IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Hak Ex-Officio Hakim Dalam Menetapkan Nafkah Pada Perkara Cerai Talak Yang Diputus Verstek,

    Get PDF
    Perceraian karena cerai talak di Pengadilan Agama sering kali menimbulkan persoalan terkait pemenuhan hak nafkah bagi istri pasca perceraian, terlebih apabila perkara tersebut diputus secara verstek atau tanpa kehadiran istri. Dalam hukum Islam dan peraturan perundang-undangan di Indonesia, istri yang terbukti melakukan nusyuz pada dasarnya tidak berhak memperoleh nafkah iddah dan mut’ah. Namun, dalam praktik peradilan ditemukan adanya putusan hakim yang tetap menetapkan nafkah bagi istri melalui penggunaan hak ex-officio hakim, meskipun istri dinilai nusyuz dan tidak mengajukan tuntutan nafkah. Kondisi ini menimbulkan perbedaan antara ketentuan normatif dan penerapannya di pengadilan, sehingga menarik untuk dikaji lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan hakim serta dasar hukum yang digunakan dalam menetapkan nafkah pada perkara cerai talak yang diputus secara verstek. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan studi kasus. Bahan hukum primer berupa dua putusan Pengadilan Agama, yaitu Putusan Nomor 2096/Pdt.G/2022/PA.Jr dan Putusan Nomor 166/Pdt.G/2024/PA.Brb. Bahan hukum sekunder diperoleh dari peraturan perundang-undangan, Kompilasi Hukum Islam, literatur fikih mazhab Syafi’i, serta doktrin hukum yang relevan. Teknik pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi dokumen dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara deskriptif-analitis. Berdasarkan analisis penulis, hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim dalam kedua putusan tersebut menggunakan hak ex-officio untuk menetapkan nafkah iddah dan mut’ah dengan alasan bahwa suami dianggap mampu membayar sejumlah uang. Dalam putusan nomor 2096/Pdt.G/2022/PA.Jr hakim menghukum Pemohon untuk memberikan nafkah iddah Rp. 1.500.000,00 (satu juta lima ratus ribu rupiah) dan dalam putusan nomor 166/Pdt.G/2024/PA.Brb. hakim menghukum Pemohon untuk memberikan mut’ah Rp. 800.000,00 (delapan ratus ribu rupiah). Alasan hakim dalam menetapkan nafkah beserta nominalnya pada kedua putusan tersebut yaitu berdasarkan kelayakan serta kepatutan guna melindungi hak-hak perempuan pasca perceraian serta mewujudkan keadilan dan kemanfaatan hukum. Dasar hukum yang digunakan hakim dalam menetapkan nafkah yaitu Pasal 41 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, Pasal 149 dan Pasal 152 Kompilasi Hukum Islam serta al-Qur’an surah al-Baqarah ayat 241. Meskipun istri terindikasi berbuat nusyuz yang menyebabkan gugurnya hak nafkah istri, namun hakim mengenyampingkan hal tersebut dan menilai bahwa penggunaan hak ex-officio tetap dapat diterapkan demi menjaga rasa keadilan, terutama dalam perkara cerai talak yang diputus secara verstek atau tanpa hadirnya Termohon istr

    Nilai Pendidikan Islam pada Surah Al-Kahfi [18] Ayat 60-82

    Get PDF
    Dalam proses pendidikan membutuhkan interaksi yang mana terdiri dari guru dan murid. Guru merupakan sosok yang begitu dihormati lantaran memiliki peran andil yang sangat besar terhadapan keberhasilan pembelajaran disekolah. Seorang guru sudah sepatutnya menjadi sosok panutan bagi peserta didik. Sehingga alangkah baiknya jika seorang guru memperlihatkan perilaku-perilaku yang baik kepada peserta didiknya. Begitupula dengan peserta didik, sudah seharusnya berperilaku baik terhadap gurunya. Dalam bingkai pendidikan, interaksi edukatif sering terjadi antara peserta didik dan pendidik karenanya, komunikasi itu harus dilandasi dengan komunikasi yang sarat dan etika. Maka dari itu dalam sebuah proses pendidikan seorang pendidik dan peserta didik saling berkaitan dan mereka adalah sebuah unsur yang tak bisa di pisahkan. Adapun tujuan dari penulisan ini ialah untuk menelaah nilai pendidikan Islam pada surah al-kahfi [18] ayat 60-82. Dalam penulisan skripsi ini, penulis menggunakan metode kepustakaan (library research) yaitu mencari informasi dari berbagai buku, makalah, jurnal atau artikel, dan sumber informasi lainnya yang berhubungan dengan judul penulisan. Hasil penulisan ini berupa nilai pendidikan Islam yang terkandung pada surah al-kahfi [18] ayat 60-82 yang mengandung tentang nilai kesungguhan, adab, dan kesabaran dalam menuntut ilmu. Kesungguhan adalah sifat kegigihan seseorang dalam menuntut ilmu yang tidak pernah putus asa dalam mencarinya, dibalik kesungguhan itu ada adab yang harus tercermin dalam diri seorang peserta didk maupun pendidik agar ilmu yang diberi dan diterima menjadi sebuah keberkahan, selain itu seorang peserta didik juga membutuhkan kesabaran dalam setiap perjalanan mencari ilmu

