IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Persepsi Hakim Tentang Makna Istri Tidak Dapat Menjalankan Kewajiban dalam Persyaratan Poligami (Studi di Pengadilan Agama Amuntai)
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya pasal 4 ayat (2) UndangUndang Perkawinan Nomor 1 Tahun 1974 jo Undang-Undang Nomor 16 Tahun
2019, yaitu istri tidak dapat menjalankan kewajibannya sebagai istri, istri mendapat
cacat atau penyakit yang tidak dapat disembuhkan dan istri tidak dapat melahirkan
keturunan. Terkait dengan syarat pertama, undang-undang tidak menjelaskan lebih
lanjut atau memberikan batasan yang jelas mengenai apa saja yang termasuk
kewajiban seorang istri. Maka dari itu, hakim sebagai orang yang berwenang serta
berperan dalam memberi atau tidak memberi izin poligami, dapat memberikan atau
memperjelas kewajiban apa saja yang dipikul oleh istri yang tidak dapat dijalankan
oleh istri sehingga seorang suami dapat diberi izin untuk berpoligami.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi hakim dalam
memberikan makna istri tidak dapat menjalankan kewajiban yang disebutkan dalam
persyaratan poligami serta alasan yang digunakan hakim dalam memberikan makna
istri tidak dapat menjalankan kewajiban.
Penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif
dan bersifat deskriptif. Penelitian ini berlokasi di Pengadilan Agama Amuntai.
Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan
sumber data yaitu informan dari para Hakim Pengadilan Agama Amuntai Kelas 1B.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan penulis bahwa makna istri
tidak dapat menjalankan kewajiban dalam persyaratan poligami ialah pertama,
hakim dalam memberikan makna istri tidak dapat menjalankan kewajiban lebih
menitikberatkan pada maslahat dengan melihat fakta dalam persidangan, dan
kedua, makna istri tidak dapat menjalankan kewajiban adalah ketidakmampuan
menjalankan nafkah batin disebabkan faktor penyakit fisik, psikis, dan umur.
Alasannya yang digunakan hakim adalah hakim tidak bisa terpaku dengan UndangUndang, sehingga dalam mengadili suatu perkara perlu memperhatikan aspek
keadilan dan kemaslahatan, dan alasan selanjutnya adalah karena nafkah batin
kewajiban mutlak seorang istri
Pengaruh Persepsi dan Motivasi Masyarakat Non Muslim Banjarmasin Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah di Bank Sinarmas Syariah KCS Banjaarmasin
Penelitian ini bertolak dari pemikiran bahwa Seiring berjalannya waktu
ternyata kehadiran bank syariah tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh umat
muslim, tetapi bagi masyarakat non muslim karena adanya pengaruh persepsi nilai
dan motivasi dalam diri sehingga masyarakat non muslim berminat untuk menjadi
nasabah di Bank Syariah.
Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) yaitu
penelitian dengan data yang digali dan diteliti secara langsung dilapangan.
Pengambilam sampel menggunakan teknik kuota sampling sebanyak 100 orang
sesuai yang diinginkan oleh peneliti. Jenis data adalah kuantitaif, dengan
menyebarkan angket/kuesioner kepada masyarakat non muslim yang menjadi
nasabah di Bank Sinarmas Syariah kcs Banjarmasin yangyang ditabulasi dan
dianalisis menggunakan uji regresi dengan bantuan program SPSS Versi 22.
Melalui beberapa uji kuantitafif, penelitian ini menghasilkan temuan-temuan:
Pertama: Persepsi masyarakat non-Muslim Banjarmasin memiliki pengaruh secara
parsial terhadap keputusan menjadi nasabah di Bank Sinarmas Syariah KCS
Banjarmasin. Kedua: Motivasi masyarakat non-Muslim Banjarmasin memiliki
pengaruh secara parsial terhadap keputusan menjadi nasabah di Bank Sinarmas
Syariah KCS Banjarmasin. Ketiga: Kombinasi antara persepsi dan motivasi
masyarakat non-Muslim Banjarmasin memiliki pengaruh secara simultan terhadap
keputusan menjadi nasabah di Bank Sinarmas Syariah KCS Banjarmasin
(R=0.072)
Pendapat Mahasiswa Fakultas Syariah UIN Antasari Banjarmasin Terhadap Penanganan Gelandangan dan Pengemis di Kota Banjarmasin
Permasalahan Gelandangan dan Pengemis di Kota Banjarmasin masih menjadi
perhatian masyarakat khususnya bagi Pemerintah Kota Banjarmasin. Para
gelandangan dan pengemis yang terus berdatangan ke jalanan tidak jera meskipun
sudah beberapa kali ditertibkan. Hal ini memerlukan banyak upaya baik dari
pemerintah maupun masyarakat sipil. Termasuk juga pendapat dari sudut pandang
Mahasiswa, ide dan gagasannya untuk turut serta membantu dan mendukung
pemerintah dalam menangani permasalahan gelandangan dan pengemis yang cukup
ramai di Kota Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum empiris dengan
pendekatan sosiologi hukum, yang membahas mengenai hukum yang ada
dimasyarakat.
