IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Pengembangan Video Pembelajaran Pendidikan Seksualitas pada Anak Usia Dini di TK Pembina Kuala Pembuang

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk membuat produk video yang berfokus pada pendidikan seksualitas untuk anak-anak usia dini di TK Negeri Pembina Kuala Pembuang. Penelitian ini didasarkan pada banyaknya kasus pelecehan dan penyimpangan seksual yang terjadi pada anak-anak, yang disebabkan oleh kurangnya pemahaman dan pendidikan tentang seksualitas sejak dini, baik di rumah maupun di sekolah. Penilitian ini bertujuan untuk mengembangkan beserta menguji efektivitas video pembelajaran pendidikan seksualitas di TK Negeri Pembina Kuala Pembuang. Metode yang di gunakan adalah Research and Dovelopment (R&D), dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru, serta validasi oleh ahli materi dan ahli media. Efektivitas video diuji T menggunakan desain one-group pretest-posttest terhadap 15 anak usia 5–6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang pendidikan seksualitas pada anak usia dini. Validasi oleh ahli menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 100% untuk materi dan 100% untuk media, dan pada postest mengalami peningkatan skor sebesar 21,4 dibandingkan pretest sebesar 12,066. Hasil uji validasi terlihat bahwa hasil perbandingan pretest dan posstest video ini juga efektif untuk peningatkan tentang pemahaman anak terhadap Pendidikan seksualitas dalam uji coba produk

    Representasi Filosofi Falsafah Jawa dan Akhlak Wanita dalam Film Hati Suhita

    Get PDF
    Berlatar belakang ketertarikan peneliti terhadap Film Hati Suhita karena film ini dipilih mengandung banyak pesan moral dan kearifan lokal yang tercermin melalui tokoh utama perempuan sehingga penggambaran kebudayaan Jawa yang kental dalam Film tersebut. Film Hati Suhita, yang diadaptasi dari novel karya Khilma Anis, menjadi salah satu media dakwah yang menampilkan nilai-nilai akhlak wanita dan filosofi falsafah Jawa secara kuat. Film ini mengangkat tema pernikahan, pesantren, serta peran perempuan dalam budaya Jawa, yang disampaikan dengan cara berbeda dari film-film bertema serupa. Masalah yang akan diteliti yaitu fokus masalah apa saja Representasi Filosofi Falsafah Jawa dalam Film Hati Suhita dan bagaimana kandungan akhlak wanita dalam Film Hati Suhita dengan mengambil adegan di dalam film. Penelitian ini menggunakan Metode Kualitatif yang menghasilkan data deskriptif berupa kata kata tertulis dari orang serta perilaku yang diamati. Penelitian ini menggunakan teknis Analisis Ferdinand de Saussure, analisis ini dipilih untuk mengklarifikasikan pertanda dan penanda dalam Film Hati Suhita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Hati Suhita merepresentasikan Filosofi Falsafah Jawa seperti mikul dhuwur mendhem jero, mikul beban orang tua, hingga nilai kesabaran dan keikhlasan dalam rumah tangga. Sementara itu, akhlak wanita yang tercermin dalam tokoh Alina Suhita meliputi sikap ikhlas, bertanggung jawab, bermusyawarah, tawadhu, hingga menjaga kesucian diri. Film ini tidak hanya mengangkat nilai religius, tetapi juga pesan budaya Jawa yang sarat makna

    Persepsi Orang Tua dan Guru Terhadap Kurikulum Merdeka di MTsN 2 Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis persepsi serta pemahaman orang tua dan guru terhadap implementasi Kurikulum Merdeka di MTsN 2 Kota Banjarmasin. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum terbaru yang menekankan pada pembelajaran yang fleksibel, kontekstual, serta berbasis kompetensi dan penguatan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas guru dan orang tua siswa yang terlibat langsung dalam proses pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum baik orang tua maupun guru memiliki persepsi yang positif terhadap Kurikulum Merdeka. Orang tua menilai kurikulum ini memberikan kebebasan belajar, meningkatkan motivasi belajar anak, serta mendorong kemandirian melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan relevan dengan kehidupan sehari-hari. Meskipun demikian, sebagian orang tua menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi salah tafsir terhadap makna “merdeka” dalam konteks kebebasan belajar yang terlalu luas. Di sisi lain, guru mengapresiasi fleksibilitas kurikulum dalam mendukung kreativitas dan inovasi dalam proses pembelajaran. Namun, pada tahap awal implementasi, masih ditemukan kendala terutama dalam hal teknis dan pemahaman substansi kurikulum. Temuan ini mengindikasikan pentingnya pendampingan berkelanjutan serta penguatan komunikasi dan kolaborasi antara pihak sekolah, guru, dan orang tua guna menyukseskan implementasi Kurikulum Merdeka secara optimal di satuan pendidika

