IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Manajemen Kegiatan Pengajian Rutin Masjid Jami Sungai Jingah Kota Banjarmasin,

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manajemen kegiatan pengajian rutin di Masjid Jami Sungai Jingah, Banjarmasin, sebagai sarana pendidikan dan dakwah yang efektif. Masjid Jami Sungai Jingah, yang memiliki sejarah panjang sebagai pusat kegiatan keagamaan, menggunakan pendekatan manajerial dalam pengelolaan aktivitas pengajian untuk mendukung pelaksanaan dakwah secara sistematis dan berkelanjutan. Fokus penelitian ini adalah fungsi manajemen yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam mendukung keberhasilan pengajian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi, melibatkan pengurus masjid sebagai subjek utama penelitian. Proses analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memahami secara mendalam pola manajemen yang diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajian rutin dilaksanakan secara sistematis dengan jadwal tetap dan materi keislaman yang relevan, seperti tafsir, fiqih, dan akhlak. Dukungan fasilitas masjid, seperti perangkat audio visual, ruang yang luas, serta tempat parkir memadai, menjadi faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan. Namun, penelitian juga mengidentifikasi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya keuangan dan kebutuhan peningkatan koordinasi antar pengurus. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan manajemen yang baik merupakan kunci keberhasilan kegiatan pengajian dalam menyampaikan nilai-nilai agama kepada masyarakat. Studi ini diharapkan memberikan kontribusi praktis dan teoritis dalam pengembangan manajemen dakwah, khususnya di masjid-masjid di Kota Banjarmasi

    Peran Wanita Pembuat Kue Tradisional di Desa Tambak Anyar Kecamatan Martapura Timur dalam Meningkatkan Perekonomian Keluarga

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena tingginya partisipasi wanita di dunia kerja. Para wanita mengambil peran dengan bekerja untuk mendapatkan tambahan penghasilan keluarga karena penghasilan suami yang tidak stabil. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fenomena peran wanita dalam meningkatkan perekonomian keluarga melalui pendalaman terhadap keputusan mereka bekerja sebagai pembuat kue tradisional di Desa Tambak Anyar Kecamatan Martapura Timur dan tinjauan ekonomi Islam terhadap peran para wanita tersebut. Penelitian ini dikaji menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mewawancarai tujuh informan karyawan wanita di tempat usaha produksi kue tradisional di Desa Tambak Anyar. Setelah dilakukan pengkajian terhadap fenomena ini didapatkan hasil bahwa wanita yang bekerja sebagai karyawan pembuat kue tradisional menjalankan perannya sebagai pekerja demi mendapatkan penghasilan tambahan. Terjadi perubahan yang sifatnya progresif terhadap perekonomian keluarga yang terindikasi melalui terpenuhinya kebutuhan pokok sehari-hari, biaya pendidikan anak, pelunasan utang, biaya layanan kesehatan, dan untuk ditabung. Secara tidak langsung hal tersebut memenuhi prinsip maqashid syariah, yaitu pemeliharaan agama, pemeliharaan jiwa, pemeliharaan akal, pemeliharaan keturunan, dan pemeliharaan hart

    Exploring Student-Writers' Responses to Feedback from Lecturers

    Get PDF
    Writing is an essential skill in academic and professional contexts, which lecturers‘ feedback plays a crucial role in improving the quality of student writing. However, previous studies haved focused more on feedback techniques from the lecturer's perspective, while student‘s responses as recipients had been less explored. This study used a qualitative approach with a narrative inquiry design on 6 students of the English Language Education Study Program of Antasari State Islamic University Banjarmasin, batch of 2022. The students were categorized based on academic achievement: high, medium, and low. Data were collected through in-depth interviews and analysis of assignment documents, then analyzed using the Miles Huberman model (data reduction, data presentation, and conclusion verification). The findings showed two dominant types of feedback: (1) Written corrective (focusing on technical corrections), and (2) Oral (conceptual direction). Students' experiences varied significantly. High achievers experienced self-disappointment due to perfectionist expectations, while low achievers faced performance anxiety and recurrent technical frustration. Students‘ responses ranged from metacognitive systematic to mechanistic-passive strategies, with positive opinions formed when feedback triggered critical reflection. Based on the study research it could be the effectiveness of feedback depends not only on content, but also psychosocial context and delivery mechanism, recommending hybrid approaches and peer collaboration to optimize the revision process

    Tafsir Al-Qur’an di Media Online (Studi Sumber, Corak, dan Metode Tafsir pada Website Tafsiralquran.id)

