IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Upaya Guru dalam Implementasi Aplikasi Paint pada Penggunaan Komputer Anak Kelompok B di PAUD Miriam Banjarmasin

    Get PDF
    Media komputer memiliki peran yang sangat penting untuk diperkenalkan kepada anak usia dini, karena menjadi salah satu keterampilan yang diperlukan di zaman sekarang. Melalui pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), anak-anak dapat termotivasi untuk mengembangkan keterampilan berpikir mereka hingga mencapai tingkat yang lebih tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi , serta faktor pendukung dan penghambat dalam upaya guru dalam implementasi aplikasi paint pada penggunaan komputer anak kelompok B. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian ini yaitu 1 orang guru komputer dan anak kelompok B1, B2, dan B3. Objek penelitiannya yaitu mengenai upaya guru dalam implementasi aplikasi paint pada penggunaan komputer anak kelompok B di PAUD Miriam Banjarmasin. Teknik pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Serta keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya guru dalam implementasi aplikasi paint pada penggunaan komputer anak kelompok B di PAUD Miriam Banjarmasin, pada perencanaannya terdapat mempersiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) sesuai kebutuhan anak-anak. Adapun dalam tahap pelaksanaannya terdapat menggunakan aplikasi paint untuk pembelajaran mewarnai dengan memperkenalkan fitur-fitur mewarnai di aplikasi paint dan mengajarkan teknik mewarnai gradasi, serta mengadakan lomba digital painting menggunakan aplikasi paint dengan mengusung tema “mari menjaga lingkungan” yang bertujuan untuk mengajak anak-anak berpikir tentang pentingnya melestarikan alam melalui media seni digital yang diselenggarakan oleh Diginusa. Adapun faktor pendukung didapat dari Yayasan Penyelenggaraan Ilahi Indonesia yang memfasilitasi penggunaan komputer, Diginusa yang menyelenggarakan lomba digital painting, kompetensi dan semangat guru, serta fasilitas ruangan yang menyesuaikan dengan kebutuhan anak. Sedangkan faktor penghambat dapat dari sarana komputer yang terbatas, durasi pembelajaran yang sebentar yaitu hanya 30 menit, dan modul ajar yang disediakan oleh Diginusa yang bersifat acak

    Simbolisme Kata Rûh dalam Al-Qur’an (Telaah Penafsiran Al-Naisâbûrî dalam Tafsir Gharâ`ib Al-Qur’an Wa Raghâ`ib Al-Furqân)

    Get PDF
    Perbincangan mengenai rûh merupakan salah satu hal sentral di bidang ilmu pengetahuan. Pada dialog manusia dengan ilmu pengetahuan yang berkembang, banyak para cendekiawan yang mencoba mengembangkan dan memecahkan makna ini. Proses dialog ini sendiri menghadirkan banyak sekali pemaknaan mengenai rûh, sehingga kajian mengani hal ini menarik untuk dianalisis. Penulis pada penelitian ini menggunakan tafsir Gharâ`ib Al-Qur'an wa Raghâ`ib Al-Furqân karya al-Naisâbûrî untuk menganalisis penafsiran simbolik terhadap kata ini dalam tafsir karyanya. Tujuan penelitian ini sendiri untuk menganalisis bagaimana penafsiran simbolik al-Naisâbûrî terkait makna rûh dan menganalisis metode yang digunakan dalam penafsirannya. Kedua hal ini menjadi penting, karena penafsiran simbolik dengan pendekatan isyârî yang digunakan bisa melihat maqbûl atau tidaknya penafsiran dari sisi isyarat itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang menganalisis sumber primer berupa kitab tafsir Gharâ`ib Al-Qur'an wa Ragâh`ib Al-Furqân karya al-Naisâbûrî dan sumber sekunder berupa kitab-kitab tafsir, buku, artikel, dan karya ilmiah lainnya yang relevan. Pada praktiknya, penelitian ini masuk ke dalam ranah tafsir maudhû’iy karena berfokus pada satu kata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama; penafsiran simbolik kata rûh oleh al-Naisâbûrî yakni, sebagai sumber kehidupan agama dan penghubung antara manusia dengan Allah melalui pemaknaan malaikat Jibril serta Al-Qur'an dan Wahyu. Kedua, metode penafsiran yang digunakan al-Naisâbûrî memiliki beberapa karakteristik: dimulai dengan makna zahir sebelum menyelami makna yang lebih dalam, menggunakan pendekatan antar ayat dalam membangun makna, menerapkan metode perluasan makna, dan menjaga keseimbangan antara makna zahir dan batin. Penelitian ini juga menemukan bahwa penafsiran al-Naisâbûrî termasuk dalam kategori tafsir isyârî yang maqbûl (dapat diterima) karena memenuhi syarat-syarat yang ditetapkan para ulama, seperti tidak mengabaikan makna zahir, didukung dalil syar'i dan tidak bertentangan dengan syariat

