IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pemahaman Tuan Guru K.H. Muhammad Noor Terhadap Tafsir Ayat Kebebasan Beragama dalam Kitab Tafsir Marâh Labîd
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya sebuah pengajian atau majelis ta’lim
yang berbasis tafsir Al-Qur’an, yakni pengajian kitab tafsir Marâh Labîd oleh Tuan
Guru K.H. Muhammad Noor. Sebagai seorang Tuan Guru atau orang yang
memimpin sebuah pengajian, tentunya beliau mempunyai peran penting di
lingkungan masyarakat. Apa yang beliau sampaikan akan menjadi contoh, terutama
dalam masalah keagamaan. Adapun alasan pengambilan topik kebebasan beragama
ini karena hal tersebut masih krusial dan kontroversial juga menjadi topik yang
selalu menarik untuk didiskusikan, terlebih di negara Indonesia yang memiliki
banyak keberagaman agama. Oleh karena itu penulis mencoba menggali lebih jauh
terkait pemahaman Tuan Guru K.H. Muhammad Noor terhadap tafsir ayat
kebebasan beragama yang ada di dalam kitab tafsir Marâh Labîd.
Tujuan dari penelitian yakni mengetahui penafsiran ayat kebebasan
beragama dalam kitab tafsir Marâh Labîd terkait Q.S. Al-Baqarah/2: 256, Q.S.
Yunus/10: 99, Q.S. Al-Kahfi/18: 29 dan Q.S. Al-Kafirun/109:6 yang kemudian
mengetahui pemahaman Tuan Guru K.H. Muhammad Noor terhadap penafsiran
ayat tersebut dan batas-batas kebebasan beragama menurut beliau.
Jenis penelitian ini adalah penelitian atau kajian tokoh (individual life
history) dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dengan
melakukan wawancara kepada informan yang diteliti yaitu Tuan Guru K.H.
Muhammad Noor.
Hasil dari penelitian ditemukan bahwa pemahaman Tuan Guru K.H.
Muhammad Noor terhadap tafsir ayat kebebasan beragama dalam kitab tafsir
Marâh Labîd yang pertama Q.S. Al-Baqarah/2: 256 tidak diperkenankan memaksa
orang lain untuk menganut agama Islam sebab dalil dan bukti kebenaran Islam itu
sudah sangat jelas, masalah agama tergantung pada hidayah dan petunjuk dari Allah
Swt. Kedua Q.S. Yunus/10: 99 perbedaan adalah sunnatullâh atau ketetapan Allah,
maka tidak ada yang dapat mengubah ketetapan tersebut meskipun seorang
Rasulullah saw. Ketiga Q.S. Al-Kahfi/18: 29 ayat ini bukan mutlak sebuah
kebebasan dan bukan pembenaran atas kekafiran, melainkan sebuah ancaman. Oleh
karena itu pada kalimat selanjutnya diungkapkan bahwa sungguh telah disiapkan
bagi orang yang zalim itu neraka sebagai tempat mereka dan mereka diberi
minuman yang sangat panas dan dapat merusak wajah. Keempat Q.S. Al-Kafirun/109: 6 kita harus meyakini agama Islam satu-satunya agama yang benar.
Tetapi Islam tetap mengajarkan untuk menghargai dan menghormati agama lain
namun bukan berarti mengikuti jalan mereka. Karena sesuatu yang salah dalam
syariat tetap tidak diperkenankan untuk dilakuka
Perkawinan Berlapis Di Kecamatan Salam Babaris Kabupaten Tapin
Latar belakang pada skripsi ini dimulai dari adanya perkawinan berlapis yang terjadi di
kecamatan Salam Babaris kabupaten tapin perkawinan yang tidak dicatat sering di sebut
perkawinan di bawah tangan adalah pernikahan yang tidak dicatatkan pada petugas pencatat
nikah dan tidak terdaftar di kantor urusan agama (KUA). Berdasarkan observasi awal di
Kecamatan Salam Babaris Kapubaten Tapin ada beberapa kasus yang peneliti dapatkan.
