IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pengembangan E-Modul Berbasis Etnokimia Berorientasi Reflective Thinking Skills pada Materi Hidrokarbon di MA SMIP1946 Banjarmasin
Kesulitan yang dihadapi peserta didik di MA SMIP1946 Banjarmasin pada
materi hidrokarbon adalah kurangnya pemahaman konsep dasar, sulitnya
mengingat karena banyaknya reaksi, dan sulit memahami konsep isomer, media
ajar yang digunakan masih berupa LKS. Maka diperlukan suatu media ajar seperti
e-modul yang dapat menyajikan materi secara lebih konkret, khususnya
menjelaskan struktur senyawa hidrokarbon, tata nama, dan isomernya, dan
diperlukan e-modul berbasis etnokimia yang mengintegrasikan nilai lokal, budaya
dan tradisi, ke dalam pembelajaran reflektif yang melibatkan tindakan rasional dan
logis berdasarkan metode ilmiah, yang melibatkan definisi, analisis, dan
penyelesaian masalah. Berdasarkan masalah tersebut tujuan penelitian untuk
mengetahui kelayakan dan respon peserta didik setelah diterapkannya e-modul
berbasis etnokimia berorientasi reflective thinking skills pada materi hidrokarbon di
MA SMIP 1946 Banjarmasin
Penelitian menggunakan metode R&D, pendekatan mixed methods
(kuantitatif dan kualitatif) dengan model ADDIE. Penelitian dilakukan di MA SMIP
1946 Banjarmasin dengan 15 orang peserta didik kelas XI sebagai partisipan. Jenis
data yang digunakan data kuantitaif dan kualitatif, sumber data primer dan
sekunder, serta teknik pengumpulan data berupa wawancara, angket dan
dokumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan pedoman wawancara, lembar
validasi materi dan media, serta lembar angket respon peserta didik.
Data diperoleh berdasarkan kelayakan yang diukur menggunakan n-gain, dan
respon peserta didik untuk mengetahui kepraktisannya. Hasil penelitian
menunjukkan n-gain 0.36 dengan kategori “sedang”. Respon peserta didik 89.33%
kategori “sangat positif” dan kepraktisan 89.33% dengan kriteria “sangat praktis”.
Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa e-modul berbasis etnokimia
berorientasi reflective thinking skills pada materi hidrokarbon di MA SMIP1946
sangat valid digunakan dalam pembelajara
Kewenangan Presiden dalam Penetapan Perppu dan Peran Mahkamah Konstitusi Serta Dewan Perwakilan Rakyat dalam Prinsip Check and Balance Berdasarkan Pasal 22 UUD 1945 dan Pasal 24c UUD 1945
Penelitian ini bertujuan menganalisis batas kewenangan Presiden dalam menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) serta menilai mekanisme pengawasan oleh DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) dan MK (Mahkamah Konstitusi) dalam kerangka prinsip checks and balances.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, yang dianalisis melalui ketentuan Pasal 22 UUD 1945, putusan Mahkamah Konstitusi, serta literatur hukum tata negara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewenangan Presiden menerbitkan Perppu sebagai kewenangan darurat tidak bersifat absolut, karena dibatasi oleh parameter “kegentingan yang memaksa” dan dikontrol melalui dua mekanisme pengawasan, yaitu kontrol politik oleh Dewan Perwakilan Rakyat melalui persetujuan atau penolakan Perppu dan kontrol yudisial oleh Mahkamah Konstitusi melalui pengujian konstitusionalitas sesuai dengan Pasal 24c UUD 1945. Keberadaan kedua mekanisme tersebut berfungsi sebagai instrumen checks and balances untuk mencegah penyalahgunaan kewenangan darurat dan menjaga prinsip negara hukum. Oleh karena itu, efektivitas pengaturan Perppu sangat ditentukan oleh pelaksanaan peran konstitusional Dewan Perwakilan Rakyat dan Mahkamah Konstitusi secara tegas, independen, dan berimbang dalam mengawasi tindakan Presiden
فعالية استخدام طريقة الترجمة الحرفية في إتقان المفردات العربية على طلبة الصف الحادي عشر من المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية ٢ بنجرماسين = Efektivitas Penggunaan Metode Terjemah Harfiyah Terhadap Penguasaan Mufradat Bahasa Arab Siswa Kelas XI MAN 2 Kota Banjarmasin
Latar belakang pada penelitian ini didasarkan karena permasalahan yang
dihadapi oleh siswa kelas XI Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Banjarmasin, yaitu
kurangnya penguasaan mufradat Bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
efektivitas penggunaan Metode Terjemah Harfiyah terhadap penguasaan mufradat siswa
serta untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan Metode Terjemah Harfiyah
dalam peningkatan penguasaan mufradat. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kuantitatif dengan desain penelitian quasi experimental. Subjek penelitian terdiri atas dua
kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dilakukan
melalui tes soal (pre test dan post test) dan angket respon siswa dengan analisis data
menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial menggunakan SPSS. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pertama, adanya peningkatan nilai rata-rata pre test kelas
eksperimen dari 78,46 menjadi 91,66 pada nilai rata-rata post test kelas eksperimen. Serta
