IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Learning Loss in Higher Education: Evidence and Possible Solution
This thesis investigated the phenomenon of learning loss experienced by English Education students at Antasari State Islamic University during the transition to online education following the COVID-19 pandemic. Utilizing a phenomenological approach, the research employed in-depth interviews and thematic analysis to gather and analyze student experiences. The study identified key evidence of learning loss, including declining academic grades, challenges with complex problems hindering critical thinking skills, and emotional impacts like frustration and boredom affecting motivation. However, the research also highlighted the positive influence of technology and training on student success in online learning environments. Thematic analysis revealed student-driven solutions for mitigating learning loss. These emphasized the need for improved social interaction within online learning, addressing technical difficulties that had been encountered, ensuring equitable access to technology, and fostering collaborative learning environments. The findings highlighted the crucial role of enhanced support systems and resources for students who had experienced learning loss. Providing adequate lecturer support, internet access, and interactive learning platforms could significantly improve learning outcomes, mitigate negative impacts on academic performance and critical thinking skills, and address issues related to motivation, social interaction, and engagement. This research contributed valuable insights into understanding and addressing learning loss in higher education, paving the way for improved online learning practices and student succes
Pengaruh Efisiensi Dan Keamanan Terhadap Penggunaan Layanan Cardless Withdrawal Bank Syariah Indonesia Melalui M-Banking Pada Masyarakat Kota Banjarmasin di Era Digital
Di dunia serba digital, industri perbankan terus berinovasi dengan
meluncurkan digitalisasi perbankan yang memudahkan para nasabahnya dalam
melakukan transaksi tanpa menggunakan kartu ATM. Cardless Withdrawal atau
tarik tunai tanpa kartu adalah salah satu kecanggihan teknologi dari aplikasi mobile
banking pada smartphone. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah Efisiensi
dan Keamanan berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap penggunaan layanan
cardless withdrawal Bank Syariah Indonesia melalui M-Banking pada masyarakat
Kota Banjarmasin di era digital.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan
metode penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, data
dikumpulkan melalui kuesioner atau angket yang disebarkan, kemudian dianalisis
menggunakan SPSS versi 22 untuk mengetahui Pengaruh Efisiensi dan Keamanan
terhadap penggunaan layanan Cardless Withdrawal di Kota Banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Efisiensi (X1) dan
Keamanan (X2) memiliki pengaruh secara parsial terhadap Penggunaan Layanan
Cardless Withdrawal (Y) pada masyarakat di Kota Banjarmasin. Kedua, Efisiensi
(X1) dan Keamanan (X2) juga memiliki pengaruh secara simultan terhadap
Penggunaan Layanan Cardless Withdrawal (Y) pada masyarakat di Kota
Banjarmasi
Students’ Perspectives Toward Speaking Task Based Learning by Using TikTok
Speaking English is one of the most important skills in learning English.
However, there are often some challenges faced by students in order to speak English
well. Therefore, the method used by English teachers to improve students' speaking
ability is through task-based learning method. The task-based learning method is
assisted by TikTok application as a learning media. The purpose of this study is to find
the advantages of using TikTok in speaking Task based learning and the challenges
faced by students in speaking. The research approach used by the researcher is a
qualitative approach. Through the interview technique, the researcher can examine the
results of the data provided by the participants in this study. The participants in this
study were 12 students of class XI D MAN 3 Banjarmasin which was conducted on 7
March 2024 and 19 March 2024. The data obtained by the researcher was analysed
using thematic analysis. The result of this study shows that TikTok provides various
advantages in speaking task based learning. The advantages of using TikTok in
speaking Task based learning for students are that TikTok is an interesting application
to be used as learning media, TikTok helps students to be active, TikTok helps students
to be creative, and TikTok helps improve students' positive English speaking results.
In addition, the speaking challenges faced by students consist of a lack of mastery of
English vocabulary, difficulty pronouncing English vocabulary, and difficulty
composing English sentences
Meraih Sukses Perspektif Al-Qur’an (Studi Tafsîr Al-Marâghî, Fî Zhilâl al-Qur`ân, dan Tafsir al-Azhar)
Setiap manusia memiliki impian dan tujuan yang ingin diraihnya dalam
kehidupan. Salah satu tujuan hidup manusia adalah tercapainya kesuksesan.
Kebanyakan orang menilai kesuksesan dengan sesuatu yang bersifat materi. Namun
sebagai orang yang beriman, seharusnya mengetahui bahwa kesuksesan sejati yang
sesuai dengan tuntunan al-Qur’an adalah kesuksesan yang tidak hanya dapat
dirasakan secara lahiriah, namun juga dapat dirasakan secara batiniah.
