IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Analisis SWOT Pondok Modern An-Najah Cindai Alus Putra

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini dilandasi dari permasalahan Pondok Modern An-Najah Cindai Alus Putra yang merupakan lembaga pendidikan pondok modern di Kecamatan Tambang Ulang, Kabupaten Tanah Laut yang telah beroperasi selama sepuluh tahun lebih belum mengalami kemajuan yang signifikan, dan pondok ini juga menghadapi kendala berupa penurunan minat orang tua untuk mendaftarkan anak-anak mereka ke pondok ini, dengan jumlah pendaftar yang cenderung menurun bahkan stagnan dari tahun ke tahun. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Kemudian dilakukan dengan analisis data dengan mengemukakan teori yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis SWOT Pondok Modern An Najah Cindai Alus Putra berdasarkan analisis Kekuatan dan kelemahan terdiri dari kurikulum multi-model, lokasi luas, tenang dan asri, prestasi santri yang banyak, program yang beragam, dan pengembangan karakter 24 jam, untuk kekurangan terdiri dari kurangnya tenaga pengajar, kurangnya sarana dan prasarana, belum terkenal dan promosi yang kurang, pondok tahap berkembang, masalah pendanaan, dan aksesibilitas yang jauh, sedangkan peluang dan ancaman yaitu pemanfaatan teknologi digital, pemanfaatan media sosial, pemanfaatan SDA, kerjasama dengan lembaga pendidikan,hubungan alumni, hubungan masyarakat, untuk ancaman yaitu terhadap persaingan lembaga pendidikan, penurunan santri akibat lingkungan luar, tingginya minat pondok salafi, penurunan minat sekolah berbasis asrama, bencana kemarau dan kekeringan, dan akses kota yang jauh. Strategi yang direkomendasikan dari penelitian ini adalah strategi S-O sebagai strategi yang cocok digunakan pondok, dengan menggunakan kekuatan kurikulum, juga lokasi yang luas, tenang dan dikelilingi alam yang asri, prestasi serta program yang bermacam-macam, kemudian dipadukan dengan peluang yaitu pemanfaatan teknologi digital dan media sosial untuk mempromosikannya secara maksimal. Tidak lupa pula memanfaatkan peluang relasi dengan lembaga pendidikan, masyarakat serta alumni untuk mengatasi kelemahan serta mengantisipasi ancaman

    Komunikasi Ayah dan Anak Menurut Al-Qur'an Perspektif Wahbah al-Zuhayli dalam Tafsir al-Munîr

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji komunikasi ayah dan anak menurut perspektif Wahbah al-Zuhayli dalam tafsirnya, al-Tafsîr al-Munîr. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh fenomena fatherless yang semakin marak terjadi, di mana ketiadaan figur ayah dalam kehidupan anak berdampak signifikan pada perkembangan psikologis dan moral mereka. Dalam Islam, ayat-ayat Al-Qur'an banyak menyoroti pentingnya keterlibatan ayah dalam mendidik dan membimbing anak-anak, seperti yang tergambar dalam kisah Nabi Ibrahîm, Nabi Ya’qûb, Nabi Syu’aib, Nabi Nûh dan Luqmân sebagai sosok teladan yang baik. Juga Nabi Ibrahîm dan ayahnya yang dapat diambil pembelajaran dari kisahnya dengan fokus pada penafsiran dari Wahbah al-Zuhayli dan relevansi dari ayat-ayat yang ditafsirkan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan sosio-historis untuk menganalisis konteks budaya dan politik yang mempengaruhi pemikiran beliau. Hasil penelitian terdapat 51 ayat dalam Al-Qur'an yang membahas komunikasi antara ayah dan anak, tersebar di 11 tempat yang mencakup kisah Nabi Ibrahim dan Ismail, Nabi Ya’qub dan Yusuf, Nabi Nuh dan anaknya, Luqman dan putranya, serta Nabi Syu’aib dan putrinya. Melalui tafsir Wahbah al-Zuhayli, penelitian ini menghubungkan metode komunikasi dakwah dengan interaksi ayah dan anak, menggunakan tiga metode utama. Pertama, metode hikmah menekankan penyampaian pesan yang mendalam dan rasional terhadap anak. Kedua, metode mau’izhah hasanah penuh dengan kasih sayang untuk memberikan nasihat lembut yang mempererat hubungan emosional antara ayah dan anak. Dan ketiga metode mujâdalah, dengan diskusi logis, mendorong keterbukaan dan berpikir kritis. Ketiga metode ini menjadi penting untuk mengatasi fenomena fatherless, yang marak terjadi dan berdampak pada kesehatan psikologis serta pendidikan anak. Komunikasi yang intens dan efektif dari ayah dapat memperkuat hubungan dengan anak, sehingga penelitian ini menjadi refleksi bagi para ayah untuk lebih berperan dalam membimbing anak mereka melalui komunikasi yang relevan dan bermakn

