IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Pengaruh Promosi dan Religiusitas Terhadap Minat Memilih Bank Syariah Pada Masyarakat Desa Berangas Tengah Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa sebagian masyarakat banyak yang belum mengetahui perbankan syariah disebabkan kurangnya sosialisasi yang dilakukan terhadap sistem ekonomi syariah dan jarang membaca berita. Maka dari itu tidak banyak masyarakat yang menggunakan bank syariah karena menurut mereka bank syariah itu sama saja dengan bank konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan promosi dan religiusitas terhadap minat memilih bank syariah dikalangan masyarakat desa Berangas Tengah Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengumpulkan data melalui kuesioner (angket) kepada 97 responden secara acak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi dan religiusitas memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap minat memilih bank syariah. Promosi dan religiusitas secara simultan masyarakat dengan nilai Fhitung sebesar 28,271 > Ftabel 3,09 dan pengaruh promosi terhadap minat memilih bank syariah secara parsial dengan nilai thitung 3,775 > ttabel 1,985 dan adapun untuk pengaruh religiusitas terhadap minat masyarakat memilih bank syariah secara parsial dengan nilai thitung 0,721 < ttabel 1,98

    Pembelajaran Materi Khilafiah (Studi Komparatif Pada Pondok Pesantren Nurul Jannah Banjarmasin, Darul Hijrah Putera Martapura, Dan Waratsatul Fuqaha Banjarbaru)

    Get PDF
    Kesempurnaan Islam sebagai agama yang memberikan arahan kepada setiap penganutnya melalui landasan yang tidak hanya berasal dari ushûl namun juga furû’ melahirkan perbedaan di kalangan ulama dalam penentuan hukum Islam yang kemudian dikenal dengan khilafiah. Hadirnya khilafiah memunculkan argumentasi tentang pentingnya mempelajarinya terkhusus dalam lingkup Pendidikan Agama Islam seperti tercegahnya seseorang dari sifat fanatisme terhadap tokoh atau aliran serta membentuk karakter toleran terhadap perbedaan. Menilai betapa pentingnya mempelajari khilafiah, pondok pesantren sebagai garda terdepan dalam pengajaran tentang Islam seyogianya memasukkan pembelajaran khilafiah dalam kurikulum, namun fakta lapangan mayoritas pondok pesantren dalam pembelajarannya cenderung berfokus kepada satu mazhab hingga akhirnya peneliti mendapati ada tiga pondok pesantren yang dalam pembelajarannya juga memuat tentang khilafiah, yakni Pondok Pesantren Nurul Jannah Banjarmasin, Darul Hijrah Putera Martapura, dan Waratsatul Fuqaha Banjarbaru. Penelitian ini berupaya mengeksplorasi dan menganalisis pembelajaran khilafiah pada Pondok Pesantren Nurul Jannah Banjarmasin, Darul Hijrah Putera Martapura, Dan Waratsatul Fuqaha Banjarbaru yang mana memuat tentang proses pembelajarannya serta persepsi para santri yang belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif naturalistik dan termasuk jenis penelitian lapangan (field research). Subjek dalam penelitian ini adalah pengajar khilafiah dan santri Pondok Pesantren Nurul Jannah Banjarmasin, Darul Hijrah Putera Martapura, dan Waratsatul Fuqaha Banjarbaru. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian analisis data menggunakan data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Proses pembelajaran khilafiah di Pondok Pesantren Nurul Jannah Banjarmasin menggunakan kitab Rawâi’u al-Bayân, Tafsîr Âyât al-Ahkâm min al-Qur’ân karya Muhammad ’Alî al-Shâbûnî dengan metode ceramah, tanya jawab, sorogan, wetonan, menggunakan pengeras suara sebagai fasilitas penunjang pembelajaran, reward dan punismant sederhana, dan hanya menggunakan evaluasi formatif. Pondok Pesantren Darul Hijrah Putera Martapura menggunakan kitab Bidâyah al-Mujtahid Wa Nihâyah al-Muqtashid karya Ibn Rusyd dengan metode ceramah, tanya jawab, sorogan, wetonan, cerita dan skema pembelajaran serta menggunakan Bahasa Arab dan Indonesia, fasilitas penunjang berupa papan tulis dan spidol,reward dan punisment yang mendidik seperti menulis xvi kosa kata Bahasa Arab, serta evaluasi formatif dan sumatif. Pondok Pesantren Waratsatul Fuqaha Banjarbaru menggunakan Kitab Ibânah al-Ahkâm Syarh Bulûgh al-Marâm karya Hasan Sulaimân al-Nûri dan ‘Alawi ‘Abbâs al-Mâliki dengan metode ceramah, tanya jawab, sorogan, wetonan, tidak menggunakan media atau fasilitas penunjang pembelajaran, ada reward sederhana dan tidak ada punisment, serta evaluasi formatif dan sumatif, 2) Persepsi santri mengenai khilafiah dan proses pembelajarannya pada Pondok Pesantren Nurul Jannah Banjarmasin, Darul Hijrah Putera Martapura, maupun pada Waratsatul Fuqaha Banjarbaru memiliki kemiripan. Persepsi para santri sebelum mengenal khilafiah mengarah kepada persepsi negatif dari merasa bingung, berdiam diri, hingga kepada tingkat menyalahkan. Sedangkan dalam proses pembelajarannya, persepsi yang muncul terkesan baik dan para santri merasa cukup dengan apa yang telah dipelajari hingga hasil akhir dari pembelajaran tersebut membuahkan sebuah persepsi positif dalam memandang khilafiah atau perbedaa

