IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Perceraian Akibat Campur Tangan Orang Tua Yang Tinggal Serumah Studi Kasus di Desa Sungai Bakung Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh campur tangan orang tua yang tinggal
serumah yang berakhir pada perceraian. Tujuannya untuk mengetahui bagaimana
perceraian akibat campur tangan orang tua yang tinggal serumah dan apa faktor
yang melatar belakangi putusnya perkawinan akibat caampur tangan orang tua
yang tinggal serumah. Penelitian ini relevan mengingat banyaknya perceraian
yang terjadi dalam rumah tangga yang tinggal bersama dengan orang tua apakah
hal tersebut faktor internal dari suami istri ataupun pihak ketiga yang ikut campur
dalam rumah tangga suami istri.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif empiris yang dilakukan
secara langsung kelapangan, dimana data diperoleh langsung dari kehidupan
masyarakat dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi sehingga menjadi
sebuah karya ilmuah dengan tahapan pendahuluan, pengumpulan data,
pengolahan dan penyempurnaan data.
Hasilnya menunjukkan bahwa perceraian yang terjadi pada masyarakat
memang mempunyai unsur yang berasal dari campur tangan orang tua yang pada
kebanyakannya tersebut berasal dari faktor ekonomi, kurangnya komunikasi
ataupun sifat dari seorang anak yang tidak disukai oleh orang tua sehingga orang
tua memerintahkan anaknya untuk berceraian hal ini pada dasarnya disebabkan
orang tua mengetahui kehidupan rumah tangga anak karena pasangan suami dan
istri tersebut tinggal bersama dengan orang tua. Oleh karena itu alangkah baiknya
pasangan suami istri memiliki pemahaman dan bekal sebelum menikah sehingga
hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi pada pasangan suami istri yang
mengakibatkan putusnya perkawinan. Dari paparan diatas menunjukkan
bahwasanya terhadap penelitian yang Penulis teliti telah menyalahi dari pada
ajaran hukum Islam yang mana dalam ajaran Islam orang tua tidak boleh ikut
campur urusan rumah tangga anak yang sudah menikah. Dalam Islam para ulama
menjelaskan tentang perang orang tua terhdap anak yaitu hanya sebatas
memberikan nasehat kepada seorang anak tidak boleh lebih apalagi sampai
memerintahkan seroang anak untuk bercerai
Kesejahteraan Anak Pasca Perceraian di Kota Banjarmasin
Perceraian merupakan fenomena yang semakin umum terjadi dalam
masyarakat modern dan dapat memberikan dampak signifikan terhadap kondisi
emosional dan psikologis anak-anak yang terlibat. Anak-anak yang mengalami
perceraian orang tua seringkali menghadapi perubahan besar dalam kehidupan
mereka, termasuk perubahan dalam struktur keluarga, dinamika hubungan dengan
orang tua, dan stabilitas lingkungan mereka. Oleh karena itu, penelitian ini penting
dilakukan untuk memahami kondisi dan kebutuhan anak-anak dalam situasi
perceraian, serta untuk memberikan rekomendasi yang dapat membantu orang tua,
kesehatan mental dalam mendukung kesejahteraan anak pasca perceraian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggapan ataupun
pendapat anak yang orang tuanya telah bercerai terhadap kesejahteraan anak pasca
perceraian dilihat dari keadaan ekonomi, emosional dan psikologis yang dialami
anak tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris, sehingga untuk
memperoleh data di kecamatan Banjarmasin Timur, Selatan, Utara dan Barat kota
Banjarmasin, dilakukan penelitian kepada 9 masyarakat (Anak yang orang tuanya
telah bercerai) dan pendapat hakim terhadap kesejahteraan anak pasca perceraian
di Kota Banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas hubungan dengan kedua
orang tua setelah perceraian adalah faktor utama yang mempengaruhi kesejahteraan
anak. Anak-anak yang memiliki hubungan baik dan komunikasi yang efektif
dengan kedua orang tua lebih mampu menyesuaikan diri dengan perubahan yang
terjadi. Stabilitas lingkungan, seperti tempat tinggal dan sekolah yang tidak berubah,
juga memberikan kontribusi positif terhadap rasa aman anak. Selain itu, kondisi
ekonomi keluarga dan konflik berkelanjutan antara orang tua ditemukan berdampak
signifikan terhadap kesehatan mental dan emosional ana
Penguasaan Sisa Harta Warisan Yang Belum Dibagi Oleh Salah Satu Ahli Waris (Studi Kasus di Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari)
Hukum kewarisan dalam Islam mengatur perpindahan harta dari seseorang
yang meninggal dunia kepada ahli waris yang masih hidup dengan aturan yang jelas
untuk menghindari perselisihan. Islam menekankan pentingnya keadilan dalam
pembagian warisan, sebagaimana yang diajarkan dalam Al-Qur'an dan Hadis.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kasus penguasaan sisa harta warisan yang
belum dibagi oleh salah satu ahli waris di Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari,
Kabupaten Tanah Laut.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan
pendekatan deskriptif kualitatif, yang meenggunakan observasi dan wawancara
langsung di lapangan. Lokasi penelitian berada di Jl. Purnawirawan Gg. Damai RT.
