IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Strategi Daftar Terfokus pada Mata Pelajaran SKI di MTs Miftahul Aula Bangkal Pasca Online
Penelitian ini dilatar belakangi dari kurangnya focus dan kemampuan
menyimak peserta didik dalam pembelajaran setelah selesai pembelajaran
jarak jauh dilakukan pada masa pendemi Covid-19. Hal ini terlihat dari
kurangnya kualitas pembelajaran yang bervariasi serta pemahaman peserta
didik dengan belum tercapainya tujuan pembelajaran di masa Covid-19.
Untuk itu peneliti mengambil Tindakan melalui penelitian strategi daftar
terfokus yang dilakukan dalam pembelajaran SKI di MTs Miftahul Aula
Bangkal.
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mendeskripsi strategi daftar
terfokus pada mata Pelajaran SKI di MTs Miftahul Aula Bangkal pasca
online, (2) untuk mendeskripsi factor yang mempengaruhi Strategi Daftar
Terfokus pada mata Pelajaran SKI di MTs Miftahul Aula Bangkal.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian
lapangan dengan metode deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini
adalah guru mata Pelajaran SKI dan peserta didik kelas VII MTs Miftahul
Aula Bangkal. Dan yang menjadi objek penelitian ini adalah penerapan
strategi daftar terfokus dan factor-faktor yang memperngaruhi penerapan
strategi daftar terfokus pada mata Pelajaran SKI di MTs Miftahul Aula
Bangkal.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa penerapan strategi daftar terfokus
pada mata pelajaran SKI di MTs Miftahul Aula Bangkal berjalan dengan
sangat baik. Terlihat dari pembuatan RPP sebelum pembelajaran oleh guru,
melakukan Langkah-langkah sesuai strategi daftar terfokus dengan
menggunakan media Lembar Kerja Daftar Terfokus, mengumpulkan dan
menyampaikan pemahaman mereka serta peserta yang focus dan menyimak
dengan baik saat pembelajaran. dan factor-faktor yang mempengaruhi
penerapan strategi daftar terfokus ada dua yaitu pengalaman guru mata
Pelajaran SKI dan peserta didik yang berminat dengan pembelajaran
Pelaksanaan Pembelajaran Komunitas Peduli Sekolah di MIS Al Musyawarah Banjarmasin
Penelitian ini berlatar belakang karena peneliti melihat banyak sekali
kekurangan dari segi fasilitas, ruang belajar, dan lebih utama tenaga pendidik, dan
berdasarkan apa yang peneliti lihat terhadap pelaksanaan Pendidikan di MIS AlMusyawarah yang kurang tenaga pendidiknya hingga akhirnya, ada sebuahKomunitas yang bergerak di dunia Pendidikan yaitu Komunitas Peduli Sekolahuntuk membantu pelaksanaan pembelajaran di MIS Al Musyawarah. Dalamproses pelaksanaan pembelajaran Komunitas ini banyak membantu dalam prosesbelajar mengajar sehingga memudahkan para tenaga pendidik yang ada di sana.Sehingga muncul lah rasa penasaran peneliti untuk meneliti pelaksanaanpembelajaran Komunitas Peduli Sekolah di MIS Al Musyawarah Banjarmasin.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research), yaitupenelitian yang dilakukan dengan terjuann langsung kelapangan untukmengumpulkan data-data yang di perlukan mengenai Pelaksanaan PembelajaranKomunitas peduli Sekolah di MIS Al Musyawarah Banjarmasin. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif yaitu pendekatan yang di gunakan sebagaiprosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulisdan lisan dari orang-orang dan pelaku yang dapat di amati serta lebihmengutamakan proses dari pada hasil. Subjek dalam penelitian ini yaitu tenaga
pendidik Komunitas Peduli Sekolah, dan objek dalam penelitian ini adalahPelaksanaan Pembelajaran Komunitas Peduli Sekolah di MIS Al MusyawarahBanjarmasin. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakanobservasi, wawancara, dan dokumentasi yang kemudian akan dianalisisberdasarkan hasil penyajian data yang didapat.
