IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Eksplorasi Urgensi Pendisiplinan Sholat Berjamaah Santri pada Pondok Pesantren Darul Falah di Kecamatan Gambut

    Get PDF
    Berdasarkan observasi penulis, menemukan bahwa di Pondok Pesantren Darul Falah Kecamatan Gambut yang selalu menerapkan nilai disiplin shalat berjamaah masih saja banyak santri yang tidak melaksanakan shalat berjamaah atau lalai dalam melaksanakannya, yang terjadi dengan berbagai kasus, seperti malas, menghindari guru yang merazia dan lain sebagainya. Maka dari itu dilakukanlah upaya-upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tentang apa yang membuat Ponpes Darul Falah dikatakan urgen dalam pendisiplinan shalat berjamaah, kemudian upaya pendisiplinan Shalat berjamaah Santri di Pondok Pesantren Darul Falah Kecamatan Gambut serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan upaya tersebut. Adapun jenis penelitian ini yaitu field research atau penelitian lapangan, dan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diperlukan berupa data pokok yang didapatkan dari subjek utama yaitu Pimpinan Pondok Pesantren dan 3 Guru di Pondok Pesantren Darul Falah Kecamatan Gambut. Dalam mengumpulkan data penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah dikumpulan, data akan diolah melalui tahapan reduksi, display dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa urgensi pendisiplinan shalat berjamaah di pondok pesantren Darul Falah Kecamatan Gambut adalah untuk kemaslahatan bagi santri itu sendiri, serta berdampak baik ketika mereka sudah berada dalam lingkungan masyarakat. Kemudian upaya yang dilakukan oleh guru di Pondok Pesantren Darul Falah Kecamatan Gambut adalah dengan membuat aturan, yang berkonsekuensi hukuman kepada santri yang melanggar aturan tersebut. Selain itu juga, pendekatan yang dipakai oleh guru-guru untuk mendisiplinkan shalat berjamaah adalah dengan ketauladanan, bekerjasama dengan OSIS dan metode ceramah. Adapun faktor pendukung dalam upaya ini adalah adanya kekompakan dari berbagai elemen termasuk dalam hal ini para guru yang berperan terhadap berbagai sektor, kemudian berpadu dengan santri senior dan juga OSIS. Sementara untuk faktor penghambat adalah fasilitas yang tidak memadai, dalam hal ini adalah air. Jika dalam kondisi tertentu seperti kemarau maka santri�santri akan kesulitan menggunakan air utuk mandi dan berwudhu, dan menyebabkan antrian panjang dan mengundurkan waktu shalat berjamaa

    Dinamika Pendidikan Agama Islam Nonformal pada Masjid Jami’ Sungai Jingah dan Masjid Al-Jihad Banjarmasin

    Get PDF
    Masjid merupakan tempat ibadah umat Muslim yang sangat berperan penting untuk perkembangan Islam, Di samping menjadi sebuah tempat ibadah, Penggunaan Masjid juga sebagai lembaga yang sangat kuat fungsinya terhadap Tarbiyyah atau pendidikan. Masjid juga merupakan tempat pendidikan Islam tertua di dunia yang perlu dijaga dan dipelihara eksistensinnya sampai masa akan datang. Pada Masjid Jami’ Sungai Jingah dan Masjid Al-Jihad Banjarmasin juga memiliki bermacam-macam pendidikan Islam yang telah dilaksanakan. Penelitian ini berusaha untuk menggali data tentang dinamika pendidikan agama Islam pada Masjid Jami’ Sungai Jingah dan Masjid Al-Jihad Banjarmasin pada tahun 2013-2023 dari sisi dinamika Majelis Taklim, dinamika pembelajaran Al-Quran, dinamika pelatihan keagamaan dan untuk mengetahui persamaan dan perbedaannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan dengan Pendekatan kualitatif dan subjek penelitian adalah para pengurus Masjid, para guru-guru, para tokoh masyarakat serta jamaah Masjid Jami’ Sungai Jingah dan Masjid Al-Jihad Banjarmasin. Data-data digali melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pendidikan agama Islam nonformal pada kedua masjid ini terus mengalami perubahan dan pergantian baik pada Majelis Taklim, Pembelajaran Al-Quran dan Pelatihan keagamaan. Majelis Taklim yang dilaksanakan pada kedua Masjid ini terus mengalami perubahan dan pergantian baik secara penjadwalan, guru-guru yang mengisi Majelis Taklim maupun kitab/materi yang diajarkan, Hal tersebut juga terjadi pada pembelajaran Al-Quran dan pelatihan keagamaan, dari data yang telah ditemukan pembelajaran yang telah dilaksanakan pada kedua Masjid ini adalah pembelajaran tahsin Al Quran, Tilawah dan terjemah Al-quran. Adapun pada pelatihan keagamaan telah melaksanakan pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah, pelatihan memandikan dan mengkafani jenazah Covid-19 serta pelatihan manasik Haji dan Umrah

