IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Praktik Syirkah Pada Waralaba sHELO Moztang Banjarmasin

    Get PDF
    Waralaba merupakan salah satu bentuk bisnis modern yang memberikan hak khusus kepada perseorangan atau badan usaha untuk menggunakan merek dagang dan sistem usaha tertentu dalam rangka memasarkan produk atau jasa. Dalam praktiknya, waralaba banyak dimanfaatkan melalui perjanjian kerja sama yang saling menguntungkan. Waralaba sHELO Moztang Banjarmasin merupakan salah satu bentuk waralaba yang menerapkan prinsip-prinsip syirkah dalam pelaksanaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik syirkah diterapkan dalam waralaba sHELO Moztang Banjarmasin, apa saja kendala yang dihadapi, bagaimana cara penyelesaiannya, serta bagaimana pandangan hukum Islam terhadap praktik tersebut. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa observassi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari data primer (hasil wawancara) dan data sekunder (buku, artikel, jurnal, dan situs web yang relevan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waralaba sHELO Moztang, melalui mekanismenya terdapat akad jual beli, ijarah, kerja sama modal dan izin penggunaan merek. Praktik ini dilihat berdasarkan rukun dan syarat syirkah dalam Islam, meskipun masih terdapat kekurangan, seperti dalam hal sistem bagi hasil, standarisasi bahan baku dan perekrutan SDM. Secara umum, praktik kerja sama ini dapat diterima dalam hukum Islam selama objek usaha halal dan akad dilakukan berdasarkan asas kerelaan dan keadila

    Pengembangan silabus untuk pembelajaran keterampilan berbicara di pondok pesantren Ahsanul Ilmi,Tabunganen Barito Kuala = تطوير الخطة الدراسية الفصلية لمهارة الكلام في معهد أحسن العلم، تابونجانين، بارتو كوالا

    Get PDF
    Pengembangan kurikulum merupakan sebuah istilah yang bersifat umum, yang terdiri dari perencanaan, implementasi dan evaluasi salah satu perencanaan yang perlu dilakukan sebelum pembelajaran diberikan adalah silabus. Berdasarkan asumsi tersebut dan hasil observasi awal, peneliti menyimpulkan perlunya pengembangan bahan ajar, yaitu silabus persemester untuk keterampilan berbicara. Tujuan: 1. Mengetahui bagaimana pengembangan silabus untuk keterampilan berbicara berdasarkan teori Jean Piaget di pondok Ahsanul ilmi, Tabunganin Barito Kuala. 2. Mengetahui kelayakannya. 3. Mengetahui keefektivitasnya. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodologi penelitian dan pengembangan dengan pendekatan penelitian dan pengembangan (MANTAP) yang terdiri dari lima tahap, yaitu: (1) Tahap penelitian awal. Dari hasil yang didapatkan, pembelajara ini memerlukan dibuatnya silabus. (2) Tahap pengembangan model. Secara garis besar produk yang di kembangkan secara rinci sebagai berikut: 1. Identitas instansi, 2. Penetapan waktu, 3. Standar kompetensi, 4. Kompetensi dasar, 5. Proses pembelajaran, 6. Indikator, 7. Sumber belajar. (3) Tahap validasi model. Yang dilakukan oleh 3 validator yaitu validator Bahasa, Validator Desain dan Tata letak dan Validator Isi. (4) Tahap uji efektivitas. Uji ini dilakukan untuk mengetahui apakah produk ini efektif atau tidak sehingga menjadi dasar untuk kelayakan produk. (5) Tahap diseminasi. Sampel penelitian meliputi siswa kelas X, XI dan XII tahun ajaran 2024-2025. Hasil penelitian ini adalah: (1) silabus untuk keterampilan berbicara yang dikembangkan berdasarkan teori Jean Piaget dengan cara menganalisis kebutuhan siswa, kemudian mengembangkan produk dan mengajukan persetujuan kepada para ahli serta melakukan validasi, kemudian mengimplementasikan produk dan melakukan uji coba kepada siswa, kemudian mengevaluasi data yang diperoleh dari perangkat penelitian. (2) Para ahli berpendapat bahwa Produk layak digunakan untuk pembelajaran keterampilan berbicara berdasarkan silabus yang dibuat untuk sekolah tersebut, karena rata-rata hasil angket para ahli mencapai 90% yaitu berada pada taraf sangat layak. (3) Produk efektif, berdasarkan teori hasil statistik menggunakan program SPSS untuk seluruh data yang diperoleh dari uji coba, menunjukkan hasil Sig (2) tailed sebesar 0,007 yang berarti lebih kecil dari 0,05 sehingga pembelajaran keterampilan berbicara menggunakan silabus tersebut dikatakan efekti