012 RW. 001. Kelurahan Angsau Kecamatan Pelaihari
Hasil penelitian menunjukkan adanya ketidakadilan dalam proses
pembagian harta warisan, di mana salah satu ahli waris menguasai seluruh sisa harta
warisan tanpa persetujuan dari ahli waris lainnya. Hal ini disebabkan oleh
kurangnya pemahaman mengenai hukum waris dan tidak adanya upaya mediasi
yang efektif. Penguasaan sisa harta warisan secara sepihak bertentangan dengan
prinsip keadilan dalam hukum Islam, yang mengharuskan pembagian harta
dilakukan secara adil dan proporsional sesuai ketentuan Al-Qur'an dan Hadis.
Tindakan ini dianggap tidak sah menurut hukum Islam dan memerlukan
penyelesaian melalui mediasi atau peradilan syariah untuk memastikan hak setiap
ahli waris terpenuh
Manajemen Akreditasi Sekolah di SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin
Perkembangan lembaga pendidikan tidak lepas dari evaluasi diri sekolah
yang nantinya akan berpengaruh terhadap pelaksaanan akreditasi. Akreditasi
sekolah adalah kegiatan penilaian (asesmen) sekolah yang dilakukan secara
sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal
(visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah.
Tujuan dari penelitian ini untuk menjawab fokus penelitian mengenai
manajemen akreditasi sekolah melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal
(visitasi). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif.
Sumber data yang diperoleh dengan melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Dengan menjadikan informan utama kepala sekolah, serta informan
tambahan tenaga pedidik dan kependidikan, tim akreditasi, staf BAN-S/M, dan
pengawas sekolah.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, manajemen akreditasi sekolah di
SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin melakukan akreditasi melalui kegiatan evaluasi
diri dan evaluasi eksternal (visitasi). Evaluasi diri yakni, pertama perencanaan,
kedua pengorganisasian, ketiga pelaksanaan, dan keempat pengawasan. Evaluasi
eksternal (visitasi), pertama validasi data dan informasi, kedua verifikasi data dan
informasi, dan ketiga klarifikasi data dan informasi. Setelah melakukan pengamatan
lebih lanjut dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan manajemen akreditasi di
SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin sudah sesuai dengan tahap-tahap manajemen
akreditasi sekolah dan terlaksana dengan baik
Pembiayaan Syariah Sektor Pertanian Pada Produk KUR Syariah iB Ar-Rahman di Bank Kalsel Syariah
Penelitian ini bertolak pada pemikiran bahwa Kalimantan Selatan memiliki
potensi besar dalam pertanian, tetapi petani sering menghadapi kesulitan
mendapatkan dana. Bank syariah bisa memberikan solusi dengan cara yang lebih
sesuai dengan kebutuhan petani. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peluang
pembiayaan syariah di sektor pertanian Kalimantan Selatan.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang
menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Melalui analisis SWOT, penelitian
ini mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam
pengembangan pembiayaan syariah, khususnya pada produk KUR Syariah iB Ar�Rahman di Bank Kalsel Syariah.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa Kekuatan produk ini meliputi jenis
pembiayaan yang beragam, persyaratan yang mudah dipenuhi, serta penggunaan
dua jenis akad yang memberikan fleksibilitas bagi petani. Namun demikian,
terdapat beberapa kelemahan seperti kurangnya contoh kasus yang sukses dan
tingginya risiko gagal panen serta gagal bayar. Peluang terbuka lebar dengan
tingginya minat petani terhadap pembiayaan dan adanya solusi alternatif untuk
mengalihkan fokus ke sektor perdagangan. Sementara itu, ancaman utama
meliputi kesulitan dalam menyesuaikan skema pembayaran dengan pendapatan
petani yang tidak tetap serta kurangnya dukungan regulasi untuk
mengembangkan produk KUR Syariah di sektor pertania
Pesan Dakwah Persuasif K.H. Abdullah Gymnastiar pada Channel YouTube Aa Gym Official
Media YouTube menjadi sarana praktis dan ampuh untuk berbagi motivasi
dan inspirasi bagi masyarakat luas. Pemanfaatan youtube sebagai saluran dalam
berdakwah dan juga menyampaikan materi agama telah dilakukan oleh beberapa
ustadz dan ulama, salah satunya ialah akun youtube Aa Gym Official. pada kanal
YouTube Aa Gym memiliki jumlah subscriber yang luar biasa yaitu sebanyak
935rb subscriber. Selain memanfaatkan kemajuan teknologi internet sebagai
media penyiaran yang cepat dan efektif, akun youtube Aagym juga menawarkan
konten dakwah yang update, menarik, dan pastinya memotivasi semua kalangan.