    Konsep Takhbîb Menurut ‘Illisy al-Mâliki Terhadap Legalitas Pernikahan dalam Kitab Fathu al-‘Ali al-Mâlik

    Get PDF
    Pernikahan seharusnya adalah institusi yang membawa kebahagiaan dan kemaslahatan. Namun, dalam beberapa kasus, pernikahan dapat terganggu oleh tindakan takhbîb, yaitu upaya pihak ketiga untuk merusak atau menghancurkan hubungan suami istri. Para ulama kemudian berupaya untuk merumuskan hukum terkait tindakan takhbîb dan dampaknya terhadap hukum pernikahan yang dihasilkan dari tindakan takhbîb. Di antara empat madzhab, Madzhab Mâliki adalah yang paling keras pendapatnya. Salah satunya adalah fatwa Syekh 'Illisy, seorang ulama madzhab Mâliki pada abad ke-19 M, yang berpandangan bahwa tindakan takhbib dapat berdampak terhadap legalitas pernikahan sebagaimana diuraikannya dalam kitab Fathu al-'Ali al-Malik fi Fatwa ’ala madzhab al-Imam Mâlik. Maka, melalui analisis terhadap pemikiran Syekh 'Illisy al-Mâliki dalam kitab Fathu al-'Ali al Malik fi Fatwa ’ala madzhab al-Imam Mâlik akan dieksplorasi bagaimana konsep takhbîb dan dampaknya terhadap legalitas pernikahan dipahami dalam madzhab Mâliki, sebagai upaya preventif, dan menjadi tawaran solusi dalam mengatasi maraknya perilaku takhbîb. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif, dengan menggunakan pendekatan conceptual approach, dan analytical approach. Untuk bahan hukum yang digunakan terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Ketiga bahan hukum tersebut dikumpulkan dengan teknik studi dokumenter, setelahnya akan dianalisis secara kualitatif. Untuk menjawab rumusan masalah akan digunakan teori ushul fiqh, istinbâth hukum, konsep takhbîb, teori i’tibar al-maâl dan sadd al-dzarî’ah. Hasil penelitian menunjukkan, pendapat Syekh’Illisy dalam kitab Fathu al 'Ali al-Mâlik fi Fatwa ’ala madzhab al-Imam Mâlik tentang dampak tindakan takhbîb terhadap legalitas pernikahan sejalan dengan prinsip saad al-dzarî’ah, ia menyatakan bahwa pernikahan yang dihasilkan dari tindakan takhbîb, hukumnya haram, akad nikahnya rusak (fasid), dan apabila terlanjur menikah, maka harus dibatalkan (fasakh). Sedangkan dari perspektif saad al-dzarî’ah, pernikahan hasil takhbib termasuk kriteria al-dzarî’ah sebab hal itu berpotensi menimbulkan mafsadat dan pelanggaran syari’at, karenanya untuk menutup dan mencegah hal tersebut, pernikahan hasil dari tindakan takhbîb sebaiknya dibatalkan (fasakh) dengan pertimbangan sadd al-dzarî’ah

