IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Manajemen Imarah Masjid Agung Al- Munawwarah Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji implementasi manajemen Imarah di Masjid Agung Al-Munawwarah Kota Banjarbaru, dengan fokus pada pengelolaan kegiatan ibadah ritual (mahdhah) dan sosial (ghairu mahdhah) untuk memakmurkan masjid. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peran masjid sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat, serta tantangan yang dihadapi Masjid Agung Al- Munawwarah dalam meningkatkan partisipasi jemaah akibat lokasinya yang belum berada di pusat aktivitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi manajemen imarah dalam memakmurkan masjid melalui kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian berupa pengurus masjid dan objek penelitian berupa implementasi manajemen Imarah. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk menggambarkan proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan Imarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Agung Al-Munawwarah telah menerapkan fungsi manajemen (planning, organizing, actuating, dan controlling) dengan baik. Kegiatan imarah meliputi ibadah harian seperti salat fardhu, kegiatan mingguan seperti majelis taklim dan belajar tilawah, serta kegiatan tahunan seperti peringatan hari besar Islam dan rest area untuk jemaah haul. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kekurangan, seperti belum adanya fasilitas pendidikan dan kurang optimalnya pemanfaatan media sosial untuk dakwah digital. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa manajemen imarah di Masjid Agung Al-Munawwarah telah berjalan efektif dalam memakmurkan masjid, namun perlu adanya pembaruan struktur pengurus, pengembangan fasilitas pendidikan, dan optimalisasi penggunaan media sosial untuk meningkatkan jangkauan dakwah. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya regenerasi pengurus, perencanaan fasilitas pendidikan, dan pemanfaatan platform digital seperti Instagram dan Tiktok untuk penyebaran dakwah yang lebih luas

    Pendapat Asatidz Pesantren Darussalam Terhadap Ihdad Wanita Yang Berkarir Sebagai Beauty Model

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya peran perempuan dalam dunia kerja, termasuk sebagai beauty model, yang pada praktiknya sering bersinggungan dengan ketentuan hukum Islam mengenai idah dan ihdad. Kondisi ini menimbulkan perdebatan pemahaman terkait kebolehan wanita yang sedang menjalani masa ihdad untuk tetap bekerja, khususnya pada profesi yang menuntut aktivitas berhias dan tampil di ruang publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat asatidz Pondok Pesantren Darussalam terhadap ihdad wanita yang berkarier sebagai beauty model serta mengkaji alasan dan dasar hukum yang digunakan dalam menetapkan pendapat tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum emphiris yang menggunakan pendekatan hukum. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan empat orang asatidz Pondok Pesantren Darussalam yang memiliki latar belakang keilmuan fikih Mazhab Syafi'i, serta didukung oleh studi kepustakaan terhadap Al-Qur'an, hadis, dan kitab-kitab fikih yang relevan. Data yang terkumpul dianalisis secara kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan adanya dissenting opinion atau perbedaan pendapat di antara para informan terkait tingkat kemutlakan pelaksanaan ihdad. Meskipun seluruh informan sepakat bahwa ihdad merupakan kewajiban syariat yang bersumber dari Q.S al-Baqarah ayat 234, hadis Nabi Muhammad saw., dan ijma’ ulama, mereka berbeda pandangan dalam derajat penerapannya bagi beauty model. Sebagian informan memandang aturan ihdad bersifat mutlak dan kaku sehingga profesi tersebut harus ditinggalkan sepenuhnya. Namun, sebagian informan lainnya memiliki pandangan yang lebih fleksibel dengan memberikan kelonggaran dalam kondisi darurat yang nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan tingkat kemutlakan tersebut dipengaruhi oleh cara informan dalam memadukan antara kewajiban normatif dan kemaslahatan praktis bagi wanita pekerj

    Efektivitas Pembayaran Zakat Fitrah Dengan Uang Menurut Persepsi Amil Dan Masyarakat Di Kecamatan Murung Pudak