Diantaranya adalah adanya masyarakat yang menikah secara sah di KUA, kemudian
suaminyamenikah lagi dengan perempuan lain sebelum menceraikanyaistri pertama setelah itu
sang istri suami belum mengurus surat kepengadilan agama dan sang suami ini sudah menikah
lagi oleh wanita lain untuk menjadi istri istri smpai lima kali menikah tanpa izin oleh sang istri
pertama untuk menikah lagi suaminya oleh ,setelah tahu bahwasanya suami menikah lagi dengan
wanita lain,sang istri mengurus surat gugat cerai kepengadilan agama. meskipun menurut agama
islam sah saja ,yang belum sah menurut undang undang perkawinan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkawinan berlapis di kecamatan
salam babaris kabupaten tapin dan dampak hukum dari perkawinan berlapis di kecamatan salam
babaris kabupaten tapin.
Jenis penelitian ini adalah penilitian hukum emperis ,lokasi penelitian ini bertempat di
kecamatan Salam Babaris Kabupaten Tapin , data dan sumber data , data dalam penelitian ini
adalah tentang perkawinan berlapis di kecamatan salam babaris kabupaten tapin, sumber data
dalam penelitian yaitu yang mengatahui pernikah berlapis berjumlah 5 orang dengan teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, analisis data meliputi data reduction
(reduksi data ), data display(penyajian data ),conclusion drawing/verification.
Hasil penelitian ini menjelaskan bahwasanya perkawinan berlapis sama sepertipoligami atau
perkawinan dibawah tangan, maka dari itu ada penjelasan pada lima informanyang memiliki
kemiripan dalam mendefinisikan perkawinan berlapis yaitu perkawinan yang statusnya masih
suami istri menurut undang undang kemudian salah satu atau keduanya menikah lagi melalui
pernikahan siri tanpa adanya perceraian yang jelas dengan pasangan sebelumnya.Dampak hukum
menyebabkan perkawinan berlapis terjadi dikalangan istri tidak sah ,anak tidak diakui secara
negara ,tidak memiliki akta perkawinan ,tidak mendapat warisan ,tidak berhak mendapat gona�gini. Dampak dari perkawinan berlapis tidak sah dimata hukum karena tidak memiliki bukti (akta
perkawinan), tidak berha
The Implementation of Content and Language Integrated Learning (CLIL) In Improving Students’ Speaking Skills
Content and Language Integrated learning is one of the teaching approaches which
integrates both the content material of non-English subjects and English Skills. It is
used in bilingual learning. So, CLIL is used to not only to achieve learning
objectives but also improve language and communication competences, especially
speaking skills. This research purposed to prove that CLIL also can be used to teach
English and improve the students’ Speaking skills. This research was conducted to
find out how the teacher implements CLIL in improving the students’ speaking skills
and the challenges faced in its implementation in the classroom. This research used
descriptive qualitative method and the participant was one English teacher who
implemented CLIL in teaching English in MAN 3 Banjarmasin. The data were
collected by using observation and interview. The data was then analysed by
condensation, data display, and verifying conclusion. The result of the research was
revealed that the teacher implemented CLIL chose the material based on the syllabus
and additional resources taken from internet, the teacher had tried to communicate
using English during the lesson but still adjusted to the ability of the students in
learning activities, and then, designed assessment by practicing oral test. Then,
created the learning activities by asking the students to make their own dialogues and
