IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Dampak Pengalaman Organisasi Kemahasiswaan Dalam Kepemimpinan Kepala Sekolah SMP IT Daarul Ishlah Assyafiiyah
Penelitain ini mengkaji secara mendalam Dampak pengalaman organisasi
kemahasiswaan dalam kepemimpinan kepala sekolah di SMP IT Daarul Ishlah
Assyafiiyah Kabupaten Tanah Bumbu, sebuah sekolah islam terpadu yang
menekankan integrasi nilai-nilai keislaman dengan Pendidikan modern. Latar
belakang penelitian ini didasarkan pada teori kepemimpinan transformasional dan
pengembangan keterampilan interpersonal, Dimana pengalaman organisasi
mahasiswa seperti kepemimpinan dalam organisasi intra kampus, kegiatan sosial,
dan manajemen proyek yang dianggap sebagai fondasi penting untuk membentuk
kompetensi kepemimpinan yang efektif.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengindetifikasi, menganalisis, dan
mengevaluasi, kontribusi pengalaman organisasi kemahasiswaan terhadap
efektivitas kepemimpinan kepala sekolah, dengan fokus pada aspek-aspek seperti
pengambilan Keputusan strategis, Hubungan Interpersonal, dan Nilai-nilai
Kepmimpinan yang diterapkan. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan untuk
membandingkan praktik kepemimpinan sebelum dan sesudah Dampak pengalaman
tersebut, serta mengukur dampaknya terhadap indicator kinerja sekolah seperti
Tingkat partisipasi siswa dan kepuasan stakeholder.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research)
melalui metode-metode ilmiah dengan teknik pengumpulan data dan
mengeksplorasi
mendalam
terhadap
dampak
pengalaman
organisasi
kemahasiswaan dalam gaya kepemimpinan kepala sekolah. Teknik pengumpulan
data meliputi wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, staf, guru, dan
siswa aktif dalam organisasi sekolah. Observasi partisipan selama kegiatan sekolah
serta analisis dokumen seperti Riwayat organisasi kepala sekolah, laporan kinerja
sekolah, dan kebijakan internal.
Berdasarkan hasil penelitian yang ada telah menunjukkan bahwa Dampak
Pengalaman Organisasi Kemahasiswaan memberikan kontribusi yang substansial
terhadap kepemimpinan kepala sekolah yang efektif. Pada pengambilan keputusan
kepala sekolah mengedepankan sinergi antara data objektif dengan masukan rekan
guru dan staf. Adapun hubungan interpersonal kepala sekolah yang digunakan
dengan cara membangun iklim kerja yang sehat melalui semangat kolegialitas
melalui nilai visioner, adaptif, dan releva
Implementasi Metode Diskusi Kelompok pada Mata Pelajaran Fiqih di MAN Tanah Laut”
Penelitian Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan metode
pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran Fiqih yang
memerlukan pemahaman mendalam terhadap dalil-dalil syara'. Metode diskusi
kelompok merupakan pendekatan yang menekankan kerja sama antarsiswa dalam
kelompok kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran bersama.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi metode
diskusi kelompok pada mata pelajaran Fiqih kelas XII di MAN Tanah Laut serta
mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan. Subjek penelitian adalah guru Fiqih kelas XII, sedangkan kepala
madrasah dan tenaga kependidikan menjadi informan pendukung. Data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode diskusi
kelompok dilaksanakan secara sistematis melalui lima tahapan: pembukaan dan
pemaparan materi, pembagian kelompok dengan teknik berhitung (6-7 orang),
diskusi kelompok dengan guru sebagai fasilitator, presentasi hasil dan tanya jawab,
serta kesimpulan yang dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Faktor-faktor yang
mempengaruhi meliputi: kompetensi guru, perbedaan latar belakang pendidikan
siswa (lulusan pondok lebih unggul dalam memahami dalil), lingkungan sosial
psikologis yang harmonis, dan ketersediaan sarana prasarana yang memadai. Faktor
penghambat mencakup keterbatasan waktu dan perbedaan kemampuan literasi
dalil. Metode ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi
Fiqih sambil mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan sikap menghargai
perbedaan
Strategi Guru Fikih Dalam Mengajarkan Materi Pernikahan Di MA PIP Habirau Tengah
Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk
pemahaman, sikap, dan perilaku peserta didik sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam.
