IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Pembelajaran Ibadah Melalui Kaji Duduk di Majelis Taklim Jalsah An-Najah Desa Benua Raya Kecamatan Bati-Bati
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembelajaran ibadah
melalui kaji duduk di Majelis Taklim Jalsah An-Najah, Desa Benua Raya,
Kecamatan Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut. Metode penelitian yang digunakan
adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara,
observasi, dan dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran ibadah melalui
kaji duduk di Majelis Taklim Jalsah An-Najah, Metode kaji duduk yang
digunakan memungkinkan interaksi langsung antara ustadz dan santri, sehingga
memudahkan pemahaman materi. Di sisi lain, efektifitas kaji duduk ini memiliki
beberapa faktor yang mempengaruhi pembelajaran meliputi peran ustadz, minat
dan kehadiran santri, waktu pembelajaran, media pembelajaran, dan lingkungan
sekitar
Eksplorasi Etnomatematika Pada Bangunan Museum Lewu Hante Dayak Ma’anyan Di Desa Taniran, Kecamatan Banua Lima, abupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah
Pembelajaran matematika sering kali terlepas dari konteks budaya siswa, padahal artefak budaya lokal seperti bangunan Museum Lewu Hante Dayak Ma’anyan sarat dengan konsep matematika yang belum banyak tergali. Arsitektur dan ornamennya tidak hanya merefleksikan kearifan lokal suku Dayak Ma’anyan, tetapi juga menyimpan potensi besar sebagai media pembelajaran matematika yang kontekstual dan bermakna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep matematika dan nilai budaya pada bangunan Museum Lewu Hante Dayak Ma’anyan sebagai sumber pembelajaran kontekstua Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan etnografi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah narasumber yang memahami sejarah dan budaya Dayak Ma’anyan, sedangkan objeknya adalah bentuk, arsitektur dan ornamen pada Museum Lewu Hante. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Museum Lewu Hante memuat berbagai konsep matematika, seperti titik, garis, sudut, bangun datar (segitiga, persegi panjang, jajargenjang, trapesium, belah ketupat, dan lingkaran), bangun ruang (balok dan tabung), serta prinsip kekongruenan dan kesebangunan. Selain itu, penelitian ini juga menemukan nilai-nilai budaya yang tercermin dalam simbol dan ornamen banguna
Analisis Kualifikasi Penilaian Kelayakan Nasabah pada Pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Tanpa Agunan Terhadap Risiko Kerugian Bank (Studi pada Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Banjarmasin A. Yani)
Lembaga keuangan bank memegang peran yang sangat strategis dalam
menyediakan layanan keuangan, serta dalam menghimpun dan menyalurkan dana
secara langsung kepada masyarakat. Salah satu kontribusi penting bank terhadap
pertumbuhan dan perkembangan ekonomi nasional adalah melalui penyaluran
pembiayaan kepada pelaku usaha di berbagai sektor. Pembiayaan yang disalurkan
tanpa disertai dengan agunan memiliki risiko yang sangat tinggi, maka dengan itu
bank harus memiliki tingkat kepercayaan yang tinggi terhadap kelayakan calon
nasabah.Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mengetahui prosedur pembiayaan
KUR tanpa agunan dan juga untuk mengetahui analisis kelayakan nasabah yang
bisa memperoleh pembiayaan KUR tanpa agunan pada Bank Syariah Indonesia
(BSI) KCP Banjarmasin A. Yani agar bank terhindar dari risiko kerugian.
Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) menggunakan
pendekatan kualitatif deskriptif. Dengan melakukan wawancara dan juga
menggunakan studi dokumen, sedangkan teknik pengolahan data dengan tahapan
reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan nasabah ditentukan melalui
analisis karakter, kapasitas usaha, kepemilikan aset tempat tinggal, serta riwayat
pembayaran kewajiban finansial seperti listrik dan air. prosedur pengajuan KUR
tanpa agunan dimulai dari permohonan calon nasabah, pengecekan data melalui
Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, survei lapangan ke lokasi usaha,
verifikasi dokumen, hingga tahap analisis dan akad pembiayaan
Pengaruh Keamanan dan Persepsi Terhadap Keputusan Penggunaan Layanan Digital Perbankan Syariah pada Generasi Z di Kota Banjarmasin
Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi layanan
perbankan syariah, khususnya melalui mobile banking. Namun, tingkat
penggunaan layanan digital perbankan syariah di kalangan generasi Z masih
rendah dibandingkan dengan layanan konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh keamanan dan persepsi terhadap keputusan penggunaan
layanan digital perbankan syariah pada generasi Z di Kota Banjarmasin.
Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian lapangan dengan
pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini yaitu generasi Z di Kota
Banjarmasin yang menggunakan layanan digital perbankan syariah dengan sampel
sebanyak 96 responden dengan jumlah populasi yang tidak diketahui. Analisis
yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi
software SPSS.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Keamanan (X1) dan
Persepsi (X2) memiliki pengaruh secara simultan terhadap Keputusan
Penggunaan Layanan Digital Perbankan Syariah (Y) pada Generasi Z di Kota
Banjarmasin dengan nilai f hitung sebesar 35,968 . Kedua, Keamanan (X1) tidak
memiliki pengaruh secara parsial terhadap Keputusan Penggunaan Layanan
Digital Perbankan Syariah (Y) pada Generasi Z di Kota Banjarmasin dengan nilai
t
hitung 1,218, sedangkan Persepsi (X2) memiliki pengaruh secara parsial
terhadap Keputusan Penggunaan Layanan Digital Perbankan Syariah (Y) pada
Generasi Z di Kota Banjarmasin dengan nilai t hitung 5,799
Strategi Pendidikan Karakter Di MAN 1 Tapin
Pendidikan karakter menjadi hal mendesak dalam menghadapi krisis moral
di kalangan generasi muda. MAN 1 Tapin sebagai lembaga pendidikan formal turut
berperan dalam membentuk karakter peserta didik melalui internalisasi nilai-nilai
karakter. Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap berbagai permasalahan
sosial yang muncul akibat melemahnya nilai-nilai moral dan etika, terutama pada
usia remaja madrasah.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pendidikan karakter
yang diterapkan di MAN 1 Tapin serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung
dan penghambatnya. Fokus utama diarahkan pada bagaimana guru Akidah Akhlak
menginternalisasikan nilai-nilai tersebut dalam kegiatan belajar mengajar dan
kegiatan ekstrakurikuler.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi
lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi
terstruktur, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik Miles dan Huberman
yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai karakter seperti religius, disiplin,
tanggung jawab, dan peduli lingkungan dilakukan melalui keteladanan,
pembiasaan, serta kegiatan keagamaan dan sosial. Faktor pendukung utama adalah
peran aktif guru dan lingkungan madrasah yang kondusif, sedangkan hambatan
yang dihadapi meliputi kurangnya kedisiplinan sebagian peserta didik dan
minimnya peran orang tua. Dengan demikian, sinergi antara sekolah, guru, dan
keluarga sangat diperlukan agar internalisasi nilai karakter dapat berjalan optima
Usaha Kerupuk Ikan Tenggiri Pada Kerupuk Mama Elsa Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Ekonomi Keluarga Di Kota Kuala Pembuang Kabupaten Seruyan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pembangunan ekonomi yang
berkelanjutan menjadi kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat, namun upaya
pemerintah belum sepenuhnya maksimal. Usaha ini memiliki potensi besar
sebagai penggerak ekonomi, khususnya meningkatkan pendapatan dan membuka
lapangan kerja. Kerupuk Mama Elsa dikenal sebagai produsen kerupuk ikan
tenggiri, yang menjadi oleh-oleh khas daerah setempat.