practice it when the dialogue was ready. Meanwhile, the challenges faced in
implementing CLIL were the students' mastery on English-speaking skills. Such as
lack of vocabulary, lack of confidence in speaking English, students' low motivation
in learning English, and a less supportive environmen
Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kualitas dan Kuantitas Hafalan Santri Tahfizh Qaryah Thayyibah
Pendidikan tahfizh bertujuan agar santri menghafal dengan baik, baik dari
segi kualitas maupun kuantitas, namun terkadang pelaksaaannya ada masalah
terkait budaya organisasi di Lembaga tersebut karena mempunyai dampak yang
besar terhadap proses pendidikan dan tujuan pendidikan tercapai. Penelitian ini
dilakukan karena ingin mengetahui apakah ada pengaruh budaya organisasi
terhadap kualitas dan kuantitas hafalan santri Tahfizh Qaryah Thayyibah serta
faktor pendukung dan penghambat budaya organisasi terhadap kualitas dan
kuantitas hafalan santri Tahfizh Qaryah Thayyibah.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengajar dan
santri rumah Tahfiz Qaryah Thayyibah yang berjumlah sekitar 160 orang. Sampel
sebanyak 40 orang. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis secara
kuantitatif menggunakan analisis regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Budaya organisasi memberikan
pengaruh yang signifikan terhadap kualitas hafalan santri Tahfizh Qaryah
Thayyibah sebesar 0,337 (33,7%) dengan nilai signifikansi 0,000 dan nilai t hitung
5,985 lebih besar dari t tabel 1,684. Budaya organisasi tidak memberikan pengaruh
yang signifikan terhadap kuantitas hafalan santri Tahfizh Qaryah Thayyibah sebab
pengaruh yang ditimbulkan hanya sebesar 0,042 (4,2%) dengan nilai signifikansi
0,939 dan nilai t hitung 0,077 kurang dari t tabel 1,684. 2) Faktor pendukung proses
menghafal adalah usia, kesehatan, psikologis (kejiwaan), kecerdasan (kecerdasan),
motivasi, keistiqomahan dan usia. Faktor penghambat hafalan yakni: a) selalu
berbuat dosa atau maksiat; b) Malas dalam mengontrol, mengulang, serta
mendengarkan hafalan kepada orang-orang; c) selalu mengedepankan urusan
duniawi yang mendatangkan hati batu sehingga sukar dalam menghafal; d)
Tergesa-gesa dalam menghafal dan melanjutkan ke ayat berikutnya tanpa
pemantapan ayat yang telah dihafalkan; e) Sangat bersemangat diawal menghafal
dan tidak memperkuat hafalannya terlebih dahulu, ketika jenuh tidak lama akan
berputus as
Masa Percobaan Pidana Mati Dalam Pasal 100 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Dalam Perspektif Hak Asasi Manusia
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya pembaharuan hukuman mati
yang awalnya dikategorikan sebagai pidana pokok berubah menjadi pidana khusus
yang di dalamnya di masukkan masa percobaan 10 (sepuluh) tahun yang secara
alternatif. Hal ini diatur pada Pasal 64 dan 67 UU No.1 Tahun 2023 Tentang
KUHP. Timbulnya masa percobaan pidana mati membawa nuansa baru dalam
perdebatan panjang kelompok pro-kontra dengan hukuaman mati yang di mana
hal tersebut membuat kesenjangan antara peraturan perundang-undangan dengan
keinginan menghapuskan hukuman mati sepenuhnya. Skripsi ini bertujuan untuk
menganalisis masa percobaan pidana mati dengan menggunakan perspektif HAM.
Penelitian ini merupakan Penelitian hukum normatif yaitu Penelitian
yang menggunakan bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Bersifat deskriptif
dan menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Peneliti
memperoleh data melalui studi kepustakaan (library research) yang kemudian
diolah melalui tahap sistematis dan dianalisis menggunakan metode kualitatif.