    Get PDF
    Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi keagamaan, termasuk kajian tafsir Al-Qur’an. Website tafsiralquran.id hadir sebagai media online yang menyajikan tafsir Al-Qur’an dengan berbagai pendekatan, baik berdasarkan sumber klasik maupun analisis kontekstual yang relevan dengan isu-isu kontemporer. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sumber, corak, dan metode tafsir yang digunakan dalam website ini serta menilai kelebihan dan kekurangannya sebagai referensi tafsir digital, sehingga dapat memberikan gambaran tentang sejauh mana website ini berkontribusi dalam penyebaran kajian tafsir yang kredibel dan mudah diakses oleh masyarakat luas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten, di mana data dikumpulkan melalui dokumentasi artikel tafsir yang diunggah pada website tafsiralquran.id dari tahun 2023 hingga awal 2025 (Ketika penelitian ini dilakukan). Analisis dilakukan terhadap sumber tafsir yang digunakan, corak tafsir yang dikembangkan, serta metode yang diterapkan dalam penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsiralquran.id menggabungkan tafsir bil ma’tsur dan tafsir bil ra’yi, dengan rujukan utama seperti tafsir Al-Misbah, tafsir Ibnu Katsir, dan tafsir Al-Qurtubi. Website ini menggunakan berbagai corak tafsir, dengan dominasi corak ahkam dan tafsir kebangsaan, serta corak lain seperti corak ekologi, tarbawi, dan isyari. Dari segi metode tafsir, website ini menerapkan metode tematik (maudhu’i) dan analitis (tahlili) sesuai dengan kebutuhan kajian. Keunggulan website ini terletak pada penggunaan sumber tafsir yang kredibel, bahasa yang mudah dipahami, serta akses digital yang memudahkan pencarian tafsir. Namun, kekurangan yang ditemukan meliputi belum lengkapnya tafsir untuk seluruh ayat, dominasi corak tafsir tertentu, serta kurangnya interaksi dengan pengguna

    Penerapan Nilai-nilai Toleransi dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Kelas VII di Madrasah Tsanawiyah Al Ikhwan Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan karena pentingnya menanamkan dan penerapan nilai-nilai toleransi pada peserta didik kelas VII MTs Al-Ikhwan Banjarmasin yang sedang berada pada masa awal remaja. Pada tahap ini, karakter dan sikap toleran mulai terbentuk, sehingga pembelajaran Akidah Akhlak menjadi sarana yang tepat untuk menanamkan nilai tersebut. Di tengah keberagaman suku, agama, dan budaya di Indonesia, toleransi menjadi sikap yang perlu diajarkan sejak dini. Melalui pembelajaran, peserta didik diajak untuk saling menghargai, menerima perbedaan, dan hidup rukun di lingkungan kelas, sekolah, maupun masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran Akidah Akhlak kelas VII di Madrasah Tsanawiyah Al-Ikhwan Banjarmasin, serta mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dari penerapan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran Akidah Akhlak kelas VII di Madrasah Tsanawiyah al-Ikhwan Banjarmasin. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research), dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi guru Akidah Akhlak, kepala madrasah, dan 10 orang peserta didik kelas VII. Teknik analisis data meliputi reduksi data, data display (penyajian data), verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran Akidah Akhlak kelas VII di MTs Al-Ikhwan Banjarmasin yaitu guru melakukan penerapannya melalui metode keteladanan, pembiasaan, nasihat, dan cerita (transfer materi) dengan menyisipkan nilai-nilai toleransi dalam pembelajaran walaupun tidak secara khusus terkait materi toleransi. Terlihat sebagian besar peserta didik saling menghargai dan mengerti satu sama lain, saling mengakui dan menerima atau menolak pendapat, dan bekerjasama dalam keberagaman. Guru berperan penting dalam membentuk sikap toleransi peserta didik melalui pembelajaran yang berorientasi pada karakter dan akhlak mulia. Faktor pendukung penerapan nilai toleransi meliputi kompetensi dan keteladanan guru, kurikulum dan materi ajar yang mendukung, lingkungan sekolah dan kelas yang inklusif, serta keterlibatan orangtua. Adapun faktor penghambatnya adalah perbedaan tingkat pemahaman peserta didik, alokasi waktu pembelajaran, dan kematangan emosional peserta didik yang beragam

    Manajemen Ekstrakurikuler untuk Meningkatkan Prestasi Non Akademik di SMPN 23 Banjarmasin

