IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Tradisi Pembacaan Zikir Ayat-Ayat Al-Qur’an dalam Al-Ma’tsûrât (Studi Living Qur’an di Pusat Latihan Dakwah Hikmah Sarawak)

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tentang fenomena Al-Qur'an yang hidup di tengah masyarakat, dikenal sebagai Qur'an in Every Life, seperti yang terjadi di Pusat Latihan Dakwah. Salah satu tradisi yang menjadi fokus penelitian ini adalah praktik pembacaan zikir Al-Ma’tsûrât yang diikuti oleh santri dan pengajar di Pusat Latihan Dakwah setiap hari. Fokus utama penelitian mencakup tiga aspek. Pertama, bagaimana praktik pembacaan zikir Al-Ma’tsûrât di Pusat Latihan Dakwah. Kedua, apa dasar pelaksanaan pembacaan zikir ayat-ayat Al-Qur'an dalam Al-Ma’tsûrât. Terakhir, bagaimana pengajar dan santri di Pusat Latihan Dakwah memaknai tradisi pembacaan zikir Al-Ma’tsûrât. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang pelaksanaan dan makna dari tradisi zikir AlMa’tsûrât di lingkungan Pusat Latihan Dakwah. Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan pendekatan kualitatif diskriptif. Teknik pengumpulan data yang diterapkan melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam proses analisis data, digunakan satu jenis teori resepsi, yaitu teori resepsi fungsional. Dalam konteks penelitian ini, teori resepsi fungsional digunakan untuk memahami bagaimana individu, seperti pengajar dan santri di Pusat Latihan Dakwah, secara aktif terlibat dalam memberikan makna pada ayat-ayat Al-Qur'an yang dijalankan dalam praktik pembacaan zikir Al-Ma’tsûrât. Pendekatan ini mengakui bahwa makna tidak hanya terletak dalam teks itu sendiri, tetapi juga dipengaruhi oleh pengalaman, nilai, dan latar belakang budaya pembaca. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa praktik pembacaan zikir Al-Ma’tsûrât di Pusat Latihan Dakwah, yang dilakukan secara bersama-sama setiap hari setelah shalat Subuh dan Asar, memberikan sejumlah manfaat signifikan bagi santri dan pengajar. Beberapa manfaat yang ditemukan melibatkan efek penenang hati, memberikan kemudahan dalam berbagai urusan kehidupan, dan mengurangi rasa takut terhadap selain Allah SWT. Manfaat tersebut dapat dirasakan oleh para santri dan pengajar secara kelembagaan. Penting untuk dicatat bahwa manfaat tersebut dapat dirasakan jika ketika pembacaan zikir dilakukan dengan khusyuk, dengan menghayati setiap ayat yang dibaca dan doa yang dipanjatkan. Meskipun demikian, temuan penelitian juga mencatat bahwa ada santri yang belum merasakan manfaat dari kegiatan zikir, disebabkan oleh variasi dalam tingkat pemahaman dan pelaksanaan individu terhadap kegiatan tersebut

    Dampak Penggunaan Online Shop Terhadap Kesejahteraan Pelaku Usaha Home Made Aya’s Bakery Gambut

    Get PDF
    Penelitian ini dilatar belakangi minimnya lapangan pekerjaan dengan gaji yang sesuai yang ada di Indonesia saat ini, membuat persaingan pekerjaan semakin ketat dan berfikir menambah pemasukan untuk memperoleh pendapatan, khususnya di kota Banjarmasin. Maka diperlukan inovasi dengan berjualan melalui online shop sebagai pekerjaan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) yang bersifat wawancara terpusat. Di samping itu dilakukan pula observasi dan dokumentasi. Hasilnya diolah melaui teknik reduksi data, display data dan verifikasi. Yang menjadi subyek penelitian adalah pemilik Aya’s Bakery dan yang menjadi objek adalah dampak penggunaan online shop Aya’s Bakery dan dampaknya terhadap kesejahteraan pelaku usaha. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan: pertama, usaha online shop Aya’s Bakery dilaksanakan dengan cara memproduksi mandiri dirumah dengan skala rumahan atau home made kemudian memasarkan dan menjualnya melalui media sosial instagram dan WhatsApp. Jenis-jenis produk yang dipasarkan meliputi bolu gulung dan kue dengan berbagai varian rasa. Usaha tersebut telah berkembang dalam 5 tahun terakhir dengan memanfaatkan media sosial sebagai pemasaran utama.;kedua, usaha online shop Aya’s Bakery tesebut berdampak positif terhadap tingkat kesejahteraan pelaku usaha karena dapat menaikkan taraf kehidupan pemilik usaha Aya’s Bakery

