IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
A Case Study on Fresh Graduate English Teachers’ First-Year Teaching Experience: Insights from New Educators.
This study investigates the first-year teaching experiences of two fresh
graduate English teachers in Indonesia. It aims to identify the challenges they
faced, examine how they adapted to the curriculum, students, and school
environment, and describe the most surprising or enjoyable experiences during
their initial year. A qualitative case study design was employed, with in-depth
interviews as the main data source. Thematic analysis was conducted to interpret
the data. Findings reveal that both teachers experienced reality shock, including
difficulties in managing student behavior, handling workloads, and adjusting to
school routines. Despite these challenges, they actively developed their
professional identities through reflection, adaptation, and interactions with
students and colleagues. Positive experiences, such as student appreciation and
lesson success, enhanced their motivation and resilience. Recommendations
include providing structured mentorship programs, organizing practical
workshops and training, encouraging reflective practice, and fostering supportive
school environments to support novice teachers during their first year. These
insights offer guidance for schools and teacher education programs to improve
support for early-career teacher
Optimizing The Implementation of English Language Curriculum for Young Leaners in SDN Kuripan 2
This research focuses on optimizing the implementation of the English
language curriculum for young learners in SDN Kuripan 2 Banjarmasin. English
instruction at the elementary level plays an important role in developing students’early language skills and positive attitudes toward learning English. However, the
implementation of the curriculum has not yet been fully optimal due to limitationsin teaching strategies, learning materials, and classroom conditions. Therefore, thisstudy aims to examine the implementation of the English curriculum, identify the
learning materials used, and analyze teaching techniques and methods that can beoptimized to improve the effectiveness of English teaching for young learners. Thisstudy employed a qualitative descriptive research design. The participants consistedof one English teacher and a small group of young learners at SDN Kuripan 2. Datawere collected through classroom observation, interviews, and documentation. Thefindings indicate that the curriculum was implemented through structured yet
flexible learning activities, supported by interactive teaching techniques such assongs, repetition, Total Physical Response (TPR), and games. The learningmaterials used were generally appropriate for young learners, although limitedinstructional time, classroom management challenges, and restricted learningresources affected optimal implementation. The study concludes that optimizing the
implementation of the English curriculum requires strengthening interactiveteaching techniques, improving learning materials, and enhancing institutionalsupport to better meet the needs of young learners
Nifaq dalam Al-Qur’an: Perspektif Tafsir al-Sa’di terhadap Ayat-ayat Nifaq
Penelitian ini mengkaji konsep nifāq dalam Al-Qur'an berdasarkan
perspektif Tafsir Al-Sa’di terhadap ayat-ayat yang berkaitan dengan sifat dan
karakter orang munafik, khususnya pada Q.S. Al-Baqarah/2: 8-20, Q.S. Al
Ahzab/33: 1 dan 60, serta Q.S. At-Taubah/9: 64. Fokus kajian terletak pada
bagaimana al-Sa’di menafsirkan hakikat nifāq, bentuk-bentuknya, serta
implikasinya terhadap keimanan dan kehidupan sosial umat Islam di berbagai
konteks zaman.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis studi
kepustakaan (library research) dan pendekatan tematik (maudhu’i), yaitu dengan
mengumpulkan seluruh ayat terkait nifāq lalu dianalisis berdasarkan penafsiran al
Sa’di dalam Taysīr al-karīm ar-raḥmān fī tafsīr kalām al-mannān. Data primer
berupa teks tafsir al-Sa’di, sedangkan data sekunder meliputi karya-karya tafsir,
buku ilmu tafsir, dan penelitian terdahulu yang relevan dengan tema nifāq dan
kemunafikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut tafsir al-Sa’di, nifāq
terbagi menjadi nifāq i‘tiqadiyah (keyakinan) dan nifāq ‘amaliyah (perbuatan),
yang sama-sama berakar pada penyakit hati berupa kedustaan, keragu-raguan,
kedengkian, dan kecenderungan menipu Allah dan kaum beriman. Al-Sa’di
menggambarkan orang munafik dengan berbagai perumpamaan Qur’ani, seperti
menyalakan api yang kemudian padam dan tertimpa kegelapan, untuk
menunjukkan hilangnya hidayah dari hati mereka.
