IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Tradisi Manyaratus Dengan Khatamul Quran Di Kabupaten Barito Kuala
Indonesia merupakan negeri yang kaya akan warisan budaya dan nilai-nilai keagamaan yang terinternalisasi dalam kehidupan masyarakatnya. Di antara kekayaan tersebut, tradisi keagamaan lokal yang berpadu dengan nilai-nilai Islam menjadi bentuk akulturasi yang unik dan berharga. Salah satu tradisi yang menarik untuk diteliti adalah tradisi Manyaratus yang disandingkan dengan kegiatan Khatamul Qur’an, sebagaimana yang berkembang di Kecamatan Marabahan, khususnya di lingkungan masyarakat Dayak Bakumpai di Koeripan dan Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis latar belakang munculnya tradisi Manyaratus dalam masyarakat Dayak Bakumpai di Kecamatan Marabahan serta menjelaskan secara rinci proses pelaksanaan serta struktur kegiatan tradisi Manyaratus yang disandingkan dengan Khatamul Qur’an dan untuk mengidentifikasi dan mengkaji nilai-nilai yang terinternalisasi dalam tradisi Manyaratus dari perspektif Pendidikan Islam dan teori etnopedagogik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif- analitis yang bertujuan untuk menggali secara mendalam makna, nilai, dan proses internalisasi tradisi Manyaratus yang terintegrasi dengan kegiatan Khatamul Qur’an. Teknik pengumpulan data meliputi observasi partisipatif, wawancara dan studi dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa Tradisi Manyaratus dengan Khatmul Qur’an sudah dilakukan sejak zaman almarhum Qodhi H. Abdusshamad Albakumpai bin Mufti H. Jamalauddin bin Qodhi Arsyad Al-Banjari di kampung dayak bakumpai (sekarang Kec. Marabahan) kabupaten barito kuala. Beliau lahir pada tanggal 24 Dzulqa’idah 1237 H bertepatan dengan 12 Agustus 1822 M di Kampung Penghulu Tengah Marabahan. Proses pelaksanaan tradisi Manyaratus dimulai pada malam hari, yakni pembacaan Al-Qur’am atau batamat Qur’an. Keesokan harinya mulai dari pukul 8 pagi sampai dengan pukul 10 siang dilaksanakan pelaksanaan baakramal pembacaan kitab “Khatamul Qur’an”. Prosesi tradisi ini dimulai dari pembacaan Surah Adh-Dhuha sampai selesai yang dibaca oleh orang banyak. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan do’a selamat, doa halarat, hadarat, dan kiparat. Setelah itu dilanjutkan dengan membaca surah yasin, kemudian membaca ritual khatamul qur’an (menggunakan kitab “Khatmul Qur’an) disambung dengan nasyid dzikir Bakumpai (dipandu dengan group khusus). Terdapat nilai-nilai religius (taqwa dan syukur), sosial (gotong royong dan persatun) dan budaya lokal. Sehingga mekanisme internal dari perspektif pendidikan Islam dan etnopedagogik dalam tradisi Manyaratus di Kabupaten Barito Kuala, Kecamatan Marabahan, Bakumpai dan Koeripan, menunjukkan bagaimana pembacaan akramal “khatamul Qur’an” menjadi lebih dari sekadar ritual keagamaa
Pengaruh Supervisi Akademik Kepala Madrasah dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Pendidik di Madrasah Aliyah Kabupaten Kapuas
Supervisi akademik merupakan salah satu fungsi manajerial kepala
madrasah yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Pelaksanaan supervisi akademik yang efektif tidak hanya berorientasi pada
pengawasan administratif, tetapi juga menekankan pada pembinaan profesional
pendidik. Selain itu, disiplin kerja pendidik menjadi faktor penting dalam
menunjang tercapainya tujuan pendidikan, karena berkaitan dengan kepatuhan
terhadap aturan, tanggung jawab kerja, dan konsistensi dalam melaksanakan tugas
pembelajaran.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh
supervisi akademik kepala madrasah dan disiplin kerja terhadap kinerja pendidik
pada Madrasah Aliyah di Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian ditentukan dari
pendidik Madrasah Aliyah di Kabupaten Kapuas. Pengumpulan data dilakukan
melalui penyebaran angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian
dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana dan regresi linear
berganda dengan bantuan program SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisi akademik kepala madrasah
berpengaruh sangat kuat dan signifikan terhadap kinerja pendidik dengan nilai
koefisien korelasi (R) sebesar 0,992 dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.
