IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pengaruh Metode Role Playing Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas V Mis Sullamuttarbiyah Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala
Hasil belajar yang optimal dapat dicapai dengan pemilihan metode yang
tepat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode role playing
terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Akidah Akhlak kelas V
MIS Sullamuttarbiyah Kecamatan Mekarsari Kabupaten Barito Kuala pada materi
menghindari akhlak tercela yang dimiliki qarun.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan dengan menggunakan
pendekatan kuatitaif metode pre-experimental. Adapun desain penelitian yaitu
one-group pretest posttest design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes,
observasi, dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode
statistik dengan perhitungan mean, standar deviasi, uji normalitas serta uji T.
Kemampuan hasil belajar sebelum menggunakan metode role playing
yaitu 61,82 kualifikasi (kurang). Hasil belajar sesudah menggunakan metode role
playing 80,00 kualifikasi (baik) terdapatnya peningkatan hasil belajar sebanyak
18,18 poin. Berdasarkan hasil uji T diperoleh nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 <
0,05. Sehingga dapat disimpulkan hipotesis H0 ditolak dan hipotesis Ha diterima.
Akhirnya terdapat pengaruh yang signifikan metode role playing terhadap hasil
belajar peserta didik kelas V MIS Sullamuttarbiyah Kecamatan Mekarsari
Kabupaten Barito Kual
Pengaruh Model Pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Monopoli Aritmatika (Monotika) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pokok Bahasan Aritmatika Sosial Kelas VII MTs Negeri 4 Hulu Sungai Selatan Tahun Ajaran 2023/2024
Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya suatu kondisi dimana hasil
belajar siswa matematika di MTsN 4 Hulu Sungai Selatan masih cukup rendah
terutama pada materi aritmatika sosial. Hal tersebut disebabkan karena adanya
proses pembelajaran yang hanya berpusat pada guru sehingga mengakitbatkan
siswa menjadi pasif selama proses pembelajara, hal tersebut mengakibatkan adanya
pengaruh terhadap hasil belajar siswa di MTsN 4 Hulu Sungai Selatan. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui (1) hasil belajar siswa kelas kontrol menggunakan
model pembelajaran konvensional berbantuan media monopoli aritmatika pada
pokok bahasan aritmatika sosial, (2) hasil belajar siswa kelas eksperimen
menggunakan model pembelajaran snowball throwing berbantuan media monopoli
aritmatika pada pokok bahasan aritmatika sosial, (3) Pengaruh model pembelajaran
snowball throwing berbantuan media monopoli aritmatika pada pokok bahasan
aritmatika sosial.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dan spesifikasi
penelitian ini terletak pada desain penelitian quasi eksperimen, dengan populasi
berjumlah 66 orang dengan sampel 44 orang menggunakan teknik purposive
sampling. Teknik analisis data meliputi uji normalitas, uji homogenitas, Uji
Normalized Ngain dan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar kognitif siwa pada
kelas kontrol memiliki rata-rata nilai 78,86 dengan tingkat hasil belajar
menggunakan uji Ngain memiliki rata-rata sebesar 0,67 dengan kategori sedang.
(2) Hasil belajar kognitif siwa pada kelas eksperimen memiliki rata-rata nilai 89,95
dengan tingkat hasil belajar menggunakan uji Ngain memiliki rata-rata sebesar 0,84
dengan kategori tinggi. (3) Penerapan model pembelajaran snowball throwing
berbantuan media monopoli aritmatika (monotika) memperlihatkan adanya
pengaruh terhadap hasil belajar siswa, dengan hasil Sig. (2-tailed) 0,000 yang
artinya < 0,05 sehingga terdapat perbedaan nilai yang signifikan
فعالية استخدام لعبة مسابقة التهجئة في تعليم المفردات لدى طلبة الصف الثامن بمدرسة الاستقامة المتوسطة الإسلامية بكابوران رايا بنجرماسين / Efektivitas Penerapan Permainan Spelling Bee dalam Pembelajaran Mufrodat Bagi siswa Kelas VIII MTs Al- Istiqomah Pekapuran Raya Banjarmasin
Pembelajaran Bahasa Arab khususnya Mufrfodat pada siswa kelas VIII MTs Al
Istiqomah Pekapuran Raya Banjarmasin yang melakukan kesalahan dalam penulisan
kosakata bahasa Arab, yang menandakan siswa tidak dapat menulis kosakata bahasa
Arab dengan benar dan tidak menguasai kosakata bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui efektivitas penerapan permainan spelling bee dalam pembelajaran
mufrodat bagi siswa kelas VIII MTs al- istiqomah Pekapuran Raya Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen.