    Get PDF
    Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang memenuhi syarat, baik laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, selama hidup pada sebagian bulan Ramadan dan Syawal. Di Desa Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, pelaksanaan zakat fitrah berlangsung aktif setiap Ramadan. Mayoritas masyarakat setempat menunaikan zakat fitrah dalam bentuk beras dibandingkan uang, yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi lokal serta praktik tradisional yang telah mengakar. Fenomena ini mendorong peneliti untuk mengkaji persepsi amil dan masyarakat terhadap pembayaran zakat fitrah dalam bentuk bahan pokok maupun uang. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris (sosiologis) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap amil zakat dan muzakki di Desa Belimbing Raya. Dari lima orang amil, tiga orang mendukung pembayaran zakat fitrah dengan uang karena dinilai lebih praktis, memiliki manfaat ekonomi yang lebih luas bagi mustahik, serta sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Sementara itu, dua orang amil lainnya kurang mendukung pembayaran dengan uang dengan alasan keutamaan ibadah, pertimbangan hukum fikih, dan kekhawatiran terhadap potensi penyalahgunaan dana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat Desa Belimbing Raya masih memilih membayar zakat fitrah dalam bentuk beras. Dari tujuh belas muzakki yang diwawancarai, empat belas orang hanya atau lebih memilih membayar dengan beras, sedangkan sebagian kecil bersikap fleksibel terhadap pembayaran menggunakan uang. Temuan ini menunjukkan kuatnya tradisi pembayaran zakat fitrah dengan beras di tengah masyarakat, serta adanya perbedaan pandangan yang relatif seimbang di kalangan amil zakat terkait bentuk pembayaran zakat fitra

    Dialektika Menuntut Ilmu Agama pada Masyarakat Desa Baampah dengan Media Youtube Kabupaten Kotawaringin Timur Provinsi Kalimantan Tengah

    Get PDF
    Latar belakang penelitian ini berangkat dari kondisi geografis Desa Baampah yang terpencil, dengan akses transportasi yang terbatas sehingga masyarakat kesulitan mengikuti kegiatan keagamaan di luar desa. Keterbatasan tenaga pendakwah yang mampu memberikan pembinaan agama secara rutin juga menyebabkan kegiatan pengajian dan majelis taklim tidak berlangsung secara optimal. Situasi tersebut membuat masyarakat membutuhkan alternatif media pembelajaran agama yang lebih mudah dijangkau tanpa bergantung pada kehadiran ustadz secara langsung. Untuk memahami fenomena ini secara mendalam, penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif metode deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube menjadi solusi yang efektif bagi masyarakat Desa Baampah dalam mendapatkan pengetahuan agama karena fleksibel, mudah diakses, dan hemat biaya. Sebagian menerima informasi secara langsung tanpa verifikasi, sebagian lainnya selektif dan kritis dalam menyaring konten, dan sebagian menonton hanya sebagai hiburan. Penggunaan YouTube memberikan dampak positif berupa meningkatnya wawasan keagamaan, akses belajar yang luas, serta membantu masyarakat mengenal berbagai ulama nasional. Akan tetapi, terdapat pula dampak negatif seperti potensi salah pemahaman, risiko penyebaran informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, serta kurangnya interaksi pendampingan guru secara langsung. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa YouTube cukup efisien menjadi media pembelajaran agama bagi masyarakat Desa Baampah, namun keberhasilan penggunaannya sangat bergantung pada kemampuan masyarakat melakukan proses dialektika dalam menyaring dan memverifikasi informasi keagamaan. Oleh karena itu, literasi digital serta pembinaan keagamaan yang berkelanjutan sangat diperlukan untuk meminimalisir kesalahpahaman dalam memahami konten dakwah online

    Pengaruh Pendidikan, Pengalaman Kerja, dan Prestasi Kerja Terhadap Pengembangan Karir Karyawan Pada Bank Syariah Indonesia KC Tanjung Kabupaten Tabalong

    Get PDF
    Penelitian ini didasarkan pada pentingnya pengembangan karier sebagai sarana peningkatan kinerja dan kesiapan karyawan dalam menghadapi persaingan industri perbankan, serta adanya fenomena belum optimalnya sistem promosi dan mutasi karyawan meskipun telah memiliki masa kerja yang cukup lama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan, pengalaman kerja, dan prestasi kerja terhadap pengembangan karir karyawan pada Bank Syariah Indonesia KC Tanjung Kabupaten Tabalong. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Bank Syariah Indonesia KC Tanjung Kabupaten Tabalong yang berjumlah 25 orang. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert dan dianalisis dengan metode regresi linier berganda menggunakan bantuan program IBM SPSS versi 20. kerja Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan, pengalaman kerja, dan prestasi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pengembangan karier karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan, pengalaman kerja yang memadai, serta prestasi kerja yang optimal merupakan faktor penting dalam mendorong pengembangan karier karyawan di Bank Syariah Indonesia Bank Syariah Indonesia KC Tanjung Kabupaten Tabalon