Hasil penelitian yang di dapat Pelaksanaan pembelajaran KomunitasPeduli Sekolah di MIS Al Musyawarah Banjarmasin sudah terlaksana dengan baikmeskipun ada kendala tetapi, pembelajaran tetap terlaksana dengan yang diharapkan tenaga didik. Tenaga pendidik melalui langkah-langkah dalampelaksanaan pembelajaran yang dimulai dari perencanaan sampai pembelajaransedangkan untuk evaluasi di ambil alih Kembali oleh guru kelas
Penerapan SEMA No 1 Tahun 2023 Tentang Tata Cata Panggilan dan Pemberitahuan Melalui Surat Tercatat Dari Pengadilan Negeri Pelaihari
Peran utama Jurusita dan Jurusita Pengganti adalah mengirim surat panggilan
dan memberi tahu putusan melalui relaas panggilan kepada pihak-pihak yang
terlibat dalam perkara. Sehingga rellas Panggilan dianggap sebagai instrumen yang
sangat penting dalam kelancaran pemanggilan dan proses persidangan. Dengan
diberlakukannya Sema Nomor 1 Tahun 2023 mengenai Panggilan dan
Pemberitahuan melalui surat tercatat, pihak ketiga, yaitu PT Pos Indonesia.
Penelitian hukum empiris yang sangat mengandalkan data sebagai sumber
informasi utamanya. Pendekatan khusus ini memerlukan pengumpulan data melalui
berbagai cara, termasuk wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian hukum
empiris. Bertujuan untuk menganalisis hukum dengan mengkaji faktor-faktor
eksternal yang mempengaruhinya,
Dengan mempelajari fenomena sosial di dunia nyata, penelitian ini berupaya
memahami bagaimana faktor-faktor tersebut mempengaruhi perilaku hukum baik
pada tingkat individu maupun institusi. kekurangan yang di peroleh dari berupa
tidak dapat mengetahui apakah surat tercatat sudah di terima oleh tergugat atau
belum. Telah diberlakukan aplikasi yang Bernama Kibana oleh PT Pos Indonesia
sebagai bentuk Kerjasama untuk mempermudah pemantauan dalam pengiriman
surat tercatat. Sehingga apabila pengadilan ingin mengetahui surat tercatat telah
diterima oleh pihak tergugat, maka kantor pos mengirimkan bukti tersebut lewat
aplikasi elektronik.Penerapan Sema Nomor 1 Tahun 2023 masih belum berjalan
dengan maksimal, dalam pengiriman rellas panggilan tidak dapat diketahui apakah
surat tersebut sudah sampai kepada pihak tergugat atau belum oleh sistem aplikasi
Kiban
Sikap Istri Terhadap Suami Mafqud Dalam Perkawinan (Studi Kasus Di Kecamatan Piani Kabupaten Tapin).
Penelitian ini didasari atas adanya kasus yang terjadi di Kecamatan
Piani mengenai rumah tangga istri dengan suami yang mafqud. Diketahui
istri meenyatakan suami meninggal dunia dan langsung menikah kembali. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran rumah
tangga dan penyelesaian kasus rumah tangga suami yang mafqud (hilang)
dalam perkawinan di Kecamatan Piani Kabupaten Tapin oleh istri
Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan
pendekatan hukum sosiologis. Pengumpulan data menggunakan teknik
wawancara dengan 2 orang informan dari dua kasus yang terjadi. Data
dikumpulkan dengan teknik wawancara dan dianalisis menggunakan
teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan ada kemiripan gambaran rumah
tangga dari suami yang mafqud pada masyarakat di Kecamatan Piani
Kabupaten Tapin. Rumah tangga apra informan diketahui tidak harmonis
yang menjadikan suami meninggalkan istri hingga bertahun-tahun dan
tidak diketahui kabar dan keberadaannya sehingga dianggap mafqud. Rumah tangga istri yang ditinggalkan suami juga makin rumit karena istri
harus memenuhi kebutuhan rumah tangga khususnya anak-anak. Ada dua
penyelesaian kasus dari suami yang mafqud pada masyarakat di
Kecamatan Piani Kabupaten Tapin. Pada kasus pertama istri mengajukan
gugatan cerai ke Pengadilan Agama dengan dasar suami pergi
meninggalkan yang dalam hal ini merupakan pelanggaran sighat taklik
talak. Adapun pada kasus kedua, istri mengajukan pernyataan kematian
suami mafqud dan kemudian menikah kembal
Dispensasi Kawin Menurut PERMA No. 5 Tahun 2019 di Pengadilan Agama (Analisis Maqashid Syari’ah Terhadap Pertimbangan Hakim dalam Menetapkan Permohonan Dispensasi Kawin di Pengadilan Agama Tanjung)
