IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Peranan Bawaslu Kabupaten Banjar terhadap Pencegahan Politik Uang

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan dengan bertolak dari masih adanya pelanggaran politik uang di daerah Kabupaten Banjar. Bawaslu Kabupaten Banjar sebagai pengawas pemilu memiliki tugas sebagaimana yang disebutkan Pasal 101 Undang�undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, bahwa Bawaslu Kabupaten/Kota bertugas mencegah terjadinya praktik politik uang di wilayah kabupaten/kota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan dari Bawaslu Kabupaten Banjar terhadap pencegahan praktik politik uang di Kabupaten Banjar. Selain itu, untuk mengetahui bagaimana kendala yang dialami Bawaslu Kabupaten Banjar dalam melakukan pencegahan terhadap pelanggaran politik uang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis Penelitian hukum empiris atau sosiologis (socio-legal research), dan pendekatan penelitian yaitu pendekatan sosiologi hukum. Subjek dalam penelitian ini adalah Bawaslu Kabupaten Banjar, sementara objek dalam penelitian ini adalah peranan dan kendala Bawaslu Kabupaten Banjar terhadap pencegahan politik uang di Kabupaten Banjar. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan wawancara dan dokumentasi, kemudian data dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif. Hasil penelitian ini menerangkan peranan yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Banjar terhadap pencegahan politik uang yakni melakukan kegiatan pendidikan politik kepada masyarakat Kabupaten Banjar, mensosialisasikan penolakan politik uang melalui media sosial, memiliki tim pengawas disetiap kecamatan dan desa, memberikan himbauan-himbauan baik itu berbentuk surat maupun baliho-baliho terhadap penolakan politik uang dan memberikan himbauan kepada partai politik dan para calon terkait larangan politik uang beserta sanksinya, dan menjalin kerjasama dengan pihak lain dalam pencegahan dan penindakan politik uang. Kendala yang dihadapi Bawaslu Kabupaten Banjar dalam melakukan pencegahan politik uang yakni kendala internal mencakup luasnya wilayah pengawasan dan aturan mengenai waktu dalam politik uang yang masih longgar. Kendala eksternal mencakup seringnya politik uang yang dilakukan para calon, kurangnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan politik uang, dan sulitnya pembuktian dalam pelanggaran politik uan

    Strategi Dakwah Ustadz Abi Azkakia Melalui Platform Tik Tok di Akun @abiazkakiaa

    Get PDF
    Perkembangan teknologi yang semakin pesat, membutuhkan para pendakwah untuk mengemas konten dakwahnya sedemikian rupa, sesuai dengan apa yang diharapkan oleh para audiensnya melalui platform-platform sosial media yang sedang tren di era sekarang untuk memberikan warna yang indah pada dakwah itu sendiri, sehingga ajaran-ajaran Islam dapat menarik perhatian seluruh dunia dan dikenal oleh masyarakat luas. Adapun media dakwah yang sangat digemari dan menarik perhatian para da’i zaman sekarang adalah platform Tik Tok. Pendakwah yang menggunakan platform Tik Tok dalam aktivitas dakwahnya, salah satunya yaitu Ustadz Abi Azkakia atau yang lebih dikenal oleh anak-anak muda dengan sebutan Ustadz Gaming. Beliau menggunakan cara yang unik dan tidak biasa digunakan oleh para da’i lain, yaitu menggunakan salah satu fitur live streaming di aplikasi Tik Tok sambil bermain game Mobile Legends pada akun pribadinya yaitu @abiazkakiaa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi dakwah ustadz Abi Akzakia melalui platform Tik Tok. Objek pada penelitian ini adalah konten-konten dakwah Ustadz Abi Azkakia melalui Tik Tok baik itu, berupa video unggahan maupun live streaming yang mengandung ajaran Islam didalamnya. Subjek pada penelitian adalah strategi dakwah Ustadz Abi Azkakia melalui akun Tik tok pribadinya @abiazkakiaa. Dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis pada penelitian yang berjudul “Strategi Dakwah Ustadz Abi Azkakia, Melalui Platform Tik Tok di Akun @abiazkakiaa” maka peneliti dapat menarik beberapa kesimpulan bahwa strategi dakwah yang digunakan Ustadz Abi Azkakia dalam berdakwah melalui platform Tiktok yaitu meliputi strategi, sentimental (al-manhaj al-athifi), strategi rasional (al-manhaj al-aqli), dan terakhir strategi indrawi (al-manhaj al-hissi)

    Aktivitas bimbingan Agama Islam di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja Mulia Satria Banjarbaru