    Praktik Pernikahan Tidak Tercatat di Kecamatan Tapin Tengah

    Get PDF
    Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tapin Tengah yang dilatarbelakangi sebagian masyarakat masih memilih untuk dinikahkan dengan naib. Masyarakat setempat sering menyebutnya dengan naib atau orang yang menikahkan. Hal tersebut diyakini bahwa naib merupakan orang yang paham akan ilmu agama serta dipercaya jika dinikahkan dengan naib akan mendapat keberkahan dalam hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik pernikahan tidak tercatat yang dilaksanakan di Kecamatan Tapin Tengah dan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab terjadinya praktik pernikahan tidak tercatat di Kecamatan Tapin Tengah. Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini ialah penelitian hukum empiris. Sehingga untuk memperoleh data di Kecamatan Tapin Tengah, dilakukan penelitian kepada 3 naib dan beberapa orang yang terlibat dalam pernikahan yang dilaksanakan, dengan teknik pengambilan data melingkupi wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapat yaitu pada praktik pernikahan yang dilakukan oleh naib terkait rukun dan syarat dalam pernikahan tidak tercatat sama halnya dengan pernikahan pada umumnya. Faktor-faktor yang melingkupi pernikahan tidak tercatat di Kecamatan Tapin Tengah yaitu: faktor biologis, faktor ekonomi, faktor sosial dan faktor agama. Dari faktor tersebut ada beberapa dampak negatif seperti apabila terjadi perceraian diantara keduanya, maka akan sulit sekali untuk meminta hak dan tanggung jawab kepada suami karena sebuah pernikahan yang keabsahannya dipertanyakan dan administrasi pernikahan tidak terdaftar di KUA, anak yang lahir tidak memiliki hubungan perdata dengan ayahnya karena anak tersebut berstatus sebagai anak diluar pernikahan, dan rentannya kekerasan dalam rumah tangga

    Penguasaan Terhadap Harta Bersama Oleh Mantan Suami Pasca Perceraian di Desa Banua Kepayang Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan terhadap harta bersama yang dikuasai oleh mantan suami di Desa Banua Kepayang Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Dalam hal ini ketika terjadi sebuah perceraian maka mengenai harta bersama dikuasai oleh pihak mantan suami. Seharusnya berdasarkan Kompilasi Hukum Islam Pasal 97 menyebutkan bahwa “Janda atau duda cerai berhak seperdua dari harta bersama sepanjang tidak ditentukan lain dalam perjanjian perkawinan.” Jenis penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan pendekatan sosiologi hukum. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Data yang digali mengenai gambaran penguasaan harta bersama dan alasan yang melatarbelakangi penguasaan harta bersama oleh mantan suami pasca perceraian. Sumber data yaitu informan dengan tiga mantan keluarga. Teknik pengolahan data melalui editing, kategorisasi, deskripsi, dan matrikasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan harta bersama dilakukan oleh mantan suami dengan gambaran harta bersama pada masing-masing kasus berbeda-beda. Pada kasus pertama harta bersama dikuasai seluruhnya oleh mantan suami. Pada kasus kedua dan kasus ketiga harta bersama dikuasai hanya sebagian oleh mantan suami. dengan menjual harta bersama tersebut tanpa membagikannya kepada mantan istri. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi penguasaan harta bersama. Pertama, adanya surat perjanjian yang bertandatangan diatas materai. Kedua, berdasarkan pemahaman mantan suami bahwa mantan suami merasa lebih berkontribusi dalam menghasilkan harta bersama, adanya nafkah sehari-hari selama masih menjadi suami istri, nafkah iddah, dan nafkah mut‟ah, selain itu dikarenakan mantan istri pernah selingkuh dengan laki-laki lain ketika masih bersatus suami dan istri. Adapun menurut mantan istri dikarenakan adanya ambisi untuk memenuhi semua keinginan mantan suami seperti membeli mobil baru, sepeda motor baru, membangun rumah dengan istri baru, dan lain-lain

