IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Sikap Orang Tua Menghadapi Anak yang Hamil Pranikah di Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Sikap orang tua memberikan pengaruh besar terhadap masa depan anak, karena
perilaku yang di tunjukkan orang tua terhadap anaknya akan berdampak pada sikap dan
perilaku anak, seperti lemah lembut, keras kepala, melawan dengan orang tua atau
sebaliknya. Tampilan sikap dari orang tua yang menerima secara emosional
menyebabkan gangguan kehamilan pada anaknya yang berimbas pada keguguran dan
perceraian. Sikap orang tua yang penelitian temukan ini ada yang emosi, pasrah,
menerima dengan lapang dada. Kasus ini berdampak kepada anaknya dikarenakan
sikap orang tua yang emosi membuat anaknya keguguran, ada pun sikap pasrah yang
berakibat orang tuanya malu dikarenakan anaknya mengulangi kejadian yang sama
mengakibatkan pranikah kedua kalinya dan menerima dengan lapang dada dikarenakan
orang tua yang tidak mau anaknya mengalami setres, gangguan mentak dan segera
menikahkannya dengan laki-laki yang menghamilinya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana sikap orang tua menghadapi anak yang hamil pranikah dan
dampak dari sikap orang tua.
Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research), dengan
pendekatan kasus yaitu dengan melakukan penggalian data melalui observasi,
wawancara, penulis menggunakan Tanya jawab langsung kepada informan secara lisan
yang berjumlah 6 orang, kemudian penulis menganalisis dengan analisis deskriptif
kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sikap orang tua sangatlah berpengaruh
kepada anaknya. dikarenakan sikap disini menunjukkan bagaiman orang tua seharusnya
menghadapi masalah yang diberikan kepada dirinya dan bagaimana cara yang terbaik
untuk menyelesaikan sebuah masalah untuk anak yang hamil pranika
Manajemen Kegiatan Keagamaan Madrasah Diniyah Takmiliyah Hidayatullah Kota Banjarmasin
Penelitian ini disusun dengan latar belakang minimnya lembaga
pendidikan berbasis keagamaan di Kelayan Kota Banjarmasin yang
dikenal memiliki lingkungan yang kurang baik oleh sebagian masyarakat.
Didirikanlah Madrasah Diniyah Takmiliyah Hidayatullah sebagai sebuah
wadah pendidikan berbasis keagamaan untuk mencetak generasi muda
islami yang memiliki moral dan intelektual tinggi diharapkan mengubah
perspektif masyarakat terhadap warga setempat. Tujuan dilakukannya
penelitian ini untuk mengetahui Bagaimana Manajemen Kegiatan
Keagamaan Madrasah Diniyah Takmiliyah Hidayatullah Kota
Banjarmasin serta apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam
pelaksanaan kegiatan keagamaan Madrasah Diniyah Takmiliyah
Hidayatullah Kota Banjarmasin.
Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif
deskriptif. Peneliti melakukan observasi ke lapangan, mewawancara, dan
mendokumentasi terkait objek yang diteliti yaitu manajemen kegiatan
keagamaan Madrasah Diniyah Takmiliyah Hidayatullah Kota Banjarmasin,
faktor
pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan kegiatan
keagamaan Madrasah Diniyah Takmiliyah Hidayatullah Kota Banjarmasin.
Setelah data terkumpul, selanjutnya peneliti melakukan analisis data
deskriptif kualitatif menggunakan analisis model Miles dan Huberman
untuk selanjutnya dilakukan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian yang diperoleh peneliti menunjukkan bahwa
manajemen kegiatan keagamaan Madrasah Diniyah Takmiliyah
Hidayatullah Kota Banjarmasin telah terlaksana dengan baik dengan
penyusunan jadwal yang runtut dan terstruktur, pembagian tugas yang
terorganisir sesuai bidangnya, pelaksanaan kegiatan sesuai dengan jadwal
dan waktu yang telah ditentukan serta pengawasan yang dilakukan oleh
pimpinan, ustaz dan ustazah dengan evaluasi didalamnya sudah sesuai
dengan fungsi-fungsi manajemen. Adapun faktor pendukung dalam
pelaksanaan kegiatan keagamaan Madrasah Diniyah meliputi Man
(Manusia) dengan tenaga pendidik yang berkompeten dibidangnya, Money
(Uang) yaitu anggaran dana sebagai penunjang kegiatan pembelajaran,
Material (Bahan) yang melebihi kapasitas jumlah santri dan santriwati
Machines (Mesin) sebagai media penyelenggara pelaksanaan kegiatan,
Method (Metode) yaitu teknik pembelajaran yang sederhana dan beragam
serta Market (Pasar) sebagai sarana informasi seputar kegiatan Madrasah
Kontribusi Kecerdasan Spiritual Terhadap Kecemasan Masa Depan Pada Mahasiswa Semester Akhir di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Mahasiswa semester akhir saat ini dihadapkan dengan semakin
meningkatnya bonus demografi serta ketidakseimbangan antara jumlah kesempatan
kerja dan pencari kerja. Hal ini sangat besar mempengaruhi kondisi psikologis
mahasiswa semester akhir seperti kecemasan dalam memikirkan masa depan.
