IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Penggunaan Sistem Pembayaran Uang Elektornik E-Money pada Aplikasi DANA Studi Kasus pada Mahasiswa Perbankan Syariah UIN Antasari Banjarmasin
Perguruan tinggi sebagai mitra pemerintah hendaknya mendukung penggunaan aplikasi
DANA dilingkungan kampus, khususnya pada generasi muda yakni mahasiswa yang sangat
cepat mengikuti perkembangan teknologi dan trend. Tidak terkecuali Mahasiswa Perbankan
Syariah UIN Antasari Banjarmasin, yang saat ini banyak menggunakan Uang elektronik E
Money atau dompet Digital .Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
bagaimana dampak dan pengaruh dari penggunaan uang Elektronik E-Money pada aplikasi
DANA pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam khususnya Perbankan Syariah.
Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif subjek penelitian ini adalah
Mahasiswa Perbankan Syariah UIN Antasari Banjarmasin Berjumlah 10 Orang. Adapun objek
penelitian ini adalah segala data yang terkait tentang sistem pembayaran uang elektronik pada
Mahasiswa Perbankan Syariah UIN Antasari Banjarmasin mengenai sistem pembayaran pada
aplikasi DANA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara sedangkan
teknik analisis data dilakukan melalui penyajian data dan penarikan kesimpulan.
penelitian ini menghasilkan kesimpulan bahwa mahasiswa dan mahasiswi perbankan
syariah UIN Antasari banyak menggunakan aplikasi DANA selain penggunaannya mudah dan
praktis. Mengenai penggunaan aplikasi DANA dan sistem pembayaran melalui aplikasi DANA
dalam hal ini saat berpengaruh dan memiliki dampak yang sangat positif, karena fitur-fiturnya
yang mudah digunakan dan mudah dipahami. Dan juga sistem pembayaran seperti QRIS juga
telah diterapkan pada aplikasi DANA sehingga memudahan pengguna untuk melakukan
transaksi menggunakan aplikasi tersebut. Penggunaan aplikasi DANA pada mahasiswa
mahasiswi perbankan syariah UIN Antasari Banjarmasin yang tergolong baik, mengenai
aplikasi DANA telah membuahkan sikap keuangan berupa tanggapan positif terhadap DANA
serta perilaku keuangan berupa penggunaan DANA pada berbagai transaksi pembayaran
Dinamika Pembaharuan Akad Nikah dalam Komunitas Masisir: Telaah Hukum Keluarga Islam dan Sadd Al-Dzarī‘ah
Penelitian ini membahas dinamika pembaharuan akad nikah di komunitas
mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir) yang sebelumnya melangsungkan akad
nikah secara agama di hadapan syekh tanpa pencatatan negara. Ketiadaan lembaga
pengadilan agama di Mesir menyebabkan pasangan tersebut tidak dapat
mengajukan isbat nikah sebagaimana mekanisme yang berlaku di Indonesia. Dalam
kondisi tersebut, PPNLN di KBRI Mesir melaksanakan akad nikah baru sebagai
langkah administratif agar pernikahan memperoleh pencatatan resmi dan
diterbitkan buku nikah.
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan faktor-faktor yang
melatarbelakangi pembaharuan akad nikah, proses pelaksanaannya, serta dampak
sosialnya terhadap stabilitas keluarga; dan (2) menganalisis praktik tersebut dari
perspektif Hukum Keluarga Islam dan teori sadd al-dzarī‘ah.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan
sosiologis dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan
dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembaharuan akad nikah dilakukan
karena kebutuhan legalitas, minimnya pemahaman tentang pentingnya pencatatan
pernikahan sejak awal, tabarruk kepada Syekh,, serta keterbatasan struktural
berupa tidak adanya pengadilan agama di luar negeri. Proses pembaharuan akad
nikah dilakukan melalui akad baru di hadapan PPNLN dengan verifikasi dokumen
dan pemenuhan rukun nikah sesuai ketentuan hukum Indonesia. Praktik ini
memberikan dampak positif berupa kepastian hukum, tetapi juga menimbulkan
potensi bertambahnya praktik nikah siri.
Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, pembaharuan akad nikah sah
sebagai langkah administratif, namun bukan bentuk penyelesaian yang ideal karena
pencatatan seharusnya dilakukan sejak akad pertama. Sementara itu, dalam
perspektif sadd al-dzarī‘ah, pembaharuan akad nikah dapat dipandang sebagai
maslahat jangka pendek, namun juga memiliki potensi membuka peluang
terjadinya mafsadat berupa bertambahnya praktik nikah siri
Pengembangan Buku Referensi Jenis-Jenis Kupu-Kupu di Kampus II Uniersitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin
Kupu-kupu adalah serangga yang memiliki sayap bersisik, termasuk dalam
ordo Lepidoptera. Kupu-kupu ordo Lepidoptera memiliki bagian tubuh terbagi
menjadi tiga bagian yaitu kepala (caput), dada (thoraks) dan perut (abdomen).
Kampus II UIN Antasari memiliki jenis kupu-kupu yang didapat 16 jenis,
sehingga jenis kupu-kupu ini diteliti dan dikembangkan menjadi sebuah produk
berupa Buku Referensi. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi jenis-jenis
kupu-kupu dan mendeskripsikan validitas Buku Referensi jenis-jenis kupu-kupu
di Kampus II Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.
Jenis
penelitian
adalah
Educational
Design
Research
yang
terdiri dari preliminary research, development or prototyping phase, assessment
phase)yang dibatasi pada development or prototyping phase. Pada development or
prototyping phase dilakukan evaluasi Buku Referensi yang dikembangkan
menggunakan evaluasi formatif Tessmer (1993) yang terdiri dari self evaluation,
expert review, one-to-one evaluation, small group, dan field test yang dibatasi
sampai tahap expert review. Buku referensi dikembangkan berdasarkan data hasil
kajian lapangan tentang jenis kupu-kupu. Pendekatan penelitian adalah kualitatif
dan kuantitatif. Teknik sampling yaitu purposive sampling dan metode jelajah.
Teknik pengumpulan data yaitu observasi, angket, dan dokumentasi. Teknik
analisis data yaitu analisis data kualitatif dan kuantitatif.
Hasil penelitian ditemukan 16 jenis kupu-kupu yang terbagi dalam 3 zona.
Diantaranya yaitu jenis Hypolimnas bolina Jacintha betina, Hypolimnas bolina
jantan, Appias olferna jantan, Appias olferna betina, Melanitis leda, Aphantopus
hyperantus, Mycalesis perseus tabitha, Junonia coenia, Junonia orithya jantan,
Eurema hecabe, Catopsilia pomona, Catopsillia syclla, Acraea terpsicore,
Elymnias hypermnestra, Neptis hylas dan Letopsia nina. Berdasarkan hasil uji
validitas buku referensi diperoleh rata-rata jumlah persentase 87, 37% berkategori
sangat valid, atau dapat digunakan tanpa revis
Pengaruh Model PjBL Berbasis TPACK terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas X pada Materi Kimia Hijau
Keterampilan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan abad ke-21
yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran kimia. Hasil observasi awal di SMAN
1 Bati-Bati menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis peserta didik masih
rendah karena pembelajaran lebih berfokus pada hafalan konsep. Model Project
Based Learning (PjBL) yang diintegrasikan dengan Technological Pedagogical
Content Knowledge (TPACK) diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan
keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
penerapan model PjBL berbasis TPACK terhadap keterampilan berpikir kritis peserta
didik pada materi Kimia Hijau.
Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen
menggunakan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian adalah
kelas X B (eksperimen) dan X C (kontrol) SMA Negeri 1 Bati-Bati yang masing
masing berjumlah 34 peserta didik, dipilih dengan teknik purposive sampling
berdasarkan rekomendasi guru mata pelajaran. Instrumen penelitian berupa tes
keterampilan berpikir kritis (pre-test dan post-test) serta angket respon peserta didik.
Analisis data meliputi uji normalitas, homogenitas, independent sample t-test, uji N
Gain, Mann-Whitney U Test, serta analisis deskriptif kuantitatif.