    Analisis Penerapan Prinsip Check and Balances di Tingkat Desa Dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Korupsi di Kecamatan Wanaraya Kabupaten Barito Kuala

    No full text
    Desa diberikan kewenangan secara penuh oleh Peraturan perundang�undangan untuk mengelola wilayahnya sendiri. Namun, kasus korupsi di tingkat desa marak terjadi di Indonesia. Mayoritas dilakukan oleh pejabat-pejabat lembaga desa. Kerugian yang dihasilkan dari perbuatan tersebut diantaranya adalah terlambatnya pembangunan desa untuk kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu upaya yang dilakukan sebagai pencegahan tindak pidana korupsi di tingkat desa adalah penerapan prinsip check and balances. Dengan penelitian yang menggunakan metode Penelitian Hukum empiris yang meneliti beberapa desa di kecamatan Wanaraya sebagai sampel penelitian. penelitian ini berfokus pada lembaga-lembaga desa yaitu Kepala desa dan BPD sebagai pelaksana dari pengelolaan sumber daya desa. Kedua lembaga tersebut yang menjalankan prinsip check and balances Hasil penelitian yang akan dijelaskan dalam skripsi ini menujukkan bahwa penerepan prinsip check and balances dijalankan di tingkat desa di kecamatan Wanaraya dimulai dari proses perencanan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban. Namun hasil dari penerapan prinsip tersebut dipengaruhi oleh kualitas sumber daya manusia (SDM) dari pejabat-pejabat desa di kecamatan Wanaraya. Selain itu juga dipengaruhi oleh faktor-faktor yang membuat penerapan prinsip tersebut tidak berjalan dengan maksimal. Sehingga perlu dukungan dari pihak Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala

    Problematika Rumah Tangga Ketika Istri Yang Mencari Nafkah Diluar Rumah (Studi Kasus di Desa Mandingin Kec. Barabai)

