IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Hukum Mengonsumsi Makanan dan Minuman Yang Mengandung Pewarna dari Karmin Menurut Pandangan Ulama Muhammadiyah dan Ulama Nahdlatul Ulama di Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini di latar belakangi dengan adanya perwarna karmin yang di gunakan para industry makanan dan minuman yang keberdaannya semakin tersebar di seluruh dunia, salah satunya kota Banjarmasin. Namun terdapat perbedaan pendapat dikalangan organisasi Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama di kota Banjarmasin mengenai hukum mengonsumsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan ulama Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama dan mengetahui alasan dasar hukum yang digunakan ulama Muhammadiyah dan ulama Nahdlatul Ulama di kota Banjrmasin. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum emperis yang bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini berjumlah enam orang informan yang sesuai dengan kreteria yang sudah diuraikan dalam sumber data. Penelitian ini dilakukan dengan bertemu langsung kepada informan untuk mengumpulkan data yang diperlukan, kemudian data diolah dengan teknik diskripsi, klasifikasi dan analisis data. Hasil penelitian menemukan bahwa enam informan memiliki perbedaan pendapat terhadap hukum mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung pewarna karmin. Pandangan yang membolehkan mengonsumsi karmin adalah ulama Muhammadiyah dengan alasan hadis kehalalan belalang, dan kaidah fiqih. Sementara itu, pandangan yang mengharamkan adalah ulama Nahdlatul Ulama dengan alasan serangga itu termasuk menjijikan menurut Imam Syafi’

    English teacher’s readiness of Independent Curriculum Implementation: A Single Case Study

    Get PDF
    This study aims to explore the cognitive readiness of an English teacher at MIN 11 Banjar in implementing the Independent Curriculum and to identify the challenges encountered during the process. The research focuses on four indicators of cognitive readiness: understanding of curriculum principles, development of teaching modules, utilization of learning resource, and implementation of assessment. The research employed a qualitative case study approach involving one English teacher as the subject. Data were collected through interviews and classroom observations and were analyzed descriptively. The findings reveal that the teacher demonstrated moderate cognitive readiness. She showed a basic understanding of curriculum principles, attempted to use varied learning resource, and conducted assessment practices. However, the teacher encountered significant challenges, particularly in independently developing contextual modules, adapting learning resource to student needs, and designing authentic assessments. These difficulties were attributed to limited training, lack of technical support, and insufficient practical experience. The study concludes that while the teacher shows commitment and willingness to implement the curriculum, her cognitive readiness still needs improvement, especially in planning and executing instruction based on the curriculum's flexibility and student-centered approach. Further training and mentoring are recommended to enhance teachers’ cognitive competencies in curriculum implementatio

    Pembinaan Akhlak Jama‟ah di Majelis Taklim Darul Magfirah Oleh Guru Ahmad Jaro (K.H. Ahmad Sanusi Iberahim Dengan Penerapan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah)

    Get PDF
    Dasar dari penelitian ini adalah adanya proses Pembinaan akhlak di Majelis Taklim Darul Magfirah yang dipimpin Guru Ahmad Jaro (K.H. Ahmad Sanusi Iberahim) yang dilakukuan melalui penerapan ajaran Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah. Proses ini berfokus pada pembentukan akhlakqul karimah dan meminimalisir daya krisis spritual Jama‘ah melalui amalan rutin seperti zikir, pengajian tasawuf, serta bimbingan langsung dari mursyid. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pembinaan akhlak jama‘ah di Majelis Taklim Darul Magfirah oleh Guru Ahmad Jaro (K.H. Ahmad Sanusi Iberahim) dan pengaruh Guru Ahmad Jaro terhadap pembinaan akhlak jama‘ah dengan penerapan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Teknik mendapatkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Guru Ahmad Jaro dan jama‘ah Majelis Taklim Darul Magfirah dan objek penelitian ini yaitu pembinan akhlak jama‘ah Majelis Taklim Darul Magfirah oleh Guru Ahmad Jaro dengan penerapan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah. Kemudian data yang didapatkan dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif dengan menilai dan membahas data tesebut, baik dengan bantuan teori maupun pendapat peneliti tersebut. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan peneliti bahwa pembinaan akhlak yang dilakukan oleh Guru Ahmad Jaro kepada jama‘ah Majelis Taklim Darul Magfirah dengan penerapan Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah berjalan sangat baik hal ini karena Guru Ahmad Jaro menerapkan metode uswah atau teladan, mau‟izah atau nasehat, ta‟widiyah atau pembiasaan dengan pembelajaran ilmu tasawuf yang menjadi pembelajaran pokok di Majelis Taklim Darul Magfirah. Guru Ahmad Jaro sangat berpengaruh terhadap pembinaan akhlak jama‘ah karena beliau adalah ulama terkemuka di Kabupaten Tabalong dengan kedalaman yang mumpuni dalam ilmu Tawasuf juga sebagai khalifah Tarekat Qadiriyah Naqsyabandiyah dan beliau menyampaikan ilmu agama dengat sangat lembut dan dapat diterima oleh semua golongan dan mengajak jama‘ah agar memiliki hati dan jiwa yang bersih sehingga bisa kenal dan dekat dengan Allah SWT dan juga menjadi tauladan bagi para uma