Seseorang dengan kecerdasan spiritual yang baik akan selalu berfikir positif dan
lebih percaya diri. Tujuan penelitian ini menganalisis kontribusi kecerdasan
spiritual terhadap kecemasan masa depan pada mahasiswa semester akhir di
Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis analisis regresi
linear sederhana dengan populasi sebanyak 657 mahasiswa aktif angkatan 2017,
2018, 2019, dan 2020 di 5 program studi yaitu Komunikasi dan Penyiaran Islam,
Bimbingan Penyuluhan Islam), Manajemen Dakwah, Akidah dan Filsafat Islam dan
Studi Agama-agama di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Sampel
yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 230 mahasiswa semester akhir.
Teknik analisis yang dalam penilitian ini menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistic
22.0 for Windows.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kecerdasan spiritual paling
banyak yaitu pada kategori sedang sebesar (84,35%), tingkat kecemasan masa
depan yang paling banyak yaitu kategori sedang sebesar (82,17%) dan terdapat
kontribusi kecerdasan spiritual terhadap kecemasan masa depan pada mahasiswa
semestert akhir di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin dengan hasil uji
linear sederhana sebesar 0,000 < 0,005 sehingga Ha diterima. Kemudian nilai R
square 0,096 yang artinya kontribusi kecerdasan spiritual mempunyai pengaruh
yang positif terhadap kecemasan masa depan sebesar (9,6%) dan (90,4%)
dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Rekomendasi penelitian ini, bagi mahasiswa semester akhir di Universitas
Islam Negeri Antasari Banjarmasin agar dapat mengikuti program kapasitas diri
seperti soft skill dan hard skill serta kegiatan minat dan bakat yang dilaksanakan
oleh Universitas atau organisasi mahasiswa dan bagi peneliti selanjutnya, sebaiknya
sampel melibatkan lebih banyak fakultas sehingga penelitian penyebaran
instrument penelitian sebaiknya secara offline dengan diperdalam menggunakan
pendekatan metode kualitati
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam dalam Membina Kesadaran Beragama pada Warga Binaan di Rutan Kelas II B Barabai
Masih banyak masyarakat awam menganggap Rutan hanya sebagai tempat
hukuman bagi pelaku kejahatan yang hanya ditahan dan dikurung dalam jeruji besi,
Namun, sebenarnya Rutan juga menyediakan pembinaan agama bagi narapidana.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengeksplorasi tahapan
dalam internalisasi nilai-nilai pendidikan Agama Islam yang dilakukan pada warga
binaan di Rutan Kelas II B Barabai. Internalitas nilai-nilai pendidikan Agama Islam
mencakup bagaimana akhlak dan ibadah berupa shalat, puasa dan membaca alQur’an ditanamkan, dipahami, dan diterima oleh warga bianaan dalam upaya
membina kesadaran beragama.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari petugas Rutan, ustadz, dan
warga binaan Rutan Kelas IIB Barabai. Selain berperan sebagai pemberi informasi,
mereka juga aktif dalam internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam untuk
meningkatkan kesadaran beragama para warga binaan. Adapun objek penelitian
adalah tahapan internalisasi nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam membina
kesadaran beragama di Rutan Kelas II B Barabai.
Hasil penelitian menunjukkan internalisasi nilai-nilai pendidikan agama
Islam di Rutan Kelas IIB Barabai dilakukan melalui tiga tahapan transformasi,
transaksi, dan transinternalisasi. Pada tahap transformasi, warga binaan diberikan
pengetahuan tentang akhlak mulia dan ibadah seperti shalat, puasa, dan membaca
Al-Qur'an melalui ceramah agama. Tahap transaksi melibatkan interaksi aktif di
mana pembimbing menjadi teladan dan memfasilitasi kegiatan pembinaan agar
warga binaan dapat membiasakan diri dalam menerapkan akhlak mulia dan ibadah.
