IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Multikultural di Sekolah SMAN 1 dan MAN Kotabaru
Penelitian ini mengemukakan tentang implementasi guru pendidikan agama islam, Bimbingan Konseling, dan Pendidikan Kewarganegaraan dalam menanamkan nilai-nilai multikultural bagi siswa SMAN 1 dan MAN Kotabaru. Rumusan masalah penelitian ini yaitu penanaman implementasi nilai-nilai Pendidikan multicultural di SMAN 1 dan MAN Kotabaru dan tantangan atau hambatan apa saja dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pendidikan multicultural di SMAN 1 dan MAN Kotabaru.
Penelitian ini menerapkan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah pihak yang dianggap mengetahui informasi tentang penelitian yaitu kepala sekolah, waka kesiswaan, guru agama, guru bk, guru pkn, dan siswa di SMAN 1 dan MAN Kotabaru. Analisis data menggunakan analisis Miles Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi penanaman nilai-nilai multicultural di SMAN 1 dan MAN Kotabaru dilaksanakan dengan internaliasi penanaman nilai-nilai multikultural melalui materi, media dan metode pembelajaran seperti ceramah, tanya jawab, diskusi dan proyek, dan penyelesaian masalah, serta penanaman nilai-nilai multikultural yang dilaksanakan melalui melalui kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan lainnya. Dan juga nilai-nilai multicultural yang ditanamkan pada siswa SMAN 1 dan MAN Kotabaru dilaksanakan dengan baik melalui mengajarkan pengetahuan multikultural (multikultural knowing) dan menumbuhkan perasaan terhadap multikultural (multikultural feeling) siswa diharapkan memiliki kesadaran multikultural, yang mana dengannya para siswa yang memiliki latar belakang perbedaan tersebut pada akhirnya bisa dapat hidup bersama dalam keharmonisan dengan menerapkan prinsip nilai toleransi, demokrasi, kesetaraan, cinta damai dan keadilan
تحليل الأخطاء اللغوية في كتابة نصوص خطبة الوداع لدى طلاب الصف النهائي بمعهد دار الهجرة للبنين = Linguistic Error Analysis in Writing "Khutbah Wada'" Texts by Final Year Students at Darul Hijrah Islamic Boarding School Martapur
This research originated from field observations revealing weak writing
proficiency among final-year students at Darul Hijrah Institute, Martapura, in
preparing the "Farewell Sermon" (Khutbah Wada'), which serves as a graduation
requirement. Numerous deviations from linguistic rules were observed in these
texts. The research aims to analyse five aspects: syntactic, morphological,
orthographic, and semantic errors, as well as the factors causing these errors. This
study employs a qualitative descriptive approach. The primary data sources are five
"Farewell Sermon" texts written by the students, analysed using Error Analysis
based on S.P. Corder’s model. The analysis procedures were conducted through the
five stages defined by Corder: Collection of Data, Identification of Errors,
Description of Errors, Explanation of Errors, and Evaluation of Errors. The results
revealed a total of 355 errors; the most common being syntactic errors (147) and
orthographic errors (139), followed by semantic errors (35) and morphological
errors (34). These errors are attributed to interlingual and Intralingual factors, the
latter comprising four aspects: ignorance of rule restrictions, overgeneralization,
incomplete application of rules, and false concepts hypothesise
فعالية نموذج التعليم فكر، زاوج، شارك (Think Pair Share) في ترقية مهارة القراءة لدى طلاب الصف الثاني عشر في المدرسة الثالثة الثانوية الإسلامية الحكومية بنجرماسين = Efektivitas Model Pembelajaran Think Pair Share (TPS) Upaya Meningkatkan Kemampuan Maharah Qira’ah Kelas XII di MAN 3 Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Think Pair
Share dalam meningkatkan kemampuan membaca Bahasa Arab (maharah qirā’ah) siswa kelas
XII MAN 3 Banjarmasin. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya penguasaan kosakata
sehingga para siswa kurang memahami teks bacaan, kurangnya minat baca siswa, serta
pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang melibatkan keaktifan siswa.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Eksperimen Semu (Quasi
Eksperiment) melalui desain ) Nonequivalent Control Group). Hasil penelitian menunjukkan
rata-rata nilai pretest kelas eksperimen sebesar 54,31 dan kelas kontrol sebesar 57,63, yang
berada pada kategori sedang dan relatif seimbang. Setelah penerapan model pembelajaran
Think Pair Share (TPS) pada kelas eksperimen dan pembelajaran konvensional pada kelas
kontrol, hasil posttest menunjukkan rata-rata nilai kelas eksperimen sebesar 78,47 dan kelas
kontrol sebesar 76,83. Peningkatan yang lebih tinggi pada kelas eksperimen menunjukkan
bahwa model pembelajaran Think Pair Share berpotensi meningkatkan kemampuan membaca
(maharah qirā’ah). Namun, hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi lebih
besar dari 0,05, sehingga model Think Pair Share belum terbukti efektif secara signifikan
Pengaruh Thariqah Mubasyarah dengan Berbantuan Media Gurita Kata Terhadap Hasil Belajar Bahasa Arab Kelas IV MIN 4 Banjar
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan rendahnya hasil belajar peserta
didik pada pelajaran bahasa Arab di kelas IV MIN 4 Banjar, terutama pada materi
kosakata. Salah satu langkah yang bisa dilakukan dengan mengunakan pendekatan
pembelajaran yang lebih aktif lagi, serta didukung dengan media yang menarik.
