IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Perkembangan Janin dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sains (Studi Komparatif Tafsîr Al-Thabarî dan Tafsir Ilmi Kemenag RI)

    Get PDF
    Al-Qur'an adalah kitab suci abadi yang memandu kehidupan manusia sekaligus memberikan isyarat-isyarat ilmiah yang relevan sepanjang zaman, termasuk perkembangan janin dalam kandungan. Seiring kemajuan ilmu pengetahuan, penafsiran terhadap ayat-ayat tersebut mengalami perkembangan yang berbeda antara tafsir klasik dan modern. Tujuan penelitian ini untuk mengungkap secara sistematis penafsiran kedua mufassir mengenai tahapan perkembangan janin, mengidentifikasi persamaan dan perbedaan di antara keduanya, serta menganalisis faktor-faktor yang melatarbelakangi perbedaan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode komparatif (muqâran) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Sebagai penelitian kepustakaan (library research), sumber data primer adalah kitab Jâmi‘ al-Bayân fî Ta’wîl al-Qur’ân karya Muhammad bin Jarîr al-Thabarî dan Tafsir Ilmi: Penciptaan Manusia dalam Perspektif al-Qur’an dan Sains oleh Kemenag RI. Analisis difokuskan pada penafsiran Q.S. al-Mu’minun: 12-14 dan Q.S. al-Hajj: 5, membandingkan metodologi, sumber rujukan, dan hasil penafsiran dari kedua karya tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-Thabarî menafsirkan ayat secara tekstual dan linguistik yang berbasis riwayat (bil ma‘tsûr) dengan fokus teologis. Misalnya, ‘alaqah dimaknai sebagai "segumpal darah" dan khalqan âkhara sebagai momen peniupan roh. Sebaliknya, Tafsir Ilmi Kemenag RI menggunakan pendekatan integratif yang menghubungkan terminologi al-Qur'an dengan ilmu embriologi modern, seperti menjelaskan ‘alaqah sebagai implantasi zigot dan mudhghah sebagai diferensiasi sel. Meskipun berbeda secara epistemologis, al Thabarî bertumpu pada riwayat (naqli) dan penalaran (aqli), sementara Tafsir Ilmi Kemenag RI berorientasi sains empiris. Keduanya sejalan dalam urutan perkembangan janin. Perbedaan ini bukan kontradiksi, melainkan cerminan dinamika intelektual dalam tradisi tafsir Islam yang menunjukkan relevansi wahyu dengan ilmu pengetahuan modern. Kajian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah tafsir al-Qur’an sekaligus menunjukkan relevansi wahyu dengan perkembangan ilmu pengetahuan moder

    Workshop Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi di SDN Masiraan Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah

    Get PDF
    Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi di SDN Masiraan. Guru masih dominan menggunakan media konvensional sehingga penyajian materi kurang variatif dan kurang mampu menarik perhatian siswa. Kondisi ini menuntut adanya pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan guru dalam membuat media digital yang menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad 21. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi informasi melalui workshop dan pendampingan terstruktur. Secara khusus, kegiatan ini bertujuan mengidentifikasi kebutuhan guru, memberikan pelatihan pembuatan media digital, dan mendorong guru mampu menerapkan media tersebut dalam pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang mencakup beberapa tahapan: Focus Group Discussion (FGD), pemetaan aset sekolah, pelaksanaan workshop, pendampingan praktik pembuatan media digital, serta monitoring dan evaluasi partisipatif. Seluruh proses melibatkan guru secara aktif untuk memastikan pelatihan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan mereka. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada literasi teknologi dan keterampilan guru dalam membuat media digital menggunakan aplikasi seperti Canva. Guru menjadi lebih kreatif, percaya diri, dan mampu menghasilkan media pembelajaran yang menarik dan relevan. Secara keseluruhan, pendampingan ini efektif dalam mendorong penggunaan teknologi secara berkelanjutan pada proses pembelajaran di SDN Masiraa

