IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Implementasi Sistem Keamanan Bagi Perlindungan Koleksi di Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin
Sistem keamanan di perpustakaan merupakan salah satu aspek yang sangat penting dalam menjaga kelestarian koleksi. Ancaman kehilangan koleksi merupakan masalah utama dalam keamanan perpustakaan. Salah satu tujuan keamanan perpustakaan adalah untuk memberikan rasa aman di antara staff, sumber informasi, dan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem keamanan yang diterapkan di Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin.
Pedekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini yaitu 3orang pustakawan di Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin telah menerapkan sistem keamanan yang mencakup pengawasan fisik dan teknologi. Sistem keamanan fisik berupa perlindungan pintu yang menggunakan bahan yang kokoh dan kuat, sedangkan sistem keamanan teknologi yang digunakan di Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin berupa CCTV, Security gate, dan penggunaan tattle tape. Adapun upaya yang dilakukan dalam perlindungan koleksi yang rusak akibat faktor biologis yaitu melakukan fumigasi terhadap koleksi dengan berkala
Pengaruh Kondisi Keuangan, Pengetahuan dan Motivasi Terhadap Keputusan Mahasiswa Perguruan Tinggi di Banjarmasin Untuk Investasi di Pasar Modal Syariah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman mahasiswa
terhadap investasi di pasar modal syariah, khususnya dalam konteks
meningkatnya kesadaran keuangan di kalangan generasi muda. Tujuan dari
penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah kondisi keuangan, pengetahuan,
dan motivasi berpengaruh terhadap keputusan mahasiswa untuk berinvestasi di
pasar modal syariah. Penelitian dilakukan pada mahasiswa UIN Antasari dan
ULM Banjarmasin dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei
terhadap 96 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier
berganda dengan bantuan SPSS 25.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, pengetahuan (t hitung
= 2,931 > t tabel = 1,986; sig = 0,004) dan motivasi (t hitung = 3,161 > t tabel =
1,986; sig = 0,002) berpengaruh signifikan terhadap keputusan investasi.
Sementara itu, kondisi keuangan tidak berpengaruh signifikan (t hitung = -0,302 <
t tabel = 1,986; sig = 0,764). Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh
signifikan (F hitung = 19,210 > F tabel = 2,70; sig = 0,000). Nilai R² sebesar
0,385 menunjukkan bahwa kondisi keuangan, pengetahuan, dan motivasi
menjelaskan 38,5% variasi keputusan investasi mahasisw
Strategi Komunikasi Dakwah Ustadz Ilham Humaidi Melalui Channel Youtube Syima Sabilal Muhtadin
Pemanfaatan teknologi memberikan kemudahan bagi penggunanya dalam
berkomunikasi dan berbagi informasi kapan saja dan di mana saja. Salah satu
bentuk pemanfaatannya adalah dalam penyebaran dakwah melalui media teknologi.
Strategi komunikasi dakwah di era globalisasi memegang peranan penting dalam
menjaga agar pesan-pesan keagamaan tetap relevan dan tersampaikan secara
efektif. Salah satu pendakwah yang aktif memanfaatkan YouTube sebagai sarana
dakwah adalah Ustadz Ilham Humaidi. Dari sekian banyak dai yang menyampaikan
ceramah melalui Channel YouTube Syima Sabilal Muhtadin, peneliti tertarik untuk
mengkaji dakwah salah satu ulama terkemuka asal Kalimantan Selatan, yaitu
Ustadz H. Ilham Humaidi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui strategi komunikasi dakwah Ustadz Ilham Humaidi Melalui Channel
YouTube Syima Sabilal Muhtadin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
kepustakaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung
terhadap video dakwah Ustadz Ilham Humaidi yang tersedia di kanal YouTube
Syima Sabilal Muhtadin, serta dokumentasi berupa literatur dan catatan yang
relevan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui tiga tahap,
yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian menggunakan teori Harold D. Lasswell,
strategi komunikasi dakwah Ustadz Ilham Humaidi melalui channel YouTube
Syima Sabilal Muhtadin dapat disimpulkan sebagaii berikut: Ustadz Ilham sebagaii
komunikator menunjukkan kredibilitas tinggi melalui penguasaan dalil-dalil syar’i
dan referensi keilmuan klasik, sehingga mampu membangun kepercayaan audiens.