Kata Kunci: Dispensasi Kawin, Maqashid Syari’ah, Pengadilan Agama Tanjung
Penelitian ini berangkat dari 2 (dua) fakta bahwa dari seluruh pengadilan di
wilayah hukum Kalimantan selatan yang berjumlah 13 pengadilan, Pengadilan
Agama Tanjung menjadi pengadilan yang banyak menolak permohonan dispensasi
nikah dibandingkan dengan Pengadilan Agama lainnya. Kemudian adanya
permohonan dispensasi nikah yang dikabulkan oleh Pengadilan Agama Tanjung
karena sebab catin telah hamil, hal tersebut menimbulkan kekaburan ketentuan yang
ada pada PERMA No. 5 tahun 2019 terutama pertimbangan karena catin wanita
dalam keadaan hamil, ditambah lagi pernyataan dari ketua kamar peradilan agama
bahwa kehamilan tidak dapat dijadikan alasan mendesak untuk dikabulkannya
permohonan dispensasi kawin.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif atau penelitian
kepustakaan, penelitian ini menggunakan bahan hukum primer yang mencakup
peraturan perundang-undangan yang terkait dengan masalah dispensasi nikah dan
seluruh putusan dispensasi nikah di PA Tanjung selama tahun 2022.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, dalam memutuskan
perkara permohonan dispensasi nikah di Pengadilan Agama Tanjung tahun
2022, hakim berusaha mewujudkan keadilan subtantif dengan
pertimbangannya. Secara yuridis normatif telah memenuhi aspek-aspek
hukum formil maupun materil dan tidak bertentangan dengan PERMA No. 5
tahun 2019. Alasan mendesak yang dinilai oleh para hakim sejatinya
merupakan pertimbangan dari kebijaksanaan hakim dalam melihat keadaan
para pihak. Kedua, hakim juga menggunakan kaidah fiqhiyah untuk
menegakkan maqashid syari’ah dalam menimbang dan memutuskan
permohonan, terutama yang berkaitan dengan dispensasi kawin. Khususnya,
dalam upaya untuk menjaga keturunan (hifzh al-nasl), yang bertujuan untuk
mencapai tujuan maqashid syari’ah,yaitu tujuan yang berlangsung lama
Gaya Kepemimpinan Dalam Pembinaan Akhlak Santri Di Pondok Pesantren AR-Rahmah Desa Karya Baru Kecamatan Tabunganen
Penelitian ini didasari pada pemikiran tentang pentingnya gaya
kepemimpinan dalam pembinaan akhlak santri. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui gaya kepemimpinan apa yang diterapkan di Pondok Pesantren Ar�Rahmah Desa Karya Baru Kecamatan Tabunganen keefektifan gaya kepemimpinan
dalam pembinaan akhlak santri di Pondok Pesantren Ar-Rahmah Desa Karya Baru
Kecamatan Tabunganen. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian
deskriptif kualitatif, dalam pengumpulan data peneliti menggunakan metode berupa
wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Gaya kepemimpinan yang
diterapkan di Pondok Pesantren Ar-Rahmah Desa Karya Baru Kecamatan
Tabunganen menggunakan gaya kepemimpinan situasional, yang meliputi 4 gaya,
yaitu: (a) gaya kepemimpinan situasional instruksi (Telling), yang dalam gaya ini
terdapat metode pembinaan akhlak yang meliputi pembiasaan dan latihan,
mengambil Pelajaran (Ibrah), nasehat, dan kedisiplinan. (b) gaya kepemimpinan
situasional konsultasi (Selling) pada gaya kepemimpinan ini terdapat metode
pembinaan akhlak yang digunakan, yaitu nasehat. (c) gaya kepemimpinan
situasional partisipasi (Participating) pada gaya ini metode pembinaan akhlaknya
yaitu metode keteladanan, pembiasaan dan latihan, serta mendidik melalui
kemandirian. (d) Gaya kepemimpinan delegasi (Delegatting), metode pembinaan
akhlak dalam gaya ini adalah mendidik melalui kemandirian. Kekurangan pada
gaya situasional ini terdapat di gaya delegasi. 2) Penerapan gaya kepemimpinan
yang dilakukan di Pondok Pesantren Ar-Rahmah dapat terlaksanakan seluruhnya
dan berjalan sesuai dengan teori kepemimpinan, meskipun pada gaya delegasi
kurang diterapkan karena kurangnya kegiatan yang dapat dilakukan santri secara
mandiri yang diakibatkan kurangnya bangunan asram
