IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Manajemen Masjid (Studi Idarah dan Riayah Masjid Pancasila Sekumpul Martapura)

    Get PDF
    Penelitian ini berawal dari keadaan umum masjid di Indonesia yang saat ini mengalami penggerusan fungsi. Hal tersebut menjadikan masjid berjalan tidak sesuai dengan semestinya. Masjid yang seharusnya berfungsi sebagai wadah segala kegiatan dakwah pada zaman sekarang banyak dipakai untuk pelaksanaan ibadah wajib lima waktu saja, padahal lebih dari itu masjid bisa berperan sebagai wadah untuk pembinaan umat dan sarana pendidikan. Melihat permasalahan di atas, penggunaan ilmu manajemen dalam pengelolaan masjid menjadi hal yang perlu dikembangkan dan diimplementasikan. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana pengelolaan manajemen di Masjid Pancasila Sekumpul Martapura sehingga bisa menarik minat jemaah, lancarnya pelaksanaan kegiatan dan penjagaan fasilitas baik dari segi bangunan sampai aset-aset masjid. Penelitian ini mengkaji mengenai persoalan bagaimana idarah dan riayah pada Masjid Pancasila Sekumpul Martapura. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Pada teknik pengumpulan data, penelitian ini menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi sehingga dapat menggambarkan dan mengungkapkan fakta-fakta di lapangan tentang bagaimana idarah dan riayah pada Masjid Pancasila Sekumpul Martapura. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pihak pengurus Masjid Pancasila Sekumpul Martapura pada bidang Idarah pada fungsi-fungsi manajemen yaitu perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating) dan pengawasan (controlling) sudah diterapkan dan dijalankan dengan baik. Pada bidang Riayah, pengurus Masjid Pancasila dalam pemeliharaan fasilitas sudah dilaksanakan dan dijalankan dengan baik walaupun masih ada beberapa yang tidak sesuai dengan SK Dirjen Binmas tentang standar pembinaan masjid

    Pengaruh Fasilitas Perpustakaan terhadap Kinerja Pustakawan di MAN 1 Banjarmasin

    Get PDF
    Perpustakaan MAN 1 Banjarmasin adalah pelrpulstakaan yang belrlokasi di JL. Kampung Melayu Darat RT. 11 No. 31 Kota Banjarmasin. Ulntulk dapat melmulaskan pelmulstakanya pelrpulstakaan sellalul ditulntult ulntulk melningkatkan fasilitas pelrpulstakaan, kelbelradaan fasilitas pelrpulstakaan bulkan hanya dipelrulntulkaan bagi pelmelnulhan kelpulasan pelnggulna pelrpulstakaan. Akan teltapi julga diarahkan ulntulk melndulkulng dan melningkatkan kinelrja para pulstakawan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fasilitas perpustakaan terhadap kinerja pustakawan di perpustakaan MAN 1 Banjarmasin, serta adakah pengaruhnya antara fasilitas perpustakaan terhadap kinerja pustakawan MAN 1 Banjarmasin. Jenis penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan jenis masalah yang dikaji, penelitian ini bersifat korelasi yaitu penelitian yang dimaksud untuk mengetahui ada tidaknya hubungan atau pengaruh antara dua variabel atau lebih. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Variabel bebas (X) yaitu pengaruh fasilitas di perpustakaan dan variabel terikat (Y) yaitu pengaruh terhadap kinerja pustakawan di Perpustakaan MAN 1 Banjarmasin. Penelitian dibangun dengan hipotesis fasilitas perpustakaan berpengaruh terhadap kinerja pustakawan. Hipotesis tersebut penulis buktikan dengan mengumpulkan data melalui angket. Hasil dari penelitian ini yaitu pada angket yang diedarkan kepada 4 pustakawan sebagai responden penelitian. Penelitian membuktikan bahwa fasilitas perpustakaan terhadap kinerja pustakawan yang ditunjukkan dengan nilai koefisien regresi 110.175. Dari persamaan tersebut terdapat nilai Fhitung sebesar 48.161. Dari hasil uji hipotesis terbukti bahwa Fhitung < Ftabel yaitu terdapat pengaruh yang signifikan Dari tabel nilai “F” diperoleh bahwa df sebesar 2 pada taraf signifikan 5% diperoleh Ftabel sebesar 18,51. Ternyata Fhitung yang besarnya 48.161 jauh lebih besar nilainya daripada ttabel. Karena thitung > ttabel, maka hipotesis alternatif diterima. Berarti terdapat pengaruh signifikan antara variabel fasilitas perpustakaan (X) dan variabel kinerja pustakawan (Y)