    Upaya Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membina Akhlak Al Karimah Peserta Didik di SLB C Negeri Pembina Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Pendidikan adalah usaha sadar yang dilakukan oleh keluarga, masyarakat dan pemerintah untuk membentuk manusia yang beriman, berakhlak mulia dan berilmu. Era modernisasi menimbulkan perilaku yang menyimpang sehingga pentingnya mengajarkan mengenai akhlak mulia bagi generasi muda. Setiap anak berhak mendapatkan hak dalam pendidikan akhlak termasuk anak berkebutuhan khusus baik dari keluarga, sekolah maupun masyarakat. Anak tunagrahita termasuk anak berkebutuhan khusus, sehingga dalam upaya membina akhlakul karimah memerlukan upaya khusus pula. Dalam lingkungan sekolah inilah guru berperan penting dalam mendidiknya agar mereka dapat berperilaku baik dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan upaya guru pendidikan agama Islam dan kepala sekolah di SLB C Negeri Pembina Tingkat Provinsi Kalimantan serta faktor pendukung dan penghambatnya. Untuk mendeskripsikan upaya guru Pendidikan Agama Islam dalam membina akhlak al karimah terhadap peserta didik tunagrahita di SLB C Negeri Pembina Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Untuk mendeskripsikan faktor pendukung dan penghambat dalam membina akhlak al karimah oleh guru pendidikan agama Islam terhadap peserta didik tunagrahita di SLB C Negeri Pembina Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (Field Research) dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah upaya guru pendidikan agama Islam dan kepala sekolah di SLB C Negeri Pembina Tingkat Provinsi Kalimantan. Sedangkan objek penelitian ialah upaya guru pendidikan agama Islam dalam membina akhlakul karimah anak tunagrahita dan faktor pendukung serta penghambatnya. Hasil penelitian ini adalah upaya guru pendidikan agama Islam dan kepala sekolah di SLB C Negeri Pembina Tingkat Provinsi Kalimantan dengan memberikan nasihat, hadiah dan hukuman bagi peserta didik yang melanggar aturan. Adapun faktor pendukungnya adalah sarana dan prasarana yang baik dan memadai sedangkan faktor penghambatnya adalah IQ atau kecerdasan peserta didik sehingga menjadi tugas seorang guru untuk mendidik dan membina peserta didi

    Pendapat Ulama Kota Banjarmasin Mengenai Muruah Sebagai Kriteria Adil Dalam Saksi Nikah

    Get PDF
    Syaikh Zainuddin Al-Malibari menerangkan beberapa hal yang bisa menggugurkan muruah yaitu seperti makan dan minum di pasar dan berjalan didalam pasar dalam keadaan terbuka kepala atau badannya bagi selain orang yang bekerja dipasar, mencumbu perempuaan yang halal (Istri) didepan orang banyak atau banyak membuat tertawa orang-orang atau bermain catur atau menari. Hal inilah yang menjadi permasalahan yang ingin diangkat oleh penulis dimana muruah sebagai kriteria adil dalam saksi nikah yang tertulis dikitab-kitab klasik terasa sangat sulit di zaman sekarang. Ditambah lagi penilaian atau kriteria muruah tersebut itu berbeda-beda disetiap tempat, daerah atau wilayah masing-masing, dan sangat bergantung pada urf wilayah setempat. Oleh karena itu penulis mencoba untuk meneliti pendapat atau perspektif ulama di wilayah Kota Banjarmasin mengenai kriteria muruah di zaman sekarang di mana kefasikan atau kemaksiatan merajalela. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui persepsi ulama Kota Banjarmasin mengenai kriteria adil dan muruah dalam saksi nikah. (2) Untuk mengetahui dasar landasan hukum bagi ulama Banjarmasin mengenai kriteria adil dan muruah dalam saksi nikah. (3) Untuk mengetahui persepsi ulama Banjarmasin dalam menyikapi sulitnya mencari saksi adil dan muruah. Kemudian penelitian ini menggunakan metode hukum empiris yang berarti penulis langsung ke lapangan untuk mencari dan mengumpulkan data yang sesuai dengan masalah yang diteliti. Maka dari itu, data yang dimuat menggunakan proses wawancara terhadap responden di kota Banjarmasin, dan dokumentasi yang digunakan sebagai bukti bahwa penulis benar dalam memberikan data pada skripsi ini. Berdasarkan data hasil wawancara yang telah penulis paparkan dan telah penulis lakukan analisa atasnya, maka dapat disimpulkan bahwa Ada yang berpendapat mensyaratkan dan adapula yang tidak mensyaratkan. (1) Bertaklid kepada mazhab Hanafi yang tidak mensyaratkan kriteria saksi adil dan muruah dalam saksi nikah. (2) Mengikuti pendapat yang lebih ringan yaitu memberi patokan dalam saksi nikah adil dan muruah tersebut kembali kepada urf setempat. (3) Dicari dalam suatu perkampungan tersebut yang kefasikan dan ketidakadilan lebih rendah

