IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Kontribusi Regulasi Emosi Terhadap Kualitas Persahabatan Pada Mahasiswa Asing: Malaysia Di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.

    Get PDF
    Mahasiswa asing yang memutuskan menempuh pendidikan di negara yang baru maka diperlukan penyesuaian dalam mengelola emosi dengan baik, ketika menjalani hubungan persahabatan. Mahasiswa asing yang berperan di berbagai aspek kehidupan sering mengalami konflik dalam menjalani hubungan persahabatan, sehingga memicu berbagai emosi, termasuk yang bersifat negatif. Dalam menghadapi kompleksitas ini, pengaturan emosi menjadi kunci penting untuk mengendalikan dan menyesuaikan perasaan sesuai yang diinginkan. Oleh karena itu regulasi emosi diperlukan mahasiswa asing untuk mengelola ketegangan emosinya, sehingga mahasiswa tidak mudah meledak secara emosional ketika ketika terjadi pergesekan atau permasalahan dalam menjalin hubungan persahabatan. Tujuan dari penelitian ini, untuk mengetahui tingkat regulasi emosi terhadap kualitas persahabatan pada mahasiswa asing: Malaysia di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis pendekatan korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa asing Malaysia angkatan 2028- 2022 dengan jumlah sampel 45 responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara dan kuesioner. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk menguji adalah analisis regresi linear sederhana menggunakan IBM SPSS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, tingkat regulasi emosi pada mahasiswa asing: Malaysia berada dikategori sedang, sebanyak 23 mahasiswa dengan persentase 51,1%. Tingkat kualitas persahabatan pada mahasiswa asing: Malaysia berada dikategori sedang, sebanyak 26 mahasiswa dengan persentase 57,8%. Terdapat kontribusi regulasi emosi terhadap kualitas persahabatan pada mahasiswa asing: Malaysia, dengan hasil uji regresi linear sederhana nilai sig. 0,008 < 0,05 sehingga Ha diterima. Dengan nilai R Square sebesar 0,152 artinya variabel regulasi emosi berkontribusi terhadap kualitas persahabatan sebesar 15,2%. Adapun 84,8% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian in

    Pemahaman Masyarakat Desa Baru Kecamatan Batu Benawa Kabupaten Hulu Sungai Tengah Tentang Keutamaan Surah Al-Qadr

    Get PDF
    Fenomena pemahaman dan interaksi masyarakat dengan Al-Qur'an menggambarkan bagaimana umat Islam mengintegrasikan kitab suci dalam kehidupan mereka, tidak hanya dalam ritual ibadah, melainkan juga dalam dimensi spiritual dan sosial. Misalnya, Surah al-Qadr dibaca dalam berbagai prosesi seperti tradisi bayen, malam lailatul qadar, dan pengepalan tanah pada jenazah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengamalan masyarakat terhadap Surah al-Qadr, bagaimana pemahaman masyarakat tentang keutamaan Surah al-Qadr dan Apa motif masyarakat di Desa Baru, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah dalam pengamalan Surah al-Qadr. Adapun jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) bersifat kualitatif artinya penelitian yang menghasilkan data deskriptif atau gambaran yang berupa kata-kata tertulis atau lisan, adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologi yaitu untuk memahami makna dari sudut pandang pengalaman subjektif. Adapun pengumpulan data mengunakan tiga metode yaitu observasi (pengamatan pada pengamalan masyarakat tentang Surah al-Qadr), wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian mengenai Pengamalan masyarakat tentang keutamaan Surah al-Qadr dibaca pada pengepalan tanah pada prosesi jenazah, salat hajat, salat tarawih, disaat kesulitan, pada malam Jum'at dan pada bayi baru lahir. Adapun Pemahaman Masyarakat tentang keutamaan Surah al-Qadr dianggap bisa terhindar api neraka, diampuni dosa-dosanya, mendapatkan ridho dari Allah Swt., menerangi mayat di dalam kubur, meluaskan kuburnya dan menjadi teman mayat ketika di dalam kubur. selain itu, mengharap bertemu lailatul qadr yang diyakini pahalanya setara dengan beribadah selama seribu bulan, membuat ketenangan hati, mendapat keberkahan, dimudahkan segala hajat dan segala kesulitan, kemudian juga membantu anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, shaleh dan shalehah, terhindar dari perbuatan zina dan berbakti kepada orang tua. Motif masyarakat terhadap pengamalan Surah al-Qadr didapatkan melalui kitab dan guru, yakni kitab al-Bujairimi ‘Ala al-Khatîb, Taqrîrâtus Sadîdah dan kitab khusus talqin. Selain itu dari guru mereka masing-masing diantaranya, K.H. Mahfuz Amin bin H.M Ramli bin H. Muhammad Amin, K.H. Muhammad Bakhiet dan H. Rumansya