    Tinjauan Yuridis terhadap Penataan Pasar Lama Banjarmasin

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini dengan adanya penataan pasar tradisional yang menjadi isu penting dalam konteks otonomi daerah, terutama dalam menghadapi tantangan modernisasi dan persaingan dengan pasar modern. Kota Banjarmasin sebagai wilayah yang kaya akan sejarah perdagangan sungai memiliki Pasar Lama sebagai ikon perdagangan tradisional. Namun, perkembangan infrastruktur dan gaya hidup masyarakat turut menggeser peran pasar tradisional. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang sejauh mana penataan Pasar Lama telah sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 20 Tahun 2012 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara yuridis penataan Pasar Lama Banjarmasin berdasarkan Perda tersebut dan menilai bagaimana konsep hukum tata negara diterapkan dalam proses pembangunan serta pengelolaannya. Penelitian ini juga berusaha mengungkap peran pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian pasar tradisional dan kehadiran pasar modern di Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Teknik pengumpulan data meliputi observasi langsung, wawancara dengan Kepala UPTD Pasar Sektor II Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, serta studi pustaka terhadap literatur dan dokumen hukum yang relevan. Data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun pemerintah kota telah melakukan berbagai upaya penataan, masih ditemukan ketidaksesuaian antara kondisi di lapangan dengan ketentuan dalam Perda, khususnya terkait fasilitas parkir dan kebersihan. Di sisi lain, prinsip tata negara telah mulai diterapkan melalui partisipasi masyarakat, zonasi yang jelas, dan strategi pemberdayaan pedagang. Hal ini mencerminkan perlunya evaluasi dan sinergi berkelanjutan antara regulasi, pelaksana, dan masyarakat demi keberlangsungan pasar tradisional

    Disparitas Putusan Hakim dalam Perkara Izin Poligami pada Penetapan Harta Bersama (Analisis Putusan Nomor 3669/Pdt.G/2023/Pa.Js Dan 3916/Pdt.G/2023/Pa.Bks)

    Get PDF
    Poligami menurut kamus Bahasa Indonesia ialah ikatan perkawinan, yang salah satu pihak memiliki atau mengawini beberapa lawan jenisnya dalam waktu bersamaan. Dalam sistem hukum Indonesia, seorang suami yang ingin berpoligami harus mengajukan permohonan ke pengadilan agama. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya putusan hakim Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 3669/Pdt.G/2023/Pa.Js dan Pengadilan Agama Bekasi Nomor 3916/Pdt.G/2023/Pa.Bks yang didalamnya terdapat duduk perkara yang sama, tetapi dengan amar putusannya berbeda sehingga kedua perkara tersebut terjadi disparitas. Sehingga penulis tertarik untuk meneliti berkaitan dengan masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertimbangan hukum hakim pada dua putusan tersebut dan untuk mengetahui sinkronisasi dengan peraturan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan yuridis normatif untuk menganalisis kesesuaian dua putusan tersebut. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, lalu dianalisis secara deskriptif berdasarkan pertimbangan hakim dan norma hukum yang berlaku. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa Pengadilan Agama Jakarta Selatan Nomor 3669/Pdt.G/2023/PA.JS dinilai kurang selaras dengan regulasi terbaru karena tidak mempertimbangkan Buku II Pedoman Administrasi Peradilan Agama Revisi Tahun 2013. Sebaliknya, Putusan Pengadilan Agama Bekasi Nomor 3916/Pdt.G/2023/PA.Bks dinilai telah sesuai, karena tidak dapat menerima permohonan berdasarkan ketentuan hukum positif dan pedoman administrasi yang berlaku. Hal ini menunjukkan perbedaan penerapan hukum dan keselarasan regulasi antar pengadila