Dalam penelitian ini penulis akan menyajikan pemahaman tentang konsep
kesuksesan berdasarkan perspektif al-Qur’an. Setiap orang harus diberikan
kesadaran akan persepsi yang benar tentang kesuksesan agar selanjutnya dapat
meraihnya dengan cara yang benar pula. Walaupun setiap orang memiliki
kecenderungan yang tidak sama persis mengenai kesuksesan, akan tetapi setiap
orang memiliki proses dasar yang sama untuk meraih kesuksesan tersebut. Dengan
menjelaskan ayat-ayat al-Qur’an terkait kesuksesan dan bagaimana cara meraihnya.
Penelitian ini menggunakan penafsiran kontemporer dalam penggalian makna tiap
ayat agar hasil yang didapat sesuai dan mengikuti perkembangan masa kini.
Adapun metode penelitian dalam skripsi ini menggunakan jenis penelitian
kajian pustaka (library research) yaitu mencari dan mengumpulkan berbagai kajian
yang sesuai dengan tema penelitian, lalu diidentifikasi secara sistematis dengan dua
jenis sumber data, yaitu data primer dan data sekunder. Sumber data primer
penelitian ini adalah kitab tafsir kontemporer yang terdiri dari Tafsîr al-Marâghî
karya Ahmad Musthafa al-Marâghî, Fî Zhilâl al-Qur’ân karya Sayyid Quthb, dan
Tafsir al-Azhar karya Hamka. Sementara sumber data sekundernya adalah buku-buku atau jurnal serta media lain yang relevan dengan penelitian.
Setelah dilakukan penelitian dan menganalisis data-data terkait, ditemukan
hasil bahwa menurut penafsiran Ahmad Musthafa al-Marâghî, Sayyid Quthb, dan
Hamka didapat bahwa makna kesuksesan adalah sebuah keberhasilan meraih tujuan
sejati kehidupan berupa mampu memosisikan diri di segala situasi agar selalu
merasakan kebahagiaan dan sentosa di dalam hidup. Kemudian menurut penafsiran
Ahmad Musthafa al-Marâghî, Sayyid Quthb, dan Hamka, dalam meraih kesuksesan
ada lima jalan yang harus ditempuh. Jalan tersebut di antaranya memiliki tujuan
dan keyakinan yang teguh, sungguh-sungguh dalam berusaha, siap menghadapi
berbagai ujian, sabar dan tabah, serta hanya berharap kepada Allah Sw
Tingkat Literasi Masyarakat Kabupaten Barito Kuala Terhadap Lembaga Keuangan Syariah
Perluasan sektor perbankan merupakan salah satu elemen yang menentukan
seberapa cepat suatu perekonomian tumbuh. Berkembangnya sektor keuangan akan
mempengaruhi pola pikir masyarakatnya. Pola pikir masyarakat terhadap sektor
keuangan ini, khususnya terhadap lembaga keuangan syariah dapat diketahui dari
bagaimana pengetahuan, keyakinan, dan keterampiannya. Literasi keuangan sebagai
upaya untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan
yang diawali dengan mengetahui dan meyakini, hingga terampil dalam mengelola
keuangan menjadi penting untuk diketahui dan dicarikan solusinya jika terdapat hal –
hal yang menjadi masalahnya. Hal tersebut merupakan upaya agar tingkat literasi
masyarakat khususnya masyarakat Batola tergolong masyarakat yang well literate
(Sangat Terliterasi). Untuk mengukur tingkat literasi masyarakat terhadap keuangan
syariah tentu diperlukan lembaga yang dapat menampung dan melayani kebutuhan
masyarakat terhadap pengelolaan keuangan syariah. Berdasarkan survei yang peneliti
lakukan di Kabupaten Barito Kuala, khususnya di Kecamatan Marabahan, hingga saat
ini belum ada berdirinya Perbankan Syariah atau Bank Syariah, atau Lembaga
Keuangan Syariah lainnya. Lembaga keuangan yang ada di wilayah ini hanya ada
lembaga keuangan konvensional, namun salah satunya juga menawarkan layanan
syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tingkat Literasi Masyarakat
Kabupaten Barito Kuala Terhadap Lembaga Keuangan Syariah.