Salah satu materi yang memiliki urgensi tinggi bagi peserta didik Madrasah Aliyah
adalah materi pernikahan dalam mata pelajaran Fikih, mengingat adanya fenomena
pernikahan usia muda dan kurangnya kesiapan mental, spiritual, serta pemahaman
hukum pernikahan di kalangan remaja. Oleh karena itu, guru fikih diharapkan untuk
menerapkan strategi pembelajaran yang tepat, kontekstual, dan aplikatif agar materi
pernikahan dapat dipahami secara komprehensif serta relevan dengan kehidupan
nyata peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran guru
Fikih dalam menyampaikan materi pernikahan di MA PIP Habirau Tengah, serta
mengkaji faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field
research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,
observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru Fikih, serta
peserta didik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Fikih pada
materi pernikahan disusun berdasarkan analisis karakteristik peserta didik dan
kondisi kelas. Guru menggunakan berbagai strategi dan metode pembelajaran,
seperti ceramah interaktif, diskusi kelompok, studi kasus, simulasi akad nikah, serta
pemanfaatan media visual dan digital. Pendekatan pembelajaran yang kontekstual
dan aplikatif diterapkan agar materi pernikahan mudah dipahami dan relevan
dengan kehidupan nyata siswa. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan
menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data,
reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Evaluasi
pembelajaran dilakukan secara komprehensif dengan menilai aspek kognitif,
afektif, dan psikomotorik melalui tes tertulis, tugas proyek, presentasi, simulasi,
serta pemberian umpan balik langsung secara berkelanjutan.
Adapun faktor pendukung dalam pembelajaran meliputi latar belakang
keagamaan siswa, suasana kelas yang kondusif, variasi metode pembelajaran, serta
komunikasi guru yang terbuka dan tidak menghakimi. Sementara itu, faktor
penghambat meliputi keterbatasan sarana teknologi, ketidakstabilan jaringan
internet, perbedaan latar belakang keluarga siswa, keterbatasan waktu
pembelajaran, serta adanya sikap malu dan pasif pada sebagian siswa dalam
membahas materi yang bersifat sensitif. Dengan demikian, strategi pembelajaran
Fikih pada materi pernikahan di MA PIP Habirau Tengah telah diupayakan secara
adaptif dan kontekstual, meskipun masih memerlukan optimalisasi sarana dan
pengelolaan waktu agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksima
Peran Asuransi dalam Meminimalisir Risiko Finansial Masyarakat Banjarmasin (Studi Pada PT. BRI Insurance Cabang Banjarmasin)
Asuransi memainkan peran penting dalam menghadapi risiko finansial
yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan (khususnya masyarakat Banjarmasin)
dengan memberikan sejumlah nilai manfaat finansial yang sesuai dengan
kesepakatan polis yang telah disetujui antara kedua belah pihak. Latar belakang
penelitian ini berfokus pada peran asuransi dalam memberikan manfaat atas
risiko yang tidak terduga, seperti kebakaran, kerusakan dan kecelakaan. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana peran asuransi dapat
memberikan perlindungan finansial masyarakat.
Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis
literatur dan wawancara untuk memahami persepsi masyarakat terhadap peran
asuransi dan bagaimana manfaat yang telah didapatkan oleh nasabah. Sampel
diambil menggunakan metode nonprobabily simpling, dengan menggunakan
teknik qouta simpling, Qouta simpling ialah teknik penentuan sampel dari
populasi dengan kriteria yang ditentukan hingga jumlah yang dibutuhkan.
Dengan hal ini, penelitian dilakukan pada 11 orang nasabah.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis, hasil penelitian ini adalah:
Pertama, asuransi telah menjalankan perannya dan dengan adanya peranan
asuransi
dapat memberikan ketenangan pikiran dalam menghadapi
ketidakpastian risiko di masa depan. Kedua, asuransi telah memberikan manfaat
yang cukup signifikan, yang mana asuransi memberikan nilai manfaat finansial
saat terjadi suatu risiko pada nasabah sesuai dengan premi yang telah disepakati
di polis antara kedua belah pihak. Asuransi memberikan manfaat secara optimal
dalam mendukung stabilitas keuangan dan kesejahteraan masyarakat
Banjarmasi
Pengelolaan Perpustakaan Keliling SDN Balau Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar
Penelitian
ini
bertujuan
untuk
mengetahui proses pengelolaan
perpustakaan keliling yang dilakukan oleh SDN Balau Kecamatan Karang Intan
Kabupaten Banjar dan faktor yang mempengaruhi pengelolaan layanan
perpustakaan keliling tersebut serta strategi yang diterapkan oleh SDN Balau
dalam meningkatkan efektivitas dan kebermanfaatan layanan perpustakaan
keliling.
