IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pengaruh Strategi Lokasi dan Implementasi Prinsip Syariah Terhadap Pemilihan Penginapan Syariah (Studi Pada Berlian Guest House Cindai Alus)
Seiring perkembangan masyarakat muslim di Indonesia yang juga di ikuti dengan
tumbuhnya kesadaran masyarakat muslim akan pemilihan tempat untuk
menginap, dimana banyak kaum muslim yang selain melirik penginapan dengan
lokasi yang mudah dijangkau, juga melirik penginapan yang memberikan
ketenangan dalam menjalankan ibadah seperti suasana islami yang ditunjukkan
oleh lingkungan penginapan, terjaminnya ke halal-an makanan yang disediakan
dan yang lebih penting yakni tersedianya tempat untuk beribadah. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh strategi lokasi dan implementasi prinsip
syariah terhadap pemilihan penginapan syariah. Penelitian ini merupakan
penelitian kuantitatif dengan metode survei dan menggunakan angket sebagai
instrumen penelitian. Populasi yang digunakan yakni konsumen Berlian Guest
House. Hasil dari survei kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis
regresi linear berganda. Berdasarkan hasil penelitian, didapatkan hasil yaitu; (1)
variabel strategi lokasi berpengaruh signifikan secara parsial terhadap keputusan
pemilihan penginapan syariah, (2) variabel implementasi prinsip syariah tidak
berpengaruh secara parsial terhadap keputusan pemilihan penginapan syariah, dan
(3) variabel strategi lokasi dan implementasi prinsip syariah berpengaruh
signifikan secara simultan terhadap keputusan pemilihan penginapan syariah
Analisis Manajemen Keuangan Warung Batang Banyu Banjarmasin Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Syariah
Manajemen keuangan yang baik merupakan salah satu aspek penting pada usaha di mana berguna untuk melihat sejauh mana perkembangan usaha tersebut sehingga dapat bersaing dengan pelaku usaha yang lain serta bisa dijadikan tolak ukur untuk perbaikan usaha agar tidak terjadi kerugian ataupun kebangkrutan. Selain itu, manajemen keuangan yang baik dan tepat sesuai dengan syariah Islam menjadi salah satu masalah yang kadang terabaikan para pengusaha muslim. Oleh karena itu pengetahuan dan manajemen keuangan yang baik menjadi salah satu aspek yang penting bagi kemajuan usaha. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana manajemen keuangan usaha Warung Batang Banyu Banjarmasin ditinjau dari perspektif ekonomi syariah.
Jenis penelitian adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah 1 orang pemilik warung Batang Banyu. Penelitian ini dilakukan dengan langsung menemui para informan untuk mengumpulkan data yang diperlukan, dalam penelitian ini penulis menggunakan teknik wawancara. Setelah data terkumpul, kemudian data di analisis dengan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan kesimpulan.
Kesimpulan penelitian ini yaitu: 1) Manajemen Keuangan Pada Usaha Warung Batang Banyu Banjarmasin meliputi: sumber dana usaha, penganggaran, laporan keuangan, manajemen kas, tabungan, investasi, asuransi, pajak dan zakat, 2) Manajemen keuangan pada usaha warung Batang Banyu Banjarmasin sudah sesuai dengan perspektif ekonomi syariah di mana modal awal yang digunakan tidak berdasarkan riba dan juga menunaikan zakat dari setiap penghasilannya dan memberikan infaq dan sedekah serta memiliki pengelolaan keuangan secara islami dan juga memiliki tabungan untuk masa depan
Adat Sasahan Calon Warga Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kota Kuala Kapuas Kalimantan Tengah Perspektif Fenomenologi Edmund Husserl
Adat sasahan merupakan sebuah tradisi yang pasti akan terjadi setiap
tahunnya sebagai bentuk pandangan hidup dari suatu kebudayaan yang diwariskan
secara turun-temurun. Bentuk tindakan yang terjadi dalam tradisi adat sasahan
ialah perpaduan kepercayaan masyarakat Jawa atau disebut juga dengan Islam
sinkretik dengan kepercayaan kebudayaan agama Islam. Namun dalam hal ini
tindakan tersebut seringkali ada asumsi masyarakat yang tidak benar pada
tindakan yang diberlakukan. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk
mengetahui makna kebenaran dari tradisi adat sasahan untuk menghindari asumsi
yang tidak benar. Sehingga dengan teori fenomenologi akan menjadi solusi untuk
menghantarkan pemahaman yang murni pada bentuk simbolis ataupun tindakan
yang terjadi di dalam adat sasahan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adat sasahan yang dilakukan
kelompok masyarakat pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate dan makna
filosofis pada bentuk simbol-simbol yang dihadirkan serta mengungkap makna
sesungguhnya dalam prosesi adat sasahan berdasarkan teori fenomenologi
Edmund Husserl.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan menggunakan metode
kualitatif. Data yang didapat dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan
dokumentasi. Data yang diperoleh dari lapangan dan literatur kemudian disajikan
secara deskriftif, setelahnya data dianalisis menggunakan teori fenomenologi
Edmund Husserl.