Maka dari itu, tujuan peneliti untuk mengetahui hasil belajar peserta didik sebelum
dan sesudah menggunakan Thariqah Mubasyarah dengan berbantuan media gurita
kata, dan untuk mengetahui pengaruh metode tersebut terhadap hasil belajar Bahasa
Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik pada
mata pelajaran Bahasa Arab sebelum dan sesudah menggunakan Thariqah
Mubasyarah dengan berbantuan media gurita kata.
Penelitian ini mengunakan jenis penelitian lapangan, dalam penelitian ini
menggunakan pendekatan kuantitatif dan menggunakan metode eksperimen.
Adapun desain penelitian menggunakan quasi experimental. Populasi yang
digunakan pada penilitian ini sebanyak 110 peserta didik, dan sampel yang
digunakan yang terbagi menjadi dua kelas yaitu kelas IV A 28 dan IV 28 orang.
Teknik pengumpulan data menggunakan tes (pretes-postes), observasi dan
dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan 2, yaitu analisis statistik
deskriptif dan analisis statistik inferensial yang meliputi uji normalitas, uji
Homogenitas dan uji Independent sample T-Test.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan Thariqah
mubasyarah dengan berbantuan media gurita kata berpengaruh signifikan terhadap
hasil belajar, hal ini ditunjukan dengan meningkatnya nilai rata-rata hasil dari
pretest ke postest serta presentase ketuntasan KKM 60. Bedasarkan hasil uji
Independent sample t-test diperoleh nilai signifikan 0,037 < 0,05 yang menunjukan
adanya pengaruh signifikan dari metode pembelajaran Thariqah Mubasyarah
dengan berbantuan media gurita kata terhadap hasil belajar peserta didi
قدرة طالبات قسم حفظ القرآن على مهارة الكلام في الصف التاسع بمعهد نورالمصطفى تنجونج كاليمنتان الجنبية = Pengaruh Hafalan Al-Qur’an terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Arab Santriwati kelas XII di Pondok Pesantren Nurul Musthofa
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat hafalan Al-Qur'an dan
kemampuan berbicara siswa kelas XII di Pondok Pesantren Nurul Musthofa, serta untuk
mengetahui adanya pengaruh yang signifikan antara hafalan Al-Qur'an terhadap kemampuan
mereka dalam berbicara bahasa Arab. Peneliti menggunakan metode kuantitatif dengan
pendekatan deskriptif korelasional. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai rata-rata
hafalan Al-Qur’an sebesar 85,42 dan rata-rata kemampuan berbicara sebesar 84,81.
Berdasarkan uji One-Sample Kolmogorov-Smirnov, ditemukan bahwa data berdistribusi tidak
normal (p < 0,05), sehingga pengujian hipotesis dilakukan menggunakan statistik non
parametrik Spearman’s Rho.Hasil uji hipotesis menunjukkan adanya hubungan yang positif
dan signifikan antara hafalan Al-Qur'an dengan kemampuan berbicara, dengan nilai koefisien
korelasi sebesar 0,461 (kategori sedang) dan nilai signifikansi 0,002 (< 0,05). Dengan
demikian, Ho ditolak dan Ha diterima. Temuan ini membuktikan bahwa hafalan Al-Qur’an
berperan penting dalam menstimulasi potensi linguistik santri melalui latihan makharijul huruf
dan pengayaan mufradat. Selain hafalan, keberadaan lingkungan bahasa (Bi’ah Lughawiyah)
di pesantren turut mendukung tercapainya kompetensi berbicara yang unggu
Kandungan Lirik Lagu “Pambatangan” Karya Fadly Zour Dalam Perspektif Al-Qur’an
Kajian terhadap lirik lagu “Pambatangan” karya Fadly Zour dilakukan dalam perspektif Al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan tafsir tematik. Latar belakang kajian ini didasarkan pada fenomena seni budaya Banjar, khususnya lagu daerah, yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga sebagai media ekspresi nilai-nilai kehidupan masyarakat yang dipengaruhi oleh ajaran Islam. Lagu “Pambatangan” dipilih karena secara spesifik memotret realitas sosiologis masyarakat Banjar yang berprofesi sebagai pekerja kayu di sungai Barito, yang sarat dengan pesan ketangguhan, kerja keras, tawakal, serta relasi manusia dengan alam. Dalam kerangka kajian budaya Islam, lagu daerah semacam ini dapat dipahami sebagai bentuk ekspresi Islam periferal, yaitu produk budaya masyarakat Muslim yang tidak secara eksplisit bersifat religius, tetapi tetap merefleksikan nilai-nilai Islam yang bersumber dari ajaran sentral Al-Qur’an. Tujuan kajian ini adalah untuk mendeskripsikan makna dan pesan yang terkandung dalam lirik lagu tersebut serta menganalisis keterkaitannya dengan nilai-nilai universal Al-Qur’an.
Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis. Sumber data utama berupa teks lirik lagu “Pambatangan” serta literatur yang relevan dengan tema kajian, seperti karya tafsir, buku, dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan tema-tema Al-Qur’an dan budaya Banjar. Wawancara digunakan sebagai data pendukung untuk memperkuat pemahaman terhadap konteks makna lirik dan praktik sosial yang melatarbelakanginya, sehingga berfungsi sebagai bentuk triangulasi data. Analisis data dilakukan melalui teknik content analysis dengan memanfaatkan kerangka pemetaan tema-tema besar Al-Qur’an menurut Fazlur Rahman.
Hasil penelitian memperlihatkan bahwa lirik lagu “Pambatangan” merepresentasikan lima dimensi utama yang selaras dengan tema pokok Al-Qur’an perspektif Fazlur Rahman, yaitu: (1) Tuhan (God), yang tercermin dalam keyakinan mutlak terhadap takdir Allah dan sikap tawakal setelah berikhtiar; (2) Manusia sebagai Individu (Man as Individual), yang termanifestasi dalam etos kerja keras (mujâhadah) mencari rezeki halal serta ketangguhan mental menghadapi rintangan alam; (3) Manusia dalam Masyarakat (Man in Society), yang menggambarkan kuatnya
solidaritas sosial (ta’âwun) dan persaudaraan antar pekerja rakit; (4) Alam Semesta (Nature), yang memosisikan sungai sebagai amanah yang harus dikelola secara adaptif tanpa eksploitasi merusak; dan (5) Eskatologi (Eschatology), di mana frasa "sampai ka tujuan" dimaknai sebagai kesadaran akan pertanggungjawaban amal dan tujuan akhir hidup manusia di hadapan Sang Pencipta.
Simpulan kajian ini menegaskan bahwa lagu “Pambatangan” karya Fadly Zour tidak sekadar merepresentasikan aktivitas ekonomi masyarakat sungai, melainkan juga menjadi media kultural yang merefleksikan internalisasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat Banjar. Hal ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Qur’ani dapat teraktualisasi dalam ekspresi seni budaya lokal sebagai bagian dari dinamika hubungan antara Islam dan budaya dalam masyarakat Musli
Implementasi Program Takhassus Kitab Berbasis Metode Amtsilati di Pondok Pesantren Terpadu Nurul Musthofa Tabalong
Pembelajaran kitab kuning di pondok pesantren menuntut penguasaan
ilmu alat, khususnya nahwu dan sharaf, sebagai dasar memahami teks Arab tanpa
harakat. Perbedaan kemampuan dasar bahasa Arab santri menjadi tantangan
dalam proses pembelajaran tersebut. Untuk mengatasi hal ini, Pondok Pesantren
Terpadu Nurul Musthofa Tabalong menyelenggarakan Program Takhassus Kitab
berbasis metode Amtsilati sebagai upaya mempercepat pemahaman santri
terhadap kitab kuning melalui pembelajaran ilmu alat yang terstruktur.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tujuan dan perencanaan,
proses pelaksanaan, faktor pendukung dan penghambat, serta implikasi
implementasi Program Takhassus Kitab berbasis metode Amtsilati terhadap
kemampuan santri dalam membaca kitab kuning di Pondok Pesantren Terpadu
Nurul Musthofa Tabalong. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif
deskriptif dengan subjek penelitian meliputi pengelola pesantren, ustadz/ustadzah,
dan santri peserta program. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan
model analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Takhassus Kitab
direncanakan secara terstruktur melalui penetapan jenjang pembelajaran,
pemilihan kitab, pengaturan jadwal, serta penugasan ustadz/ustadzah yang
kompeten. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara bertahap dengan
memadukan metode Amtsilati, sorogan, musyawarah, dan pemaknaan kitab, serta
didukung media pembelajaran yang relevan. Faktor pendukung program meliputi
dukungan pimpinan pesantren, kompetensi pendidik, dan semangat belajar santri,
sedangkan faktor penghambatnya berupa keterbatasan waktu, perbedaan
kemampuan santri, dan keterbatasan fasilitas. Secara keseluruhan, Program