    Islamic EFL Teacher’s Practices in Independent Curriculum Implementation: A Case Study at Pondok Pesantren Darussalim

    Get PDF
    The independent curriculum is an education policy that aims to give schools and teachers the freedom to develop a curriculum that suits the needs of students and the local context. However, its current implementation presents several probelamatics for teachers and learners. Therefore, this study aims to find out how the implementation of the independent curriculum is practiced by EFL teachers at Darussalim Islamic Boarding School and what challenges they face. Using a case study research design. This research was conducted at Darussalim Islamic Boarding School. The researcher observed classroom learning activities and interviewed 3 EFL teachers with 3 different levels. Observations and interviews provided data on how the implementation of the independent curriculum is practiced by EFL teachers at the Islamic boarding school, while the results of the interviews provided data related to the challenges that EFL teachers face. The results showed that in the planning stage, the EFL teachers had good initial readiness, this could be seen from their efforts in attending the in-house training (IHT). At the implementation stage, teachers succeeded in creating a religious, contextual, and collaborative atmosphere. While at the evaluation stage, the level of teacher readiness varies based on their understanding and training experience. The challenges faced are quite significant, namely: limited teacher understanding, limited training, lack of technology facilities, lack of technology utilization, and policies that limit the use of technology by students in the learning process

    Aktivitas Dakwah Al-Habib Hafidz Bin Abdullah Al-Qodri Dalam Meningkatkan Keberagamaan Masyarakat Cempaka Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh pemikiran bahwa Dakwah merupakan hal yang penting dalam membimbing umat untuk mencapai kehidupan yang lebih baik. Hal tersebut terlihat dari perubahan yang terjadi dalam lingkungan masyarakat Cempaka dalam pemahaman agama hingga mampu mengatasi problematika sosial yang terjadi. Perubahan tersebut terlihat signifikan setelah adanya penyebaran dakwah oleh tokoh agama pada lingkungan masyarakat Cempaka, salah satunya yakni Al-Habib Hafidz bin Abdullah Al-Qodri. Oleh karena itu Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aktivitas dakwah yang dilakukan oleh Al-Habib Hafidz bin Abdullah Al-Qodri dalam meningkatkan keberagamaan masyarakat Cempaka, Kota Banjarbaru serta mengetahui perubahan nilai relegius atau peningkatan kondisi keberagamaan masyarakat Cempaka, Kota Banjarbaru. Fokus permasalahan dalam penelitian ini yakni Bagaimana aktivitas dakwah Habib Hafidz dalam meningkatkan keberagamaan masyarakat dan Bagaimana kondisi keberagamaan masyarakat setelah adanya Habib Hafidz di lingkungan masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan Field Research, dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Dalam pengumpulan data penelitian yakni melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah Al-Habib Hafidz bin Abdullah Al-Qodri memiliki dampak signifikan dalam meningkatkan keberagamaan masyarakat Cempaka, dengan terjadinya perubahan positif seperti peningkatan kesadaran beribadah, serta tumbuhnya rasa kebersamaan dan toleransi antar warga. Dakwah yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga memberikan perhatian pada aspek sosial dan moral masyarakat, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap terciptanya suasana religius yang lebih kondusif. Dengan demikian, penelitian ini menunjukkan bahwa aktivitas dakwah yang konsisten dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dapat menghasilkan perubahan keberagamaan yang positif dan berkelanjuta