Disiplin kerja secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja
pendidik dengan nilai signifikansi sebesar 0,184 > 0,05 serta nilai koefisien
determinasi (R²) sebesar 0,021. Namun, secara simultan supervisi akademik dan
disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pendidik dengan nilai
signifikansi 0,000 < 0,05.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa supervisi
akademik kepala madrasah merupakan faktor dominan dalam meningkatkan
kinerja pendidik, sedangkan disiplin kerja berperan sebagai faktor pendukung
dalam membentuk perilaku kerja yang profesional. Oleh karena itu, pelaksanaan
supervisi akademik yang terencana, sistematis, dan berkelanjutan perlu terus
ditingkatkan guna mendorong peningkatan kinerja pendidik dan mutu pendidikan
di Madrasah Aliyah Kabupaten Kapuas.
i
Strategi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Embarkasi Banjarmasin Dalam Memberikan Layanan Haji Ramah Lansia
Penyelenggaraan ibadah haji bagi jemaah lanjut usia (lansia) memerlukan
strategi khusus agar pelayanan yang diberikan dapat optimal. Petugas
Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin memiliki peran
penting dalam memastikan kenyamanan dan keamanan jemaah lansia selama
proses keberangkatan dan kepulangan haji.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi PPIH Embarkasi
Banjarmasin dalam memberikan layanan haji ramah lansia, dengan melalui
beberapa tahapan yaitustrategi perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi
yang diterapkan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data
dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menganalisis
langkah-langkah strategi yang diterapkan oleh PPIH dalam memberikan layanan
ramah lansia.
Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa PPIH menerapkan tiga
langkah utama dalam strategi manajemen, yaitu perumusan strategi yang berfokus
pada misi memberikan layanan terbaik dan aman bagi lansia, implementasi
strategi yang dilakukan secara sistematis, serta evaluasi terhadap hasil strategi
yang telah diterapkan. Secara keseluruhan, implementasi strategi ini dapat
dikatakan memuaskan, Hal iniselarasdengan perolehan predikat nomor satu dalam
layanan haji ramah lansia se-Indonesia pada tahun 2023 dan predikat terbaik
kedua pada tahun 2024 menurut Badan Pusat Statistik (BPS). Pencapaian ini
menunjukkan bahwa PPIH Embarkasi Banjarmasin telah berhasil memberikan
layanan yang optimal kepada jemaah lansi
Analisis Keabsahan Nikah Tahlil dalam Perspektif Syekh Muhammad Sa’ȋd Ramadhȃn Al-Bȗti (Pendekatan Ḫȋlah Syar’iyyah dan Maslahah Al-Mursalah)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan Syekh Muhammad Sa’ȋd Ramadhȃn Al-Bȗti dalam menerapkan pola Ḫȋlah Syari’yyah melalui Maslahah Al-Mursalah terhadap keabsahan Nikah Tahlil. Nikah Tahlil merupakan pernikahan yang ada didalam nya pensyaratan penghalalan di dalam ataupun di luar akad, sehingga menurut Syekh Muhammad Sa’ȋd Ramadhȃn Al-Bȗti perlu untuk menerapkan Maslahah Al-Mursalah untuk menyelesaikan Nikah Tahlil yang di anggap sebagai nikah yang terlarang.