    تحليل الفروق في نطق الأصوات واستخدام المفردات اللغة العربية في المعهد بكاليمنتان الجنوبية = Analisis Perbedaan dalam Pelafalan Bunyi dan Penggunaan Kosakata Bahasa Arab di pondok pesantren di Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Penelitian ini membahas analisis perbedaan dalam pelafalan bunyi dan penggunaan kosakata bahasa Arab dalam percakapan oleh santriwati yang bukan penutur asli di salah satu pesantren Islam modern di Kalimantan Selatan. Meskipun bahasa Arab digunakan sebagai bahasa komunikasi sehari-hari di pesantren, para santriwati masih menghadapi kesulitan dalam pelafalan yang benar dan pemilihan kosakata yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan dalam pelafalan bunyi dan penggunaan kosakata dalam percakapan sehari-hari oleh para santriwati, serta mengidentifikasi penyebabnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan cara mereduksi data, menyajikannya, menarik kesimpulan, dan melakukan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan fonetik yang umum terjadi, seperti penggantian huruf "ذ" menjadi " ز ", atau pelafalan kata "اذه" menjadi "ازه". Hal ini disebabkan oleh pengaruh bahasa ibu, kecepatan berbicara, dan ketidaktepatan dalam pengucapan makhraj huruf. Selain itu, ditemukan perbedaan dalam penggunaan kosakata, seperti ketidaksesuaian dengan konteks bahasa Arab fushha, penerjemahan harfiah dari bahasa Indonesia, atau pemilihan kata-kata yang tidak fasih. Di antara penyebab kesalahan tersebut adalah kebiasaan berbahasa, pengaruh bahasa ibu, dan kurangnya latihan. Hasil ini menunjukkan pentingnya peningkatan pembelajaran pelafalan dan kosakata bagi para siswi, guna meningkatkan kemampuan mereka dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Arab fushh

    Manajemen Pelayanan Jemaah Umrah Lanjut Usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo

    Get PDF
    Penelitian Manajemen Pelayanan Jemaah Umroh lanjut Usia Pada Travel Alhafiz Jaya Borneo di latar belakangi oleh meningkatnya jumlah jemaah umrah lansia yang memerlukan perhatian dan pelayanan khusus dalam pelaksanaan ibadah umrah. Jemaah lansia memiliki keterbatasan fisik yang memerlukan perhatian dan pelayanan khusus selama perjalanan ibadah. fokus permasalahan dalam penelitian ini yakni Bagaimana manajemen pelayanan jemaah umrah lanjut usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian pada pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kesehatan. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen pelayanan jemaah umrah lanjut usia pada Travel Alhafiz Jaya Borneo yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengendalian pada pelayanan akomodasi, transportasi, konsumsi, serta kesehatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan subjeknya yaitu karyawan dan beberapa jemaah umrah lanjut usia. Teknik pengumpulan data yang dilakukan penelitian yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini didasarkan pada informasi dari hasil wawancara observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dalam fungsi perencanaan, seluruh aspek pelayanan telah disusun dengan memperhatikan kebutuhan lansia. Akomodasi dipilih jauh hari dengan mempertimbangkan aksesibilitas, transportasi disiapkan dengan fasilitas, konsumsi disiapkan dengan matang, dan kesehatan yang cukup baik, namun masih perlu tim medis dari Indonesia untuk meningkatkan kenyamanan jemaah lansia. Pada fungsi pengorganisasian, pelayanan diatur melalui pembagian tugas yang sistematis. Akomodasi disesuaikan dengan kondisi jemaah, transportasi diberikan akses khusus untuk lansia, konsumsi ditangani tim katering, dan kesehatan dikelola oleh petugas medis yang sudah bekerja sama dengan land arrangement. Dalam fungsi pelaksanaan, seluruh pelayanan dijalankan langsung di lapangan. Akomodasi disiapkan dengan bekerja sama dengan land arrangement, transportasi diawasi selama perjalanan, konsumsi disesuaikan dengan jadwal dan kondisi jemaah, serta kesehatan yang proaktif dan empatik menjadi kunci kenyamanan jemaah. Fungsi pengendalian dilakukan melalui pengawasan dan evaluasi berkala terhadap semua aspek. Tempat tinggal, transportasi, dan konsumsi dipantau agar sesuai standar, sementara kesehatan tetap menjadi aspek dominan melalui pemantauan kondisi fisik dan layanan medis yang cepat tanggap