Peneliti menemukan bahwa masa percobaan pidana mati ini
meningkatkan penghormatan terhadap HAM serta menjembatani antara kelompok
pro dan kelompok yang kontra hukuman mati. Awalnya penerapan tidak memiliki
kepastian waktu pelaksanaannya. Namun sekarang, setelah masa percobaan
pidana mati selama 10 (sepuluh) tahun yang dijalani tanpa perubahan perilaku
yang lebih baik, eksekusi mati pasti akan dilaksanakan. Pada saat yang sama
ketika terpidana mati berkelakuan baik pada masa percobaan pidana mati
terpidana bisa lepas dari eksekusi mati dan menerima penjara seumur hidup saja,
ini lebih dekat dengan nilai-nilai HAM. Pidana mati di dalam KUHP tidak
melanggar HAM karena hal ini adanya pengecualian yang diatur di dalam Pasal
73 UU No. 39 Tahun 1999 Tentang HAM menyebutkan bahwa HAM hanya dapat
di batasi oleh dan berdasarkan Undang-Undang, semata-mata untuk menjamin
pengakuan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia serta kebebasan dasar
orang lai
Efektivitas Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 34 Tahun 2017 Tentang Retribusi Pelayanan Parkir Ditepi Jalan Umum Dan Tempat Khusus Parkir (Studi Kasus Izin Pengelolaan Parkir di Kota Banjarmasin)
Penelitian ini di latar belakangi oleh beberapa fenomena gangguan lalu lintas
seperti penyempitan laju kendaraan akibat dari kemacetan yang terjadi di kota
Banjarmasin yang salah satu penyebabnya ialah dari parkir liar yang tanpa berizin
jelas. Padahal dalam pelaksanaan pemerintah telah mengeluarkan Peraturan
Walikota Nomor 34 Tahun 2017 Tentang Retribusi Pelayanan Parkir Ditepi Jalan
Umum dan Tempat Khusus Parkir sebagai bentuk layanan pemerintah kepada
masyarakat.
Metode yang digunakan ialah metode penelitian empiris dengan tekhnik
pengumpulan data wawancara dan dokumentasi. Subjek Penelitian ini yaitu, Kepala
UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin, Kasi Operasional dan
Pengendalian Umum Satpol PP Kota Banjarmasin, Para Juru Parkir kota
Banjarmasin, dan Masyarakat kota Banjarmasin. Objek dalam penelitian ini adalah
Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 34 Tahun 2017 Tentang Retribusi
Pelayanan Parkir Ditepi Jalan Umum dan Tempat Khusus Parkir. Kaitannya dengan
Bagaimana Pelaksanaan Peraturan Walikota Banjarmasin.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor yang
mempengaruhi efektivitas Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 34 Tahun 2017
ini yaitu dari Faktor Penegak Hukumnya yang mana aparat hukum dari UPTD
Parkir kota Banjarmasin telah melaksanakan tugasnya namun, masih ada terdapat
kendala terkadang masih kecolongan dengan beberapa parkir yang tidak
berizin/parkir liar, lalu faktor masyarakat yang masih belum mengetahui tentang
peraturan ini, hal ini mengakibatkan kurangnya kesadaran hukum dimasyarakat,
dan kemudian dari sarana prasarana menjadi faktor hukum yang mana agar
pengggunakan SKRD (karcis parkir) dan atribut parkir diperjelas karena beberapa
juru parkir ada yang tidak menggunakan it
Pengaruh Kepercayaan Diri terhadap Perilaku Prososial pada Relawan Barisan Pemadam Kebakaran di Kecamatan Banjarmasin Selatan
Tindakan prososial dapat dimulai dari motivasi diri sendiri dengan rasa
kasihan dan juga dilakukan tanpa pamrih. Dalam berintraksi di suatu kehidupan
masyarakat kepercayaan diri sangat penting seperti bergabung dalam suatu
organisasi yang ada didalamnya terlibat dalam suatu aktivitas atau kegiatan salah
satunya organisasi barisan pemadam kebakaran. Namun sebaliknya rasa tidak
percaya diri sering sekali menjadi salah satu faktor yang mengganggu dalam
kehidupan semua orang, seperti orang itu menjadi pribadi yang mudah putus asa
dalam menghadapi tantangan, takut dan juga ragu-ragu untuk menjalankan
aktivitas. Tujuan penelitian ini ialah, untuk mengetahui 1) Untuk mengedintifikasi
tingkat kepercayaan diri pada relawan barisan pemadam kebakaran di Kecamatan
Banjarmasin Selatan, 2) Untuk mengedintifikasi tingkat perilaku prososial pada
relawan barisan pemadam kebakaran di Kecamatan Banjarmasin Selatan, 3) Untuk
menganalisis pengaruh kepercayaan diri terhadap perilaku prososial pada relawan
barisan pemadam kebakaran di Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Penelitian ini menggunakan menggunakan jenis penelitian kuantitatif
dengan penekatan korelasional. Adapun responden sebanyak 105 orang. Penelitian
ini pengambilan sampel menggunakan teknik sampling purposive kemudian
peneliti mengambil karakteristik responden yaitu 1) Relawan yang terdaftar di
Kecamatan Banjarmasin Selatan, 2) Aktif bertugas saat ada musibah kebakaran. 3)
Berusia 20-25 tahun. 4) Berjenis kelamin laki-laki, 5) Bersedia menjadi subjek
penelitian.