Penyampaian dakwah sendiri perlu disampaikan secara persuasif, agar masyarakat
merasa sebagai mad’u yang didakwahi dan mereka dapat mematuhi serta
menerima seruan dai sehingga mereka merasa sedang melakukan keinginannya
sendiri bukan atas keterpaksaan atau kehendak orang lain.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui secara spesifik terkait teknik
pesan dakwah persuasif yang disampaikan oleh K.H. Abdullah Gymnastiar pada
channel YouTube Aa Gym Official. Untuk menganalisis permasalahan tersebut,
peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Terkait dengan jenis penelitian,
peneliti memilih library research atau disebut juga penelitian kepustakaan. Subjek
pada penelitian ini adalah konten dakwah pada YouTube K.H. Abdullah
Gymnastiar sedangkan yang menjadi objek dalam penelitian ini adalah yang
berkaitan dengan rumusan masalah yaitu teknik dakwah persuasif K.H. Abdullah
Gymnastiar Pada Channel YouTube “Aagym Official”. Selanjutnya, data akan
dikumpulkan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan studi kepustakaan.
Pada hasil penelitian ini menunjukkan bahwa K.H. Abdullah Gymnastiar
dapat membuat hubungan antara dakwah dan realitas sosial melalui (teknik
asosiasi), agar memberikan kesadaran dengan kalimat yang menimbulkan
kecemasan melalui (teknik fear arousing), dikemas dengan kalimat yang menarik
dan indah melalui (teknik tataan), dikuatkan oleh pengalaman pribadi (teknik
integrasi), dan didukung dengan sebuah reward (teknik ganjaran). Tetapi,
bagaimanapun tidak dapat menghindari argumen yang lemah dan menunjukkan
perdebatan (teknik red-herring)
Penerapan Kegiatan Keagamaan untuk Meningkatkan Kualitas Akhlak Peserta Didik Kelas X di MAN 1 Banjarmasin
Penanaman akhlak pada remaja saat ini sangat penting dilakukan. Remaja
sangat rentan terpengaruh perilaku negatif yang dapat menggerus akhlak mulia.
Berbagai upaya perlu dilakukan agar remaja selalu berperilaku sesuai akhlak
dalam Islam. kegiatan keagamaan yang diterapkan di sekolah sebagai upaya
sekolah dalam membentuk akhlak siswa. Namun, dalam penerapannya masih ada
siswa yang kurang disiplin dalam melakukannya, seperti tidak mengikuti salat
zuhur, tidak mengikuti kegiatan membaca Al-Qur’an dan masih banyak lagi. Hal
ini menunjukkan bahwa kurangnya kesadaran siswa dalam mematuhi kewajiban
yang ada di sekolah tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan penerapan kegiatan
keagamaan untuk meningkatkan kualitas akhlak peserta didik kelas X didik di
Madrasah Aliyah Negeri 1 Banjarmasin serta mendiskripsikan faktor
pendukungnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode
deskriptif. Teknik pengumpulan data penelitian ini dengan wawancara, observasi
dan dokumentasi. Sumber data penelitian ini adalah koordinator kegiatan
keagamaan, guru Akidah Akhlak kelas X dan siswa kelas X di Man 1
Banjarmasin. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data,
penyajian data dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kegiatan keagamaan di
MAN 1 Banjarmasin secara garis besar sudah terlaksana dengan cukup baik.
Penerapan kegiatan keagamaan berupa kegiatan membaca Al-Qur’an bersama�sama, berdoa sebelum belajar, kegiatan salat zuhur dan Jumat takwa
meningkatkan akhlak siswa terhadap Allah dan diri sendiri. Faktor pendukung
yaitu kesadaran diri siswa, lingkungan keluarga, lingkungan pergaulan dan adanya
pujian
Efektivitas Pendistribusian Zakat Melalui Mobile Banking Pada Program Beasiswa Cedekia di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Banjarmasin
Penelitian ini dilatarbelakangi karena penulis ingin mengetahui bagaimana
efektivitas pendistribusian zakat, faktor apa saja yang mempengaruhi keberhasilan
program tersebut dan untuk mengetahui serta Menganalisis Apa saja kelebihan dan
kekurangan pendistribusian zakat melalui mobile banking dalam program beasiswa
cendekia di BAZNAS Kota Banjarmasin
Lokasi penelitian adalah Baznas Kota Banjarmasin Jl. Pangeran Antasari
Komplek Mesjid Agung Miftahul Ihsan, Banjarmasin 70243 dan menggunakan
teknik kualitatif untuk penelitian lapangan. Dua metode pengumpulan data
dilakukan: wawancara dan dokumentasi. Setelah pengumpulan, prosedur reduksi
data, penyajian, dan verifikasi digunakan untuk memproses data.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendistribusian zakat melalui mobile
banking pada program beasiswa Cedekia di BAZNAS Kota Banjarmasin sudah
efektif dalam mempercepat proses pendistribusian. Kelebihan penggunaan mobile
banking sebagai media pendistribusian zakat yaitu memberikan kemudahan akses
bagi penerima zakat untuk menerima bantuan secara tepat waktu dan efisien.