Isi pesan dakwah yang disampaikan mencakup nilai-nilai aqidah, syariah, dan
akhlak, dengan pendekatan bahasa yang lembut, menyentuh, dan mudah dipahami.
Media YouTube dipilih sebagaii saluran utama karena mampu menjangkau audiens
luas secara interaktif dan partisipatif. Audiens berasal dari beragam latar belakang
geografis, ditandai dengan keterlibatan aktif dalam komentar dan jumlah
penayangan yang tinggi. Efek dari dakwah ini terlihat pada respon positif audiens,
baik secara emosional (afektif) maupun perilaku (konatif), berupa pujian, harapan,
doa, serta niat untuk mengamalkan isi dakwah dalam kehidupan nyata
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kiai Pada Perilaku Kemandirian Santri (Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Fath Wan Nasr Kotabaru
Skripsi ini disusun dengan latar belakang kepedulian penulis terhadap
gaya kepemimpinan pada kiai di Pondok Pesantren Al-Fath Wan Nasr Kotabaru.
Kiai menjadi bagian penting dalam Pondok Pesantren karena memiliki peran yang
sentral dalam membentuk kepribadian atau kemandirian santrik, pada dasarnya
pondok pesantren tidak lepas dengan kepemimpinan dan sosok figur seorang Kiai,
sehingga gaya kepemimpinan seorang kiai memiliki peranan penting dalam
menjalankan sebuah pondok pesantren dan menciptakan generasi-generasi yang
paham akan syariat islam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana gaya kepemimpinan
yang digunakan kiai di Pondok Pesantren Al-Fath Wan Nasr Kotabaru dan
bagaimana pengaruhnya dalam membentuk kemandirian para santri serta apa saja
hal yang dapat menunjang kemampuan dari para santri. Kemandirian yang
terbentuk pada santri karena gaya kepemimpinan kiai yang secara tidak langsung
memberikan suatu kebiasaan kepada santri untuk melaksanakan tanggung jawab
dan arahan yang diberikan kiai sehingga terbentuk suatu kemandirian seperti
kemandirian tingkah laku.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif yang terjun langsung ke lapangan
(Field research) dengan pendekatan Deskriptif. Untuk memperoleh data maka
penulis menggunakan teknik wawancara kuesioner, observasi dan juga
dokumentasi. Kemudian data tersebut diolah melalui teknik analisis.
Hasil penelitian menunjukkan 2 persepsi berbeda yaitu gaya
kepemimpinan yang dianut oleh kiai di Pondok Pesantren Al-Fath Wan Nasr
Kotabaru menurut guru pengajar adalah gaya kepemimpinan demokrasi, ini dapat
dibuktikan dengan ada musyawarah serta kebebasan memberi pendapat yang
dilakukan ketika adanya masalah ataupun perencanaan untuk kepentingan pondok
pesantren. Selain itu, menurut para santri gaya kepemimpinan kiai adalah otoriter
dimana para santri sangat taat dan menuruti semua perintah kiai dan takut untuk
menolaknya. Beberapa ketentuan, kiai sering mengambil keputusan dengan
menggunakan pendapat sendiri. Peran kiai sebagai pemimpin Pondok Pesantren
Al-Fath Wan Nasr Kotabaru dengan gaya kepemimpinan yang dianut tersebut
memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kemandirian para santri untuk
vii
kebutuhan pribadi baik di dalam maupun di luar Pondok Pesantren. Tidak hanya
kemandirian para santri, tetapi santri semakin disiplin akan peraturan dan
kewajibannya. Berbeda dengan rasa percaya diri, santri di Pondok Pesantren Al
Fath Wan Nasr Kotabaru , rasa percaya diri masih kurang akan kemampuannya,
tetapi kiai terus memberi arahan dan perintah untuk tampil serta berpartisipasi
dalam bidang keagamaan sehingga para santri menuruti dan mencoba untuk
percaya diri. Kemandirian santri berkaitan dengan gaya kepemimpinan otoriter
yang dianut kiai yaitu santri lebih mandiri dalam hal tingkah laku, emosional dan
nilai dikarenakan adanya rasa tanggung jawab dan rasa takut kepada kia
Implementasi Penghafalan Al-Qur’an dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik di PAUD IT Al-Jannah Gambut
Pendidikan anak usia dini merupakan tahap yang sangat penting dalam
membentuk fondasi kepribadian dan karakter anak. Pada masa ini, anak berada
dalam fase perkembangan yang pesat, sehingga memerlukan stimulasi yang tepat,
termasuk melalui pendidikan agama. Salah satu pendekatan yang efektif dalam
membentuk karakter islami sejak dini adalah melalui kegiatan hafalan Al-Quran.