Tahap transinternalisasi merupakan tahap di mana nilai-nilai tersebut dihayati dan
diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Semua proses tersebut membina kesadaran
beragama, mengembangkan akhlak yang lebih baik, serta membantu warga binaan
mengendalikan diri dan menjaga harmoni sosial, sehingga mempersiapkan mereka
untuk Kembali ke masyarakat dengan pribadi yang jauh lebih baik dari sebelumnya
Isbat Nikah Bagi Pasangan Mualaf Pasca Tajdid Nikah (Studi penetapan Pengadilan Agama Barabai Nomor 128/Pdt.P/2023/PA.Brb)
Penelitian ini dilatar belakangi dengan adanya penetapan Hakim
Pengadilan Agama Barabai Nomor: 128/Pdt.P/2023/PA.Brb tentang pengesahan
pernikahan pasangan mualaf yang dilaksanakan secara kepercayaan Kaharingan
yang menyatakan bahwa permohonan para Pemohon dapat diterima. Karena
pernikahan tersebut telah dianggap sah menurut hukum agama dan kepercayaan
sebelumnya, sedangkan para Pemohon ketika secara bersamaan masuk agama
Islam telah melaksanakan tajdid nikah yang dilaksanakan secara ajaran Islam.
Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penetapan dan analisis
pertimbangan hukum Hakim Pengadilan Agama Barabai dalam menetapkan
perkara tersebut.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan meneliti
dokumen hukum yakni Putusan Nomor: 128/Pdt.P/2023/PA.Brb. pendekatan
konseptual (conceptual approach) dan pendekatan Undang-undang (statute
approach) yang mengacu pada pemahaman hukum dan pandangan ahli serta pada
perundang-undangan yang relevan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini
dilakukan melalui kajian kepustakaan, dengan mengkaji peraturan perundang�undangan, buku-buku, tulisan-tulisan, jurnal dan artikel yang berkaitan dengan
judul skripsi ini.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hakim mengabulkan isbat nikah
pernikahan para Pemohon yang merupakan mualaf yang dilaksanakan secara
kepercayaan Kaharingan dengan mempertimbangkan dari sisi sahnya pernikahan
dalam hukum Islam dan kemaslahatan bagi para Pemohon serta keluarganya.
Penetapan ini relevan dengan hukum positif dan fiqih munakahat, meskipun
belum sepenuhnya sesuai dengan Pasal 4 KHI dan PERMA No. 1 Tahun 2015.
Fokusnya adalah pada keadilan dan kemanfaatan, terutama untuk melindungi para
Pemohon sebagai mualaf dan anak dari pernikahan sebelum memeluk Isla
Evektifitas penggunaan Media Wordwall terhadap minat belajar siswa peda mata Pelajaran IPAS kelas V di MI Siti Mariam Banjarmasin
Minat Belajar adalah kecenderungan siswa untuk memperhatikan dan
mengingat kegiatan tertentu atau rasa suka dan keterikatan terhadap proses
pembelajaran tanpa adanya paksaan. Dalam pelaksanaan pembelajaran tidak selalu
berhasil, terkadang terdapat faktor yang membuat minat belajar siswa rendah.
Dengan demikian, guru dapat menggunakan media pembelajaran untuk membantu
dan memaksimalkan kegiatan pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang
dapat digunakan adalah media pembelajaran Wordwall Pada Pembelajaran IPAS.
Wordwall ini adalah website online yang bersifat edukatif yang dapat dijadikan
sebagai media pembelajaran dengan konsep belajar sambil bermain, maka dari itu
peneliti ingin mengetahui minat belajar siswa menggunakan Media Wordwall di
kelas V MI Siti Mariam Banjarmasin pada mata pelajaran IPAS. Selanjutnya,
peneliti ingin mengetahui perbedaan dari kelas eksperimen yang menggunakan
media pembelajaran Wordwall dan kelas kontrol yang menggunakan Media
pembelajaran Educaplay melalui pretest dan posttest.
Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan metode kuantitatif dengan
pretest-posttest control group desain. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 30
siswa. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan
data menggunakan angket/kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis
data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif. Pengujian hipotesis
menggunakan analisis komparatif dengan rumus paired sample T Test dengan
bantuan SPSS versi 26.