    Pendapat Ulama Kota Banjarmasin tentang Praktik Penyematan Cincin Sebelum Pernikahan dalam Prosesi Lamaran

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi dari adanya praktik penyematan cincin pada saat lamaran pada masyarakat Banjar. Hal tersebut menimbulkan perbedaan pendapat di kalangan ulama Kota Banjarmasin mengenai hukum penyematan cincin pada saat lamaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapat ulama Kota Banjarmasin dan dasar pendapatnya tentang praktik penyematan cincin sebelum pernikahan dalam prosesi lamaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan yuridis empiris. Data penelitian adalah pendapat dan dasar hukum ulama Kota Banjarmasin mengenai penyematan cincin pada saat lamaran. Pengumpulan data dilakukan dengan wawanacara. Data diolah dengan teknik editing dan matrikasi, serta dianalisis menggunakan teknik deksriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan empat ulama membolehkan praktik penyematan cincin sebagai tradisi masyarakat yang dilakukan oleh ibu calon laki-laki kepada calon perempuan. Adapun praktik penyematan cincin yang dilakukan oleh pasangan secara langsung tidak diperbolehkan. Sedangkan satu ulama tidak membolehkan praktik penyematan cincin sebelum pernikahan ketika tidak memiliki nilai maslahat, karena keabsahan pernikahan dan kekuatan hubungan pernikahan terletak dari rukun dan syarat pernikahan Dasar pendapat ulama Kota Banjarmasin adalah kaidah fikih “al-‘adah al-muhakkamah”. Ulama yang membolehkan penyematan cincin mendasarkan pada ketentuan adat yang tidak melanggar ketentuan syariat. Dasar pendapat lain ialah hadis Nabi SAW. tentang larangan menyentuh seseorang yang bukan mahram dan Q.S. an-Nur/24: 30-31. Sedangkan ulama yang tidak membolehkan mendasarkan kaidah tersebut pada tidak adanya manfaat penyematan cincin dan hakikat khitbah hanyalah melamar

    Kerjasama Sekolah dan Masyarakat dalam Membina Moralitas Siswa di MTsN 4 Banjarmasin

    Get PDF
    Pada hakikatnya, sekolah dan masyarakat merupakan alat yang sangat penting untuk mendorong dan memperkuat pengembangan pribadi siswa di kelas. Agar berhasil dan efisien mencapai tujuan pendidikan, masyarakat dan sekolah harus bekerja sama secara erat. Dengan adanya tindakan dan upaya yang dilakukan secara efektif dan efisien moralitas siswa dapat dibina bersama-sama. Penelitian ini bertujuan ini untuk mengetahui bentuk kerjasama sekolah dan masyarakat dalam membina moralitas siswa di MTsN 4 Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sedangkan jenis penelitiannya dalah penelitian lapangan (field research). Adapun pengumpulan datanya dengan menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Dalam teknik menganalisis data yang digunakan pertama dengan penyajian data, kedua reduksi data, ketiga menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kerjasama MTsN 4 Banjarmasin dengan masyarakat dalam pembinaan moralitas siswa meliputi program yang dibuat guna mendukung mutu pendidikan serta peningkatan moralitas peserta didik. Program-progam tersebut seperti rapat tiap semester bersama komite dan orang tua, penyediaan layanan kesehatan dari puskesmas, serta binaan dari tokoh agama dan kepolisian setempat. Program ini dilakukan secara kontinyu bersama pihak-pihak terkait diantaranya adalah komite madrasah, orang tua peserta didik, pusat kesehatan masyarakat, kepolisian, dan masyarakat lingkungan sekitar. Faktor pendukung kerjasama MTsN 4 Banjarmasin dengan masyarakat adalah partisipasi kedua belah pihak, seperti halnya kerjasama edukatif dengan orang tua, Maka keterlibatan orang tua tersebutlah yang menjadi pendukung kerjasamanya. Dalam hal ini faktor pendukung seperti fasilitas dan dana juga menjadi hal yang penting, karena tanpa hal tersebut program tidak bisa berjalan. Sedangkan faktor penghambatnya adalah masih adanya beberapa ketidaksadaran dalam diri orang tua untuk turut berkontribusi pada kerjasama dalam membina moralitas siswa, hal ini menyebabkan kurangnya partisipasi dan tidak terjadinya penerapan program yang diharapkan sekolah. Selain jadi faktor pendukung kurangnya dana juga masih menjadi permasalahan yang bisa menghambat kerjasam