    Kekuatan Mengikat Putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen Menurut Undang-Undang No 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen

    Get PDF
    Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) merupakan lembaga yang dibentuk untuk menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha secara cepat, efisien, dan biaya murah diluar pengadilan. Berdasarkan Pasal 54 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), putusan BPSK memiliki sifat final dan mengikat (final and binding), yang berarti wajib dipatuhi dan langsung dapat dilaksanakan oleh para pihak. Namun, Pasal 56 UUPK memberikan ruang keberatan ke Pengadilan Negeri, yang menciptakan dinamika dalam pelaksanaan putusan tersebut, sehingga dari adanya kontradiksi pasal tersebut melatarbelakangi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan hukum putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) berdasarkan teori keadilan, prinsip transparansi, teori perlindungan konsumen, dan hierarki hukum Hans Kelsen. Putusan BPSK, sebagaimana diatur dalam Pasal 54 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen (UUPK), memiliki sifat final dan mengikat untuk memberikan kepastian hukum kepada konsumen dan pelaku usaha. Namun, Pasal 56 UUPK membuka ruang keberatan ke Pengadilan Negeri, yang menimbulkan tantangan dalam implementasi sifat finalitas tersebut. Berdasarkan teori keadilan, putusan BPSK mendukung perlindungan terhadap konsumen sebagai pihak yang lebih lemah, sementara prinsip transparansi memastikan bahwa proses penyelesaian sengketa dilakukan secara terbuka dan adil. Dalam perspektif hierarki hukum Hans Kelsen, putusan BPSK memiliki validitas karena bersumber dari norma yang lebih tinggi, yaitu UUPK. Penelitian ini merekomendasikan harmonisasi regulasi keberatan dan penguatan kelembagaan BPSK untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi penyelesaian sengketa konsume

    Korelasi Kepemimpinan Akademik Kepala Sekolah dengan Budaya Mutu Pendidikan di MAN Insan Cendekia Paser Kalimantan Timur

    Get PDF
    Saat ini, pendidikan di Indonesia sedang mengalami pasang surut, dengan berbagai permasalahan yang menjadi tantangan terbesar dalam mewujudkan pendidikan berkualitas. Sebagai lembaga pendidikan, sekolah memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pendidikan yang berkualitas. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan adalah kepemimpinan akademik kepala sekolah dan budaya mutu pendidikan di sekolah tersebut. Karakteristik kepemimpinan akademik kepala sekolah menjadi bagian penting dalam menciptakan budaya mutu yang berkualitas sehingga bisa menghasilkan kualitas pendidikan yang tinggi. Karakteristik kepemimpinan akademik kepala sekolah dari Marmmar Mukhopadhyay yaitu, vision Creator, enthusiastic, empathy, intellectual stimulation, growth mindset, taking people along, demonstrate genuinesess, dan inspire. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui angket yang disebarkan kepada peserta didik aktif dan tenaga pendidik dan kependiidkan MAN Insan Cendekia Paser. Responden dipilih menggunakan teknik random sampling. Analisis data menggunakan SEM-PLS pada aplikasi SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan akademik kepala sekolah berhubungan positif signifikan dengan budaya mutu pendidikan. Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai pendidikan berkualitas, diperlukan kepemimpinan yang efektif dan komitmen semua elemen di lingkungan pendidikan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah di Indonesia