Hasil uji hipotesis dengan independent sample t-test pada data post-test
menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,005 < 0,05, sehingga terdapat pengaruh
signifikan penerapan model PjBL berbasis TPACK terhadap keterampilan berpikir
kritis peserta didik. Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen sebesar 82,62 lebih
tinggi dibandingkan kelas kontrol 73,26, dengan N-Gain masing-masing 0,62 dan
0,41 (kategori sedang). Respon peserta didik juga positif dengan rata-rata 88%
kategori sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa model PjBL
berbasis TPACK berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis
peserta didik pada materi Kimia Hijau
Pengembangan Video Animasi untuk Pencegahan Bullying pada Anak Usia Dini
Bullying adalah masalah sosial yang dapat berdampak negatif terhadap
perkembangan anak, khususnya pada usia dini. Penelitian ini dilakukan di TK
PKK Cipta Karya dengan tujuan menciptakan dan menguji efektifitas video
animasi sebagai alat untuk mengajarkan anak-anak tentang pencegahan
bullying pada anak usia dini.
Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development
(R&D) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development,
Implementation, Evaluation). Data penelitian dikumpulkan dengan beberapa
teknik, seperti observasi, wawancara dengan kepala sekolah, validasi ahli
materi dan ahli media, serta wawancara dengan guru untuk menilai efektivitas
konten dan media.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa penilaian efektivitas konten
memperoleh skor sebesar 83,3% dan termasuk dalam kategori efektif.
Penilaian efektivitas media memperoleh skor sebesar 80%, dan keduanya juga
termasuk dalam kategori efektif. Hasilnya menunjukkan bahwa video animasi
dapat digunakan dengan baik sebagai alat pendidikan untuk meningkatkan
pemahaman anak tentang cara mencegah bullying. Oleh karena itu, produk
video animasi dapat digunakan sebagai alternatif media pendidikan yang
membantu anak usia dini belajar.
Berdasarkan temuan ini, video animasi disarankan untuk digunakan
secara lebih luas sebagai media bahan ajar dalam program PAUD. Video
animasi ini akan membantu menanamkan nilai-nilai anti-bullying sejak dini,
meningkatkan kesadaran guru dan dapat ditingkatkan dengan menambahkan
elemen interaktif
Konsep Muhasabah Dalam Novel "172 Days" Aku Ikhlas Tapi Aku Rindu Karya Nadzira Shafa Perspektif Muhasabah Al-Ghazali
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah maraknya fenomena
kegelisahan batin, kerapuhan iman, dan kesulitan dalam menghadapi ujian hidup
yang dialami oleh generasi muda. Hal ini tercermin dalam berbagai karya sastra
populer yang merepresentasikan pencarian makna hidup, salah satunya novel 172
Days Aku Ikhlas Tapi Aku Rindu karya Nadzira Shafa. Novel ini tidak hanya
mengangkat kisah cinta dan kehilangan, tetapi juga memuat nilai-nilai spiritual
yang mendalam, termasuk praktik muhasabah atau introspeksi diri. Dalam
konteks ini, penting untuk mengkaji bagaimana konsep muhasabah digambarkan
dalam novel tersebut serta sejauh mana pemaknaan muhasabah sejalan dengan
perspektif Imam al-Ghazali, seorang ulama besar yang menekankan pentingnya
muhasabah dalam pembinaan jiwa.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap representasi konsep
muhasabah dalam novel 172 Days dan menganalisisnya melalui perspektif
muhasabah menurut Imam al-Ghazali. Penelitian ini juga bertujuan untuk
menelusuri sejauh mana nilai-nilai spiritual yang tertuang dalam novel dapat
dijadikan sebagai refleksi moral bagi pembaca dalam kehidupan nyata.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
metode analisis isi (content analysis). Data utama berupa kutipan-kutipan naratif
dalam novel yang mengandung unsur muhasabah, seperti perenungan tokoh
utama terhadap kehidupan, kematian, cinta, dan keikhlasan. Data dianalisis
dengan merujuk pada konsep muhasabah yang dirumuskan oleh Imam al-Ghazali
dalam karya-karyanya, terutama dalam Ihya’ Ulumiddin. Analisis dilakukan
melalui identifikasi tema-tema utama, kategorisasi nilai muhasabah, dan
interpretasi makna berdasarkan pendekatan sufistik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel 172 Days mengandung elemen
muhasabah yang cukup kuat, terutama dalam bentuk perenungan tokoh terhadap
makna kehilangan, keikhlasan, dan hubungan dengan Tuhan. Tokoh utama
mengalami transformasi spiritual melalui proses muhasabah yang serupa dengan
tahapan yang dijelaskan oleh Imam al-Ghazali, yakni mulai dari introspeksi diri,
penyesalan atas kekurangan, hingga munculnya tekad untuk memperbaiki diri.
