IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Eksplorasi Aspek Etnomatematika pada Masjid Raya Darussalam Palangkaraya

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya integrasi antara konsep matematika dan budaya lokal dalam pembelajaran. Khususnya, menggunakan pendekatan etnomatematika, ini sangat penting. Masalah yang diteliti adalah penerapan konsep-konsep matematika seperti geometri dapat ditemukan pada struktur bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejarah, filosofi dan aspek-aspek etnomatematika. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi. Subjek penelitian ini badan pengurus masjid yaitu ketua umum, wakil sekertaris umum dan bidang idarah. Objek penelitian ini tercermin dalam bentuk fisik bangunan, baik dari segi desain arsitektur, ornamen, maupun simbol-simbol budaya dan religius yang digunakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi visual. Proses analisis data menggunakan teori miles dan hubermen lalu dicek keabsahan data menggunakan oleh sugiyono yaitu perpanjangan pengamatan,peningkatan ketekunan dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan Masjid Raya Darussalam Palangkaraya mengandung konsep matematika, seperti garis, sudut, bangun datar, bangun ruang, transformasi geometri dan kesebangunan. Nilai Filosofinya ada pada bangunan masjid lama,masjid baru,telawang,menara masjid,bedug,kaligrafi daun kelakai,kubah masjid. Sejarah pembangunan masjid ini dimulai sejak tahun 1982 1985. Pada tahun 2011-2015 bangunan baru dibangun yang memadukan nilai-nilai keislaman dan budaya dayak sebagai simbol spritual dan kearifan lokal

    Kesadaran Hukum Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin terhadap Hak Moral Pencipta dalam Hak Cipta pada Karya Tulis Ilmiah

    Get PDF
    Hak moral merupakan bagian dari hak cipta yang melekat pada pencipta sebagai pengakuan atas hasil karyanya. Dalam konteks pendidikan tinggi, pelanggaran terhadap hak moral seperti plagiarisme dan tidak mencantumkan sumber masih kerap ditemukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesadaran hukum mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin terhadap hak moral pencipta dalam hak cipta pada karya tulis ilmiah, serta mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhinya. Permasalahan ini penting untuk dikaji karena mahasiswa sebagai insan akademik dituntut untuk menjunjung tinggi kejujuran dan integritas ilmiah, namun kenyataannya masih terdapat praktik pelanggaran hak cipta yang mengindikasikan rendahnya kesadaran hukum. Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 60 mahasiswa dari lima fakultas, dipilih secara purposive sampling. Instrumen penelitian mengacu pada empat indikator kesadaran hukum menurut Soerjono Soekanto: pengetahuan, pemahaman, sikap, dan perilaku. Analisis dilakukan melalui perhitungan rata-rata dan frekuensi, dengan dukungan studi pustaka sebagai landasan teoritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Hasil analisis menunjukkan bahwa kesadaran hukum mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin terhadap hak moral pencipta dalam hak cipta pada karya tulis ilmiah berada dalam kategori tinggi. Hal ini diukur berdasarkan empat indikator kesadaran hukum yang dikemukakan oleh Soerjono Soekanto, yaitu: pengetahuan hukum, pemahaman hukum, sikap hukum, dan perilaku hukum. Skor keseluruhan mahasiswa dari lima fakultas menunjukkan hasil sebagai berikut: pengetahuan hukum (3,83), pemahaman hukum (4,17), sikap hukum (4,11), dan perilaku hukum (4,08), yang seluruhnya berada dalam kategori tinggi. 2) Kesadaran hukum mahasiswa dipengaruhi oleh beberapa faktor utama. Pada indikator pengetahuan hukum, faktor yang paling dominan adalah sumber informasi seperti buku, media, internet, dan seminar, dengan persentase sebesar 73,3%. Pada indikator pemahaman hukum, faktor dominan yang memengaruhi juga berasal dari sumber informasi yang sama, dengan persentase sebesar 78,3%. Sementara itu, pada indikator sikap hukum, faktor yang paling berpengaruh adalah pemahaman terhadap hukum itu sendiri, dengan persentase sebesar 66,7%. Terakhir, pada indikator perilaku hukum, faktor dominan yang memengaruhi adalah lingkungan akademik dan regulasi terkait, dengan persentase sebesar 61,7%

    Gambaran Self Disclosure pada Remaja Putri Panti Asuhan Aisyiyah Hikmah Zam-Zam Banjarmasin