    Реngаruh Сustоmеr Rеlаtiоnshiр Mаnаgеmеnt (СRM) tеrhаdар Kерuаsааn Jаmааh Umrаh раdа РT Bеrkаh Ridhо Bundа Bаnjаrmаsin

    Get PDF
    Persaingan dalam industri jasa perjalanan umrah menuntut perusahaan untuk tidak hanya berfokus pada transaksi, tetapi juga membangun hubungan jangka panjang dengan jamaah. Customer Relationship Management (CRM) menjadi strategi penting dalam menjaga hubungan tersebut melalui pelayanan yang personal, proses pelayanan yang jelas, pemanfaatan teknologi, serta pengetahuan staf dalam memahami kebutuhan jamaah. Penerapan CRM yang baik diharapkan mampu meningkatkan kepuasan jamaah dan memperkuat kepercayaan terhadap biro perjalanan umroh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Customer Relationship Management (CRM) terhadap kepuasan jamaah umrah PT Berkah Ridho Bunda Banjarmasin. Kepuasan jamaah diukur melalui indikator tingkatan kepuasan, kesesuaian harapan, minat berkunjung kembali, serta kesediaan jamaah untuk merekomendasikan biro perjalanan umroh kepada orang lain. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 77 orang, yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh variabel CRM terhadap kepuasan jamaah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Customer Relationship Management (CRM) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan jamaah umrah PT Berkah Ridho Bunda Banjarmasin. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi uji t sebesar 0,000 (< 0,05). Selain itu, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,714 atau 71,4%, yang menunjukkan bahwa CRM mampu menjelaskan variasi kepuasan jamaah sebesar 71,4%, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini

    Implementasi Penetapan Istitha’ah Kesehatan Jemaah Haji Oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarbaru Tahun 2024

    Get PDF
    Penelitian Implementasi Penetapan Istitha’ah Kesehatan Jemaah Haji Oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru Tahun 2024 di latar belakangi pelaksanaan ibadah haji memerlukan kemampuan fisik dan mental yang prima, sehingga pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI menetapkan kebijakan penilaian istitha’ah kesehatan sebagai syarat keberangkatan haji. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Penetapan Istitha’ah Kesehatan Jemaah Haji Oleh Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru tahun 2024, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian terdiri dari petugas Dinas Kesehatan, pengelola program kesehatan haji. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, Data dianalisis dengan menggunakan kerangka teori fungsi manajemen George R. Terry yang meliputi perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan pengawasan (controlling). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penetapan istitha‟ah kesehatan jemaah haji di Kota Banjarbaru telah berjalan sesuai pedoman Kementerian Kesehatan dan dapat dianalisis melalui fungsi manajemen George R. Terry (POAC), meliputi perencanaan pemeriksaan kesehatan, pengorganisasian tim pelaksana, pelaksanaan pemeriksaan tahap I dan II, serta pengawasan melalui evaluasi berjenjang. Faktor pendukung meliputi regulasi yang jelas, koordinasi antarinstansi, dan komitmen petugas kesehatan. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia, kesalahan input data dalam Siskohatkes, rendahnya pemahaman sebagian jemaah terhadap urgensi istitha‟ah kesehatan, serta keterlambatan data estimasi jemaah dari instansi terkai

    Analisis Metode dan Materi Dakwah yang Diminati Generasi Z (Study Kasus Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin)

    Get PDF
    Semenjak adanya perkembangan teknologi yang semakin pesat, dakwah juga mulai berkembang dengan melibatkan teknologi seperti menggunakan live streaming, instagram, youtube dan media social lainnya. Selain metode dakwah, materi dakwah juga sangat penting dan harus diperhatikan, karena materi dakwah sangat berpengaruh terhadap minat generasi Z untuk mendengarkan dakwah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan materi dakwah yang sesuai dan diminati pada generasi Z khususnya dikalangan mahasiswa/I UIN Antasari Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini meliputi kalangan generasi Z pada mahasiswa/I UIN Antasari Banjarmasin. Teknik Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa generasi Z punya minat cukup tinggi terhadap dakwah yang disampaikan dengan metode yang interaktif dan relevan dengan kehidupan mereka. Metode dakwah yang paling diminati diantaranya adalah metode diskusi dan tanya jawab. Dalam hal materi dakwah generasi Z membutuhkan materi dakwah yang tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga kontekstual sesuai dengan tantangan dan dinamika kehidupan modern. Generasi Z menyukai materi dakwah yang berkaitan dengan penekanan akhlak dan yang berkaitan isu-isu kehidupan sehari-hari seperti pergaulan, kesehatan mental, motivasi hidup, dan penggunaan media sosial dalam perspektif Islam