    Get PDF
    Penelitian ini bertolak dari hukum Islam bahwa setiap suami seharusnya menjadi pemimpin dalam rumah tangga karena itu suami harus bekerja agar bisa memberi nafkah untuk keluarganya. Secara garis besar, persoalan siapa yang bertanggung jawab memenuhi nafkah keluarga sudah dipahami, yaitu suami. Sedangkan kewajiban utama seorang istri adalah mengurus rumah tangga, mendidik anak, menjaga harta suami, menyelesaikan pekerjaan rumah yang tak kalah beratnya dari pekerjaan suami untuk mencari nafkah. Konsep Mubadalah (kesetaraan gender) yang mana suami mengerjakan peran istri dan istri mengerjakan peran suami dalam rumah tangga mereka sekarang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang Problematika rumah tangga ketika istri yang mencari nafkah dan apa saja dampak bagi rumah tangga ketika istri yang mencari nafkah. Sedangkan metode yang digunakakan adalah penelitian lapangan, yaitu memaparkan dan menggambarkan keadaan serta fenomena yang lebih jelas mengenai situasi yang terjadi di desa Mandingin. Karena itu untuk memperoleh data yang diperlukan penulis melakukan wawancara dengan informan yang beradi di desa Mandingin, kecamatan Barabai. Problematika rumah tangga bagi istri yang mencari nafkah yang dihadapi kedua pasanga ini ketika suaminya tidak bekerja adalah suami tidak memberi nafkah kepada istri dan anaknya, kondisi keuangan didalam keluarga tidak setabil, terjadinya pertengkaran antara keduanya, kurangnya keharmonisan rumah tangga. Didalam kasus I dan II memiliki kesamaan namun ada sedikit perbedaan yaitu di kasus I suami gengsi jika harus bekerja dengan orang lain, sedangkan kasus II suami tidak bekerja karena merasa cukup penghasilan sang istri untuk keluarga dan dampak bagi rumah tangga ketika istri yang mencri nafkah bisa terjadinya penyesuaian terhadap peran dalam pekerjaan rumah tangga. Seperti istri harus bekerja untuk mencari kebutuhan rumah tangga, kurang terpenuhinya kebutuhan rumah tangga, adu pendapat saling menyalahkan, jadi omongan orang dan hampir bercerai

    Peran Guru Kelas dalam Mencegah Tindakan Perundungan pada Siswa Kelas 5 di Sekolah Dasar Negeri Kebun Bunga 5 Banjarmasin

    Get PDF
    Latar belakang dari penelitian ini adalah karena adanya informasi yang peneliti terima dari masyarakat bahwa ada terjadi peristiwa bullying di SD Negeri Kebun Bunga 5 Banjarmasin oleh siswa kepada siswa yang lain. Setting penelitian di sini sangat menarik karena lokasi sekolah ini berada di komplek asrama polisi yang notabenenya banyak anak-anak anggota polisi yang sekolah di sana. Landasan teori mengacu pada teori Olweos dengan langkah-langkah meliputi: (1) Pengumpulan data, (2) Pelibatan guru, staf sekolah, siswa, dan orang tua dalam menyusun kebijakan sekolah yang jelas dan konsisten terkait dengan bullying, (3) Pendidikan dan pelatihan, (4) Pengawasan dan pengawasan, (5) Intervensi terhadap pelaku bullying, (6) Dukungan untuk korban bullying, (7) Partisipasi orang tua. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Objek dari penelitian ini adalah peran guru kelas dalam mencegah tindakan perundungan pada siswa kelas 5 di SDN Kebun Bunga 5 Banjarmasin, dengan subjek penelitian adalah Kepala Sekolah, dan wali kelas 5. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi, wawancara, serta dokumentasi. Setelah itu melakukan analisis data dengan cara mereduksi data, menyajikan data, hingga sampai pada tahap kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: (1) Pengumpulan data oleh wali kelas untuk menilai sejauh mana bullying belum terlaksana sepenuhnya. (2) Pelibatan wali kelas, guru, staf sekolah, siswa, dan orang tua dalam penyusunan kebijakan sekolah juga belum terlaksana, (3) Implementasi pelatihan tentang bullying juga belum terlaksana, (4)Peningkatan pengawasan di area-area sekolah yang rawan terhadap perilaku bullying juga masih belum terlaksana secara menyeluruh,(5) Pengintervensian wali kelas dan guru terhadap pelaku bullying juga masih belum terlaksana secara komprehensi