    Get PDF
    Self disclosure atau keterbukaan diri merupakan proses individu dalam mengungkapkan pikiran, perasaan, dan pengalaman pribadi kepada orang lain. Pada remaja yang tinggal di panti asuhan, seperti di Panti Asuhan Aisyiyah Hikmah Zam-Zam, proses ini menjadi kompleks karena latar belakang kehidupan yang penuh tekanan emosional, kehilangan figur keluarga, serta keterbatasan dukungan psikososial. Dalam konteks ini, self disclosure sangat penting untuk menunjang kesehatan mental dan pembentukan identitas remaja. Nilai-nilai Islam seperti shidq (kejujuran), amanah, dan ukhuwah sosial memberikan fondasi spiritual yang kuat dalam mendukung keterbukaan diri secara sehat dan bermakna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman subjektif remaja terkait keterbukaan diri mereka. Informan dipilih secara purposive, yakni remaja yang telah tinggal di panti selama lebih dari satu tahun dan bersedia menceritakan pengalamannya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Peneliti menganalisis data dengan pendekatan interpretatif untuk menggali makna pengalaman yang diungkapkan remaja, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keterbukaan mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self disclosure pada remaja di Panti Asuhan Aisyiyah Hikmah Zam-Zam berlangsung secara selektif dan dinamis, dipengaruhi oleh konteks hubungan interpersonal, kondisi psikologis, dan lingkungan sosial yang mendukung. Melalui lima dimensi yang dikembangkan oleh Sprecher dan Hendrick intensitas, frekuensi, durasi, kejujuran, dan arah terlihat bahwa keterbukaan remaja tidak hanya merupakan ekspresi diri, tetapi juga berfungsi sebagai sarana membangun kepercayaan, mengelola emosi, dan memperkuat kedekatan sosial. Keberadaan pengasuh yang responsif dan teman sebaya yang suportif menjadi faktor penting yang mendorong munculnya self disclosure yang sehat dan bermakna. Penelitian ini memperlihatkan bahwa proses keterbukaan diri dalam lingkungan panti dapat menjadi mekanisme adaptif bagi remaja dalam membentuk identitas diri dan membangun hubungan yang suportif, asalkan didukung oleh iklim emosional yang aman, penuh empati, dan tidak menghakimi. Self disclosure pada remaja di Panti Asuhan Aisyiyah Hikmah Zam Zam dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling berkaitan. Kepercayaan, pengalaman hidup, dukungan sosial, dan harga diri menentukan seberapa luas dan dalam mereka bersedia mengungkapkan dirinya kepada orang lain

    Dampak Perilaku Silent Treatment Orang Tua Terhadap Anak Kepada Keharmonisan Komunikasi Interpersonal (Studi Kasus Pada Mahasiswa Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perilaku silent treatment orang tua kepada anak terhadap keharmonisan hubungan interpersonal, khususnya pada mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Antasari Banjarmasin. Silent treatment merupakan perilaku mendiamkan atau mengucilkan seseorang sebagai bentuk hukuman emosional pasif agresif yang dapat merusak komunikasi dalam hubungan keluarga. Dalam konteks keluarga, perilaku ini kerap muncul akibat konflik, perbedaan pendapat, atau kesalahan yang tidak terselesaikan secara komunikatif. Hal tersebut berpotensi mengganggu keharmonisan, kedekatan emosional, dan keterikatan antara anak dan orang tua. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus intrinsik. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap 20 mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi angkatan 2021 hingga 2023 yang pernah mengalami perlakuan silent treatment dari orang tuanya. Teknik analisis data mengikuti tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan model Miles dan Huberman, serta validasi data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silent treatment berdampak signifikan terhadap keharmonisan hubungan interpersonal dalam keluarga. Durasi konflik bervariasi, dari satu hari hingga lebih dari satu tahun, dengan dampak psikologis yang meliputi rasa bersalah, sedih, cemas, gelisah, hingga ketidakpedulian terhadap relasi keluarga. Temuan juga menunjukkan bahwa kualitas keterikatan (attachment) antara anak dan orang tua memengaruhi respons terhadap silent treatment. Informan dengan secure attachment cenderung cepat memulihkan komunikasi dan memiliki kepercayaan emosional yang stabil. Sebaliknya, informan dengan insecure attachment (baik avoidant, anxious, maupun disorganized) menunjukkan kecenderungan menarik diri, takut ditolak, atau bingung dalam menjalin hubungan kembal

    Perilaku Poligami dan Persepsi Masyarakat Terhadap Perkawinan Poligami (Studi Kasus di Pesisir Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut)