    Pengelolaan Arsip di Kantor Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar

    Get PDF
    Pengarsipan sangat penting bagi organisasi, baik pemerintah maupun swasta. Dokumen-dokumen penting memerlukan sistem pengarsipan yang efektif untuk pemeliharaannya. Penelitian berlokasi di Kantor Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses pengelolaan arsip dan upaya dalam meningkatkan efesiensi dan efektivitas pengelolaan arsip di Kantor Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah Kepala Bidang Kearsipan, Kepala Seksi Arsip dinamis, Kepala Seksi Arsip Statis, dan Arsiparis Pelaksana. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan proses pengelolaan arsip di Kantor Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar dilakukan secara sistematis dan akuntabel melalui lima tahap utama: penciptaan, penggunaan, pemeliharaan, penyusutan, dan pemusnahan. Penciptaan yakni tahap awal terbentuknya arsip dari sebuah kegiatan, Penggunaan yaitu proses pemanfaatan arsip sebagai bahan informasi dan dokumentasi, Pemeliharaan mencakup penyimpanan arsip agar tetap terjaga kondisi fisiknya, Penyusutan adalah pengurangan arsip melalui pemindahan, pemusnahan, atau penyerahan, Pemusnahan merupakan tindakan menghapus arsip yang tidak bernilai guna sesuai ketentuan hukum. Upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan arsip di Kantor Depot Arsip Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar menunjukkan komitmen kuat melalui strategi digital dan penguatan kelembagaan. Beberapa upayanya adalah peningkatan kapasitas arsiparis, optimalisasi aplikasi SRIKANDI, serta inovasi sistem lokal seperti PAISMANIS sebagai bentuk adaptasi dan penguatan pengelolaan arsip

    Ziarah Makam Pangeran Syarif Hamid bin Ahmad Assegaf Studi Kosmologi Masyarakat Pasir Belengkong Kalimantan Timur

    Get PDF
    Ziarah makam Pangeran Syarif Hamid bin Ahmad Assegaf merupakan budaya yang telah turun temurun dan kearifan lokal yang mengakultrasikan kebudayaan dengan ajaran Islam. Aspek agama dan budaya pada ziarah makam adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Dalam pelaksanaan tradisi ziarah makam terdapat kosmologi yang terkandung dalam tradisi ini, Seiring perkembanganya, tradisi ini mengalami kemajuan dalam pelaksanaannya. karenanya, penting bagi masyarakat yang menjalankan tradisi tersebut untuk menjaga dan melestarikan tradisi yang telah ada. Dengan studi kosmologi, maka akan menjadi sumber pengetahuan, memahami dan menjelaskan masyarakat betapa pentingnya menjaga tradisi yang telah ada melestarikan tradisi ziarah makam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tahapan proses pelaksanaan dan kosmologi yang terkandung dalam tradisi ziarah makam di Pasir Belengkong berdasarkan studi kosmologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan mengunakan metode kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang diperoleh dari lapangan dan literatur disajikan secara deskriptif kemudian dianalisis mengunakan studi kosmologi. Pelaksanaan ziarah makam dipusatkan di lingkungan makam Pangeran Syarif Hamid Bin Ahmad Assegaf setiap akhir tahun. Dalam pelaksanaan terdapat kambang sarai, nasi gunungan, beberapa hiasan untuk memperindah daerah makam, stand jual bunga dan sebagainya, pelaksanaan ini diikuti oleh kalangan umur berlangsung mulai pagi sampai sore, isi acara pembukaan, yasin dan tahlil, pembacaan manaqib sejarah, maulid, ceramah, doa, yang diikuti oleh berbagai kalangan masyarakat. Berdasarkan studi kosmologi, ditemukan nilai kosmologi pada ziarah tersebut, yaitu nilai saling keterhubungan antara alam dan manusia yang tidak dapat dipisahkan baik dari segi ruang dan waktu. Perlakuan masyarakat yang sangat senang dan menyambut adanya tradisi ziarah makam, membawa ketenangan batin, ketentraman dan keharmonian yang didapatkan dalam pelaksanaan tradisi hingga kehidupan sehari-hari, menjadikan hidup dengan damai dalam menjalankan kehidupan. Keterjagaan antara manusia dan alam yang saling memiliki keterhubungan keduanya, sehingga tidak dapat dipisahka