Adat sasahan yang merupakan bentuk upaya penyebaran ajaran leluhur
menjadi tradisi sakral setiap tahunnya yang dilakukan pada bulan Suro atau
Muharram pada malam hari. Kesakralan dari adat sasahan dapat dilihat dari
bentuk simbol-simbol yang menjadi syarat wajib bagi calon warga atau dari
panitia yang berhubungan dengan acara adat sasahan. Bentuk dari simbol tersebut
diungkapkan sebagai bentuk pengharapan dan rasa syukur kepada Sang Pencipta
untuk segala kebaikan penurus ajaran pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate
Pengaruh Dakwah Terhadap Keberagamaan Penyandang Disabilitas Tuli Di Rumah Belajar Kita Banjarmasin
Penelitian ini membahas pengaruh dakwah terhadap keberagamaan
penyandang disabilitas tuli di Komunitas Rumah Belajar Kita Banjarmasin.
Sebagaimana diketahui adalah setiap manusia perlu mendapatkan pembelajaran
agama tanpa melihat kekurangan dari aspek fisik. Di Banjarmasin terdapat
Komunitas Rumah Belajar Kita yang merupakan sebuah komunitas sosial yang
fokus pada pembimbingan agama Islam para disabilitas, terutama mereka yang
mengalami keterbatasan pendengaran atau biasa disebut disabilitas tuli. Tetapi,
pengaruh pembelajaran atau pemahaman agama yang didapat oleh penyandang
disabilitas tuli itu belum diketahui adanya, maka dari itu hal ini menarik untuk
diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berpengaruh tidaknya dakwah
yang dilakukan oleh pembimbing atau guru terhadap keberagamaan penyandang
disabilitas tuli di komunitas tersebut.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reseach), dengan
menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian ini berjumlah 40
orang dan sekaligus dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yaitu
menggunakan angket, observasi, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis yang
digunakan adalah uji t dan uji regresi linear sederhana melalui program SPSS
versi 22 for windows.
Hasil penelitian menunjukkan variabel dakwah memiliki pengaruh yang
signifikan terhadap variabel keberagamaan. Hal ini dibuktikan bahwa nilai
signifikansi (Sig.) sebesar 0,000 < probabilitas 0,05. Berdasarkan hasil uji regresi
linear sederhana bagian koefisien determinasi (R2
) bahwa variabel dakwah
memiliki pengaruh yang positif terhadap keberagamaan. Hal ini dibuktikan
dengan nilai pengaruhnya sebesar 66,3% dan sisanya 33,7% dipengaruhi oleh
variabel lain diluar penelitian in
Pelaksanaan Destinasi Wisata Kubah Surgi Mufti Ditinjau dari Fatwa DSN-MUI No. 108/DSN-MUI/X/2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah
Sektor pariwisata merupakan salah satu penggerak ekonomi yang sangat
penting dalam suatu wilayah. Para ulama melalui Majelis Ulama Indonesia telah
membuat ketentuan dalam Fatwa DSN-MUI No. 108 tahun 2016 tentan Pedoman
Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah. Di kota Banjarmasin,
masyarakat seringkali melakukan destinasi wisata ziarah makam ulama. Salah
satu makam ulama populer di Kota Banjarmasin adalah Kubah Surgi Mufti yang
masih belum secara penuh memenuhi kriteria yang ditentukan dalam fatwa
tersebut. Oleh karena itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian tentang
bagaimana pelaksanaan Kubah Surgi Mufti ditinjau melalui Fatwa DSN-MUI No.