Metode pengumpulan data yang digunakan ialah tes dan dokumentasi. Berdasarkan
hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Nilai rata-rata Posttest kelas kontrol yang
belajar mufrodat tanpa menggunakan permainan spelling bee ialah 86,19 dengan bobot
baik sekali sedangkan hasil posttetst kelas eksperimen yang belajar menggunakan
media permainan spelling bee ialah 91,22 dengan bobot sempurna. Berdasarkan hasil
posttest ini kelas eksperimen lebih tinggi daripada hasil posttest kelas kontrol dengan
selisih 5,03. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan media
spelling bee efektiv digunakan pada pembelajaran mufrodat bagi siswa kelas VIII B
MTs Al Istiqomah Pekapuran Raya Banjarmasin
Integrating English Learning Media with Islamic values in Board Game Activities
This research aims to integrate Islamic values into board games activities
and identify the potential benefits and challenges associated with integrating
Islamic values into board games as an English learning media. This study
addresses a critical research gap by not only using board game activities as an
English learning media but also integrating Islamic values into the board games.
The study demonstrates that in order to maintain student motivation, educators
must ensure that learning is both simple and engaging with media.
This study adopts Design-Based Research (DBR) design by Reeves model
which are covered in four phases: analyzing the educational problem, developing
the solutions informed, iterative cycles of refining and testing the solution, and
documentation and reflection to produce the ‘design principle later reflects on the
findings and feedback from evaluation phrase, refine and modify the board game.
The data are acquired by implementing the games into English learning activities
to be played by 67 students from 10th grader by observing the process of the
English learning activity and the questionnaires given to 2 teachers in MAN 2
HST and MA NIPA RAKHA.
The result showed that the games are proven helpful in the process of
learning English by the English teachers with some benefits and challenges
indicated by activeness of the students, easily grasped topic, and fun experience in
learning. On the other hand, there are some challenges where the students have
difficulty forming the answer in English and the game takes some considerably
amount of time
Praktik Bimbingan Perkawinan Berdasarkan Peraturan Dirjen Bimas Islam No 172 Tahun 2022 di KUA Kota Banjarmasin
Skripsi ini mengangkat permasalahan mengenai Praktik Bimbingan Perkawinan
Berdasarkan Peraturan Dirjen Bimas Islam No 172 Tahun 2022 di KUA Kota Banjarmasin.
Penulis menemukan sebuah permasalahan mengenai praktik bimbingan perkawinan yaitu
tentang mengenai metode dan materi yang disampaikan pada saat pelaksanaan bimbingan
perkawinan, apakah sudah sesuai dengan ketentuan dirjen bimas islam no. 172 tahun 2022.
Sebagai lembaga yang profesional, penyuluh agama yang memberikan materi hendaknya
mempunyai metode dan trik-trik khusus agar bimbingan tersebut berjalan dengan lancar,
diterima, dimengerti, serta diamalkan oleh peserta bimbingan.
Penelitian ini berfokus pada Praktik bimbingan perkawinan berdasarkan peraturan
Dirjen Bimas Islam No 172 Tahun 2022 di KUA Kota Banjarmasin serta faktor
penghambat yang dihadapi pada saat melaksanakan bimbingan perkawinan. Sedangkan
tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui praktik bimbingan perkawinan dan
penghambat yang dihadapi dalam pelaksanaan bimbingan perkawinan yang dilaksanakan
oleh Kepala Kantor Urusan Agama dan Penyuluh Agama di KUA Kota Banjarmasin.
Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris berupa penelitian lapangan (field
research) yang berlokasi di Kota Banjarmasin. Untuk mengumpulkan data yang diperlukan
penulis menggunakan teknik pengawmatan secara langsung dan wawancara. Setelah data
terkumpul kemudian diolah dengan teknik editing, deskripsi, dan matriks. Untuk
memperoleh kesimpulan dilakukan analisis secara deskriptif kualitatif terhadap data yang
didapat.
Dari penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa bimbingan perkawinan
di 5 (lima) Kantor Urusan Agama di Kota Banjarmasin dilaksanakan dengan materi yang
sama dan metode penyampaian yang berbeda. Hal ini menunjukan bahwa pelaksanaan
bimbingan perkawinan di beberapa KUA Di Kota Banjarmasin tidak berjalan sesuai
dengan Berdasarkan Peraturan Dirjen Bimas Islam No. 172 Tahun 2022 dikarenakan
ketersediaan anggaran dana dan fasilitas yang tidak memadai, kurangnya sosialisasi
tentang bimbingan perkawinan sehingga menyebabkan kurangnya kesadaran masyarakat
terhadap bimbingan perkawinan yang memiliki tujuan untuk membangun keluarga
sakinah, waktu penyelenggaraan yang dalam hal ini peserta/calon pengantin tidak bisa
mengikuti dikarenakan sibuk bekerja, sarana dan prasarana karena KUA di Kota
Banjarmasin ini melaksanakan bimbingan satu ruangan dengan balai nikah, jadi apa bila
ada yang melangsungkan pernikahan pada hari yang sama dengan bimbingan perkawinan,
maka waktu bimbingan pernikahan dipersingkat akibatnya adalah materi yang disampaikan
kepada catin kurang efektif dan peserta bimbingan pun kurang memahami materi tersebut.
Sehingga hanya memerlukan waktu yang singkat 3-4 jam saja
Optimalisasi Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Penanganan Gelandangan Dan Pengemis Serta Tuna Susila
Penelitian ini di latarbelakangi oleh fenomena gelandangan dan
pengemis (gepeng) yang masih menjamur di wajah kota Banjarmasin.
Adanya revisi perubahan Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 12
Tahun 2014 Tentang Penanganan Gelandangan Dan Pengemis Serta Tuna
Susila, diduga belum membawa hasil yang maksimal. Sehingga menjadi
permasalahan dalam penelitian ini yaitu tentang Optimalisasi Peraturan
Daerah Kota Banjarmasin Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Penanganan
Gelandangan Dan Pengemis Serta Tuna Susila.
Metode yang digunakan adalah penelitian yuridis empiris, dengan
dibantu 2 informan dari Dinas Sosial Kota Banjarmasin dan Satpol PP Kota
Banjarmasin, serta 5 responden dari gelandangan dan pengemis. Adapun
penanganan gelandangan dan pengemis yang dilakukan oleh Dinas Sosial
Kota Banjarmasin dan Satpol PP Kota Banjarmasin ialah diantaranya
melakukan sosialisasi, bimbingan, penyuluhan, pelatihan kerja, penertiban
dan patroli serta razia kepada pelaku gelandangan dan pengemis serta
masyarakat.