Penelitian ini menemukan bahwa karakteristik nifāq sebagaimana diuraikan
oleh al-Sa’di tetap memiliki relevansi yang signifikan dalam konteks masyarakat
modern. Hal tersebut tercermin dalam berbagai fenomena kontemporer, seperti
kepura-puraan dalam praktik keberagamaan, manipulasi wacana agama untuk
kepentingan tertentu, penyebaran informasi palsu (hoaks), serta sikap bermuka dua
dalam ranah sosial dan politik. Oleh karena itu, kajian ini diharapkan dapat
memperkuat kesadaran umat Islam terhadap bahaya nifāq serta menegaskan urgensi
kejujuran iman sebagai fondasi dalam membangun tatanan masyarakat yang
berakhlak dan berintegritas
Ritual Sembur Topur di Desa Binturung Kecamatan Pamukan Utara Kabupaten Kotabaru
Pengobatan alternatif berbasis mantra merupakan pelengkap medis untuk
mengatasi penyakit fisik dan non fisik. Mantra merupakan warisan budaya lisan
Nusantara yang dihubungkan dengan kekuatan magis dan sugesti. Di Desa
Binturung (Kabupaten Kotabaru), masyarakat suku Paser mempraktikkan sembur
topur pengobatan tradisional berbasis mantra yang dipraktikkan oleh tukang puli
untuk menyembuhkan penyakit yang sering tidak terdiagnosa medis, dengan
keyakinan penyebabnya berasal dari makhluk halus. Meskipun skeptis di kalangan
medis, sembur topur tetap menjadi bagian penting kearifan lokal yang diturunkan
secara turun-temurun.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara rinci tahapan dan
cara pelaksanaan ritual sembur topur yang dipraktikkan oleh masyarakat Desa
Binturung, Kecamatan Pamukan Utara, Kabupaten Kotabaru. Selain itu, penelitian
ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis fungsi-fungsi ritual
sembur topur bagi kehidupan masyarakat setempat.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif
dengan pendekatan etnografi. Pendekatan ini memungkinkan penulis untuk
memahami secara mendalam konteks sosial dan budaya di mana ritual sembur
topur dilaksanakan. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara
mendalam, dan dokumentasi ritual.
Hasil temuan penelitian ini menjelaskan bagaimana ritual sembur topur
dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Binturung. Proses
pelaksanaan ritual ini melibatkan serangkaian tahapan yang dimulai dari persiapan
bahan, pembukaan (pra-ritual), hingga pelaksanaan ritual yang melibatkan do’a
harapan kepada Tuhan dan diakhiri dengan penutupan (pasca-ritual). Temuan
lainnya juga mencakup fungsi ritual yang tidak hanya sebatas aspek penyembuhan
fisik maupun non-fisik, tetapi juga sebagai sarana komunikasi dengan kekuatan
gaib, warisan budaya yang melestarikan identitas, pemicu solidaritas sosial
melalui partisipasi bersama, sebagai sarana pendidikan dan penyuluhan nilai-nilai
kesehatan, spiritual, dan pengetahuan tradisional kepada generasi muda, serta
menjaga warisan budaya yang telah ada sejak lama.
Melalui penelitian ini, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang
lebih mendalam mengenai praktik pengobatan tradisional serta nilai-nilai budaya
yang terkandung dalam ritual sembur topur di Desa Binturung, Kecamatan
Pamukan Utara, Kabupaten Kotabar
Respon Masyarakat Barabai Terhadap Hak Suami atau Istri Menerima Kelebihan Sisa Harta Warisan
Kelahiran dan kematian merupakan dua fenomena yang tidak dapat
dipisahkan dalam kehidupan manusia. Setiap orang yang meninggal dunia
meninggalkan harta peninggalan (warisan) yang harus dibagikan kepada ahli waris
sesuai dengan hukum waris Islam. Hukum waris Islam mengatur hak dan kewajiban
ahli waris, termasuk mekanisme pembagian harta yang adil, baik secara normatif
dalam Al-Qur’an dan Hadis, maupun melalui ijtihad ulama untuk permasalahan
yang tidak diatur secara eksplisit, salah satunya adalah konsep radd.
Radd merupakan pembagian kelebihan sisa harta warisan kepada para ahli
waris ashab al-furud yang tidak adanya ashabah.
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti respon masyarakat Barabai,
Kabupaten Hulu Sungai Tengah, terkait hak suami atau istri dalam menerima
kelebihan sisa harta warisan (radd) menurut hukum waris Islam.
Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan empiris dengan metode
kualitatif, mengumpulkan data melalui wawancara mendalam dengan empat tokoh
masyarakat umum,
Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat mengakui hak suami atau
istri untuk menerima radd, namun terdapat perbedaan praktik dalam mekanisme
pengambilan keputusan. Sebagian berpendapat bahwa suami atau istri dapat
langsung menerima sisa harta, sementara sebagian lain menekankan pentingnya
musyawarah keluarga sebelum pembagian. Selain itu, ditemukan kendala berupa
perbedaan pemahaman hukum, minimnya dokumentasi tertulis, serta pengaruh
faktor sosial dan emosional dalam praktik radd. Penelitian ini merekomendasikan
perlunya edukasi hukum waris Islam, pencatatan pembagian warisan secara tertulis,
serta keterlibatan tokoh agama atau ahli fiqh untuk memastikan pembagian radd
berlangsung adil dan harmonis, sesuai ketentuan syariat dan nilai sosial masyarakat
Pengaruh Konsumsi Pemerintah, Pembentukan Modal Tetap Bruto dan Ekspor Neto Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kalimantan Selatan Periode 2010-2024
Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator penting dalam menilai
kesejahteraan suatu daerah. Kalimantan Selatan memiliki dinamika pertumbuhan
ekonomi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya Produk Domestik
Regional Bruto (PDRB) menurut pengeluaran yang terdiri dari beberapa komponen
termasuk konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto (PMTB) dan
ekspor neto. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tiga komponen PDRB
tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan periode 2010–2024.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear
berganda. Data yang digunakan adalah data time series yang diperoleh dari Badan
Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Selatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial semua variabel
independen tidak memiliki pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di
Kalimantan Selatan. Variabel konsumsi pemerintah tidak memiliki pengaruh
terhadap pertumbuhan ekonomi dengan nilai probabilitas 0,0762, pembentukan
modal tetap bruto (PMTB) juga tidak memiliki pengaruh dengan nilai probabilitas
0,0879 serta ekspor neto yang juga tidak memiliki pengaruh dengan nilai
probabilitas 0,1252. Secara simultan, seluruh variabel independen tidak memiliki
pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, yang ditunjukkan oleh nilai probability
F-Statistic sebesar 0,202225. Nilai R-squared sebesar 0,461937 mengindikasikan
bahwa konsumsi pemerintah, pembentukan modal tetap bruto dan ekspor neto
mampu menjelaskan 46,19% variasi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Selatan,
sedangkan 53,81% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model
Dakwah Berbasis Bimbingan Membaca Al Quran Pada Remaja Di Rumah Tahfizh Ziyadatul Abrar Kabupaten Tanah Bumbu
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan melihat kondisi remaja didesa Karang
Intan dimana mayoritasnya menempuh Pendidikan sekolah umum, yang mana
beberapa dari remaja yang ada masih mempunyai minat dalam memperdalam ilmu
agama. Maka dari itu dibentuklah suatu kegiatan dengan memberikan bimbingan
membaca Al-Quran pada remaja sebagai media dakwah. Rumah Tahfizh Ziyadatul
Abrar berperan sebagai wadah agar tercapai dan terlaksananya proses pemberian
materi dakwah pada remaja.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan
menggunakan pendekatan kualitatif . Subjek penelitian ini adalah Pembimbiing dan
remaja yang menjadi santri di Rumah Tahfizh. Objeknya adalah apa saja materi
dakwah yang diberikan serta Bagaimana pelaksanaan dakwah berbasis bimbingan
membaca Al-Quran. Teknik pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara dan
dokumentasi. Analisis data menggunakan model interakif dari Milles dan
Hubermen.
Hasil penelitian diperoleh menunjukkan bahwa Rumah Tahfizh Ziyadatul
Abrar berperan penting dalam membentuk budaya membaca Al-Qur’an di kalangan
remaja. Kegiatan Dakwah berbasis Bimbingan Membaca Al-Qur’an dirumah
Tahfizh Ziyadatul Abrar ini menghasilkan beberapa simpulan mengenai materi
yang diberikan yakni Tajwid, Tahsin, da Makhraj Huruf sebagai bagian dari
aktivitas dakwah, yang disampaikan secara sistematis kepada para santri. Kemudian
kegiatan ini dilaksanakan secara langsung (face to face) dimulai dengan niat yang
Ikhlas karna Allah SWT. Kemudian membaca Ta’awuz dan Basmallah sebagai
pembuka secara bersama lalu diberikan waktu untuk menghapal ayat Al-Quran
secara individu lalu menyetorkan hafalan yang didapat kepada pembimbing secara
satu per satu. Setelah itu dilanjut dengan pembelajaran berupa penyampaian materi
materi dakwah dan disambung dengan sesi tanya jawab sebelum kegiatan berakhir,
dan ditutup dengan Bersama-sama membaca doa penutu
Importance Performance Analysis Terhadap Peningkatan Pelayanan dan Pengembangan Fasilitas pada Food Court Antasari Banjarmasin 2025