    Evaluasi Program Pembinaan Keluarga Mualaf Oleh Kantor Urusan Agama Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pembinaan keagamaan dan keluarga bagi mualaf yang telah berumah tangga, mengingat mualaf merupakan kelompok yang masih memerlukan pendampingan dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam. Di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan, Kantor Urusan Agama (KUA) telah melaksanakan Program Pembinaan Keluarga Mualaf sejak tahun 2017. Namun, pelaksanaan program tersebut perlu dievaluasi untuk mengetahui bentuk pelaksanaan serta manfaat dan dampaknya terhadap kehidupan keluarga mualaf. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bentuk bentuk program pembinaan keluarga mualaf oleh KUA Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan serta menganalisis manfaat dan dampaknya terhadap keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum dan bersifat deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian berada di Kantor Urusan Agama dan Rumah Singgah Mualaf Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Balangan. Subjek penelitian meliputi pejabat Kantor Urusan Agama dan keluarga mualaf yang mengikuti program pembinaan. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan program pembinaan keluarga mualaf Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pembinaan keluarga mualaf yang dilaksanakan oleh KUA Kecamatan Tebing Tinggi meliputi pembinaan ibadah, pemahaman keagamaan, bimbingan keluarga, serta konsultasi keagamaan. Program ini memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman agama, ketenangan spiritual, serta pengetahuan mengenai kehidupan rumah tangga bagi keluarga mualaf. Namun, dampak program terhadap keharmonisan rumah tangga belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat keterbatasan sarana, metode, dan pendampingan berkelanjutan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan evaluasi dan peningkatan kualitas pembinaan agar program dapat memberikan dampak yang lebih maksimal dan berkelanjutan

    Analisis Praktek Perlindungan Konsumen Berbasis Hukum Positif (Studi Kasus Platform Facebook)

    Get PDF
    Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan pola transaksi jual beli masyarakat, salah satunya melalui pemanfaatan media sosial seperti Facebook Market place yang banyak digunakan sebagai sarana perdagangan berbasis consumer to con sumer (C2C). Meskipun memberikan kemudahan akses dan jangkauan pasar yang luas, praktik transaksi di Facebook Marketplace masih menghadirkan cukup persoalan, khu susnya terkait perlindungan konsumen. Permasalahan tersebut antara lain disebabkan oleh tidak adanya sistem pembayaran terpusat, lemahnya verifikasi identitas pengguna, serta keterbatasan mekanisme pengawasan dan penyelesaian sengketa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji praktik perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli melalui platform Facebook Marketplace serta mengidentifikasi ken dala-kendala yang dihadapi dalam penerapannya berdasarkan pengalaman empiris para pengguna. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan men itikberatkan pada pengumpulan data lapangan melalui wawancara mendalam terhadap sejumlah responden yang terlibat langsung dalam transaksi jual beli di Facebook Mar ketplace, baik sebagai konsumen maupun pelaku usaha, serta pihak yang memahami aspek perlindungan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik perlindungan konsumen dalam transaksi jual beli melalui Facebook Marketplace masih bersifat terbatas dan belum sepenuhnya memberikan jaminan perlindungan yang optimal bagi pengguna. Beberapa aspek teknis, seperti ketiadaan sistem escrow, belum tersedianya mekanisme mediasi sengketa yang terintegrasi, serta keterbatasan verifikasi identitas penjual, menjadi faktor yang berkontribusi terhadap munculnya berbagai kendala dalam transaksi dar ing. Kondisi tersebut berdampak pada masih ditemukannya akun tidak terverifikasi, potensi penipuan dengan modus tertentu, penyalahgunaan data pribadi, serta penyajian informasi produk yang kurang akura

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