    Get PDF
    Manajemen ekstrakurikuler sangat penting dalam meningkatkan prestasi siswa di luar bidang akademik. Manajemen ekstrakurikuler harus menyediakan berbagai kegiatan yang sesuai dengan minat dan keterampilan siswa. Melalui manajemen ekstrakurikuler yang baik, maka sekolah akan mampu memperoleh prestasi-prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan manajemen ekstrakurikuler untuk meningkatkan prestasi non akademik di SMPN 23 Banjarmasin dengan melihat dari proses manajemen kegiatan ekstrakurikuler, faktor yang mempengaruhi manajemen kegiatan ekstrakurikuler, dan peningkatan prestasi non akademik melalui manajemen ekstrakurikuler. Teknik validitas dan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah triangulasi, pengecekan anggota (member check), dan diskusi kelompok teman. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa hal penting: pertama, proses manajemen kegiatan ekstrakurikuler untuk meningkatkan prestasi non akademik meliputi perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasan. Kedua, faktor yang mempengaruhi manajemen ekstrakurikuler diantaranya faktor pendukungnya yaitu anggaran dana untuk pembiayaan lomba, sarana dan pra sarana yang memadai, guru atau pembina yang memumpuni, dan penjadwalan yang bersifat fleksibel. Sedangkan, faktor penghambatnya ialah pembagian anggaran yang tidak merata, rendahnya motivasi siswa untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler dan ajang perlombaan, dan kurangnya inisiatif guru atau pembina dalam memberikan informasi dan ajakan terkait perlombaan. Ketiga, peningkatan prestasi non akademik dengan mendapatkan peraihan juara setiap tahunnya mulai dari tingkat kota hingga nasiona

    Pengaruh Disposisi Matematis dan Self Concept terhadap Kemampuan Berpikir Reflektif Siswa Kelas XI pada Materi Matriks di MAN 2 Hulu Sungai Tengah Tahun Ajaran 2024/2025

    Get PDF
    Disposisi matematis merupakan sikap positif, kepercayaan diri, ketekunan, dan apresiasi terhadap matematika. Self concept berhubungan dengan persepsi siswa tentang kemampuan dan nilai diri dalam konteks pembelajaran matematika. Kemampuan berpikir reflektif menjadi salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika yang memungkinkan siswa untuk menganalisis, dan mengevaluasi proses berpikir siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh disposisi matematis terhadap kemampuan berpikir reflektif (2) Pengaruh self concept terhadap kemampuan berpikir reflektif (3) Pengaruh disposisi matematis dan self concept terhadap kemampuan berpikir reflektif siswa kelas XI pada materi matriks di MAN 2 Hulu Sungai Tengah. Penelitian ini berjenis penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitaif yang melibatkan 50 siswa sebagai sampel. Pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik sampling jenuh. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI B dan XI E. Teknik pengumpulan data dengan angket, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan uji prasyarat asumsi klasik yaitu uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, uji linearitas, serta metode yang digunakan adalah analisis regresi sederhana dan analisis regresi berganda dengan berbantuan software SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan disposisi matematis dan self concept siswa kelas XI B dan XI E berada pada kategori baik dan kemampuan berpikir reflektif siswa kelas XI B dan XI E berada pada kategori sangat baik. Hasil analisis data menunujukkan: (1) Terdapat pengaruh disposisi matematis terhadap kemampuan berpikir reflektif (2) Terdapat pengaruh self concept terhadap kemampuan berpikir reflektif (3) Terdapat pengaruh disposisi matematis dan self concept terhadap kemampuan berpikir reflektif siswa kelas XI pada materi matriks di MAN 2 Hulu Sungai Tengah

    Resepsi Masyarakat Keladan Baru terhadap Fragmen Ayat manistathâ`a ilaihi sabîlâ dalam Pembuatan Tapai

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji resepsi masyarakat Desa Keladan Baru terhadap memaknai fragmen ayat manistathâ’a ilaihi sabîlâ yang terdapat dalam Surah Ali Imrân ayat 97. Secara umum, ayat ini dipahami dalam konteks ibadah haji, yakni sebagai bentuk penegasan kewajiban berhaji bagi umat Islam yang memiliki kemampuan untuk melaksanakannya. Namun dalam masyarakat Keladan Baru, fragmen ayat ini mengalami perluasan makna dan dimaknai secara kontekstual khususnya pembuatan tapai. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk memahami sejauh mana para pembuat tapai di Desa Keladan Baru memahami fragmen ayat tersebut, serta implementasinya dalam praktik keseharian, khususnya terhadap proses pembuatan tapai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode resepsi fungsional, yang dipadukan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap empat informan utama yang berprofesi sebagai pembuat tapai. Metode ini memungkinkan peneliti untuk mengeksplorasi makna subjektif yang diberikan oleh masyarakat terhadap teks Al-Qur’an, khususnya dalam konteks budaya lokal mereka. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa fragmen ayat manistathâ’a ilaihi sabîlâ dipahami oleh para pembuat tapai sebagai bacaan atau mantra dalam pembuatan tapai. Dalam praktiknya, proses pembuatan tapai tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan dengan ritual tertentu yang mencerminkan kesakralan proses tersebut. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa fragmen ayat manistathâ’a ilaihi sabîlâ telah mengalami transformasi makna dalam konteks budaya lokal. Ayat ini tidak hanya menjadi bagian dari teks keagamaan yang bersifat teologis, tetapi juga menjelma menjadi prinsip hidup dan pedoman dalam praktik budaya masyarakat. Implikasi dari temuan ini menunjukkan adanya dinamika pemaknaan teks suci dalam praktik budaya yang bersifat kontekstual dan fungsional, dalam memperkaya khazanah pemahaman terhadap Al-Qur'an