Tujuan di dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana pandangan Syekh Muhammad Sa’ȋd Ramadhȃn Al-Bȗti mengenai ke absahan Nikah Tahlil dalam Hukum Islam, Bagaimana Pendekatan Hilah Syar’iyyah yang di terapkan oleh Syekh Muhammad Sa’ȋd Ramadhȃn Al-Bȗti dalam menilai ke absahan Nikah Tahlil dan Bagaimana penerapan Konsep Al-Maslahah Al-Mursalah dalam Analisis ke Absahan Nikah Tahlil dan dampak nya terhadap pembentukan Hukum keluarga Islam yang Responsif terhadap kebutuhan masyarakat, tujuan akhir adalah untuk melihat pandangan Syekh Muhammad Sa’ȋd Ramadhȃn Al-Bȗti didalam memahami pola Ḫȋlah Syari’yyah.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library Research dengan pendektan konten analisis dari kitab sebagai sumber primer “Dhawȃbithu Al-Mashlahah fi al-Syarȋ’ah al-Islȃmiyah” karya Syekh Muhammad Sa’ȋd Ramadhȃn Al-Bȗti dan di Analisa dengan cara deskriptif-kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nikah Tahlil tidak sah apabila terdapat pensyaratan penghalalan didalam akad, Adapun jika tidak ada pensyaratan penghalalan didalam akad; maka hukum nya sah. Yang kedua Syekh Muhammad Sa’ȋd Ramadhȃn Al-Bȗti dalam memandang ke absahan Nikah Tahlil menerapkan pola Hilah Syar’iyyah yang mana berasaskan dari dalil-dalil fiqih, Alqur’an dan Hadits. Yang ketiga pendekatan yang digunakan oleh Syekh Muhammad Sa’ȋd Ramadhȃn adalah pendekatan Hilah Syar’iyyah melalui Maslahah Al-Mursalah.
Implikasi dari penelitian ini adalah Nikah Tahlil menurut perspektif Syekh Muhammad Sa’ȋd Ramadhȃn Al-Bȗti diperbolehkan jika pensyaratan penghalalan tersebut tidak di sebutkan di dalam akad dan orang yang melakukan nya mendapatkan pahala; jika pernikahan tahlil tersebut di dasari atas dasar Maslahat yang unggul yang dibenarkan oleh syaria’a
Pengamalan Q.S al-Kautsar dalam Menghilangkan Rasa Haus (Studi Living Qur’an pada Masyarakat RT 17 dan RT 18 Pekapuran Raya Kota Banjarmasin)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengamalan nilai-nilai Al
Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, khususnya pada surat al-Kautsar yang
mengandung pesan syukur, keikhlasan, serta semangat beribadah. Fenomena yang
terjadi di masyarakat menunjukkan bahwa sebagian besar umat Islam masih
memaknai surat ini secara tekstual tanpa menginternalisasikan nilai-nilai
spiritualnya dalam kehidupan praktis. Hal ini mendorong perlunya penelitian lebih
mendalam mengenai implementasi pengamalan surah al-Kautsar, terutama dalam
hubungannya dengan upaya mengatasi problem kehidupan, termasuk rasa haus
spiritual maupun fisik, yang dapat ditafsirkan sebagai kebutuhan mendasar
manusia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis
bagaimana masyarakat memahami dan mengamalkan Q.S. al-Kautsar dalam
kehidupan sehari-hari. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan
bentuk-bentuk implementasi praktis Q.S. al-Kautsar serta relevansinya dalam
membantu individu mengatasi persoalan hidup, baik dalam aspek spiritual
maupun sosial.
Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan
jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih berdasarkan
keterlibatan mereka dalam kegiatan keagamaan dan pengalaman langsung dalam
mengamalkan Q.S. al-Kautsar. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi
data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Penelitian ini menunjukkan bahwa pengamalan Q.S. al-Kautsar untuk
menghilangkan rasa haus di Pekapuran, Banjarmasin, berawal dari keyakinan
akan keberkahannya sebagai telaga di surga. Praktik ini dilakukan dengan
membaca surah tersebut tujuh kali, meniupkannya ke air, lalu diminum saat sahur,
dan diyakini membantu menahan haus selama puasa. Meski tanpa dasar tafsir
eksplisit, amalan ini memiliki nilai spiritual dan sugestif yang menumbuhkan
ketenangan serta memperkuat keimanan. Sumber pengamalannya berasal dari
ceramah ulama seperti Guru Sekumpul, tafsir al-Munir, dan pemahaman pribadi
terhadap makna surah. Dalam perspektif living Qur’an, praktik ini mencerminkan
penghayatan empiris dan spiritual masyarakat terhadap Al-Qur’an sebagai sumber
keberkahan dalam kehidupan sehari-har
Bimbingan Keagamaan Majelis Taklim Ar-Raudhah Wardatul Arsyad di Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu
Penelitian ini dilatar belakangi bahwa bimbingan keagamaan merupakan
suatu kegiatan yang diberikan kepada jamaah untuk merealisasikan nilai-nilai
keagamaan dalam aspek kehidupan yang meliputi aqidah,syariah dan akhlak.
Dengan adanya Majelis Taklim ini untuk memberikan wadah pengajian khusus
kegiatan perempuan di kalangan remaja, dewasa dan orang tua untuk tetap
semangat menuntut ilmu pengetahuan keagamaan yang bertempat di Majelis
Taklim Ar-Raudhah Wardatul Arsyad Kecamatan Simpang Empat Kabupaten
Tanah Bumbu.
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana bimbingan
keagamaan Majelis Taklim Ar-Raudhah Wardatul Arsyad dan pelaksanaan
bimbingan keagamaan Majelis Taklim Ar-Raudhah Wardatul Arsyad di
Kecamatan Simpang Empat.
Metode Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan
turun langsung ke lokasi yang ingin diteliti untuk memperoleh data yang
diperlukan yang sesuai dengan permasalahan yang diteliti, teknik pengumpulan
data yang digunakan peneliti yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi.
Selanjutnya menganalisis data dan pengecekan keabsahan data.
Hasil penelitian yang dilakukan peneliti adalah bimbingan keagamaan di
Majelis Taklim Ar-Raudhah Wardatul Arsyad Kecamatan Simpang Empat
Kabupaten Tanah Bumbu, bimbingan keagamaan yang dilakukan seperti
bimbingan keagamaan Pembelajaran kitab Bidayatul Hidayah yang dilakukan
secara berkelompok, materi yang disampaikan berkaitan dengan Aqidah, Ibadah
dan Akhlak.yang berkaitan dengan bagaimana adab-adab seorang muslim dalam
melakukan kehidupan sehari-hari sesuai ajaran Islam. Adapun bimbingan secara
individu biasanya dilakukan oleh beberapa jamaah datang langsung ke rumah
Ustadzah Huril ‘Ainurrahmah untuk mengajukan pertanyaan yang belum
dipahami yang berkaitan dengan keagamaan dan bisa juga bimbingan melalui
media sosial seperti (Whatsapp dan Instagram). Bimbingan keagamaan yang
dilakukan memberikan respon yang baik dari para jamaah yang hadir di pengajian,
karena respon dari jamaah sangat penting untuk mengetahui berhasil atau tidaknya
suatu bimbingan keagamaan dalam pemahaman jamaah Majelis Taklim Ar
Raudhah Wardatul Arsyad di kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah
Bumbu
Pendampingan Peningkatan Literasi Keuangan pada Sekolah Menengah Atas 1 di Desa Paramasan Bawah Kabupaten Banjar
Literasi keuangan merupakan kemampuan seseorang untuk memahami
dan menggunakan informasi keuangan untuk membuat keputusan finansial yang
efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman literasi keuangan
siswa SMA 1 Desa Paramasan Bawah tentang menabung, pengelolaan uang saku,
dan lembaga keuangan dan untuk mengetahui apa saja faktor-faktor yang
memengaruhi tingkat literasi keuangan siswa SMA 1 Desa Paramasan Bawah.
