IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Problematika Kesalahan Pemilihan Titik Lokasi Pengiriman oleh Marketplace bagi Driver Gojek di kota Banjarmasin

    Get PDF
    Salah satu aplikasi yang terkenal dengan jasa tersebut adalah Gojek, aplikasi ini adalah terobosan baru yang dimunculkan oleh para pengusaha muda yang mengembangkan inovasi baru dalam penyediaan jasa transportasi online, yaitu ojek online. Pada aplikasi Gojek ini terdapat berbagai layanan jasa yang dapat digunakan oleh penggunanya, yaitu Go-Food, Go-Send, Go-Ride, Go-Car dan lain-lain. Salah satu ojek online yang sering digunakan yaitu Gojek. Pengiriman ini diminati pengguna marketplace karena murah dan cepat. Adapun alamat penerima ini biasanya ditentukan oleh dua hal, yaitu alamat tertulis atau alamat pada titik lokasi. Akan tetapi di lapangan penulis menemui berbagai kasus yang mana titik lokasi dengan alamat tertulis tersebut berbeda. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk meneliti mengenai perlindungan hukum bagi driver gojek terhadap kesalahan pemilihan titik lokasi pengiriman oleh market place di kota Banjarmasin. Jenis penelitian yang dilakukan peneliti adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan hukum positif penelitian ini dilakukan di Kota Banjarmasin. Adapun teknik pengumpulan data yaitu wawancara terhadap 5 Informan. Sedangkan untuk teknik Analisis data yaitu proses mencari dan menyusun dengan sistematika dari data yang diperoleh dari hasil wawancara. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa undang-undang sudah mengatur dengan jelas mengenai perlindungan hukum tentang hak pelaku usaha hanya saja konsumen masih tidak memenuhi hak pelaku usaha sehingga tidak terpenuhi, dimana hak-hak yang tidak di dapatkan oleh pelaku usaha terhadap kesalahan memilih titik lokasi di Kota Banjarmasin yaitu pelaku usaha tidak mendapatkan informasi yang benar, jelas dan jujur dari konsumen serta penjaminan keamanan dan keselamatan bagi pelaku usaha. Dengan rasa tanggung jawab yang dimiliki konsumen, konsumen yang tergiur dengan ongkirnya murah jadi mencari yang terdekat jaraknya, dan kurangnya pengawasan atapun perlindungan yang dimilik

    Peran Satpol PP Terhadap Pengaturan Pemasangan Reklame di Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Dalam rangka menjaga eksistensi penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman, juga perlindungan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diberikan mandat yang berkaitan dengan langkah pembinaan hal preventif. Sebab menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 secara tegas menyatakan bahwa Satpol PP mempunyai wewenang dalam menegakkan peraturan daerah, menciptakan ketertiban umum dan ketentraman serta perlindungan masyarakat. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, Satpol PP melakukan berbagai penertiban yang bersifat non yustisial kepada badan hukum, masyarakat ataupun aparatur yang terindikasi melanggar Peraturan Daerah. Artinya, dalam menertibkan reklame merupakan salah satu tugas Satpol PP jika reklame yang dimaksud terindikasi melanggar Peraturan Daerah. Penelitian ini berfokus peran Satpol PP terhadap pengaturan pemasangan reklame di Kota Banjarmasin, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran Satpol PP tersebut sudah berjalan dengan baik serta faktor pendukung dan penghambat peran Satpol PP terhadap pengaturan pemasangan reklame. Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan yang bersifat deskriptif yaitu peneliti berusaha mengungkapkan dan menginterpresentasikan fenomena yang tengah berkembang, dengan cara terjun langsung kelapangan. Penelitian ini juga disebut penelitian hukum empiris. Pendekatan yang dilakukan yaitu pendekatan yuridis sosiologis yaitu pendekatan penelitian yang menekankan penelitian yang bertujuan memperoleh pengetahuan hukum secara empiris dengan jalan terjun langsung ke objeknya. Data yang digunakan dalam mengkaji dan menganalisis penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Berdasarkan analisis penulis, hasil penelitian ini menunjukan bahwa peran Satpol PP terhadap pengaturan pemasangan reklame di Kota Banjarmasin sudah sesuai dengan Perda Nomor 16 Tahun 2014 mengenai penyelenggaraan reklame. Faktor pendukung Satpol PP dalam melakukan penindakan reklame yaitu selalu koordinasi kepada Instansi terkait mengenai laporan data pemasangan reklame di Kota Banjarmasin, kemudian faktor penghambat yaitu kurangnya kesadaran pelaku usaha ataupun reklame terhadap perizinan pemasangan reklame

    Kontribusi Pemikiran Adiwarman Azwar Karim Mengenai Rancang Bangun Ekonomi Islam di Indonesia

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendalami konsep rancang bangun ekonomi Islam sebagai respons terhadap kompleksitas masalah ekonomi kontemporer, dengan dasar kuat dalam Al-Quran dan Hadits serta konsep-konsep universal yang dihadirkannya, yang diwakili oleh Adiwarman Azwar Karim. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif kajian pustaka, dengan data diperoleh dari buku-buku karya Adiwarman dan sumber lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Adiwarman memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan ekonomi Islam di Indonesia dengan menguraikan konsep�konsepnya secara jelas dan relevan dengan konteks sosial dan ekonomi negara. Berdasarkan analisis tersebut, konsep rancang bangun ekonomi Islam memiliki potensi untuk menjadi landasan yang kokoh dalam mengatasi tantangan ekonomi dengan memadukan nilai-nilai Islam dan prinsip-prinsip ekonomi modern, memberikan landasan teoritis bagi pengembangan kebijakan ekonomi yang berpihak pada keadilan dan berkelanjutan di Indonesi

    The Role of Technology-Assisted Learning Media in English Students’ Thesis Writing: Exploring the Benefits and Challenges of QuillBot

    Get PDF
    The role of technology-assisted learning media in English students' thesis writing has gained increasingly significant attention in recent years, particularly given the rapid rise of artificial intelligence (AI) platforms. One such platform that has gained popularity among English students is QuillBot, an AI-powered language model that operates as a grammar checker and writing assistant, among other features. This qualitative descriptive study aims to explore the benefits and challenges of using QuillBot in English students' thesis writing, particularly among 10 students of English Language Education Departement at the State Islamic University of Antasari who are currently working on their theses. The research instrument utilized for data collection is a questionnaire. The findings indicate that QuillBot can be a valuable tool in enhancing students' writing skills, providing real-time feedback and ensuring a high-quality writing output. However, the study also highlights the potential challenges of over-reliance on QuillBot, including a possible decline in students' independence when it comes to their writing process, and a limited development of their critical thinking skills. The study suggests that a balanced approach to the integration of technology into writing education is crucial, one that promotes critical thinking and encourages students to actively engage in the writing process, while simultaneously using automated tools such as QuillBot as a means of support

    Manajemen Disiplin Dalam Pembinaan Al Akhlaqu Al Karimah Di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru

    Get PDF
    Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam membentuk akhlak yang mulia bagi para santriwati. Disiplin menjadi salah satu nilai yang sangat ditekankan dalam pembinaan akhlak yang mulia di Pondok Pesantren tersebut. Pembinaan akhlak menjadi fokus utama dalam pendidikan di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru sebagai bagian integral dari pendidikan Islam. Namun, belum banyak penelitian yang mendalami aspek Manajemen Disiplin Dalam Pembinaan Al Akhlaqu Al Karimah Di Pondok Pesantren, terutama dalam konteks Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru. Oleh karena itu, penelitian ini menjadi relevan untuk menjembatani kesenjangan pengetahuan ini dan memberikan kontribusi pada pemahaman praktis dan teoritis tentang manajemen disiplin dalam konteks pendidikan agama di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tata tertib yang diterapkan untuk disiplin di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru dan mengetahui bentuk pelanggaran disiplin santriwati di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru juga mengetahui tentang manajemen pembinaan Al Akhlaqu Al karimah santriwati di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru. Manajemen dalam penelitian ini meliputi perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengawasan atau evaluasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen disiplin di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru melibatkan berbagai komponen, termasuk pembentukan aturan, pengawasan, serta penerapan sanksi dan reward. Faktor-faktor yang memengaruhi implementasi manajemen disiplin meliputi budaya organisasi, peran pimpinan, keterlibatan orangtua, dan kondisi lingkungan. Selain itu, strategi yang diterapkan untuk meningkatkan efektivitas pembinaan akhlak meliputi pembekalan pengetahuan agama, dan peningkatan komunikasi antara pimpinan, guru, dan santri. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang Manajemen Disiplin Dalam Pembinaan Al Akhlaqu Al Karimah Di Pondok Pesantren Al Falah Puteri Banjarbaru serta memberikan kontribusi bagi pengembangan praktik pembinaan akhlak di lembaga serup

    Simbol Gaya Hijab Perempuan di Media Instagram Perspektif Semiotika Roland Barthes

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi oleh berkembangnya kreativitas penggunaan hijab. Hijab tidak saja berfungsi sebagai ekspresi ketaatan seorang muslimah dalam beragama, tetapi juga sebagai trend yang diikuti banyak perempuan, termasuk mereka yang aktif di media sosial seperti Instagram. Hijab dengan segala perkembangannya tersebut telah mengaburkan maknanya antara sebagai kewajiban dari Allah untuk menutup aurat dengan estetika berhijab yang hanya bernilai sekunder. Ini lah yang disebut dengan fenomena hijab sebagai simbol gaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana simbol gaya hijab perempuan di media Instagram dan bagaimana hubungan simbol gaya hijab menurut perspektif semiotika Roland Barthes. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif yang teknik pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data-data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menemukan dua hal. Pertama, gaya hijab perempuan di media Instagram berkaitan erat dengan brand besar yaitu hijab segi empat La Sabelle sebagai hijab kualitas Internasional yang mengedepankan makna pada motif, pashmina Lafiye sebagai hijab generasi Z dengan konten-konten dan katalog yang kekinian dan hijab Syar’i Si.Se.Sa adalah hijab syar’i dengan harga yang cukup tinggi dan mewah. Kedua, berdasarkan analisis Roland Barthes, 3 gaya hijab tersebut mengandung beberapa makna simbolik, yaitu “simbol denotasi” yang maknanya bersifat tersurat terdapat dalam kualitas dan harga. Kemudian “simbol konotasi” yang maknanya bersifat tersirat, berupa penamaan hijab, tagline hijab, serta unggahan di media Instagram dengan quotes-qoutes sanjungan untuk membangun citra setingi-tingginya dari masing-masing produk yang telah berhasil diikuti oleh peminatnya. Dari makna “konotasi” lalu membentuk ”mitos” yaitu citra tentang hijab yang konotatif tersebut telah diyakini dan dianggap sebagai kebenaran sehingga menutupi makna sebenarnya. Mitos yang terbangun tersebut diantaranya adalah “sukses berkarir”, “independen”, “influencer”, “berwibawa”, “glamor”, “solehah” dan lain sebagainy

    Talak Menggunakan Lafzh al-Kinayah Menurut Imam Malik Dalam Kitab Mudawwanah al-kubra Perspektif Sadd al- Dzariah

    Get PDF
    Pernikahan merupakan suatu ikatan yang sakral, dibentuk oleh sepasang laki�laki dan perempuan yang saling mencintai dan memiliki kasih sayang satu sama lain. Ketika ijab qabul diucapkan maka seketika itu juga setiap pasangan dituntut untuk mempertahankan pernikahannya, dan salah satu fenomena yang menarik untuk dikaji dan ditelaah adalah mengenai hukum seorang suami yang mengatakan kepada istrinya “engkau bagiku seperti bangkai” dan sejenisnya, namun suami tersebut tidak meniatkan untuk mentalak istrinya. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan apakah hal tersebut dapat menjatuhkan talak ba’in atau hanya dihukumi dengan talak raj’i. Pada kasus ini akan diungkapkan pendapat Imam Malik dan akan di analisis dengan perspektif Sadd al-Dzari’ah ̅ dalam hal melindungi dan mencegah sesuatu yang dapat menyebabkan kepada kerusakan. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui hukum talak dengan lafadz kinayah menurut pendapat Imam Malik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif yang mana bahan hukumnya dikumpulkan melalui studi pustaka serta menggunakan teknik analisis yang bersifat deskriptif. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Imam Malik dalam pendapatnya yang tercantum dalam kitab Mudawwanah al-Kubra̅ menyebutkan bahwa ketika seorang suami yang mengucapkan kepada istrinya kalimat “engkau bagiku seperti bangkai” dan sejenisnya maka hal tersebut dihukumi dengan talak ba’in (talak tiga) sekalipun suami tersebut tidak menyertakan niat dalam mentalaknya. Pendapat Imam malik tersebut diungkapkan dengan mempertimbangkan aspek kemaslahatan dan mencegah kerusakan, inilah peran Sadd al-Dzari’ah ̅ dalam kasus ini agar suami tidak bermain-main dalam mengucapkan sesuatu yang dapat mengarah kepada talak dan hal ini juga dapat melindungi perasaan hati istr

    Tinjauan Perma Nomor 5 Tahun 2019 terhadap Pertimbangan Hakim Menolak Dispensasi Kawin Hamil diluar Nikah (Analisis Penetapan Nomor 85/Pdt.P/2023/PA.Pn)

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi adanya penolakan permohonan dispensasi kawin oleh hakim Pengadilan Agama Painan dengan kondisi anak yang dimohonkan dispensasi kawin tengah hamil diluar nikah akibat hubungan intimnya dengan calon suami. Pertimbangan hakim menolak permohonan karena anak dan calon suami belum siap untuk menikah dan semakin merajalelanya perilaku seks bebas. Perkara ini bersifat dilematis mengingat keadaan darurat dari anak yang tengah hamil, dimana hakim dihadapkan dua potensi kemudaratan dalam mengabulkan atau menolak permohonan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dasar hukum pertimbangan hakim dalam menolak permohonan dispensasi kawin perkara tersebut dan mengetahui tinjauan Perma Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pedoman Mengadili Permohonan Dispensasi Kawin terhadap pertimbangan hakim tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus. Dengan objek penelitian yaitu pertimbangan hakim dalam Salinan Penetapan Nomor 85/Pdt.P/2023 PA.Pn. Pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi dokumen dan studi pustaka, selanjutnya bahan hukum dianalisis menggunakan metode analisis yang bersifat kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dasar hukum pertimbangan hakim dalam menolak permohonan dispensasi kawin adalah dengan Perma Nomor 5 Tahun 2019 sebagai panduan dalam mengadili perkara, kemudian berdasarkan surah at-Tahrim ayat 6, hadits tentang anjuran menikah bagi yang sudah mampu, pendapat ulama tentang haramnya perkawinan wanita hamil, Pasal 80 ayat (2) Kompilasi Hukum Islam, dan kaidah fikih tentang menolak kemudaratan didahulukan dari mengambil kemaslahatan dalam menilai kesiapan pihak untuk menikah. Berdasarkan tinjauan Perma Nomor 5 Tahun 2019 terhadap pertimbangan hakim tersebut diketahui bahwa hakim tidak terlalu tajam dalam menggali informasi, menilai kelayakan para pihak, dan mempertimbangkan dampak sosial dan psikologis terhadap anak dan janin yang tengah dikandungnya sehingga perlindungan dan kepentingan terbaik bagi anak tidak terlaksana secara maksimal, penolakan hakim atas permohonan dispensasi kawin ini sebagai wujud kepastian hukum oleh hakim untuk memberikan ketertiban hukum atas fenomena seks bebas yang tengah merajalela di tengah masyarakat

    Bimbingan Pranikah dalam Membentuk Keluarga Sakinah di kantor Urusan Agama Banjarmasin Timur Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi atas pemikiran bahwa setiap calon pengantin dianjurkan dalam mengikuti bimbingan pranikah sebelum memasuki jenjang rumah tangga yang sebenarnya. Bimbingan Pranikah Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Banjarmasin Timur memberikan pelayanan kepada calon pengantin berupa bimbingan pranikah yang bertujuan untuk membentuk keluarga sakinah. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu bagaimana proses bimbingan pranikah dalam membentuk keluarga sakinah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Banjarmasin Timur dan apa saja faktor pendukung serta faktor penghambat dalam proses bimbingan pranikah tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research), dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Peneliti melakukan wawancara kepada Pembimbing (Penghulu & Penyuluh). Peneliti juga melakukan observasi dan dokumentasi untuk menggali data yang terkait dengan bimbingan pranikah dalam membentuk keluarga sakinah Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Banjarmasin Timur. Hasil penelitian pada bimbingan pranikah dalam membentuk keluarga sakinah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Banjarmasin Timur adalah kegiatan bimbingan berupa layanan terhadap calon pengantin dengan materi-materi yang sudah disajikan oleh pihak Kantor Urusan Agama Kecamatan Banjarmasin Timur seperti UU Perkawinan, Pembinaan keluarga, Fiqih munakahat dan sebagainya. Faktor pendukung dalam proses bimbingan pranikah yaitu peraturan, sarana prasarana, dan kerjasama antar Instansi adapun faktor penghambat dalam proses bimbingan yaitu terlambat, kurangnya pengetahuan agama dan cuaca yang tidak mendukun

    Praktik Pembuatan SIM ‘Batembak’ Studi Kasus di Satpas Polres Tapin

    Get PDF
    Maraknya tindakan praktik pembuatan Surat Izin Mengemudi yang selanjutnya disebut dengan SIM di Indonesia melalui jalur calo hampir sudah menjadi sebuah rahasia umum di kalangan masyarakat. Praktik calo dalam pembuatan SIM di Indonesia dapat diketemukan di internal maupun di eksternal area pelayanan penerbitan SIM, kebiasaan dan perbuatan tidak taatnya masyarakat terhadap peraturan hukum yang lebih mengutamakan jasa lewat calo serta pengawasan lembaga yang berwenang yang tidak tegas dan tidak maksimal terhadap administrasi publik penerbitan SIM yang membuat menjadi suatu budaya hukum. Berdasarkan Peraturan Kepolisian No. 5 Tahun 2021 pada bagian kedua tentang persyaratan mulai dari pasal 7 sampai dengan pasal 19 disebutkan tentang mekanisme dan syarat syarat dalam pembuatan SIM yang sesuai dengan prosedural aturan yang legal. Akan tetapi banyak orang mengeluhkan tentang proses pembuatan SIM yang menyebabkan mereka lebih memilih memakai lewat jasa calo, karena lamanya proses pembuatan SIM, tes tulis dan praktik pembuatan SIM yang sukar untuk lulus jika tanpa bantuan calo Penelitian ini menggunakan metode (Field Research)) atau hukum empiris dengan penelitian kualitatif, dengan data yang disajikan secara deskriptif. Peneliti melakukan teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Analisis data yang dilakukan peneliti adalah dengan berlandaskan pada teori budaya hukum, faktor yang mempengaruhi penegakan hukum, rational choice, dan efektifitas hukum terhadap para pemohon SIM yang menggunakan SIM tembak melewati calo. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan jasa calo atau SIM tembak merupakan suatu fenomena yang lazim terjadi di instansi pelayanan publik pembuatan SIM atau SATPAS (satuan administrasi pembuatan surat izin mengemudi). Dari hasil pengamatan di lapangan, observasi, riset dan analisis data, Peneliti menemukan berbagai kendala seperti kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat yang rendah, kurang maksimalnya kinerja aparat dalam sistem pelayanan pembuatan SIM, budaya hukum masyarakat yang memang lebih condong ke arah penggunaan SIM melalui calo atau SIM tembak dan praktik pungli dan sogok yang merupakan penyakit yang sulit untuk dihilangkan di instansi polri

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