PAUD IT Al-Jannah Gambut merupakan lembaga pendidikan yang
mengintegrasikan program hafalan Al-Quran dalam kegiatan pembelajaran sehari
hari.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan implementasi
program hafalan Al-Quran dan penanaman nilai-nilai karakter pada peserta didik di
PAUD IT Al-Jannah Gambut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru
kelas TK A sebagai informan utama.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program hafalan Al
Quran dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu: (1) persiapan, yang mencakup
penyusunan jadwal, metode, dan target hafalan; (2) pelaksanaan, yang dilakukan
dengan metode talaqqi, tikrar, muroja’ah, serta pendekatan bermain sambil
menghafal; dan (3) evaluasi, yang dilakukan secara berkala melalui kegiatan tasmi’
individu maupun kelompok. Program ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan
perkembangan anak dan dilakukan secara menyenangkan agar tidak menimbulkan
tekanan.
Penanaman nilai-nilai karakter dalam program hafalan ini dilakukan melalui
pembiasaan dan keteladanan guru. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan meliputi
religius, disiplin, tanggung jawab, cinta Al-Quran, dan menghormati guru. Program
ini tidak hanya bertujuan membentuk kemampuan kognitif anak dalam menghafal
ayat suci, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral yang dapat menjadi dasar
pembentukan kepribadian Islami anak sejak dini
Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli dengan Sistem Pembayaran Cash On Delivery (COD) Shopee di Kota Banjarmasin (Studi Kasus Olshop Nanuma Aksesoris 1 Melati Indah)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan sistem COD
dalam transaksi daring, yang di satu sisi memberikan kemudahan dan rasa
aman bagi pembeli, namun di sisi lain seringkali menimbulkan permasalahan
baru, seperti pembatalan sepihak yang merugikan pihak penjual. Salah satu
kasus yang diangkat adalah yang terjadi pada toko Olshop Nanuma Aksesoris
1 Melati Indah di Kota Banjarmasin, di mana terdapat pembatalan sepihak oleh
pembeli setelah barang dikirimkan oleh kurir ke alamat tujuan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik jual beli dengan sistem
pembayaran COD di Olshop tersebut serta menganalisisnya dari sudut pandang
hukum Islam.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode hukum empiris
dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi,
wawancara terhadap dua pelaku usaha (penjual) dan lima pembeli yang
melakukan transaksi dengan sistem COD melalui aplikasi Shopee di Olshop
Nanuma Aksesoris 1 Melati Indah Kota Banjarmasin, serta analisis terhadap
tinjauan hukum Islam mengenai praktik jual beli dengan sistem COD di Olshop
tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara praktik, transaksi jual beli
dengan sistem COD di toko Olshop Nanuma Aksesoris 1 dilakukan sesuai
dengan prosedur Shopee, yaitu pembeli melakukan pemesanan barang,
kemudian barang dikirim melalui kurir, dan pembayaran dilakukan saat barang
diterima. Namun, terdapat masalah ketika pembeli melakukan pembatalan
sepihak saat barang sudah sampai, yang mengakibatkan kerugian pada penjual.