    Strategi Suami dalam Mengelola Rumah Tangga di Kecamatan Tatah Makmur (Studi Kasus Keluarga dengan Istri Tkw)

    Get PDF
    Mengelola rumah tangga adalah seni menyeimbangkan berbagai aspek kehidupan keluarga demi kenyamanan dan kesejahteraan. Suami dan istri mempunyai hak serta kewajiban masing-masing, namun sering kali hal ini memicu konflik, terutama masalah ekonomi. Di era modern ini, saat nafkah suami tak lagi cukup, istri sering memilih untuk ikut bekerja. Perubahan ini berdampak besar pada peran dan tanggung jawab di rumah. Fokus pembahasan pada penelitian ini yaitu pada strategi yang dibangun oleh suami pada keluarga dengan istri yang bekerja sebagai TKW. Skripsi ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan analisis mendalam mengenai strategi suami dalam mengelola rumah tangga saat istri bekerja sebagai TKW. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan penelitian hukum empiris, yang data dan faktanya langsung diperoleh dari informan melalui wawancara. Adapun hasil penelitian ini melalui pendekatan studi kasus, yaitu pendekatan yang digunakan dalam penelitian yang dilakukan terhadap suatu “kesatuan sistem”, baik itu berupa program, kegiatan, peristiwa, atau sekelompok individu yang terikat oleh tempat ataupun waktu. Berdasarkan hasil dari penelitian yang dilakukan melalui wawancara penulis dengan beberapa informan yang pernikahannya berlatar belakang istri yang bekerja keluar negeri sebagai TKW. Di dapati berbagai macam strategi yang di bangun oleh para suami untuk mengelola rumah tangga mereka. Diantara berbagai strategi tersebut yakni meliputi strategi kemandirian, strategi delegatif, strategi komunikanif dan strategi ekonomi tambahan. Dari beragamnya strategi yang dibangun oleh para suami tersebut pun mempunyai dampak perubahan, baik perubahan pada diri sendiri, istri, anak, kerabat, sosial maupun secara finansia

    Analisis Adab Tilawah Terhadap Pembentukan Karakter Santri Qur’ani Pada Lembaga Tahfizh di Hulu Sungai Utara

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya adab tilawah dalam membentuk karakter santri Qur’ani, khususnya di lingkungan lembaga tahfizh yang menekankan pada pendidikan akhlak dan nilai-nilai Qur’ani. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan adab tilawah dan kontribusinya terhadap pembentukan karakter santri Qur’ani di lembaga-lembaga tahfizh yang berada di Kabupaten Hulu Sungai Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode mixed methods. Penelitian ini merupakan suatu langkah penelitian dengan menggabungkan dua bentuk pendekatan penelitian yang telah ada sebelumnya yaitu penelitian kualitatif dan penelitian kuantitatif secara korelasional untuk menguji hubungan antara variabel adab tilawah dan pembentukan karakter santri Qur'ani. Subjek penelitian terdiri dari pengelola tahfizh, ustadz/ustadzah pembimbing tahfizh, dan para santri di beberapa lembaga tahfizh Ponpes Ummul Qura, Ponpes Ihya ‘Ulumuddin Nur Sufi’iyah (IUNS), Ponpes Integral As-salam Ukhuwah dan Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) di Hulu Sungai Utara. Objek penelitian ini adalah praktik adab tilawah dan pengaruhnya terhadap pembentukan karakter santri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian analisis data dilakukan secara terpisah sesuai karakteristik data, kemudian diintegrasikan pada tahap interpretasi untuk memperoleh simpulan yang menyeluruh. Pertama, analisis data kuantitatif diperoleh melalui instrumen angket tertutup yang telah disusun berdasarkan indikator pada masing-masing variabel, yaitu adab tilawah (variabel X) dan pembentukan karakter santri Qur’ani (variabel Y). Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu dilakukan uji persyaratan instrumen, yaitu uji validitas dan uji reliabilitas. Kedua, analisis data kualitatif mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Kemudian diintegrasikan datanya (mixing). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adab tilawah diterapkan melalui pembiasaan perilaku seperti menjaga wudhu, membaca dengan tartil dan khusyuk, serta memuliakan mushaf. Penerapan adab tilawah ini berdampak positif terhadap pembentukan karakter santri Qur’ani, yang tercermin dalam kedisiplinan, ketekunan, rendah hati, serta kecintaan mereka terhadap al-Qur’an. Faktor pendukungnya antara lain keteladanan pembimbing hafalan, program pembiasaan harian, dan lingkungan yang religius. Adapun faktor penghambatnya mencakup latar belakang santri yang berbeda-beda seperti pendidikan dan keluarga,serta kurangnya kontrol dari lingkungan luar