    Efektivitas Metode Tilawati dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Kelas V di MIS Tasrihul Islam Kabupaten Banjar

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca Al-Qur’an peserta didik kelas V, yang disebabkan karena kurangnya praktek pada pembelajaran Al Qur’an. Banyak dari siswa memahami tata cara baca Al-Qur’an secara teori namun tidak paham ketika praktek. Hal ini berdampak pada kemampuan membaca Al-Qur’an siswa yang kurang maksimal. Metode tilawati belum pernah digunakan pada pembelajaran Al-Qur’an di kelas V MIS Tasrihul Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode tilawati, mengetahui efektivitas metode tilawati dan perubahan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas V di MIS Tasrihul Islam Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Pra-Eksperimental jenis One Group pretest-posttest design, sebelum dan sesudah dilaksanakan pembelajaran dilakukan pretest dan posttest, populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas V MIS Tasrihul Islam, yang berjumlah 10 orang. Teknik penggunaan data melalui tes, angket dan dokumentasi. Pretest dan posttest dilaksanakan dengan menggunakan Surah Al-Zalzalah. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil angket yang disebarkan kepada siswa, rata-rata skor siswa sebesar 51,80 dari skor maksimal angket 60 dengan standar deviasi 5,770. Artinya, kebanyakan dari siswa memberikan respon yang sangat baik terhadap metode ini. Sedangkan pretest pada kelas V diperoleh hasil rata-rata sebesar 48.00. Setelah penerapan metode tilawati, nilai posttest meningkat menjadi rata-rata 77.30. Hasil uji paired sample t-test menunjukan nilai signifikansi sebesar 0,000, <0,05 Hal ini menunjukkan bahwa nilai signifikansi lebih rendah dari 0,05. Dengan demikian, Ha diterima dan Ho ditolak, Artinya metode tilawati efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an kelas V

    Pengaruh Qana’ah Terhadap Stres Pengasuhan Orang Tua Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Di Instalasi Rehabilitasi Medik Rumah Sakit Daerah Idaman (RSDI) Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Orang tua menjadi penanggung jawab besar dalam merawat, mengasuh dan memberikan penanganan terhadap anaknya yang memiliki kebutuhan khusus. Dalam merawat anak berkebutuhan khusus tentunya bukan hal yang mudah, terkadang orang tua merasakan stres pengasuhan dikarenakan banyak mendapatkan tuntutan dan kesulitan selama pengasuhan. Untuk merespon keadaan yang tidak menyenangkan ini, orang tua dapat menerapkan nilai-nilai Islam seperti memiliki sikap qana’ah. Dengan qana’ah, orang tua akan memiliki rasa penerimaan terhadap apa yang dimiliki dan berpotensi dapat menerima segala tekanan dan tuntutan yang dialami ketika mengasuh anak, sehingga dapat menciptakan pengasuhan yang sehat dan penuh kasih sayang. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh qana’ah terhadap stres pengasuhan orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus, sekaligus memberikan wawasan baru mengenai dampak penerapan niai-nilai keagamaan terhadap gangguan psikologis manusia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Jumlah populasi sebanyak 97 orang dan secara keseluruhan digunakan sebagai sampel penelitian atau disebut juga sampel jenuh. Adapun instrumen dalam penelitian ini meliputi skala qana’ah dan stres pengasuhan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara qana’ah dan stres pengasuhan dengan nilai signifikansi 0,001<0,05. Nilai koefisien arah regresi X (Qana’ah) sebesar -0,981<0,001 yang berarti semakin tinggi tingkat qana’ah, maka semakin rendah tingkat stres pengasuhan, begitupun sebaliknya. Qana’ah memiliki pengaruh sebesar 0,321. Dapat disimpulkan bahwa variabel qana’ah mempunyai kemampuan sebesar 32,1% dalam menjelaskan varians variabel stres pengasuhan dan masih ada 67,9% varians yang dijelaskan oleh faktor variabel independen lainnny

