IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Analisis Dana Zakat Produktif dalam Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Melalui Program Z-Chicken BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan
Penelitian ini dilatarbelakangi karena permasalahan kemiskinan,
khususnya di Kalimantan Selatan. Salah satu cara untuk mengatasi
kemiskinan dalam Islam adalah melalui zakat. Penelitian ini tidak berfokus
pada zakat secara umum, melainkan pada zakat produktif. BAZNAS
sebagai salah satu lembaga pengelolaan zakat dengan upayanya untuk
mensejahterakan dan memperdayakan ekonomi masyarakat melalui
program yang bernama Z-Chicken. Program Z-Chicken merupakan
program penyaluran zakat produktif sebagaimana zakat produktif ialah
zakat yang disalurkan kepada penerima zakat (mustahik) melalui program
tertentu dengan tujuan meningkatkan taraf hidup para mustahik dan dapat
menghasilkan sesuatu secara terus-menerus. Penelitian ini betujuan untuk
menganalisis dana zakat produktif melalui program Z-Chicken dan hasil
dari pemberdayaan dana zakat produtif melalui program Z-Chicken.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan yang menerapkan
pendekatan kualitatif dengan melakukan pengamatan langsung ke tempat
penelitian selama satu bulan diperkuat dengan hasil wawancara oleh
narasumber yang terpercaya.
Berdasarkan penelitian ini, diketahui bahwa dana zakat produktif
melalui Program Z-Chicken BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan
memberikan hasil yang baik sebagai modal usaha yang meningkatkan
pendapatan, kemandirian, dan kesejahteraan mustahik. Melalui proses
seleksi,
pemberian sarana usaha, pelatihan, pendampingan, dan
pengawasan, program ini tidak bersifat konsumtif, tetapi mendorong
peningkatan keterampilan serta pengembangan usaha mustahik. Sedangkan
untuk hasilnya dalam pemberdayaan ekonomi mustahik terlaksanakan tiga
inti dari pemberdayaan yaitu enabling, empowering, dan protecting. Serta
para penerima manfaat program Z-Chicken juga merasakan hasil yang
positif dan merasa sudah lebih berdaya dalam ekonomi
Analisis Tantangan Pustakawan Dalam Menghadapi Perubahan Perilaku Pemustaka Era Digital di Perpustakaan Umum Ruang Terbuka Hijau kamboja Banjarmasin
Kemajuan teknologi informasi di era digital telah mengubah secara besar
besaran cara pemustaka mencari, memperoleh, dan menggunakan informasi.
Perkembangan ini membuat proses akses informasi menjadi lebih cepat, fleksibel,
dan mengikuti kebutuhan pengguna masa kini.Kondisi ini berdampak langsung
pada dinamika layanan perpustakaan umum, termasuk Perpustakaan Umum RTH
Kamboja Banjarmasin, yang mengalami penurunan kunjungan fisik dan
peningkatan kebutuhan terhadap layanan digital. Perubahan perilaku pemustaka ini
menuntut pustakawan untuk beradaptasi, memperbarui kompetensi, serta
mengembangkan strategi layanan yang sesuai dengan kebutuhan informasi
masyarakat modern.
Fokus utama penelitian ini meliputi bagaimana pustakawan memahami
perubahan pola akses informasi pemustaka, serta strategi adaptasi yang dilakukan
untuk menjaga relevansi perpustakaan sebagai pusat informasi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif
deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan
pustakawan, serta dokumentasi sebagai data sekunder Proses analisis data
dilakukan dengan menerapkan model Miles dan Huberman, yang meliputi tahap
penyederhanaan data, penyajian informasi, serta penarikan kesimpulan. Pendekatan
ini digunakan untuk menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif terhadap
situasi yang ditemukan di lapangan.
Hasil penelitian menunjukkan pustakawan dalam menghadapi beberapa
tantangan utama, yaitu keterbatasan penguasaan teknologi digital, meningkatnya
kebutuhan pemustaka terhadap akses informasi cepat dan berbasis internet, serta
tuntutan untuk menyediakan layanan yang lebih interaktif dan responsif. Selain itu,
pustakawan juga dituntut untuk mampu menyaring informasi digital, meningkatkan
literasi informasi pemustaka, dan beradaptasi secara terus-menerus terhadap
perkembangan teknolog
Kinerja Pelayanan Haji furoda pada PT Pancar Ni’mah Kabupaten Banjar
Haji furoda merupakan program haji khusus yang menggunakan visa
undangan langsung dari pemerintah Arab Saudi, di luar kuota resmi yang ditetapkan
Kementerian Agama RI. PT Pancar Ni’mah, yang berbasis di Martapura,
Kalimantan Selatan, mulai menyelenggarakan layanan haji furoda sejak tahun 2023
untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang ingin berhaji tanpa menunggu antrean
panjang. Namun, pada tahun 2024 terjadi penurunan jumlah pendaftar akibat
kondisi ekonomi dan tingginya biaya keberangkatan.