    Pertimbangan Hukum Majelis Hakim Banding Dalam Memutuskan Gugatan Hak Asuh Anak (Analisis Putusan Nomor 0021/Pdt.G/2018/Pta.Bdg Dan Nomor 44/Pdt.G/2022/Pta.Bjm)

    Get PDF
    Penelitian ini membahas dua putusan perkara hak asuh anak yang belum mumayyiz. Dalam putusannya, terdapat keputusan yang menguatkan dan membatalkan putusan tingkat pertama terkait hak asuh anak kepada Ayah. Meskipun Hukum Islam dan Hukum positif menegaskan bahwa hak asuh anak yang belum mumayyiz seharusnya diberikan kepada Ibu, pemeriksaan di tingkat banding menghasilkan keputusan yang berbeda untuk dua perkara tersebut. Meskipun dasar hukum dan perundang-undangan yang digunakan sama, yaitu Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam, namun terjadi perbedaan pendapat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hukum yang berbeda di balik kedua putusan tersebut dan bagaimana Majelis Hakim menyelesaikan perkara tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pertimbangan hukum hakim dalam 2 perkara tersebut serta kesesuaian dengan Hukum Islam dan Hukum Positif. Penelitian ini merupakan penelitian normatif yang menggunakan pendekatan analitis dan komparatif. Adapun objek penelitiannya adalah alasan hukum (ratio decidendi atau reasoning). Fokus penelitian ini adalah pada pertimbangan hukum hakim dalam perkara yang dianalisis dan diuji dengan teori-teori hukum dan asas- asas hukum terhadap putusan perkara nomor 0021/Pdt.G/2018/Pta.Bdg dan Nomor 44/Pdt.G/2022/Pta.Bjm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Majelis Hakim Banding Pengadilan Tinggi Agama Bandung dan Pengadilan Tinggi Agama Banjarmasin memiliki landasan pada konstruksi pertimbangan hukum yang serupa, yaitu kepentingan anak. Pada perkara Nomor 0021/Pdt.G/2018/Pta.Bdg, metode interpretasi sistematis digunakan untuk menganalisis duduk perkara, menemukan alasan hukum yang menggugurkan hak asuh Ibu terhadap anak. Hal ini bertentangan dengan KHI pasal 105 dan 156 yang memberikan hak asuh kepada Ibu jika anak belum mumayyiz, dengan hakim menyimpulkan bahwa Ibu dianggap tidak mampu mengurus anak dengan baik. Sementara pada perkara Nomor 44/Pdt.G/2022/Pta.Bjm, metode interpretasi sistematis juga digunakan. Meskipun hak asuh awalnya diberikan kepada Ayah karena Ibu dianggap tidak layak mengurus anak dengan baik, namun Majelis Hakim Banding berpendapat bahwa alasan hukum sebelumnya tidak memiliki cukup bukti dan tidak dapat mencabut hak asuh dari Ib

    Pengaruh Brand dan Kuaitas Produk Ombe Terhadap Minat Beli Masyarakat dalam Industri Air Minum dalam Kemasan (AMDK) di Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi dengan tingginya kebutuhan manusia terhadap air, banyak perusahaan yang melihat kebutuhan tersebut sebagai peluang untuk menciptakan sebuah bisnis Air Minum Dalam Kemasan (AMDK). Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) menjadi pilihan utama masyarakat karena gaya hidup masyarakat sekarang lebih menyukai hal-hal praktis dan efesien, sehinga Perusahaan AMDK berusaha untuk meningkatkan Kualitas produk dan Brand mereka, salah satu nya adalah perusahaan PT Panen Embun Kemakmuran yang memilik Brand Ombe. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh brand dan kualitas produk terhadap minat beli masyarakat di kota Banjarbaru. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif, populasi pada penelitian ini adalah konsumen masyarakat di kota Banjarbaru. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan non probability sampling, Serta pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan analisis regresi linier berganda menggunakan SPSS 26. Hasil Uji F menunjukkan bahwa Brand dan kualitas produk Ombe berpengaruh secara simultan terhadap minat beli masyarakat di kota Banjarbaru. Hasil Uji T menunjukkan bahwa Brand berpengaruh secara parsial terhadap minat beli masyarakat di kota Banjarbaru, dan Kualitas produk berpengaruh secara parsial terhadap minat beli masyarakat di kota Banjarbaru

