IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Kepuasan Siswa Dalam Menggunakan Sarana dan Prasarana Pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 8 Satap Mantewe Kota Batulicin
Pendidikan yang optimal membutuhkan dukungan sarana dan prasarana
yang memadai. Di daerah terpencil seperti SMPN 8 Satap Mantewe, ketersediaan
fasilitas pendidikan menjadi perhatian utama karena berdampak langsung pada
kenyamanan dan efektivitas proses belajar mengajar. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui sejauh mana fasilitas yang tersedia dapat memenuhi kebutuhan dan
harapan siswa.
Penelitian ini mengacu pada teori kepuasan dari Kotler dan Oliver, yang
menyatakan bahwa kepuasan muncul dari perbandingan antara harapan dengan
kenyataan yang dirasakan. Jika fasilitas yang tersedia sesuai atau melebihi harapan
siswa, maka akan timbul kepuasan, yang berpengaruh pada semangat dan prestasi
belajar. Selain itu, teori dari Levie dan Lentz digunakan untuk menjelaskan peran
penting sarana dan prasarana dalam mendukung kegiatan pembelajaran.
Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan
teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Informan dalam penelitian ini meliputi siswa, guru, serta wakil kepala sekolah
bidang sarana dan prasarana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa merasa cukup puas terhadap
fasilitas yang tersedia, terutama dalam hal kenyamanan dan kemudahan akses.
Namun, masih ditemukan kekurangan seperti kondisi perpustakaan yang belum
maksimal, keterbatasan ruang UKS, dan ketiadaan laboratorium kompute
Cultural Content Analysis of Advanced English Textbook of Senior High School
This study explores the representation of Indonesian culture in the English
textbook “Bahasa Inggris: Train of Thoughts” for 12th-grade senior high school
students, published by the Ministry of Education and Culture under the Kurikulum
Merdeka. Employing a qualitative content analysis method and Yuen’s (2011)
cultural dimensions framework comprising products, practices, perspectives, and
persons this research examines the extent to which Indonesian cultural elements are
integrated into the textbook’s written and visual materials. The findings indicate that
only the products dimension is consistently represented, particularly through
depictions of traditional artifacts, natural heritage sites, and cultural landmarks.
Meanwhile, the other three dimensions (practices, perspectives, and persons) are
absent, revealing an imbalance in cultural representation. This limited portrayal
suggests that while the textbook promotes some cultural awareness, it falls short of
offering a comprehensive view of Indonesian culture. The study highlights the need
for textbook developers and educators to incorporate more diverse cultural content,
ensuring that students not only develop language proficiency but also deepen their
understanding of their own cultural identity through English language learning
Pendampingan Penyusunan Standar Operasional Prosedur pada Manajemen Sarana dan Prasarana di SDN 3 Murung B Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan memiliki peran strategis
dalam mendukung kualitas proses belajar mengajar di sekolah dasar. SDN 3
Murung B, sebagai salah satu lembaga pendidikan dasar di Kabupaten Hulu Sungai
Tengah, menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan sarana dan prasarana,
mulai dari kurangnya pemahaman mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP),
keterbatasan sumber daya manusia, hingga belum adanya dokumen SOP yang
sistematis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi sekolah dalam
menyusun SOP manajemen sarana dan prasarana yang meliputi empat aspek utama:
perencanaan, pengadaan, inventarisasi, dan pengawasan.