    Konversi Agama di Kecamatan Kahayan Hilir (Studi Kasus pada Faktor-Faktor dan Proses Konversi Agama)

    Get PDF
    Konversi agama di Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, dengan fokus pada faktor-faktor yang memengaruhi dan proses terjadinya perubahan keyakinan tersebut. Latar belakang kajian ini didasarkan pada pentingnya agama sebagai bagian fundamental dalam kehidupan manusia dan dinamika sosial-keagamaan yang terus berkembang, khususnya dalam konteks masyarakat multikultural. Fenomena perpindahan agama, yang dalam konteks ini banyak terjadi menuju Islam, memunculkan pertanyaan mengenai motivasi dan mekanisme perubahan keyakinan yang dijalani oleh individu-individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor internal dan eksternal yang mendorong terjadinya konversi agama serta memahami tahapan-tahapan proses konversi yang dialami oleh masyarakat di wilayah tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, terhadap lima informan yang telah mengalami konversi agama. Pendekatan psikologi agama digunakan untuk menelaah psikologis yang dialami oleh subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal meliputi pencarian spiritual, krisis identitas religius, serta pengalaman emosional yang mendalam. Sementara faktor eksternal meliputi pernikahan beda agama, tekanan atau dukungan keluarga, pengaruh lingkungan sosial, serta ketidaksesuaian ajaran agama lama dengan nilai-nilai personal. Proses konversi berlangsung melalui tahapan ketertarikan awal, eksplorasi ajaran baru, pembentukan keyakinan, dan penerimaan resmi terhadap agama baru. Proses ini dipengaruhi oleh interaksi yang kompleks antara aspek psikologis, sosial, dan budaya, serta peran penting dari tokoh agama dan komunitas dalam memberikan bimbingan dan penerimaan. Hasil studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan ilmu psikologi agama dan memperkuat upaya pembangunan toleransi antarumat beragama di masyarakat multikultural

    Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Rebana di PAUD Alam Darunnajah Banjarbaru

    Get PDF
    Kecerdasan musikal merupakan salah satu aspek perkembangan penting yang perlu distimulasi sejak dini. Anak usia dini (AUD) berada dalam masa emas (golden age) dengan kemampuan belajar yang cepat dan kuat dalam menyerap pengalaman sensorik serta ekspresi kreatif, termasuk melalui musik. Rebana sebagai alat musik tradisional bernuansa Islami dinilai efektif dalam menumbuhkan kecerdasan musikal, sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan dan budaya. PAUD Alam Darunnajah Banjarbaru merupakan salah satu lembaga yang menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler rebana secara rutin setiap minggu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kegiatan ekstrakurikuler rebana serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru pembimbing, dan anak-anak peserta ekstrakurikuler rebana yang berjumlah 12 orang anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler rebana mampu meningkatkan kecerdasan musikal anak, termasuk aspek ritme, koordinasi motorik halus, serta penghayatan emosional dan spiritual. Implementasi kegiatan dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Faktor pendukung keberhasilan kegiatan ini antara lain semangat anak yang tinggi, peran aktif guru, dan komunikasi yang baik dengan orang tua. Sedangkan hambatan yang ditemukan meliputi tingkat konsentrasi anak yang bervariasi dan ketidak hadiran peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ekstrakurikuler rebana terbukti efektif dalam mengoptimalkan kecerdasan musikal dan membentuk karakter anak secara holisti

    Manajemen Penghimpunan ZIS (Zakat, Infaq dan Sedekah) Melalui Digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) Pada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen penghimpunan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) melalui sistem digital QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) pada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. ZIS merupakan salah satu pilar dalam upaya pemberdayaan ekonomi umat dan BAZNAS berperan penting dalam pengelolaannya. Seiring dengan perkembangan teknologi, penggunaan sistem pembayaran digital melalui QRIS menjadi salah satu alternatif untuk mempermudah masyarakat dalam menyalurkan ZIS. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan proses penghimpunan ZIS dengan QRIS, serta dampaknya terhadap peningkatan penerimaan ZIS di provinsi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi QRIS pada BAZNAS Kalimantan Selatan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk menyalurkan ZIS secara praktis, akan tetapi ada juga kendala dalam penghimpunan ZIS melalui QRIS di BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan yaitu meliputi kurangnya pemahaman masyarakat, keterbatasan sumber daya manusia, masalah infrastruktur teknologi, serta tantangan dalam koordinasi dengan lembaga terkait