    Upaya Pembiasaan Salat Dhuha pada Anak Tunagrahita di SLB-C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Upaya pembiasaan salat pada anak tunagrahita adalah usaha bagi guru disekolah dalam membiasakan salat di kehidupan sehari-hari dengan membimbing anak agar dapat melaksanakan salat dengan sendirinya, sebelum itu guru juga memberikan materi pada gerakan serta bacaan salat. Ini merupakan salah satu tantangan bagi guru dalam membimbing anak-anak untuk melaksanakan salat, terlebih lagi pada anak tunagrahita yang memerlukan konsentrasi. Karena pada anak tunagrahita mereka dapat mendengar dan melihat serta dapat meniru gerakan-gerakan salat yang diajarkan oleh guru, namun di samping itu mereka memiliki hambatan lambat dalam berpikir karena IQ mereka yang di bawah rata�rata, selain itu, beberapa dari anak tunagrahita juga memiliki hambatan dalam kurang jelasnya berbicara seperti halnya anak balita yang baru belajar berbicara. Tujuan pada penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana upaya guru disekolah dalam membiasakan salat kepada anak tunagrahita dan mendeskripsikan apa saja faktor pendukung dan penghambat oleh guru dalam upaya pembiasaan salat pada anak tunagrahita. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode deskriptif. Subjek dari penelitian ini adalah empat orang guru yang terdiri dari dua orang guru mata pelajaran PAI dan dua orang guru wali kelas dan siswa. Adapun objek pada penelitian ini adalah upaya pembiasaan salat dhuha pada tunagrahita di SLB-C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan. Teknik pada penelitian ini menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui proses pengumpulan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menemukan bahwa upaya pembiasaan salat dhuha pada tunagrahita di SLB-C Negeri Pembina Provinsi Kalimantan Selatan, dengan membuat dan menyusun jadwal salat dhuha yang diikuti oleh seluruh siswa penyandang tunagrahita. Adapun faktor pendukung dalam upaya ini adalah dukungan dari orang tua dan guru. Kemudian pembagian makanan seperti roti atau yang lainnya sebagai hadiah untuk siswa yang melaksanakan salat dhuha berjamaah di musholla untuk meningkatkan semangat anak dalam menjalankan ibadah salat dhuha di masjid. Faktor penghambat pada upaya pembiasaan salat ini adalah ketidaksiplinan siswa dalam hal kehadira

    Pengaruh Efikasi Diri Terdahap Motivasi Belajar Siswa Madrasah Ibtibadaiyah Negeri 2 Barito Utara

    Get PDF
    Skripsi ini membahas tentang, “pengaruh efikasi diri terdahap motivasi belajar siswa madrasah ibtibadaiyah negeri 2 barito utara”. Adapun pokok permasalahannya adalah apakah ada pengaruh efikasi diri terdahap motivasi belajar siswa madrasah ibtibadaiyah negeri 2 barito utara dan seberapa besar pengaruh efikasi diri terdahap motivasi belajar siswa madrasah ibtibadaiyah negeri 2 barito utara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh efikasi diri terdahap motivasi belajar siswa madrasah ibtibadaiyah negeri 2 barito utara dan besar pengaruh signifikan antara efikasi diri terdahap motivasi belajar siswa madrasah ibtibadaiyah negeri 2 barito utara. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linier sederhana. Populasi pada penelitian ini adalah 195 siswa. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 35 orang siswa madrasah ibtibadaiyah negeri 2 barito utara dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik proporsional random sampling. Dan teknik pengumpulan datanya mengunakan kuesioner dengan menggunakan skala likert. .dan metode pengolahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil penelitian menggunakan SPSS Statistic 22, diketahui bahwa terdapat pengaruh signifikan antara efikasi diri terhadap motivasi belajar dengan nilai Sig. sebesar 0,028 atau nilai Sig.<α=0,05 sehingga dapat dikatakan bahwa ada pengaruh secara signifikan antara variabel Efikasi Diri (X) dengan variabel Motivasi Belajar (Y). dengan nilai pengaruh Efikasi Diri terhadap variabel Motivasi Belajar sebesar 13,8 %, sedangkan sisanya 86,2% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian ini