Pemanfaatan Media Sosial dalam Penyuluhan Agama Islam di Kota Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi karena dakwah dan teknologi tidak dapat di pisahkan pada zaman saat ini, dalam satu genggaman manusia bisa menciptakan informasi yang dapat di lihat oleh orang banyak, dalam dakwah pun juga bisa disebarkan ke masyarakat luas dengan cara dengan menggunakan media sosial tentu menjadi peluang besar untuk berdakwah pada zaman yang di penuhi dengan internet yang bertebar sangat luas, sehingga dakwah dapat di lakukan dimanapun dan kapanpun. Saluran komunikasi yang sungguh besar peluangnya ini harus diraih oleh para pendakwah salah satunya oleh para Penyuluh Agama Islam memberikan penyuluhan kepada khalayak luas seperti masyarakat. Dakwah kini tak lagi terbatas oleh ruang dan waktu, dapat dilaksanakan dimana dan kapan saja, namun semakin berkembangnya teknologi, ini juga menjadi tantangan sekaligus peluang bagi para penyuluh Agama Islam selaku Da’i dalam menyampaikan dakwahnya, Atas dasar keingintahuan terhadap pemanfaatan media sosial oleh Penyuluh Agama Islam, penulis melakukan penelitian berjudul “Pemanfaatan Media Sosial dalam Penyuluhan Agama Islam di Kota Banjarmasin”.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan atau field rearch yang dilakukan dengan mengadakan pengamatan langsung ke lokasi penelitian, sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif, pendekatan ini adalah proses penelitian yang dilakukan secara natural sesuai dengan kondisi objektif di lapangan tanpa adanya manipulasi.
Hasil penelitian dalam penelitian ini adalah semua penyuluh bersepakat bahwa media sosial sangat bermanfaat membantu mereka dalam menyelesaikan pekerjaan, hanya saja memang dalam pemanfatan media sosial sebagai media dalam berdakwah masih terbilang sangat kurang. Tidak semua media sosial sebagai alat komunikasi oleh para Penyuluh Agam Islam di Kota Banjarmasin, hanya beberapa platform saja yang digunakan untuk membantu kinerja mereka dalam bekerja memberikan informasi berita kegiatan yang ada di KUA seperti Whatsapp, facebook dan instagram. Untuk penguasaan media sosial masih terbilang minim, walaupun adanya diadakan pelatihan oleh beberapa lembaga seperti Kementrian Agama dan Balai Diklat. Maka dari itu, masih sedikit para penyuluh yang berdakwah melalui postingan di media sosial
Penyaluran Dana Zakat Kepada Muallaf Oleh Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Selatan
Zakat merupakan salah satu rukun Islam. Zakat adalah sebagian
tertentu dari harta seseorang yang wajib diberikan kepada mereka yang
berhak sesuai dengan perintah Allah SWT. Golongan yang berhak
menerima zakat di dalam Al-Quran dijelaskan pada surah At-Taubah ayat
60, salah satunya adalah muallaf. Penyaluran dana zakat kepada muallaf
selalu mengalami perubahan dari masa ke masa dimana pada suatu masa
muallaf diberi zakat, namun setelahnya muallaf tidak lagi mendapat
bagian zakat. Hal ini mengindikasikan bahwa penyaluran dana zakat
kepada muallaf bersifat kondisional. Di Badan Amil Zakat Nasional
Provinsi Kalimantan Selatan (BAZNAS Kalsel) muallaf masih diberikan
dana zakat yang mana dapat diartikan bahwa kondisi muallaf di wilayah
Kalimantan Selatan masih perlu dibantu. Oleh karena itu, peneliti tertarik
untuk mengkaji mengenai muallaf seperti apa yang dibantu dengan zakat
oleh BAZNAS Kalsel, bagaimana penyalurannya, serta apakah terdapat
kendala dalam penyaluran tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis sosiologis yang
termasuk ke dalam penelitian hukum empiris dengan menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif, serta pengumpulan data dilakukan
dengan metode wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa: 1) Muallaf yang diberi
zakat oleh BAZNAS Kalsel adalah orang yang setelah pindah agama
mereka tidak diterima lagi oleh keluarga mereka dan muallaf yang
tinggal di daerah pelosok. 2) Penyaluran dana zakat di BAZNAS Kalsel
memiliki 3 tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian.