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji praktik dan persepsi poligami dalam masyarakat pesisir Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Fenomena poligami di wilayah ini menunjukkan dinamika sosial, budaya, dan keagamaan yang kompleks. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami perilaku poligami dari sudut pandang pelaku, tokoh agama, dan masyarakat umum serta menganalisisnya menggunakan teori perkawinan, keadilan dalam poligami, hukum Islam, dan adat budaya lokal. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam terhadap pelaku poligami, istri-istri mereka, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat. Data dianalisis secara tematik dan interpretatif dengan mempertimbangkan konteks sosial dan kultural masyarakat pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik poligami di wilayah ini tidak terlepas dari pengaruh pemahaman agama yang beragam, faktor ekonomi, dan norma sosial yang berkembang. Poligami cenderung dilakukan secara siri dan tidak tercatat secara resmi, yang memunculkan permasalahan hukum terkait status anak dan warisan. Persepsi masyarakat terhadap poligami pun bervariasi, dari yang permisif hingga kritis, tergantung pada latar belakang pendidikan, usia, dan pengalaman personal. Temuan juga menunjukkan adanya perbedaan sikap antara tokoh muda dan tokoh tua, serta ketidakseimbangan dalam pemenuhan prinsip keadilan sebagaimana disyaratkan dalam ajaran Islam. Poligami yang dilakukan tanpa pemahaman agama yang memadai cenderung menimbulkan mudarat sosial, terutama bagi perempuan dan anak. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya penguatan regulasi dan edukasi keagamaan sebagai upaya perlindungan terhadap hak-hak keluarga dalam praktik poligami

    Evaluasi Pembelajaran Fiqih Pada Materi Shalat Jenazah Dalam Aspek Kompetensi Psikomotorik Di Madrasah Aliyah Negeri 2 Hulu Sungai Tengah

    Get PDF
    Evaluasi Pembelajaran merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan guru dalam mengajar. Evaluasi dalam pembelajaran diperlukan sebagai umpan balik untuk melihat pencapaian peserta didik. Evaluasi pembelajaran Fiqih pada materi shalat jenazah dalam aspek kompetensi psikomotorik sangat penting untuk mengetahui sejauh mana kemampuan peserta didik mampu menguasai keterampilan praktek ibadah yang bersifat langsung dan praktik nyata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan evaluasi pembelajaran Fiqih, faktor-faktor yang mempengaruhi evaluasi, serta upaya yang dilakukan dalam meningkatkan evaluasi pembelajaran Fiqih pada materi shalat jenazah dalam aspek kompetensi psikomotorik. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru mata pelajaran Fiqih dan peserta didik kelas X di MAN 2 Hulu Sungai Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan evaluasi pembelajaran Fiqih pada materi shalat jenazah telah menekankan pada aspek praktek atau keterampilan (psikomotorik) melalui metode demonstrasi dan praktik langsung. Guru menggunakan metode demonstrasi dan praktik langsung, serta memberikan latihan tambahan untuk membantu peserta didik menguasai materi dengan baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi evaluasi meliputi kesiapan guru, motivasi peserta didik, lingkungan belajar yang mendukung, sarana dan prasarana, serta kemampuan peserta didik itu sendiri. Dalam upaya meningkatkan evaluasi, guru memberikan latihan tambahan di luar jam pelajaran, melakukan demonstrasi langsung, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, menyesuaikan pendekatan dengan karakteristik peserta didik, serta memberi kesempatan latihan berulang. Dengan pendekatan tersebut, peserta didik tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu melaksanakan shalat jenazah secara mandiri dan siap mengamalkannya di masyaraka

    Layanan Perpustakaan Keliling di Daerah Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah

    Get PDF
    Skripsi ini membahas tentang layanan perpustakaan keliling dan faktor pendukung atau penghambat layanan perpustakaan keliling pada Dinas Perpustakaan Daerah Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui layanan perpustakaan keliling dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian field research (penelitian lapangan) melalui pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah dua orang, kepala dinas dan kepala bidang perpustakaan keliling yang bertanggung jawab langsung dalam melakukan pelayanan perpustakaan keliling. Sedangkan yang menjadi objek penelitian ini adalah layanan perpustakaan keliling dan faktor yang mempengaruhi layanan perpustakaan di Dinas Perpustakaan Daerah Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dengan analisis data yang digunakan adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa layanan perpustakaan keliling di Dinas Perpustakaan Daerah Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan Kalimantan Tengah meliputi layanan baca ditempat, referensi koleksi bahan pustaka, informasi kilat dan penyebaran informasi terseleksi melalui media sosial yaitu aplikasi EPerpus Seruyan, layanan peminjaman. Adapun faktor pendukung dalam pelayanan perpustakaan keliling yaitu kualifikasi pendidikan dan kompetensi pustakawan dalam pemanfaatan teknologi informasi, berkomunikasi, upaya untuk mengetahui kebutuhan pemustaka, ketersediaan fasilitas, anggaran biaya operasional, peranan pemimpin dan jumlah pengunjung perpustakaan keliling. Sedangkan faktor penghambat dalam pelayanan perpustakaan keliling yaitu keterbatasan koleksi bahan pustaka, cuaca buruk dan kerusakan mobil operasional serta tempat plosok yang cukup jau

    Penerapan layanan peminjaman mandiri di perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin

    Get PDF
    Perkembangan teknologi informasi telah mendorong perpustakaan perguruan tinggi untuk berinovasi dalam memberikan layanan yang cepat, mandiri, dan efisien. Salah satu inovasi tersebut adalah layanan peminjaman mandiri yang memungkinkan pemustaka meminjam koleksi tanpa bantuan langsung pustakawan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan layanan peminjaman mandiri di Perpustakaan UIN Antasari Banjarmasin serta menganalisis tantangan yang dihadapi sepanjang proses pelaksanaannya. Layanan ini merupakan sebuah inovasi yang memanfaatkan teknologi informasi, di mana pemustaka dapat meminjam buku secara mandiri tanpa memerlukan bantuan langsung dari pustakawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian mencakup Perpustakaan Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin, yang terdiri atas Kepala Perpustakaan dan tiga orang pustakawan. Sementara itu, objek penelitian difokuskan pada implementasi layanan peminjaman mandiri di perpustakaan tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini meliputi proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan layanan peminjaman mandiri telah berjalan dengan cukup baik dan menjadi pelopor di wilayah Kalimantan Selatan, didukung oleh sistem otomasi perpustakaan berbasis SLiMS serta perangkat keras seperti barcode scanner dan RFID. Namun, dalam praktiknya ditemukan beberapa kendala teknis seperti terkadang terbacanya kartu mahasiswa pada mesin, kurangnya pemahaman pemustaka terhadap prosedur layanan mandiri, dan perlunya peningkatan literasi digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi perpustakaan dalam mengoptimalkan layanan mandiri dan meningkatkan kualitas pelayanan informasi di era digita

    Eksprolasi Etnomatematika Pada Perhitungan Weton Dalam Tradisi Pernikahan Adat Jawa Di Desa Sidorejo

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengaitkan pembelajaran matematika dengan budaya lokal agar lebih bermakna bagi siswa. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah etnomatematika, yang mempelajari konsep konsep matematika dalam praktik budaya masyarakat. Dalam tradisi pernikahan adat Jawa, khususnya di Desa Sidorejo, perhitungan weton digunakan untuk menentukan hari baik pernikahan berdasarkan hari dan pasaran kelahiran calon mempelai. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek-aspek etnomatematika yang terkandung dalam tradisi perhitungan weton tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan sesepuh desa, observasi langsung praktik perhitungan weton, dan dokumentasi primbon sebagai sumber data sekunder. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan weton dalam tradisi pernikahan adat Jawa mengandung konsep-konsep matematika seperti bilangan bulat, operasi penjumlahan dan pembagian, aritmetika modulo, serta pola bilangan. Temuan ini memperlihatkan bahwa masyarakat secara tidak langsung telah menerapkan konsep matematika dalam praktik budayanya. Oleh karena itu, tradisi seperti perhitungan weton dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran yang bermakna dan kontekstual dalam pendidikan matematik

    Peran Layanan Psikologi Untuk Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus di PAUD Fantasha Banjarbaru

    Get PDF
    Layanan psikologi berperan penting dalam mendukung perkembangan anak berkebutuhan khusus (ABK) secara emosional, sosial, dan kognitif. Psikolog melakukan evaluasi dan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan spesifik anak, lalu merancang intervensi seperti terapi perilaku atau kognitif yang sesuai. Mereka juga memberikan edukasi kepada orang tua dalam mendampingi anak di rumah dan sekolah, serta membantu anak mengelola emosi, meningkatkan keterampilan sosial, dan mengurangi perilaku yang tidak diinginkan. Kolaborasi dengan profesional lain, seperti terapis okupasi dan pendidik, menjadi bagian dari pendekatan holistik untuk memastikan ABK mendapatkan dukungan optimal dalam proses tumbuh kembang dan integrasi sosial mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang memberikan gambaran tentang peran layanan psikologi. Terdapat tiga orang subjek yaitu kepala sekolah, psikolog, orang tua dan objek penelitiannya adalah peran layanan psikologi untuk penanganan anak berkebutuhan khusus. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, triangulasi metode, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan psikologi memiliki peran penting dalam penanganan anak berkebutuhan khusus (ABK). Psikolog membantu mengidentifikasi kebutuhan anak melalui asesmen seperti tes kecerdasan dan observasi perilaku, yang kemudian menjadi dasar intervensi seperti terapi perilaku, bermain, dan kognitif. Layanan ini juga mencakup pendampingan bagi orang tua dan guru melalui konseling dan pelatihan. Kolaborasi psikolog dengan tenaga profesional lain, seperti terapis wicara dan guru pendamping, terbukti meningkatkan efektivitas penanganan secara menyeluruh. Anak yang mendapat layanan psikologi secara rutin menunjukkan perkembangan positif, terutama dalam kemampuan sosial, emosi, dan kemandirian

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