Penelitian ini bertujuan menganalisis Usaha Kerupuk Mama Elsa dalam
meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga di Kota Kuala Pembuang dengan
menggunakan jenis penelitian lapangan (Filed Research) dengan pendekatan
deskriptif kualitatif dan sumber data berasal dari data primer. Teknik
pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara langsung dan observasi
kepada 8 Informan yaitu pemilik usaha dan karyawan Kerupuk Mama Elsa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha kerupuk ikan tenggiri Kerupuk
Mama Elsa memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan
kesejahteraan ekonomi keluarga melalui beberapa indikator kesejahteraan yaitu
peningkatan pada fasilitas tempat tinggal, kemudahan dalam akses pendidikan,
kemudahan dalam akses pelayanan kesehatan, kemudahan transportasi,
kemudahan dalam akses pendidikan kesehatan anggota keluarga seta juga mampu
menciptakan lapangan kerj
Pengaruh Penggunaan Metode Drill Terhadap Hasil Belajar Bahasa Inggris di MI Al-Istiqamah
Kemampuan berbicara merupakan salah satu keterampilan penting dalam
pembelajaran bahasa Inggris, terutama di tingkat Madrasah Ibtidaiyah. Namun,
masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam mengucapkan kosakata
bahasa Inggris dengan benar. Kesulitan ini dipengaruhi oleh kurangnya latihan
intensif dan penggunaan metode pembelajaran yang tidak menekankan pada aspek
pengulangan. Oleh karena itu, diperlukan metode yang dapat membantu siswa
dalam meningkatkan keterampilan berbicara, salah satunya adalah metode drill
yang menekankan pada latihan berulang dan terstruktur.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode
drill terhadap hasil belajar bahasa Inggris siswa kelas V di MI Al-Istiqamah
Banjarmasin. Fokus utama penelitian ini adalah pada kemampuan berbicara siswa
yang mencakup aspek tata bahasa, kosakata, kelancaran, pelafalan, dan
pemahaman, yang semuanya termasuk dalam ranah psikomotorik.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi
eksperimen nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua
kelas, yaitu kelas VA sebagai kelompok eksperimen yang diberi perlakuan
metode drill dan kelas VC sebagai kelompok kontrol yang menggunakan metode
pembelajaran demonstrasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes
berbicara (pretest dan posttest) yang dinilai berdasarkan lima kriteria keterampilan
berbicara. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan Mann-Whitney.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar
yang signifikan pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Nilai
rata-rata posttest siswa kelas eksperimen meningkat lebih tinggi dibandingkan
kelas kontrol. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai signifikansi sebesar
0,020 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan metode drill
terhadap hasil belajar bahasa Inggris sisw
Implementasi Kedisiplinan Peserta Didik dalam Melaksanakan Program Shalat Sunnah Dhuha Berjamaah di MAN 1 Hulu Sungai Tengah
Kedisiplinan merupakan aspek penting dalam pendidikan karakter yang
dapat dibentuk melalui pembiasaan ibadah. Salah satu bentuk pembiasaan tersebut
adalah pelaksanaan program shalat sunnah dhuha berjamaah di lingkungan
madrasah. MAN 1 Hulu Sungai Tengah menjadi salah satu madrasah yang
konsisten menerapkan program ini sebagai bagian dari penguatan nilai religius dan
disiplin peserta didik.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kedisiplinan
peserta didik dalam melaksanakan program shalat sunnah dhuha berjamaah, serta
mengidentifikasi dukungan dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya.
Pendekatan penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap 5 tim
pendidik pelaksana program, 3 peserta didik, 1 guru BP/BK, dana kepala tata usaha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program berjalan secara
terstruktur dan konsisten, dengan dukungan dari guru, peserta didik, serta pihak
Masjid Agung Riadhussalihin. Nilai-nilai kedisiplinan ditanamkan melalui
keteladanan, pembiasaan, dan pemberian sanksi yang mendidik. Peserta didik
perempuan yang berhalangan tetap mengikuti kegiatan alternatif dan terdata
melalui inovasi BUSIHAO (Buku Siklus Haid Online). Tantangan yang muncul,
seperti keterlambatan dan penyalahgunaan waktu, diatasi melalui peningkatan
pengawasan dan motivasi dari guru. Secara keseluruhan, program ini efektif dalam
membentuk kedisiplinan serta membangun karakter religius peserta didik sesuai
dengan tujuan pendidikan Islam
Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Jual Beli Lelang Melalui Live Streaming Facebook
Jual beli merupakan bentuk muamalah yang mengatur hubungan
manusia dengan manusia lainnya untuk mendapatkan keperluan yang
dibutuhkan. Tentu jual beli memiliki beberapa cara dalam melakukan
pelaksanaan salah satunya adalah Bai’ Muzayyadah atau juga lelang.
