IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Analisis Akad Pada Layanan Remittance Bank Digital ( Studi Aplikasi Wise Bank )
Pesatnya arus globalisasi membuat semakin banyak orang yang
kemudian mencari kerja di luar negeri, hal ini kemudian membuat sebuah
kebutuhan akan perlu nya sebuah sistem mekanisme remitansi yang
mudah,, murah dan juga cepat. Yang kemudian lahirlah sebuah perbankan
digital yang menjawab kebutuhan tersebut yang dinamakan Transfer Wise
(Wise Bank). Dalam penelitian ini fokus nya adalah mengetahui
mekanisme transaksi remitansi pada aplikasi Wise Bank dan menganalisis
akad syariah apa saja yang ada di dalam proses transaksi remitansi tersebut
dengan menggunakan sudut pandang hukum islam.
Penelitian ini menggunakan penelitian hukum normatif dalam
menganalisis hukum sebagai objek penelitianya. Data kemudian
dikumpulkan dengan studi kepustakaan (library research) dan analisisnya
bersifat deskriptif. Bahan hukum yang digunakan didalam penelitian ini
terdiri dari bahan hukum primer yaitu Al-Quran, Hadis, Fatwa Dewan
Syariah Nasional No: 28/DSN-MUI/III/2002 Tentang Akad Al-Sharf, dan
Fatwa Dewan Syariah No: 113/DSN-MUI/IX/2017 Tentang Akad
Wakalah Bi Al-Ujrah serta untuk bahan hukum sekunder tediri dari Buku,
Artikel Jurnal, dan Artikel Internet yang terkait dengan pembahasan
penelitian.
Studi ini berfokus pada dua aspek: Pertama, didalam mekanisme
remitansi di Aplikasi Wise Bank terdapat dua sistem transaksi remitansi,
yaitu In House System degan maksimal waktu penyelesaian transaksi
adalah 2 x 24 Jam dan SWIFT System dengan waktu maksimal
penyelesaian transaksi adalah 5 x 24 jam, Kedua menurut Fatwa Dewan
Syariah Nasional No: 28/DSN-MUI/III/2002 Tentang Akad Al-Sharf, ada
kebolehan transaksi pengiriman uang menggunakan Sistem Wise Bank In
House System, namun terdapat ketidakbolehan menggunakan metode
transfer SWIFT dikarenakan jangka penyelesaian transkasi lebih dari 2 x
24 jam. Kedua, menurut Fatwa Dewan Syariah No: 113/DSN�MUI/IX/2017 Tentang Akad Wakalah Bi Al-Ujrah, ada kebolehan dalam
wewenang bank membebankan biaya transaksi pengiriman uang dalam
aplikasi Wise Ban
Kemampuan Membaca Al-Qur’an Pada Peserta Didik di MAN 1 Tabalong
Ilmu Tajwid bertujuan agar seseorang dapat membaca Al-Qur’an dengan
benar dan fasih sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad Saw. dan menghindari
terjadinya kesalahan dalam membaca Al-Qur’an. Penelitian ini dilatarbelakangi
oleh ada beberapa peserta didik yang belum bisa membaca Al-Qur’an dengan baik
dan benar bahkan ada yang sampai di beritahu guru bacaan yang benar saat tadarus
Al-Qur’an pagi.
Maka dari itu tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kemampuan
membaca Al-Qur’an pada peserta didik di MAN 1 Tabalong, faktor pendukung dan
faktor penghambat dalam membaca Al-Qur’an, serta upaya yang dilakukan untuk
meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada peserta didik di MAN 1
Tabalong.
Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, yang mana
jenis penelitiannya menggunakan field research atau penelitian lapangan. Adapun
subjek dari penelitian ini yaitu 3 guru pengajar tahsin dan 10 peserta didik di MAN
1 Tabalong, sedangkan objeknya yaitu Kemampuan Membaca Al-Qur’an pada
peserta didik di MAN 1 Tabalong. Pengumpulan data dilakukan dengan cara
observasi, wawancara, tes dan dokumentasi.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an
pada peserta didik berada pada kategori baik dengan nilai akhir rata-rata 83,3 dari
skala 100. Kemampuan membaca Al-Qur'an peserta didik sangat bervariasi, yang
disebabkan oleh latar belakang pendidikan sebelumnya. Faktor pendukung dalam
kemampuan membaca Al-Qur’an pada peserta didik yaitu adanya sarana prasarana
(Al-Qur’an), buku tajwid, motivasi diri sendiri, dukungan orang tua, dan
lingkungan. Adapun faktor penghambatnya adalah materi yang tidak terstruktur
dengan baik, kehadiran peserta didik, keterbatasan waktu pembelajaran, latar
belakang pendidikan sekolah sebelumnya. Upaya yang dilakukan sekolah dalam
meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada peserta didik di MAN 1
Tabalong adalah mencakup penerapan kurikulum tahsin, bimbingan tahsin khusus,
kegiatan tadarus Al-Qur'an, dan inisiatif individu peserta didi
دراسة التعبير في المحادثات العربية في كتاب Daily Conversation 1 -Kajian Ekspresi Percakapan Bahasa Arab dalam Buku Daily Conversation 1-
Metodologi penelitian yang digunakan adalah Research Library Data primer
yang dibutuhkan adalah semua yang disebutkan dalam buku percakapan sehari-hari
1. Dalam percakapan tersebut terdapat kesalahan kata dalam arti dan terjemahannya
dari bahasa Indonesia. Sedangkan data sekundernya adalah kamus bahasa Arab
Indonesia, baik yang valid maupun asing. Teknik pengumpulan data adalah
menganalisis data dari segi leksikologi .
Dalam penelitian ini, peneliti mencari kata-kata yang tidak tepat dalam
berbicara, dalam buku “percakapan sehari-hari 1.” Metodologi penelitian ilmiah ini
adalah desk research, dengan menggunakan pendekatan deskriptif, dan
menggunakan pendekatan kualitatif.
Hasil pencarian jumlah kata yang tidak pantas dalam percakapan tersebut
terdapat sepuluh kata dalam buku ini, yaitu: olahraga, jelek, daerah, ganjaranmu,
kita mengudara entah, lama absen, lama, sering, bus, olahrag
Pengaruh Strata Ekonomi Keluarga Terhadap Perencanaan Karier Peserta Didik Kelas XII Di MAN 5 Banjar
Strata ekonomi keluarga mempengaruhi akan perkembangan karier perseta
didik. Ada peserta didik masih kebingungan dalam menentukan karier kedepannya,
ada juga orang tua yang tidak memiliki dana untuk membiayai pendidikan lanjutan
anaknya, bahkan ada juga orang tuanya mampu, akan tetapi anaknya tidak mau
melanjutkan Pendidikan.
Penelitian ini bertujuan mengetahui ada atau tidaknya pengaruh strata
ekonomi keluarga terhadap perencanaan karier peserta didik kelas XII di MAN 5
Banjar. Metode dalam penelitian ini adalah kuantitatif, jenis pendekatan penelitian
ini asosiatif, populasi penelitian ini menggunakan sampling total yang diambil dari
peserta didik kelas XII di MAN 5 Banjar yang berjumlah 62 orang. Teknik
pengumpulan data penelitian ini menggunakan dokumentasi, angket dan skala
likert.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) strata ekonomi keluarga peserta
didik mayoritas berada pada kategori “tidak mampu”; (2) perencanaan karier
peserta didik mayoritas berada pada kategori “tinggi”; dan (3) koefisien
determinasi/R square -0,042 yang berarti tidak ada pengaruh strata ekonomi
keluarga terhadap perencanaan karier peserta didik kelas XII di MAN 5 Banjar.
Regresi linear sederhana bahwa ekonomi keluarga (X) terhadap perencanaan karier
(Y) didapat F hitung sebesar 0,073 dengan tingkat siggnifikasi 0,790 > 0,05 maka
dinyatakan tidak memiliki pengaruh antara veriabel independen (bebas) terhadap
variable dependen (terikat). Hal ini diartikan bahwa strata ekonomi keluarga tidak
memiliki pengaruh terhadap perencanaan karier peserta didi
Intervensi Ethnic Prejudice Pada Anak Usia Dini di TK Santa Maria Banjarmasin
Ethnic Prejudice adalah prasangka etnis yang merupakan sikap negatif,
keinginan seorang individu atau kelompok untuk merendahkan individu atau
kelompok etnis lain yang akan rentan sekali menimbulkan konflik dan kebencian
antar kelompok etnis dan individu sebagai perwakilan kelompok etnis.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis
penelitian studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah pendidik dan peserta didik
pada kelas TK B2 yang berjumlah 17 orang. Sedangkan objek penelitiannya adalah
Intervensi Ethnic Prejudice pada anak usia dini di TK Santa Maria Banjarmasin.
Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini antara lain: Pada Intervensi Ethnic Prejudice, dalam
perencanaan kegiatan di TK Santa Maria Banjarmasin, guru-guru membuat SOP,
modul, RPPH dan RPPM. Pelaksanaan kegiatan Intervensi ini terdapat 4 upaya
pencegahan terjadinya prasangka yaitu Meningkatkan peran guru dan orangtua
dengan cara selalu memberi arahan kepada anak. Tidak mengajarkan hal-hal yang
bernilai negatif dengan cara guru memberitahu anak-anak selalu menghargai dan
tidak membenci teman-teman. Memberi kesadaran tentang perbedaan yaitu
bermain bebas dengan cara berbaur ke sesama teman. Meningkatkan tali
persaudaraan dengan cara adanya mengikuti kegiatan Ekstrakurikuler Drumband
yang mana dilakukan oleh hampir semua anak-anak di TK Santa Maria. Kegiatan
Ibadat Jalan Salib merupakan kegiatan yang dilaksanakan dalam satu tahun sekali
di TK Santa Maria oleh yayasan. Teknik Evaluasi yang diterapkan adalah observasi
dan ceklist, penilaian yang dilakukan oleh guru harus memperhatikan dan mencatat
setiap hari perkembangan anak apakah sesuai dengan yang diharapkan atau belum.
Adapun faktor pendukung dari kegiatan ini adalah semangat para guru, sarana
prasarana yang mendukung, antusias anak dan komunikasi guru dengan orang tu
Kualitas Bacaan dan Hafalan Al-Qur’an Santri Rumah Tahfîdz Istiqamah Awayan Kabupaten Balangan,
Pada era modern menghafal menjadi sebuah tren yang sangat lumrah di
masyarakat, namun di sisi lain para penghafal sangat sulit menjaga terkait kualitas
bacaan dan hafalan Al-Qur’an mereka. Padahal Al-Qur’an merupakan sesuatu yang
harus dijaga, haram bagi seorang hafiz Al-Qur’an jika dengan sengaja melupakan
hafalannya. Kabupaten Balangan, dikenal sebagai kabupaten religius dengan
penduduk yang mayoritas muslim. Berkaitan dengan harapan Bupati Balangan
yaitu satu rumah, satu penghafal Al-Qur’an. Sehingga banyak rumah tahfîdz yang
berdiri di Kabupaten Balangan salah satunya yaitu Rumah Tahfîdz Istiqamah
Awayan Kabupaten Balangan yang menjadi subjek dalam penelitian ini.
Penelitian ini betujuan untuk meningkatkan kualitas bacaan dan hafalan Al�Qur’an santri Rumah Tahfîdz Istiqamah Awayan Kabupaten Balangan dengan
melakukan tes dan mencari tahu faktor yang mempengaruhi kualitas bacaan dan
hafalan Al-Qur’an mereka. Apakah kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an santri di
sini baik atau kualitasnya kurang karena betempat di sebuah kampung yaitu di Desa
Awayan.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (pendekatan research) yaitu
peneliti turun langsung ke Rumah Tahfîdz Istiqamah Awayan Kabupaten Balangan
untuk mengumpulkan data yang diperlukan dalam penelitian. Data yang diteliti
diuraikan secara mendalam, barulah data tersebut dapat dihasilkan secara akurat,
sehingga memudahkan peneliti untuk memahami dan menyimpulkan.
Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan maka diperoleh hasil bahwa
Rumah TahfîdzIstiqamah Awayan ini sudah lama berdiri, di sini yang menjadi santri
dari berbagai tingkatan, ada yang RA, MI, MTs, MA sampai yang berkuliah juga
masih menjadi santri di rumah tahfîdz tersebut. Kalau dilihat dari segi tahun, untuk
kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an santri mereka sangatlah disayaangkan,
karena ada yang sudah belasan tahun menjadi santri tetapi hafalannya masih sedikit
dan ketika dilakukan tes bacaan juga belum mutqin. Maka dari itu, mereka harus
memperbaiki sistem baik itu koordinasi maupun pembelajaran, karena hal tersebut
sangat berpengaruh, di sisi lain Rumah Tahfîdz Istiqamah Awayan ini banyak sekali
memberikan motivasi kepada santrinya baik itu internal maupun eksternal yang
sudah pasti bisa menjadi pengaruh pada kualitas bacaan dan hafalan Al-Qur’an
santri merek
Implementasi Kajian Fiqih Wanita dalam Kitab At Tadzkirah Al-Hadhramiyah di Majelis Taklim Pondok Pesantren Umar Bin Khattab Banjarmasin
Implementasi merupakan penerapan atau pelaksanaan dari sebuah rencana
yang sudah tersusun, sedangkan kajian fiqih wanita adalah kajian yang membahas
mengenai syariat tentang permaslahan kaum wanita. Dengan hal itu kajian tersebut
merujuk kepada kitab kitab At-Tadzkirah Al-Hadhramiyah yang berisi fiqih ringkas
wanita.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengeani implementasi
kajian
fiqih
wanita dalam kitab At-Tadzkirah Al-Hadhramiyah serta
mendeskripsikan tentang faktor yang mempengruhi implementasi kajian fiqih
wanita pada Majelis Taklim Pondok Pesantren Umar Bin Khattab Banjarmasin
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Dengan
menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif. Subjek penelitiannya
yaitu 16 jamaah dan ustadzah atau pengajar kajian fiqih wanita. Adapun objek
dalam penelitian ini adalah implementasi kajian fiqih wanita dalam kitab At
Tadzkirah Al-Hadhramiyah di Majelis Taklim Pondok Pesantren Umar Bin Khattab
Banjarmasin, serta mendeskripsikan tentang faktor yang mempengruhi
implementasi kajian fiqih wanita.
Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa implementasi
terhadap materi thaharah, haid, nifas, istihadhah dan sholat menimplementasikanya
dengan baik di kehidupan sehari-hari, dengan membuktikan para jamaah
memahami lima materi tersebut dan hal tersebut sesuai dengan yang dijelaskan
dalam kitab At-Tadzkirah Al-Hadhramiyah dengan hal itu para jamaah
mengimplementasikannya. Adapun faktor yang mempengarhui implementasi
kajian fiqih wanita yang pertama faktor pendukung implementasi atau pengamalan
jamaah terhadap kajian fiqih ini adalah faktor diri sendiri, guru dan cara guru dalam
menjelaskan saat mengajar, lingkungan pertemanan dan orang tua. Kedua faktor
penghambat dari implementasi kajian fiqih ini jamaah tidak memiliki penghambat,
kecuali penghambat susah untuk istiqomah dan sering lupa mengamalkan
Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam dalam Pembiasaan Membaca Asma Al-Husna pada Kelas XII Agama di Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Banjarmasin
Salah satu aspek penting dari pendidikan Islam adalah pengenalan dan
pemahaman terhadap Asma Al-Husna. Oleh karena itu, seseorang terlebih dahulu
wajib mengenal Allah SWT dengan suatu usaha diantaranya yaitu, dengan
membaca, mendengar dan memahami Asma Al-Husna yaitu 99 nama Allah SWT
yang baik, indah dan mulia. Pelaksanaan internalisasi nilai-nilai pendidikan Islam
dalam pembiasaan Asma Al-Husna memberikan pemahaman mendalam tentang
Asma Al-Husna yang dapat dijadikan sebagai sarana untuk mendekatkan diri
kepada Allah SWT.
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pelaksanaan internalisasi
nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembiasaan Asma Al-Husna dan untuk
mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam pembiasaan
Asma Al-Husna.
Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Subjek
penelitian ini adalah guru akidah akhlak dan peserta didik pada kelas XII Agama
di MAN 2 Kota Banjarmasin, sedangkan objek penelitian adalah internalisasi
nilai-nilai pendidikan Islam dalam pembiasaan membaca Asma Al-Husna. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil yang didapatkan dari penelitian internalisasi nilai-nilai pendidikan
Islam dalam pembiasaan membaca Asma Al-Husna pada kelas XII Agama di
MAN 2 Kota Banjarmasin meliputi tiga tahap yaitu tahap transformasi nilai, tahap
transaksi nilai dan tahap transinternalisasi. Adapun nilai-nilai pendidikan Islam
yang terkandung dalam pembiasaan membaca Asma Al-Husna meliputi nilai
pendidikan akidah; beriman dan mengenal zat Allah SWT, nilai pendidikan
akhlak; meneladani Asma Al-Husna, akhlak kepada Allah SWT, akhlak kepada
Rasulullah SAW, akhlak kepada sesama manusia, akhlak kepada makhluk lain
seperti hewan dan tumbuhan serta kepada seluruh ciptaan Allah SWT pada
seluruh alam semesta. Nilai pendidikan ibadah; berdzikir dengan membaca Asma
Al-Husna dan khusyu’ dalam beribadah dan akan menimbulkan rasa ta’dzim
ketika berdo’a dan meminta kepada Allah SW
Pelaksanaan Program Tahfidz Al-Qur’an dalam Membentuk Karakter Religius Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 8 Banjarmasin
Program tahfidz Al-Qur‘an yang dilaksanakan di SMAN 8 Banjarmasin
merupakan program unggulan yang bekerjasama dengan rumah tahfidz Qaryah
Taibah. Pelaksanaan program tahfidz di SMAN 8 Banjarmasin dilatarbelakangi
oleh beberapa hal. Pertama, himbauan dari pemerintah yang mana sekolah di
Banjarmasin untuk memprogram tahfidz Al-Qur‘an di tiap-tiap sekolah. Kedua,
sebagai wadah untuk menyalurkan niat siswa dalam menghafal dari perencanaan
pendidikan guna mencapai pendidikan karakter, yang diyakini dapat membawa
perubahan positif.