    Nikah Mis-yār dalam Tinjauan Hukum Islam dan Hukum di Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena nikah mis-yār yang berkembang di berbagai negara, termasuk Indonesia. Nikah mis-yār merupakan bentuk pernikahan di mana suami tidak memiliki kewajiban untuk memberikan nafkah secara penuh kepada istri, berbeda dengan konsep pernikahan dalam hukum Islam yang menekankan adanya tanggung jawab suami terhadap istri dan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tinjauan hukum Islam dan hukum di Indonesia terhadap pelaksanaan nikah mis-yār Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus hukum (case approach) Bahan hukum utama yang digunakan meliputi kitab-kitab fikih klasik dan kontemporer, serta peraturan perundang undangan yang berlaku di Indonesia, seperti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Kompilasi Hukum Islam. Analisis dalam penelitian ini dilakukan secara deskriptif dengan mengkaji keabsahan serta implikasi hukum nikah mis-yār dalam konteks hukum Islam dan hukum di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam tinjauan hukum Islam, nikah mis-yār dapat dianggap sah jika memenuhi rukun dan syarat akad nikah. Prinsip istishab yang menegaskan bahwa hukum asal suatu perkara tetap berlaku kecuali ada dalil yang mengubahnya dapat digunakan untuk menentukan keabsahan pernikahan ini. Meski demikian, dalam aspek mashlahah pernikahan ini berpotensi merugikan hak-hak istri, khususnya dalam hal nafkah dan perlindungan rumah tangga. Dari tinjauan hukum perkawinan di Indonesia, nikah mis-yār memiliki permasalahan fundamental terkait prinsip keadilan dan keseimbangan hak dalam pernikahan. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan serta Kompilasi Hukum Islam (KHI) menekankan bahwa pernikahan bertujuan untuk membangun rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Meskipun Pasal 80 ayat (6) KHI memberikan ruang bagi istri untuk membebaskan suami dari kewajiban nafkah, dalam konteks nikah mis-yār, pelepasan ini dilakukan sejak awal akad dan berpotensi menimbulkan ketidakadila

    Pandangan Ulama Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama Terhadap Hukum Menggunakan Suntik Filler

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis pandangan ulama Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama di Kota Banjarmasin terhadap hukum penggunaan suntik filler dalam perspektif hukum Islam. Fenomena meningkatnya tren perawatan kecantikan, khususnya suntik filler, menimbulkan polemik di masyarakat Muslim karena menyangkut batasan syariat terkait perubahan terhadap ciptaan Allah. Suntik filler sebagai prosedur non-bedah yang bertujuan memperbaiki penampilan wajah, diperlukan kajian mendalam dari sisi hukum Islam untuk mengetahui batas kebolehannya, terutama dalam konteks masyarakat Muslimah urban yang terpengaruh oleh standar kecantikan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis dan pendekatan hukum empiris. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan enam informan yang terdiri dari tiga ulama Muhammadiyah dan tiga ulama Nahdlatul Ulama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ulama Muhammadiyah pada umumnya mengharamkan penggunaan suntik filler karena dianggap sebagai bentuk mengubah ciptaan Allah, kecuali dalam kondisi darurat medis. Sebaliknya, ulama NU menyatakan bahwa suntik filler dapat dibolehkan dengan syarat tertentu, seperti tidak membahayakan, menggunakan bahan halal, dilakukan oleh tenaga medis profesional, dan dalam konteks rumah tangga atas izin suami. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan suntik filler tidak dapat dinilai secara mutlak halal atau haram, tetapi bersifat kontekstual dan kondisional. Hukum filler dapat berubah tergantung pada tujuan penggunaannya, kondisi medis, dan dampak terhadap kesehatan dan psikologis. Dengan membandingkan dua pandangan ormas Islam terbesar di Indonesia, penelitian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi ilmiah bagi masyarakat luas, serta memperkaya literatur fikih kontemporer dalam menjawab tantangan perkembangan estetika modern di kalangan umat Islam

    “Lā Al-Nāhiyah” dalam Al-Qur'an: Kajian Terhadap Ayat-ayat dalam Konteks Parenting