    Get PDF
    Penelitian ini dilator belakangi bahwa banyaknya remaja Kalimantan Selatan yang ditampung di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja Mulia Satria Banjarbaru. Dalam Penelitian ini dicermati dalam penelitian ini adalah bagaimana aktivitas bimbingan agama Islam diberikan kepada remaja dari berbagai latar belakang yang berbeda. Dalam aktivitas ini, pembimbing tersedia untuk menawarkan bimbingan Islam kepada remaja sehingga mereka dapat terlibat dalam aktivitas keagamaan Islam dan tumbuh menjadi orang yang lebih baik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana ativitas bimbingan agama Islam yang dilakukan dan faktor pendukung serta penghambat yang berada di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja Mulia Satria Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif menggunakan metode deskriptif, dan Ustaz Zakaria, pemimpin spiritual di Panti dan 5 orang remaja di antaranya bernama Anjeli, Sherina, Ahmad, Laisa, Fandi. Sedangkan objeknya ialah aktivitas bimbingan agama Islam dan faktor pendukung serta penghambat yang berada di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja Mulia Satria Banjarbaru. Sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan pengumpulan data dan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dalam membimbing remaja atau remaja menggunakan metode langsung dan metode kelompok. Beberapa materi yang disampaikan adalah materi aqidah meliputi, seperti sifat dua puluh dan rukun iman. Materi ibadah meliputi: mandi wajib, tata cara salat, tayamum, dan berwudhu. Fokus pelajaran adalah mengajarkan suri kisah-kisah tauladan dan bimbingan membaca Alquran, yang diajarkan oleh para pria sebaya. Sedangkan media yang digunakan ialah menggunakan buku untuk menulis dan kitab untuk referensi yakni ada kitab Akhlak Lil Banin, kitab Irsyadul Ibad, kitab fikih Nurul Hidayah, Mutakhrul Hadits. Adapun yang menjadi faktor pendukungnya adalah pembimbing yang memiliki, sarana dan prasarana, dan keinginan remaja yang mengikuti aktivitas bimbingan agama Islam. Sedangkan untuk faktor penghambat dalam bimbingan agama Islam di panti ialah latar belakang agama remaja yang berbeda-beda dan terbatasnya kitab yang digunakan sebagai referensi. Saran yang perlu ditambahkan kepada pembimbing di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Anak dan Remaja Mulia Satria Banjarbaru bisa menambahkan aktivitas salat sunah dhuha dan untuk para remaja selalu semangat dalam mempelajari dengan giat ajaran agama Islam dan mengamalkan materi yang telah diberikan oleh para pembimbing

    Nilai-Nilai Dakwah dalam Film Mat Kilau: Kebangkitan Pahlawan

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji bagaimana film Mat Kilau: Kebangkitan Pahlawan menyampaikan pesan-pesan dakwahnya, bentuk pesannya dan nilai dakwah yang ingin disampaikan dalam pesan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai dakwah yang terkandung dalam film “Mat Kilau: Kebangkitan Pahlawan” dengan menggunakan analisis semiotik Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer didapat dari film “Mat Kilau: Kebangkitan Pahlawan” yang didapatkan melaui aplikasi Netflix. Sedangkan data sekunder penelitian ini yaitu berupa buku, jurnal, dan artikel atau sumber informasi lain dari internet yang berhubungan dengan penelitian pada film “Mat Kilau: Kebangkitan Pahlawan”. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu data script berupa dialog bahasa melayu dan visual berupa potongan scene dengan menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis semiotika Roland Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam film “Mat Kilau: Kebangkitan Pahlawan” terdapat nilai-nilai dakwah yang bisa diketahui, diantaranya yaitu nilai akidah (meyakini agama islam), nilai akhlak (berbakti kepada orang tua; orang tua sebagai teladan bagi anak; selalu bersikap rendah hati; berprasangka baik atau husnudzan; meminta maaf ketika berbuat salah; dan tawakkal atau berserah diri kepada Allah), dan nilai syariah (mengingat Allah; menjaga ketenangan dan perdamaian; setiap muslim adalah pemimpin baik bagi dirinya sendiri maupun orang lain; mematuhi dan menghormati adab serta peraturan yang ada di daerah atau negara lain; himbauan bagi orang beriman untuk tidak memilih, mendukung, atau membela orang kafir sebagai pemimpin; perlawanan atas segala macam bentuk penindasan; dan menjadi manusia yang bermanfaat)

    Pembacaan Ayat Al-Qur`an oleh Kai Arbain dalam Praktek Baurut di Desa Sungai Punggu Lama Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala

    Get PDF
    Penggunaan ayat-ayat Al-Qur`an sebagai bentuk pengobatan telah menjadi topik perhatian dan penelitian yang meningkat seiring dengan kebutuhan akan pendekatan holistik terhadap kesehatan. Al-Qur`an, sebagai sumber utama petunjuk bagi umat Islam, tidak hanya dianggap sebagai pedoman rohaniah, tetapi juga sebagai sumber energi spiritual yang memiliki potensi penyembuhan. Konsep pengobatan dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur`an didasarkan pada keyakinan bahwa kata-kata suci ini mengandung kekuatan spiritual yang dapat mempengaruhi kesehatan fisik dan mental individu. Atas dasar ini, penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui motif, tujuan serta manfaat (benefit) pembacaan ayat Al-Qur`an pada praktek baurut yang dilakukan oleh Kai Arbain di Desa Sungai Punggu Lama Kecamatan Anjir Muara Kabupaten Barito Kuala. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Subjek penelitian yaitu Kai Arbain selaku informan utama. Analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kesimpulan yang didapat dari penelitian ini yaitu motif Kai Arbain membacakan ayat-ayat suci Al-Qur`an pada praktek baurut adalah adanya syaitan yang berada dalam aliran darah manusia, dan sebagai bentuk pengamalan terhadap Al-Qur`an, serta sebagai bentuk tawakkal kepada Allah SWT. Lalu tujuan yang diharapkan oleh Kai Arbain membacakan ayat-ayat suci Al-Qur`an pada praktek baurut yaitu untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik, memberikan kesehatan, mendapatkan ketenangan hidup dan meningkatkan keimanan seorang hamba. Adapun manfaat (benefit) pembacaan ayat Al-Qur`an pada praktek baurut oleh Kai Arbain yaitu dapat dibagi menjadi tiga bidang diantaranya bidang teologi, psikologis dan medis kemudian bidang sosial

    Implemantasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal Sekolah di MIN 4 Banjar Sungai Lulut

    Get PDF
    Latar Belakang dari penelitian adalah mengenai Implementasi Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal di MIN 4 Banjar. Implementasi Pendidikan karakter menuntut pendidik untuk berkontribusi dalam penanaman nilai-nilai karakter, dalam rangka untuk menjadikan peserta didik yang mempunyai karakter yang baik, dengan melalui budaya dan kearifan lokal yang masih di terapkan dalam Lembaga masing-masing. Tujuan penelitian ini untuk mengeahui implemnetasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di MIN 4 Banjar Sungai lulut serta untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat implementasi Pendidikan karakter di MIN 4 Banjar. Metode penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dalam bentuk menjabarkan data dalam bentuk deskriftif. Objek peda penelitian ini adalah kegiatan dan penerapan Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Subjek dari penelitian ini adalah guru dan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumntasi. Sementara untuk menganalisis datamenggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ialah bahwa benar adanya Pendidikan karakter di MIN 4 Banjar, mealalui kearifan lokal sekolah yang masih diterapkan hingga saat ini. Diketahui bahwa berbagai macam penerapan dan kegiatan yang dapat melatih atau menumbuhkan karakter peserta didik, yaitu penerapan budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan dan santun) sebelum peserta didik masuk ke sekolah, kegiatan pembacaan surah Yasin, Al-Waqi’ah, Al-Mulk dan pembacaan doa, Selamat sebelum Kegaiatan Belajar Mengajar di mulai, kegiatan Jum,at Taqwa yang dilaksanakan setiap hari Jum.at sebelum Kegiatan Belajar Mengajar di Mulai, kegiatan memperingati hari besar islam dan hari besar nasional, Penerapan Sholat Berjamaah Dzuhur, kegiatan Olahraga, dan kegiatan pramuka. Adapun dari penerapa Pendidikan karakter pasti ada faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung ialah fasilitas, guru, orang tua, dan mencantumkan Pendidikan karakter dalam kurikulum sekolah. Adapun faktor penghambatnya ialah kurangnya kesadaran peserta didik, sarana dan prasarana yang kurang memadai

