IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Peran Kepemimpinan Kepala Madrasah Pada MA Hidayatullah Martapura Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Kepemimpinan yang efektif merupakan faktor kunci dalam mendukung keberhasilan implementasi kebijakan pendidikan, khususnya dalam peningkatan mutu pembelajaran di satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kepemimpinan kepala madrasah paada Madrasah Aliyah Hidayatullah Martapura, Kalimantan Selatan. Fokus utama penelitian ini adalah pelaksanaan tujuh peran kepala madrasah yang dikembangkan oleh Dr. Endang Mulyasa yaitu sebagai Educator, Manager, Administrator, Supervisor, Leader, Inovator, dan Motivator (EMASLIM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala madrasah menjalankan ketujuh peran tersebut secara optimal. Sebagai educator, kepala madrasah menjadi teladan dalam etika dan disiplin bagi seluruh warga madrasah. Sebagai Manager, ia mampu mengelola sumber daya manusia dan sarana prasarana secara efektif. Sebagai administrator, ia memastikan seluruh kegiatan administrasi berjalan tertib dan sistematis. Dalam peran sebagai Supervisor, ia secara aktif memantau dan mengevaluasi proses pembelajaran dan kinerja tenaga pendidik. Sebagai Leader, kepala madrasah menunjukkan kepemimpinan yang visioner dan komunikatif. Sebagai Inovator, ia mendorong pengembangan strategi pembelajaran yang adaptif terhadap Kurikulum Merdeka. Sedangkan dalam peran sebagai Motivator, ia membangun semangat dan menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif bagi guru dan siswa. Secara keseluruhan, kepemimpinan kepala madrasah memberikan kontribusi konstruktif dalam menciptakan iklim pembelajaran yang positif pada Madrasah Aliyah (MA) Hidayatullah Martapura. Temuan ini menggaris bawahi pentingnya kepemimpinan yang holistik dalam mendukung transformasi pendidikan di tingkat madrasa

    Peranan K.H. Muhammad Sasra dalam Dakwah Islamiyah di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa, Peranan yang dilaksanakan ini Peranan K.H. Muhammad Sasra Dalam Dakwah Islamiyah di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru adalah baik mampu menjadikan masyarakat menjadi baik, hal mengenai tentang agama yang tidak diketahui sebelumnya oleh masyarakat menjadi tahu, ini membawa dampak positif bagi masyarakat. Serta dengan cara penyampaian dan pembawaan K.H. Muhammad Sasra dalam menyampaikan ajaran agama Islam. Berkaitan dengan latar belakang masalah, peneliti memfokuskan masalah tersebut mengenai bagaimana peranan K.H Muhammad Sasra dalam kegitan dakwah Islamiyah di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru, juga mengenai faktor pendukung dan penghambat K.H. Muhammad Sasra dalam kegiatan dakwah Islamiyah di di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan, faktor pendukung dan penghambat K.H. Muhammad Sasra dalam kegiatan dakwah Islamiyah di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Researc) dengan jenis pendekatan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah K.H. Muhammad Sasra dan para jamaah yang mengikuti kegiatan dakwah Islamiyah. Adapun objek dalam penelitian ini adalah sesuai mengenai dengan Rumusan masalah yaitu peranan K.H. Muhammad Sasra dalam dakwah Islamiyah, faktor pendukung, dan faktor penghambat Hasil dari penelitian ini yaitu peranan K.H. Muhmmad Sasra dalam kegiatan dakwah Islamiyah di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru sudah baik dalam melaksanakan dakwahya. Hal tersebut juga dilihat dalam jeni peran beliau, yang mana peranan yang diperankan oleh K.H. Muhmmad Sasra dalam mengusahakan agar dapat terlaksananya tugas dan kewajiban sesuai dengan kedudukannya sebagai K.H. dalam menyebarkan ajaran ilmu agam Islam. Faktor pendukung K.H. Muhammad Sasra dalam kegiatan dakwah Islamiyah di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru berasal dari faktor internal, diantaranya kemampuan menguasai kitab suci Al-Qur”an, kemampuan komunikasi yang baik beliau dengan jamaah, serta penguasaan diri dalam membimbing jamaah. Faktor v penghambat K.H. Muhammad Sasra dalam kegiatan dakwah Islamiyah di Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru berasal dari faktor eksternal yaitu sosial media, materi bersifat sejarah dan penyampaian dakwah kurang bervarias

    Materi Fikih Tentang Shalat dalam Kitab Sabilal Muhtadin Karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari

    Get PDF
    Materi fikih tentang shalat merupakan bagian penting dalam ajaran Islam, terutama dalam hal pelaksanaan ibadah sehari-hari. Salah satu kitab klasik yang membahas hal ini secara mendalam adalah kitab Sabilal Muhtadin karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, seorang ulama besar Nusantara abad ke-18. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur penyajian materi fikih shalat dalam kitab Sabilal Muhtadin karya Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan mengungkap keunikan metode penyajian fikih shalat yang digunakan oleh Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dalam kitab Sabilal Muhtadin. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi literatur dari berbagai sumber, termasuk kitab Sabilal Muhtadin, sementara data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan, seperti buku-buku fikih mazhab Syafi’i, jurnal ilmiah, dan referensi pendukung lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitab Sabilal Muhtadin menyajikan materi fikih shalat secara sistematis dan aplikatif dengan pendekatan berbasis pengamatan fenomena alam. Kitab ini juga berhasil mengintegrasikan nilai-nilai pedagogis dan memberikan ruang tafsir yang realistis terhadap kondisi masyarakat, sehingga menjadi model kontekstualisasi hukum Islam yang relevan dan responsif terhadap tantangan zaman. Dengan demikian, kitab Sabilal Muhtadin menjadi salah satu karya fikih yang monumental dan relevan untuk dijadikan rujukan dalam pembelajaran fikih di madrasah atau lembaga pendidikan Islam

    Pengaruh Penggunaan Model Circuit Learning Terhadap Kemampuan Kosa Kata Bahasa Inggris Siswa Kelas V SDN Sungai Lulut 1

    Get PDF
    Penelitian ini membahas mengenai pengaruh penggunaan model pembelajaran Circuit learning dalam meningkarkan kemampuan kosa kata siswa. Penguasaan kosa kata merupakan dasar penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris, namun masih banyak siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasainya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model Circuit Learning terhadap kemampuan kosa kata Bahasa Inggris siswa kelas V SDN Sungai Lulut 1. Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest Design dalam pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan berupa angka dengan berbagai klasifikasi. Populasi penelitian terdiri dari peserta didik kelas VB SDN Sungai Lulut 1. Teknik pengumpulan data yang diterapkan meliputi observasi, tes dan dokumentas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferesial. Pengujian hipotesis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diterapkannya model pembelajaran Circuit Learning, hasil belajar peserta didik berada dalam kategori cukup dengan rata-rata skor 66,69. Setelah diterapkannya model pembelajaran tersebut, rata-rata skor meningkat menjadi 88,54, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Terdapat pengaruh penggunaan model circuit learning terhadap kemampuan kosa kata Bahasa Inggris siswa kelas V SDN Sungai Lulut 1 Banjarmasin dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000<0,05 maka Ha diterima dan Ho ditola

    Exploring Student’s Psychological Aspect in Utilizing YouTube Video as English Language Learning Media: A Narrative Inquiry Study

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek psikologis yang dialami oleh siswa dalam memanfaatkan video YouTube sebagai media pembelajaran bahasa Inggris dalam konteks pembelajaran di kelas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui desain narrative inquiry, penelitian ini menyelidiki bagaimana YouTube memengaruhi motivasi, minat, sikap, bakat, kecerdasan, dan kecemasan siswa, serta tantangan yang mereka hadapi dalam proses pembelajaran. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh siswa kelas VIII SMP Hidayatullah Martapura yang mengikuti pembelajaran bahasa Inggris menggunakan video YouTube yang disediakan oleh guru mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video YouTube secara signifikan meningkatkan keterlibatan psikologis siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris. Sebagian besar partisipan melaporkan peningkatan motivasi, minat yang lebih tinggi, serta sikap yang lebih positif ketika berinteraksi dengan konten video. Format audiovisual dari YouTube membantu siswa dalam memahami materi dan mengurangi kecemasan dalam belajar. Namun demikian, terdapat beberapa tantangan yang dihadapi siswa, seperti keterbatasan akses teknologi, koneksi internet yang tidak stabil, iklan yang mengganggu, serta kesulitan dalam menemukan konten edukatif yang tepat. Penelitian ini menegaskan bahwa video YouTube memiliki potensi besar dalam mendukung perolehan bahasa Inggris, namun efektivitasnya sangat bergantung pada pemilihan konten yang sesuai, bimbingan dari guru, serta dukungan infrastruktur yang memadai. Temuan ini memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik, institusi pendidikan, dan peneliti selanjutnya yang ingin mengintegrasikan media digital ke dalam pembelajaran bahasa yang responsif secara psikologis dan efekti