Berdasarakan analisis penulis menunjukkan bahwa pendapat mahasiswa
dari segi perspektif hukum mengenai penanganan gelandangan dan pengemis yang
dilakukan oleh pemerintah kota Banjarmasin yang dituangkan dalam perda cukup
memberikan kontribusi positif dalam meminimalisir gelandangan dan pengemis di
Kota Banjarmasin. Meskipun belum dapat dikatakan sempurna dalam
penerapannya karena terdapat berbagai macam kendala yang menjadi
penghambatnya, seperti akar permasalahannya yakni kemiskinan
Pengaruh Pengetahuan Lokasi dan Reputasi Terhadap Minat Menabung di Bank Syariah Pada Masyarakat Desa Anjir Kalampan
Pemahaman Masyarakat Terhadap Pemikiran Syekh Al-Imam Abu Muhammad Tentang Etika Berumah Tangga dalam Kitab Qurratul ‘Uyun
Kasus perceraian di Indonesia pada tahun 2022 telah mencapai 516. 344 kasus. Jumlah kasus tersebut meningkat 15, 3% dibandingkan pada tahun sebelumnya yaitu pada tahun 2021 yaitu terjadi sebanyak 447.743kasus. Untuk mengatasi hal tersebut ulama banyak memberikan pemikirannya dalam menjaga hubungan suami-istri salah satunya etika berumah tangga di dalam kitab Qurratul ‘Uyun. Tujuan penelitian ini adalah guna mengetahui pemahaman masyarakat mengenai pemikiran syekh Al Imam Abu Muhammad tentang etika berumah tangga dalam Kitab Qurratul ‘Uyun dan mengetahui alasan atau dasar hukum dari masyarakat mengenai
pemahaman etika berumah tangga di kitab Qurratul ‘Uyun dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan hukum empiris. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif
terhadap data yang diperoleh. Hasil penelitian mengenai pemahaman masyarakat tentang Etika berumah tangga dalam kitab Qurratul ‘Uyun. Meskipun mendukung pemikiran tersebut, terdapat variasi jawaban dalam konteks kondisi saat ini. Analisis menunjukkan bahwa memaksakan seluruh etika dapat
menyebabkan konflik dalam rumah tangga, dianggap membuat ajaran Islam terasa kaku, dan berpotensi merusak hubungan pernikahan. Pemahaman masyarakat menekankan untuk tidak menjadikan istri sebagai pusat
perhatian untuk menghindari fitnah. Dalam hal alasan atau dasar hukum masyarakat memberikan data dalam beberapa variasi alasan atau dasar
hukum, yaitu perbedaan adat antara Indonesia, khususnya masyarakat
Banjar, Indonesia dan daerah Arab. Ditemukan juga perbedaan dalam tafsir
ayat Al-Qur'an, terutama surah An-Nur ayat 31, seperti perbedaan pandangan terkait aurat wanita di luar sholat. Kaidah fiqih yang berhubungan dengan niat dan kemudharatan, surah Al-Ahzab ayat 33, dan penyampaian fatwa ulama mesir sebagai dasar hukum sebagai pemahaman masyarakat terhadap etika berumah tangga dalam kitab Qurratul ‘Uyun
Problematika Pembelajaran PAI Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Pada Generasi Z di SMA Negeri 1 Tanjung
Pesatnya perkembangan zaman, segala aspek kehidupan tidak terlepas
dari yang namanya Teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Penggunaan
teknologi informasi dan komunikasi sangat berperan penting dalam dunia
pendidikan. TIK diperlukan dalam peningkatan mutu belajar siswa terlebih lagi
pada generasi Z yang menyukai pembelajaran berbasis TIK. Perkembangan TIK
yang semakin canggih menambah peran dari guru dalam menyiapkan siswa
generasi Z, selain itu juga mempengaruhi proses kegiatan belajar mengajar
sehingga guru banyak mendapati permasalahan ketika menggunakan
pembelajaran yang berbasis TIK.
Berdasarkan permasalahan tersebut peneliti tertarik untuk melakukan
penelitian yang tujuannya untuk mengetahui apa saja problematika pembelajaran
PAI berbasis teknologi informasi dan komunikasi pada generasi Z serta faktor
pedukung dan penghambat pembelajaran PAI berbasis teknologi informasi dan
komunikasi pada generasi Z.
