IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Praktik Nikah Ulang Bagi Pasangan Nikah Siri Pada Masyarakat di Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas
Praktik nikah ulang bagi pasangan nikah siri di Kecamatan Kapuas Timur
Kabupaten Kapuas, menjadi fenomena sosial yang menarik untuk diteliti, Nikah
siri, yang dilakukan tanpa pencatatan resmi di Kantor Urusuan Agama (KUA),
dengan berbagai latar belakang pasangan yang telah menikah siri memilih untuk
melakukan nikah ulang secara resmi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
motivasi masyarakat dalam melakukan nikah siri, alasan pasangan memperbarui
pernikahan mereka, serta bentuk layanan yang diberikan oleh Kantor Urusan
Agama (KUA) Kecamatan Kapuas Timur bagi masyarakat yang melakukan nikah
ulang.
Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dan pendekatan
sosiologis hukum yang berarti dapat melihat bagaimana hukum bekerja di
masyarakat, oleh karena itu data yang diperlukan adalah melalui data hasil
wawancara dengan yang melakukan nikah siri setelah itu melakukan nikah ulang
di Kecamatan Kapuas Timur Kabupaten Kapuas.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang melatar belakangi
terjadinya motivasi nikah siri yaitu terkendalanya administrasi, terkendalanya
jarak antara rumah dan KUA, dan salah satu pasangan yang masih berada
dibawah umur. Alasan memperbarui nikah yaitu karena ingin memastikan hak
hak sebagai pasangan suami istri diakui secara resmi oleh negara. Layanan KUA
terhadap nikah ulang meskipun pasangan awalnya menikah siri tanpa
sepengetahuan KUA, karena dokumen administrasi yang diajukan menunjukkan
status mereka belum menikah, pihak KUA tetap melayani pernikahan pasangan
tersebut sesuai prosuder yang berlak
Pembayaran Zakat Pertanian Oleh Petani Jeruk Di Desa Simpang Jaya Ditinjau Dari Hukum Ekonomi Syariah
Dengan pengelolaan yang amanah dan efesien, zakat bertransformasi dari
kesalehan sosial individu menjadi gerakan sosial dan ekonomi. Dengan demikian,
zakat menjadi semakin dekat dan efektif dengan tujuan utamanya yaitu sebagai
instrumen penanggulangan kemiskinan. Jika dilihat berdasarkan persentase
penduduk miskin Indonesia, pada bulan maret 2022 terdapat 9,75% penduduk
miskin dan pada bulan sepetember 2022 menjadi 9,57% menurun sebanyak 0,18%,
adapun pada bulan maret 2023 didapati sebanyak 9,36% penduduk miskin, menurun
sebanyak 0,21% pada sebelumnya. Pada tahun 2023 BAZNAS RI telah melakukan
pengentasan kemiskinan kepada 54.081 jiwa penerima manfaat atau sebesar 58,76%
dan sebanyak 21.140 jiwa penerima manfaat diantaranya adalah termasuk miskin
ekstrem.
Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui bagaimaan pemaham zakat
pertanian pada petani jeruk di desa Simpang Jaya dan untuk memperdalam
pengetahuan terkait pembayaran zakat pertanian pada petani jeruk didesa Simpang
Jaya ditinjau dengan hukum ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan
dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dan hukum normatif, yang
kajiannya berfokus pada bahan primer yaitu hasil wawancara dan sekunder yang
bersumber dari kepustakaan.