Metode penilitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif,
dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Objek penelitian yaitu perpustakaan keliling di SDN Balau Kecamatan Karang
Intan Kabupaten Banjar. Subjek penelitian yaitu para pustakawan SDN Balau
Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Perpustakaan keliling di SDN
Balau Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar dikelola oleh 4 orang
pustakawan. Perpustakaan ini tertuju pada masyarakat yang ada kegiatan desa
seperti waktu kegiatan posyandu karna pada saat itu banyak warga yang
berkumpul dari berbagai usia, dari anak-anak, orang dewasa dan lansia.
perpustakaan keliling di SDN Balau Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar
ini dilaksanakan satu kali dalam satu minggu atau 4 kali dalam 1 bulan. Proses
pelaksanaan layanan perpustakaan terbagi pada 3 tahap yaitu perencanaan,
pelaksanaan dan evaluasi. Beberapa faktor yang mempengaruhi proses
terlaksananya perpustakaan keliling yaitu pustakawan, sarana prasarana, dan
biaya. Adapun Strategi yang diterapkan dalam meningkatkan pengelolaan
perpustakaan keliling adalah inovasi layanan, peremajaan atau diversifikasi
koleksi, promosi dan sosialisasi layanan, dan reward
Peran Penyuluh Narkoba Badan Narkotika Nasional Kota Banjarmasin dalam Upaya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Berbasis Dakwah pada Siswa SMP di Kota Banjarmasin
Satu dekade terakhir penyalahgunaan narkoba di Indonesia menunjukkan
tren meningkat dan meluas hingga kalangan remaja. Di Kalimantan Selatan, BNN
mencatat 41 kasus pada 2020 dan 578 korban pada 2022, menjadikan provinsi
Kalimantan Selatan termasuk sembilan daerah dengan tingkat penyalahgunaan
tertinggi di Indonesia. Kondisi tersebut menegaskan upaya pencegahan yang lebih
intensif, terutama pada kelompok remaja. Penelitian ini bertujuan menjelaskan
peran penyuluh narkoba BNN Kota Banjarmasin dalam upaya pencegahan
penyalahgunaan narkoba pada siswa smp meliputi peran informatif, edukatif, dan
konsultatif serta menggambarkan penerapan metode dakwah Bil hikmah,
Mau‘izhah hasanah, dan Mujadalah billati hiya ahsan.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis
penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian ini adalah penyuluh narkoba
BNN Kota Banjarmasin. Sementara itu, objek penelitian berfokus pada peran
penyuluh dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan penerapan metode
dakwah. Penelitian ini dianalisis dengan metode interaktif Miles dan Huberman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga peran penyuluh telah terlaksana
secara efektif, demikian pula penerapan metode dakwah. Peran informatif
diwujudkan melalui penyuluhan di sekolah dengan program BERSINAR (Bersih
Narkoba). Peran edukatif tampak melalui kegiatan pelatihan remaja teman sebaya
yang mencakup pelatihan regulasi diri, perilaku asertif, dan reaching out. Peran
konsultatif tercermin dari penyediaan ruang konsultasi bagi siswa. Penerapan
metode dakwah Bil hikmah dilakukan dengan menyesuaikan bahasa, materi,
contoh, dan gaya penyampaian dengan karakteristik audiens. Metode Mau‘izhah
hasanah diterapkan melalui nasihat dengan bahasa yang lembut, sopan, tidak
menghakimi, serta disertai motivasi dan penguatan nilai keagamaan. Adapun
Mujadalah billati hiya ahsan diwujudkan melalui dialog interaktif dan tanya jawab
terkait kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba
Analisis Pesan Kesehatan Mental dalam Perspektif Islam di dalam Buku Jurus Sehat Rasulullah Karya dr. Zaidul Akbar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pandangan peneliti bahwa masalah
kesehatan mental semakin sering dialami, terutama oleh anak muda. Banyak
diantara mereka yang merasa lelah secara batin, mudah cemas, overthinking, dan
mulai kehilangan ketenangan dalam hidup, meskipun secara fisik terlihat baik-baik
saja. Gaya hidup yang tidak seimbang, pola makan yang asal-asalan, serta jauhnya
hubungan dengan nilai-nilai spiritual yang sering kali tidak disadari sebagai
penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dan mengkaji pesan
kesehatan yang disampaikan dalam buku Jurus Sehat Rasulullah Karya Dr. Zaidul
Akbar, khususnya yang berkaitan dengan peran spritualitas dan pola hidup
seimbang dan pengaruhnya terhadap kesehatan mental.