Hasil penelitian menunjukan bahwa minat belajar IPAS siswa kelas V MI
Siti Mariam menggunakan media Wordwall berada pada kategori “Sangat Tinggi”
dengan rata-rata 53,36. Sedangkan, minat belajar IPAS siswa menggunakan media
Educaplay berkategori “Cukup” dengan rata-rata 41,00. Berdasarkan hasil uji-T
pada minat belajar siawa posttest didapat nilai Sig. 0,000 < 0,05 maka Ha diterima
dan Ho ditolak. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media
Wordwall efektif dalam meningkatkan minat belajar mata pelajaran IPAS siswa
kelas V di MI Siti Mariam Banjarmasi
Implementasi Polis Antara Perusahaan Asuransi Kepada Nasabah Pada Produk Payor Benefit di PT. Asuransi Allianz Life KPM Pangeran Samudera Banjarmasin
Payor Benefit merupakan pertanggungan tambahan pada polis dasar
berfungsi sebagai solusi utama bagi pemegang polis dalam membayar premi.
Manfaat pertanggungan tambahan Payor Benefit adalah apabila pemegang polis
mengalami cacat tetap total atau didiagnosis dengan salah satu dari 49 penyakit
kritis, Allianz akan membayarkan premi polis dasar hingga pemegang polis
berusia 65 tahun. Dalam hal ini adanya gejala yang penulis amati bahwa
mampukah perusahaan menyesuaikan perjanjian polis dengan resiko yang
dihadapi nasabah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
implementasi kebijakan dilakukan, serta kesesuaian perjanjian yang diberikan
perusahaan kepada nasabah.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan
kualitatif. Untuk memperoleh data, penulis melakukan wawancara mendalam,
observasi, dan dokumentasi, dengan pihak agen asuransi, dan nasabah.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, hasil penelitian ini adalah;
Pertama, Implementasi (penerapan) polis antara perusahaan asuransi kepada
nasabah pada produk Payor Benefit sudah baik karena perusahaan telah
menerapkan prinsip polis yang adil dan transparan. Kedua, kesesuaian polis yang
dikeluarkan oleh perusahaan dengan kemungkinan resiko yang dihadapi nasabah
pada produk Payor Benefit telah sesuai dengan manfaat tambahan asuransi Payor
Benefit apabila pembayar premi mengalami cacat tetap/total, mengalami penyakit
kritis, atau meninggal dunia
Faktor Penyebab Childfree Bagi Pasangan Suami Istri di Kota Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi pasangan suami isteri di Kota Banjarmasin
memutuskan untuk melakukan Childfree dengan alasan kondisi ekonomi yang
kurang stabil dan trauma pasca keguguran. Padahal, dalam Islam telah mengatur
secara jelas bahwa salah satu tujuan dari pernikahan di antaranya adalah
melestarikan dan mengembangkan keturunan. Jika hal tersebut tidak dilaksanakan
maka menghilangkan salah satu tujuan dari pernikahan.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris, berupa
penelitian lapangan (field research) yakni dengan pendekatan deskriptif kualitatif,
yakni data yang dikumpulkan berdasarkan hasil eksplorasi dari subjek penelitian
melalui wawancara terhadap informan yang berlokasi di Jalan Pramuka dan Jalan
Tembus Mantui Basirih di Kota Banjarmasin. Kemudian, dianalisis dengan metode
deskriptif-kualitatif.
Hasil penelitian ini bahwa faktor penyebab keputusan seseorang menikah
tanpa memiliki keturunan atau bebas anak atau disebut Childfree memiliki beberapa
alasan yang mendasari keputusan ini, seperti persoalan kesehatan fisik sehingga
seseorang memutuskan untuk tidak memiliki anak, dari segi mental atau trauma
akibat kegagalan kehamilan, dari segi ekonomi ketidaksiapan untuk mendidik anak,
tidak mau direpotkan dengan mengurus anak, khawatir tidak dapat memberikan
kehidupan yang layak, tidak mau menambah beban dengan lahirnya anak darinya.