    Ketaatan Pemilik Rumah Lanting Dalam Pengelolaan Sampah di Kota Muara Teweh

    Get PDF
    Pengelolaan sampah di Rumah Lanting (rumah apung) Muara Teweh rendah. Secara tradisional, sampah dibuang ke Sungai Barito karena kurangnya fasilitas dan TPS (Tempat Pembuangan Sementara) yang jauh/sulit diakses saat air surut, bertentangan dengan Perbup No. 27 Tahun 2018. Ini menyebabkan pencemaran. Penelitian bertujuan menganalisis ketaatan dan merumuskan solusi. Penelitian Hukum Empiris (kualitatif, studi kasus) di Rumah Lanting, Sungai Barito, Muara Teweh. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi (Data Primer), dan kepustakaan (Data Sekunder). Ketaatan perilaku rendah, meskipun kesadaran dan pengetahuan masyarakat tinggi. Rendahnya ketaatan disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur (TPS jauh/tidak memadai). Upaya peningkatan meliputi: 1) Penyediaan fasilitas sampah spesifik dan mudah diakses (mengambang); 2) Penguatan penegakan hukum dan kebijakan operasional khusus lingkungan terapung; dan 3) Sosialisasi peraturan yang lebih detail dan berkelanjutan

    Analisis Framing Pemberitaan Media Online suara.com dan rmol.Id Tentang Konten Akun Instagram Ustadz Abdul Somad yang Diduga Menyindir Jokowi

    Get PDF
    Media online merupakan media yang menyajikan berita dengan menggunakan media internet. Dalam pemberitaan media online, seringkali pembaca media online dihadapkan pada suatu berita yang viral, menghebohkan, menyangkut orang terkenal, dan berita tersebut menjadi perbincangan trending topic di berbagai media sosial dan media online. Ijazah S1 perguruan tinggi Jokowi (Joko Widodo) sejak ia akan mencalonkan diri dalam Pemilihan presiden (Pilpres) 2019, hingga terpilih kembali menjadi Presiden Republik Indonesia untuk periode kedua pada 2019-2024 menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Ustadz Abdul Somad (UAS) yang menanggapi kasus ini menjadi sebuah pemberitaaan nasional khususnya media sosial dan media online yaitu media Suara.com dan Rmol.id. Salah satu media yang merilis pemberitaan ini adalah Suara.com dan Rmol.id. Dan dipilih peneliti sebagai media online pada penelitian ini karena berani menyajikan berita kontroversial mengenai ijazah Jokowi dan mengaitkan hal tersebut dengan unggahan akun instagram UAS yang mana kedua orang ini adalah orang penting dan berpengaruh di Indonesia. Penelitian ini didokumentasikan secara tertulis, karena merupakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian analisis framing, dengan pendekatan kualitatif. Data primer penelitian ini diperoleh dari konten berita yang berkaitan dengan UAS dan ijazah palsu Jokowi dari dua media online suara.com dan Rmol.Id. Data sekunder diperoleh dari berbagai sumber lain, seperti catatan, dokumen, epaper RM.id, dan konten akun instagram UAS tentang unggahan ijazahnya serta komentar netizen pada unggahan terebut. Analisis framing yaitu sintaksis, skrip, tematik dan retoris. Hasil temuan dari penelitian ini adalah pembingkaian berita tentang konten akun instagram UAS “Uas Ikut Pamerkan Ijazah, Sindir Jokowi?” oleh pemberitaan online Suara.com dan Rmol.id merupakan framing negatif karena penggunaan diksi “diduga menyindir” yang secara semantik mengandung makna adanya kontroversi, potensi konflik politik, dan penilaian problematis terhadap subjek berita. Berita yang berdasar pada komentar netizen di unggahan media sosial Instagram UAS. Dibuktikan dari media berita online ini yang memuat bukti jelas keterkaitan unggahan UAS dengan sindiran yang diberikan terkait ijazah palsu Jokowi. Selain itu, judul berita yang dimuat oleh kedua media ini mengarah kepada framing negatif seolah-olah UAS ikut menyindir Jokowi yang tidak ingin menunjukkan foto-foto ijazah ke publik. Adapun hasil analisis framing Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki adalah sebagai berikut: (1) Struktur Sintaksis, kedua berita tersusun dalam bentuk tetap dan teratur sehingga membentuk piramida terbalik mulai dengan judul headline, lead, latar dan penutup. Namun, dalam penyusunan dan penekanan fakta didalam berita tidak didukung oleh kutipan narasumber yang memiliki kriteria dan harus memiliki kredibilitas yang sesuai dengan isu yang diangkat; (2) Struktur Skrip, pemberitaan yang dilakukan oleh Suara.com. dan Rmol.id memiliki bentuk umum yang memiliki pola 5W + 1H, hal tersebut tentu saja menunjukan kelengkapan dalam penyajian berita tersebut; (3) Struktur Tematik, dari keseluruhan berita yang dianalisis, Suara.com. dan Rmol.id mengemas dan menampilkan tema yang sama, tentang pemberitaan sindiran UAS terhadap Jokowi melalui unggahan foto-foto ijazah; (4) Struktur Retoris, konstruksi yang diberikan oleh wartawan Suara.com. dan Rmol.id belum menunjukan kecendrungan bahwa apa yang disampaikan sesuai dengan fakta dilapangan

