IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Tinjauan Hukum HAM dan Hukum Islam Terhadap Ateisme di Indonesia
Ateisme merupakan fenomena yang menimbulkan perdebatan dalam ranah
hukum di Indonesia. Hal ini terjadi disebabkan belum ada regulasi yang jelas
mengatur tentang status dan keberadaan ateisme. Akibatnya ateisme sering kali
dihadapkan pada interpretasi hukum yang beragam, terutama terkait hak atas
kebebasan beragama dan berkeyakinan. Skripsi ini mengkaji bagaimana hukum
HAM dan hukum Islam di Indonesia mengatur dan menyikapi ateisme, serta
bagaimana kedua sistem hukum ini dibandingkan dalam konteks kebebasan
berkeyakinan.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library
research) dengan pendekatan bersifat normatif komparatif. Sumber data utama
berasal dari peraturan perundang-undangan Indonesia terkait HAM, hukum Islam,
serta literatur akademik dan kitab-kitab ulama. Analisis dilakukan dengan
membandingkan ketentuan hukum HAM dan hukum Islam terkait ateisme serta
menelaah implikasinya dalam sistem hukum Indonesia.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun hukum HAM maupun
hukum Islam berbeda dalam landasan epistemologi, namun keduanya sama-sama
mengakui dan menjamin hak atas kebebasan beragama dan berkeyakinan. Akan
tetapi, keduanya berbeda dalam pengimplementasiannya, di mana dalam hukum
HAM ateisme dianggap sebagai bagian dari kebebasan berkeyakinan, sementara
dalam hukum Islam ateisme dikategorikan sebagai bentuk kekufuran dan
bertentangan dengan prinsip maqashid syari’ah. Perbedaan juga terlihat pada
ketentuan hukumnya, di mana dalam hukum HAM ateisme boleh diyakini, selama
diyakini secara privat. Sementara hukum Islam mengharamkan ateisme, dengan
penekanan pada perlindungan akidah umat Isla
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mencegah Perilaku Bullying pada Pembelajaran Akhlak di SDN Penghulu, Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah riwayat perilaku bullying yang
pernah dilakukan oleh peserta didik di SDN Penghulu, Kecamatan Marabahan,
Kabupaten Barito Kuala, akan tetapi seiring berjalannya waktu hingga sekarang
mulai berkurang. Bullying merupakan masalah serius yang dapat berdampak negatif
pada perkembangan sosial dan emosional peserta didik, terutama untuk anak yang
masih belajar di sekolah tingkat dasar. Dalam konteks pembelajaran akhlak, guru
memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku peserta didik.
Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan
menganalisis tentang strategi yang digunakan oleh Guru Pendidikan Agama Islam
dalam Mencegah Perilaku Bullying pada Pembelajaran Akhlak di SDN Penghulu,
Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala.
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif
dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi.
Subjek dalam penelitian ini yaitu 1 orang guru PAI dan 1 orang peserta didik,
sedangkan objek penelitian ini yaitu strategi guru PAI dalam mencegah perilaku
bullying pada pembelajaran akhlak, serta 3 orang informan tambahan yaitu Kepala
Sekolah, 1 orang guru wali kelas SDN Penghulu, dan 1 orang tua peserta didik.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa SDN Penghulu ditemukan beberapa
peserta didik yang melakukan bullying dan juga beberapa yang menjadi korban
bullying. Bentuk-bentuk perilaku bullying yang terjadi di SDN Penghulu adalah
bullying verbal, bullying fisik, dan bullying relasional. Adapun faktor yang
mempengaruhi terjadinya bullying di SDN Penghulu adalah kepribadian peserta
didik, keluarga, sekolah, teman sebaya, dan lingkungan masyarakat. Guru PAI di
SDN Penghulu melakukan strategi dalam mencegah perilaku bullying di SDN
Penghulu yaitu melalui pembelajaran akhlak seperti keteladanan, pembiasaan,
nasehat, dan kisah. Selain itu cara lainnya dalam mencegah dan mengatasi perilaku
bullying di SDN Penghulu juga dengan mengenali tingkah laku peserta didik,
Melakukan kolaborasi dengan guru-guru yang lain, Mengadakan Sosialisasi Anti
Bullying, Menyesuaikan Pembelajaran Akhlak dengan Tingkatan Kelas,
Melakukan Pendekatan Individual, Tindakan tegas atau sanksi bagi pelaku, serta
mengadakan kegiatan-kegiatan positif
Pengaruh Non Performing Financing dan Financing to Deposit Ratio Terhadap Kinerja Keuangan Pada Bank Syariah Indonesia Periode Tahun 2021-2024
Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan dalam sektor perbankan
syariah, terutama setelah terbentuknya Bank Syariah Indonesia (BSI)