    Perkawinan Beda Rhesus Darah Perspektif Maâlât al-Af’âl

    Get PDF
    Persoalan hukum perkawinan secara ekslusif hadir pada kondisi dimana pasangan pelaku perkawinan bergolongan rhesus darah yang berbeda, yakni antara calon suami yang bergolongan rhesus positif dan calon istri yang bergolongan rhesus negatif. Melihat kepada rhesus negatif yang merupakan kelompok minoritas di tengah masyarakat dengan mayoritas bergolongan rhesus positif, sehingga perihal persoalan ini sedikit sekali diketahui. Apabila dilihat sekilas pada kontekstual perkawinan beda rhesus darah, tidaklah didapati adanya kejanggalan kecuali dengan menyelaminya lebih dalam. Setelah dilakukan penyelaman lebih dalam, interaksi golongan rhesus darah yang berbeda memberikan pengaruh terhadap suatu perkawinan, sehingga mengandung risiko bahaya terhadap anak yang dikandung, seperti adanya penyakit bawaan hingga kematian. Berdasarkan hal tersebut, bilamana dikembalikan kepada tujuan disyariatkannya perkawinan maka persoalan ini dapat menjadi halangan dalam pelaksanaan tujuan tersebut, sehingga kemudian memunculkaan tanda tanya terkait hukumnya karena kondisinya yang tidak lagi selaras sebagaimana hakikat pensyariatannya. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan filosofis (philosophical approach). Bahan hukum diperoleh dari sumber bahan hukum melalui studi pustaka yang berdasar pada al-Quran dan Sunnah sebagai sumber hukum Islam yang utama, kitab Al-Muwâfaqât fî Ushûl al Syarî’ah dan buku bertajuk Teori Maalaatul Af’aal serta literatur hukum Islam dan bahan lainnya yang bersangkutan dengan penelitian. Dengan dilandasi oleh pengaplikasian teori maâlât al-af’âl, suatu persoalan hukum akan berjalan bersama dengan prediksi akibat dan ketentuan keabsahannya beserta maqâshid al-syarî’ah sebagai bagian yang tidak terpisahkan untuk menemukan jawaban hukumnya. Hasil penelitian ini bermuara pada perubahan hukum melaksanakan perkawinan yang pada asalnya adalah mubah, namun atas sebab pertimbangan prediksi akibat perkawinan beda rhesus darah dengan maâlât al-af’âl, maka terklasifikasi kuat (zhanniy al-tahaqquq) adanya kandungan mudharat karena bertentangan dengan unsur-unsur maslahat sebagaimana maqâshid al-syarî’ah, sehingga perkawinan ini dihukumi makruh dan jalan yang berikutnya dapat ditempuh adalah dengan menghindarinya karena adanya mudharat merupakan sesuatu yang mesti dihindari meskipun memungkinkan adanya kebolehan

    Persepsi Masyarakat Kecamatan Sampanahan Kabupaten Kotabaru terhadap Praktik Zakat Fitrah Bakarung