    Sihir dalam Perspektif Tafsir Al-Marâghi

    Get PDF
    Fenomena sihir yang esoteris dengan segala refleksinya telah sejak lama dikenal luas, sedangkan eksistensi atau praktiknya sudah ada dari sejak zaman Nabi Musa a.s, kemudian pada masa Nabi Sulaiman a.s hingga masa Nabi akhir zaman tepatnya pada zaman Nabi Muhammad SAW. Kendati demikian, masih banyak orang awam dan orang yang berpengetahuan menganggap sihir mampu merubah takdir mereka, seperti untuk mencari jodoh, melihat nasib, dan lain sebagainya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penafsiran al�Marâghî tentang ayat-ayat sihir dalam tafsir beliau dan mengetahui sumber yang digunakan dalam tafsirnya dan bagaimana metode penafsirannya, serta menguji rasionalitas pemikirannya dalam penafsiran ayat-ayat sihir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis library research (penelitian kepustakaan). Sedangkan teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah teori tematik konseptual dengan cara mengumpulkan dan memahami ayat�ayat yang berhubungan dengan sihir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pada kitab tafsir al-Marâghi sihir merupakan adalah tipuan, rekayasa, atau ilmu tersembunyi, yang berasal dari setan. Hukum percaya dengan sihir adalah dosa besar dan diperintahkan untuk menjauhinya. Sihir terdiri dari beberapa macam, yaitu: sihir kesaktian, sihir penyakit, sihir cinta, sihir kebencian atau perceraian. Praktik sihir ada dari sejak zaman Nabi Musa a.s, Nabi Sulaiman a.s, dan Nabi Muhammad SAW. Adapun cara untuk menangkal sihir, yaitu:(a) Menghilangkan rasa sombong dalam diri; (b) Mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintahnya dan menjauhi segala larangannya; (c) Bermunajat atau berdoa meminta perlindungan kepada Allah SWT, salah satunya dengan membaca surah al-Falaq. (2) Sumber penafsiran-Marâghi adalah ayat-ayat al-Qur’an yang memiliki kesamaan tema dan hadits Rasulullah SAW yang dipadukan dengan pemikiran Salaf as-Ṣāliḥ dari para sahabat dan tabi’in serta para mufassir pendahulunya, dan pengetahuannya. Adapun kitab tafsir yang dijadikan sumber rujukan penafsiran Tafsir al-Marâghî ada 30 buku. Metode yang digunakan oleh al-Marâghî dalam tafsirnya adalah metode tahlîlî yang menjelaskan makna ayat-ayat al-Qur’an secara komprehensif dan menyeluruh dengan sembilan teknik, yaitu: (a) mencantumkan ayat di awal pembahasan; (b) menjelaskan kosakata; (c) Menjelaskan Pengertian ayat secara ijmal; (d) Menjelaskan Asbabun Nuzul; (e) Mengesampingkan istilah-istilah yang berhubungan dengan ilmu bahasa; (f) Menggunakan gaya bahasa yang mudah dicerna; (g) Pesatnya sarana komunikasi di masa modern; (h) Seleksi terhadap kisah yang terdapat di dalam kitab tafsir; (i) Jumlah juz tafsir yang sengaja dibuat menjadi 30 jili

    Strategi Komunikasi Pada Basic Training (Lk I) Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Banjarbaru

    Get PDF
    Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Banjarbaru, Menggunakan Strategi Komunikasi Secara langsung (face to Face) dan secara tidak langsung atau menggunakan sosial media dalam merekrut anggota baru. Inti dari permasalahan dalam penelitian ini adalah sejumlah hambatan yang dihadapi oleh HMI Cabang Banjarbaru dalam pelaksanaan Basic Training LK I. Kendala tersebut melibatkan aspek kaderisasi dan jalannya kegiatan LK I. Strategi komunikasi yang diterapkan oleh HMI Cabang Banjarbaru dalam perekrutan anggota baru Basic Training (LKI) mencakup komunikasi secara langsung (tatap muka) dan komunikasi tidak langsung melalui media. Sedangkan Strategi Komunikasi yang digunakan dalam pelaksanaan LK I HMI Cabang Banjarbaru adalah dengan menggunakan metode Ceramah, tanya jawqab, diskusi dan doktrinasi. Metode penelitian yang diterapkan oleh penulis adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan lapangan. Pendekatan ini melibatkan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan mencakup baik data primer maupun sekunder. Peneliti datang secara langsung ke lokasi dengan memintai keterangan melalui wawancara dan dokumentasi kegiatan

    Applying Educational Collaborative Drama in Teaching Speaking

    Get PDF
    Speaking is one skill that is very important to learn because by learning to speak we could communicate with people in other countries. Speaking could also be said to be an interactive process to build meaning that involves the production, reception, and processing of information. The fact is the students still had many obstacles when they should to speak in English language. Moreover, teachers still used the traditional strategy to teach speaking and its do not effective to increased student motivation to speak English. Drama become a powerful teaching and learning tool with profound positive effects on the students’ cognitive, social, emotional, and physical development. The purpose of this study was to know what kind of collaborative drama the teachers use for teaching speaking, and their view toward the use of collaborative drama in teaching speaking. By using qualitative research, and narrative inquiry as a research method we get the data from observation, interview, and narrative frame. The results of this study showed that the teacher used applied collaborative drama, and they give the positive view toward the use of collaborative drama in teaching speaking. It motivates students to learn speaking, promote students’ self-confidence in speaking practice and maximize students’ interaction during the learning process. They were more confident and enthusiastic in speaking practice. This implies that the applying of drama technique gave positive effects to the improvement of students’ performance and achievement in the speaking learning proces

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