Hasil penelitian menjawab bahwa Peraturan Daerah Kota Banjarmasin
nomor 12 tahun 2014 tentang penanganan gelandangan dan pengemis
khususnya dalam penanganan gelandangan dan pengemis belum optimal
dalam pelaksaan penanganannya. Hal ini disebabkan karena banyaknya
kendala yang dialami seperti, kurangnya kesadaran masyarakat dan belum
ada payung hukum yang tegas untuk menindaklanjuti gelandangan dan
pengemis yang terjaring razia dan masyarakat yang kedapatan memberikan
uang kepada para gelandangan dan pengemis. Adapun solusi yang dapat
dilakukan yaitu mengoptimalkan dana anggaran pemerintah untuk
menanganani permasalahan ini, mengoptimalkan peran dan tugas pihak
terkait agar bisa melakukannya dengan sebaik mungkin serta meningkatkan
kesadaran masyarakat melalui sosialisasi maupun bimbingan agar
menghilangkan gelandangan dan pengemis di Kota Banjarmasin
Persepsi Kepala KUA di Wilayah Kabupaten Tanah Bumbu Tentang Pengaruh Pernyataan Saksi Terhadap Keabsahan Akad Nikah
Penelitian ini dilatarbelakangi dari praktik akad nikah yang dilakukan
masyarakat Kabupaten Tanah Bumbu dimana dalam pelaksanaan akad ditanyakan
kepada saksi untuk menyatakan keabsahan akad nikah yang dilakukan. Hal tersebut
mendorong penulis untuk menelaah lebih jauh bagaimana fungsi pernyataan saksi
terhadap keabsahan akad nikah tersebut ditinjau dari pandangan beberapa Kepala
KUA di Wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui persepsi Kepala KUA di Wilayah Kabupaten Tanah Bumbu dan juga
argumentasi hukum yang mendasari pendapat tentang pengaruh pernyataan saksi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris, subjek atau informan
penelitian ini ialah lima Kepala KUA di Kabupaten Tanah Bumbu. Data yang digali
ialah persepsi dan argumentasi hukum Kepala KUA tentang pengaruh pernyataan
saksi terhadap keabsahan akad nikah. Teknik pengumpulan data dengan cara
wawancara didukung oleh studi dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian
diolah melalui proses editing dan matrikasi, serta menganalisis menggunakan
teknik deskriptif.
Hasil penelitian ini bahwa persepsi Kepala KUA di Kabupaten Tanah
Bumbu tentang pengaruh pernyataan saksi terhadap keabsahan akad nikah memiliki
perbedaan pandangan. Kepala KUA Kecamatan Satui dan Kepala KUA Kecamatan
Sungai Loban menyatakan pernyataan saksi mempengaruhi keabsahan akad nikah.
Sedangkan Kepala KUA Kecamatan Angsana, Kepala KUA Kecamatan Kusan
Hilir, dan Kepala KUA Kecamatan Batulicin menyatakan pernyataan saksi tidak
mempengaruhi keabsahan akad nikah. Argumentasi hukum Kepala KUA
Kecamatan Satui, Kepala KUA Kecamatan Sungai Loban dan, Kepala KUA
Kecamatan Batulucin berpendapat hal tersebut merupakan kebiasaan di
masyarakat. Kepala KUA Kecamatan Angsan berpendapat hal tersebut menjadi
wewenang saksi untuk menyatakan keabsahan. Kepala KUA Kecamatan Kusan
Hilir berpendapat bahwa saksi tidak mempengaruhi keabsahan akad nikah, saksi
harus menyatakan keabsahan dengan jelas. Perbedaan ini dikarenakan tidak adanya
atauran yang menetapkan tentang menanyakan keabsahan akad nikah kepada saks
Perlindungan Hukum pada Konsumen di Marketplace Terhadap Ulasan dan Rating Palsu dalam Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam
Jual beli melalui marketplace di Masyarakat menimbulkan dampak yang
besar pada perekonomian terutama pada jual beli online yang semakin mudah di
akses oleh pengguna. Saat melakukan belanja online. Persoalan kemudian datang
ketika pelaku usaha mencoba memanipulasi ulasan konsumen tersebut dengan
membuat ulasan konsumen palsu atau fiktif. Adanya ulasan fiktif yang di buat oleh
pelaku usaha jelas melanggar aturan dalam kedudukan bisnis online dan
menyesatkan konsumen dalam membuat Keputusan. Oleh sebab itu penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui Bagaimana hukumk terkait praktik yang demikian
berdasarkan ketentuan yang berlaku dalam hukum Posiftif dan hukum Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum yang bersifat normatif
deskriptif dengan menggunakan pendekatan komparatif terhadap bahan-bahan
primer dan sekunder serta tersier. Bahan-bahan primer penelitian yang digunakan
berasal dari Undang-Undang yang berkaitan dengan penelitian serta kitab-kitab