Meskipun begitu, PT Pancar Ni’mah tetap berkomitmen memberikan
pelayanan terbaik dengan menyesuaikan harga secara rasional dan menjaga mutu
layanan. Di tengah tantangan regulasi visa dan kondisi ekonomi, kinerja pelayanan
menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan dan kenyamanan jemaah. Hal
inilah yang mendorong peneliti untuk menelusuri lebih dalam mengenai kinerja
pelayanan haji furoda yang diterapkan oleh PT Pancar Ni’mah Kabupaten Banjar.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis
penelitian lapangan (field research). Subjek penelitian ini terdiri dari direktur
utama, staf kepegawaian, staf ticketing, staf haji, dan jemaah haji furoda. sementara
objek penelitian berfokus pada kinerja pelayanan haji furoda pada PT Pancar
Ni'mah Kabupaten Banjar. Teknik pengumpulan data yang digunakan peneliti
meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Untuk analisis data, peneliti
menggunakan tiga tahap, yaitu kondensasi data, penyajian data dan penarikan
kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT Pancar Ni’mah memberikan
fasilitas dan pelayanan yang nyaman dengan menyiapkan staf yang profesional,
menyediakan akses informasi yang mudah, serta menjaga keamanan dan
kenyamanan jemaah selama ibadah haji. Kinerja ini dinilai berhasil karena mampu
membuat jemaah merasa puas dan percaya terhadap pelayanan dari perusahaan PT
Pancar Ni'mah serta memberikan pengalaman ibadah haji furoda yang baik.
Meskipun demikian, perusahaan tetap perlu melakukan evaluasi dan pelatihan
secara berkala agar kualitas pelayanan tetap terjag
Strategi dalam Mengembangkan Layanan Perpustakaan yang Inklusif pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan
Perpustakaan umum memiliki peran strategis dalam menyediakan akses informasi yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok berkebutuhan khusus. Oleh karena itu, mengembangkan layanan perpustakaan yang inklusif menjadi tuntutan bagi perpustakaan umum, termasuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dalam mengembangkan layanan perpustakaan inklusif serta tantangan yang dihadapi dalam mengembangkannya. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dan menggunakan data hasil observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas tiga informan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan untuk menggali data tentang strategi dan tantangan dalam mengembangkan layanan perpustakaan inklusif.
Temuan penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan strategi dalam mengembangkan layanan perpustakaan yang inklusif dilakukan melalui pemetaan kebutuhan kelompok pengguna. (2) pelaksanaan strategi dalam mengembangkan layanan perpustakaan inklusif dilakukan dengan baik melalui penyelenggaraan program inklusif seperti bedah buku dan perpustakaan keliling, promosi yang salah satunya mempromosikan layanan disabilitas, dan kemitraan dengan berbagai pihak. Adapun tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan layanan perpustakaan inklusif adalah keterbatasan sumber daya manusia dan anggaran, termasuk bagi disabilitas.
Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pengembangan layanan perpustakaan yang inklusif di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Selatan telah berjalan baik, namun belum optimal sehingga diperlukan peningkatan kompetensi pustakawan dan dukungan anggaran yang berkelanjutan
Workshop Penyusunan Visi, Misi, Tujuan dan Rencana Strategis di SDN 1 Datar Ajab Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah
Kegiatan pengabdian ini dilatar belakangi oleh kondisi SDN 1 Datar Ajab
yang telah memiliki dokumen visi, misi, dan tujuan, namun dokumen tersebut
sudah lama tidak diperbarui dan sekolah belum memiliki dokumen rencana strategis
yang tersusun secara sistematis. Ketiadaan dokumen strategis tersebut
menyebabkan arah pengembangan sekolah kurang terarah dan sulit dievaluasi
secara berkelanjutan. Kondisi ini mendorong perlunya pendampingan melalui
workshop yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan operator sekolah untuk
merumuskan arah pengembangan lembaga secara partisipatif dan berbasis
kebutuhan nyata di lapangan.