Subjek penelitian ini yaitu 1 orang Kepala Sekolah, 2 orang guru PAI, dan
6 orang Siswa/i yang melaksanakan pembelajaran PAI dari kelas X sampai XI di
SMA Negeri 1 Tanjung. Adapun objek penelitiannya adalah Problematika
pembelajaran PAI berbasis TIK pada generasi Z di SMA Negeri 1 Tanjung serta
faktor pendukung dan penghambat pembelajaran PAI berbasis TIK. Pengumpulan
data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setelah data
terkumpul kemudian diproses dan dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam menerapkan pembelajaran yang
berbasis TIK ada beberapa problematika yang dihadapi guru seperti, Jaringan
internet sekolah yang sulit diakses, kurangnya kreatifitas guru dalam
mengembangkan pembelajaran yang berbasis TIK dan telepon genggam lelet
ketika mengakses intenet. Adapun faktor penghambat pembelajaran PAI berbasis
TIK yakni sarana dan prasarana terbatas dan faktor penghambat pembelajaran PAI
berbasis TIK yakni tersedianya infrastruktur TIK, pelatihan teknologi bagi guru
yang diadakan oleh sekolah, dan penerapan kurikulum berbasis TIK disekolah
Strategi Bank Syariah Indonesia KCP Amuntai dalam Mempertahankan Jumlah Dana Nasabah Pada Produk Wadi’ah
Penelitian ini di latar belakangi persaingan antar perbankan dalam meraih
nasabah danmempertahankan dana yang telah disimpan di Bank Syariah Indonesia
Kcp Amuntai pada produk wadi’ah, terutama terhadap dana yang cukup besar
yang telah disetorkan antara Rp. 100 juta sampai Rp. 1 Miliyar, dan tentu ada
kendala lapangan yang mesti diatasi.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi Bank Syariah Indonesia
Kcp Amuntai dalam mempertahankan jumlah dana nasabah pada produk wadi’ah,
dan mengetahui kendala yang mempengaruhi penerapan strategi yang dilakukan
Bank Syariah Indonesia Kcp Amuntai dalam mempertahankan jumlah dana
nasabah pada produk wadi’ah. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field
research) yang ber-sifat deskriptif. Untuk menggali datanya dilakukan dengan
wawancara dan dokumentasi. Hasilnyadiolah dengan teknik editing dan tabulasi.
Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berdasarkan ekonomi Islam, dan
ditarik kesimpulannya.
Hasil analisis bahwa strategi yang diterapkan Bank Syariah Indonesia Kcp
Amuntai telah mampu dan berhasil dalam mempertahankan jumlah dana nasabah
yang selama ini tersimpan, dan sebagai aspek hubungan yang saling
menguntungkan dan bermitra, dengan strategi bisnis yang mengedepankan sikap
dan perilaku simpatik, sehingga menjadi pelanggan loyal (entrenched).
Mempertahankan nasabah/pelanggan berarti meningkatkan kinerja keuangan dan
dapat mempertahankan kelangsungan hidup suatu perusahaan. Untuk mencapai
visi bank, khususnya Bank Syariah Indonesia Kcp Amuntai untuk menjadi Bank
Syariah pilihan masyaraka
Pembagian Harta Bersama Akibat Perceraian bagi Istri yang Bekerja sebagai TKW (Studi Analisis Putusan Pengadilan Agama Blitar Nomor 0119/Pdt.G/2018/PA.BL)
Penulisan ini dilatarbelakangi dengan adanya satu putusan Pengadilan
Agama Blitar dengan Nomor 0119/Pdt.G/2018/PA.BL mengenai pembagian harta
bersama, yang didalamnya Majelis Hakim menetapkan putusan dengan membagi
harta bersama tersebut masing-masing mendapatkan 6/10 bagian untuk Penggugat
dan 4/10 bagian untuk Tergugat. Pembagian ini tentunya bertentangan dengan
peraturan yang berlaku yang membagi harta bersama masing-masing pihak
mendapatkan setengah bagian. Maka dari itu, tujuan penulisan ini untuk
mengetahui pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam memutus perkara
pembagian harta bersama tersebut.
Metode penelitian yang digunakan penulis yaitu jenis penelitian hukum
normatif dengan pendekatan analitis, sumber data primer yang digunakan dalam
penelitian ini berupa putusan Pengadilan Agama Blitar Nomor
0119/Pdt.G/2018/PA.BL, serta data sekunder yang menunjang terkait
permasalahan yang diteliti yakni mengenai pembagian harta bersama.