    Pengaruh Budaya Sekolah dan Beban Kerja Terhadap Kinerja Guru di Sekolah Dasar Islam Terpadu di Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Keberhasilan pendidikan dan peserta didik sangat erat kaitannya dengan kinerja para gurunya. Salah satu yang mempengaruhi kinerja adalah variable organisasi. Disisi lain, faktor yang mempengaruhi kinerja guru terdiri dari faktor eksternal dan faktor internal. Budaya sekolah dan beban kerja merupakan faktor internal yang mempengaruhi kinerja seorang guru. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal pada beberapa SDIT di Banjarmasin bahwa budaya sekolah ditandai oleh hubungan kerja yang harmonis antara guru, kepala sekolah, dan siswa, serta kuatnya karakter religius sebagai identitas sekolah Islam terpadu. Sementara itu, beban kerja menunjukkan adanya persepsi yang beragam dari guru. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Gibson bahwa kinerja pekerjaan adalah hasil dari pekerjaan yang berkaitan dengan tujuan organisasi. Teori Robbins dan Judge bahwa budaya organisasi mengacu pada sistem makna bersama yang dimiliki oleh anggota yang membedakan organisasi dari organisasi lain. Dan dalam Webster bahwa beban kerja sebagai jumlah pekerjaan atau waktu bekerja yang diharapkan kepada pekerja dan total jumlah pekerjaan yang harus diselesaikan oleh suatu departemen atau kelompok pekerja dalam suatu periode waktu tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya sekolah dan beban kerja terhadap kinerja guru di Sekolah Dasar Islam Terpadu di kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif. Penelitian ini melibatkan guru dari SDIT Alhikmah, SDIT Nurul Fikri, SDIT Insantama, dan SDIT Hunafaa. Dengan populasi 80 guru. Pengambilan sampel menggunakan proportionate random sampling. Sampel yang didapat adalah 67 guru. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner skala likert, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan program SPSS 29 for Mac. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesi nol (H0) ditolak. Selain itu, beban kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru maka hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesi nol (H0) ditolak. Hasil uji F menunjukkan bahwa kedua variabel independen, yaitu budaya sekolah dan beban kerja, secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesi nol (H0) ditolak

    Strategi Komunikasi Hubungan Masyarakat Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri dalam Meningkatkan Citra Melalui Media Sosial Instagram @ponpes.darulhijrahputri

    Get PDF
    Pemanfaatan media sosial semakin penting bagi lembaga pendidikan dalam membangun komunikasi publik, termasuk Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri. Dalam konteks ini, Humas berperan strategis dalam memanfaatkan Instagram sebagai sarana penyampaian informasi, publikasi kegiatan, serta pembentukan citra lembaga. Pemanfaatan media sosial semakin penting bagi lembaga pendidikan dalam membangun komunikasi publik, termasuk Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri. Dalam konteks ini, Humas berperan strategis dalam memanfaatkan Instagram sebagai sarana penyampaian informasi, publikasi kegiatan, serta pembentukan citra Lembaga. Namun, pondok menghadapi tantangan seperti peretasan akun, keterbatasan teknis, serta meningkatnya kebutuhan publik terhadap transparansi informasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi Humas Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri melalui Instagram dengan menggunakan model Cutlip, Center, dan Broom. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari Tim Media Humas, OSDA Tim Media, wali santri, alumni, dan pengikut akun Instagram pondok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap fact finding, pondok mampu mengidentifikasi kebutuhan informasi publik, terutama wali santri yang menginginkan komunikasi cepat dan transparan. Pada tahap perencanaan, pondok merumuskan tujuan, menetapkan pesan utama, mengelompokkan jenis konten, dan menyusun content plan sebagai dasar publikasi. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui dokumentasi kegiatan, editing, penyusunan caption, serta publikasi konten dengan melibatkan Tim Media Humas dan OSDA. Instagram dimanfaatkan melalui fitur Stories, Reels, dan Live. Pada tahap evaluasi, strategi dinilai cukup efektif, dibuktikan dengan konsistensi unggahan, respons positif publik, serta penguatan citra pondok sebagai lembaga Islam yang modern dan tertib, meskipun masih terdapat kendala teknis dan situasional