Responden penelitian ini mengisi kuesioner yang disebarkan secara online
melalui google form dan offline secara langsung. Sampel yang digunakan sebanyak
100 (seratus) responden. Analisis deskriptif persentase merupakan salah satu jenis
analisis data yang digunakan peneliti. Penelitian ini menjadi dasar pembahasan
penulis mengenai analisis data yang diperoleh dari jawaban responden terhadap
kuesioner yang terdiri dari 20 pertanyaan. Atas pertanyaan itu, skoring dilakukan
dengan menjumlahkan semua skor masing-masing soal. Jumlah tersebut selanjutnya
diolah menjadi data dengan skala nilai 100. Hasil perhitungan tersebut kemudian
dijadikan tolak ukur untuk menghitung tingkat literasi keuangan tersebut
Text-to-Speech Technology in Creating Listening Materials
The advancement of technology is happening around us whether or not we
are aware of it. one such advancement is in the field of Computer Assisted
Language Learning (CALL). CALL has been around since around the 1960s, and
one the results of that advancement is a program called Text-to-Speech (TTS). TTS
originally intended to aid those with disabilities, lately, has been used in different
cases. The goal of this research is to examine the utilization of TTS, namely
Elevenlabs.io in an english learning context in MtsS Nur Ihya’iddin performed by
the English teacher. The purposes of this research is to (1) investigate the process
of creating listening materials using TTS done by the English teacher in its entirety,
and (2) gather informations regarding the teacher’s views about the usage of TTS
as a tool to create listening materials. The data collected is analyzed using narrative
frame and interview method.
The results shows the process of using TTS to create listening materials
done by the teacher are divided by two stages, scripting and conversion. The teacher
also shared their views regarding the use of this tool in the context of creating
listening materials. They expressed their praises for the tool because of its
convenience, naturalness and the creative freedom it provides to the user. However,
they noted that they do not use this program all the time, and only when they
specifically need to. So it is not a full replacement of native voice in their teaching
environment contex
Teacher’s Reflections on Implementing Project-Based Learning Approach to Enhance Students’ Creativity and Communication Skills
Teachers' ability to reflect on their classrooms has a huge impact on the success of
their classroom learning. The reflection done by teachers on the implementation of
Project-Based Learning approach helps teachers to know whether the approach is
successful in improving creativity and communication skills in students as 21st
century abilities. The results of teacher reflection can be used as a reference in
determining the next learning steps according to the problems or needs of students.
That is, the researcher seeks findings on how teacher reflection in the
implementation of Project- Based Learning in English language learning helps
improve 4C’s, teacher experience, procedures, and challenges faced. The
researcher focuses on 2 point skills, namely creativity and communication. This
research was processed using narrative inquiry method. This research has been
conducted at MTsN 2 Kotawaringin Barat. The researcher conducted in- depth
interviews with one English teacher at the school. The researcher also asked the
teacher to fill out a journal about the reflection done by the teacher in class as
supporting data for this research. The results of this study state that the
implementation of Project-Based Learning is based on project procedures set
by the teacher in the form of estimated project time, project material and type,
and project monitoring to monitor project progress. Project-Based Learning is
considered to improve creativity and communication skills in students.
Reflection conducted by teachers provides information on the strengths and
weaknesses in the implementation of Project-Based Learning. Through
reflection, teachers can find out the success and problems faced by students.
Students managed to create their projects with various ideas, which means they
managed to explore themselves in the project. However, many of the students
are still not qualified in communicating. Students are still not confident in
presenting their projects and are reluctant to give comments or suggestions
when in class. This is based on the lack of mastery of vocabulary and
pronounciation which reduces students' courage and confidence
Pengaruh Penggunaan Media Multiply Cards pada Pembelajaran Matematika Terhadap Kemampuan Berhitung Siswa Kelas IV MI TPI Keramat Banjarmasin
Kemampuan berhitung perkalian merupakan hal yang penting karena
merupakan dasar pelajaran matematika hingga jenjang yang lebih tinggi, bahkan
dapat dikatakan sebagai keterampilan prasyarat untuk mempelajari materi
selanjutnya. Namun, pada kenyataannya, masih banyak siswa yang memiliki
keterampilan berhitung rendah. Hal ini disebabkan oleh belum efektifnya
pelaksanaan pembelajaran matematika. Oleh karena itu, diperlukan alat bantu
berupa media guna memudahkan siswa dalam memahami proses pembelajaran
yang diharapkan dapat meningkatkan keterampilan berhitung siswa sesuai dengan
target yang ingin dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
penggunaan media multiply cards pada pembelajaran matematika terhadap
kemampuan berhitung siswa kelas IV MI TPI Keramat Banjarmasin.