Facebook, dengan fitur live streamingnya, menjadi platform yang banyak
digunakan untuk pelaksanaan jual beli lelang secara online, seperti yang
dilakukan oleh akun Monja Branded Colection. Akun tersebut memberikan
kemudahan bagi penjual dan pembeli untuk bertransaksi tanpa batasan ruang
dan waktu. Namun, di sisi lain, muncul permasalahan terkait kejelasan akad,
kepastian pembayaran, serta potensi adanya unsur gharar dan penipuan yang
perlu ditinjau dari perspektif hukum ekonomi syariah.
Jenis Penelitian ini menggunakan metode normatif dengan pendekatan
studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui studi pustaka
yang meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier, seperti perundang
undangan, buku, jurnal, dan dokumen terkait. Analisis dilakukan secara
deskriptif kualitatif untuk menilai kesesuaian praktik jual beli lelang live
streaming facebook dengan ketentuan hukum ekonomi syariah, khususnya
terkait rukun, syarat, dan prinsip-prinsip muamalah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli lelang melalui
live streaming Facebook pada dasarnya diperbolehkan dalam hukum
ekonomi syariah selama memenuhi rukun dan syarat jual beli, serta dilakukan
secara transparan dan jujur tanpa mengandung unsur gharar, riba, maupun
penipuan. Namun, pada akun Monja Branded Collection masih ditemukan
permasalahan seperti pembeli yang tidak melakukan pembayaran setelah
memenangkan lelang, penjual yang membatalkan lelang secara sepihak
karena nominal lelang belum memenuhi kriteria penjual, penjual yang tidak
menjelaskan produk dengan rinci yang menyebabkan akan keraguan apakah
produk tersebut tidak cacat, dan terdapat penjual mengabaikan komentar
pembeli yang menerima barang tersebut tidak sesuai apa yang diharapkan,
sehingga diperlukan kejelasan aturan dan komitmen dari kedua belah pihak
agar transaksi berjalan sesuai prinsip syariah
“Implementasi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dalam Pembelajaran PAI di SMA Negeri 3 Banjarbaru
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan keterampilan
integrasi teknologi dalam pembelajaran abad ke-21, khususnya dalam Pendidikan
Agama Islam (PAI). Model TPACK (Technological Pedagogical Content
Knowledge) dipandang sebagai kerangka penting untuk menggabungkan
pengetahuan konten, pedagogi, dan teknologi secara efektif dalam praktik
mengajar.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
implementasi model TPACK dalam proses pembelajaran PAI di SMA Negeri 3
Banjarbaru, serta sejauh mana efektivitasnya dalam mendukung pembelajaran yang
bermakna.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik
pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek
penelitian terdiri dari guru PAI dan siswa kelas X di SMA Negeri 3 Banjarbaru.
Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang
mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru telah mengimplementasikan
tujuh aspek utama TPACK (TK, PK, CK, TCK, PCK, TPK, dan TPACK) dalam
pembelajaran. Guru memanfaatkan teknologi seperti LCD, laptop, internet, dan
video pembelajaran, serta menerapkan metode seperti small group discussion dan
media audiovisual. Hal ini mendorong interaksi aktif, pengembangan keterampilan
berpikir kritis, dan pemahaman konsep PAI secara lebih menarik. Meskipun
demikian, terdapat hambatan dalam bentuk keterbatasan waktu, kemampuan
teknologi guru yang belum merata, gangguan jaringan internet, serta partisipasi
siswa yang belum maksimal. Faktor pendukung di antaranya adalah fasilitas
sekolah, semangat guru dalam belajar mandiri, serta dukungan dari pihak sekola