IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Preferensi Masyarakat Kota Banjarbaru Dalam Penggunaan Bank Keliling Sebagai Alternatif Pembiayaan Usaha

    Get PDF
    Kesenjangan ekonomi antara kebutuhan yang meningkat dan pendapatan yang stagnan mendorong masyarakat menengah ke bawah di Banjarbaru untuk memanfaatkan Bank Keliling sebagai alternatif pembiayaan usaha. Penelitian kualitatif ini bertujuan menganalisis preferensi masyarakat terhadap layanan tersebut serta dampaknya terhadap perkembangan usaha. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi dengan pelaku usaha pengguna Bank Keliling, dipilih secara purposive sampling, dan dianalisis melalui reduksi data, matriks, serta interpretasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan dua temuan utama. Pertama, preferensi masyarakat didorong oleh kemudahan akses dan proses cepat (1-2 hari), persyaratan minim (hanya KTP), dan jangkauan layanan yang luas. Kedua, dampak penggunaan bersifat dualistik: (1) positif berupa percepatan akses modal untuk pengembangan usaha; (2) negatif meliputi risiko ketergantungan pinjaman, tekanan kreditur, dan beban bunga tinggi (10-15% per bulan) yang berpotensi menghambat sustainability usaha. Implikasi penelitian menyoroti perlunya pendampingan literasi keuangan dan regulasi suku bunga untuk memitigasi risiko sistemik

    Strategi Badan Amil Zakat Nasional Kota Banjarbaru Dalam Meningkatkan Kepercayaan Muzaki Untuk Berzakat

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi karena masalah yang dihadapi oleh BAZNAS Kota Banjarbaru saat ini yaitu kesadaran dan literasi masyarakat Banjarbaru untuk berzakat masih relatif rendah. Kondisi ini ditambah dengan kewajiban zakat masih bersifat sukarela dalam tata peraturan perundang-undangan di Indonesia, ada fenomena umum bahwa masyarakat cenderung menunaikan zakat secara langsung kepada mustahik, dan juga kepercayaan masyarakat kepada lembaga pengelola zakat seperti BAZNAS masih rendah. Oleh karena itu, perlu adanya strategi yang dilakukan BAZNAS Kota Banjarbaru dalam meningkatkan kepercayaan muzaki untuk berzakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi BAZNAS Kota Banjarbaru dalam meningkatkan kepercayaan muzaki untuk berzakat serta mengetahui faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaan stategi meningkatkan kepercayaan muzaki . Jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (Field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, dokumentasi dan observasi. Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Adapun uji keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi data yaitu triangulasi sumber, triangulasi teknik dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarbaru telah menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kepercayaan muzaki dalam berzakat. Strategi tersebut mencakup tahap perumusan strategi dengan penetapan visi dan misi, implementasi strategi dengan lima strategi utama yaitu transparansi pengelolaan zakat, sosialisasi dan edukasi, penyaluran zakat yang tepat sasaran, pelayanan profesional, dan kerja sama eksternal, serta melakukan evaluasi strategi secara berkala. Upaya ini didukung oleh faktor pendukung seperti profesionalisme SDM, transparansi, dukungan pemerintah, legitimasi kelembagaan, dan digitalisasi layanan. Namun demikian, masih dihadapkan pada tantangan atau faktor penghambat berupa rendahnya literasi zakat dan kesadaran masyarakat, persaingan dengan lembaga non-pemerintah, keterbatasan dalam sosialisasi, serta stigma negatif terhadap lembaga zakat

    Pengaruh Promosi Media Sosial dan Word Of Mouth Terhadap Minat Menggunakan Bank Syariah pada Masyarakat Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi melalui media sosial dan word of mouth terhadap minat masyarakat Kota Banjarbaru dalam menggunakan layanan Bank Syariah. Meskipun Bank Syariah telah aktif memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, tingkat pemahaman masyarakat mengenai konsep dan layanan perbankan syariah masih tergolong rendah. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pengaruh promosi media sosial dan word of mouth terhadap minat masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat Kota Banjarbaru. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Slovin, sehingga diperoleh 100 orang responden yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota Banjarbaru. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah stratified sampling, dengan tujuan agar setiap kecamatan terwakili secara proporsional. Instrumen penelitian disusun dalam bentuk kuesioner dengan skala Likert, kemudian data diolah dengan SPSS dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda, untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi media sosial dan word of mouth berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat masyarakat menggunakan Bank Syariah. Promosi media sosial memiliki pengaruh yang lebih besar dengan koefisien sebesar 0,449, sedangkan word of mouth berpengaruh dengan koefisien sebesar 0,329. Uji simultan memperkuat temuan ini dengan nilai F hitung sebesar 72,681, menunjukkan kedua variabel secara bersama-sama berpengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,600 mengindikasikan bahwa 60% variasi minat masyarakat dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut

    Implementasi Konsep Pembelajaran Berdiferensiasi pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di SMPN 4 Alalak Kabupaten Barito Kuala

    Get PDF
    Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti merupakan salah satu mata pelajaran yang penting dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Mata pelajaran ini tidak hanya berfokus pada aspek kognitif yang berkaitan dengan pengetahuan agama, tetapi juga aspek afektif yang berhubungan dengan pembentukan karakter siswa sesuai nilai-nilai Islam. Hal ini menuntut guru untuk dapat mengelola pembelajaran dengan pendekatan yang tepat, termasuk melalui penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi pembelajaran berdiferensiasi dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti serta mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi di SMPN 4 Alalak. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis deskriptif. Sumber data yang diperoleh dengan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru PAI & BP, siswa kelas VII dan IX, serta informan tambahan dari kepala sekolah dan guru BK. Objek dalam penelitian ini adalah implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti, yang mencakup aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Teknik analisis data dilakukan dengan tahap reduksi data, tahap penyajian data dan tahap penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan oleh guru PAI dengan memperhatikan perbedaan karakteristik siswa. Guru menyesuaikan strategi pembelajaran dengan gaya belajar, minat, dan kemampuan siswa. Faktor pendukung implementasi pembelajaran berdiferensiasi antara lain adalah kesiapan sebagian guru yang telah mengikuti pelatihan Kurikulum Merdeka, ketersediaan data gaya belajar dari guru BK, dan dukungan kepala sekolah. Namun demikian, terdapat pula sejumlah hambatan, seperti keterbatasan waktu, beban kerja guru yang tinggi, belum meratanya pemahaman guru mengenai konsep diferensiasi, serta kesulitan dalam membuat perangkat ajar yang variatif. Meskipun demikian, para guru tetap menunjukkan komitmen tinggi dalam mengelola tantangan tersebut melalui manajemen waktu dan kolaborasi rekan sejawat

    Determinan yang Mempengaruhi Stabilitas Keuangan Bank Umum Syariah di Indonesia ( Periode Tahun 2013 – Tahun 2022 )

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan yang mempengaruhi stabilitas keuangan bank umum syariah di Indonesia pada tahun 2013–2022. Stabilitas keuangan menjadi suatu prioritas untuk dikelola karena sistem keuangan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan pembangunan suatu negara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder laporan tahunan dari tujuh bank umum syariah di Indonesia selama periode 2013 - 2022. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pengukuran stabilitas keuangan menggunakan metode Z score. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi total investasi dan pembiayaan, struktur modal, dewan independen, dewan pengawas syariah, dewan direksi, dan kepemilikan institusional. Pemilihan model regresi didasarkan pada hasil uji Chow, Hausman, dan Lagrange Multiplier untuk memperoleh model estimasi terbaik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh variabel independen, yaitu total investasi dan pembiayaan, struktur modal, dewan independen, dewan pengawas syariah, dewan direksi, dan kepemilikan institusional, memiliki pengaruh signifikan terhadap stabilitas keuangan bank umum syariah di Indonesia. Pengaruh ini dibuktikan melalui analisis regresi data panel dengan model common effect sebagai model terbaik berdasarkan uji Chow dan uji Hausma

    A Correlational Study of EFL Students’ Research Competence, Digital Literacy, and Critical Thinking Skill

    Get PDF
    This research investigates the levels of digital literacy, critical thinking skills, and research competence among EFL students, and explores the correlation and the extent to which the two independent variables predict students' research competence. Utilizing a quantitative correlational design, data were obtained through multiple choice tests administered to 66 eighth-semester students of the English Education Department at UIN Antasari Banjarmasin. All participants had completed or were in the process of completing their undergraduate thesis and had taken research-related courses. The descriptive findings revealed that the students possessed relatively high levels of digital literacy (M = 79.00, SD = 8.35), critical thinking skills (M = 83.47, SD = 7.15), and research competence (M = 76.74, SD = 6.12). Results from multiple linear regression analysis indicated a strong and statistically significant correlation between digital literacy and critical thinking skills with students' research competence (R = 0.897, R² = 0.804). Furthermore, both independent variables were found to significantly contribute to the prediction of research competence, with critical thinking skills (B = 0.521) showing a slightly higher contribution than digital literacy (B = 0.463). These findings emphasize the essential roles of critical thinking and digital literacy in developing students’ research competence, suggesting the need for these skills to be more deeply embedded in English language education and academic research instructio

    Enhancing Reading Comprehension Through Summary Making Technique of PKU’s Students