    Get PDF
    Lā Al-Nāhiyah merupakan bentuk larangan dalam bahasa Arab yang sering ditemukan dalam Al-Qur‟an. Dalam konteks parenting, banyak pakar menyarankan untuk menghindari penggunaan kata “jangan” karena dianggap dapat menghambat perkembangan mental, keberanian, dan rasa percaya diri anak. Namun, Al-Qur‟an justru menggunakan bentuk larangan tersebut sebagai pendekatan pendidikan yang sarat dengan nilai-nilai moral, spiritual, dan edukatif. Fenomena ini menimbulkan pertanyaan mengenai bagaimana Islam, melalui Al-Qur‟an, memaknai larangan sebagai bagian dari proses mendidik anak. Oleh karena itu, penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengkaji bentuk dan makna lā al-nāhiyah dalam ayat-ayat Al-Qur‟an yang berkaitan dengan pengasuhan anak, serta menilai relevansinya dengan prinsip-prinsip parenting Islami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi ayat-ayat Al-Qur‟an yang mengandung bentuk lā al-nāhiyah dalam konteks parenting, serta menganalisis makna dan pesan yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut. Penelitian ini juga bertujuan untuk menggali sejauh mana larangan-larangan tersebut sejalan dengan konsep parenting dalam Islam yang mendidik anak dengan kasih sayang, arahan yang jelas, dan pendekatan bertahap sesuai usia dan pemahamannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah terhadap ayat-ayat Al-Qur‟an, terutama yang mengandung lā al-nāhiyah, serta literatur tafsir klasik dan kontemporer, buku-buku ilmu nahwu, dan sumber lain yang relevan dengan tema parenting Islami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk lā al-nāhiyah dalam ayat-ayat Al Qur‟an tidak sekadar bermakna negatif, tetapi mengandung pesan edukatif dan bimbingan moral. Ayat-ayat seperti QS. Al-Baqarah:132, QS. Hud:42, Q.S Yusuf: 5,67 dan 87, Q.S Al-Isra‟: 23, Q.S Al-Ankabut: 8, Q.S Luqman: 13,15 dan 18 yang menunjukkan bahwa bentuk larangan dalam Al-Qur‟an digunakan untuk membentuk akidah yang lurus, akhlak yang mulia, dan interaksi sosial yang baik antara anak dan orang tua. Larangan dalam ayat-ayat tersebut bukan sekadar “melarang”, tetapi sarat dengan hikmah dan tujuan pembinaan karakter. Dengan demikian, penggunaan lā al-nāhiyah dalam Al-Qur‟an memiliki relevansi yang tinggi dengan prinsip-prinsip parenting Islami, yakni mendidik dengan ketegasan yang penuh hikmah dan kasih sayang. Serta, membangun komunikasi yang efektif dan bernilai dalam konteks pendidikan anak dalam Islam

    فعالية استخدام لعبة التعلم السهل والمرح في اتقان مفردات اللغة العربية لدى طلبة الصف السابع بالمدرسة المتوسطة الإسلامية الحكومية ٢ بنجرماسين = Efektivitas Bermain Game Online (Fun Easy Learn) dalam Meningkatkan Kosakata Bahasa Arab pada Siswa MTsN 2 di Kelas Tujuh Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas bermain game online (Fun Easy Learn) dalam meningkatkan kosakata bahasa Arab pada MTsN 2 di kelas tujuh Banjarmasin. Latar belakang ini Siswa kesulitan memahami kosakata bahasa Arab, terutama berasal dari Sekolah Dasar tanpa dasar pembelajaran bahasa Arab. Mereka harus memulai dari nol tanpa bekal awal. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan seperti buku teks, audio percakapan, dan gambar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan eksperimen murni (true experimental design) yang melibatkan dua kelompok: kelompok eksperimen yang menggunakan game online fun easy learn dan kelompok kontrol yang menggunakan konvensional. Tes yang digunakan berupa pretest dan posttest untuk mengukur sejauh mana efektivitas bermain game online dalam meningkatkan kosakata bahasa Arab. Analisis data dilakukan dengan uji U menggunakan program SPSS versi 25. Hasil dalam penelitian ini adalah bermain game online fun easy learn dalam meningkatkan kosakata bahasa Arab adalah efektif. Berdasarkan hasil rata-rata pretest kelas tujuh H sebagai kelompok eksperimen adalah 67,59 dan kelas tujuh J sebagai kelompok kontrol adalah 60,34 dan hasil rata-rata posttest kelas tujuh H adalah 89,66 dan kelas tujuh J adalah 68,45. Kemudian, nilai uji U sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