemeliharaan dan penyimpanan (retention and maintenance), dan disposisi (disposition). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian mencakup arsiparis, kepala sekolah, kepala tata usaha, dan staf tata usaha MTsN 3 Kota Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis data model interaktif Miles dan Hubermen, meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian direduksi, dilanjut dengan penyajian data serta penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Teknik validitas dan keabsahan data menggunakan uji credibility, uji transferability, uji dependability, dan uji konfirmability. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, triangulasi teknik, triangulasi waktu, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip elektronik di MTsN 3 Kota Banjarmasin secara keseluruhan cukup baik. Pengelolaan arsip elektronik di MTsN 3 Kota Banjarmasin mengacu pada standard operating procedure (SOP) madrasah dan Peraturan Kementerian Agama Nomor 44 Tahun 2010 tentang Pedoman Penataan Kearsipan di Lingkungan Kementerian Agama dan peraturan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pedoman Pemeliharaan Arsip Dinamis

    Penerapan Game-Based Learning Dalam Meningkatkan Motorik Halus Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) Di PAUD Inklusi Terpadu Teratai Putih Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Anak dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) sering mengalami kesulitan dalam mengembangkan keterampilan motorik halus, yang berdampak pada kemampuan mereka dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan game-based learning dalam meningkatkan motorik halus anak ADHD di PAUD Inklusi Terpadu Teratai Putih Kota Banjarbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan model pengembangan ADDIE hingga tahap implementasi. Subjek penelitian adalah tiga anak ADHD yang berusia 4–6 tahun di PAUD Terpadu Teratai Putih. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini meliputi observasi, lembar asesmen perkembangan motorik halus, serta wawancara dengan Guru kelas. Game-based learning yang diterapkan berupa permainan menggunakan Playdough. Hasil penelitian menunjukkan bahwa game-based learning berbasis playdough meningkatkan keterampilan motorik halus anak, termasuk koordinasi tangan, fleksibilitas, dan ketelitian. Penerapan metode ini tidak hanya meningkatkan koordinasi dan ketangkasan tangan tetapi juga membantu meningkatkan fokus serta keterlibatan anak dalam proses belajar. Dengan demikian, penggunaan game edukatif dapat direkomendasikan sebagai alternatif dalam terapi dan pembelajaran bagi anak ADH

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