    Efektivitas Aksesibilitas dalam Perda Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas di Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Aksesibilitas bagi penyandang disabilitas merupakan hak yang dijamin oleh Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 Tentang Perlindungan dan Pemenuhan Hak Penyandang Disabilitas di Kota Banjarmasin. Salah satu penerapannya adalah penyediaan trotoar yang ramah bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejauh mana Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 diterapkan secara efektif serta menganalisis kualitas pelaksanaan hukum, yakni Pasal 89 huruf o Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2022 terkait hak aksesibilitas pelayanan publik di trotoar jalan bagi masyarakat penyandang disabilitas di Kota Banjarmasin. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dan bersifat kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan pihak Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin serta 14 penyandang disabilitas fisik (pengguna kursi roda atau tongkat penyangga). Selain itu, penelitian ini juga didukung dengan data sekunder berupa dokumen dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Perda Nomor 3 Tahun 2022 tentang perlindungan hak penyandang disabilitas di Kota Banjarmasin belum efektif. Meskipun sudah ada upaya pemerintah untuk membuat trotoar yang ramah bagi penyandang disabilitas, masih banyak trotoar yang tidak sesuai standar. Standar yang belum dipenuhi untuk trotoar adalah ramp dengan kemiringan landai 7 derajat yang diatur dalam lampiran Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 3/PRT/M/2014. Selain itu, trotoar juga sering dialihfungsikan sebagai tempat berdagang oleh pedagang kaki lima atau parkir kendaraan bermotor, sehingga menghambat fungsi trotoar sebagai fasilitas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Pengawasan terhadap pelaksanaan Perda ini oleh Dinas PUPR, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Wali Kota Banjarmasin juga masih belum optimal. Sayang sekali jika trotoar yang sudah menghabiskan anggaran milyaran rupiah ternyata belum mampu memenuhi tujuan dari aksesibilitas bagi penyandang disabilitas

    Pengaruh Apersepsi Terhadap Kesiapan, Pemahaman, dan Motivasi Belajar Siswa pada Materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel (SPLSV) di Kelas VIII MTsS Diniyah Barabai Tahun Ajaran 2024/2025

    Get PDF
    Tahap awal pembelajaran menjadi penentu keberhasilan suatu pembelajaran, apabila pada tahapan awal mendapatkan respon yang positif dari para siswa maka akan semakin mudah tahapan selanjutnya dilaksanakan. Namun, masih banyak guru yang melewatkan tahap awal ini dan lebih mementingkan tahap inti yaitu pemberian materi tanpa mengetahui kondisi siswanya. Salah satu cara yang dapat dilakukan agar perhatian siswa terfokus pada guru yaitu dengan melakukan apersepsi di tahap awal pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: i) mengetahui pengaruh signifikan apersepsi terhadap kesiapan belajar siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel di kelas VIII MTsS Diniyah Barabai tahun ajaran 2024/2025, ii) mengetahui pengaruh signifikan apersepsi terhadap pemahaman belajar siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel di kelas VIII MTsS Diniyah Barabai tahun ajaran 2024/2025, iii) mengetahui pengaruh signifikan apersepsi terhadap motivasi belajar siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel di kelas VIII MTsS Diniyah Barabai tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian kausalitas. Populasi pada penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VIII MTsS Diniyah Barabai sebanyak 106 orang, dan pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling sehingga terpilihlah 52 siswa gabungan dari kelas VIII C dan VIII D. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner (angket) dan tes dalam bentuk essay. Data pada penelitian ini dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana dengan melalui uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas residual, uji linearitas, dan uji heteroskedastisitas. Berdasarkan hasil pengolahan data dengan uji regresi linear sederhana pada taraf signifikansi 5%, hasil penelitian ini menyatakan bahwa i) apersepsi berpengaruh signifikan terhadap kesiapan belajar siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel di kelas VIII MTsS Diniyah Barabai, ii) apersepsi berpengaruh signifikan terhadap pemahaman belajar siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel di kelas VIII MTsS Diniyah Barabai. iii) apersepsi berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Satu Variabel di kelas VIII MTsS Diniyah Barabai

    Metodologi Penafsiran Al-Qur’an Dalam Buku Tanggung Jawab Kolektif Manusia Menurut Al-Quran Karya Abdullah Karim