    Pembelajaran Kitab An-Nashaih ad Diniyyah wal Washaya al-Imaniyyah di Majelis Taklim As-Shofa Banjarmasin

    Get PDF
    Salah satu majelis taklim di Kota Banjarmasin yang membahas mengenai kitab Nashaihud Diniyah adalah majelis taklim Ash-Shofa Banjarmasin yang dipimpin oleh Tuan Guru Ustadz Ilham Humaidi. Majelis taklim Ash-Shofa merupakan salah satu sarana bagi masyarakat untuk belajar ilmu tentang hal-hal yang berhubungan dengan keagamaan. Kegiatan-kegiatan agama islam di Majelis Taklim sangat berperan penting untuk membantu mengatasi masalah kurangnya pengetahuan ilmu agama bagi jamaah yang masih keliru dalam ajaran-ajaran Islam dan kurang menguasai pengamalan-pengamalan ibadah. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran kitab Nashaihud Diniyah dan implikasi pembelajaran kitab Nashaihud Diniyah pada jamaah di Majelis Taklim As-Shofa Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru pengajian dan jamaah Majelis Taklim As-Shofa Banjarmasin. Objek Penelitian adalah pembelajaran kitab Nashaihud Diniyah dan implikasinya terhadap jamaah di Majelis Taklim As-Shofa Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran kitab Nashaihud Diniyah pada Majelis Taklim As-Shofa Banjarmasin dilaksanakan rutin setiap malam selasa atau senin malam setelah salat isya di kediamanan Ustadz Ilham Humaidi sendiri. Materi pembelajaran pada bab takwa yang disampaikan meliputi nasehat-nasehat para ulama tentang takwa kemudian bersikap lunak terhadap kaum mukmin, beriman kepada qadha dan qadhar. Pembahasan menuntut ilmu meliputi keutamaan menuntut ilmu dan mengamalkannya. Pembahasan mengenai akhlak yaitu lemah lembut dan jangan berburuk sangka kepada orang lain. Pembelajaran kitab ini dilakukan menggunakan metode ceramah dengan berbagai media meliputi mikrofon, meja dan kitab, serta media visual dan audio untuk melakukan live streaming. Implikasi pengajian kitab Nashaihud Diniyah pada jamaah majelis taklim As-Shofa Banjarmasin meningkatkan ketakwaan kepada tuhan dan terjadinya peningkatan dalam kesadaran sosial, seperti semangat berbagi, saling tolong-menolong, dan menjaga ukhuwah Islamiyah di antara jamaah

    Lecturers’ View on The Implementation of Synchronous Online Learning in UIN Antasari Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji perspektif dosen terhadap implementasi pembelajaran daring sinkron di UIN Antasari Banjarmasin. Latar belakang penelitian menyoroti pengalaman global yang beragam dalam pembelajaran daring, menekankan pentingnya konteks lokal dalam memahami efektivitasnya. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik pembelajaran daring sinkron di universitas, mengeksplorasi tantangan yang dihadapi dosen, dan menganalisis pandangan mereka secara keseluruhan terhadap implementasinya. Penelitian kualitatif ini menggunakan wawancara untuk mengumpulkan data mendalam dari peserta mahasiswa. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran daring sinkron di UIN Antasari Banjarmasin ditandai dengan aksesibilitas, kemandirian, dan interaktivitas. Alat seperti Google Meet dan Google Sites mendukung aksesibilitas, meskipun infrastruktur internet yang terbatas di daerah pedesaan tetap menjadi hambatan. Mahasiswa mengembangkan kemandirian melalui pembelajaran mandiri dan persiapan, sementara interaktivitas didorong melalui diskusi kelompok dan penggunaan multimedia. Tantangan meliputi koneksi internet yang tidak stabil, penurunan keterlibatan akibat perilaku “camera-off”, kurangnya umpan balik non-verbal, kelelahan Zoom, atmosfer pembelajaran yang informal, dan kesulitan dalam penilaian lisan. Meskipun demikian, siswa mengakui pentingnya pembelajaran sinkron selama pandemi. Pandangan mereka mencerminkan apresiasi terhadap fleksibilitas digital dan kekhawatiran terhadap keterbatasannya, terutama dalam pembelajaran bahasa. Studi ini menyimpulkan bahwa meskipun pembelajaran sinkron merupakan mode pengajaran yang layak, hal ini memerlukan dukungan institusional yang berkelanjutan, peningkatan infrastruktur digital, dan pengembangan profesional untuk memaksimalkan potensinya dalam pendidikan tinggi Isla

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