Berdasarkan hal tersebut tinjauan hukum keluarga Islam bahwa Childfree atau
bebas anak atau keputusan menikah tanpa anak diperbolehkan jika hal tersebut
berkaitan dengan kondisi kesehatan dan kesehatan mental yang disebabkan oleh
trauma atas kegagalan kehamilannya (maslahah dharuriyat). Namun, Childfree
dapat bertentangan dengan hukum Islam jika didasarkan ketakutan merusak bentuk
tubuh setelah hamil dan memiliki anak dan dengan alasan kondisi ekonomi yang
belum mampu. Hal tersebut bertentangan dengan salah satu tujuan pernikahan ialah
memiliki keturunan, apabila dalam suatu pernikahan pasangan suami isteri
memutuskan selama pernikahan untuk tidak memiliki anak maka hukumnya
dilarang/hara
“Pengulangan Nikah” pada Praktik Nikah Siri (Studi Kasus di Desa Tawia Kecamatan Angkinang Kabupaten Hulu Sungai Selatan)
Pengulangan nikah pada praktik nikah siri merupakan fenomena yang sering
terjadi di masyarakat Indonesia terutama di daerah pedesaan khususnya di Desa
Tawia Kecamatan Angkinang Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Pengulangan nikah
dalam konteks ini merujuk pada proses pencatatan pernikahan yang dilakukan oleh
pasangan nikah siri dengan status belum pernah menikah. Nikah siri masih menjadi
praktik umum di kalangan masyarakat Desa Tawia. Fenomena ini menimbulkan
berbagai persoalan salah satunya adalah pengulangan nikah. Kemudian penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis alasan yang melatarbelakangi pelaksanaan
pengulangan nikah pada praktik nikah siri di Desa Tawia.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan
menggunakan pendekatan yuridis sosiologis. Sifat penelitian ini adalah deskriptif
kualitatif, dengan lokasi penelitian yang bertempat di Desa Tawia Kecamatan
Angkinang Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Data yang digunakan dalam penelitian
ini berasal dari wawancara dengan beberapa informan yaitu masyarakat Tawia.
Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian diolah melalui
proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Selanjutnya
dianalisis menggunakan analisis kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa alasan
utama yang mendasari pelaksanaan pengulangan nikah yaitu, kesadaran para
informan terhadap pentingnya legalitas pernikahan, untuk memperoleh kekuatan
hukum, untuk menghindari dispensasi nikah dan dorongan orang tua. Selain itu
adanya pemakluman budaya terhadap nikah siri turut memperkuat keberlanjutan
praktik pengulangan nikah. Penelitian ini memberikan wawasan penting mengenai
alasan dalam mengambil keputusan untuk melakukan pengulangan nikah.
Harapannya penelitian ini dapat digunakan untuk meningkatkan edukasi untuk
memberikan pemahan yang lebih lagi terkait dampak pernikahan siri dan
pentingnya peran pemerintah dan tokoh agama untuk memberikan pemahaman
kepada masyarakat terkait pentingnya pencatatan pernikahan
Upaya Kepala KUA Dalam Menetapkan Keabsahan Wali Nikah Anak Perempuan Pertama (Studi Pada KUA Kabupaten Barito Kuala)
Penelitian ini dilatar belakangi dari permasalahan seorang anak perempuan
pertama yang ingin menikah, tetapi harus memenuhi syarat tambahan yakni buku
nikah orang tuanya. Dikarenakan buku nikah tersebut menjadi salah satu dokumen
dukung yang memperkuat seorang ayah untuk menjadi wali nikah anak
perempuan pertama. Meskipun tidak ada aturan yang mengaturnya akan tetapi hal
tersebut ialah inisiatif kepala Kua di Kabupaten Barito Kuala. Apabila
ketidakaadan buku nikah orang tua maka pihak kua akan melakukan chors check
terhadap kedua orangtua maupun keluarga untuk mendapatkan penjelasan lebih
lanjut. Sehingga penelitian ini berupaya mengetahui upaya kepala KUA dalam
menetapkan keabsahan wali nikah anak perempuan pertama. Tujuan penelitian ini
menetapkankeabsahan wali nikah anak perempuan pertama, sehingga tidak ada
permasalahan dikemudian harinya.
Jenis penelitian ini yakni penelitian empiris, yang mana penulis terjun
secara langsung kelapangan untuk mendapatkan sumber data dengan
pengumpulan data berupa wawancara bersama para informan yakni para Kepala
KUA di Kabupaten Barito Kuala yang dibatasi 5 KUA. Sehingga data yang
dihasilkan dianalisis secara kualitatif dengan memberi hasil berupa penjelsan
deskriptif.
Hasil penelitian ini menyatakan semua informan memakai Buku nikah
sebagai syarat tambahan bagi anak perempuan pertama pada KUA masing�masing. Karena buku nikah ini dokumen dukung yang autentik sebagai salah satu
dalam menetapkan keabsahan wali, disamping persyaratan administarasi lainnya
sebagaimana yang diatur dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) pada pasal 4.
Tetapi jika tidak memiliki buku nikah karena hilang atau tidak membuat, maka 4
informan dari 5 menyatakan akan membuat pernyataan orangtua dengan
bermaterai disertai sumpah. Sedangkan 1 informan beliau juga memakai sumpah
tetapi tidak membuat surat pernyataan orang tua, beliau hanya meyakini apa yang
disampaikan oleh orangtua maupun keluarga mempelai wanita itulah pernyataan
sebenar-benarnya