    استخدام بطاقات التهجئة الومضية في تعليم الإملاء المنظور لطلبة الصف العاشر بمدرسة الاستقامة الثانوية الإسلامية الأهلية ببكابوران رايا في بنجرماسين = Penggunaan Flashcard Ejaan dalam Pembelajaran Imla’ Mandzur Siswa Kelas X MA Al-Istiqamah Pekapuran Raya Banjarmasin

    Get PDF
    Pembelajaran maharah kitabah pada siswa kelas X MA Al-Istiqamah Pekapuran Raya Banjarmasin dihadapakan kepada masalah-masalah diantaranya, siswa belum mampu menulis bahasa Arab dengan benar sesuai kaidah penulisan bahasa Arab, seperti menulis huruf dan kosakata yang tidak sesuai kaidah, menghubungkan huruf dengan kata, dan menyusun kata menjadi kalimat. Oleh karena itu peneliti ingin mengetahui seberapa efektif Penggunaan Flashcard Ejaan apabila diterapkan dalam pembelajaran dikelas. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain True Experimental Desain. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menegetahui seberapa efektif Penggunaan Flashcard Ejaan dalam pembelajaran imla’ mandzur siswa kelas X. peneliti menngunakan SPSS 22 untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Hasil dalam penelitian ini adalah Penggunaan Flashcard Ejaan dalam Pembelajaran Imla’ Mandzur adalah Efektif. Berdasarkan hasil pre-test kelas XA adalah 71,15 dan kelas XB 70,31 dan hasil rata-rata post-test kelas XA 78,89 dan kelas XB adalah 91,35. Dan nilai uji U sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka Ha diterima dan Ho ditolak dan proses ini dikatakan Efektif

    Pendampingan Gerakan Literasi Sekolah dalam Pembelajaran di SDN 2 Haruyan Dayak Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah

    Get PDF
    Literasi merupakan keterampilan dasar yang penting untuk perkembangan akademis dan sosial siswa. Di Indonesia kemampuan literasi siswa masih rendah sehingga menghambat pemahaman materi pelajaran dan kemampuan berpikir kritis siswa. Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang diluncurkan pada 2016 bertujuan untuk menanamkan kebiasaan membaca dan menulis sejak dini. Namun, di SDN 2 Haruyan Dayak, tantangan seperti kurangnya minat baca, pemanfaatan perpustakaan yang rendah, dan keterbatasan akses bacaan menjadi hambatan utama. Penerapan GLS di sekolah ini diharapkan dapat memperkuat literasi dasar siswa dan meningkatkan kualitas pendidikan secara keseluruhan.Pengabdian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SDN 2 Haruyan Dayak guna meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa, terutama dalam keterampilan membaca, menulis, dan berpikir kritis. Program ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan literasi siswa di kelas rendah melalui kegiatan membaca yang terstruktur, pelatihan mengeja, dan penguatan pemahaman teks sederhana.. Selain itu, pengabdian ini juga berfokus pada mengatasi hambatan literasi yang dihadapi siswa, terutama terkait dengan meningkatkan kemampuan literasi dasar yang menjadi landasan dalam pendidikan. Metode pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), di mana guru bergerak aktif untuk mengidentifikasi masalah literasi dan merancang solusi bersama. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SD Negeri 2 Haruyan Dayak berhasil meningkatkan kemampuan literasi dasar siswa kelas I dan II. Melalui tiga tahapan, yaitu pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran. Meskipun terdapat tantangan dalam mempertahankan fokus siswa dan keterbatasan koleksi buku pengayaan, hasil observasi menunjukkan peningkatan minat baca dan kemampuan literasi siswa secara signifikan. Dengan demikian, program ini tidak hanya memperkuat keterampilan literasi dasar, tetapi juga menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan akademis siswa

    Implementasi Ekstrakurikuler dalam Mengembangkan Aspek Perkembangan Anak di PAUD Terpadu Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin

    Get PDF
    Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan pendidikan yang berlangsung di luar jam sekolah dan berlangsung baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah Kegiatan ekstrakurikuler ini bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi ekstrakurikuler di PAUD Terpadu Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian ini meenggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian pada penelitian ini yaitu Kepala Sekolah, Guru dan Orang Tua di PAUD Terpadu Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler, PAUD Terpadu Islam Sabilal Muhtadin dilaksanakan dengan melakukan penjadwalan kegiatan agar berjalan secara teratur dan dalam pelaksanaannya pun anak sangat diperhatikan agar dapat meningkatkan proses perkembangan anak secara maksimal dan tujuan pembelajaran dapat tercapai. Implementasi ekstrakurikuler di PAUD Terpadu Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin terdiri dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan ekstrakurikulernya. Faktor pendukung dalam kegiatan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di PAUD Terpadu Islam Sabilal Muhtadin yaitu guru yang selalu siaga, fasilitas yang mendukung dan lengkap serta antusias anak dan orang tua. Adapun faktor penghambatnya yaitu cuaca yang kurang mendukung sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler

    Konsep Pemikiran Imam Al-Ghazali Tentang Prinsip Keadilan dalam Bertransaksi Terhadap Kenaikan Suku Bunga Pinjaman Bank Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini membahas peran Bank Indonesia sebagai otoritas pengawasan yang mengatur bank konvensional dan bank syariah di Indonesia, setiap Bank memiliki konsep dasar yang menjadi acuan dalam kegiatan usaha. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) berfokus pada bidang ekonomi perbankan. Untuk memperoleh data yang diperlukan, penulis melakukan pencarian literatur di beberapa perpustakaan dan lembaga keuangan untuk mengidentifikasi bahan pustaka yang relevan dengan topik penelitian. Data yang dikumpulkan digunakan untuk menganalisis kajian yang terkait dengan masalah yang diteliti. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa Bank Indonesia bertanggung jawab menjaga stabilitas keuangan dan perlindungan konsumen, baik untuk bank konvensional maupun bank syariah. Penelitian ini menghasilkan temuan, yaitu: Pertama: Pemikiran ImamAl Ghazali Mengenai Prinsip Keadilan dalam bertransaksi. Konsep maslahat atau kesejahteraan yang membahas tentang riba yaitu salah satu unsur yang dilarang, serta menegaskan bahwa menetapkan bunga atas hutang piutang berarti telah membelokkan uang dari fungsinya sebagai alat tukar sehingga ditegaskan hukumnya haram. Kedua: Konsep pemikiran Imam Al-Ghazali mengenai kenaikan suku bunga Bank Indonesia dapat diatasi dengan penerapan sistem keuangan Syariah. Dalam sistem ini, prinsip keadilan suku bunga tercermin melalui kepatuhan terhadap prinsip bagi hasil, yang mengutamakan pembagian keuntungan secara adil antara pihak bank dan nasabah

    Analisis Penerapan Pasal 222 UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Ambang Batas Persyaratan Capres dan Cawapres (Perspektif Dosen Politik dan Hukum di Kota Banjarmasin)

    Get PDF
    Pasal 222 UU No. 7 Tahun 2017 menetapkan ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden (presidential threshold), yang menuai kontroversi karena dianggap menghambat kompetisi politik yang sehat. Penelitian ini menganalisis perdebatan akademisi, khususnya pengajar politik dan hukum di Banjarmasin, serta mengevaluasi ketentuan tersebut berdasarkan prinsip demokrasi dan keterwakilan. Menggunakan pendekatan socio-legal, penelitian ini melibatkan wawancara dengan delapan akademisi dari empat perguruan tinggi di Banjarmasin, serta analisis dokumen hukum dan studi kepustakaan. Penelitian berlangsung selama satu bulan, dari 7 November hingga 2 Desember 2024, dengan analisis deskriptif kualitatif. Penelitian ini menghasilkan dua temuan utama. Pertama, menurut analis politik Muhammad Rafy, Edi Haskar, dan Nessa Fajriyana Farda, Pasal 222 menimbulkan berbagai permasalahan, termasuk pelanggaran UUD 1945, pelemahan demokrasi, politik transaksional, dan polarisasi politik. Kedua, wawancara dengan dosen politik dan hukum di Banjarmasin mengungkap tiga pandangan: seperempat mendukung PT 20%, sementara sisanya terbagi rata antara mendukung PT dengan ambang <15% dan menolak PT sepenuhnya. Dalam perkembangannya, Mahkamah Konstitusi pada awal Januari 2025 memutuskan bahwa ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden sebesar 20% bertentangan dengan konstitusi. Efektivitas penghapusan PT dalam mengatasi permasalahan yang telah diidentifikasi oleh para analis dan akademisi dalam penelitian ini memerlukan evaluasi lebih lanjut

    Pelaksanaan Pembelajaran Kooperatif Learning Metode Talking Stick Pada Pembelajaran Fiqih Materi Makanan Halal dan Haram Pada Siswa Putri SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin.