3) Kendala yang dialami dalam penyaluran dana zakat kepada muallaf
oleh BAZNAS Kalsel adalah BAZNAS Kalsel tidak membina langsung
para muallaf melainkan hanya mendukung program dakwah muallaf,
kendala komunikasi, serta kendala pengawasan
Peran Tuan Guru Membentuk Keluarga Sakinah pada Masyarakat Kecamatan Tambang Ulang
Kehadiran seorang tuan guru pada masyarakat kecamatan Tambang Ulang
memiliki peran yang sangat vital ditengah masyarakat baik dari aspek sosial atau
keagamaan terutama bagaimana seorang tuan guru menuntun masyarakat untuk
membentuk keluarga sakinah mawaddah warahmah yang sejalan dengan ajaran
syariat Islam. Tuan guru sebagai seorang yang memiliki wawasan ilmu keislaman
yang luas mengemban amanah sebagai Ahli Ilmu untuk menyempaikan ilmunya
kepada masyarakat termasuk dalam hal membentuk keluarga sakinah pada
masyarakat yang sejalan dengan ajaran syariat islam. Dengan kehadiran seorang
tuan guru, masyarakat dapat dengan mudah mendapatkan tuntunan kelurga sakinah
melalui tuan guru.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana seorang tuan guru
berperan dalam membentuk masyarakat untuk mewujudkan keluarga sakinah.
Penilitian ini merupakan penelitian hukum empiris sehingga guna memperoleh data
di kecamatan Tambang ulang, maka peneliti melakukan penelitian langsung kepada
12 orang tokoh masyarakat yang terdiri dari enam tuan guru dan enam tokoh
masyarakat, terkait bagaimana peran tuan guru membimbing masyarakat
mewujudkan keluarga sakinah.
Hasil penelitian ini mengungkapkan fakta bahwa, kehadiran seorang tuan
guru pada masyarakat kecamatan Tambang ulang memberikan dampak positif bagi
masyrakat dalam membentuk keluarga sakinah melalui metode atau program yang
dijalankan tuan guru dalam membimbing masyarakat. Hal ini dapat dilihat dari
berkurangnya angka perceraian dan masyarakat mulai bertambah kethaatan
terhadap syariat Allah dan Rasulny
Pengaruh Promosi, Kualitas Produk dan Citra Merek terhadap Keputusan Mahasiswa Melakukan Pembelian pada Aplikasi e-commerce (Studi pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri di Kota Banjarmasin)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya trand belanjan online khususnya
melalui aplikasi e-commerce dan hal tersebut juga di gandrungi oleh mahasiswa.
Banyak faktor yang menyebabkan mahasiswa melakukan transaksi pembelian pada
aplikasi e-commerce diantaranya adalah promosi, kualitas produk dan citra merek.
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (Field research) dengan
pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa perguruan tinggi
negeri di Kota Banjarmasin sebanyak 47.199 orang dan sampel ditentukan dengan
accidental sampling sejumlah 100 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan
dianalisis menggunakan regresi linier brganda melalui software SPSS.
Hasil penelitian menunjukkan: pertama, promosi berpengaruh signifikan
terhadap keputusan pembelian (0,368), kualitas produk berpengaruh signifikan
terhadap keputusan pembelian (0,273), citra merek berpengaruh signifikan terhadap
keputusan pembelian (0,285). Kedua, secara simultan promosi, kualitas produk dan
citra merek berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Mahasiswa Melakukan
Pembelian pada Aplikasi e-commerce (0,515