berdasarkan hasil uji t (independent sample t test) bahwa nilai signifikansi sebesar 0,000
yang menunjukkan < 0,05. Hal ini mengindikaskan bahwa H0 ditolak dengan Ha
diterima. Dengan demikian penggunaan Metode Terjemah Harfiyah efektif dalam
meningkatkan penguasaan mufradat siswa kelas XI MAN 2 Kota Banjarmasin. Kedua,
berdasarkan hasil angket siswa kelas XI MAN 2 Kota Banjarmasin menunjukkan respon
positif terhadap penggunaan Metode Terjemah Harfiyah dalam peningkatan penguasaan
mufradat dengan rata-rata 3,
Pengelolaan Badan Usaha Milik Desa Kandui Kecamatan Gunung Timang Kab.Barito Utara dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Masyarakat
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan Badan Usaha Milik Desa
(BUMDes) Kandui di Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan
Tengah, serta menilai kontribusinya terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi
masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kualitatif
deskriptif serta menggunakan studi lapangan. Data diperoleh melalui wawancara
mendalam dengan pengurus BUMDes, perangkat desa, dan masyarakat setempat, serta
menggunakan dokumentasi untuk menunjang kelengkapan data hasil penelitian. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Kandui telah melalui proses perencanaan,
pengorganiasasian, pelaksanaan dan pengawasan dengan cukup baik. Namun, tetap
terdapat celah untuk perbaikan khususnya pada aspek perencanaan dan pengawasan. Dapat
dilihat seperti koordinasi dan hal formalitas bersama pihak desa. Pada bagian peningkatan
kesejahteraan masyarakat, keberadaan BUMDes Kandui telah memberikan dampak positif
berupa peningkatan kesempatan kerja lokal, tumbuhnya partisipasi masyarakat dalam
kegiatan ekonomi, serta peningkatan pendapatan bagi beberapa kelompok masyarakat. Hal
ini memberikan gambaran bahwa BUMDes Kandui sudah dapat meningkatkan
kesejahteraan masyarakatnya dalam berbagai aspek secara signifikan. Implikasi penelitian
ini menegaskan pentingnya penguatan kapasitas manajerial, diversifikasi usaha berbasis
potensi lokal, serta dukungan pemerintah daerah dalam memperluas akses modal dan
pasar
The Interpretation of Tafsir Teachers in Banjarbaru City on Qur'anic Verses About Descent: A Case Study of The Childfree Phenomenon
Childfree refers to the lifestyle choice of individuals or couples who
consciously and permanently decide not to have children. This decision is typically
based on various personal considerations, such as lifestyle preferences, career,
financial freedom, and environmental impact. Unlike couples who are childless due
to biological reasons or specific circumstances, being childfree is an active and
proactive decision.
The type of this research is field research with qualitative methods. Data is
obtained using observation, interview, and documentation techniques. The subjects
of this research are Seven tafsir teachers from six Islamic boarding schools in
Banjarbaru City. Data were analyzed using the descriptive analysis method.
This research shows that all Tafsir Teachers view having offspring as a strong
encouragement in Islamic teachings, supported by verses such as QS. An-Nahl:72
and QS. An-Nisa:1, which emphasizes the importance of generational continuity as
part of the natural disposition and divine law of marriage. The Tafsir Teachers
interviewed tend to interpret verses Al-Kahfi:46 and At-Taghabun:15 not as
legitimizing childfree living, but rather as a warning that children are a trust and a
worldly test that requires parental readiness and responsibility. They emphasized
that the decision to be childfree should not be based on selfish reasons but rather on
prudence for the common good, while still upholding the Maqashid Syari’ah, which
prioritizes the protection of offspring within the family's welfare
Analisis Komparatif Penggunaan QRIS dan Kartu Debit Pada Transaksi Non Tunai Generasi Z di Kota Banjarmasin
Transformasi digital yang pesat telah mengubah perilaku konsumen,
khususnya melalui pergeseran metode pembayaran dari tunai ke non-tunai. Tren ini
terlihat dari meningkatnya penggunaan pembayaran elektronik, terutama QRIS dan
kartu debit. Generasi Z, sebagai kelompok yang tumbuh di era digital, menunjukkan
kecenderungan yang kuat dalam menggunakan transaksi non-tunai. Kota
Banjarmasin dipilih sebagai lokasi penelitian karena perannya sebagai salah satu
pusat ekonomi di Kalimantan Selatan, di mana berbagai sektor perdagangan telah
banyak mengadopsi sistem pembayaran non-tunai. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji perbedaan penggunaan QRIS dan kartu debit di kalangan Generasi Z di
Kota Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan
metode survei. Populasi penelitian berjumlah 168.380 individu Generasi Z, dengan
sampel sebanyak 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data
primer dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Mann
Whitney dengan bantuan SPSS 26.
Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan penggunaan
QRIS dan kartu debit pada transaksi non tunai Generasi Z di Kota Banjarmasin
dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, yang menandakan kedua instrumen tidak
digunakan secara seimbang. Hasil analaisis deskriptif memperlihatkan bahwa QRIS
lebih unggul dibandingkan kartu debit. Sementara itu, kartu debit tetap digunakan,
namun lebih terbatas pada kondisi tertentu sehingga preferensinya lebih rendah
dibandingkan QRI
Strategi Optimalisasi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Antasari Banjarmasin dalam Penghimpunan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS)
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) UIN Antasari Banjarmasin memiliki peran
strategis dalam menghimpun dan menyalurkan zakat di lingkungan kampus. Secara
umum, UPZ dapat dikatakan sudah baik, namun belum sepenuhnya optimal karena
masih terdapat beberapa aspek yang memerlukan penguatan. Hal ini terlihat dari
terbatasnya sumber daya manusia, belum adanya regulasi wajib zakat bagi ASN,
penggunaan sistem pelaporan yang masih manual, serta kegiatan sosialisasi yang
belum menjangkau seluruh sivitas akademika. Penelitian ini bertujuan merumuskan
strategi peningkatan kinerja UPZ agar pengelolaan zakat dapat berjalan lebih efektif
dan profesional.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan
pendekatan SWOT dan teori manajemen kinerja yang meliputi perencanaan,
pelaksanaan, pemantauan, evaluasi, serta pemberian umpan balik. Pendekatan ini
digunakan untuk menggambarkan kondisi UPZ secara menyeluruh, baik dari sisi
kekuatan internal maupun tantangan eksternal yang dihadapi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPZ memiliki sejumlah kekuatan
seperti kredibilitas pengurus, dukungan kelembagaan kampus, serta hubungan baik
dengan sivitas akademika. Namun, beberapa kelemahan seperti minimnya SDM
khusus, kurangnya intensitas promosi zakat, dan sistem administrasi yang belum
digital menjadi faktor yang menghambat peningkatan kinerja. Di sisi lain, peluang
besar muncul dari meningkatnya kesadaran berzakat, berkembangnya teknologi
digital, serta dukungan regulasi nasional. UPZ juga menghadapi ancaman berupa
persaingan dengan lembaga zakat lain serta tingkat literasi zakat yang masih
beragam di lingkungan kampus.
Secara keseluruhan, strategi optimalisasi yang dihasilkan melalui analisis ini
mendorong penguatan perencanaan program, peningkatan kapasitas amil,
digitalisasi layanan, perluasan jejaring kelembagaan, serta evaluasi dan sosialisasi
berkelanjutan. Dengan penerapan strategi tersebut, UPZ berpotensi berkembang
jauh lebih baik dan efektivitas penghimpunan ZIS di lingkungan UIN Antasari
dapat meningkat secara signifika
Praktik Bagi Hasil Pertambangan Emas Skala Kecil dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah (Studi Kasus Kabupaten Kotabaru)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik bagi hasil yang
diterapkan dalam kegiatan pertambangan emas skala kecil, Desa Buluh Kuning dan
Desa Gandang Timburu, Kecamatan Sungai Durian Kabupaten Kotabaru, dalam
perspektif hukum ekonomi syariah. Permasalahan ini dikaji karena sistem bagi hasil
antara pemilik modal dan pekerja tambang masih dilakukan berdasarkan kebiasaan
masyarakat tanpa adanya perjanjian tertulis yang jelas.