    Kontribusi Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan PT Pelindo Daya Sejahtera Regional Kalimantan di Banjarmasin

    Get PDF
    Sumber daya manusia adalah bagian penting dari operasi suatu organisasi. Segala jenis perusahaan memerlukan pemikiran, tindakan dan sumber daya manusia yang terampil untuk mencapai kesuksesan. Oleh karena itu, instansi harus menambahkan nilai sumber daya untuk meningkatkan kinerja karyawan menjadi lebih baik serta berkontribusi pada kinerja perusahaan. Diantara faktor pendukung kinerja sumber daya manusia dan kualitas yaitu komitmen karyawan yang terkait dengan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui apakah komitmen organisasi dapat berkontribusi terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear sederhana, menggunakan dua variabel yaitu komitmen organisasi dan kinerja karyawan sebagai alat ukur penelitian. Populasi penelitian yaitu 238 karyawan PT Pelindo Daya Sejahtera Regional Kalimantan di Banjarmasin, dan sampel penelitian yaitu 70 responden dengan menggunakan teknik stratifikasi random sampling dengan pengambilan sampel dengan cara acak berdasarkan stratifikasi pada populasi. Dan analisis data menggunakan IBM Statistics 25. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: 1) Tingkat komitmen organisasi pada responden yang rendah sebanyak 4% atau 2 subjek, tingkat komitmen organisasi sedang sebesar 82% atau 58 karyawan dan kategori tinggi sebesar 14% atau 10 karyawan. 2) Tingkat kinerja karyawan pada responden menunjukkan nilai 0% dengan kategori memiliki kinerja yang rendah, kategori nilai sedang sebesar 53% atau sebanyak 50 subjek, dan kategori tinggi sebesar 47% atau 20 responden. 3) Terdapat kontribusi komitmen organisasi dalam meingkatkan kinerja karyawan PT Pelindo Daya Sejahtera Regional Kalimantan menunjukkan peran positif dimana uji regresi linier sederhana memiliki nilai sig. 0, 042<0, 05 sehingga Ha diterim

    Pengembangan Buku Ilmiah Populer Pengolahan Briket Dari Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Sebagai Energi Alternatif

    Get PDF
    Masa sekarang ketersediaan minyak bumi semakin menurun sebab berbanding terbalik dengan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat. Dengan adanya masalah tersebut penggunaan energi alternatif yang mampu mengganti bahan bakar fosil ialah pembuatan briket solusinya. Briket yaitu energi alternatif dari sisa bahan organik dengan pemampatan dan daya tekan tertentu, salah satunya briket mampu diolah dengan bahan dasar arang tandan kosong kelapa sawit. Penambahan variasi perekat pada pengolahan briket mempengaruhi kualitas briket terhadap indikator kualitas. Kemudian, hasil dari uji kualitas briket yaitu mengembangkan bahan ajar berupa buku ilmiah populer (BIP) mengenai pengolahan briket dari limbah tandan kosong kelapa sawit sebagai energi alternatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indikator perbedaan variasi perekat terhadap mutu briket, mampu mendeskripsikan validasi buku ilmiah populer, dan mendeskripsikan keterbacaan buku ilmiah populer. Penelitian ini menggunakan jenis Educational design research (EDR). Pendekatan penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif. Data pada penelitian ini dijabarkan dan dianalisis kemudian dibuat menjadi sebuah BIP. Setelah itu, BIP divalidasi dengan desain evaluasi formatif Tessmer dan dibatasi sampai evaluasi perorangan (one to one evaluation). Hasil penelitian ini diketahui bahwa dengan perekat kanji dengan menghasilkan briket dengan lama menyala terbaik yaitu 1 jam 33 menit 18 detik, tidak berbau asap, tekstur yang padat, perekat sagu dan perekat limbah nasi menghasilkan briket yang mudah hancur. Rata-rata hasil akhir validasi BIP diperoleh sebesar 90,84% (sangat valid) dapat digunakan sebagai sumber referensi khalayak luas. Rata-rata hasil akhir validasi keterbacaan sebesar 83,33% (sangat baik) bisa digunakan sebagai sumber referensi khalayak lua