fiqih dan fatwa dari otoritas lembaga fatwa yang didukung dengan bahan-bahan
lainnya berupa karya-karya ilmiah yang berkaitan dengan objek penelitian.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik ulasan palsu dalam
perspektif hukum positif dapat dikategorikan sebagai cybercrime atau iklan ilegal
yang diatur dalam UU Perlindungan Konsumen dan UU ITE, dengan sanksi pidana
dan denda. Sementara itu, dalam perspektif hukum Islam, ulasan palsu dianggap
melanggar prinsip kejujuran dan keadilan dalam muamalah, serupa dengan praktik
ba’i najasy yang dilarang. Konsumen, baik dalam hukum positif maupun Islam,
memiliki langkah hukum untuk melindungi diri. Dalam hukum positif, konsumen
dapat mengajukan gugatan melalui jalur hukum, baik pidana maupun perdata, atas
kerugian akibat ulasan palsu. Dalam hukum Islam, konsumen memiliki hak khiyar,
yaitu hak untuk membatalkan transaksi atau meminta ganti rugi jika merasa
dirugikan, berdasarkan prinsip keadilan dan kejujuran dalam transaksi
Peran Kepala Desa Terhadap Pembangunan Infrastruktur Jalan di Desa Rawana Hulu Kecamatan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin
Permasalahan infrastruktur jalan yang rusak dan sulit dilalui oleh
masyarakat Desa Rawana Hulu menjadi perhatian penulis setelah mendengar
langsung dari pernyataan beberapa orang yang merupakan warga Desa Rawana
Hulu sendiri. Skripsi ini berfokus pada peranan seorang kepala desa terhadap
pembangunan infrastruktur jalan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis
bagaimana peran dari seorang kepala desa dalam menjalankan tugas dan
wewenangnya pada pembangunan infrastruktur, yang sudah diatur dalam Undang
Undang yang memberikan kerangka kerja bagi Kepala Desa dalam melaksanakan
fungsinya.
Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, yang menelaah
bagaimana peran kepala desa dalam menjalankan tugas-tugas yang diatur dalam
Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Analisis ini membahas peran
kepala desa pada pembangunan infrastruktur di Desa Rawana Hulu, yang mana
bentuk kepala desa menyikapi dan berkoordinasi dengan masyarakat serta
pemerintah daerah guna menyelesaikan masalah jalan yang rusak. Pada hasil
penelitian menunjukkan bahwa peran seorang Kepala Desa sangat mempengaruhi akan penerapan dan pelaksanaannya terutama pada masalah pembangunan
infrastruktur desa. Selain itu, skripsi ini memberikan rekomendasi untuk
meningkatkan peran dan kapasitas Kepala Desa dalam melaksanakan pembangunan
infrasturktur secara lebih optimal dan berkelanjutan
Perserpsi Peserta Didik Terhadap Pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 2 Banjarmasin
Persepsi peserta didik di Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah 2
Banjarmasin terhadap pembelajaran SKI masih kurang diminati. Peserta didik
merasa jika pelajaran SKI masih sulit untuk dipahami dan pembelajaran yang dirasa
membosankan. Persepsi peserta didik pada pembelajaran SKI dapat dilihat dari segi
aspek motivasi, lingkungan pembelajaran mereka di dalam kelas dan mengerjakan
tugas-tugas dari guru.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang persepsi peserta
didik terhadap proses pembelajaran SKI di kelas, persepsi terhadap performance
guru, serta persepsi terhadap materi SKI yang diajarkan di Madrasah Tsanawiyah
Muhammadiyah 2 Banjarmasin.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field
research) kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan melakukan
observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pengolahan data dengan proses
klasifikasi data dan interpretasi data. Teknik analisis data melalui proses reduksi
data, display data dan penarikan kesimpulan.
Persepsi peserta didik pada pembelajaran SKI di Madrasah Tsanawiyah
masih negatif. Persepsi terhadap proses pembelajaran mereka masih rendah dan
pelajaran SKI menjadi pelajaran yang kurang diminati serta membosankan.
Persepsi terhadap performance guru saat mengajar penilaian terbilang negatif,
peserta didik merasa jika guru kurang maksimal dalam mengajar di kelas.
Kemudian persepsi terhadap materi dalam pembelajaran SKI juga negatif, dimana
materi dan sub bab serta isi pembelajaran dan pembahasan yang ada di buku LKS
masih tidak dapat dipahami oleh perserta didik