    Persepsi Muzakki UIN Antasari Tentang Pembayaran Zakat Melalui Platform Digital

    Get PDF
    Perkembangan teknologi digital telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam ibadah zakat. Saat ini, muzakki tidak hanya menunaikan zakat melalui lembaga amil secara langsung, tetapi juga menggunakan platform digital seperti aplikasi mobile, internet banking, dan QRIS. Kemudahan akses, efisiensi waktu, dan fleksibilitas menjadi daya tarik utama. Namun demikian, persepsi muzakki terhadap zakat digital masih beragam, terutama terkait aspek hukum, keamanan, dan transparansi pengelolaan dana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi muzakki di lingkungan UIN Antasari Banjarmasin mengenai pembayaran zakat melalui platform digital, serta factor-faktor yang mempengaruhi persepsi tersebut. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada muzakki yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan, serta didukung observasi dan dokumentasi. Pemilihan informan di lakukan secara purposive berdasarkan pengalaman mereka dalam menggunakan layanan zakat digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar muzakki memiliki persepsi positif terhadap pembayaran zakat digital. Mereka menilai sistem ini praktis dan sesuai perkembangan zaman. Namun, beberapa informan masih meragukan keabsahan transaksi digital dan mengkhawatirkan transparansi penyaluran dana. Kurangnya sosialisasi dan edukasi dari lembaga zakat turut memengaruhi tingkat kepercayaan tersebut. penggunaan platform digital dalam pembayaran zakat dinilai efektif dan potensial jika didukung dengan edukasi yang memadai serta sistem pengelolaan yang aman dan transparan. Lembaga zakat disarankan untuk meningkatkan literasi digital keagamaan agar lebih banyak muzakki merasa yakin dan nyaman menunaikan zakat secara online

    Hubungan Kecerdasan Emosi dengan Academic Hardiness pada Siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Barito Kuala

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kemampuan siswa dalam menghadapi tekanan dan tantangan akademik yang semakin meningkat. Kecerdasan emosi dan academic hardiness merupakan dua aspek penting yang mendukung keberhasilan siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan. Siswa yang mampu mengenali, mengelola dan mengekspresikan emosinya cenderung lebih tangguh dan mampu bertahan dalam situasi akademik yang menekan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengkaji sejauh mana hubungan antara kecerdasan emosi dengan academic hardiness pada siswa Madrasah Aliyah Negeri 3 Barito Kuala. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan sampel sebanyak 110 siswa yang di ambil menggunakan teknik probability sampling (simple random sampling) dari kelas X, XI dan XII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner atau angket yang dianalisis melalui program komputer Statistical Packages for Social Science (SPSS) versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas siswa memiliki tingkat kecerdasan emosi dalam kategori tinggi (65,5%) dan mayoritas siswa memiliki tingkat academic hardiness dalam kategori sedang (64,5%). Berdasarkan hasil dari analisis korelasi pearson diperoleh nilai r = 0,477 dengan signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan emosi dengan academic hardiness. Semakin tinggi kecerdasan emosi yang dimiliki siswa, maka semakin tinggi pula academic hardiness yang mereka miliki. Aspek yang paling dominan dari kecerdasan emosi yaitu kemampuan mengenali emosi orang lain, sedangkan untuk aspek dari academic hardiness yaitu pada control of effort

    Pengembangan Video Pembelajaran Dampak Negatif Gadget Pada Anak Usia Dini Di TK Aisyiysh Bustanul Athfal

    Get PDF
    Penggunaan gadget yang tidak terkontrol pada anak usia dini dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti gangguan pada kesehatan mata, konsentrasi, hingga perilaku sosial. Sayangnya, pembelajaran mengenai dampak negatif gadget di lembaga Pendidikan Anak Usia Dini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan beserta menguji efektivitas media pembelajaran tentang gadget di TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, serta validasi oleh ahli materi dan ahli media. Efektivitas video diuji menggunakan desain one-group pretest-posttest terhadap 15 anak usia 5–6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman anak mengenai dampak negatif gadget. Validasi oleh ahli menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 100% untuk materi dan 84% untuk media, dan pada posttest mengalami peningkatan skor sebesar 87 dibandingkan pretest sebesar 45,7. Berdasarkan hasil tersebut, video animasi sebagai media pembelajaran direkomendasikan untuk digunakan dalam program PAUD guna meningkatkan kesadaran anak sejak dini terhadap bahaya penggunaan gadget yang berlebiha

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