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan tafsir yang terjadi di Indonesia khususnya di tanah Banjar yang mulai bermunculan. Namun jika dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia, di tanah Banjar masih jauh tertinggal. Kalimantan Selatan sendiri pada tahun 2000-an, secara signifikan karya tafsir mulai bermunculan. Karya tafsir di Kalimantan Selatan kebanyakan berawal dari kalangan ulama dan akademisi. Salah satunya yaitu cendekiawan muslim bernama Abdullah Karim. Karya yang menawarkan pendekatan tafsir yang inovatif yaitu buku Tanggung Jawab Kolektif Manusia Menurut Al-Qur’an. Abdullah Karim merupakan akademisi yang berperan aktif dan banyak memberikan kontribusi pada bidang tafsir Al-Qur’an. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana metodologi, corak, maupun kesinambungan dan perubahan pemikirannya, serta mengangkat dan memperkenalkan Abdullah Karim dan karyanya. Jenis penelitian ini adalah penelitian pustaka (library research) yaitu penelitian yang mengutamakan literatur-literatur baik primer juga sekunder. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif yang disajikan secara deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu dengan merujuk langsung kepada literatur primer dan sekunder, kemudian mengklasifikasi data, dilanjutkan dengan memverifikasi data data yang valid dan relevan kemudian menggunakan data valid tersebut. Dari temuan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa metode yang digunakan oleh Abdullah Karim yaitu metode tafsir tematik, sebagaiman yang ia dijelaskan langsung dalam bukunya. Adapun untuk menafsirkan ayat-ayat Al Qur’an. Analisis yang digunakan dalam kajian tafsir Abdullah Karim yaitu analisis terminologis. Adapun corak penafsiran buku ini adalah ȃdabî ijtimȃ’î dikarenakan dalam setiap penafsiran,banyak menerangkan kaidah-kaidah dan gaya Bahasa Arab dan mengaitkan dengan kebudayaan maupun keadaan sosial masyarakat. Terdapat kesinambungan pada teknik penafsiran dan analisis tafsir yang digunakan antara Abd Muin Salim dengan Abdullah Karim terutama pada pendekatan, teknik penafsiran serta analisis tafsir, di samping mengikuti teknik dan cara analisis tafsir Abd Muin Salim, terdapat perubahan pemikiran tafsir Abdullah Karim terutama pada analisis terminologis karena menyesuaikan dengan tema bahasa

    Strategi Sentimentil yang Digunakan Ustadz Ahmad Iftahul Hijrin dalam Mengajak Remaja Untuk Mengikuti Kegiatan di Majelis Sholawat Ar-Rahman Banjarmasin (Studi Kasus pada Remaja Kelayan A RT. 14)

    Get PDF
    Strategi sentimentil merupakan sebuah strategi seorang da’i untuk berdakwah kepada mad’u . strategi sentimentil adalah sebuah jalan seorang da’i berdakwah yang menggunakan aspek hati , menyampaikan dakwah dari hati ke hati dengan disampaikan dengan lemah lembut , diaplikasikan dengan hangat sampai menyentuh hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan strategi sentimentil yang digunakan oleh ustadz Iftahul Hijrin untuk mengajak remaja RT. 14 pergi Kemajelis Sholawat Ar-Rahman. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah metode kualitatif yang mana hasil dari penelitian digambarkan dengan kata-kata penelitian ini mengguankan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dpkumentasi. Penelitian kali ini menggunakan teknik keabsahan data triangulasi sumber yang mana data yang didapat diambil dari hasil wawancara dari narasumber. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan : Ustadz Iftahul Hijrin menggunakan strategi Sentimentil mengutamakan metode Mauidzah Hasanah ( Majelis Dzikir, Sholawat, dan majelis ilmu, pemberian pujian, menyampaikan fadhilat, menceritakan sirah atau kisah teladan dari orang sholeh, memberikan kesan baik kepada mad’u, serta pemenuhan kebutuhan kepada mad’u) dalam Mauidzah Hasanah ada dua metode yang tidak dipakai ustadz Iftahul Hijrin diantaranya adalah Khutbah dan penyampaian Dalil kepada Mad’u. Hal ini membuktikan bahwa hanya dengan menggunakan 6 (Enam) dari 9 (sembilan) metode dalam teori strategi sentimentil mampu mengajak remaja RT. 14 pergi ke Majelis Sholawat Ar-Rahman

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