Food Court Antasari Banjarmasin sebagai pusat kuliner yang mewadahi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) mengalami penurunan jumlah pengunjung dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini mengindikasikan adanya kesenjangan antara harapan pengunjung dan kinerja aktual pelayanan serta fasilitas yang berpotensi menurunkan tingkat kepuasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesenjangan antara kepentingan (importance) dan kinerja (performance) pengunjung terhadap pelayanan dan fasilitas Food Court Antasari Banjarmasin serta menentukan prioritas perbaikan menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden pengunjung menggunakan skala Likert. Analisis dilakukan dengan pemetaan atribut ke dalam diagram kartesius.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar atribut pelayanan dan fasilitas berada pada kuadran kinerja tinggi dan perlu dipertahankan. Namun demikian, terdapat kesenjangan signifikan pada tiga atribut yang memiliki tingkat kepentingan tinggi tetapi kinerja masih rendah, yaitu atribut nomor 7, 11, dan 23, yang masuk dalam kuadran prioritas utama perbaikan. Oleh karena itu, solusi yang direkomendasikan meliputi peningkatan kualitas layanan pada atribut terkait, perbaikan fasilitas pendukung, serta penguatan standar operasional pelayanan. Implementasi perbaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepuasan pengunjung dan mendukung keberlanjutan UMKM di Food Court Antasari Banjarmasin
Pengaruh Kontribusi Peserta Dan Investasi Terhadap Profitabilitas Perusahaan Asuransi Full Syariah Yang Terdaftar di OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Periode 2016-2023
Dalam setiap perusahaan, laba dianggap sebagai kemampuan perusahaan dalam
melakukan pengelolaan perusahaan secara umum, khususnya pada perusahaan asuransi,
Karena dapat mencerminkan manajemen risiko yang dilakukan perusahaan. Perusahaan
asuransi harus mempunyai posisi atau kinerja keuangan yang baik dan menyatakan
laporan keuangan yang wajar sehingga dapat meningkatkan keuntungan atau keuntungan
yang diperoleh perusahaan itu sendiri.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian data sekunder dengan menggunakan
pendekatan deskriptif kuantitatif. Objek dalam penelitian ini adalah pengaruh kontribusi
peserta dan investasi. Populasi dan sampel pada penelitian ini adalah laporan keuangan
perusahan asuransi full syariah berjumlah 4 perusahaan dan 32 data laporan keuangan.
Pengambilan data menggunakan analisis statistic deskriptif, uji regresi linier berganda,uji
persyaratan meliputi uji normalitas, uji asumsi klasik meliputi uji heteroskedastisitas, uji
autokorelasi, uji multikolonieritas, uji hipotesis meliputi uji f, uji t, dan koefisien
determinasi.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara parsial kontribusi peserta
berpengaruh positif sebesar 6.664 dan investasi berpengaruh positif sebesar 2.427
terhadap profitabilitas Perusahaan asuransi full syariah yang terdaftar di OJK dan hasil
penelitian uji simultan kontribusi peserta dan investasi berpengaruh positif sebesar
28.560 terhadap profitabilitas Perusahaan asuransi full syariah yang terdaftar di OJK dan
berdasarkan uji koefisien determinasi profitabilitas Perusahaan dipengaruhi oleh premi
dan investasi sebesar 66,3
Peran Penyuluh Agama Dalam Meminimalisir Pernikahan Usia Dini Di Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas
Pernikahan usia dini masih menjadi permasalahan sosial yang
terjadi di berbagai wilayah, termasuk di Kecamatan Selat Kabupaten
Kapuas. Praktik pernikahan usia dini dipengaruhi oleh berbagai faktor,
seperti dorongan orang tua, faktor ekonomi, budaya masyarakat,
rendahnya tingkat pendidikan, serta kehamilan di luar nikah. Kondisi
tersebut menuntut adanya peran aktif dari penyuluh agama Islam dalam
memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui program penyuluh agama Islam serta peran
penyuluh agama Islam dalam meminimalisir pernikahan usia dini di
Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian lapangan field research. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian
meliputi penyuluh agama Islam dan pihak KUA Kecamatan Selat,
sedangkan objek penelitian adalah peran penyuluh agama Islam dalam
meminimalisir pernikahan usia dini. Analisis data dilakukan melalui
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program utama penyuluh
agama Islam dalam meminimalisir pernikahan usia dini adalah kegiatan
penyuluhan ke sekolah-sekolah yang dilaksanakan melalui kerja sama
dengan instansi terkait, seperti Puskesmas dan Polsek. Selain itu, penyuluh
agama juga melaksanakan penyuluhan keagamaan di masyarakat serta
bimbingan remaja. Peran penyuluh agama Islam dalam meminimalisir
pernikahan usia dini diwujudkan melalui peran edukatif, konsultatif,
advokatif, dan informatif. Meskipun demikian, dalam pelaksanaannya
masih terdapat kendala, seperti kuatnya pengaruh orang tua dan budaya
masyarakat yang mendukung pernikahan usia dini. Oleh karena itu,
diperlukan penguatan kerja sama lintas sektor dan peningkatan kesadaran
masyarakat agar upaya pencegahan pernikahan usia dini dapat berjalan
lebih optima