Hasil penelitian yang diperoleh yaitu: 1) Tingkat kepercayaan diri pada
relawan barisan pemadam kebakaran di Kecamatan Banjarmasin Selatan pada
responden kategori sedang sebesar 72,4% 2) Tingkat perilaku prososial pada
relawan barisan pemadam kebakaran di Kecamatan Banjarmasin Selatan dengan
kategori sedang sebesar 71,4% 3) Pengaruh kepercayaan diri terhadap perilaku
prososial pada relawan barisan pemadam kebakaran di Kecamatan Banjarmasin
Selatan menunjukan dampak positif dengan nilai 0,746 dengan uji regresi linear
sederhana memiliki nilai sig. 0,000 < 0,05 sehingga Hipotesis alternatif (Ha)
diterima dengan nilai koefisien determinan 63,6
Penguatan Karakter Remaja Muslimah pada Kegiatan KAMUSQU di SMP Islam Terpadu Qurrata A'yun Kandangan
Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah kegiatan kajian
kemuslimahan Islam melalui bentuk penguatan karakter bagi para remaja
muslimah melalui salah satu program sekolah yaitu sebuah kegiatan yang
diberi nama KAMUSQU (Kajian Muslimah Qurrata A'yun) di SMP Islam
Terpadu Qurrata A'yun Kandangan.
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui kegiatan penguatan
karakter bagi remaja pada kajian kemuslimahan yang dikhususkan mengisi
waktu luang untuk siswa perempuan di SMP Islam Terpadu Qurrata A'yun
Kandangan. Agar mereka sama-sama mendapatkan ilmu dan keberkahan
yang mana siswa laki-lakinya mengikuti khutbah di masjid maka siswa
perempuannya mengikuti kajian muslimah di aula sekolah.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan "(field research)"
penelitian yang dilakukan oleh Peneliti dengan cara turun langsung ke
lapangan untuk mendapatkan data-data yang diperlukan. Pendekatan yang
Peneliti lakukan melalui cara deskriptif kualitatif yang menggambarkan
keadaan lapangan sesuai dengan realita yang ada.
Hasil penelitian ini berupa deskripsi mengenai penguatan karakter
remaja muslimah pada kegiatan KAMUSQU di SMP Islam Terpadu Qurrata
A'yun Kandangan dari proses pelaksanaannya, materi penguatan karakter
yang diberikan dengan tema menarik sesuai kebutuhan remaja muslimah
saat ini. Berbagai ulasan materi yang disampaikan setiap Jumat yang berisi
mengenai adab, sejarah, manajemen diri serta materi penyucian diri dari hal
syirik atau dosa yang disebut “tazkiyatun nafs” yang berhubungan dengan
wanita muslimah.
Efek yang didapatkan remaja muslimah dari kelas 7, 8 dan 9 SMP Islam
Terpadu Qurrata A’yun Kandangan setelah mengikuti Kegiatan
KAMUSQU berupa efek positif dengan kuatnya karakter muslimah yang
mampu diamalkan pada kegiatan sehari-hari dengan terjaganya mereka dari
hal-hal yang merusak generasi remaja muslimah. Mereka juga mampu
memberikan dampak positif bagi sekitar misalnya membantu melakukan
tugas-tugas kecil yang bermanfaat untuk teman, keluarga dan lainny
Upaya Bank Sinarmas Syariah Cabang Banjarmasin dalam Meningkatkan Jumlah Nasabah Calon Haji melalui Keunggulan Produk Tabungan Simas Haji iB
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tiga permasalahan yaitu tentang
bagaimana upaya bank dalam meningkatkan jumlah nasabah calon haji melalui
tabungan Simas Haji Ib, keunggulan yang ditawarkan dalam memasarkan produk
tabungan Simas Haji Ib dan kendala yang di hadapi dalam memasarkan produk
tabungan Simas Haji Ib di Bank Sinarmas Syariah Cabang Banjarmasin. Tujuan
dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya bank dalam
meningkatkan jumlah nasabah melalui keunggulan produk yang ditawarkan
kepada calon nasabah, untuk mengetahui apa saja keunggulan dari tabungan
Simas Haji Ib yang menjadi acuan bank dalam meningkatkan jumlah nasabahnya
serta untuk mengetahui apa saja kendala yang dihadapi dalam memasarkan
produk tabungan Simas Haji Ib.