    Get PDF
    Kebiasaan masyarakat Desa Sapanahan Hilir dalam menunaikan zakat fitrah menggunakan metode bakarung menjadi ketertarikan penulis meneliti terkait persepsi mereka tentang zakat fitrah, karena pelaksanaan semacam ini termasuk unik padahal secara fikih sudah dijelaskan takaran zakat fitrah untuk setiap jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi masyarakat Kecamatan Sampanahan Kabupaten Kotabaru terhadap praktik zakat fitrah dengan metode bakarung, yakni penyaluran zakat dalam bentuk satu karung beras untuk satu keluarga dan diserahkan kepada satu orang mustahik, biasanya seorang amil. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan kasus, yang berlokasi di kecamatan Sampanahan. Dengan 16 orang informan, pengumpulan data dengan melalui teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memandang praktik zakat fitrah bakarung sebagai metode yang sah dan praktis, meskipun tidak seluruhnya sesuai dengan tata cara pelaksanaan zakat dalam fikih klasik. Faktor-faktor yang memengaruhi persepsi ini adalah tingkat pendidikan yang relatif rendah, kebiasaan turun-temurun, serta sifat masyarakat yang cenderung sederhana dalam memahami aspek teknis keagamaan. Dari segi hukum Islam, praktik ini tetap memenuhi dua rukun utama zakat, yaitu niat dan tamlik, serta sering kali melebihi takaran wajib zakat, sehingga bernilai sedekah tambahan. Budaya ini dianggap sebagai urf shahih karena tidak bertentangan dengan syariat dan telah membudaya secara positif di masyarakat

    Implementasi ekstrakurikuler Modelling di PAUD Citra Indonesia Banjarbaru

    Get PDF
    Masa Anak Usia Dini (AUD) merupakan periode krusial dalam perkembangan anak, dikenal sebagai "golden age" yang menentukan arah pertumbuhan kognitif, sosial emosional, motorik, dan bahasa. Stimulasi yang tepat sangat penting pada tahap ini, salah satunya melalui kegiatan ekstrakurikuler seperti modelling atau peragaan busana. Kegiatan modelling di PAUD memiliki peran dalam membentuk kepercayaan diri anak. Melalui modelling, anak-anak belajar mengekspresikan diri, berani tampil di depan publik. Berbeda dengan kegiatan seperti mewarnai atau menyanyi yang lebih menekankan aspek individual, modelling mendorong anak untuk tampil secara fisik dan mental di hadapan orang lain, sehingga lebih menstimulasi aspek sosial-emosional dan keberanian. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian adalah Setiap orang yang mengikuti program ekstrakurikuler modelling. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengikuti kegiatan program ekstrakurikuler modelling untuk meningkatkan kepercayaan diri anak usia dini melalui proses tampil di depan umum, latihan rutin, dan pembelajaran ekspresi diri. Meski demikian, agar kegiatan ini dapat berjalan optimal dan memberikan hasil yang maksimal, dibutuhkan dukungan penuh dari berbagai pihak serta pengelolaan yang terencana dan berkesinambungan. Dengan mengenali serta mengatasi hambatan yang ada, dan sekaligus memaksimalkan faktor-faktor yang mendukung, kegiatan modelling dapat menjadi media pengembangan karakter yang baik, menyenangkan, dan bermakna bagi anak-anak sejak usia din

    Kedudukan Perempuan dalam Islam Perspektif Tafsir Syi’ah: Studi Penafsiran Muhammad Husain al-Thabâthabâ’î dalam Kitab al-Mîzân fî Tafsîr al-Qur’ân