    Get PDF
    This study used a narrative inquiry approach to explore the experiences of students in the Program Khusus Ulama (PKU) at Antasari State Islamic University in learning to understand English texts more effectively. The research focused on three main aspects: the challenges students faced in reading comprehension, the strategies they used to overcome those challenges, and the benefits they gained from using the summary-making technique. Data were gathered through in depth interviews with 14 students, allowing their voices and stories to emerge naturally. The results showed that many students struggled with limited vocabulary, identifying main ideas, and feeling unsure when reading English texts. To cope with these issues, they applied various strategies such as summarizing, using skimming and scanning techniques, discussing with peers, and even using digital tools like AI. Most of them found that the summary-making technique not only helped them understand the text better but also improved their confidence, memory, and motivation to learn. In short, summarizing became more than just a method, it turned into a meaningful tool for growth. This study highlights the value of bringing students voices into the learning process and suggests that the summary-making technique could bean effective part of English instruction, especially for learners with limited exposure to the language

    Pemahaman Masyarakat Pendalaman Lama Tentang Perbankan Syariah

    Get PDF
    Bank syariah jika dilihat dari perkembangannya saat ini tidak kalah majunya dengan bank konvensional. Permasalahan yang dihadapi oleh bank syariah adalah masih rendahnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang perbankan syariah yang disebabkan oleh masih dominannya perbankan konvensional sehingga perbankan syariah masih dianggap kurang maksimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemahaman masyarakat terhadap perbankan syariah di Desa Pendalaman Lama. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang dilakukan di Desa Pendalaman Lama. Pendekatan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Terdapat dua sumber data dalam penelitian ini, yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer diperoleh langsung dari masyarakat sedangkan sumber data sekunder yang peneliti gunakan berupa dokumen-dokumen dari Desa Pendalaman Lama dan dari berbagai buku. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat belum mengetahui perbankan syariah dan tidak paham tentang perbankan syariah secara detail. Hanya 22 orang yang paham tentang perbankan syariah dan bahkan ada yang sama sekali tidak tahu mengenai perbankan syariah dengan jumlah 119 orang dari 150 total masyarakat yang diteliti. Berjumlah 119 orang di masyarakat Desa Pendalaman Lama tidak mengetahui produk dan jasa apa saja yang ada di perbankan syariah.. Minimnya pemahaman dari masyarakat dikarenakan minimnya informasi yang diperoleh dari bank syariah maupun media seperti media cetak, media sosial dan televisi

    Manajemen Idārah Masjid dan Ri’ayah Masjid Agung Miftahul Ihsan Banjarmasin dalam Meningkatkan Kenyamanan Jemaah

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan masjid secara profesional guna menciptakan kenyamanan bagi jemaah dalam melaksanakan ibadah. Banyak masjid megah dibangun, namun aspek pemeliharaan fasilitas dan sistem pengelolaan internal sering diabaikan. Permasalahan seperti kurang terawatnya toilet, tempat wudu, ventilasi, pencahayaan, dan tidak adanya evaluasi partisipatif dari jemaah menjadi faktor penurunan kenyamanan. Oleh karena itu, penelitian ini fokus pada bagaimana pengelolaan idārah (manajemen administratif) dan ri’ayah (pemeliharaan fasilitas) diterapkan di Masjid Agung Miftahul Ihsan Banjarmasin dalam rangka meningkatkan kenyamanan jemaah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami penerapan sistem idārah dan ri’ayah yang dilakukan pengelola Masjid Agung Miftahul Ihsan Banjarmasin dalam meningkatkan kenyamanan jemaah, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan pengurus masjid dan jemaah, serta dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan idārah masjid telah dilakukan secara terstruktur melalui sistem organisasi yang jelas dan profesional. Pengurus dilantik secara resmi oleh pemerintah kota, memiliki uraian tugas masing-masing, dan melaksanakan program kerja jangka pendek, menengah, dan panjang. Sistem administrasi dijalankan dengan baik dan transparan, termasuk pelaporan keuangan secara terbuka kepada jemaah. Dalam aspek ri’ayah, pengelola rutin melaksanakan pemeliharaan fasilitas fisik masjid seperti perbaikan sarana ibadah, kebersihan, dan penataan lingkungan. Temuan juga menunjukkan bahwa keterlibatan jemaah sebagai pengguna layanan ibadah menjadi indikator penting dalam evaluasi kenyamanan. Meski demikian, kendala seperti keterbatasan dana operasional dan kurang optimalnya perawatan fasilitas tertentu (misalnya toilet dan tempat wudu) masih menjadi hambatan. Pengurus mengatasi kendala tersebut melalui gotong royong, keterbukaan informasi, serta optimalisasi peran setiap seksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan idārah dan ri’ayah yang baik, partisipatif, dan responsif di Masjid Agung Miftahul Ihsan dapat meningkatkan kenyamanan jemaah secara signifikan dan menjadi contoh manajemen masjid yang efektif dalam konteks perkotaan

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