Dari perspektif hukum Islam, sistem pembayaran COD diperbolehkan dengan
memenuhi syarat-syarat tertentu. Jika pembeli membatalkan secara sepihak
tanpa alasan yang dibenarkan syara’, maka hal tersebut dapat dikategorikan
sebagai perbuatan yang merugikan dan bertentangan dengan prinsip dalam
berjual beli. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa sistem COD pada
dasarnya sah menurut hukum Islam apabila dilakukan sesuai dengan syarat dan
rukun jual beli yang telah ditetapkan syariat. Namun dalam praktiknya, sering
kali terjadi pelanggaran terhadap prinsip tersebut, yang menimbulkan kerugian
pada salah satu pihak. Oleh karena itu, penting adanya edukasi terhadap pelaku
usaha dan konsumen mengenai etika jual beli yang sesuai dengan prinsip
syariah untuk mewujudkan transaksi yang adil dan saling menguntungkan
Efektivitas Aplikasi QR Code Dalam Meningkatkan Fundraising ZIS BAZNAS Kota Banjarmasin.
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa BAZNAS Kota Banjarmasin dalam
meningkatkan fundraising ZIS melakukan berbagai upaya salah satunya melalui
penggunaan QRIS. Penggunaan QRIS diharapkan dapat memudahkan bagi para
donatur dan Muzakki dalam menyalurkan dana ZIS, permasalahan QRIS terkadang
mengalami beberapa kendala sehingga menghambat bagi para penggunanya.
Karena permasalahan maka peneliti tertarik untuk meneliti efektivitas QRIS di
BAZNAS Banjarmasin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Pertama, Apakah aplikasi QR
Code efektif dalam meningkatkan fundraising ZIS pada BAZNAS Kota
Banjarmasin. Kedua, Apa kendala yang dihadapi dalam penggunaan QR Code
tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (Field research),
dengan terjun langsung kelapangan untuk melakukan observasi dalam pencarian
data yang diperlukan sesuai dengan rumusan masalah yang diteliti. Selain itu juga
dilakukan wawancara secara langsung kepada staff pengumpulan dana ZIS
BAZNAS Kota Banjarmasin dan masyarakat para muzakki maupun donatur,
pengumpulan data, pengolahan data, serta pengelompokan data sampai hasil
penelitian.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa bahwa efektivitas fundraising
menggunakan QRIS Code di BAZNAS Kota Banjarmasin masih belum maksimal
atau efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas yang ada di BAZNAS
Kota Banjarmasin meliputi beberapa aspek seperti program-program BAZNAS
dalam meningkatkan fundraising, pemahaman program aplikasi QRIS bagi
masyarakat, ketepatan sasaran aplikasi QRIS, ketepatan waktu transaksi QRIS, dan
tercapainya tujuan nyata aplikasi QRIS. Faktor kendala terbagi dua, yang pertama
: kendala internal meliputi kurangnya sosialisasi BAZNAS kepada masyarakat dan
BAZNAS hanya fokus memberikan QRIS kepada donatur tertentu saja. Kedua :
kendala Eksternal yaitu meliputi tingkat pendidikan, keterbatasan teknologi,
kebiasaan menggunakan cash dan Jaringan Interne
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produksi Kerupuk Amplang (Studi Kasus pada Usaha Produksi Kerupuk Amplang Omega di Desa Takisung
Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya suatu permintaan produk kerupuk
amplang omega yang membuat Bapak Zaini harus selalu menyediakan persediaan bahan
baku agar dapat memenuhi permintaan konsumen. Akan tetapi strategi yang digunakan
dalam pengendalian persediaan bahan baku masih menggunakan cara tradisional yaitu
dalam persediaan bahan baku pemilik usaha hanya membeli bahan baku apabila akan
melakukan produksi saja.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengendalian persediaan
bahan baku dalam memproduksi kerupuk amplang Omega, dan untuk mengetahui
bagaimana pengendalian persediaan bahan baku tersebut maka penelitian ini
menggunakan analisis Inventory turnover, lead time, costumer service level, stock out
cost dan cost of inventory.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research). Metode
pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara langsung kepada pemilik