Tujuan penelitian ini ialah untuk mendiskripsikan pelaksanaan program
tahfidz Al-Qur‘an dalam membentuk karakter religius siswa SMAN 8
Banjarmasin. Serta mendiskripsikan Faktor penghambat dan pendukung program
tahfidz Al-Qur‘an dalam membentuk karakter religius SMAN 8 Banjarmasin.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research). Dengan
menggunakan penelitian kualitatif dalam bentuk deskriptif. Penelitian ini
berlokasi di SMAN 8 Banjarmasin, Alalak Tengah Kecamatan Banjarmasin Utara
Kalimantan Selatan. dengan subjek guru PAI selaku pengelola program tahfidz,
Ustadz dan Ustadzah, dan 5 siswa yang mengikuti program tahfidz Al-Qur‘an.
Adapun Objek dalam penelitian ini ialah pelaksanaan program tahfidz dalam
membentuk karakter religius siswa serta pendukung dan kendala yang dihadapi
dalam pelaksanaan program tahfidz. Data dikumpulkan melalui teknik observasi,
wawancara, dan dokumentasi.
Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh kesimpulan bahwa program
tahfidz Al-Qur‘an sebagai wadah dalam membantu membentuk karakter religius
siswa di SMAN 8 Banjarmasin dengan terbentuknya beberapa nilai-nilai religius,
dan dalam membentuk karakter religius siswa, para pendidik menerapkan
beberapa metode yang dirasa efektif mampu membentuk karakter siswa. Serta
faktor pendukung dan penghambat dalam membentuk karakter religius siswa
SMAN 8 Banjarmasin meliputi, faktor internal dan faktor eksternal. Berdasarkan
penelitian yang dilakukan oleh peneliti dapat disimpulkan bahwa program tahfidz
Al-Qur‘an di SMAN 8 Banjarmasin benar-benar memberikan kontribusi yang
besar khususnya dalam membentuk karakter religius sisw
Strategi Guru Fiqih dalam Memotivasi Belajar Siswa di MTs Darul Da’wah Wal-Irsyad Teluk Tamiang Kotabaru
Mata pelajaran Fiqih merupakan salah satu mata pelajaran penting dalam
pendidikan Islam. Namun, faktanya masih banyak siswa yang kurang termotivasi
untuk belajar Fiqih. Hal ini menjadi tantangan bagi guru Fiqih untuk menerapkan
strategi yang tepat dalam memotivasi belajar siswa.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui strategi apa saja yang
digunakan guru fiqih dalam memotivasi belajar siswa dan faktor pendukung dan
faktor penghambat strategi guru fiqih dalam memotivasi belajar siswa di MTs
Darul Da‟wah Wal‟Irsyad Teluk Tamiang Kotabaru.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) yang
dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif.
Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi.
Subjek dari penelitian ini adalah guru yang mengajar mata pelajaran fiqih di MTs
Darul Da‟wah Wal-Irsyad Teluk Tamiang kotabaru. Objek dari penelitian ini
adalah strategi yang digunakan guru fiqih dalam memotivasi belajar siswa di MTs
Darul Da‟wah Wal-Irsyad Teluk Tamiang kotabaru. Teknik analisis data meliputi
reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi guru fiqih dalam
memotivasi belajar siswa di MTs Darul Da‟wah Wal-Irsyad Teluk Tamiang
Kotabaru telah terlaksana hal ini dilihat yaitu dengan melengkapi media
pembelajaran, pembagian hasil tugas dan ulangan, pemberian reward, serta
pemberian hukuman. Dalam proses strategi guru dalam memotivasi belajar siswa
di MTs Darul Da‟wah Wal-Irsyad Teluk Tamiang Kotabaru terdapat beberapa
faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung terdiri dari faktor
guru, siswa dan lingkungan. Sementara faktor penghambat yaitu keterbatasan
waktu dan keterbatasan sarana dan prasaran