    Identifikasi Wawasan Kaidah Kebahasaan Siswa Ditinjau dari Akses Sumber Belajar di MIN 3 Tapin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi akses sumber belajar dalam meningkatkan wawasan kaidah kebahasaan siswa yang meliputi bagaimana akses sumber belajar siswa, bagaimana wawasan kaidah kebahasaan siswa, dan apakah ada pengaruh dari akses sumber belajar terhadap wawasan kaidah kebahasaan siswa di MIN 3 Tapin . Penelitian ini menggunakan mixed method concurrent triangulation terhadap 40 siswa di MIN 3 Tapin. Teknik pengambilan data secara kualitatif dilakukan melalui wawancara kepada siswa dan guru, observasi serta dokumentasi fasilitas penunjang. Pengambilan data kuantitatif dilakukan melalui kuesioner dan tes soal pilihan ganda yang kemudian diperoleh data kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menggunakan teknik analisis Miles and Huberman sebagai teknik analisis data kualitatif. Untuk data kuantitatif digunakan teknik analisis uji asumsi klasik, uji regresi linear sederhana dan uji hipotesis dan kemudian dilakukan triangulasi antar data kualitatif dan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa siswa MIN 3 Tapin memiliki beragam akses sumber belajar yang dilihat dari hasil jawaban pada kuesioner terkait akses sumber belajar, data ini juga didukung dengan hasil wawancara serta dokumentasi yang menyatakan bahwa fasilitas yang ada di MIN 3 Tapin sudah memadai sehingga memudahkan akses sumber belajar siswa di MIN 3 Tapin. Adapun untuk wawasan kaidah kebahasaan siswa yang dilihat dari hasil tes soal dan wawancara menyatakan mereka masih berada di tingkatan cukup dan perlu diberikan evaluasi lebih lanjut. Akses sumber belajar yang terbilang cukup memadai ternyata tidak memberikan pengaruh yang berarti terhadap wawasan kaidah kebahasaan, siswa yang memiliki beragam akses sumber akses sumber belajar tidak menjamin memiliki wawasan kaidah kebahasaan yang baik

    Peran Guru dalam Menumbuhkan Pemahaman Moderasi Beragama di Kelas 5 SDN I Palingkau Lama Kabupaten Kapuas

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman moderasi beragama di lingkungan sekolah dalam menjaga kerukunan. Pentingnya peran guru memberikan pemahaman nilai-nilai moderasi beragama di tengah kebaragaman yang ada baik dari segi suku dan agama. Menjadi pertimbangan bahwa setiap guru memiliki peran tidak hanya sekedar menyampaikan materi pelajaran. Diharapkan guru mampu menjalankan perannya sebagai pendidik dengan mampu membentuk karakter peserta didik yang dapat hidup moderat di tengah banyaknya ragam perbedaan. Dengan adanya penelitian ini bertujuan mengetahui Peran Guru dalam Menumbuhkan Pemahaman Moderasi Beragama di Kelas 5 SDN I Palingkau Lama Kabupaten Kapuas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif Adapun subjek dari penelitian ini yaitu guru di Kelas 5 SDN I Palingkau lama sedangkan objeknya yaitu Peran Guru dalam Menumbuhkan Pemahaman Moderasi Beragama. Metode dalam pengumpulan data di penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guru di kelas 5 dapat menjalankan tugasnya sebagai Consevator, Innovator, Transmiter, Organizer, Transformator dalam upaya memberikan pemahaman nilai-nilai moderasi pada peserta didik dengan tidak luput dari peran kerjasama seluruh stakeholder. Nilai-nilai moderasi beragama yang dikembangkan sesuai dengan sembilan nilai moderasi dari Kementrian Agama RI dengan di internalisasikan melalui berbagai kegiatan baik melalui kurikuler, kokurikuler, dan ekstrakurikuler. Adapun faktor pendukung yakni guru memiliki kapasitas diri dan pengalaman, apresiasi lingkungan masyarakat dan wali murid dalam setiap kegiatan sekolah, peserta didik (tingkat usia dan hereditas), serta kelengkapan sarana dan prasarana yang cukup memadai. Selain iu adapun faktor penghambat yakni lingkungan masyarakat tempat tinggal peserta didik yang berbagai macam kultur, sehingga faktor penghambat ini dapat di atasi dengan peran wali murid dengan memberikan pemahaman kultural di lingkungan masyarakat tempat tingga

    Pengembangan Media Video Animasi Berbasis Animaker Untuk Pembelajaran Bahasa Arab Siswa Kelas 5 di MI Integral Al-Ukhuwwah Banjang, Amuntai