    Get PDF
    Penting untuk menerapkan pembelajaran aktif terlebih dalam pembelajaran fiqih dimana guru dan siswa dapat mengekspresikan jiwa kreatif selama proses pembelajaran, sehingga terjadi keaktifan dalam materi pembelajaran. Pembelajaran dengan metode talking stick dapat mendorong siswa untuk berani mengemukakan pendapatnya, metode ini berfokus pada penciptaan kondisi dan suasana belajar aktif dari siswa. Penggunaan metode tersebut dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan tahapan langkah-langkahnya sehingga memungkinkan kesesuaian dari proses penerapan metode. Penelitian ini adalah penelitian yang terjun ke lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, Uraian data disampaikan dalam bentuk kata�kata, dimana berperan sebagai instrumen utama dalam pengumpulan informasi. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII Putri SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin yang terdiri dari kelas VIII C Putri dan siswa kelas VIII B Putri, sedangkan objek penelitian ini adalah penerapan tahapan langkah-langkah dari metode talking stick dalam proses pembelajaran fiqih. Teknik pengumpulan data yang digunakan terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini diambil dari lembar observasi pengamat dalam pelaksanaan pembelajaran yakni observasi tahapan langkah�langkah metode talking stick dan keaktifan siswa kelas VIII Putri. Berdasarkan hasil data yang diperoleh bahwa: 1) Capaian hasil proses kesesuaian tahapan langkah-langkah metode talking stick dengan materi Makanan Halal dan Haram pada pembelajaran sebelumnya sudah mencapai kategori baik yakni B Dan pada pembelajaran dengan materi yang sama, Kemudian dilakukan kembali penelitian selanjutnya mengalami peningkatan menjadi kategori sangat baik yakni A. 2) Keaktifan siswa kelas VIII Putri SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin selama proses pembelajaran fiqih dengan menggunakan metode talking stick materi Makanan Halal dan Haram pada pembelajaran sebelumnya mencapai kategori baik dan untuk pembelajaran selanjutnya mengalami peningkatan menjadi kategori sangat bai

    Pengukuran Pemahaman Riba Tentang Utang Piutang dengan Sistem Bunga (Studi Masyarakat Alalak Utara)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi adanya sistem berutang masyarakat di Kelurahan Alalak Utara dengan sistem bunga. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah pemahaman masyarakat di Kelurahan Alalak Utara tentang riba berpengaruh terhadap keputusan berutang. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan metode kuantitatif. Data penelitian ini di kumpulkan denn teknik angket atau kuesioner dan dokumentasi dengan skala pengukuran, yaitu skala guttman. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non probability sampling dengan Accidental sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa Masyarakat Alalak Utara memiliki pemahaman yang sangat baik tentang riba berdasarkan hasil total skor sebesar 91%. Masyarakat Alalak Utara masih kurang layak dalam keputusan berutang dengan sistem bunga berdasarkan hasil total skor sebesar 51%. Hasil uji T diperoleh nilaiThitung sebesar 2,153 > Ttabel 1,677 dan nilai signifikansi 0,036 < 0,05 atau sebanyak 29,7% dipengaruhi variabel pemahaman riba. Sedangkan sisanya 70,3 dipengaruhi oleh variabel lain seperti faktor literasi keuangan, promosi dan penawaran khusus. Artinya terdapat pengaruh pemahaman riba terhadap keputusan Masyarakat Alalak Utara dalam berutang dengan sistem bunga

    Pengaruh Prophetic Leadership terhadap Motivasi Kerja Pegawai Kantor Urusan Agama di Kabupaten Kapuas

    Get PDF
    Kepemimpinan yang baik dapat memberikan dampak positif bagi bawahannya. Pentingnya peran motivasi kerja dalam mencapai produktivitas yang tinggi dalam suatu organisasi telah menjadi fokus perhatian manajemen dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh prophetic leadership terhadap motivasi kerja pegawai kantor urusan agama di Kabupaten Kapuas, khususnya di dua kantor urusan agama yaitu kantor urusan agama Kecamatan Bataguh dan kantor urusan agama Kecamatan Kapuas Timur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis pendekatan korelasional. Instrument dalam penelitian ini menggunakan skala prophetic leadership dan skala motivasi kerja. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh, dimana semua populasi dalam penelitian ini dijadikan sampel. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 30 orang. Teknik analisis data yang dilakukan menggunakan SPSS 26 for windows dengan metode analisis statistic regresi linear sederhana dan analisis statistic deskriptif. Hasil penelitian ini adalah 1) Tingkat prophetic leadership pegawai kantor urusan agama di Kabupaten Kapuas yaitu 56,7% (17) subjek masuk dalam kategori tinggi, adapun sisanya 43,3% (13) subjek masuk dalam kategori sedang. 2) Tingkat motivasi kerja pegawai kantor urusan agama di Kabupaten Kapuas yaitu 30% (9) subjek masuk dalam kategori tinggi, adapun sisanya 70% (21) subjek masuk dalam kategori sedang. 3) Prophetic leadership memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja pegawai kantor urusan agama di Kabupaten Kapuas dengan nilai 0,0001<0,05 yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Adapun besaran pengaruh prophetic leadership terhadap motivasi kerja sebesar 32,4%. Sedangkan sisanya sebesar 67,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