    Strategi Fundraising dan Consumer Trust pada Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Banjarmasin: Studi Kasus (TPA Unit 001 Iqra, TPA Unit 002 Da’watul Khair, TPA Unit 191 Al Inayah)

    Get PDF
    Tesis ini mengkaji strategi fundraising (penggalangan dana) dan perannya dalam membangun consumer trust (kepercayaan masyarakat) sebagai faktor penentu keberlanjutan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) di Banjarmasin. Sebagai lembaga pendidikan nonformal yang tidak memperoleh dukungan anggaran tetap dari pemerintah, TPA sangat bergantung pada partisipasi dan donasi masyarakat. Kondisi ini menjadikan pengelolaan fundraising yang efektif, transparan, dan berlandaskan hubungan sosial sebagai kebutuhan utama untuk menjaga keberlangsungan operasional dan kualitas layanan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan penerapan strategi fundraising serta consumer trust yang diterapkan TPA, mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhi efektivitas pelaksanaannya, dan menjelaskan kontribusi kedua aspek tersebut terhadap keberlanjutan TPA di Banjarmasin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus multisitus pada tiga TPA yang dinilai mampu bertahan dan berkembang, yaitu TPA Unit 001 Iqra, TPA Unit 002 Da’watul Khair, dan TPA Unit 191 Al-Inayah. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan teknik triangulasi sumber dan metode, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi fundraising ketiga TPA bersifat berbasis komunitas dengan mengandalkan kedekatan sosial dan modal sosial masyarakat. TPA Unit 001 Iqra menggunakan infaq spontan berbasis relasi personal, TPA Unit 002 Da’watul Khair menerapkan infaq terstruktur dengan dukungan laporan keuangan dan kegiatan tahunan, sedangkan TPA Unit 191 Al Inayah memiliki sistem infaq yang paling sistematis dan transparan. Perbedaan strategi tersebut menunjukkan pola yang sama, yaitu keberhasilan fundraising berkorelasi erat dengan tingkat kepercayaan masyarakat, yang dipengaruhi oleh faktor internal seperti kualitas pengajar, kepemimpinan amanah, transparansi dana, serta faktor eksternal berupa budaya gotong royong dan lingkungan religius

    Kontribusi Dukungan Sosial Terhadap Kecenderungan Perilaku Berisiko Penyalahgunaan Narkotika Pada Siswa di Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 4 Banjarbaru

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mengetahui tingkatan pada dukungan sosial, tingkatan pada perilaku berisiko penyalahgunaan narkotika serta apakah terdapat kontribusi antara dukungan sosial terhadap perilaku berisiko penyalahgunaan narkotika pada siswa Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 4 Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan jenis kuantitatif dengan skala dukungan sosial berdasarkan teori dari Sarafino dan Smith, dan perilaku berisiko penyalahgunaan narkotika mengacu pada indikator dari Badan Narkotika Nasional tahun 2019. Teknik penggumpulan data menggunakan model Likert yang dibagikan secara offline. Instrumen penelitian terdiri atas 21 aitem untuk dukungan sosial dan 9 aitem untuk perilaku berisiko penyalahgunaan narkotika. Dari populasi 289 siswa di Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 4 Banjarbaru diambel sampel sebanyak 165 siswa sebagai responden dalam penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukkan siswa Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 4 Banjarbaru memiliki 1) Tingkat Dukungan Sosial pada siswa berada pada tingkat tinggi sebanyak 147 orang atau sebesar (89%). 2) Tingkat perilaku berisiko penyalahgunaan narkotika pada siswa berada pada tingkat tinggi sebanyak 9 orang atau sebesar (5%). 3) terdapat kontribusi antara dukungan sosial terhadap perilaku berisiko penyalahgunaan narkotika pada siswa Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 4 Banjarbaru diperoleh hasil koefisien regresi -0,064 artinya setiap 1% penambahan dukungan sosial terjadi pengurangan perilaku berisiko sebesar 0,064. Nilai sig sebesar 0,001< 0,05, dan nilai R square sebesar 0,125, artinya nilai dukungan sosial terhadap perilaku berisiko penyalahgunaan narkotika sebesar 12,5% dan 87,5% dipengaruhi faktor lai