usaha Kerupuk Amplang Omega , lalu dianalisis secara kualitatif.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut : pertama, pengendalian
persediaan bahan baku usaha produksi kerupuk amplang ini mengunakan empat faktor
pengendalian persediaan yaitu frekuensi peputaran persediaan (Inventory turnover),
interval waktu atara waktu pemesanan (Lead time), layanan yang diberikan kepada
pelanggan (Costumer service level), biaya atas kekurangan persediaan (Stock out cost),
dan biaya pemesanan,penyimpanan serta biaya pembayaran (Cost of inventory). Kedua ,
kendala yang dapat terjadi pada persediaan bahan baku usaha produksi kerupak amplang
omega yaitu adanya perebuhan cuaca yang membuat nelayan sulit mencari ikan tenggiri
sehingga pemilik usaha tidak dapat membeli bahan baku utam
Analisis Gaya Kepemimpinan dalam Rangka Memotivasi Kerja Karyawan di Travel PT. Kaltrabu Indah Banjarmasin
PT. Kaltrabu Indah Banjarmasin merupakan sebuah perusahaan
travel yang telah memperoleh izin resmi dari Kementerian Agama Republik
Indonesia. Perusahaan ini menawarkan jasa pelayanan untuk mengkoordinir
perjalanan haji dan umrah bagi para calon jamaah. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh beberapa masalah yang terjadi pada motivasi kerja
karyawan di Travel ini yang mana secara langsung berhubungan dengan
penerapan gaya kepemimpinan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
gambaran gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh pimpinan Travel PT.
Kaltrabu Indah Banjarmasin dalam upaya memotivasi kerja karyawannya.
Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (Field Research)
dengan pendekatan penelitian yang dilakukan adalah deskriftif kualitatif.
Subjek penelitian ini adalah Pimpinan dan karyawan yang berjumlah 3 orang
dengan objek penelitian yakni penerapan gaya kepemimpinan dalam
memotivasi kerja karyawan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah
observasi, wawancara dan dokumentasi.
Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa gaya
kepemimpinan dalam rangka memotivasi kerja karyawan di Travel PT.
Kaltrabu Indah Banjarmasin yang selama ini diterapkan oleh pimpinan
mengambil dua gaya (gaya otoriter dan gaya demokratis) yang digabungkan
menjadi satu yaitu gaya kepemimpinan situasional. Oleh karena itu, pimpinan
tidak akan bergantung pada 1 gaya saja tetapi bisa menggunakannya sesuai
dengan kepentingan dan kondisi yang dibutuhkan.
Pemilihan gaya
kepemimpinan yang sesuai dengan kondisi karyawan menjadikan motivasi
kerja karyawan akan meningkat dan menghasilkan kinerja yang sebaik dan
semaksimal mungkin. Selain itu dalam hal memotivasi kerja karyawan,
pimpinan melakukan motivasi langsung dan tidak langsung untuk
meningkatkannya dan juga gaya kepemimpinan yang selama ini diterapkan
oleh pimpinan memiliki dampak yang cukup baik terhadap motivasi yang
dimiliki oleh karyawan
Analisis Komunikasi Visual dan Komunikasi Dakwah Terhadap Akun Instagram “Jubah Akhwat”
Akun sosial media Instagram banyak dimanfaatkan seseorang maupun
organisasi tertentu untuk penyampaian ajaran Islam (dakwah), dalam penelitian ini
peneliti mengambil akun instagram Jubah Akhwat (@jubahakhwat) sebagai sarana
penelitian, untuk mengetahui komunikasi visual dan komunikasi dakwah yang
digunakan oleh akun instagram tersebut. Pembahasan dibedakan sesuai dengan
bahasan dakwahnya yang terbagi menjadi tiga, yaitu: akidah, syariah, dan akhlaq.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan melalui pendekatan Content
Analisis dengan menganalisis isi komunikasi visual maupun komunikasi dakwah
akun media sosial instagram dalam kegiatan dakwah di ruang publik. Hasil dari
penelitian ini adalah Komunikasi Visual yang digunakan yaitu penggunaan poster
dan video sebagai sarana dakwah, dengan memanfaatkan gambar animasi,
pemotretan gambar serta videografi. Adapun komunikasi dakwah yang digunakan
ialah menggunakan metode dakwah al-hikmah dan al-mau’izhah al-hasanah