Hasil dari penelitian ini adalah bahwa pemahaman petani jeruk di Desa
Simpang Jaya mempunyai dua pendapat, terbukti dari dari 10 narasumber ada 1
orang petani yang menggunakan pendapat Abu Hanifah dan ada 9 orang yang
menggunakan pendapat Imam Syafi’i. Dari 10 narasumber penelitian hanya 1 orang
yang menunaikan zakatnya 10%, 3 orang lainnya menggunakan persentasi 2,5%
untuk membayarkan zakat dengan nishab Rp. 1.000.000 dan Rp. 10.000.000, dan
nishab 653kg beras. Adapun 6 orang lainnya mereka tidak menunaikan zakatnya dan
menggantinya dengan sedekah. Hal ini dikarenakan mereka beranggapan bahwa
tidak ada zakat untuk pertanian jeruk, yang ada hanya zakat perdagangan, karena
jeruk di sini ditujukkan untuk diperjual belikan bukan untuk dikonsumsi sendir
Evaluasi Peran Ombudsman Dalam Penyelesaian Maladministrasi Pada Bidang Pendidikan Dari Tahun 2021-2024 Di Kota Banjarmasin
Undang- Undang No. 37 tahun 2008 mengenai Ombudsman Republik
Indonesia serta tegas memutuskan kewajiban dan kekuasaan Ombudsman
Republik Indonesia dengan menyetujui dan mengerjakan laporan seperti
penyalahgunan administrasi pada pengelolaan layanan masyarakat. Istilah
Maladministasi sebagai definisi yang awalnya dijelaskan pada pasal 1 ayat (3)
Undang -Undang Nomor 37 Tahun 2008 mengenai Ombudsman Republik
Indonesia. Pada pasal 1 ayat (3), Maladministrasi tidak semata mata tingkah laku
melainkan, Perilaku atau perbuatan seperti penetapan serta kejadian yang
melanggar norma, tidak sesuai hukum, melampui wewenang, seperti melakukan
wewenang untuk tujuan lain dan melakukan kelalaian dan keteledoran ketentuan
aturan pada pengelolaan layanan masyarakat dan menyebabkan ruginya
berbentuk fisik dan non- fisik untuk masyarakat atau individu. Banyak orang
yang melaporkan tentang kasus maladministrasi komite sekolah yang di laporkan
ke Ombudsman mengenai pungutan liar ( PUNGLI ) yang masuk di Ombudsman.
Hal ini di anggap Ombudsman tidak kredibel dalam menjalankan fungsinya.
Penelitian
ini
bermaksud agar mengetahui Bagaimana bentuk
Maladministrasi pada bidang pendidikan dari Tahun 2021- 2024 di Kota
Banjarmasin dan mengetahui Bagaimana peran Ombudsman dalam Penyelesaian
Maladministrasi pada bidang pendidikan dari tahun 2021- 2024 di Kota
Banjarmasin.
Metode penelitian ini menggunakan hukum empiris. Pendekatan
penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan kualitatif. Dan
analisis data ini menggunakan deskriptif kualitatif. Teknik pengolahan data
menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Lokasi Penelitian ini
dilakukan di Ombudsman RI Perwakilan Kalsel dan berada di Jl. S. Parman No
57, Antasan Besar, Kec. Banjarmasin Tengah, Kota Banjarmasin, Kalimantan
Selatan 70123.
Berdasarkan Metode yang digunakan didapatkan hasil penelitan sebagai
berikut: Yang pertama Untuk mengetahui bentuk Maladministrasi pada bidang
pendidikan dari tahun 2021-2024 di Kota Banjarmasin, Yang kedua Untuk
mengetahui Peran Pelayanan Publik Ombudsman dalam Penyelesaian
Maladministrasi pada bidang pendidikandari tahun 2021- 2024 di Kota
Banjarmasi
Pengaruh Model Problem Based Introduction (PBI) Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V di SDN Pengambangan 9
Pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan suatu
bangsa. Namun, pembelajaran IPAS di sekolah dasar yaitu terlalu banyak istilah
asing, materi terlalu padat dan dalam pembelajaran masih berpusat pada guru
(teacher centered), sebagian besar siswa pasif dalam mengikuti proses
pembelajaran, dan belum diterapkannya pembelajaran yang didasarkan pada
masalah. Model Problem Based Introduction (PBI) adalah pendekatan
pembelajaran yang menekankan pada pemecahan masalah yang relevan dalam
konteks kehidupan nyata.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model
Problem Based Introduction (PBI) terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran
IPAS kelas V di SDN Pengambangan 9. Jenis penelitian ini adalah pre-eksperimen
dengan pendeketan kuantitatif menggunakan design one group pretest-posttest.
Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V sebanyak 28 orang.
Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, dokumentasi
dan test. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis statistik deskriptif
inferensial dengan uji prasyarat analisis (Uji normalitas, uji homogenitas dan uji
hipotesis menggunakan uji wilcoxon).
Hasil temuan penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada nilai
pretest kelas V diperoleh rata-rata sebesar 52,43 (Kategori rendah). sedangkan nilai
posstest pada kelas V diperoleh nilai rata-rata sebesar 79,82 (Kategori sangat tinggi).
Maka dapat ditarik kesimpulan terdapat pengaruh yang signifikan dalam penerapan
model Problem Based Introduction (PBI) terhadap hasil belajar siswa pada mata
pelajaran IPAS kelas V di SDN Pengambangan 9. Berdasarkan hasil hipotesis yang
ditunjukkan melalui uji hipotesis yakni 0.000, dibuktikan bahwa nilai sig(2-tailed)
yaitu 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sig. lebih rendah dari 0,05.