108 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan
Prinsip Syariah
Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian hukum empiris yaitu penelitian
hukum yang menggunakan sumber data primer berupa data dari hasil wawancara
dengan pihak terkait yaitu juru pelihara dan pedagang di Kubah Surgi Mufti.
Terdapat pula data sekunder berupa buku dan bahan bacaan lainnya yang dapat
menunjang data dan informasi terkait dengan permasalahan yang diteliti yakni
pelaksanaan Kubah Surgi Mufti ditinjau melalui Fatwa DSN-MUI No. 108 Tahun
2016 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah
Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa dari total sebelas poin yang
menjadi ketentuan dalam Fatwa DSN-MUI NO. 108/DSN-MUI/X/2016 tentang
Pedoman Penyelenggaraan Pariwisata Berdasarkan Prinsip Syariah bagian ketujuh
mengenai “Ketentuan Destinasi Wisata” maka terdapat satu poin yang
membutuhkan perhatian lebih yakni pada poin nomor delapan yang berbunyi,
“Makanan dan minuman halal yang terjamin kehalalannya dengan sertifikat Halal
MUI.” Kendala yang terjadi ialah para pedagang yang memiliki pemikiran bahwa
sertifikat halal hanya untuk perusahaan besar sedangkan pedagang dengan skala
jualan yang lebih kecil dianggap tidak membutuhkan sertifikat hala
Penanaman Nilai Tasâmuh dalam Membentuk Kepribadian Anak Asuh di Panti Asuhan Harapan Mulia Kota Marabahan Kabupaten Barito Kuala
Indonesia sebagai negara multikultural menyuguhkan banyak perbedaan
mendasar dalam kehidupan manusia. Orang tua sebagai pembentuk karakter utama
pada anak bertanggung jawab dalam memberikan bekal pendidikan pada anak agar
dapat menyikapi perbedaan di sekitarnya dengan bijak dan sikap yang benar.
Namun keadaan tersebut akan berbeda, jika dalam masa kehidupan anak tidak
disertai oleh orang tua karena beberapa faktor tertentu. Maka panti asuhan sebagai
lembaga kesejahteraan sosial anak, menjadi upaya dari pemerintah agar dapat
memberikan kontribusi yang penting bagi kesejahteraan anak-anak yang kurang
beruntung tersebut melalui pola pendidikan dan pola asuh yang diterapkan di Panti
Asuhan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penanaman nilai
tasâmuh dalam membentuk kepribadian anak asuh, serta mengidentifikasi faktor
pendukung dan penghambat dari terlaksananya penanaman nilai tasâmuh dalam
membentuk kepribadian anak asuh di Panti Asuhan Harapan Mulia Marabahan.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research)
dengan pendekatan deskriptif. Adapun subjek penelitian terdiri dari pengasuh,
pengurus dan anak asuh. Sedangkan objek penelitian ini yaitu penanaman nilai
tasâmuh pada anak asuh serta faktor pendukung dan penghambat dalam
menanamkan nilai tasâmuh pada anak asuh di Panti Asuhan Harapan Mulia
Marabahan.
Berdasarkan hasil temuan data, diperoleh bahwa penanaman nilai tasâmuh
dalam membentuk kepribadian anak asuh dilakukan melalui beberapa cara yaitu
melalui peraturan panti asuhan, seperti kegiatan rutinan, tata tertib, sanksi dan
hukuman. Sedangkan yang diterapkan pengasuh yaitu nasihat dan keteladanan.