Tujuan kegiatan ini adalah menyusun visi, misi, tujuan, dan rencana
strategis sekolah secara kolaboratif meningkatkan pemahaman guru tentang
pentingnya perencanaan strategis serta membangun budaya perencanaan berbasis
data di lingkungan sekolah.
Metode yang digunakan meliputi observasi awal, focus group discussion
(FGD), pemetaan aset sekolah, pendampingan intensif, serta monitoring dan
evaluasi partisipatif. Seluruh proses dilakukan melalui diskusi terbuka, identifikasi
masalah, analisis SWOT, dan penetapan indikator keberhasilan yang disepakati
bersama.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dokumen visi, misi, dan tujuan yang
sebelumnya tidak lagi relevan berhasil diperbarui melalui proses workshop yang
melibatkan seluruh guru. Sekolah juga berhasil menyusun Renstra untuk pertama
kalinya melalui analisis SWOT dan diskusi partisipatif. Proses ini memperjelas arah
pengembangan sekolah, meningkatkan pemahaman guru terhadap perencanaan
strategis, serta menghasilkan dokumen yang dapat digunakan sebagai pedoman
pengembangan lembaga secara terukur dan berkelanjutan
Makam Keramat Syekh Muhammad Arsyad Al- Banjary Kajian Sosio Antropologi Pendidikan Islam Masyarakat Banjar
Ziarah kemakam Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjary menjadi salah satu
karakteristik keberagamaan masyarakat Banjar. Hal tersebut dikarenakan terdapat
kenyakinan bahwa adalah seorang ulama termuka sekaligus seorang wali Allah
yang memiki karomah, sehingga makam beliau di keramatkan oleh masyarakat
Banjar pada umumnya. Bagi masyarakat Islam, khususnya masyarakat di Banjar,
dalam hal menziarahi makam keramat ini dipahami sebagai bentuk pelestarian
warisan tradisi dan sosio-budaya para nenek moyang.
Penelitian ini secara khusus menunjukkan tentang tradisi budaya ziarah ke
makam Syekh Muhammad Al-Banjary. Selain mengindentifikasi,
mendeskripsikan, dan menkategorikan tipologi penziarah yang berziarah, juga
mengindentifikasi, mendeskripsikan, dan menkategorikan motivasi peziarah yang
ber ziarah kemakam Syekh Muhammad Al-Banjary dan kaitan dengan pendidikan
Islam. Dengan kata lain, Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bahwa dibalik
tradisi ziarah ke makam syekh Arsyad Al- Banjary terdapat nilai-nilai Pendidikan
agama Islam yang melingkupinya di kalangan para peziarah.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (research field) dengan
menggunakan pendekatan kualitatif. Pendekatan kualitatif dikenal memiliki
bermacam-macam nama dari berbagai perspektif ilmu, (antropologi: etnografi
sosiologi: versthen atau pengamatan terlibat, psikologi: folklor) dan disiplin ilmu
lainnya menggunakan istilah studi kasus, interpretatif inquiry, natural inquiry, dan
phenomenology. Teknik dalam pengumpulan data dalam penelitian ini ialah;
observasi, interview dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis yang digunakan
ialah; reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ziarah ke makam Syekh
Muhammad Arsyad Al-Banjary yang dilakukan peziarah, menunjukkan motivasi
tersendiri dalam melakukan ziarah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjary, yaitu:
Spritual dan Spritual Mistis. Ritual yang dilakukan para penziarah, yaitu: ritual
tawasulan, dan ritual spritual mistis. di masyarakat telah terjadi transformasi
pemakanaan keberkahan dari yang bersifat mistis menjadi suatu bersifat realistis,
yang ditandai dengan tumbuh dan terbentuknya kegiatan kegiatan majelis talim di
Makam Syekh Arsyad Al Banjary. Relasi antara motivasi, ritual, dan pendidikan
Islam dapat terlihat dari para peziarah yang memiliki motivasi “tabarukan bi
Ulumihi” mengambil berkah ilmu yang dimiliki Syekh Muhammad Arsyad Al
Banjary, bahkan sejumlah peziarah memiliki motivasi “tabarukan bi wasailihi”
berdoa kepada Allah dengan wasilah Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjary agar
dimudahkan dalam menutut ilmu agam
تعليم اللغة العربية في مدرسة السنابل المتوسطة الإسلامية للبنات بنجرماسين = Pembelajaran Bahasa Arab di Mts Assanabil Putri Banjarmasin
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran bahasa Arab di MTs
Assanabil Putri Banjarmasin dari segi perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan
karakteristik pembelajaran bahasa Arab di Mts Assanabil Putri Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan
melalui wawancara, observasi, dokumentasi dan angket.