    Peran dan Tamggung Jawab Ketua RT dalam Melaksanakan Tugas Pemerintahan (Studi Kasus Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin)

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran dan tanggung jawab Ketua Rukun Tetangga (RT) dalam melaksanakan tugas pemerintahan di Kelurahan Pemurus, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 18 Tahun 2018, RT dan RW merupakan lembaga yang dibentuk melalui musyawarah masyarakat setempat untuk melayani kepentingan pemerintahan dan kemasyarakatan. Namun, dalam praktiknya, banyak warga yang mengalami kesulitan saat mengurus dokumen yang memerlukan tanda tangan atau surat dari Ketua RT, karena Ketua RT sering tidak dapat ditemui atau jarang berada di rumah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi. Melalui wawancara dengan warga setempat, ditemukan bahwa kesulitan sering terjadi saat mengurus surat pengantar untuk keperluan administratif seperti surat domisili. Hal ini menghambat proses administratif yang diperlukan oleh warga dan menunjukkan adanya masalah dalam pemenuhan tugas Ketua RT. Penelitian ini mengkaji secara mendalam peran dan tanggung jawab Ketua RT dalam memenuhi tugas pemerintahan serta dampaknya terhadap efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Ketua RT berperan sebagai pemimpin di tingkat RT dengan tugas utama memberikan pelayanan kepada masyarakat, menjaga kerukunan hidup warga, dan mengorganisir kegiatan kemasyarakatan. Berdasarkan Pasal 6 dan 7 Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 49 Tahun 2001, tugas RT meliputi: 1) Pelayanan kepada Masyarakat: RT bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan administratif, seperti pembuatan surat keterangan, pengurusan administrasi kependudukan, serta membantu masyarakat dalam memperoleh layanan publik lainnya. 2) Faktor-faktor Kendala yang menyebabkan lemahnya tanggung jawab ketua RT dalam melaksanakan tugas pemerintahan berbagai kendala mempengaruhi efektivitas Ketua RT dalam melaksanakan tugasnya, antara lain: kurangnya pemahaman terhadap SOP, keterbatasan waktu dan kesibukan pribadi, partisipasi masyarakat yang rendah, potensi tidak demokratis dalam pemilihan ketua RT

    Persepsi Tokoh Partai Politik Kota Banjarmasin terhadap Pengurangan Masa Jabatan Kepala Daerah secara Serentak