    Manusia Sebagai Khalifah dalam Perspektif Ahsin Sakho Muhammad

    Get PDF
    Khalifah bukanlah sebuah gelar semata. Gelar khalifah adalah sebuah tanggung jawab yang diberikan kepada manusia. Maka dari itu manusia harus melaksanakan segala perintah Allah dan menjauhi larangannya. Kemudian manusia menegakkan kehendak Allah dan menerapkan ketetapan-Nya. Sebagai khalifah, manusia harus mejaga interaksi antara manusia dengan alam dengan sesuai dengan petunjuk Ilahi yang tertera dalam kitab suci-Nya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna manusia sebagai khalifah menurut Ahsin Sakho Muhammad dan mengetahui metode tafsir yang digunakan oleh Ahsin Sakho Muhammad untuk mengetahui makna manusia sebagai khalifah. Penelitian ini dilakukan berdasarkan penelitian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Mengumpulkan data yang berkaitan dengan tema manusia sebagai khalifah menurut Ahsin Sakho Muhammad. Adapun hasil penelitiannya adalah Ahsin Sakho Muhammad berusaha menekankan bahwa khalifah itu adalah amanah yang harus dijalankan dengan ilmu, keadilan, dan kesadaran sebagai seorang hamba Allah. Jadi khalifah itu tidak hanya terbatas pada penguasa atau sistem dari suatu daerah, melainkan ditujukan untuk seluruh manusia ketika ia hidup hingga ia wafat atau hingga tiba hari kiamat. Dalam menjelaskan penafsiran manusia sebagai khalifah, Ahsin Sakho Muhammad menggunakan metodologi tafsir termatik atau maudhû’î, dengan corak penafsiran adabi al-ijtimâ’î. Sedangkan jenis penafsiran yang digunakan adalah bi al-ma’tsûr dan bi ar-ra’y

    Eksistensi Dukungan Sosial dan Budaya Religius dalam Manajemen Pendidikan Santri Broken Home di Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri Martapura Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Santriwati broken home di Pondok Pesantren Darul Hijrah Putri Martapura menghadapi berbagai tantangan psikososial seperti rendahnya motivasi, kesulitan belajar, hingga perilaku menyimpang akibat kurangnya dukungan keluarga. Kondisi ini berpengaruh pada perkembangan karakter, prestasi akademik, dan kesejahteraan emosional mereka. Oleh karena itu, dibutuhkan peran pesantren dalam menyediakan dukungan sosial serta membangun budaya religius yang mampu menjadi penopang bagi santri broken home. Secara teoritis, penelitian ini berpijak pada konsep dukungan sosial yang mencakup aspek emosional, instrumental, informatif, dan penghargaan, serta teori budaya religius yang menekankan pembiasaan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari. Kedua teori tersebut dipadukan dengan pendekatan manajemen pendidikan berbasis POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling), yang memungkinkan pesantren mengelola strategi pendampingan secara terstruktur bagi santriwati broken home. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta dokumentasi yang melibatkan santri broken home, guru, dan pengasuh sebagai informan. Analisis dilakukan secara deskriptif eksploratif untuk mengidentifikasi bentuk dukungan sosial, praktik budaya religius, serta bagaimana keduanya diterapkan dalam manajemen pendidikan di lingkungan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial diwujudkan melalui bimbingan guru, konseling, perhatian emosional, serta dukungan teman sebaya, sedangkan budaya religius tercermin dalam disiplin ibadah berjamaah, pengajian, dan keteladanan pengasuh. Integrasi keduanya menciptakan lingkungan kondusif yang mampu meningkatkan rasa aman, motivasi belajar, serta pembentukan karakter religius santri broken home. Namun demikian, keterbatasan SDM, beban kerja pengasuh, dan stigma sosial masih menjadi kendala yang memerlukan penguatan program konseling dan pelatihan pendidik agar dukungan tersebut lebih efektif

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