Perspektif muhasabah Imam al-Ghazali memberikan kerangka yang sistematis
dalam memahami per jalanan batin tokoh utama, serta memperkaya pembacaan
terhadap nilai-nilai spiritual dalam novel
Strategi Membaca Bersama pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dalam Meningkatkan Literasi Membaca Siswa Kelas 1 MI TPI Keramat Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan strategi
membaca bersama pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam meningkatkan
literasi membaca siswa kelas I MI TPI Keramat Banjarmasin serta mengetahui
kendala yang muncul selama pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan
kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian melibatkan guru dan
siswa kelas I, sedangkan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang
meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi membaca bersama
dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan
inti meliputi membaca teks bersama, membacakan bacaan oleh siswa, serta
pendampingan langsung dari guru melalui bimbingan pelafalan dan pertanyaan
pemahaman. Strategi ini memberikan peningkatan pada kemampuan membaca
siswa, yang terlihat dari semakin lancarnya siswa dalam melafalkan kata,
meningkatkan kemampuan mengenali huruf dan pemahaman sederhana, serta
meningkatkan pemahaman siswa terhadap isi bacaan. Selain itu, siswa lebih berani
membaca nyaring dan lebih fokus selama proses pembelajaran. Kendala yang
umum terjadi meliputi perbedaan kemampuan membaca antar siswa serta
keterbatasan waktu belajar.
Secara keseluruhan, strategi membaca bersama efektif dalam meningkatkan
literasi membaca siswa kelas I, terutama dalam membangun kemampuan membaca
dasar, menumbuhkan minat membaca, serta meningkatkan kepercayaan diri siswa
dalam membaca
Efektivitas Model Pembelajaran Berbasis Proyek dalam Mata Kuliah Penelitian Tindakan Kelas: Kombinasi Teori, Praktik Lapangan, dan Produk Proposal PTK Mahasiswa
Penelitian ini mengkaji efektivitas perkuliahan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengintegrasikan teori, praktik lapangan, dan tugas proyek (proposal/laporan mini PTK) untuk meningkatkan kompetensi PTK mahasiswa PGMI. Secara konseptual, PTK dipahami sebagai action research reflektif berbasis siklus (perencanaan–tindakan–observasi–refleksi) yang berorientasi pada perbaikan pembelajaran berkelanjutan (Lewin, 1946; Kemmis et al., 2014). Penelitian menggunakan desain mixed-method sekuensial-eksplanatori, dilaksanakan di Prodi PGMI UIN Antasari Banjarmasin pada September–Desember 2025 dengan total sampling dua kelas proyek (Selasa 08.30–10.10 sebanyak 33 mahasiswa, dan Selasa 10.20–12.00 sebanyak 32 mahasiswa).
Hasil diagnostik proses menunjukkan pada kelas 33 mahasiswa terdapat 5 mahasiswa yang memerlukan pembinaan, sedangkan pada kelas 32 mahasiswa terdapat 4 mahasiswa yang memerlukan bimbingan. Secara keseluruhan, model pembelajaran terintegrasi mencapai 95% keberhasilan dalam memenuhi sasaran pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi pengalaman autentik, refleksi terarah, dan artefak proyek dapat memperkuat kompetensi PTK mahasiswa, sekaligus menegaskan perlunya dukungan diferensiatif bagi kelompok kecil yang memerlukan pendampingan tambahan
Potret Asesmen Pembelajaran di SD/MI: Analisis Kesesuaian Perencanaan–Pelaksanaan–Pelaporan Hasil Belajar
Penelitian ini bertujuan memotret praktik asesmen pembelajaran di SD/MI serta menganalisis kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan hasil belajar pada konteks Kalimantan Selatan. Studi menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif berbasis studi lapangan yang melibatkan mahasiswa PGMI UIN Antasari Banjarmasin sebagai pengumpul data. Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa dua kelas perkuliahan: kelas Kamis (13.30–16.00) berjumlah 25 mahasiswa dan kelas Jumat (08.30–11.00) berjumlah 23 mahasiswa; seluruhnya dijadikan sampel (total sampling) pada periode September–Desember 2025.
Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur, studi dokumentasi (perangkat perencanaan asesmen, bukti pelaksanaan, dan dokumen pelaporan), serta wawancara semi-terstruktur untuk klarifikasi temuan lapangan. Analisis dilakukan secara interaktif melalui kondensasi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan dengan pengodean tiga domain utama: perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan, serta pemetaan koherensi antar-domain. Hasil menunjukkan keterlaksanaan kegiatan penelitian yang tinggi: dari total 48 mahasiswa, sebanyak 46 mahasiswa (95,83%) menyelesaikan kegiatan hingga akhir. Kelas Jumat seluruhnya menyelesaikan kegiatan (100%), sedangkan di kelas Kamis terdapat dua mahasiswa yang mengalami hambatan hingga akhir kegiatan, yaitu satu mahasiswa memerlukan pembinaan sampai akhir dan satu mahasiswa tidak dapat menyelesaikan kegiatan. Temuan ini menegaskan bahwa pelibatan mahasiswa efektif untuk memotret praktik asesmen, namun memerlukan penguatan mekanisme pendampingan dan kontrol mutu agar kelengkapan bukti perencanaan–pelaksanaan–pelaporan terjaga merata
فعالية استخدام الطريقة الصامتة (Silent Way) في إتقان مهارة الكتابة في تعليم اللغة العربية لطلبة الصف الثامن بمدرسة الحكمة المتوسطة الإسلامية بنجرماسين = Efektivitas Penggunaan Metode Silent Way dalam Menguasai Keterampilan Menulis pada Pembelajaran Bahasa Arab bagi Siswa Kelas VIII di MTs Al-Hikmah Islamiyah Murung Raya Banjarmasin
Munculnya urgensi penelitian ini berangkat dari kebutuhan untuk menemukan
metode pembelajaran yang benar-benar efektif dalam pengajaran keterampilan menyusun
kalimat bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penggunaan
metode Silent Way dalam pembelajaran keterampilan menulis, khususnya kemampuan
membentuk kalimat bahasa Arab pada siswa kelas VIII di MTs Hikmah Islamiyah Raya
Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain
eksperimen yang melibatkan dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diajar menggunakan
metode Silent Way dan kelas kontrol yang diajar menggunakan metode pembelajaran
tradisional. Data penelitian dikumpulkan melalui pre-test, post-test, observasi,
wawancara, dan dokumentasi dengan jumlah sampel sebanyak 68 siswa.
Berdasarkan hasil uji normalitas Shapiro–Wilk, data penelitian tidak berdistribusi
normal namun bersifat homogen, sehingga analisis statistik dilakukan menggunakan uji
non-parametrik Mann–Whitney. Hasil analisis menggunakan program SPSS
menunjukkan bahwa nilai Mann–Whitney U sebesar 467,000 dengan nilai signifikansi
0,168, serta nilai signifikansi lainnya sebesar 0,164 > 0,05. Hasil tersebut menunjukkan
bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara hasil post-test kelas
eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan hasil tersebut, H0 diterima dan Ha ditolak.
Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan metode Silent Way tidak efektif dan kurang
sesuai dalam meningkatkan keterampilan menulis bahasa Arab, khususnya pada aspek
pembentukan kalimat. Hal ini disebabkan oleh karakteristik metode Silent Way yang
lebih menekankan pada kemandirian siswa dan penggunaan isyarat nonverbal, sementara
pembelajaran pembentukan kalimat membutuhkan penjelasan kaidah tata bahasa dan
struktur kalimat yang bersifat eksplisit dan terstruktur.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode Silent Way tidak cocok digunakan
sebagai metode utama dalam pembelajaran keterampilan menulis, khususnya pada tahap
pembelajaran pembentukan kalimat. Oleh karena itu, metode ini direkomendasikan untuk
digunakan secara terbatas sebagai metode pendukung dan perlu dipadukan dengan
metode pembelajaran lain yang lebih menekankan pada penjelasan kaidah nahwu dan
struktur kalimat secara langsung, terutama pada kelas dengan tingkat penguasaan tata
bahasa yang masih rendah