    Get PDF
    Kedudukan perempuan dalam Islam adalah isu dinamis yang terus menjadi objek interpretasi dan perdebatan, seringkali dipengaruhi oleh bias historis dan sosial. Meskipun tradisi tafsir klasik dan kontemporer telah banyak mengulasnya, pandangan dari perspektif tafsir Syi'ah, khususnya melalui pemikiran Muhammad Husain al-Thabâthabâ’î dalam Kitab al-Mîzân fî Tafsîr al-Qur’ân, masih memerlukan kajian mendalam untuk memahami nuansa dan kontribusi spesifiknya dalam diskursus modern. Penelitian ini bertujuan mengkaji penafsiran al Thabâthabâ’î terkait kedudukan perempuan dalam tiga isu utama: asal mula penciptaan (Q.S. al-Nisâ/4: 1, al-A’râf/7: 189, al-Zumar/39: 6), kepemimpinan (Q.S. al-Nisâ/4: 34, al-Naml/27: 23), dan kesaksian (Q.S. al-Baqarah/2: 282). Penelitian ini merupakan kajian pustaka kualitatif dengan teknik pengumpulan data riset kepustakaan. Data primer bersumber dari Kitab Al-Mîzân fî Tafsîr Al-Qur’ân terbitan Mu’asasah al-‘Alamy al-Matbu‘ah (Beirut, 1991 M), didukung data sekunder dari artikel, jurnal, dan buku relevan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penafsiran al-Thabâthabâ’î tentang kedudukan perempuan dalam al-Mîzân menghadirkan perspektif yang rasional dan progresif, berbeda dengan beberapa pandangan dominan. Pertama, dalam isu penciptaan, beliau secara tegas menolak narasi penciptaan Hawa dari tulang rusuk Adam, menegaskan bahwa perempuan diciptakan dari jenis yang sama dengan laki laki untuk saling melengkapi dan memberi ketenangan. Temuan ini menguatkan landasan teologis kesetaraan substansial perempuan dan menantang interpretasi patriarkal. Kedua, mengenai kepemimpinan, meskipun beliau menolak kepemimpinan umum perempuan dalam konteks syariat, penafsirannya terhadap kisah Ratu Saba’ secara eksplisit mengakui kehebatan dan kompetensi kepemimpinan perempuan dalam konteks spesifik. Ini menunjukkan bahwa pandangan al-Thabâthabâ’î tidak mutlak melarang dan memiliki fleksibilitas tergantung pada kompetensi dan perempuan masih bisa beraktivitas di ranah publik. Ketiga, dalam isu kesaksian, beliau menafsirkan ketentuan dua saksi perempuan sebagai bentuk kehati-hatian dan akurasi dalam proses hukum, di mana salah satu berfungsi sebagai pengingat jika terjadi kelupaan, bukan karena inferioritas nalar perempuan. Penekanan pada akurasi ini menawarkan pemahaman yang lebih dalam dan tidak mereduksi peran perempuan dalam keadila

    Inovasi Radio Sabilal Muhtadin 88,5 FM dalam Penyiaran Dakwah di Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Radio Sabilal Muhtadin ini merupakan salah satu dari beberapa stasiun radio dakwah di Kalimantan Selatan. Namun, penyiaran dakwah yang dilakukan oleh Radio Sabilal Muhtadin ini masih menggunakan saluran radio Amplitudo Modulation (AM) yang mana hampir tidak ada lagi stasiun radio yang menggunakan saluran tersebut. Maka dari itu, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) menyarankan untuk menghapus saluran tersebut dan menggantinya dengan saluran Frequency Modulation (FM). Pada akhirnya, Radio Sabilal Muhtadin membeli saluran FM dari radio yang hampir mati sekaligus mempekerjakan dua penyiar dari radio tersebut untuk membantu perkembangan dan keberlangsungan inovasi Radio Sabilal Muhtadin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses inovasi yang dilakukan oleh Radio Sabilal Muhtadin serta faktor pendukung dan faktor penghambat keberlangsungan inovasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan sesi wawancara bersama penyair dan pengurus Radio Sabilal Muhtadin, observasi langsung terhadap proses penyiaran, dan pengumpulan dokumentasi yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi yang telah dilakukan oleh Radio Sabilal Muhtadin terbagi dalam beberapa bidang, yaitu: bidang teknis, SDM, relasi, keuangan dan bidang program siaran. Faktor pendukung keberlangsungan inovasi meliputi: SDM yang memadai pada bidang program siaran, adanya perluasan relasi dan kerjasama, ketekunan pengurus dan penyiar dalam pengembangan inovasi, terdapat pemasukan dana melalui iklan. Sedangkan faktor penghambat dari inovasi tersebut meliputi: kurangnya SDM dalam bidang teknis, belum banyak iklan yang masuk, kurangnya dana untuk inovasi lanjuta

    Hubungan Struktur Tujuan Kelas Dengan Stres Akademik Siswa di Sekolah Menengah Atas Negeri 3 Banjarmasin