    Pengaruh MEDIA PUZZLE Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas 4 MIN 9 Banjar pada Tahun Ajaran 2023/2024

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena rendahnya hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS. Kurangnya hasil belajar tersebut dapat berdampak pada rendahnya pemahaman siswa terhadap materi yang diajarkan sehingga berpengaruh terhadap hasil belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan media pembelajaran yang tepat. Penerapan media yang interaktif diduga mampu meningkatkan hasil belajar siswa, karena menghadirkan proses belajar yang menarik dan mendorong partisipasi aktif siswa di dalam kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS, serta menganalisis pengaruh penggunaan MEDIA PUZZLE terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS di kelas IV MIN 9 Banjar. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kuantitatif. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experimental) dengan Desain Nonequivalent Control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik, sedangkan objek penelitian adalah pengaruh media pembelajaran puzzle terhadap hasil belajar siswa pada pembelajaran Al-Qur’an Hadis di MIN 9 Banjar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui soal sebagai instrumen utama untuk mengukur hasil belajar, serta didukung dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik pengolahan data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, serta uji prasyarat analisis yang terdiri dari uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Berdasarkan data yang sudah disajikan pada subbab sebelumnya terlihat bahwa rata-rata nilai pretest dari kelas eksperimen adalah (34,37) sedikit lebih rendah dibandingkan dengan kelas kontrol yaitu (42,17). Ternyata setelah penerapan MEDIA PUZZLE, rata-rata nilai postest pada kelas eksperinten meningkat secara signifikan yaitu menjadi 74,70, sementara kelas kontrol hanya mencapai 66,53. Selisih kenaikan nilai postest di kelas eksperimen jauh lebih besar, yakni sebesar 40,39 poin, sedangkan pada kelas kontrol hanya naik sebesar 24,36 poin. Uji man witney menghasilkan nilai signifikansi 0,003 (p < 0,05), yang mengindikasikan Pengaruh signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan media pembelajaran puzzle berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS

    Kebahagiaan dalam Pemikiran John Stuart Mill dan al-Ghazali: Analisis Perbandingan

    Get PDF
    Kebahagiaan merupakan tujuan akhir yang secara universal dicita-citakan oleh setiap manusia. Namun, pemaknaan beragam terhadap kebahagiaan telah menjadi topik yang terus diperbincangkan dari berbagai perspektif, baik dari filsafat Barat maupun filsafat Islam. Salah satu problem utama yang muncul adalah bagaimana menilai kebahagiaan. John Stuart Mill dan al-Ghazali adalah dua tokoh dari latar belakang yang berbeda (Barat modern dan Islam klasik) yang sama-sama menekankan pentingnya kebahagiaan, tetapi dengan pendekatan moral yang khas. Mill memahami kebahagiaan sebagai kenikmatan yang memiliki nilai kualitatif, dengan penekanan pada akal, moralitas, dan kemanusiaan. Sementara itu, al Ghazali memandang kebahagiaan sebagai kesempurnaan jiwa yang dicapai melalui penyucian batin dan kedekatan dengan Tuhan. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis perbandingan terhadap pemikiran John Stuart Mill dan al-Ghazali mengenai konsep kebahagiaan yang khususnya berkaitan dengan aspek moralitas, guna menggali perbedaan dan persamaan mendasar antara keduanya dalam memaknai kebahagiaan sebagai tujuan hidup manusia yang bermoral. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yang dilakukan melalui telaah deskriptif-komparatif terhadap karya-karya utama maupun sekunder dari kedua pemikir tersebut, untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan sistematis mengenai konstruksi pemikiran mereka tentang hubungan antara kebahagiaan dan moralitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa John Stuart Mill, melalui prinsip utilitarianisme, menekankan kebahagiaan sebagai kesenangan yang berkualitas tinggi dan berbasis pada kesejahteraan banyak orang. Sebaliknya, al-Ghazali memandang kebahagiaan sebagai kedekatan spiritual dengan Tuhan yang dicapai melalui penyucian jiwa dan ketaatan kepada syariat. Persamaan keduanya terletak pada penekanan terhadap kualitas kebahagiaan dan pentingnya nilai moral dalam mencapainya. Namun, perbedaan mendasar terdapat pada orientasi akhir: Mill berorientasi pada dunia dan masyarakat, sedangkan al-Ghazali berorientasi pada akhirat dan hubungan dengan Tuhan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perpaduan antara pendekatan rasionalistik dan spiritual dapat memperkaya pemahaman moral dan kebahagiaan secara lebih utuh

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