    Education Financing Management in Madrasah Ibtidaiyah (Multisite Study in MIS Ahlusunnah Wal Jama'ah, MIS Shiratul Jannah, MIS Darul Ulum, South Barito Regency, Central Kalimantan)

    Get PDF
    Financing management is the most important activity in implementing education. Limited incoming funds require every stakeholder in every madrasah to carry out financial management activities for education financing. Whether it's preparation, bookkeeping, or even auditing the budget in order to achieve the desired goals. The focus of this research is the budgeting process, accounting process and auditing process at MIS Ahlusunnah Wal Jama'ah, MIS Shiratul Jannah, MIS Darul Ulum, South Barito Regency, Central Kalimantan. Meanwhile, the aim of the research is to describe the budgeting process, accounting process and auditing process at MIS Ahlusunnah Wal Jama'ah, MIS Shiratul Jannah, MIS Darul Ulum, South Barito Regency, Central Kalimantan. This type of research is field research with a qualitative approach. The subjects of this research were the madrasa head and madrasa treasurer. The object of the research is education financing management at MIS Ahlusunnah Wal Jama'ah, MIS Shiratul Jannah, MIS Darul Ulum, South Barito Regency, Central Kalimantan. Data collection techniques include observation, interviews and documentation. The results of this research show: (1) budgeting for these three madrasas is by identifying needs by stakeholders. Identify the source, namely BOS funds. Then, it is stated in the Madrasah Budget Activity Plan and then ratified, (2) the accounting for these three madrasas is in the form of receipts, every fund received is recorded and then recapitulated by the treasurer, and in accordance with the acceptance and bookkeeping procedures. Expenditures are recorded in the cash book and then summarized and contain records of expenditure according to type of expenditure, and expenditure allocation for routine and non-routine costs. 3) Auditing at these three madrasahs includes internal (madrasah heads) and external (Barsel Regency Ministry of Religion) audits with examination of evidence of detailed income and expenditure, carried out at least once a semester (BOS fund accountability repor

    Hubungan Motivasi Kerja dengan Disiplin Kerja pada Karyawan PT. Pelindo Daya Sejahtera Banjarmasin

    Get PDF
    Sumber daya manusia sangat penting untuk kemajuan industri, ilmu pengetahuan, dan pengembangan. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang kompeten, mempunyai semangat dan disiplin yang tinggi dalam menjalankan peran dan fungsinya, baik untuk kepentingan pribadi maupun tujuan organisasi, di era modern dengan kemajuan teknologi yang begitu pesat. Setiap karyawan tentu memiliki motivasi yang berbeda dalam menjalankan pekerjaannya untuk mencapai tujuan perusahaan. Motivasi tersebut dapat menjadi pendorong utama bagi karyawan dalam melaksanakan tugas-tugas mereka. Terdapat hubungan yang sangat erat antara motivasi kerja dan disiplin. Salah satu komponen yang sangat penting dalam mencapai tujuan perusahaan adalah kedisiplinan. Kurangnya disiplin kerja dapat menghambat pertumbuhan organisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasi untuk penelitian ini mencakup semua karyawan di PT. Pelindo Daya Sejahtera Banjarmasin yang berjumlah 579 karyawan dan sampel dari penelitian ini sebanyak 85 orang karyawan, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik probability sampling dengan jenis simple random sampling. Alat ukur dalam penelitian ini menggunakan skala motivasi kerja dan disiplin kerja. Hasil penelitian ini, yaitu: (1) Tingkat motivasi kerja karyawan berada pada kategori tinggi dengan persentase 72,9% dan 27,1% berada pada kategori sedang. (2) Tingkat disiplin kerja karyawan berada pada kategori tinggi dengan persentase 94,1% dan 5,9% berada pada kategori sedang. (3) Terdapat hubungan antara variabel motivasi kerja (X) dengan variabel disiplin kerja (Y) pada karyawan PT. Pelindo Daya Sejahtera Banjarmasin dengan nilai signifikan 0,000 < 0,05 dan nilai Adjusted R Square sebesar 0,244 yang artinya variabel motivasi kerja memberikan sumbangsih sebesar 24% terhadap variabel disiplin kerj