    Representasi Konflik Budaya dalam Komunikasi Keluarga Batak Pada Fim “Ngeri-Ngeri Sedap

    Get PDF
    Film “Ngeri-ngeri Sedap” karya Bene Dion Rajagukguk ini sudah banyak diteliti di kalangan para akademisi. Selain menggambarkan kehidupan budaya Batak dan bagaimana keluarga tersebut berinteraksi satu sama lain, film ini juga menggambarkan konflik budaya yang terjadi dalam komunikasi keluarga Batak tersebut. Hal ini yang melatar belakangi penulis melakukan penelitian dengan judul “Representasi Konflik Budaya dalam Komunikasi Keluarga Batak pada Film Ngeri-ngeri Sedap”. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana konflik budaya dipresentasikan dalam komunikasi keluarga Batak pada film “Ngeri-Ngeri Sedap”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika John Fiske untuk mengkaji bagaimana konflik budaya direpresentasikan dalam komunikasi keluarga Batak pada film “Ngeri-Ngeri Sedap”. Analisis dilakukan pada level realitas, representasi, dan ideologi untuk mengungkap simbol-simbol konflik budaya dalam komunikasi keluarga Batak, serta nilai-nilai yang dibangun melalui teks film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film “Ngeri-ngeri Sedap” merepresentasikan bentuk-bentuk konflik budaya dalam komunikasi keluarga Batak sebagai benturan nilai antara budaya tradisional dan nilai modern. Seluruh konflik tersebut direpresentasikan melalui komunikasi verbal dan nonverbal yang sarat dengan makna buday

    Analisis Strategi Komunikasi Dakwah Komunitas XKWavers dalam Menyikapi Isu Kontroversial Melalui Media Sosial: Studi Kasus Sub-Unit X-Traordinary NCTzen

    Get PDF
    Penelitian ini membahas tantangan yang dihadapi oleh komunitas XKWavers, khususnya sub-unit X-Traordinary NCTzen, dalam menyikapi isu kontroversial kolaborasi NCT dan Starbucks Korea melalui media sosial. Isu tersebut memicu berbagai respons dan seruan boikot di kalangan komunitas Muslim dan penggemar K-Pop secara global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dakwah yang digunakan oleh sub-unit X-Traordinary NCTzen dalam menyikapi isu kolaborasi NCT dan Starbucks Korea melalui media sosial, serta mengidentifikasi bentuk pesan dakwah dan peran media sosial dalam aktivitas dakwah komunitas tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi dakwah yang digunakan bersifat persuasif dan edukatif dengan menyesuaikan karakteristik penggemar fandom. Pesan dakwah dikemas secara naratif dan visual dengan bahasa yang komunikatif tetapi tetap berlandaskan nilai keislaman. Instagram berperan sebagai media utama penyampaian pesan dakwah sekaligus ruang interaksi antara komunitas dengan audiens. Dengan demikian, strategi komunikasi dakwah yang adaptif mampu menjaga substansi dakwah dalam menyikapi isu kontroversial secara bijaksan

    Pernikahan Perempuan Dewasa Yang Dilangsungkan Oleh Wali Mujbir Tanpa Izin Dan Tanpa Sepengetahuannya (Studi Komparatif Hukum Islam dan Hukum Positif)