Pendekatan yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR),
yang menekankan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah dalam proses
identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahapan kegiatan
meliputi Focus Group Discussion (FGD), pemetaan aset, pendampingan teknis, dan
monitoring partisipatif. Proses penyusunan SOP dilakukan melalui pembentukan
tim sekolah, sosialisasi, penyusunan draf, review, revisi, hingga pengesahan SOP.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekolah mampu menyusun dan
mengimplementasikan SOP yang relevan dan sesuai dengan kondisi lokal. Masing
masing SOP telah disusun dengan struktur yang jelas, mulai dari tujuan, ruang
lingkup, hingga uraian prosedur yang sistematis. Selain itu, kegiatan ini berhasil
meningkatkan pemahaman dan kapasitas guru serta staf dalam mengelola sarana
dan prasarana secara efisien, efektif, dan akuntabel. Nilai-nilai keislaman seperti
amanah dan tanggung jawab ditekankan dalam konteks pengelolaan fasilitas
pendidikan, sesuai dengan ajaran Al-Qur’an. Kesimpulannya, penyusunan dan
implementasi SOP secara partisipatif memberikan kontribusi nyata dalam
meningkatkan kualitas manajemen sekolah serta menciptakan lingkungan belajar
yang tertib, nyaman, dan kondusif. Kegiatan ini juga menumbuhkan rasa memiliki
dan tanggung jawab dari seluruh warga sekolah terhadap fasilitas yang dimiliki,
sehingga mendukung tercapainya tujuan pendidikan secara berkelanjuta
Manajemen Strategi Pondok Pesantren Al-Falah Puteri Banjarbaru Dalam Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas Hafalan Al Qur’an Santriwati
Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang berperan
dalam pengajaran, dakwah, dan kegiatan sosial. Salah satu program unggulan di
beberapa pesantren adalah tahfizul Qur'an yang bertujuan untuk mencetak generasi
penghafal Al-Qur'an. Program ini tidak hanya bertujuan untuk mencetak generasi
penghafal Al-Qur'an, namun juga menjadi dasar bagi para santriwati untuk
memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan dunia dan akhirat. Santriwati
yang tinggal di pesantren memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menghafal
Al-Qur'an dengan cepat karena adanya jadwal khusus dan metode yang terstruktur.
Pondok Pesantren Al-Falah Puteri Banjarbaru merupakan salah satu lembaga
pendidikan yang fokus pada peningkatan kualitas dan kuantitas hafalan Al-Qur'an
para santriwati.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategi dalam
meningkatkan kualitas dan kuantitas hafalan Al-Qur'an santri, meliputi perumusan
strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Metode yang digunakan dalam
tahfiz meliputi wahdah (hafalan mandiri), tasmi' (mendengarkan bacaan), dan
murojaah (pengulangan). Kegiatan menghafal dijadwalkan lima kali dalam
seminggu, dengan setoran hafalan di pagi hari dan sesi murojaah di malam hari.
Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, dengan
pendekatan ini penelitian mengidentifikasi bagaimana tahapan manajemen strategi
yaitu perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi dilaksanakan.
Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan manajemen strategis di
Pondok Pesantren Al-Falah Puteri memberikan kontribusi terhadap peningkatan
kuantitas dan kualitas hafalan santri. Hal ini menunjukkan bahwa Pondok Pesantren
Al-Falah Puteri menerapkan beberapa strategi manajerial, antara lain
pengembangan program tahfiz yang terstruktur, pemilihan metode menghafal yang
efektif, dan pemberian bimbingan yang intensif oleh para ustazah untuk memotivasi
para santriwati dalam mencapai target hafalannya. Sistem evaluasi yang dilakukan
secara berkala juga berperan dalam memantau perkembangan hafalan dan
memberikan umpan balik yang konstruktif. Secara keseluruhan, manajemen
strategis yang diterapkan terbukti berhasil meningkatkan kualitas dan kuantitas
hafalan Al-Qur'an para santriwati di Pondok Pesantren Al-Falah Puteri
Peran Pengurus Majelis Taklim Alhajrain dalam Meningkatkan Spiritualitas Jamaah di Kelurahan Tanjung Pagar
Skripsi ini mengkaji peran pengurus Majelis Taklim Alhajrain dalam
meningkatkan spiritualitas jamaah di Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan
Banjarmasin Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lembaga
pendidikan non-formal sebagai wadah pembinaan keagamaan, terutama di tengah
tantangan modernisasi yang dapat menggeser nilai-nilai spiritual. Majelis Taklim
Alhajrain dipilih sebagai objek penelitian karena kontribusinya yang signifikan
dalam membina jamaah melalui kegiatan rutin seperti pengajian, kajian kitab, zikir,
dan peringatan hari besar Islam.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pengurus Majelis Taklim
Alhajrain dalam meningkatkan spiritualitas jamaah di Kelurahan Tanjung Pagar,
Kecamatan Banjarmasin Selatan. Majelis Taklim Alhajrain merupakan lembaga