Penelitian ini menggunakan metode PAR (Participatory Action
Research), jenis penelitian dalam bentuk pengabdian berupa kegiatan riset yang
diimplementasikan dalam sebuah aksi secara partisipatif oleh peneliti bersama
masyarakat dalam lingkup sosial untuk mencapai suatu perubahan kondisi sosial
ke arah yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan intrumen PreTest dan
PosTest untuk mengukur tingkat literasi keuangan siswa dan juga menggunakan
metode diskusi terarah atau biasa disebut dengan Forum Group Discussion
(FGD).
Berdasarkan dari hasil perhitungan tingkat literasi keuangan siswa
Sekolah Menengah Atas 1 di Desa Paramasan Bawah mendapatkan hasil
perbedaan yang sangat jauh antara sebelum diberikan pendampingan dan setelah
diberikan pendampingan. Pada saat pretest, hasil persentase rata-rata siswa
terbilang begitu rendah yaitu 42,7 % dan saat postest meningkat pesat setelah
diberikan pendampingan yaitu 81,8 %, dari hasil tersebut tingkat pemahaman
literasi keuangan siswa Sekolah Menengah Atas 1 di Desa Paramasan Bawah
mengalami peningkatan
Upaya Meningkatkan Minat Baca Mahasiswa Era New Normal di Perpustakaan Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin
Perpustakaan memiliki peran penting dalam meningkatkan minat baca
mahasiswa, terutama era new normal ini. Dengan melakukan beberapa upaya
peningkatan minat baca pada saat era new normal. Menyesuaikan dengan peraturan
dan perkembangan teknologi yang masif guna mendukung kebutuhan dan
keperluan pemustaka.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja upaya yang dilakukan
perpustakaan Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari
Banjarmasin dalam peningkatan minat baca mahasiswa era new normal. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik
pengumpulan data pada penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Informan pada penelitian ini yaitu, kepala
perpustakaan, pustakawan, pemustaka. Analisis data dengan melalui tahapan yaitu
reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pustakawan
melakukan upaya meningkatkan minat baca mahasiswa. Dalam meningkatkan
minat baca mahasiswa di Perpustakaan Universitas Islam Kalimantan Muhammad
Arsyad Al-Banjari Banjarmasin, pustakawan melakukan beberapa upaya
peningkatan minat baca seperti mengadakan kelas literasi secara berkala,
mengoptimalisasi layanan digital e-book dan jurnal elektronik, meningkatkan
sarana dan prasarana perpustakaan, dan melakukan sosialiasi dan promosi ke
fakultas-fakultas di lingkungan Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad
Al-Banjari Banjarmasin. Kendala yang pertama adalah terbatasnya ruang dan
gedung, fasilitas perpustakaan yang masih kurang mempuni, seperti tidak adanya
komputer untuk pemustaka untuk penelurusan referensi dan akses ke layanan digital
yang dimiliki oleh perpustakaan kurangnya koleksi yang relevan sehingga
menghambat mahasiswa untuk menemukan informasi yang mereka inginkan, dan
anggaran dana yang kurang memadai yang dimiliki oleh perpustakaan sehingga
menjadi kendala untuk mengembangkan perpustakaan karena terbatasnya dana
anggaran tersebu
Pelaksanaan Pemilihan dan Pemberhentian Kepala Desa di Kabupaten Tapin (Studi Kasus Desa Perintis Raya)
Penelitian ini dilatar belakangi karena perlunya simpulan pelaksanaan
pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Tapin di Desa Perintis Raya, sehingga dapat
diketahui bagaimana pelaksanaan pemilihan Kepala Desa di Desa Perintis Raya
Kabupaten Tapin, apakah sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku yaitu
Undang Undang Nomor 6 Tahun 2014. Jadi, penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui bagaimana pelaksanaan pemilihan Kepala Desa dan bagaimana proses
pemberhentian Kepala Desa di Kabupaten Tapin dengan studi kasus di Desa
Perintis Raya.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris, juga
disebut penelitian hukum sosiologis maupun penelitian hukum lapangan dimana
sumber data yang didapat secara langsung dilapangan dengan proses wawancara
dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan tipe penelitian studi
kasus, yang dimaksud dengan studi kasus adalah penelitian yang bertujuan untuk
mempelajari secara insentif mengenai unit sosial tertentu yaitu individu,
kelompok, lembaga dan masyarakat.