Dengan demikian, H0 di tolak dan Ha diterima
Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Melalui Ekstrakurikuler Syarhil Quran di SMA Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin
Penelitian ini bertolak belakang dari pemikiran bahwa perlu adanya usaha
untuk menginternalisasikan nilai-nilai akhlak kepada peserta didik tidak hanya
dalam pembelajaran formal, tetapi juga dalam kegiatan esktrakurikuler salah
satunya kegiatan ekstrakurikuler syarhil quran di SMA Islam Terpadu Ukhuwah
Banjarmasin.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses internalisasi nilai-nilai
akhlak dalam kegiatan esktrakurikuler syarhil quran di SMA Islam Terpadu
Ukhuwah Banjarmasin serta untuk mengetahui faktor-faktor yang
mempengaruhinya.
Subjek dalam penelitian ini yaitu pelatih , pembina esktrakurikuler, peserta
didik dan kepala sekolah. Objek penelitian ini adalah internalisasi nilai-nilai
akhlak dalam membentuk karakter peserta didik melalui esktrakurikuler syarhil
quran di SMA Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin. Adapun untuk teknik
pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dan
dokumentasi. Semua data yang dikumpul diproses melalui reduksi data, penyajian
data, verifikasi serta simpulan.
Dari hasil penelitian yang diperoleh bahwa proses internalisasi niai-nilai
akhlak melalui ekstrakurikuler syarhil quran di SMA Islam Terpadu Ukhwuah
Banjarmasin dengan menanamkan beberapa nilai meliputi sabar, disiplin,
kerjasama, dan rendah hati dengan menggunakan metode keteledanan,
pembiasaan, nasihat, serta hadiah dan hukuman. Adapun faktor yang
mempengaruhinya yaitu pelatih, peserta didik, lingkungan, dan waktu
Pengembangan Model Pembelajaran Menghafal Al-Quran Berbasis Prinsip Penyimpanan Memori Jangka Panjang
Program pembelajaran menghafal Al-Quran mendapatkan animo yang
cukup besar pada masyarakat muslim Indonesia dari dahulu hingga saat ini. Hasil
penelitian terhadap pembelajaran menghafal Al-Quran menunjukan adanya
persoalan dalam menjaga daya tahan hafalan. Para santri seringkali keliru
melantunkan sambungan ayat pada sejumlah surah karena alasan adanya kemiripan
lafaz atau pengulangan lafaz di dalam ayat-ayat tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah model pembelajaran
menghafal Al-Quran yang dapat meningkatkan retensi hafalan Al-Quran khususnya
untuk surah-surah yang didapati sering terjadi kekeliruan menghafal. Model yang
dikembangkan diberi nama SMART-Q yang merupakan singkatan dari Structured
Memorization and Retention Technique for Quran. Model SMART-Q berisi
langkah kegiatan pembelajaran dan materi hafalan yang dituangkan ke dalam
sebuah modul ajar untuk guru dan murid. Metode penelitian yang digunakan dalam
penelitian ini ialah Research & Development dengan mengadaptasi dan
menyederhanakan model Borg & Gall yang terdiri dari tahapan: (1) studi
pendahuluan, (2) pengembangan model, (3) uji coba kelompok kecil dan revisi, dan
4) uji coba lapangan terbatas dan revisi.