    Positive Thinking dalam Q.S. Al-Baqarah/2: 216 dan Implementasinya dalam Memaknai Hidup (Studi Tafsir Al-Mishbâh Karya M. Quraish Shihab)

    Get PDF
    Setiap manusia selalu dihadapkan pada persoalan hidup, mulai dari persoalan dengan diri sendiri, keluarga, teman, lingkungan kerja, maupun lingkungan masyarakat, yang menimbulkan sebuah perubahan-perubahan hidup dan sebagian darinya menghasilkan sebuah keputusan yang tidak sesuai dengan harapan. Sehingga berdampak pada ketidaktepatan dalam memaknai sebuah peristiwa yang terjadi dalam hidupnya, dan menimbulkan prasangka-prasangka yang tidak baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami makna positive thinking yang terdapat pada Q.S. Al-Baqarah/2: 216 menurut Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbâh, serta implementasinya dalam memaknai sebuah kehidupan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, serta dengan menggunakan analisis isi (content analisis) sebagai teknik analisis data. Berdasarkan penelitian ini, dapat diketahui bahwa, pada penafsiran M. Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbâh mengenai Q.S. Al-Baqarah/2: 216, beliau tidak menjelaskan secara langsung makna dari Positive thinking (husnu al-zhan), bahkan kata positive thinking itu sendiri tidak terdapat pada penafsiran beliau tersebut. Akan tetapi, bagaimana kemudian positive thinking itu tercermin dalam kehidupan, justru terdapat pada penafsiran beliau pada ayat ini. Yaitu dari pernyataan beliau yang menganjurkan untuk senantiasa menanamkan sikap tawakal, yakni berserah diri kepada Allah swt, serta senantiasa hidup seimbang, yaitu selalu optimis ketika ditimpa kesedihan dan tidak larut dalam kegembiraan ketika diberi kenikmataan hidup yang menjadikannya lupa diri. Kemudian bagaimana implementasi positive thinking dalam memaknai hidup pada Tafsir Al-Mishbâh dapat dipahami dari pernyataan beliau yang menganjurkan untuk senantiasa menanamkan sikap tawakal, yaitu berserah diri kepada Allah swt, serta senantiasa hidup seimbang, yakni selalu optimis ketika ditimpa kesedihan dan tidak larut dalam kegembiraan ketika diberi kenikmataan hidup yang menjadikannya lupa diri. Bukti seseorang ber-positive thinking dalam penafsiran tersebut yaitu dengan adanya sikap optimisme dan sabar ketika dalam keadaan yang tidak disenangi, bersyukur ketika dalam keadaan yang disenangi sehingga tidak menjadikannya lupa diri, serta tawakal berserah diri kepada Allah dari semua usaha yang dilakukan dan yakin bahwa semua yang terjadi merupakan atas kehendak Allah dan ketetapan yang terbaik untuk hamba-Nya

    Peran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Banjarmasin dalam Pengawasan Peredaran Produk Makanan Kemasan yang Tidak Mencantumkan Tanggal Kadaluwarsa

    Get PDF
    Penelitian ini di latar belakangi karena seiring dengan perkembangan dunia bisnis terlebih bisnis makanan kemasan salah satunya di Kota Banjarmasin, banyak dari pelaku usaha yang tidak mencamtumkan tanggal kadaluwarsa di produk makanan kemasan yang ia jual. Pencantuman tanggal kadaluwarsa menjadi penting dalam Islam karena ini menyangkut kesehatan dan keselamatan bagi masyarakat yang mengonsumsi makanan tersebut. Lalu memunculkan pertanyaan bagaimana peran Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) sebagai lembaga yang memiliki wewenang terhadap pengawasan peredaran produk makanan kemasan yang tidak mencantumkan tanggal kadaluwarsa. Untuk dapat menjawab hal tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Kota Banjarmasin dalam pengawasan peredaran produk makanan kemasan yang tidak mencantumkan tanggal kadaluwarsa. Metode penelitian yang digunakan adalah hukum empiris dengan pendekatan sisio-legal. Lokasi penelitian ini adalah di Kota Banjarmasin. Adapun teknik pengumpulan data yaitu wawancara dan studi dokumentasi. Sedangkan untuk teknik pengolahan data menggunakan teknik koleksi data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Untuk menganalisis data yaitu menggunakan deskriptif analisis. Adapun hasil temuan dari penelitian ini antara lain yaitu, 1). Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Kota Banjarmasin memiliki peran pengawasan yaitu, Pre Market (pengawasan sebelum beredar) dan Post Market (pengawasan selama beredar), 2). Kendala dalam pelaksanaan peran Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) karena keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM) pegawai dan wilayah pengawasan yang sangat luas. Untuk pelaku usaha masih banyak yang tidak mencantumkan tanggal kadaluwarsa karena kurangnya informasi, modal yang minim, produk yang mereka jual habis sebelum masa kadaluwarsa dan kualitas tinta yang digunakan mudah hilang

    PENDAPAT ULAMA MENGENAI PENERIMAAN UJRAH DARI HASIL SEWA MENYEWA RUKO DENGAN BANK KONVENSIONAL DI KOTA BANJARMASIN

    Get PDF
    Terdapat sewa menyewa ruko oleh bank konvensional, bank konvensional kegiatan usahanya berdasarkan bunga. Sebagian ulama berpendapat bunga sama dengan riba, lalu muncul pertanyaan bagaimana hukum dari penerimaan ujrah sewa menyewa ruko itu. Agar dapat menjawab pertanyaan tersebut maka dilakukan penelitian dengan menanyakan pendapat ulama mengenai penerimaan ujrah dari hasil sewa menyewa ruko dengan bank konvensional. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh dikumpulkan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian diolah dan dianalisis dengan cara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah pertama, Palral ulalmal telalh bersepalkalt balhwa ribal paldal bungal yalng diberikaln dallalm kegialtaln peminjalmaln ualng altalu paldal balnk konvensionalll hukum ribanyal aldallalh halralm. …Hali oralng-oralng yalng berimaln, jalngalnlalh kalmu memalkaln ribal dengaln berlipalt galndal daln bertalkwallalh kalmu kepaldal Alllalh, supalyal kalmu mendalpalt keberuntungaln," (Alli Imron alyalt 130). Kedua terdapat 3 pendapat ulama mengenai penerimaan ujrah dari hasil sewa menyewa ruko dengan bank konvensional yakni 1) Dilarang dengan alasan keterlibatan tolong menolong kepada bank konvensional; 2) Diperbolehkan dengan alasan rukun dan syaratnya terpenuhi tidak ada masalah menyewakan maupun menerima uang dari hasil sewaan ruko kepada bank konvensional tersebut dan sebelum menyewakan ada perjanjian dan itu ridho sama ridho dan sepakat dalam perjanjian itu bahwa sewa sekian terus setuju dan itu tidak jadi masalah; 3) Dihindari dengan alasan sebagian hartanya ada yang halal sebagian ada yang haram atau dari orang yang ada kemungkinan punya harta dari dua jalur yaitu halal dan haram. Sehingga tidak dapat mengetahui uang sewa itu apakah hasil dari menghutangkan dengan meminta bunga atau dari usaha lain lalu diserahkan ke penyewa. Ketiga, dasar hukum pendapat ulama yakni 1) dilarang berdasarkan Q.S. Al-Maidah/5 [2], 2) diperbolehkan berdasarkan Q.S. An-Nisa/4 [29], 3) dihindari berdasarkan H.R. Abu Daud dan Baihaqi

    EFEKTIVITAS PEMANFAATAN DIGITAL MARKETING DALAM MEMPERTAHANKAN USAHA ROTI BAKAR PASTRY TWINS DI BANJARMASIN

    Get PDF
    Penelitian ini bertolak dari pemanfaatan digital marketing yang efektif untuk mempertahankan dan mengembangkan usaha roti bakar pastry twins. Dengan pendekatan yang cerdik dan kreatif, dapat memanfaatkan keuntungan-keuntungan ini untuk menjadikan roti bakar pastry twins sukses bahkan mampu bertahan di lokasi yang kurang strategis. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan karena memerlukan data yang digali secara langsung dari sumber datanya. Pendekatan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dan data yang dikumpulkan berasal dari wawancara dan dokumendokumen yang mendukung temuan penelitian. Data diolah dengan menggunakan teknik editing dan deskripsi sehingga menghasilkan sebuah kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa Pemanfaatan digital marketing dalam mempertahankan usaha roti bakar pastry twins di Banjarmasin, yaitu sangat menguntungkan dan efektif untuk membuat usaha roti bakar pastry twins mampu bertahan hingga 4 tahun bahkan berkembang walaupun lokasinya kurang strategis tidak ditempat padat umum. Kendala yang dihadapi usaha Roti Bakar Pastry Twins Banjarmasin dengan mengimplementasikan digital marketing. Keterbatasan sumber daya, baik dalam hal anggaran maupun personel. Kendala ini bisa membuat sulit untuk mengelola kampanye digital marketing secara efektif

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