melalui merger beberapa bank syariah besar. Kondisi ini menjadikan
evaluasi kinerja keuangan BSI semakin penting, khususnya dalam
menghadapi tantangan ekonomi pascapandemi COVID-19.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Non Performing
Financing (NPF) dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap kinerja
keuangan Bank Syariah Indonesia (BSI) selama periode 2021–2024. Kinerja
keuangan diukur menggunakan Return on Assets (ROA). Metode yang
digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang
diperoleh dari laporan keuangan triwulanan BSI.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa NPF berpengaruh signifikan
terhadap ROA, di mana peningkatan NPF sebesar 1% menurunkan ROA
sebesar 61%. Sementara itu, FDR tidak menunjukkan pengaruh signifikan
terhadap ROA, meskipun secara numerik peningkatan FDR sebesar 1%
berpotensi meningkatkan ROA sebesar 0,9%. Secara simultan, NPF dan
FDR berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan dengan nilai
Adjusted R Square sebesar 86,9%, yang menunjukkan bahwa kedua variabel
menjelaskan sebagian besar variasi ROA. Temuan ini penting sebagai bahan
evaluasi bagi manajemen BSI dalam pengelolaan risiko pembiayaan dan
optimalisasi dana pihak ketiga untuk meningkatkan kinerja keuangan ke
depan
Pengaruh Literasi Asuransi Syariah dan Strategi Promosi terhadap Keputusan Masyarakat Kota Banjarnasin dalam Memilih Produk Asuransi Syariah
Asuransi syariah sebagai instrumen keuangan berbasis syariah memiliki
potensi besar di Kota Banjarmasin, yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
Faktor yang mempengaruhi tidak berkembang karena rendahnya literasi asuransi
syariah dan strategi promosi yang kurang efektif. Oleh karena itu, penelitian ini
bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi asuransi syariah dan strategi
promosi terhadap keputusan masyarakat Kota Banjarmasin dalam memilih produk
asuransi syariah.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei.
Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 33 responden yang merupakan nasabah
PT. Takaful Keluarga Cabang Makassar melalui Agency Tim Antasari Banjarmasin.
Teknik analisis data menggunakan regresi linear berganda.
Hasil penelitian menunjukan bahwa: variabel literasi asuransi syariah (X1)
berpengaruh secara parsial terhadap keputusan menjadi nasabah memiliki nilai t-
hitung lebih besar dibandingkan t-tabel. Strategi promosi (X2) berpengaruh secara
parsial terhadap keputusan menjadi nasabah memiliki nilai t-hitung lebih besar
dibandingkan t-tabel. Variabel literasi asuransi syariah (X1) dan strategi promosi
(X2) berpengaruh secara simultan terhadap keputusan menjadi nasabah memiliki
nilai F- hitung lebih besar dibandingkan F-tabel
Upaya Guru Kelas dalam Menangani Perilaku Perundungan Peserta Didik Kelas V SDN Gambut 10
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa sekolah, sebagai
lembaga pendidikan, sering kali menjadi tempat terjadinya tindakan kekerasan
seperti perundungan yang dianggap wajar oleh sebagian pihak. Kondisi ini
mendorong peneliti untuk mengkaji upaya guru dalam menangani perilaku
perundungan yang terjadi pada siswa kelas V di SDN Gambut 10.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang dilakukan
oleh guru kelas dalam menangani perilaku tersebut, serta untuk mengetahui bentuk
dan dampak perilaku perundingan yang terjadi pada peserta didik kelas V SDN
Gambut 10.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan metode
observasi, wawancara, dan dokumentasi. observasi digunakan untuk pengambilan
data dengan menggunakan mata tanpa menggunakan pertolongan alat standar lain
untuk keperluan. Sedangkan wawancara dan dokumentasi digunakan untuk
menggali informasi dan data tentang seseorang, objek, saran, prasarana pendidikan
dan dokumentasi sekolah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan aktif dengan melakukan
pembinaan kepada pelaku, memberikan dukungan emosional kepada korban,
melibatkan orang tua, serta bekerja sama dengan pihak sekolah dan komunitas
TPPK serta. perundungan terjadi dalam berbagai bentuk, seperti verbal (ejekan fisik
dan latar belakang ekonomi), fisik (kekerasan ringan hingga sedang), dan sosial
(pengucilan dan penyebaran gosip), yang umumnya terjadi di luar pengawasan
guru. Perilaku ini berdampak serius pada korban, baik secara psikologis (stres,
kecemasan, rendah diri), akademik (penurunan motivasi belajar dan prestasi),
maupun sosial (kesulitan berinteraksi dan merasa terisolasi)..