    Get PDF
    Pernikahan merupakan salah satu lembaga penting dalam kehidupan manusia, baik dari hukum Islam maupun hukum positif. Dalam Islam, pernikahan dipandang sebagai ikatan suci yang bertujuan untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Sementara itu, hukum positif di Indonesia mengatur pernikahan sebagai upaya untuk menciptakan ketertiban dan kepastian hukum dalam kehidupan bermasyarakat. Selanjutnya, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana makna dan bentuk izin dalam pernikahan pernikahan perempuan dewasa yang dilangsungkan oleh wali mujbir tanpa izin dan tanpa sepengetahuan si perempuan tersebut dalam studi komparatif hukum Islam dan hukum positif. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui dampak hukum yang terjadi pada pernikahan Perempuan dewasa yang dilangsungkan oleh wali mujbir tanpa izin dan tanpa sepengetahuannya dalam studi komparatif hukum Islam maupun hukum positif. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif yang bersifat deskriptif dengan pendekatan komparatif. Bahan hukum diambil dari kitab kitab primer dari pandangan para ulama mazhab (terkhusus mazhab Syafi’i) dalam hukum Islam maupun Undang – Undang sebagai acuan dalam hukum positif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam hukum Islam (mazhab Syafi’i) menetapkan pernikahan perempuan dewasa yang dilangsungkan oleh wali mujbir tanpa izin dan tanpa sepengetahuan si perempuan tadi yaitu sah dilangsungkannya pernikahan itu sebab bentuk izin yang digunakan dalam perihal ini memuat persetujuan si perempuan dengan diamnya. Sedangkan dalam hukum positif, pernikahan tersebut dianggap tidak sah sebab tidak memenuhi syarat daripada pernikahan tersebut sesuai yang tercantum di dalam pasal 6 Undang – Undang Perkawinan yakni harus ada kerelaan dari kedua calon mempelai saat akad nikah terjadi serta bentuk izin yang digunakan dalam hal ini yaitu persetujuannya mesti dilakukan secara lisan maupun tertulis

    Analisis Hukum Islam dan Hukum Positif Terhadap Perlindungan Konsumen Yang Gagal Bayar Akibat Force Majeur Pada Aplikasi Shopee Paylater

    Get PDF
    Perkembangan ekonomi digital telah mendorong maraknya layanan Buy Now, Pay Later (BNPL) seperti Shopee Paylater, yang memungkinkan konsumen berbelanja secara kredit tanpa kartu kredit. Namun, di balik kemudahannya, layanan ini menerapkan denda keterlambatan hingga 5% per bulan tanpa mempertimbangkan kondisi di luar kendali konsumen seperti pemutusan hubungan kerja, sakit berat, atau bencana yang dalam hukum dikenal sebagai force majeure. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan sifat deskriptif- analitis normatif yaitu penelitian hukum yang menggunakan sumber data atau bahan yang diperoleh melalui bahan-bahan kepustakaan menggunakan pendekatan konseptual dan perundang-undangan. Berdasarkan metode yang digunakan hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk perlindungan terhadap konsumen yang gagal bayar akibat force majeure pada Shopee Paylater masih sangat terbatas dan tidak efektif. Dari perspektif hukum islam, praktik ini bertentangan dengan prinsip Syariah yang menekankan keadilan (‘adl), kemudahan dalam kesulitan (taysîr), serta larangan denda ribawi dalam akad pinjaman (qardh). dan fatwa DSN-MUI secara tegas mewajibkan pemberi utang untuk memberikan keringanan atau penghapusan utang bagi debitur dalam kesulitan suatu kewajiban moral dan syariah yang belum diwujudkan oleh Shopee Paylater dalam arsitektur layananny

    Efektivitas Pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sarang Halang Kecamatan Pelaihari Kabupaten Tanah Laut

    Get PDF
    Kemiskinan merupakan permasalahan sosial yang masih dihadapi oleh bangsa Indonesia dan berdampak pada rendahnya tingkat kesejahteraan masyarakat. Melalui Kementerian Sosial Pemerintah menyelenggarakan Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai salah satu kebijakan perlindungan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga miskin dengan memberikan bantuan sosial bersyarat di bidang pendidikan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian meliputi Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut, aparatur Kelurahan Sarang Halang, pendamping PKH, serta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan menggunakan indikator efektivitas, yaitu pemahaman program, ketepatan sasaran, ketepatan waktu, tercapainya tujuan, dan perubahan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kelurahan Sarang Halang pada umumnya telah berjalan cukup efektif. Hal ini terlihat dari adanya pemahaman KPM terhadap program, pemanfaatan bantuan di bidang pendidikan dan kesehatan, serta pendampingan yang dilakukan secara rutin oleh pendamping PKH. Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala, seperti ketidaktepatan sasaran, keterlambatan pencairan bantuan, serta permasalahan pemutakhiran data yang berdampak pada tidak diterimanya bantuan oleh sebagian KPM. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan koordinasi antar pihak terkait serta perbaikan sistem pendataan agar pelaksanaan PKH dapat berjalan lebih efektif