Jenis penelitian pada skripsi ini adalah menggunakan penelitian lapangan
dengan metode penelitian kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan dilapangan
dalam kehidupan yang sebenarnya. Penelitian ini berlokasi di Bank Sinarmas
Syariah Cabang Banjarmasin yang beralamat di Jl. Gatot Subroto, Kebun Bunga,
Kec. Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Teknik
pengumpulan data yang digunakan adalah dengan wawancara.
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa upaya yang dilakukan oleh
Bank Sinarmas Syariah Cabang Banjarmasin ialah pihak bank melakukan
sosialisasi, mengikuti buzzer, manawarkan ke teman dan kerabat. Dari segi
promosi atau pemasaran pihak bank memberikan souvenir, doorprize dan hadiah�hadiah yang menarik kepada calon nasabah haji. Keunggulan produk tabungan
Simas Haji iB berupa, proses yang cepat, tanpa antri, diberikan layanan dan
kemudahan pembukaan rekening, terhubung langsung dengan Sistem
Komputersisasi Haji,bebas biaya administrasi, bagi hasil yang kompetitif, bebas
biaya penutupan rekening. Kendala dalam memasarkan tabungan Simas Haji iB
yaitu, persaingan produk, minimnya pengetahuan masyarakat,nasabah belum ada
dana untuk setor haji, masa tunggu yang cukup lama, kenaikan biaya haji dari
pemerinta
Analisis Kinerja Keuangan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Periode 2018-2022
Penelitian ini dilatarbelakangi adanya kejadian berupa covid-19 yang
berdampak pada perekonomian didunia termasuk di Indonesia. Hal ini dapat dilihat
dari laporan keuangan yang mengalami penurunan, hal ini berbeda dengan pt semen
Indonesia yang justru mengalami kenaikan ditengah adanya wabah tersebut.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui kondisi keuangan dan
kinerja keuangan di PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. Periode 2018-2022 ditinjau
dari rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas dan rasio profitabilitas.
Jenis penelitian adalah penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif
kuantitatif. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data tentang kinerja
keuangan melalui sumber data sekunder yang dikumpulkan dengan teknik
dokumentasi yakni berupa laporan keuangan yang diperoleh dari website resmi
idx.co.id dan sig.id
Hasil perhitungan menggunakan analisis rasio keuangan menunjukkan
bahwa berdasarkan rasio likuiditas yang dilihat dari analisis current ratio, quick
ratio, dan cash ratio dinyatakan tidak baik karena berada di bawah standar industri.
Berdasarkan rasio solvabilitas yang dilihat dari analisis debt to asset ratio
dinyatakan tidak baik karena berada di atas standar industri. Dilihat dari analisis
debt to equity ratio dinyatakan baik karena berada di atas standar industri dan long
term debt to equity ratio dinyatakan tidak baik karena berada di bawah standar
industri. Kemudian berdasarkan rasio aktivitas yang dilihat dari analisis inventory
turn over, fixed asset turn over dan total asset turn over dinyatakan tidak baik
karena perusahaan dianggap tidak dapat memenuhi standar industri. Berdasarkan
rasio profitabilitas yang dilihat dari analisis net profit margin, retun on investment,
dan return on equity dinyatakan tidak baik karena masih berada di bawah standar
industri