Hasil penelitian berdasarkan wawancara dan dokumentasi menunjukkan bahwa
perencanaan pembelajaran bahasa Arab disusun sesuai dengan kurikulum yang
berlaku melalui Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang memuat
kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, tujuan pembelajaran, materi, metode,
langkah-langkah pembelajaran, dan evaluasi. Perencanaan pembelajaran nahwu
sharaf dilakukan tanpa RPP tertulis, sedangkan perencanaan program bahasa Arab
dilaksanakan oleh pihak Pare.
Pelaksanaan pembelajaran dilakukan melalui kegiatan pra-instruksional,
instruksional, dan penutup. Evaluasi pembelajaran bahasa Arab dan nahwu sharaf
dilaksanakan secara formatif dan sumatif, sedangkan evaluasi program bahasa Arab
dilakukan setiap satu bulan sekali secara lisan dan tertulis serta diakhiri dengan
pentas seni. Karakteristik pembelajaran bahasa Arab di MTsS Assanabil Putri
Banjarmasin ditandai dengan penggunaan kitab klasik sebagai sumber bahan ajar
pada pembelajaran nahwu sharaf serta pelaksanaan program bahasa Arab selama
tiga bulan yang diajarkan langsung oleh guru dari Pare untuk meningkatkan
kemampuan berbicara peserta didik.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran bahasa Arab
di MTsS Assanabil Putri Banjarmasin telah dilaksanakan melalui tahapan
perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang terstruktur serta disesuaikan dengan
karakteristik sekolah. Perbedaan pola perencanaan dan evaluasi pada pembelajaran
bahasa Arab, nahwu sharaf, dan program bahasa Arab menunjukkan adanya variasi
sistem pembelajaran yang diterapkan untuk menunjang pencapaian tujuan
pembelajaran bahasa Arab, khususnya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa
peserta didi
Persepsi Mahasiswa Tentang Prospek Kerja Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam di Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin.
Persepsi mahasiswa terhadap prospek kerja pada Program Studi Ilmu
Perpustakaan dan Informasi Islam Universitas Islam Negeri Antasari Antasari
Banjarmasin menjadi penting untuk dikaji, mengingat perkembangan teknologi
dan tuntutan dunia kerja yang semakin dinamis memengaruhi kesiapan dan
strategi mahasiswa dalam menghadapi karier setelah lulus.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Persepsi Mahasiswa Tentang
Prospek Kerja Mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi
Islam. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, dan
dokumentasi. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi mahasiswa Program Studi
Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam terhadap prospek kerja tergolong positif
dan realistis. Mahasiswa memahami bahwa kompetensi yang diperoleh, baik
berupa pengelolaan informasi, literasi digital, maupun kemampuan profesional
berbasis etika kepustakawanan, relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.
Kampus dianggap telah mendukung persiapan karier melalui perkuliahan,
magang, seminar, dan pelatihan, meski mahasiswa berharap adanya peningkatan
pada penguatan soft skills, adaptasi teknologi mutakhir, dan kesempatan praktik.
Orientasi karier mahasiswa jelas, mencakup perpustakaan, arsip, dan pengelolaan
informasi di lembaga berbasis Islam maupun instansi swasta. Tantangan yang
dihadapi meliputi persaingan kerja, keterbatasan lowongan spesifik, dan tuntutan
penguasaan teknologi, namun optimisme tetap tinggi karena adanya kesadaran
bahwa pengembangan keterampilan dan pengalaman praktik dapat meningkatkan
peluang kerja. Mahasiswa menilai integrasi nilai-nilai Islam dan penguasaan
literasi digital sebagai keunggulan lulusan, sehingga mereka siap menghadapi
dunia kerja secara profesional dan eti
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Kesejahteraan Terhadap Kepuasan Kerja Guru SD Islam di Kota Banjarmasin
Kepuasan kerja guru dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan dan dampak
pengambilan keputusan dipengaruhi oleh kepuasan. Suatu organisasi tidak akan
berjalan dengan baik, jika tidak memiliki memiliki seorang pemimpin. Pemimpin
yang baik mempunyai rencana ataupun program untuk kemajuan organisasi.
Kinerja guru sangat penting dalam mewujudkan kesiapan peserta didik dalam
menigkatkan kompetensi diri dalam terjun di dunia usaha dan dunia industri nanti.