    Dampak Manasik Umrah PT. Travel Kamilah Berkat Guru Terhadap Pengetahuan Calon Jemaah Umrah Tahun 2025

    Get PDF
    Ibadah umrah memerlukan kesiapan yang matang, baik secara fisik maupun pemahaman tata cara ibadah (manasik) agar jemaah dapat beribadah secara mandiri dan sesuai syariat. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena ketidakmandirian jemaah dalam melaksanakan rangkaian ibadah umrah serta pentingnya peran biro perjalanan dalam memberikan edukasi yang efektif melalui program manasik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak kegiatan manasik umrah yang diselenggarakan oleh PT. Travel Kamilah Berkat Guru terhadap peningkatan pengetahuan calon jemaah serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Pre-test dan Post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh calon jemaah umrah PT. Travel Kamilah Berkat Guru tahun 2025, dengan sampel sebanyak 40 orang dari populasi sebanyak 130 orang yang diambil menggunakan teknik tertentu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes (pre-test dan post-test), wawancara, dan observasi. Analisis data dilakukan menggunakan Uji-t Sampel Berpasangan (Paired Samples T-Test) untuk mengukur signifikansi perubahan pengetahuan jemaah sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dampak yang signifikan dari penyelenggaraan manasik umrah terhadap peningkatan pengetahuan calon jemaah. Hal ini dibuktikan dengan adanya kenaikan nilai rata-rata dari 71.75 (Pre-test) menjadi 97.75 (Post-test). Peningkatan pengetahuan ini didorong oleh beberapa faktor penunjang: Metode praktik simulasi menggunakan miniatur, kompetensi narasumber yang komunikatif, serta sarana prasarana berupa Aula Jeddah yang memadai. Meskipun secara keseluruhan pengetahuan jemaah meningkat ke kategori sangat baik, masih ditemukan sedikit kekeliruan pada aspek kontekstual terkait fungsi syariat Miqat. Faktor yang mempengaruhi efektivitas kegiatan ini meliputi alokasi waktu sesi teori yang cukup panjang (180 menit) serta metode praktik simulasi di miniatur Ka'bah yang membantu jemaah memahami aspek prosedural ibada

    Strategi Program Umrah Gratis dalam Meningkatkan Jumlah Jamaah di Majelis Taklim Miftahul Musthofa Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Majelis taklim merupakan tempat berlangsungnya kegiatan pembelajaran tentang ajaran Islam yang bertujuan untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu. Sebagai lembaga pendidikan keagamaan nonformal, majelis taklim memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai Islam di tengah masyarakat. Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi program umrah gratis dalam meningkatkan jumlah jamaah pada Majelis Taklim Miftahul Musthofa Kota Banjarmasin Pendekatan Penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan pengurus dan jamaah. analisis kondisi jamaah, identifikasi kebutuhan masyarakat, serta perencanaan yang disusun dengan musyawarah bersama para pengurus dan tokoh masyarakat. Strategi ini kemudian diterjemahkan ke dalam program umrah gratis dengan sistem seleksi yang jelas, yaitu melalui absensi kehadiran penguasaan bacaan ibadah seperti sholat, wudhu, dan mandi wajib, serta evaluasi kesiapan mental jamaah dan setiap jamaah yang rutin hadir selama 100 hari mengikuti kegiatan pengajian Hasil Penelitian bahwa strategi program umrah gratis yang diterapkan oleh Majelis Taklim Miftahul Musthofa merupakan langkah nyata dalam menjawab tantangan dakwah masa kini. Program ini bukan hanya menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk bergabung dalam majelis, tetapi juga menjadi alat pembinaan yang mampu meningkatkan keaktifan, kedisiplinan, dan pemahaman keagamaan jamaah secara menyeluruh. Penelitian ini menyimpulkan Strategi Majelis Taklim Miftahul Musthofa dalam meningkatkan jumlah jamaah dilakukan melalui dakwah bil-hal dengan program umrah gratis yang diselenggarakan 1 tahun sekali. Strategi ini bertujuan memotivasi jamaah agar lebih rajin mengikuti pengajian dengan sistem absensi 100 hari hadir rutin mengikuti kegiatan majelis taklim, tes bacaan ibadah, serta seleksi yang transparan. Program ini sepenuhnya dibiayai secara mandiri dari usaha majelis tanpa bantuan donatur maupun infaq jamaa

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