Penelitian ini merupakan penelitian empiris dengan pendekatan kualitatif
yang bertujuan untuk menganalisis praktik pembagian hasil pada pertambangan
emas skala kecil di Kabupaten Kotabaru berdasarkan perspektif hukum ekonomi
syariah. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan
dokumentasi terhadap para penambang. Analisis data dilakukan secara deskriptif
dengan pendekatan yuridis sosiologis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa
sistem kerja sama yang diterapkan cenderung menggunakan pola akad mudarabah,
namun belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan syariah, terkait pembagian
risiko kerugian, diperlukan penyesuaian akad agar terwujud prinsip keadilan dan
kepatuhan terhadap hukum ekonomi syariah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bagi hasil pertambangan emas
di Kabupaten Kotabaru secara umum dilaksanakan dengan pola bagi hasil antara
pemilik modal yang menyediakan alat dan biaya, serta pekerja tambang yang
memberikan tenaga dan keahlian. Pembagian hasil dilakukan berdasarkan
kesepakatan lisan, dengan pola yang paling umum adalah 3:1 atau 50:50. Praktik
ini secara sosial mencerminkan asas kepercayaan dan keikhlasan, namun dari
perspektif hukum ekonomi syariah belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip akad
mudarabah dan musyarakah karena masih mengandung unsur gharar atau tidak
jelas, zalim ketidakadilan, dan belum adanya akad tertulis yang jelas
Strategi Perawat Rohani Islam Dalam Memotivasi Kesembuhan Pasien Di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru
Pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit tidak hanya menghadapi
persoalan fisik, tetapi juga mengalami tekanan psikologis dan spiritual yang dapat
mempengaruhi motivasi kesembuhan. Kondisi sakit sering menimbulkan
kecemasan, ketakutan, keputusasaan, serta penurunan semangat hidup, terutama
pada pasien rawat inap. Dalam konteks rumah sakit Islam, pelayanan kesehatan
dituntut untuk bersifat holistik dengan memperhatikan aspek biologis, psikologis,
sosial, dan spiritual. Oleh karena itu, perawat rohani Islam memiliki peran strategis
sebagai tenaga penunjang medis dalam memberikan bimbingan rohani dan motivasi
spiritual guna mendukung proses kesembuhan pasien. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui gambaran motivasi kesembuhan pasien serta menganalisis
strategi yang digunakan oleh perawat rohani Islam dalam memotivasi kesembuhan
pasien di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan pendekatan
kualitatif deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas perawat rohani Islam yang
bertugas memberikan bimbingan rohani kepada pasien, sedangkan objek penelitian
difokuskan pada motivasi kesembuhan pasien dan strategi pelayanan rohani yang
diterapkan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam,
observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan
Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kesembuhan pasien di
Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru tercermin dalam beberapa indikator
utama, yaitu semangat dan keyakinan untuk sembuh, adanya dorongan internal dan
eksternal, kepatuhan terhadap pengobatan, serta kemampuan pasien beradaptasi
dan bersabar dalam menghadapi penyakit. Strategi perawat rohani Islam dalam
memotivasi kesembuhan pasien dilakukan melalui pendekatan kekeluargaan dan
kekerabatan, pelibatan keluarga dalam proses perawatan, pemberian pemahaman
tentang hikmah sakit, penguatan ajaran Islam mengenai kesabaran, tawakal, dan
optimisme, serta pendampingan spiritual secara rutin melalui doa, dzikir, dan
bimbingan ibadah. Strategi tersebut mampu menciptakan rasa tenang,
meningkatkan optimisme, serta memperkuat kondisi mental dan spiritual pasie
Pengaruh Social Comparison Terhadap Kecemasan Akademik Pada Mahasiswa Yang Sedang Mengerjakan Skripsi Di Fakultas Ushuluddin dan Humaniora
Social comparison merupakan kecenderungan individu untuk mengevaluasi
diri melalui perbandingan dengan orang lain, yang dalam konteks akademik dapat
memengaruhi kondisi psikologis mahasiswa, khususnya kecemasan akademik.
Mahasiswa tingkat akhir yang sedang mengerjakan skripsi kerap melakukan
perbandingan sosial terhadap progres dan pencapaian akademik teman sebaya, yang
berpotensi memengaruhi tingkat kecemasan yang dialami. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh social comparison terhadap kecemasan akademik
pada mahasiswa yang sedang mengerjakan skripsi di Fakultas Ushuluddin dan
Humaniora UIN Antasari Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan
korelasional. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling
dengan jumlah responden sebanyak 208 mahasiswa angkatan 2019, 2020, dan 2021
yang sedang menyusun skripsi. Instrumen penelitian terdiri dari skala social
comparison yang diadaptasi dari Inventory of Comparison Orientation (INCOM)
serta skala kecemasan akademik yang disusun berdasarkan teori Ottens. Analisis
data dilakukan menggunakan teknik regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa social comparison berpengaruh
signifikan terhadap kecemasan akademik (p = 0,039 < 0,05) dengan arah pengaruh
negatif. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 107,498 – 0,271X, yang
menunjukkan bahwa semakin tinggi social comparison maka semakin rendah
tingkat kecemasan akademik mahasiswa. Berdasarkan hasil uji regresi linier
sederhana diperoleh nilai signifikansi sebesar p = 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak
dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa social comparison
berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kecemasan akademik pada mahasiswa
tingkat akhir yang sedang mengerjakan skrips