Takhassus Kitab berbasis metode Amtsilati memberikan implikasi positif terhadap
peningkatan kemampuan santri dalam membaca kitab kuning, memahami kaidah
nahwu sharaf, serta menumbuhkan sikap disiplin, ketekunan, dan kecintaan
terhadap ilmu keislaman
Pengaruh Pengetahuan, Promosi dan Lokasi Terhadap Minat Petani Menggunakan Pembiayaan Bank Syariah di Desa Cahaya Baru
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi di Desa Cahaya Baru yang
menunjukkan bahwa sebagian besar petani masih memilih pembiayaan
konvensional, meskipun mayoritas penduduknya beragama Islam. Padahal,
perbankan syariah secara nasional dan regional, khususnya di Kalimantan Selatan,
mengalami pertumbuhan pembiayaan yang positif. Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh pengetahuan, promosi, dan
lokasi terhadap minat petani dalam menggunakan pembiayaan bank syariah di
Desa Cahaya Baru, baik secara parsial maupun simultan. Jenis penelitian yang
digunakan adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kuantitatif. Sampel
penelitian berjumlah 228 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin.
Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada petani, kemudian
dianalisis menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan perangkat
lunak IBM SPSS Statistic 22 for Windows.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (X1), promosi
(X2), dan lokasi (X3) secara simultan berpengaruh signifikan terhadap minat petani
(Y) menggunakan pembiayaan bank syariah di Desa Cahaya Baru (Fhitung 116,858
> Ftabel 2,65; sig 0,00 < 0,05). Secara parsial, pengetahuan (X1) dan lokasi (X3)
berpengaruh signifikan terhadap minat petani (Thitung 4,570 dan 6,984 > Ttabel
1,971; sig 0,00 < 0,05), sedangkan promosi (X2) tidak berpengaruh signifikan
(Thitung -0,806 0,05)
Bimbingan Keagamaan di Rumah Tahfidz Al-Qur’an Shiratul Huda Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan Banjarmasin Timur
Bimbingan keagamaan merupakan proses pendampingan yang bertujuan
membantu individu dalam memahami, menghayati, dan mengamalkan ajaran
Islam dalam kehidupan sehari-hari. Rumah Tahfidz Al-Qur’an sebagai lembaga
pendidikan Islam nonformal tidak hanya berperan dalam pembinaan hafalan Al
Qur’an, tetapi juga memiliki peran strategis dalam pelaksanaan bimbingan
keagamaan bagi santri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk
bimbingan keagamaan serta pelaksanaan bimbingan keagamaan di Rumah
Tahfidz Al-Qur’an Shiratul Huda Kelurahan Kebun Bunga Kecamatan
Banjarmasin Timur.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian
lapangan (field research). Subjek penelitian meliputi pengelola, ustadz/ustadzah,
dan santri Rumah Tahfidz Al-Qur’an Shiratul Huda. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data
dilakukan dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bimbingan keagamaan di
Rumah Tahfidz Al-Qur’an Shiratul Huda mencakup pembinaan aqidah, syariah,
dan akhlak santri. Pembinaan aqidah dilakukan melalui hafalan doa-doa harian,
hadis pendek, serta pengenalan rukun iman dan rukun Islam. Pembinaan syariah
diwujudkan melalui pembiasaan ibadah seperti shalat, membaca, menghafal, dan
muroja’ah Al-Qur’an. Adapun pembinaan akhlak dilakukan melalui penanaman
kedisiplinan, sopan santun, tanggung jawab, serta keteladanan dari para
pembimbing. Pelaksanaan bimbingan keagamaan dilakukan secara terstruktur
dan berkesinambungan melalui kegiatan rutin santri dengan menerapkan metode
teladan, pembiasaan, nasihat, motivasi, dan hukuman yang bersifat mendidik.
Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa Rumah
Tahfidz Al-Qur’an Shiratul Huda tidak hanya berfungsi sebagai tempat
menghafal Al-Qur’an, tetapi juga sebagai lembaga bimbingan keagamaan yang
berperan dalam membentuk santri yang beriman, beribadah dengan baik, dan
berakhlak Islam