Hasil penelitian menunjukan model SMART-Q memiliki karakteristik yang
membedakannya dengan model atau metode menghafal Al-Quran lainnya. Dari
segi tujuan, model ini bertujuan meningkatkan retensi hafalan. Dari segi sintaks,
model SMART-Q mengintegrasikan prinsip penyimpanan memori jangka panjang
yang, menurut Esgate dan Groome, meliputi elaborasi, organisasi, visualisasi, dan
Spaced learning ke dalam langkah utama kegiatan pembelajaran. Dari segi sistem
sosial, model SMART-Q diterapkan secara klasikal dengan mendorong kolaborasi
belajar antar murid. Dari segi peran guru dalam pembelajaran, model SMART-Q
mengharuskan guru berperan sebagai sumber belajar, motivator, fasilitator, dan
evaluator. Dari segi sistem pendukung, model SMART-Q mensyaratkan murid atau
penghafal: (1) minimal berusia 11 tahun, (2) menggunakan mushaf Al-Quran
dengan satu rasm yang sama dan dilengkapi terjemah-tafsir ayat, dan (3)
menggunakan alat tulis untuk mencatat atau menggambar. Uji efektivitas melalui
uji Mann Whitney menunjukkan SMART-Q efektif meningkatkan retensi hafalan,
mendukung teori Levels of Processing dari Craik & Lockhart yang menekankan
pentingnya deep processing untuk retensi hafala
Pandangan Mufasir Terhadap Isrâˋîliyyât pada Kisah Nabi Daud dalam Surah Shad
Al-Qur’an berisikan kisah-kisah umat dan Nabi terdahulu bertujuan untuk
menjadi nasihat (mau’izhah) bagi manusia. Dengan kisah-kisah tersebut manusia
dapat mengambil hikmah dari sebuah kisah dalam al-Qur’an, tetapi pada kisah
kisah Nabi dan umat terdahulu tidak diceritakan secara lengkap dalam al-Qur’an,
maka muncul lah penafsiran-penafsiran yang berasal dari berita orang-orang
Yahudi dan Nasrani. Kisah-kisah yang berasal dari Yahudi dan Nasrani disebut
dengan isrâˋîliyyât. Banyak penafsiran ayat-ayat al-Qur’an menggunakan
isrâˋîliyyât, terutama pada ayat-ayat yang berisikan kisah-kisah.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam isrâˋîliyyât yang
terdapat pada penafsiran kisah Nabi Daud dalam surah Shad dan sikap ulama tafsir
terhadap isrâˋîliyyât dalam surah Shad tersebut.
Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library
research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif, yaitu dengan mencari dan
mengkaji literatur atau sumber tertulis berupa buku, jurnal, artikel yang berkaitan
dengan penelitian ini dan pendekatan tafsir yang bertujuan untuk memahami
isrâˋîliyyât pada kisah Nabi Daud dalam surah Shad menurut ulama tafsir.
Hasil penelitian ini yaitu pertama, terdapat isrâˋîliyyât yang menyebutkan
sebab-sebab diujinya Nabi Daud yaitu, karena Nabi Daud merasa dirinya akan
selamat dari dosa, Nabi Daud diuji karena merasa takjub dengan amalnya, Nabi
Daud diuji karena ingin mendapatkan derajat yang tinggi, dan Nabi Daud diuji
karena yakin akan berbuat adil tanpa mengucap insya Allah. Kedua, ulama tafsir
memiliki sikap yang beragam terhadap isrâˋîliyyât pada kisah Nabi Daud yaitu,
menerima isrâˋîliyyât dibuktikan dengan tidak adanya komentar setelah
mencantumkan isrâˋîliyyât pada kisah Nabi Daud tersebut, menolak isrâˋîliyyât
pada kisah Nabi Daud karena bertentangan dengan konsep kemaksuman Nabi dan
rawi dalam riwayat tersebut dianggap lemah oleh ulama hadis, memahami
isrâˋîliyyât pada kisah Nabi Daud dengan makna lain agar menghindari kisah-kisah
yang akan menjatuhkan martabat Nabi Dau
فعالية استخدام الخرائط الذهنية على أساس إنستغرام لتنمية الفهم في تعليم التركيب لدى طلبة الصف العاشر في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة بنجرماسين = Efektivitas Penggunaan Mind Mapping Berbasis Instagram Untuk Meningkatkan Pemahaman dalam Pembelajaran Tarkib pada Siswa Kelas 10 MAN 3 Banjarmasin
Tarkib adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang struktur kata dalam
bahasa arab, didalamnya terdapat beberapa kaidah kaidah yang perlu di pahami dan
di ingat oleh para siswa. Penggunaan bahan ajar buku yang mana didalam nya
penjelasan tentang materi tarkib cenderung bersifat narasi yang agak Panjang,
membuat siswa kesulitan untuk memahami maksud dari suatu pengertian atau
kaidah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat ke efektifan
penggunaan mind mapping berbasis instagram dalam meningkatkan pemahaman
siswa dalam pembelajaran tarkib, serta untuk mengetahui hasil belajar siswa
sebelum dan sesudah menggunakan mind mapping berbasis instagram dalam
pembelajaran tarkib. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan
kuantitatif, serta menggunakan metode eksperimen dengan desain Quasi
Experimental. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 10 MAN 3
Banjarmasin. Adapun Sampel penelitian adalah kelas 10 F sebagai kelas
eksperimen dan kelas 10 G sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan data yang
digunakan adalah tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data
menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, uji wilcoxon dan
uji N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata siswa sebelum
penggunaan mind mapping berbasis instagram dalam pembelajaran tarkib pada
kelas kontrol sebesar 53,24 dan pada kelas eksperimen sebesar 39,4 Kemudian
terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar siswa kelas eksperimen
sesudah menggunakan mind mapping berbasis instagram dalam pembelajaran
tarkib yakni terdapat nilai rata-rata sebesar 82,61 sedangkan untuk kelas kontrol
terdapat nilai rata-rata sebesar 61,6 setelah diajarkan dengan menggunakan bahan
ajar konvensional. Berdasarkan perbedaan nilai rata-rata yang signifikan antara
sebelum dan sesudah penggunaan bahan ajar mind mapping berbasis instagram
dalam pembelajaran tarkib pada kelas eksperimen, maka dapat disimpulkan bahwa
penggunaan mind mapping berbasis instagram efektif untuk meningkatkan
pemahaman dalam pembelajaran tarkib pada siswa kelas X F MAN 3 Banjarmasin
Analisis Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pengunjung Wisata Pasar Terapung Lok Baintan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh berkurangnya jumlah pengunjung wisata
pasar terapung Lok Baintan sejak tahun 2020 hingga sekarang. Pasar terapung Lok
Baintan sebagai salah satu destinasi wisata budaya yang paling terkenal di
Kalimantan Selatan untuk memastikan pasar terapung Lok Baintan tetap menjadi
destinasi wisata yang populer dan menghindari penurunan jumlah pengunjung di
masa mendatang, Pasar Terapung Lok Baintan perlu menjaga dan meningkatkan
kualitas pelayanannya agar memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung.
Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan dan
kepuasan pengunjung pada wisata pasar terapung Lok Baintan.
Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
teknik pengumpulan data melalui penyebaran angket/kuesioner yang dibagikan
kepada 270 responden dengan datanya diambil secara online dan offline. Analisis
data menggunakan metode Importance Performance Analysis untuk mengukur
kesenjangan antara kinerja dan harapan yang diterima melalui pemetaan item-item
layanan berdasarkan harapan dan kinerja.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan belum sepenuhnya
memenuhi harapan pengunjung, karena masih terdapat beberapa atribut yang
berada pada Kuadran I (prioritas utama) dan perlu segera diperbaiki, seperti
kebersihan pedagang, konsistensi harga, dan rasa aman saat transaksi. Meskipun
demikian, tingkat kepuasan secara keseluruhan berada dalam kategori baik dengan
nilai kesesuaian sebesar 93,84%, yang disebabkan oleh atribut pelayanan yang
termasuk dalam Kuadran II (pertahankan prestasi
Pengaruh Pendayagunaan Transaksi Uang Elektronik dan Nilai Transaksi E-commerce dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Tahun 2019-2023
Seiring dengan berkembangnya era digital, ekonomi digital memiliki peran
strategis dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Penelitian ini
bertujuan untuk mengevaluasi dampak dari penggunaan uang elektronik serta
volume transaksi e-commerce terhadap pertumbuhan ekonomi nasional selama
periode 2019 hingga 2023. Perkembangan sistem pembayaran digital dan
perdagangan berbasis elektronik semakin pesat, sejalan dengan peningkatan
penggunaan teknologi keuangan dan perubahan kebiasaan konsumsi masyarakat.
Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk menilai sejauh mana transaksi digital
berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis
regresi linier berganda berbasis data runtut waktu (time series). Data sekunder yang
digunakan diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bank Indonesia (BI)
dalam periode 2019–2023. Pengolahan data dilakukan dengan software EViews 12
untuk memastikan akurasi hasil statistik. Uji asumsi klasik diterapkan untuk
memastikan validitas model regresi yang digunakan.
Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa transaksi uang
elektronik berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dengan
meningkatkan efisiensi transaksi dan memperluas akses keuangan. Namun, nilai
transaksi e-commerce tidak memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan
ekonomi. Hal ini diduga disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur digital,
rendahnya tingkat literasi digital, serta dominasi produk impor yang lebih
mendorong konsumsi daripada investasi. Secara simultan, kedua variabel tersebut
memiliki pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. Temuan
ini menegaskan pentingnya penguatan infrastruktur digital, peningkatan literasi
digital, serta kebijakan yang mendukung pelaku usaha lokal agar dapat
berkontribusi lebih besar dalam ekosistem ekonomi digital