Namun, terdapat beberapa kekurangan atau tantangan yang perlu diatasi, antara lain
pemahaman yang kurang optimal mengenai penggunaan mobile banking bagi
penerima zakat, serta kebutuhan akan kerjasama yang erat antara BAZNAS,
lembaga keuangan, dan penerima zakat untuk memastikan keberhasilan
pendistribusian zakat melalui mobile bankin
Hukum Pernikahan Bagi Penyandang Tunagrahita Menurut Ulama di Kota Amuntai
Penelitian ini dilatarbelakangi dari adanya kasus pernikahan tunagrahita di
Kota Amuntai. Dari kasus tersebut menjadikan adanya perbedaan pendapat dari
ulama di Kota Amuntai mengenai hukum pernikahan tunagrahita. Tujuan dari
penelitian ini untuk mengetahui hukum pernikahan dan dalil hukum pernikahan
bagi orang tunagrahita menurut ulama di Kota Amuntai.
Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan
deskriptif kualitatif. Data pada penelitian ini yaitu data primer yang didapatkan
secara langsung melalui teknik wawancara dengan 4 orang informan. Data
dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada dua pendapat ulama mengenai
keabsahan pernikahan tunagrahita. Pertama, pernikahan tunagrahita sah menurut
hukum Islam dan hukum yang ada di Indonesia, karena tunagrahita tidak dapat
digolongkan sebagai orang yang gila. Kedua, pernikahan tunagrahita tidak sah
terkhusus bagi tunagrahita yang tergolong berat, karena tidak terpenuhinya
kemampuan untuk menikah khususnya dalam hal menjalankan kewajiban sebagai
pasangan. Perbedaan pendapat ini terjadi karena ketidaktehuan mengenai
tingkatan tunagrahita. Dasar hukum yang digunakan oleh ulama juga tergolong
menjadi dua. Pertama, ulama yang menyatakan sah pernikahan tunagrahita
mendasarkan pada Q.S. an-Nisa/4: 1, Q.S. an-Nur/24: 32, dan hadis Nabi Saw.
4779 Tentang kemampuan menikah. Kedua ulama yang menyatakan pernikahan
tunagrahita tidak sah mendasarkan pendapatnya pada hadis Nabi Saw.4779
Tentang kemampuan menikah dan Q.S. ar-Rum/30: 2
Perbandingan Hasil Belajar Peserta Dididik Dengan Metode Pembelajaran Discovery dan Metode Pembelajaran Brainstorming Pada Mata Pelajaran IPA di SDN Kebun Bunga 6 Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hasil belajar peserta
didik yang menggunakan metode pembelajaran Discovery dan metode pembelajaran
Brainstorming pada mata pelajaran IPA di SDN Kebun Bunga 6 Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian
eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre-Eksperimental
Design dengan tipe One Group Pre-test-Post test Design. Dalam desain ini dilakukan
tes pre-test dan post-test. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V-B berjumlah 19
siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas V-A sebagai kelas control berjumlah 21
siswa sehingga total 40 Siswa.
Berdasarkan hasil penelitian dari penerapan metode Discovery dan
Brainstorming menunjukkan bahwa hasil belajar siswa setelah menggunakan metode
pembelajaran Discovery kategori “Tinggi” dengan rata-rata 65.26315789 sedangkan,
hasil belajar menggunakan pembelajaran Brainstorming “ Sedang” rata-rata
55.47619048. Berdasarkan hasil Perhitungan uji u data yang diperoleh nilai u adalah
120. Hasil nilai Sig 2-tailed 0,030 dan 0,031 < 0,05 dengan signifikansi yang
diperoleh < α dimana dinyatakan ada perbedaan, maka HO di tolak yang berarti tidak
ada perbedaan, dan Jika signifikansi yang diperoleh < α maka diterima H1 yang berarti
ada perbedaan. Jadi dapat disimpulkan bahwa. Jadi dapat disimpulkan tidak terdapat
perbandingan penggunaan metode pembelajaran Discovery dan Brainstorming
terhadap hasil belaja