Jenis penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan (field research)
dengan pendekatan kuantitatif dan metode eksperimen. Desain penelitiannya
adalah quasi experimental design dengan bentuk nonequivalent control group
design. Pengambilan sampelnya menggunakan teknik purposive sampling, dimana
siswa dipilih dengan pertimbangan tertentu dari jumlah populasi 62 siswa. Teknik
pengumpulan data menggunakan tes yang telah valid dan reliabel, wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan analisis statistik
deskriptif. Pengujian hipotesis menggunakan independent sample t test yang
sebelumnya telah melakukan uji prasyarat analisis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan
penggunaan media multiply cards pada pembelajaran matematika terhadap
kemampuan berhitung siswa kelas IV MI TPI Keramat Banjarmasin. Nilai rata�ratanya yang diperoleh kelas eksperimen pada saat posttest adalah sebesar 78,18
yang berada pada kategori “Tinggi”. Berdasarkan hasil uji independent sample t
test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 < 0,05. Maka, Ha diterima dan Ho
ditola
Hukum Pengembalian Uang Pelangkah dalam Perceraian Qobla Al Dukhûl (Studi Kasus di Desa Tamban Bangun Baru Kecamatan Tamban Kabupaten Barito Kuala)
Pernikahan adalah untuk menjaga kehormatan dan kemuliaan manusia
dalam memenuhi keperluan hasrat biologisnya. Manusia merupakan makhluk
yang kompleks yang dianugerahi naluri dan hasrat biologis, dari itu maka akal dan
norma (hukum adat) sebagai pengendali. Dalam hukum Islam dan Undang
Undang Perkawinan tidak mengatur secara spesifik mengenai urutan anak yang
menikah, sedangkan dalam hukum adat Banjar, dalam sebuah pernikahan apabila
adik mendahului kakanya maka harus dengan syarat adanya uang pelangkah yang
diberikan oleh adik kepada kakanya. Kedudukan uang pelangkah hanya sebagai
adat, dan tidak ada dalam hukum Islam ataupun hukum Positif. Namun nilai uang
pelangkah jauh lebih besar dari nilai mahar, sehingga bagaimana uang pelangkah
dalam perceraian qobla al-dukhûl.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan
antropologi hukum. Data dalam penelitian ini bersumber dari 8 (delapan) orang
informan. Adapun sifat penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan pendekatan
kualitatif terhadap data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara.
Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisi data kualitatif
dengan metode induktif.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dengan wawancara terhadap
informan, bahwa sebagai berikut: Pengembalian uang pelangkah memang sudah
seharusnya dilakukan dalam perceraian qobla al-dukhûl, karena pemberian uang
pelangkah bersamaan dengan jujuran maka pengembaliannya juga bersamaan
dengan dikembalikannya jujuran sebagaimana yang telah diberikan.
Uang
pelangkah seharusnya dikembalikan seluruhnya, namun pada kenyataannya hanya
sisa uang pelangkah yang dikembalikan. Adapun pendapat hukum masyarakat
Desa Tamban Bangun Baru tentang pengembalian uang pelangkah terhadap
sahnya perceraian qobla al-dukhûl bahwa tidak berpengaruh apapun terhadap
sahnya perceraian, karena sahnya perceraian sesuai syariat Islam. Namun apabila
terjadi perceraian, maka berpengaruh terhadap hal-hal yang disyaratkan ada dalam
pernikahan
hukum adat seperti jujuran dan uang pelangkah
Program Pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD Islam Terpadu Anak Indonesia Cerdas (ANIC) Banjarbaru
Pembelajaran adalah suatu proses mengajar, serta memfasilitasi berbagai
hal kepada anak didik agar tujuan dari proses pembelajaran itu dapat tercapai,
sedangkan Bahasa Inggris adalah Bahasa Internasional yang digunakan sebagai
alat komunikasi utama di berbagai Negara. Maka dari itu penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui Program Pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD IT ANIC
Banjarbaru.
Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
metode penelitian studi kasus. Subjek dari penelitian ini adalah 2 orang pendidik
dan 12 orang peserta didik yang berada di kelas TK B. Objek penelitiannya adalah
program pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD IT ANIC Banjarbaru. Teknik
pengumpulan data pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil dari penelitian ini antara lain: Pada program pembelajaran Bahasa
Inggris dalam perencanaan, Kepala Sekolah serta Pendidik selalu membuat RPPH
dan RPPM seminggu sekali dengan melewati proses revisi sampai mendapat acc
untuk dipergunakan oleh Kepala Sekolah, tema dan sub-sub tema sudah dibuat
untuk satu tahun mengikuti dari edaran pusat. Pada pelaksanaan, pembelajaran
Bahasa Inggris dilaksanakan setiap hari dikarenakan PAUD ini menerapkan
metode pembiasaan. Pada saat pelaksanaan pembelajaran Bahasa Inggris,
pendidik menggunakan 3 metode, meliputi: Metode TPR, Metode Bernyanyi,
Metode Tanya Jawab. Pada evaluasi, mereka hanya menggunakan metode Tanya
Jawab karena mereka lebih kepada metode pembiasaan jadi mereka tidak ada
penilaian khusus. Faktor pedukung pembelajaran Bahasa Inggris adalah faktor
teman sebaya, faktor kecerdasan dan faktor guru, sedangkan faktor
penghambatnya adalah faktor kepribadian dan faktor kecerdasa