Berdasarkan kesimpulannya, guru berperan aktif dalam menangani kasus
melalui bimbingan, pemberian sanksi edukatif, serta kerja sama dengan orang tua
dan pihak sekolah. Perundungan di kelas V SDN Gambut 10 terjadi dalam bentuk
verbal, fisik, dan sosial, yang berdampak negatif pada kondisi psikologis,
akademik, dan sosial sisw
Pola Komunikasi Interpersonal Guru dalam Membina Akhlak Santriwati Tsanawiyah di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Putri Desa Lok Baintan Kecamatan Sungai Tabuk
Pembinaan akhlak bagi santriwati Tsanawiyah merupakan aspek krusial
dalam pendidikan pesantren. Keberhasilan proses ini sangat dipengaruhi oleh pola
komunikasi interpersonal yang digunakan oleh guru dalam menyampaikan,
menanamkan, dan menginternalisasikan nilai-nilai akhlak.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi
interpersonal guru dalam membina akhlak santriwati Tsanawiyah di Pondok
Pesantren Nurul Hidayah Putri, Desa Lok Baintan, Kecamatan Sungai Tabuk.
Fokus utama penelitian ini mencakup tiga model komunikasi: linier, interaktif, dan
transaksional.
Penelitian ini termasuk penelitian lapangan (field research) dengan jenis
penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah guru pembina asrama
dan santriwati Tsanawiyah Pondok Pesantren Nurul Hidayah, dengan objek
penelitian yaitu pola komunikasi interpersonal guru dalam membina akhlak
santriwati Tsanawiyah di Pondok Pesantren Nurul Hidayah putri Desa Lok Baintan
Kecamatan Sungai Tabuk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa model komunikasi linier diterapkan
melalui penyampaian tata tertib dan kajian kitab akhlak klasik yang menumbuhkan
akhlak terhadap diri sendiri berupa disiplin, tanggung jawab, dan akhlak terhadap
Allah berupa taqwa. Model komunikasi interaktif diterapkan melalui dialog aktif
seperti tanya jawab, konseling, dan evaluasi kebersihan kamar yang mendukung
pembentukan akhlak terhadap diri sendiri berupa tanggung jawab, kemandirian, dan
akhlak terhadap sesama berupa sopan santun. Adapun model komunikasi
transaksional diterapkan melalui rapat evaluasi, mentoring teman sebaya, dan
gotong royong bulanan yang memperkuat pembinaan akhlak terhadap diri sendiri
berupa tanggung jawab, kemandirian, dan akhlak terhadap sesama berupa sopan
santun
استخدام بطاقات الفرز كوسيلة تعليم اللغة العربية في منهج المستقل في الصف العاشر بالمدرسة الثانوية الحكومية تاناه لاووت = Penggunaan Kartu Sortir Sebagai Media Pembelajaran Bahasa Arab dalam Kurikulum Merdeka di Kelas 10 MAN Tanah Laut
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan kartu sortir sebagai
media pembelajaran bahasa arab dalam kurikulum merdeka pada kelas X di MAN
Tanah Laut. Permasalahan yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah Bagaimana
penggunaan kartu sortir sebagai media pembelajaran bahasa Arab dalam kurikulum
Merdeka dan bagaimana respon siswa terhadap penggunaan kartu sortir sebagai
media pembelajaran bahasa Arab dalam kurikulum Merdeka. Metode penlitian
yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data
melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan
peserta didik di MAN Tanah Laut
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kartu sortir sebagai
media pembelajaran Bahasa Arab mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa
dalam pembelajaran serta mempermudah pemahaman materi secara kontekstual.
Media ini juga selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pada
pembelajaran yang menyenangkan, aktif, dan berpusat pada siswa. Guru
memanfaatkan kartu sortir untuk kegiatan seperti mencocokkan mufradat,
menyusun kalimat, dan mengelompokkan kata sesuai kategori tertentu. Kendala
yang dihadapi dalam penggunaan media ini antara lain keterbatasan waktu dan
kesiapan media, namun dapat diatasi dengan perencanaan yang matang. Dengan
demikian, kartu sortir dapat digunakan sebagai media pembelajaran Bahasa Arab
dalam konteks Kurikulum Merdeka
Upaya Guru Al-Qur’an Hadis dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Al-Qur’an pada Siswa Kelas IV di MIN 10 Banjar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya siswa yang belum mampu
menulis Al-Qur’an dengan baik dan benar. Masih banyak siswa yang belum bisa
menulis huruf-huruf sambung maupun ayat Al-Qur’an dengan benar dan rapi.
Bahkan masih ada yang kesulitan dalam menulis huruf hijaiyah tunggal. Tujuan
dari penelitian ini untuk mendiskripsikan upaya guru dalam meningkatkan
kemampuan menulis siswa dan untuk mendeskripsikan faktor pendukung serta
faktor penghambat upaya guru dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa.