    Analisis Penetapan Kabul Perkara Dispensasi Kawin bagi Anak di Bawah Umur Tahun 2023 Pada Pengadilan Agama Batulicin

    Get PDF
    Penelitian ini tentang 10 penetapan perkara sebagai sample dari ratusan perkara permohonan dispensasi kawin yang dikabulkan oleh hakim Pengadilan Agama Batulicin pada tahun 2023. Dalam penjelasan umum revisi Undang-undang RI nomor 16 Perkawinan yang telah diundangkan pada tanggal 15 Oktober 2019 disebutkan bahwa menaikkan usia minimal kawin bagi wanita bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya perkawinan pada usia anak. Tetapi dalam praktiknya, kurang lebih empat tahun sejak perubahan ketentuan batas minimal usia kawin bagi wanita dari 16 tahun menjadi 19 tahun, ternyata belum berhasil menekan perkawinan usia dini. Itu ditandai dengan permohonan perkara dispensasi kawin pada Pengadilan Agama Batulicin Kabupaten Tanah Bumbu malah meningkat tajam, bahkan mayoritas dari permohonan dispensasi tersebut dikabulkan oleh hakim Pengadilan Agama. Oleh karena itu, perlu analisis lebih mendalam terkait dasar hukum hakim mengabulkan banyaknya perkara dispensasi nikah di saat undang-undang yang berfungsi untuk mengantisipasi perkawinan usia anak telah disahkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana dasar hukum hakim Pengadilan Agama Batulicin terhadap penetapan kabul perkara permohonan dispensasi kawin bawah umur tahun 2023. Mengetahui bagaimana pertimbangan hakim Pengadilan Agama Batulicin terhadap penetapan kabul perkara permohonan dispensasi kawin bawah umur tahun 2023 dalam perspektif tujuan Hukum Islam. Penelitian ini merupakan penelitian normatif. Ia menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan analitis (analytical approach). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dasar hukum hakim Pengadilan Agama Batulicin dalam memutuskan perkara dispensasi kawin di antaranya adalah Undang-Undang nomor 16 tahun 2019 tentang perubahan atas UndangUndang 1 tahun 1974 tentang perkawinan, Peraturan Mahkamah Agung Nomor 5 tahun 2019 tentang pedoman mengadili Dispensasi Kawin, dan kaidah fikih yang berkaitan. Pertimbangan hukum hakim Pengadilan Agama di Kalimantan Selatan dalam mengadili perkara dispensasi kawin tidak terlepas dari pandangan mereka terhadap kondisi sosiologis, fisiologis dan geografis masyarakat sekitar mereka. peraturan batas usia minimal pernikahan berkesesuaian dengan lima komponen tujuan Hukum Islam, tetapi ketika hakim memutuskan untuk mengabulkan perkara dispensasi kawin tidak dapat dianggap melanggar tujuan Hukum Islam, sebab dalam pertimbangannya, ia menilai bahwa lebih banyak kemaslahatan yang muncul ketika ia menerima permohonan tersebut daripada ia menolaknya

    Penguatan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti bagi Siswa Muslim Minoritas (Studi Kasus di SMP Negeri 2 Tanta Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong)