pendidikan non-formal yang berfokus pada pendalaman ilmu agama Islam melalui
kegiatan rutin seperti pengajian, kajian kitab, zikir, dan peringatan hari besar Islam.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif
analitis, meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri
dari pimpinan, pengurus, dan jamaah majelis.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengurus Majelis Taklim Alhajrain
berperan signifikan dalam meningkatkan spiritualitas jamaah melalui tiga aspek
utama:
Peningkatan Pemahaman Agama: Kajian kitab Fiqih, Tasawuf, dan Tauhid
membantu jamaah memahami dan mengamalkan ajaran Islam secara lebih
mendalam. Perubahan Perilaku: Terjadi peningkatan akhlak, kesantunan, dan
konsistensi ibadah di kalangan jamaah. Penguatan Komunitas: Majelis menjadi
wadah silaturahmi dan solidaritas sosial, menciptakan lingkungan yang harmonis
dan religius. Faktor pendukung meliputi antusiasme jamaah, fasilitas memadai, dan
dukungan jamaah, sementara faktor penghambat berupa keterbatasan waktu akibat
jadwal kerja shift malam dan rasa tidak percaya diri dalam mengamalkan ilmu
Social Media and Speaking Proficiency: The Role of Instagram In Learning Speaking Skill for University Students
This study investigates the role of Instagram as a social media platform
in enhancing speaking proficiency among university students. With the
increasing integration of technology in education, Instagram is recognized for
its potential to support language learning through interactive and visual content.
The research focuses on how university students utilize Instagram for learning
speaking skills, the benefits derived from its use, and the challenges faced
during this process. Employing a qualitative narrative inquiry approach, in
depth interviews were conducted with English education majors at Antasari
State Islamic University. Findings reveal that Instagram serves as an effective
tool for motivation and engagement, providing authentic language input and
opportunities for social interaction. Participants reported increased confidence
in speaking and the ability to access diverse educational content. However,
challenges such as irrelevant content and social pressure were also noted. The
study concludes that Instagram can significantly contribute to the development
of speaking skills, highlighting the need for careful content selection and
management of social media pressures in educational contexts
Pembinaan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab di Lingkungan Siswa Mts Al-Azhar Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa masih terdapat siswa
yang menunjukkan perilaku kurang disiplin dan tidak bertanggung jawab, baik
dalam kegiatan pembelajaran maupun dalam aktivitas keagamaan di sekolah.
Ketidakteraturan dalam mengikuti shalat berjamaah, keterlambatan hadir, serta
tidak mengerjakan tugas merupakan beberapa indikasi lemahnya karakter siswa.
Fenomena ini menjadi perhatian serius karena pembentukan karakter, khususnya
disiplin dan tanggung jawab, merupakan bagian penting dari pendidikan yang harus
dilakukan secara konsisten dan sistematis oleh sekolah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses pembinaan
karakter disiplin dan tanggung jawab dilaksanakan di MTs Al-Azhar Kecamatan
Alalak, Kabupaten Barito Kuala, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi, serta
upaya yang dilakukan untuk mengatasi kendala tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode
lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa,
serta dokumentasi sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan karakter dilakukan melalui
kegiatan keagamaan seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur’an, serta aktivitas
pembelajaran yang menekankan kedisiplinan. Selain itu, tanggung jawab
ditanamkan melalui program kebersihan, tugas kelas, dan pembiasaan ibadah yang
rutin. Namun, berbagai hambatan masih ditemui, antara lain keterbatasan sarana
prasarana, kurangnya pemahaman guru tentang pendidikan karakter, dan minimnya
sinergi antara sekolah dan orang tua. Untuk mengatasi hambatan tersebut, sekolah
melakukan pendekatan berbasis nilai-nilai Islam, keteladanan guru, serta evaluasi
kegiatan rutin. Diharapkan, dengan kerjasama semua pihak, pembinaan karakter
siswa dapat berjalan optimal dan berkelanjutan
Analisis Perilaku Nasabah Terhadap Produk Pembiayaan Bank Kalsel Syariah Kedai Martapura
Penelitian ini dilatar belakangi oleh Dalam era ekonomi yang semakin
berkembang, industri perbankan syariah menjadi salah satu sektor keuangan yang
signifkan. Salah satu bank syariah di Indonesia adalah bank kalsel syariah, yang
memiliki berbagai pembiayaan sesuai dengan prinsip- prinsip syariah. hal ini
menjadikan penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai analisis perilaku
nasabah terhadap produk pembiayaan Bank Kalsel Syariah Kedai Martapura.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif.