    Get PDF
    Penggunaan media pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyyah Integral Al-Ukhuwwah Banjang, tidak beragam, meskipun fasilitas yang tersedia disekolah ini cukup memadai. Minimnya pemanfaatan media dalam pembelajaran menjadikan pengembangan media menjadi sangat penting, media dapat digunakan sesuai kebutuhan dan ketersediaan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap proses pengembangan video animasi berbasis Animaker pembelajaran bahasa Arab pada siswa kelas V MI Banjang, dan mengungkap karakteristik video animasi yang dikembangkan berbasis Animaker pembelajaran bahasa Arab Arab pada siswa kelas V MI Banjang, serta untuk mengukur efektivitas penggunaan video animasi yang dikembangkan berbasis Animaker untuk meningkatkan prestasi akademik pembelajaran bahasa Arab pada siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyyah Banjang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kombinasi (Mix-Method), yaitu penggabungan dari penelitian kualitatif dan kuantitatif menggunakan metode R&D dengan model ADDIE. Pengembangan media ini melalui lima tahap proses, yaitu analisis kebutuhan, desain produk, pengembangan produk, implementasi lapangan dengan membagikan angket dan evaluasi setelah menggunakan produk (Media Animaker) tersebut. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes dan angket. Adapun analisis data yang digunakan diantaranya analisis validitas, kepraktisan, dan keefektifan. Hasil dari penelitian ini, menghasilkan produk media video animasi berbasis Animaker yang telah memenuhi kriteria dengan skor rata-rata darı ahli materi 92%, ahli bahasa 90% dan ahli media 100%. Dapat disimpulkan bahwa kriteria yang diperoleh media video animasi yakni sangat valid, sehingga dapat digunakan pada jenjang Sekolah Dasar sebagai media pembelajaran peserta didik. Adapun Hasil kepraktisan dari angket respond guru mendapatkan nilai 90%, dan angket respond siswa mendapatkan 94%, yang menunjukkan sangat praktis. Serta hasil keefektifan pretest memperoleh 73,4 dan setelah diberi perlakuan (post test) menggunakan media video animasi berbasis Animaker mengalami perubahan memperoleh nilai 94. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa media video berbasis Animaker uji terbatas sangat efektif digunakan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa video animasi yang dikembangkan efektif untuk meningkatkan prestasi akademik siswa Madrasah Ibtidaiyyah Banjan

    Kesadaran Hukum Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Terhadap Akad Jasa Pembuatan Karya Tulis Ilmiah

    Get PDF
    Pembuatan karya tulis ilmiah di perkuliahan adalah merupakan tugas yang lumrah dijumpai oleh mahasiswa. Tugas-tugas tersebut merupakan kewajiban dan tanggung jawab mahasiswa untuk membuatnya namun disatu sisi ada pihak yang melanggar kewajiban tersebut dengan menggunakan jasa pembuatan karya tulis ilmiah. Jasa pembuatan karya tulis ilmiah merupakan akad ijarah (jasa) yang dilarang karena terdapat kecurangan dalam akademik yang implikasinya melanggar kewajiban para mahasiswa. Mahasiswa sebagai orang yang berintelektual harusnya paham dan sadar bahwa akad pada transaksi tersebut merupakan tindakan yang tidak benar, namun faktanya masih banyak mahasiswa yang melakukannya. Hal tersebut membuat penulis tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai kesadaran hukum mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin terhadap akad jasa pembuatan karya tulis ilmiah dan apa faktor yang mempengaruhi kesadaran hukum mahasiswa tersebut menggunakan jasa pembuatan karya tulis ilmiah tersebut. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis penelitian hukum empiris dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dan menggunakan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi. Data yang diperoleh akan diolah menggunakan analisis data kualitatif dari pemeriksaan data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa 1) Berdasarkan hasil penelitian dari 98 mahasiswa terdapat 88 mahasiswa yang tidak pernah melakukan akad jasa pembuatan karya tulis ilmiah dan masih terdapat 10 mahasiswa yang melakukan akad jasa pembuatan karya tulis ilmiah Kesadaran hukum mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin terhadap akad jasa pembuatan karya tulis ilmiah baik mahasiswa yang pernah ataupun yang tidak pernah melakukan akad jasa pembuatan karya tulis ilmiah dilihat dari 4 indikator yaitu pengetahuan, pemahaman, sikap dan perilaku hukum memiliki tingkat kesadaran hukum yang sedang. 2) Terdapat 6 faktor yang mempengaruhi kesadaran hukum mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin menggunakan jasa pembuatan karya tulis ilmiah yaitu dikarenakan rendahnya pengetahuan dan pemahaman hukum mahasiswa, karena tidak memiliki banyak waktu, terlalu banyak tugas, tidak tahu cara membuat tugas/tugasnya terlalu susah, tidak memiliki laptop atau komputer dan juga ada yang sengaja menggunakan karena biaya jasanya mura

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