Hasil dari penelitian ini yaitu Majelis Hakim membagi harta bersama
6/10:4/10 dengan pertimbangan bahwa yang paling banyak berkontribusi dalam
pengumpulan harta bersama adalah Penggugat. Putusan Majelis Hakim ini tentunya
berdasarkan kepada fakta-fakta dan bukti-bukti yang ada dipersidangan. Dengan
demikian, walaupun pembagian harta bersama tersebut tidak sesuai dengan
peraturan yang berlaku, tetapi pembagiannya sudah memenuhi rasa keadilan untuk
para pihak. Adil disini memberikan haknya sesuai dengan usahanya. Jadi,
pembagian harta bersama tidak mesti dibagi dua sama rata antara suami istri, tetapi
dilihat juga kontribusinya dalam mengumpulkan harta bersama agar pembagian
harta bersama tersebut menciptakan rasa keadilan bagi para pihak
Analisis Pesan Dakwah Dalam Program Acara Cahaya Pagi Pada Channel Youtube Khazanah Trans7 Official.
Di era modern, dakwah menjadi bagian penting bagi umat Islam dan dapat
dilakukan melalui media digital seperti YouTube. Moh. Ali Aziz dalam bukunya
"Ilmu Dakwah" menekankan pentingnya proses dakwah yang berkesinambungan
dengan syariat Islam sebagai pedoman utama. Perkembangan internet dan media
sosial mempermudah penyebaran dakwah, menjangkau audiens yang lebih luas
termasuk generasi muda. Khazanah Trans7 Official memainkan peran penting
dalam menyediakan konten dakwah yang relevan dan mudah dipahami,
mengajarkan pentingnya hubungan sosial yang baik dan pergaulan yang bijak.
Melalui dakwah yang kreatif dan efektif, diharapkan dapat meningkatkan
pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang ajaran Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja isi pesan dakwah yang
terkandung dalam program acara Cahaya Pagi pada episode “senang silaturahmi
perluas rezeki, dan panjang umur” serta mengetahui apa saja isi pesan dakwah
yang terkandunng dalam program acara Cahaya Pagi pada epidose “Pergaulanmu
menentukan syurgamu.
Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis isi (content analysis),
sebuah teknik sistematis yang dirancang untuk mengkaji dan menginterpretasi
pesan-pesan dalam komunikasi. Metode ini berfungsi sebagai alat observasi dan
analisis terhadap perilaku komunikasi yang ditampilkan oleh komunikator yang
dipilih, dengan fokus pada konten pesan yang disampaikan.
Hasil Pada Penelitian ini pesan dakwah yang terkandung dalam episode
“Senang Silaturahmi, perluas rezeki, dan panjang umur” bahwa pesan-pesan
dakwah dalam Islam terkait dengan akidah, syariah, dan akhlak sangat mendalam
dan memiliki relevansi yang kuat dengan kehidupan umat Muslim. Pesan dakwah
yang terkandung dalam episode “Pergaulanmu menentukan syurgamu”. Pesan
dakwah mencakup pada akidah, syariah akhlak yang disampaikan menyoroti
pentingnya memilih pergaulan yang mendukung keimanan, hukum- hukum dalam
aktivitas kehidupan dan segi akhlak pergaulan dalam lingkungan sosia
Visualisasi Ayat Al-Qur’an Melalui Gambar Di Akun Instagram (@Memeislam.Id)
Al-Qur’an menjadi sumber info mengajarkan banyak hal, salah
satunya nilai-nilai moral yang bersifat tak berbentuk, sebagai akibatnya perlu
adanya visualisasi dalam media supaya bisa lebih praktis dipahami oleh
masyarakat. Tafsir virtual yang dimaksud pada penelitian ini merupakan
fenomena gambaran pemahaman terhadap redaksi wahyu, dalam hal ini ayat�ayat Al-Qur’an dan riwayat hadis melalui media sosial virtual.
Sehingga dapat dirumuskan masalah penelitian ini sebagai berikut: a.
Bagaimana Pola Interpretasi Ayat Al-Qur’an Melalui Meme @memeislam.id
dan b. Apa Saja Kecendrungannya yang digunakan pada meme di Instagram
memeislam.id.
Penelitian ini mengggunakan pendekatan kualitatif, enelitian ini
menggunakan pendekatan kualitatif. Dalam memperoleh data-data yang
dibutuhkan, maka penulis melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan
juga studi literatur. Subjek dari penelitian ini adalah akun Instagram
@memelslam.id. Sedangkan yang menjadi subjek dalam penelitian ini adalah
akun Instagram @memeislam.id.
Dari hasil analisis yang di lakukan terhadap akun @memeislam.id
penulis membagi meme menjadi dua yaitu : analisis ayat Al-Qur’an dalam
bentuk sosial dan bentuk ibadah, penulis mendapatkan 6 postingan pada bulan
Februari 2022 – bulan November 2023 dalam akun Instagram @memeislam.id
mengenai makna denotasi, konotasi, pesan moral dan analisis ayat. Maka penulis
dapat mengambil kesimpulan sebagai berikut: denotasi, konotasi, pesan moral,
analisisi ayat. Kecendrungan ialah banyak menggunkan meme yang bergambar
kartun Spongebob Squerpant, dan untuk ayatnya sendiri banyak menggunakan
ayat ibadah dan sosia