Penelitian ini juga bertujuan untuk melihat bagaimana ajaran Rasulullah
Shallallahu Alaihi wasallam tentang menjaga tubuh, pola makan, dan
keseimbangan batin yang tentunya dapat membantu mengurangi beban masalah
mental yang akhir-akhir ini banyak dialami oleh kaum muda. Jenis penelitian ini
adalah library research (riset kepustakaan) dengan pendekatan kualitatif dalam
bentuk analisis isi. Data yang digunakan adalah dokumen yang berupa data tulisan
yang terdapat dalam buku Jurus Sehat Rasulullah Karya Dr. Zaidul Akbar.
Data dikumpulkan, dipilah, diinterpretasikan dan lalu disimpulkan dengan
metode analisis isi. Hasil dari penelitian ini terdapat 2 kategori pesan kesehatan
mental yaitu spiritualitas dan pola hidup seimbang. pesan yang terkandung dalam
aspek spiritualitas yaitu berprasangka baik kepada Allah dan menjaga hati, iman
dan pikiran. Sedangkan dalam pesan pola hidup seimbang yakni menjaga
kebersihan pribadi, berolahraga, tidur sesuai sunnah, buang air kecil dan besar yang
benar dan mengkonsumsi makanan yang halal dan mengindari yang haram
Metode Bimbingan Keagamaan di Asrama IV Ma’had Al-Jamiah UIN Antasari Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa bimbingan kegamaan merupakan
faktor yang sangat penting dalam menjadikan manusia yang berakhlakul karimah.
Dalam melaksanakan bimbingan kegamaan diperlukan adanya metode sebagai
penunjang dalam pelaksanaannya. Maka oleh karena penting kiranya pada
bimbingan keagaman Di Asrama IV Banjarmasin dilakukan dengan metode yang
tepat agar tujuan dari bimbingan itu sendiri dapat terwujud dengan baik.
Permasalahan pada penelitian ini yaitu (I) Apa saja metode bimbingan
keagamaan yang digunakan pada Mahasantri di Asrama IV Putera Ma’had Al-
Jamiah UIN Antasari Banjarmasin, (II) Apa saja faktor pendukung dan penghambat
dalam metode bimbingan kegamaan di Asrama IV Putera Ma’had Al-Jam’ah UIN
Antasari Banjarmasin. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan
(Field research), dengan terjun langsung kelapangan untuk melakukan observasi
dalam pencarian data yang diperlukan sesuai dengan rumusan masalah yang diteliti.
Selain itu juga dilakukan wawancara secara langsung kepada para musryif, dan
mahasantri untuk pengumpulan data, pengolahan data, serta pengelompokan data
sampai hasil penelitian.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa metode bimbingan keagamaan yang
diterapkan di Asrama IV Ma’had Al-Jamiah UIN Antasari Banjarmasin
menggunakan metode ceramah, tanya jawab, diskusi, praktik lansung keteladanan
dan cerita. Sedangkan metode dakwah yang digunakan ialah metode dakwah
bilhikmah, billati hiya ahsan dan bil mauidzah hasanah semua metode yang
diberikan kepada mahasantri berjalan dengan baik sehingga dapat meningkat
kualitas akhlak dan pengetahuan mahasantri tentang keagamaan
Implementasi Permendag No. 31 Tahun 2023 Pada Social Commerce Instagram (Studi Kasus @nunastorebjm)
Perkembangan dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE)
telah melahirkan social commerce sebagai model perdagangan baru berbasis media
sosial, salah satunya Instagram sebagai platform yang banyak digunakan untuk
pemasaran dan transaksi. Untuk memberikan kepastian hukum serta perlindungan
bagi pelaku usaha dan konsumen, pemerintah telah mengeluarkan Permendag No.