    Get PDF
    Keberadaan siswa yang beragama Islam di lingkungan yang banyak non muslim menjadikan tantangan tersendiri bagi dunia pendidikan, khususnya dimana siswa tersebut menuntut ilmu. Sebagai ummat muslim sudah seharusnya untuk meningkatkan kekuatan iman dan menambah pengetahuannya tentang agama Islam, salah satunya para siswa musim yang sedang menjalani pendidikan. Hal ini menjadi catatan penting bagi sekolah dan guru untuk memberikan penguatan agama Islam melalui pelajaran PAI dan Budi Pekerti dalam pembelajaran agar menjadikan para siswa sebagai pribadi yang taat kepada sang pencipta dan menjadi seseorang yang berbudi pekerti luhur. Penelitian ini berusaha untuk menggali data tentang penguatan Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti bagi Siswa Muslim Minoritas di SMP Negeri 2 Tanta Kecamatan Tanta Kabupaten Tabalong, dengan melihat pembelajaran di kelas dengan berbagai sistem di dalamnya serta bentuk upaya penguatan pendidikan agama Islam dan budi pekeri yang dilakukan oleh sekolah dan guru iu sendiri. Penelitian ini bejenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode penelitian qualitative method dengan lokasi penelitian yaitu SMP Negeri 2 Tanta, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong dengan subjek utama penelitian yaitu siswa-siswi dan guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti bagi Muslim Minoritas di SMP Negeri 2 Tanta dilakukan di mushalla dan terpisah dengan siswa non muslim. Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dengan menggunakan kurikulum 2013 dengan materi semua komponen pembelajaran (Akidah Akhlak, Alquran Hadits, Fiqih dan Sejarah Kebudayaan Islam) yang sudah dijadikan satu rumpun, metodenya menggunakan ceramah, tanya jawab dan praktik dengan model pembelajaran Contexual Learning. Adapun upaya penguatan Pendidikan Agama Islam bagi muslim minoritas di SMP Negeri 2 Tanta dilakukan melalui beberapa kegiatan keagamaan seperti pembiasaan shalat berjamaah, kegiatan membaca Alquran, peringatan hari besar agama Islam khususnya Maulid Nabi Muhammad Saw dan Isra Mi’raj, kegiatan keagamaan di bulan Ramadhan atau pesanten kilat, ekstrakurikuler dan halal bi halal sekaligus silaturahmi orang tua. Kegiatan tersebut dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan kepada setiap siswa muslim sekaligus sebagai bentuk penguatan pendidikan serta menjadikan mereka sebagai pribadi muslim yang diharapkan oleh bangsa, negara dan agam

    Dinamika Pernikahan Dini: Implikasi Sosial Budaya Dalam Perspektif Fikih Munakahat (Studi Pada Masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara)

    Get PDF
    Kabupaten Hulu Sungai Utara menjadi salah satu dari tiga Kabupaten yang angka pernikahan dininya tinggi di Provinsi Kalimantan Selatan, hal ini dibuktikan dengan data permohonan dispensai nikah yang ada di Pengadilan Agama. Penelitian ini mengkaji dinamika pernikahan dini di Kabupaten Hulu Sungai Utara dari perspektif fikih munakahat dan implikasinya terhadap social budaya. Penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang mempengaruhi praktik pernikahan dini, serta implikasi sosial dan budaya yang timbul dari fenomena tersebut. Pendekatan fikih munakahat digunakan untuk menganalisa kesesuaian praktik ini dengan ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana dinamika pernikahan dini perspektif fikih munakahat pada Kabupaten Hulu Sungai Utara dan implikasinya terhadap sosial budaya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologi hukum. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan: Reduksi data, Penyajian data, dan Verifikasi data. Teknik keabsahan data menggunakan Triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pernikahan dini bisa terjadi karena faktor eksternal semisal ekonomi, pendidikan, orang tua, dan media massa faktor internal berupa adat, budaya local, dan Broken Home. Dan dalam perspektif Islam bahwa syarat pernikahan adalah baligh, pernikahan dini yang terjadi di masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara pada umumnya dikarenakan kekhawatiran masyarakat akan terjadinya pelanggaran norma agama. Namun, meskipun begitu hal ini ternyata berimplikasi dengan munculnya permasalahan baru yaitu perceraian din

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