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi lapangan
(field Research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek
dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru Al-Qur’an Hadis dan siswa kelas
IV-B. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Teknik Analisis data disini menggunakan reduksi data, penyajian
data, dan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan guru Al
Qur’an Hadis dalam meningkatkan kemampuan menulis Al-Qur’an di MIN 10
Banjar secara garis besar dilakukan dengan 3 hal, yaitu melalui kegiatan belajar
mengajar, melalui pembiasaan dan pemberian motivasi serta melalui mata pelajaran
tambahan BTQ (Baca Tulis Al-Qur’an). Adapun faktor pendukung upaya guru
dalam meningkatkan kemampuan menulis siswa adalah guru kelas selaku guru
mata pelajaran BTQ dan orang tua yang mendidik anaknya untuk belajar Al-Qur’an
di rumah ataupun di TPA. Sedangkan faktor penghambat upaya guru dalam
meningkatkan kemampuan menulis Al-Qur'an pada siswa kelas IV di MIN 10
Banjar adalah terdapat siswa yang memiliki intelektual rendah serta lambat dan sulit
dalam menangkap pelajaran, siswa yang malas menulis, siswa yang suka bergurau
pada saat kegiatan belajar berlangsung dan faktor dari latar belakang keluarga
Usaha Petani Cabai dalam Meningkatkan Perekonomian dan Kesejahteraan di Desa Hulu Rasau Kecamatan Pandawan
Pertanian memegang peranan penting dalam menopang kehidupan
masyarakat pedesaan, termasuk di Desa Hulu Rasau, Kecamatan Pandawan. Salah satu
komoditas unggulan yang diandalkan oleh masyarakat setempat adalah cabai. Usaha
tani cabai bukan hanya menjadi sumber penghasilan utama, tetapi juga memainkan
peran strategis dalam mendukung peningkatan ekonomi rumah tangga dan
kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji
kontribusi usaha tani cabai terhadap peningkatan perekonomian dan kesejahteraan
masyarakat di Desa Hulu Rasau.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.
Fokus penelitian diarahkan untuk memahami secara mendalam pengalaman dan
pandangan para petani cabai terhadap usaha pertanian yang mereka jalankan. Data
dikumpulkan dari lima orang petani cabai sebagai informan utama. Teknik
pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara
mendalam, serta dokumentasi terhadap kegiatan pertanian dan kehidupan sosial
ekonomi petani.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya cabai memberikan dampak
positif terhadap kehidupan petani. Pendapatan yang diperoleh dari usaha tani cabai
bersifat lebih stabil dan memungkinkan petani untuk memenuhi kebutuhan dasar
rumah tangga, memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak mereka,
serta membuka peluang usaha tambahan. Selain itu, usaha ini juga mendorong
peningkatan partisipasi sosial dan rasa percaya diri di kalangan petani. Secara
keseluruhan, usaha tani cabai terbukti berkontribusi dalam memperkuat pembangunan
ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Hulu Rasa
Penggunaan Media PowerPoint Interaktif untuk Meningkatkan Minat Belajar Bahasa Inggris Peserta Didik kelas 3 MI Kenanga
Dalam konteks pendidikan, penggunaan media yang tepat dapat
meningkatkan keterlibatan siswa, memfasilitasi pemahaman konsep, serta
mendorong minat belajar yang lebih tinggi. Pada perkembangan zaman yang
menekankan teknologi saat ini, media PowerPoint interaktif menjadi pilihan yang
menarik untuk digunakan dalam pembelajaran. Minat belajar siswa, terutama dalam
mata pelajaran bahasa Inggris, sering kali menjadi tantangan bagi pendidik. Minat
belajar yang rendah menjadi perhatian utama dalam upaya meningkatkan kualitas
pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penggunaan media
PowerPoint interaktif untuk meningkatkan minat belajar bahasa Inggris peserta
didik kelas 3 di MI Kenanga.
Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi
experiment pada 56 siswa yang terbagi dalam kelas eksperimen (3A) dan kontrol
(3B) masing-masing 28 siswa. Hasil menunjukkan peningkatan minat belajar dari
43,61 menjadi 55,21 pada kelas eksperimen, sedangkan kelas kontrol hanya
meningkat dari 44,07 menjadi 45,36. Uji paired sample t-test menghasilkan nilai
signifikansi 0,000 < 0,05, membuktikan media PowerPoint interaktif dapat
meningkatkan minat belajar bahasa Inggris.
Penggunaan media PowerPoint interaktif terbukti dapat meningkatkan
minat belajar bahasa Inggris pada siswa kelas 3 MI Kenanga. Penelitian
menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata N-Gain skor 0,58 pada kelas
eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
hipotesis yang menyatakan media PowerPoint interaktif efektif meningkatkan
minat belajar bahasa Inggris diterima. Berdasarkan hasil ini, media PowerPoint
interaktif dinilai layak digunakan sebagai alat untuk meningkatkan pembelajaran
bahasa Inggris peserta didik