31 Tahun 2023 yang melarang social commerce untuk memfasilitasi transaksi
pembayaran langsung sebagaimana diatur dalam Pasal 21 ayat (3). Berdasarkan
Permendag tersebut, peran social sommerce hanya terbatas sebagai media promosi,
sementara transaksi harus dialihkan ke e-commerce. Penelitian ini berlandaskan
pada praktik bisnis di akun Instagram @nunastorebjm yang masih melakukan
transaksi langsung melalui pesan pribadi atau transfer bank, sehingga belum
sepenuhnya mematuhi ketentuan Permendag tersebut.
Penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan
yuridis sosiologis. Sumber data yang digunakan berasal dari data primer yang
diperoleh langsung dari informan, dan data sekunder yang diperoleh dari analisis
dari berbagai sumber tertulis. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan
pemilik usaha, pengamatan pada akun @nunastorebjm, serta studi pustaka dengan
menganalisis dokumen seperti Permendag No. 31 Tahun 2023, Kompilasi Hukum
Ekonomi Syariah (KHES), Fatwa DSN-MUI mengenai akad jual beli salam.
Analisis data dilakukan secara kualitatif dengan langkah deskripsi, kategorisasi, dan
interpretasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Permendag No. 31 Tahun
2023 dalam akun @nunastorebjm belum optimal. Dalam praktiknya, pelaku usaha
@nunastorebjm telah berusaha menerapkan ketentuan tersebut memindahkan
sebagian dari transaksi ke platform yang lebih resmi yaitu e-commerce seperti
Shopee. Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya dikarenakan terdapat berbagai
faktor yang mempengaruhi implementasinya. Faktor-faktor tersebut terdiri dari
enam faktor yaitu 1) tujuan dan standar kebijakan belum jelas; 2) keterbatasan
sumber daya; 3) kualitas interaksi antar organisasi; 4) karakteristik pelaksanaan; 5)
kondisi lingkungan sosial, ekonomi, dan politik; dan 6) sikap pelaksana. Selain itu,
hasil penelitian juga menunjukkan bahwa transaksi jual beli online yang dilakukan
oleh akun Instagram @nunastorebjm termasuk dalam akad bai’ as-salam. Praktik
jual beli yang dilakukan @nunastorebjm diperbolehkan menurut hukum Islam
karena dalam praktiknya sudah sejalan dengan prinsip muamalah, seperti kejujuran
dan keterbukaan, serta tidak mengandung unsur ghara
Peran Majelis Taklim Syekh Maulana Arsyad Al-Banjari Dalam Meningkatkan Pemahaman Keagamaan Pada Remaja Di Kota Banjarmasin
Remaja sebagai generasi muda menghadapi berbagai tantangan moral dan
spiritual di tengah perkembangan sosial dan budaya modern. Kondisi tersebut
menuntut adanya peran lembaga keagamaan yang mampu memberikan pembinaan
keagamaan secara berkelanjutan dan relevan. Majelis taklim sebagai lembaga
dakwah nonformal memiliki potensi besar dalam meningkatkan pemahaman
keagamaan remaja melalui pendekatan dakwah yang adaptif dan kontekstual.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Majelis Taklim Syekh
Maulana Arsyad Al-Banjari dalam meningkatkan pemahaman keagamaan remaja
di Kota Banjarmasin serta mengidentifikasi metode dakwah yang diterapkan dalam
proses pembinaan keagamaan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara,
observasi partisipatif, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Taklim Syekh Maulana
Arsyad Al-Banjari berperan sebagai wadah dakwah dan pembinaan keagamaan
remaja melalui pengajian rutin, metode komunikasi dakwah yang adaptif, serta
pembentukan pola pikir keagamaan remaja. Metode dakwah yang diterapkan
meliputi metode pengajian, tanya jawab, dan pemanfaatan media sosial. Penerapan
metode tersebut berdampak pada peningkatan pemahaman keagamaan remaja
secara holistik yang mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotori