IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Implementasi SOP Layanan bagi Calon Jemaah Haji Lanjut Usia di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Tahun 2024
Penelitian Implementasi SOP Layanan bagi Calon Jemaah Haji Lanjut
Usia di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Tahun 2024 di latar belakangi
pelaksanaan ibadah haji bagi calon jemaah lanjut usia menghadirkan tantangan
pelayanan tersendiri karena keterbatasan fisik dan kondisi kesehatan yang sering
dialami oleh jemaah lanjut usia ini. Fokus permasalahan dalam penelitian ini
yakni bagaimana implementasi SOP layanan bagi calon jemaah haji lanjut usia di
Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Tahun 2024. Adapun tujuan penelitian ini
yaitu untuk mengetahui dan memahami implementasi SOP layanan bagi calon
jemaah haji lanjut usia di Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin Tahun 2024.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research)
dengan melakukan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini
yaitu kepala asrama haji, kepala petugas penyelenggara ibadah haji bidang
layanan jemaah lansia, dan calon jemaah haji lanjut usia. Teknik pengumpulan
data yang dilakukan peneliti yaitu teknik observasi, wawancara dan dokumentasi.
Analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan reduksi data,
penyajian data, dan kesimpulan. Adapun uji keabsahan data dalam penelitian ini
menggunakan triangulasi data yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode.
Hasil penelitian ini adalah Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin telah
mengimplementasikan SOP layanan bagi calon jemaah lanjut usia secara optimal
melalui layanan secara lisan, tulisan, dan perbuatan yang ramah lansia. Meskipun
menghadapi tantangan seperti kondisi kesehatan lansia yang rentan dan masa
tunggu keberangkatan yang lama, serta hambatan keterbatasan sumber daya dan
waktu pelayanan yang lebih lama, Asrama Haji Embarkasi Banjarmasin tetap
mampu menciptakan pelayanan yang cukup maksimal sekaligus memperkuat citra
positif sebagai penyelenggara pelayanan haji yang ramah lansi
Strategi Grebeg QRIS Untuk Meningkatkan Dana Pihak Ketiga Di PT Bank Syariah Indonesia Tbk KCP Pelaihari
Perkembangan teknologi pembayaran digital mendorong berbagai lembaga
keuangan, termasuk perbankan syariah, untuk berinovasi dalam meningkatkan
layanannya. Salah satu inovasi yang signifikan adalah penerapan Quick Respons
(QR) Code Indonesia Standard (QRIS). Penelitian ini berfokus pada analisis
efektivitas strategi Grebeg QRIS dalam meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK)
di PT. Bank Syariah Indonesia Tbk KCP Pelaihari.
Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengukur sejauh mana strategi
Grebeg QRIS berkontribusi terhadap pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di
PT. Bank Syariah Indonesia Tbk KCP Pelaihari. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif. Sumber penelitian ini adalah sumber data primer dan data
sekunder. Teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara dan studi
dokumentasi. Data kemudian dianalisis secara kualitatif berdasarkan sebelum dan
sesudah implementasi Grebeg QRIS, serta survei terhadap nasabah untuk
mengetahui perubahan perilaku mereka.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Quick Respons (QR) Code
Indonesia Standard (QRIS) memberikan dampak positif yang signifikan terhadap
peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) di PT. Bank Syariah Indonesia Tbk KCP
Pelaihari. Selain itu, kesadaran masyarakat akan pentingnya transaksi digital juga
meningkat. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi beberapa kendala yang
perlu diatasi, seperti perluasan jaringan merchant yang menerima pembayaran
Quick Respons (QR) Code Indonesia Standard (QRIS) dan peningkatan literasi
digital masyarakat. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi perbankan
syariah dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan inklusi
Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Akidah Akhlak di MIN 2 Tanah Laut
Kurikulum Merdeka suatu kebijakan kurikulum terbaru dicanangkan
oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, untuk mengatasi permasalahan
pendidikan yang ada di Indonesia setelah dilanda wabah Covid-19. Tujuan
dari diberlakukannya kurikulum merdeka adalah mendorong pembelajaran
yang sesuai dengan kemampuan peserta didik serta mewujudkan proses
pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan kompetensi lulusan . Dan
di MIN 2 Tanah Laut sejak awal diberlakukan telah menerapkan kurikulum
merdeka sejak awal tahun pelajaran 2022-2023.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) perencanaan
pembelajaran kurikulum merdeka (2) pelaksanaan pembelajaran kurikulum
merdeka (3) penilaian/evaluasi pembelajaran kurikulum merdeka (4) faktor
pendukung dan penghambat implementasi kurikulum merdeka pada
pembelajaran akidah akhlak di MIN 2 Tanah Laut .
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan dengan
pendekatan kualitatif. Dan subyek dalam penelitian ini adalah guru akidah
akhlak , kepala madrasah, wakili kepala bidang kurikulum serta beberapa
guru lainnya. Objek penelitian adalah implementasi kurikulum merdeka
pembelajaran akidah akhlak di MIN 2 Tanah Laut. Teknik pengumpulan
data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data yang
digunakan dalam penelitian ini meliputi kondensasi data, penyajian data, dan
kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dengan triangulasi.
Hasil penelitian yang dilakukan di MIN 2 Tanah Laut
menunjukkan,yaitu : (1) dalam perencanaan pembelajaran, perangkat ajar
yang digunakan guru sesuai pada Modul Ajar atau RPP (2) pembelajaran
yang dilaksanakan oleh guru berusaha mengacu pada prinsip pembelajaran
dalam kurikulum merdeka (3) penilaian / Asesmen dilaksanakan dengan
Asesmen formatif dan Sumatif (4) Implementasi kurikulum merdeka pada
pembelajaran akidah akhlak di MIN 2 Tanah Laut ada beberapa faktor yang
mempengaruhinya, yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat
Pengaruh Model Discovery Learning Berbantuan Media Manipulative property pada pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pesrta Didik Kleas III SDN 7 Belitung Selatan
Pendidikan adalah proses terencana untuk mengembangkan potensi diri,
dengan pendidikan dasar sebagai fondasi penting. Namun, pembelajaran IPA di
sekolah dasar sering didominasi metode tradisional, sehingga peserta didik menjadi
pasif dan kurang termotivasi. Model Discovery Learning berbantuan media
manipulatif menawarkan pendekatan inovatif untuk meningkatkan hasil belajar
melalui eksplorasi mandiri dan pembelajaran aktif. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji pengaruh model Discovery Learning dengan media manipulatif terhadap
hasil belajar IPA siswa kelas III SDN 7 Belitung Selatan. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui pengaruh penggunaan model discovery learning yang
berbantuan media manipulative property pada pembelajaran IPA untuk
peningkatkan hasil belajar peserta didik kelas III SDN 7 Belitung Selatan,
Banjarmasin. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan
desain pretest-postest control group. Penelitian ini melibatkan dua kelompok yakni
kelas eksperimen yang menggunakan model discovery learning dengan bantuan
media manipulative property dan kelas kontrol yang menggunakan model
pembelajaran konvensional. Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan
yang signifikan pada hasil belajar peserta didik di kelas eksperimen dibandingkan
kelas kontrol.
Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada nilai
pretest kelas eksprimen diperoleh rata-rata sebesar 78.85 dan nilai pretest kelas
kontrol diperoleh nilai rata-rata sebesar 64.23. sedangkan nilai posstest pada kelas
eksperimen diperoleh nilai rata-rata sebesar 83,08 dan nilai posttest kelas kontrol
diperoleh nilai rata-rata sebesar 68,65. Maka dapat ditarik kesimpulan terdapat
pengaruh yang signifikan dalam penerapan model discovery learning berbantuan
media manipulative property pada pembelajaran IPA untuk meningkatkan hasil
belajar peserta didik kelas III SDN 7 Belitung Selatan. Berdasarkan hasil hipotesis
antara kelas ekperimen dan kelas kontrol yang ditunjukkan melalui uji hipotesis
yakni 0.038 dibuktikan bahwa sig ttabel. Hal ini
menunjukkan bahwa thitung>ttabel. Dengan demikian, H0 di tolak dan H1
diterim
فعالية استخدام لعبة صفوف التخمين في تعليم مهارة الاستماع لطلبة الصف العاشر بمدرسة نور الهداية الثانوية الإسلامية لوك باينتان كاليمنتان الجنوبية = Efektivitas Penggunaan Permainan Berbaris Menebak dalam Pembelajaran Maharah Istima’ di Kelas X MA Nurul Hidayah Lok Baintan
Pembelajaran bahasa Arab merupakan salah satu mata pelajaran penting di
sekolah-sekolah di Indonesia. Namun, banyak siswa yang masih mengalami
kesulitan dalam memahami dan mendengarkan bahasa Arab (Maharah Istima’). Hal
ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya motivasi belajar, metode
pembelajaran yang kurang menarik, dan kurangnya praktik nyata. Oleh karena
rmasalah tersebut, peneliti mencoba menggunakan sebuah Permainan Berbaris
Menebak untuk membangun semangat siswa dan menambah motivasi serta
meningkatkan keterampilan menyimak siswa. Oleh karena rmasalah tersebut,
peneliti mencoba menggunakan sebuah Permainan Berbaris Menebak untuk
membangun semangat siswa dan menambah motivasi serta meningkatkan
keterampilan menyimak siswa.
Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian
lapangan, dengan desain quasi eksperimen Nonequivalent Control Group Design
dengan Pretest-Posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas X
MA Nurul Hidayah Lok Baintan. Sampel penelitian ini adalah kelompok X A
sebagai kelompok Eksperimen dan kelompok X B sebagai kelompok Kontrol.
Adapun teknik pengumpulan data yang di gunakan di dalam penelitian ilmiah ini
adalah tes, observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknis analisis data IBM
statistik SPSS versi 22.
Berdasarkan perhitungan IBM SPSS versi 22 rata-rata hasil post-test kelas
eksperimen yaitu 93,93 lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata hasil kelas.
kontrol yaitu 78,21 dapat dikatakan Efektf. Dan hasil uji Independent Sample Test,
bahwa nilai Sig. (2- Tailed) 0,000 < 0,05, maka Ha diterima dan Ho ditolak. Oleh
karena itu, hal ini menunjukkan bahwa penggunaan Permainan Berbaris Menebak
Pada Pembelajaran Maharah Istima’ untuk kelas X MA Nurul Hidayah Lok
Baintan efektif
Model Analisis Jalur Pengaruh Lingkungan Keluarga, Kebiasaan Belajar dan Motivasi Belajar terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VIII SMPN 1 Batumandi Tahun Ajaran 2022/2023
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh faktor yang mempengaruhi hasil
belajar matematika yang dibagi menjadi dua yaitu faktor internal dan faktor
eksternal. Dalam penelitian ini faktor tersebut meliputi lingkungan keluarga,
kebiasaan belajar, dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh lingkungan keluarga, kebiasaan belajar, dan motivasi
belajar terhadap hasil belajar matematika siswa kelas VIII SMPN 1 Batumandi.
Jenis penelitan yang dilaksanakan adalah penelitian kausal komparatif
dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa
kelas VIII SMPN 1 Batumandi. Sampel dalam penelitan yaitu semua siswa kelas
VIII SMPN 1 Batumandi yang dipilih dengan menggunakan teknik pengambilan
sampel yaitu teknik sampling jenuh. Adapun teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah wawancara, angket dengan skala likert, dan dokumentasi.
Teknik analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan uji asumsi klasik
yang mencakup uji linieritas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji
heterokedastisitas, dan uji autokorelasi serta analisis jalur dengan software Lisrel
8.80.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Terdapat pengaruh positif
yang signifikan dari lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar, 2) Terdapat
pengaruh positif yang signifikan dari kebiasaan belajar terhadap motivasi belajar,
3) Terdapat pengaruh positif yang signifikan dari lingkungan keluarga terhadap
hasil belajar matematika, 4) Terdapat pengaruh positif yang signifikan dari
kebiasaan belajar terhadap hasil belajar matematika, 5) Terdapat pengaruh positif
yang signifikan dari motivasi belajar terhadap hasil belajar matematik
Peranan Majelis Ta’lim Az-Zikro dalam Pendidikan Agama Islam Bagi Masyarakat Desa Paku Alam Kecamatan Sungai tabuk Kabupaten banjar
Pendidikan di Indonesia terbagi menjadi 3 jalur yaitu Pendidikan Formal,
Pendidikan Informal dan Pendidikan Nonformal. Pendidikan Nonformal
merupakan pendidikan yang dilaksanakan secara terencana, fleksibel dan di luar
sistem Pendidikan formal misalnya Majelis Ta’lim. Majelis ta’lim yang di teliti
pada penelitian ini adalah Majelis Ta’lim Az-Zikro dimana penelitian ini dilatar
belakangi dengan banyaknya masyarakat yang kurang mengerti dalam pendidikan
agama islam dan diutamakan untuk belajar membaca al-qur’an serta pelajaran fiqh.
Dengan itu diajarkanlah pendidikan agama islam pada Majelis ta’lim Az-Zikro agar
dapat membantu para jama’ahnya untuk belajar pendidikan agama islam. Yang
mana kalau Pendidikan Agama islam lembaga pendidikan formal itu terpaut usia
sedangkan majelis ta’lim tidak terpaut usia. Tujuan penelitin ini adalah untuk
menjelaskan bagaimana peranan majelis ta’lim Az-Zikro dalam pendidikan agama
islam bagi masyarakat Desa Paku Alam Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten
Banjar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research)
dengan pendekatan deskriptif kualitatif, subjek penelitian yaitu Ustadz dan jama’ah.
Objek penelitiannya adalah Peranan Majelis Ta’lim Az-Zikro dalam pendidikan
agama islam bagi masyarakat Desa Paku Alam Kecamatan Sungai tabuk Kabupaten
banjar. Teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi.
Adapun teknik pengolahan data yang digunakan yaitu koleksi data, editing, dan
interpretasi data sedangkan analisis data menggunkan analisis kualitatif . Hasil
penelitian ini menjelaskan Peranan majelis ta’lim Az-Zikro dalam pendidikan
agama islam bagi masyarakat Desa Paku Alam Kecamatan Sungai Tabuk
Kabupaten Banjar yaitu pendidikan, pembinaan, tempat silaturrahmi/kontak sosial,
dan seni dan budaya. Dimana Pendidikan mencakup pada bagian materi dan metode
yang di terapkan di majalis ta’lim Az-Zikr
Pengaruh Intensitas Bermain Game Online Terhadap Regulasi Emosi Peserta Didik di MAN 3 Banjarmasin
Intensitas bermain game online adalah seberapa sering seseorang
memainkan game online dalam jangka waktu tertentu. Regulasi emosi adalah
kemampuan individu dalam menangani perasaan yang mereka rasakan dalam
membentuk emosi dan mengetahui bagaimana mengekspresikan emosinya pada
situasi maupun kondisi tertentu dengan tepat.
Jenis penelitian ini adalah korelasional kausalitas (sebab-akibat), dengan
pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel ini menggunakan teknik
purposive sampling. Sampel pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas X yang
bermain game online di MAN 3 Banjarmasin. Teknik pengambilan data
menggunakan kuesioner dari penelitian terdahulu yang telah dimodifikasi oleh
peneliti. Analisis data penelitian ini menggunakan uji deskriptif dan uji-t.
Hasil penelitian ini, tingkat intensitas bermain game online di MAN 3
Banjarmasin pada kelas X termasuk kategori rendah (69,2%) yang didominasi oleh
aspek frekuensi dengan hasil mean empiris 29,60. Tingkat regulasi emosi peserta
didik termasuk kategori tinggi (73,1%) yang didominasi oleh aspek memonitor
emosi dengan mean empiris 23,63. Hasil (uji-t) menjelaskan bahwa intensitas
bermain game online berpengaruh dilihat dari nilai signifikansinya 0,000 < 0,05,
maka H0 ditolak dan Ha diterima, maka intensitas bermain game online
berpengaruh terhadap regulasi emosi. Hasil koefisien determinasi (R Square)
diperoleh nilai sebesar 0,407 yang berarti terdapat pengaruh Intensitas Bermain
Game Online terhadap Regulasi Emosi sebesar 40,7 %, sedangkan sisanya senilai
59,3 % dipengaruhi oleh variabel di luar dari model regresi ini
Implementasi Strategi Pembelajaran Talking Stick dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti pada Kelas V di SDN Sungai Lulut 2 Banjarmasin
Pendidikan adalah peran yang sangat penting dan men jadi suatu hak
asasi bagi setiap manusia. Salah satunya Pendidikan Agama Islam dan Budi
Pekerti yang mana memiliki peran yang sangat signifikan dalam membentuk
karakter pada generasi muda dan menjadi salah satu pelajaran penting pada
pendidikan di Indonesia. Salah satu upaya untuk mencapai hasil yang maksimal
tentu harus menggunakan strategi yang tepat salah satunya implementasi strategi
Talking Stick. Sebab sudah menjadi hal yang umum menggunakan ceramah atau
hafalan. Dengan menggunakan implementasi strategi Talking Stick akan
menaikkan partisipasi siswa dalam pembelajaran.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui implementasi strategi
pembelajaran talking stick dalam mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi
pekerti dan faktor pendukung serta faktor penghambat dalam pelaksanaan strategi
pembelajaran talking stick pada kelas V di SDN Sungai Lulut 2 Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research) yang
dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif.
Tekhnik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik analisis data meliputi reduksi data, display data, dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi strategi
pembelajaran talking stick dalam mata pelajaran pendidikan agama islam dan budi
pekerti dilaksanakan satu kali dalam seminggu dengan alokasi waktu 35 x 4
menit. Tahapan implementasi strategi pembelajaran talking stick dalam mata
pelajaran pendidikan agama islam dan budi pekerti meliputi perencanaa,
pelaksanaan, (tahap awal, inti dan penutup), dan evaluasi. Implementasi strategi
pembelajaran talking stick dalam mata pelajaran pendidikan agama islam dan
budi pekerti dapat dikatakan efektif berdasarkan cara dari guru nya menjelaskan
dan nilai hasil pembelajara
Pengaruh Penerapan Khat Naskhi dalam Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di Kelas V SDN 4 Belimbing Raya
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya kemampuan menulis Al�Qur’an, khususnya dalam menulis huruf hijaiyah dengan baik dan benar serta masih
terdapat tulisan yang sulit dibaca pada kelas V SDN 4 Belimbing Raya. Hal ini
menunjukkan perlunya perhatian lebih terhadap pembelajaran menulis Al-Qur’an.
Salah satu usaha yang bisa dilakukan untuk mengatasi permasalah tersebut adalah
dengan mengajarkan menulis Al-Qur'an menggunakan khat naskhi melalui
pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti. Tujuan dari penelitian ini
mengetahui bagaimana penerapan serta apakah ada pengaruh penerapan khat naskhi
dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di
kelas V SDN 4 Belimbing Raya.
Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dan desain eksperimen
nonequivalent control group design. Populasi dan sampel pada penelitian ini
sebanyak 18 orang, dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah
sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan,
observasi, wawancara dan dokumentasi dengan teknik analisis data menggunakan
uji Wilcoxon dan uji Mann-Whitney.
Hasil penelitian menunjukan terdapat tiga tahap dalam penerapan yaitu
tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kemudian didapatkan pengaruh
penerapan khat naskhi yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti di kelas V SDN 4 Belimbing Raya.
Pengaruh itu terbukti dari hasil analisis uji Wilcoxon yang terdapat perbedaan yang
signifikan antara hasil belajar untuk pre-test dan post-test kelompok eksperimen
dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,02, serta pada uji Mann-Whitney yang
menunjukkan adanya perbedaan signifikan hasil belajar peserta didik setelah
mengikuti pembelajaran menulis Al-Qur’an menggunakan khat naskhi antara
kelompok eksperimen dan kontrol dengan nilai Asymp.Sig. (2-tailed) sebesar 0,04