Subjek penelitian ini nasabah pengguna produk pembiayaan Bank Kalsel Syariah,
objek penelitian ini adalah Perilaku Nasabah Terhadap Produk Pembiayaan Bank
Kalsel Syariah Kedai Martapura. Data yang digunakan dalam mengkaji dan
menganalisis penelitian yaitu data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan
data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Produk-produk pembiayaan Syariah
yang dipromosikan oleh pihak Bank Kalsel Syariah Kedai Martapura terdapat
berbagai macam meliputi murabahah, pembiayaan multijasa iB Ar-Rahman,
pembiayaan umum iB Ar-Rahman, kerjasama usaha, KUR Syariah, pembiayaan
hunian iB Ar-Rahman, pembiayaan pemilikan rumah sejahtera Syariah,
pembiayaan usaha rakyat iB Ar-Rahman. selanjutnya respon nasabah terhadap
produk pembiayaan Syariah yang dipromosikan oleh Bank Kalsel Syariah Kedai
Martapura cukup baik, para nasabah mudah memahami produk yang disampaikan
dan tertarik untuk mencari informasi lebih lanjut terhadap produk yang diinginka
Pengaruh Pendidikan Keluarga dan Literasi Keuangan Terhadap Persepsi Kesejahteraan Finansial Penerima Beasiswa Bank Indonesia di UIN Antasari Banjarmasin dengan Religiusitas Sebagai Variabel Moderasi
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kesejahteraan finansial bagi
mahasiswa penerima beasiswa, yang tetap menghadapi tantangan dalam mengelola
keuangan secara bijak. Pendidikan keluarga, literasi keuangan, dan religiusitas
dipandang sebagai faktor penting yang dapat memengaruhi persepsi mahasiswa
terhadap kesejahteraan finansial.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan
keluarga dan literasi keuangan terhadap persepsi kesejahteraan finansial mahasiswa
penerima Beasiswa Bank Indonesia di UIN Antasari Banjarmasin, serta untuk
menguji peran religiusitas sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least
Squares (SEM-PLS) dan pengolahan data dilakukan menggunakan SmartPLS 4.0.
Responden dalam penelitian ini berjumlah 152 mahasiswa penerima beasiswa Bank
Indonesia tahun 2021–2024.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan keluarga, literasi
keuangan, dan religiusitas berpengaruh signifikan terhadap persepsi kesejahteraan
finansial. Namun, religiusitas tidak memoderasi pengaruh pendidikan keluarga
maupun literasi keuangan terhadap persepsi kesejahteraan finansial mahasiswa
Penerapan Konseling Individual dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas 8 di SMP Muhammadiyah 6 Banjarmasin
Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh kenyataan bahwa masih terdapat
sejumlah siswa yang mengalami penurunan motivasi belajar yang ditandai dengan
kurangnya semangat mengikuti pelajaran, keterlambatan mengumpulkan tugas, dan
kecenderungan untuk membolos. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan
penerapan konseling individual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas
8 di SMP Muhammadiyah 6 Banjarmasin
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif.
Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan
dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari guru Bimbingan dan
Konseling serta siswa yang menjadi subjek layanan konseling individual.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan konseling individual yang
dilaksanakan oleh guru BK secara bertahap melalui tahap awal (pembangunan
hubungan), tahap pertengahan (eksplorasi masalah dan intervensi), hingga tahap
akhir (penarikan kesimpulan dan tindak lanjut) terbukti mampu membantu siswa
dalam memahami masalah belajar yang mereka alami, serta menumbuhkan kembali
motivasi Potensi diri dan semangat belajar. Selain itu, hubungan empatik dan
pendekatan personal yang dilakukan guru BK memberikan rasa aman dan
kepercayaan diri bagi siswa untuk terbuka terhadap permasalahan yang mereka
hadap