ha l
ta l
Penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pemilihan Kepala Desa di
Kabupaten Tapin tahun 2020 di Desa Perintis Raya dilaksanakan secara langsung
dan dipilih oleh seluruh masyarakat desa Perintis Raya Kabupaten Tapin, setelah
dianalisis maka pelaksanaannya sesuai dengan UU Nomor 6 tahun 2014. Dimana
pan pelaksanaan pemilihan kepala desa adalah sebagai berikut: (1)
ha l
p-ta l
membentuk panitia pemilihan Kepala Desa; (2) mendaftarkan diri sebagai bakal
calon Kepala Desa; (3) hak memilih dan dipilih; (4) Biaya pemilihan; (5)
Pendaftaran, penjaringan, penyaringan dan penetapan calon Kepala Desa; (6)
Kampanye pemilihan Kepala Desa; (7) Pemungutan suara; (8) Penghitungan
suara; (9) Penetapan calon Kepala Desa; (10) Pengesahan dan pengangkatan calon
terpilih; (11) Masa jabatan Kepala Desa. Adapun kendala-kendala yang dialami
dalam pelaksanaan pemilihan Kepala Desa di Kabupaten Tapin studi kasus di
Desa Perintis Raya, yakni diantaranya adanya permasalahan dalam pemilihan
Kepala Desa terkait biaya pemilihan yang bersumber dari dana kesepakatan bakal
calon Kepala Desa
Pemberdayaan Akidah Mualaf di Dusun Munggu Lahung Kecamatan Paramasan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi mualaf di Dusun Munggu
Lahung, Kecamatan Paramasan, yang menghadapi berbagai tantangan dalam
memahami dan menginternalisasi ajaran Islam, khususnya akidah. Tantangan
tersebut mencakup kurangnya pemahaman tentang tauhid, praktik sinkretisme
dengan kepercayaan lokal, serta keterbatasan dukungan sosial dalam memperkuat
keyakinan mereka. Akidah yang kokoh dipandang sebagai fondasi utama untuk
membangun keimanan yang kuat dalam menjalani kehidupan beragama.
Penelitian ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR)
dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam, Focus Group
Discussion (FGD), dan dokumentasi. Lokasi penelitian adalah Dusun Munggu
Lahung, yang mayoritas mualafnya berasal dari komunitas dengan tradisi lokal
yang kuat. Program pemberdayaan yang dilaksanakan menekankan penguatan
akidah melalui pengajian kitab tauhid dan dzikir pagi-petang sebagai sarana utama
untuk memperdalam keimanan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses pemberdayaan
akidah mualaf dan perubahan pengetahuan yang terjadi setelah pelaksanaan
program. Fokus kegiatan adalah membantu mualaf memahami nilai-nilai tauhid
secara mendalam, mengintegrasikan keimanan dalam kehidupan sehari-hari, serta
memperkuat hubungan spiritual mereka dengan Allah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pemberdayaan akidah
melalui pendekatan tauhid dan dzikir memberikan dampak signifikan. Terdapat
peningkatan pemahaman mualaf tentang tauhid, kebiasaan dzikir yang konsisten,
serta hubungan sosial yang lebih harmonis di antara mualaf dan komunitas
Muslim lainnya. Program ini juga memberikan landasan untuk keberlanjutan
penguatan akidah secara mandiri oleh komunitas lokal