Kepemimpinan memainkan peran penting dalam pertumbuhan dan
ketahanan organisasi atau institusi, demikian pula penting halnya dalam manajemen
pendidikan karena dampaknya yang lebih besar terhadap pencapaian tujuan
pendidikan. Di sisi lain kesejahteraan yang adil dan transparan dapat menjadi faktor
motivasi bagi guru dalam meningkatkan kinerja mereka. Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan dan
kesejahteraan terhadap kepuasan kerja guru SD Islam di kota Banjarmasin baik
secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif
asosiatif. Pada penelitian ini terdapat populasi sebanyak 88 guru SD Islam Al-Falah
Banjarmasin, SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin dan SD Islam Al
Munawwarah Banjarmasin. Dengan sampel yang berjumlah sebanyak 72 guru.
Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang telah diuji validitas dan
reliabilitasnya, kemudian dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan
program SPSS.
Gaya Kepemimpinan dan Kesejahteraan Secara Simultan Berpengaruh
Signifikan terhadap Kepuasan Kerja Guru. Berdasarkan hasil uji F diperoleh nilai
F hitung = 42,223 dengan Sig. = 0,000 < 0,05, serta R² = 0,550, yang berarti bahwa
gaya kepemimpinan dan kesejahteraan secara bersama-sama memberikan pengaruh
sebesar 55% terhadap kepuasan kerja guru, sementara sisanya dipengaruhi faktor
lain. Hal ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja guru akan lebih optimal apabila
kepala sekolah menerapkan gaya kepemimpinan yang suportif, komunikatif, dan
partisipatif, serta diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan guru yang layak.
Gaya kepemimpinan yang baik dan kesejahteraan yang terpenuhi akan melahirkan
guru yang puas, ikhlas, dan bersemangat dalam melaksanakan tugas pendidikan
Inovasi Kepala Sekolah dalam Melaksanakan Supervisi Akademik Terhadap Kurikulum Merdeka (Studi Multikasus Pada Guru Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten Hulu Sungai Utara)
Supervisi akademik adalah bagian penting dalam dunia pendidikan untuk
memastikan kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan efektif dan efesien
dengan pendampingan kepada guru. Dalam Kurikulum Merdeka, supervisi
akademik berperan penting untuk memastikan guru PAI mampu merancang
pembelajaran berdiferensiasi, menerapkan metode inovatif, dan mengintegrasikan
nilai-nilai keagamaan. Meski Kurikulum Merdeka telah diterapkan di seluruh
SDN Kecamatan Amuntai Utara sejak 2023, masih terdapat tantangan terkait
kesiapan guru dan efektivitas supervisi kepala sekolah.
Penelitian ini mengkaji inovasi strategi supervisi akademik kepala sekolah
serta pengaruhnya terhadap keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka oleh
guru PAI melalui studi multisitus di Kecamatan Amuntai Utara dengan tujuan
penelitian yaitu mendeskripsikan inovasi strategi Kepala Sekolah dalam supervisi
akademik terhadap implementasi kurikulum merdeka oleh guru Pendidikan
Agama Islam dan mengetahui faktor pendukung dan kendala yang mempengaruhi
supervisi akademik terhadap implementasi kurikulum merdeka oleh guru
Pendidikan Agama Islam.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif
yang dilaksanakan di tiga Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Amuntai Utara.
Subjek penelitian terdiri atas guru PAI dan Kepala Sekolah, sedangkan objek
penelitian berfokus pada inovasi strategi Kepala Sekolah dalam supervisi
akademik terhadap implementasi Kurikulum Merdeka oleh guru PAI. Data pokok
meliputi inovasi supervisi pada tahap perencanaan, pelaksanaan, evaluasi
pembelajaran, pengembangan profesional, serta faktor pendukung dan kendala
supervisi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan
sumber data berupa guru PAI, Kepala Sekolah, operator sekolah, serta dokumen
administrasi yang relevan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Sekolah di SD Negeri
Panangian, SD Negeri Sungai Turak, dan SD Negeri Pekapuran 1 menerapkan
berbagai inovasi supervisi akademik, seperti supervisi klinis, coaching, supervisi
kolaboratif, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan komunitas belajar
untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka oleh guru PAI. Supervisi
akademik didukung oleh kolaborasi guru, pelatihan, dan fasilitas sekolah, namun
masih terkendala oleh keterbatasan teknologi, pemahaman guru yang bervariasi,
beban administrasi, dan keterbatasan waktu. Secara keseluruhan, supervisi
akademik berjalan baik dan masih perlu ditingkatkan melalui pendampingan
profesional yang berkelanjuta