Adapun faktor pendukung penanaman nilai tasâmuh yaitu jumlah anak asuh yang
sedikit dan respon positif dari masyarakat/pemerintah setempat, faktor penghambat
yaitu datang dari lingkungan di luar panti yang menyangkut pergaulan anak dan
kehidupan anak sebelum bergabung di panti asuhan yang memiliki pola asuh yang
berbeda di pant
Pengaruh Mendengarkan Deklamasi Puisi Religi terhadap Peningkatan Kesadaran Beragama Generasi Z di MAN Insan Cendekia Tanah Laut
Saat ini peran remaja di tengah-tengah masyarakat dipegang oleh Generasi
Z. Generasi Z adalah generasi yang lahir dan berkembang saat teknologi sudah
canggih dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mereka cenderung tidak
menyukai kegiatan spiritual dan cenderung sibuk dengan dunianya dan
kesenangannya. Oleh karena itu berbagai hal diupayakan untuk menanamkan
pendidikan agama kepada mereka. Salah satu bentuk pemahaman mereka
terhadap kewajiban beragama adalah dengan adanya kesadaran dalam hal
beragama. Kesadaran beragama dalah suatu kondisi mengerti, memahami, dan
melaksanakan seluruh ajaran agama secara benar dan konsisten. Salah satu upaya
yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran beragama Generasi Z adalah
melalui deklamasi puisi religi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh puisi
religi terhadap peningkatan kesadaran beragama, mengetahui kendala dalam
menerapkan puisi religi sebagai sarana meningkatkan kesadaran beragama serta
solusi terhadap kendala dalam menerapkan puisi religi sebagai sarana
meningkatkan kesadaran beragama bagi Generasi Z di MAN Insan Cendekia
Tanah Laut.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan menggunakan
metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah Generasi
Z yang dalam hal ini adalah peserta didik di MAN Insan Cendekia Tanah Laut.
Objek dalam peneliian ini adalah peranan puisi religi dalam meningkatkan
kesadaran beragama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan
dokumentasi yang kemudian diproses dan dianalisis secara deskriptif kualitatif
untuk mengetahui peranan puisi religi, kendala menerapkan puisi religi serta
solusi terhadap kendala tersebut.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Generasi Z mengalami
peningkatan kesadaran beragama melalui puisi religi. Namun, didapatkan juga
berbagai kendala dalam menerapkan puisi religi sehingga diperlukan penerapan
solusi terhadap kendala yang ada agar peranan puisi religi dalam meningkatkan
kesadaran beragama bagi Generasi Z di MAN Insan Cendekia Tanah Laut dapat
lebih signifikan dampakny
تطبيق برنامج المحادثة في معهد المرحمة للبنات سامبيت كاليمنتان الوسطى Penerapan Program Muhadatsah di Pondok Pesantren Al-Marhamah Puteri Sampit Kalimantan Tengah
Untuk menghasilkan proses belajar dan mengajar dalam mencapai tujuan
yang efektif, maka perlu adanya cara, jalan dan teknik yang dipakai yaitu
dengan menggunakan strategi didalam proses belajar mengajar. Pondok
Pesantren Al- Marhamah Puteri Sampit Kalimantan Tengah menjadikan
penerapan program muhadatsah sebagai strategi yang mereka pakai dalam
mencapai tujuan yang mereka hendaki. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui bagaimana penerapan program muhadatsah di Pondok Pesantren
Al- Marhamah Puteri Sampit Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan
pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan, teknik
pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Teknik pengolahan data menggunakan editing, klasifikasi dan interpretasi,
kemudian dalam penarikan kesimpulan pada analisis data menggunakan
metode induktif. Adapun hasil dari penelitian ini adalah proses penerapan
program muhadatsah mempunyai beberapa tahapan diantaranya tahap
perencanaan dengan pembentukan organisasi bagian bahasa dan membuat
bahan ajar, tahap pelaksanaan dibagi menjadi tiga tahap meliputi kegiatan awal,
kegiatan inti, serta kegiatan penutup, sampai kepada tahap evaluasi yang
dilakukan diakhir semester dengan menjawab beberapa soal. Namun dalam
tahap pelaksanaan penerapan program muhadatsah di pondok Pesantren Al�Marhamah Puteri Sampit Kalimantan Tengah masih belum maksimal
dikarenakan program muhadatsah ini masih belum seimbang antara pemberian
kosa kata dan praktek muhadatsah, dilihat dari banyaknya pembagian hari yang digunakan untuk pelaksanaan pemberian kosa kata dan untuk pelaksanaan
praktek muhadatsah. Program muhadatsah ini memiliki kendala pada sebagian
peserta didik yang sering lupa akan kosa kata yang telah diberikan, dan diatasi
dengan peserta didik didata untuk penyetoran diluar jam penerapan program
muhadatsah. Program ini juga memiliki dampak positif bagi para peserta didik,
yaitu menambah wawasan peserta didik, menjadikan mereka banyak
mempunyai kosa kata bahasa Arab, mempermudah saat pembelajaran bahasa
Arab dikelas, serta menjadikan para peserta didik lancar dalam bercakap
bahasa Arab dan mempermudah dalam kegiatan lainnya seperti kegiatan
muhadharah di pondok pesantre
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila pada Kelas 4 SDN Kebun Bunga 3 Banjarmasin Timur
Profil pelajar Pancasila merupakan program yang bertujuan untuk
mengembangkan karakter pelajar di Indonesia yang berlandaskan pada nilai-nilai
Pancasila, yang bertujuan untuk mengembangkan soft skill dan membangun profil
karakter siswa Pancasila. Adapun setiap program pasti memiliki kelebihan dan
kekuranganya masing masing termasuk pembelajaran yang berbasis proyek
penguatan profil pelajar Pancasila. Kelebihan dari pada pembelajaran penguatan
profil pelajar Pancasila ialah mendorong peserta didik menjadi lebih
kreatif,kritis,dan berjiwa bebas. Kekurangan dari pembelajaran penguatan profil
pancasila membutuhkan waktu dan sumber daya yang cukup baik dari segi materi,
pengorganisasian maupun penilaian hasil projek.Tujuan penelitian untuk
mengetahui implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila pada kelas 4
SDN Kebun Bunga 3 Banjarmasin Timur serta faktor pendukung dan
penghambatnya.
Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan dengan pendekatan
kualitatif. subjeknya adalah 1 orang guru kepala penanggung jawab projek, 1 orang
guru kelas IV, 8 orang siswa kelas IV SDN Kebun Bunga 3 Banjarmasin Timur,
dan kepala sekolah SDN Kebun Bunga 3 Banjarmasin Timur. Sedangkan objeknya
adalah implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila serta faktor
pendukung dan penghambatnya.Teknik pengumpulan data yaitu observasi,
wawancara dan dokumentasi. teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data,
kesimpulan dan verifikasi.
hasil penelitian ini adalah mengetahui implementasi projek penguatan profil
pelajar pancasila serta faktor pendukung dan pemghambatnya.adapun rangkaian
dari projek penguatan profil pelajar pancasila ini yaitu perencanaan, pelaksanaans
dan evaluasi. perencanaan yang diawali dengan pembentukan tim fasilitator,
identifikasi kesiapan satuan pendidikan, merancang tema,dimensi, alokasi waktu,
dan menyusun modul ajar. pelaksanaan diawali dengan pengenalan,
kontekstualisasi, aksi dan refleksi. evaluasi diawali dengan perancangan rapor
projek, hasil asesmen, proses evaluasi dan tindak lanjut. faktor pendukung meliputi
latar belakang pendidikan guru, antusias peserta didik, dan sarana prasarana, faktor
penghambat meliputi waktu dan dana
Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Sarana Promosi di Perpustakaan Bank Indonesia Kalimantan Selatan
Penelitian ini membahas tentang pemanfaatan media sosial sebagai sarana
promosi di Perpustakaan Bank Indonesia Kalimantan Selatan. Peranan promosi
begitu strategis dalam upaya memajukan dan memperkenalkan perpustakaan.
Dengan menjalankan promosi, maka pemikiran masyarakat akan berbentuk bahwa
perpustakaan merupakan tempat mencari informasi dan tempat pendidikan
nonformal bagi pemustaka. Dengan media sosial, maka proses promosi
perpustakaan dapat berlangsung secara global, cepat, dan membuka interaksi yang
lebih intens antara pustakawan dan pemustaka.
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan media sosial
sebagai sarana promosi di Perpustakaan Bank Indonesia Kalimantan Selatan serta
untuk mengetahui kendala yang dihadapi dalam melaksanakan pemanfaatan
media sosial sebagai sarana promosi. Metode penelitian ini menggunakan jenis
penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data pada
penelitian ini yaitu dengan melakukan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Analisis data dengan melalui tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemanfaatan media sosial sebagai
sarana Promosi di Perpustakaan Bank Indonesia Kalimantan Selatan melalui
Instagram dan Youtube sudah terlaksana, hanya saja peluang promosi dari
berbagai fitur kedua platform belum dimanfaatkan secara sepenuhnya. Kendala
pemanfaatan media sosial adalah keterbatasan sumber daya manusia dan tidak ada
kebijakan peraturan dalam pelaksanaan promosi dapat memengaruhi kelancaran
promosi yang dilakukan Perpustakaan Bank Indonesia Kalimantan Selata