    Get PDF
    Skripsi ini menyoroti isu Pengurangan Masa Jabatan Kepala Daerah sebagai akibat dari pelaksanaan Pilkada serentak. Hal ini sudah menjadi keputusan negara sebagaimana yang terekam dalam Pasal 201 ayat (8) UU Pilkada No. 10 tahun 2016. Namun demikian, polemik masih ada. Peneliti ingin membahas pro kontra pengurangan masa jabatan kepala daerah yang dibicarakan oleh para politisi di tingkat lokal. Peneliti ingin mengetahui bagaimana pengurus partai di Kota Banjarmasin meyikapi isu tersebut: apakah mereka menerima atau mengkritisi keputusan politik tersebut. Peneliti juga ingin mendalami pikiran yang melandasi sikap mereka tersebut. Skripsi ini merupakan penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kualitatif. Peneliti mewawancarai empat narasumber dari empat partai, satu diantaranya tergolong partai islam (PKS), dan tiga sisanya tergolong partai nasionalis (Demokrat, Golkar, dan Gerindra). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah tokoh Anggota Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Politik PKS, Demokrat, Golkar, dan Gerindra. Penulis menganalisis data dan informasi yang telah terkumpul secara deskriptif kualitatif. Penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua pengurus partai politik setuju dengan pengurangan masa jabatan kepala daerah terkait pelaksanaan pilkada serentak. Alasannya karena pengurangan tersebut tidak adil dan berpotensi melanggar konstitusi. Aspek terakhir ini ada benarnya terutama setelah keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) diawal tahun 2024. Adapun yang setuju berpendapat bahwa pengurangan tersebut sudah menjadi kesepakatan politik dan termuat dalam undang-undang sehingga memiliki dasar hukum yang kuat dan dapat dipertahankan di MK

    Hermeneutika Edip Yuksel atas Ayat-Ayat tentang Waktu Salat dalam Buku Qur’an: A Reformist Translation

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang hermeneutika Edip Yuksel sebagai tokoh reformis terhadap ayat-ayat berkenaan dengan waktu salat dalam bukunya berjudul Qur’an: A Reformist Translation. Dalam buku tersebut, ada satu pembahasan menarik yang menjadi perhatian, yakni pada apendiks ke-10: Sala Prayers According to the Quran. Terdapat perbedaan mendasar atas interpretasi reformis dengan penafsiran ulama klasik terhadap ayat waktu salat. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha menelusuri bagaimana kriteria hermeneutika yang digunakan dan menghasilkan penafsiran atas waktu salat yang dianggap orisinal oleh reformis. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kriteria hermeneutika yang digunakan Edip Yuksel dan interpretasinya terhadap ayat-ayat tentang waktu salat dalam buku Qur’an: A Reformist Translation, disertai analisis pada kelebihan dan kelemahan hermeneutikanya. Penelitian ini berjenis penelitian kepustakaan dan bersifat kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melacak atau mendokumentasikan data kemudian menyeleksi data dari semua sumber data. Data penelitian akan dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kriteria hermeneutika Yuksel berasaskan lima prinsip dan tiga metodologi linguistik. Prinsip tersebut yaitu pemahaman non-seksisme, penolakan pendapat ulama, penggunaan Qur’an alone, cross-references dari Alkitab, dan penekanan rasionalitas. Metodologi linguistiknya yaitu identifikasi kata yang banyak makna, menentukan makna yang sesuai, dan menyusun pemahaman yang koheren. Hasil interpretasinya terhadap ayat-ayat waktu salat diuraikan menjadi tiga tema waktu berdasarkan Q.S. Al-Baqarah/2: 238, Q.S. Hûd/11: 114, Q.S. Al�Isrâ`/17: 78, dan Q.S. An-Nûr/24: 58. Tiga tema waktu tersebut menunjukkan keterangan waktu salat, yakni salat al-fajr atau dawn prayer dimaknai salat Subuh hari, salat al-‘isyâ` atau evening prayer dimaknai salat petang/malam hari, dan salat al-wustha’ atau middle prayer dimaknai salat tengah hari. Yuksel mengindikasikan bahwa waktu salat hanya ada tiga kali dalam sehari. Kelemahan hermeneutikanya adalah tidak konsisten terhadap unsur konteks dan tidak kompletnya eksplorasi terhadap ayat tersebut. Namun, kecakapan linguistik Yuksel menjadi kelebihan hermeneutikanya dan memberi kontribusi pengembangan paham yang relevan di masa sekaran

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