    Get PDF
    Struktur tujuan kelas merupakan tujuan pembelajaran yang ditetapkan oleh guru dalam proses belajar-mengajar yang berfokus pada penguasaan materi dan pencapaian akademik. Sementara itu, stres akademik merujuk pada tekanan psikologis yang dirasakan siswa akibat tuntutan akademik, seperti beban tugas, ekspektasi nilai, dan tekanan dari guru maupun orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan struktur tujuan kelas dengan stres akademik siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang melibatkan 167 responsen. Struktur tujuan kelas diukur melalui struktur tujuan penguasaan dan struktur tujuan pencapaian, sedangkan stres akademik diukur melalui stres prestasi siswa dan tekanan orang tua dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara struktur tujuan kelas dengan stres akademik siswa terbukti dari nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 dengan korelasi sedang yaitu nilai Person correlation 0,463 sedangkan R-Tabel pada taraf signifikansi 5% dengan N=167-2 = 165 diketahui sebesar 0.1519. jadi R-Hitung lebih besar dari R-Tabel atau (0.463>0,1519). Semakin tinggi struktur tujuan kelas maka stres akademik akan semakin tinggi namun, jika struktur tujuan kelas rendah maka stres akademik akan semakin rendah. Koefesien determintasi (R2=0,215) menunjukan bahwa sebanyak 21,5% stres akademik siswa diakibatkan oleh struktur tujuan kelas sedangkan sisanya 78,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian in

    Penggunaan Media Pembelajaran Kantong Bilangan Pada Mata Pelajaran Matematika di Kelas VI Madrasah Ibtidaiyah Babussalam Kelayan, Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Pembelajaran dengan penerapan media atas dasar memenuhi kebutuhan peserta didik, karena pada kenyataannya dalam proses pembelajaran minimnya penggunaan media, Peserta didik terlihat tidak aktif dalam proses pembelajaran berlangsung serta kurangnya antusias sehingga pembelajaran menjadi membosankan atau monoton, Pendidikan matematika di tingkat Madrasah Ibtidaiyah memiliki peranan penting dalam membentuk dasar pemahaman siswa terhadap konsep-konsep matematika yang lebih kompleks di jenjang selanjutnya. Namun, banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami materi bilangan dan operasi dasar, yang dapat menghambat proses belajar mereka. Media pembelajaran kantong bilangan dalam pengajaran matematika di kelas VI. Media kantong bilangan merupakan alat bantu yang dirancang untuk memfasilitasi pemahaman konsep bilangan dan operasi matematika dasar melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. terhadap guru dan juga siswa. untuk mengetahui bagaimana cara menggunakan media kantong bilangan terhadap mata pelajaran matematika di kelas VI, apa saja faktor mempengaruhi penggunaan media pembelajaran kantong bilangan pada mata pelajaran matematika di kelas VI. Menggunakan pendekatan deskriftif untuk mengkaji penggunaan media pembelajaran kantong bilangan pada mata pelajaran matematika di kelas VI MI Babussalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media kantong bilangan dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Siswa lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran dan menunjukkan pemahaman yang lebih baik terhadap konsep bilanga

    Evaluasi Pengawasan Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 18 Tahun 2016 Tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik. Dalam Pasal 17 dijelaskan bahwa Walikota atau pejabat yang membidangi lingkungan hidup melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap produsen dan pelaku usaha terkait penggunaan kantong plastik. Evaluasi dan pengawasan dilakukan dengan membentuk tim yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Satpol PP, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin. Tim ini bertanggung jawab atas pelaksanaan kebijakan pengurangan kantong plastik melalui pembinaan, sosialisasi, pelatihan, dan pengawasan langsung kepada pelaku usaha dan masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dan bersifat kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup, Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP), dan Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin.. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan fokus pada pelaksanaan evaluasi dan pengawasan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Satuan Polisi Pamong Praja Kota Banjarmasin dan Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Perwali telah berjalan efektif melalui sosialisasi dan pelatihan. Dalam evaluasi dan pengawasan masih menghadapi kendala seperti keterbatasan jumlah staf pengawas dan management setiap minimarket itu berbeda jadi membuat belum optimalnya pengawasan tersebut. Selain itu, ketiadaan sanksi tegas menyebabkan beberapa minimarket masih menggunakan kantong plastik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan evaluasi dan pengawasan, penambahan sumber daya pengawas, serta pemberian sanksi yang jelas agar pelaksanaan Perwali dapat lebih optimal dan penggunaan kantong plastik di minimarket dapat diminimalisir

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