    Pola Komunikasi Pengasuh Dalam Upaya Mencegah Bullying di Panti Asuhan Mu’awanah Putri Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji pola komunikasi yang diterapkan oleh pengasuh dalam upaya mencegah perilaku bullying di Panti Asuhan Mu’awanah Putri Banjarmasin. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya peran komunikasi dalam membentuk kepribadian anak, terutama anak-anak yang tinggal di panti asuhan yang umumnya berasal dari latar belakang keluarga yang tidak utuh, kurang kasih sayang, atau mengalami keterlantaran. Komunikasi yang dilakukan oleh pengasuh tidak hanya sebagai alat penyampai informasi, melainkan juga sebagai strategi pendidikan dan pendekatan emosional yang berpengaruh langsung terhadap perilaku dan perkembangan psikologis anak asuh. Dalam Islam, komunikasi bukan hanya proses teknis, melainkan juga mengandung nilai moral seperti kejujuran, empati, dan kasih sayang, sebagaimana dicontohkan oleh Rasulullah SAW. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan pengasuh, observasi interaksi sehari-hari antara pengasuh dan anak asuh, serta dokumentasi kegiatan yang berkaitan dengan upaya pencegahan bullying. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuh menggunakan kombinasi pola komunikasi linear dan sirkular dalam interaksi mereka. Komunikasi linear digunakan dalam penyampaian informasi secara satu arah, seperti saat memberikan instruksi atau nasihat. Sementara itu, komunikasi sirkular digunakan dalam konteks dua arah, seperti saat berdialog dan menampung keluhan anak asuh. Kedekatan emosional yang dibangun pengasuh melalui komunikasi interpersonal dan komunikasi kelompok berperan besar dalam menciptakan suasana yang kondusif dan suportif, sehingga anak merasa dihargai dan didengar. Strategi ini secara signifikan membantu mengurangi potensi terjadinya bullying antar anak asuh. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengasuh untuk memiliki kompetensi komunikasi yang baik dan pendekatan yang penuh kasih agar mampu membentuk lingkungan panti asuhan yang aman, ramah, dan mendukung perkembangan anak secara holisti

    Standar Pelayanan Syariah di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru

    Get PDF
    Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru sebagai rumah sakit syariah memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan yang sesuai dengan prinsip prinsip syariat Islam. RSI Sultan Agung Banjarbaru telah menjadi pionir dalam penerapan pelayanan syariah di Kalimantan Selatan, serta merupakan rumah sakit pertama di Kalimantan yang memiliki sertifikasi syariah dari Dewan Syariah Nasional – Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Setelah melakukan observasi awal ke salah satu pasien rumah sakit menujukkan ada beberapa dari fatwa DSN MUI yang tidak di implementasikan ke pasien tersebut. Penelitian ini berfokus pada implementasi dan kendala dalam mengimplementasikan standard pelayanan syariah di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah RSI Sultan Agung Banjarbaru. Objek dari penelitian ini adalah standar pelayanan syariah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang kemudian diproses dan dianalisis untuk mengetahui implementasi standar pelayanan syariah dan kendala dalam mengimplementasi standar pelayanan syariah di Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Sakit Islam Sultan Agung Banjarbaru telah berupaya mengimplementasikan standar pelayanan syariah berdasarkan fatwa DSN-MUI No. 107/DSN-MUI/X/2016 Pedoman Penyelenggaran Rumah Sakit Berdasarkan Prinsip Syariah. Namun terdapat kendala seperti kurangnya pemahaman dan pelaksanaan kewajiban oleh sebagian pegawai, keterbatasan jumlah clinical pathway, perbedaan gaya bicara pegawai yang dapat mempengaruhi persepsi pasien, dan tantangan dalam komunikasi terkait pemahaman pasien terhadap peraturan dan biaya

    محاولات الطالبات الجديدات على اكتساب الكلام العربي في معهد دار الهجرة للبنات بمرتابورا كاليمنتان الجنوبية = Upaya Memperolah Kalam Para Santri Baru di Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri Martapura Kalimantan Selatan

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berbagai upaya yang dilakukan dalam memperoleh keterampilan berbicara (maharah kalam) bagi santri baru di Pondok Pesantren Darul Hijrah Puteri. Secara teoritis, keterampilan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam penguasaan bahasa Arab yang menuntut penguasaan kosakata, tata bahasa, dan praktik berkelanjutan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap santri dan pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya memperoleh kalam dilakukan melalui program hari bahasa, pemberian mufradat harian, muhadatsah yaumiyyah, kegiatan muhadharah, serta dukungan lingkungan pesantren yang disiplin dan kondusif. Faktor penunjang utama meliputi lingkungan berbahasa, fasilitas, peran OSIS, ibu kamar, serta penghargaan dan perlombaan kebahasaan. Adapun kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu untuk murajaah dan kesulitan dalam struktur bahasa Arab, namun diatasi melalui pembiasaan, latihan mandiri, serta bantuan dari kakak kelas dan ibu kamar. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembiasaan dan sistem pendukung dalam pengembangan keterampilan berbicara santri baru

    Potensi Bisnis Penginapan Syariah di Pantai Batakan Baru Kecamatan Panyipatan

    Get PDF
    Pariwisata merupakan sektor penting yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, termasuk di daerah seperti Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat Muslim terhadap prinsip agama, kebutuhan akan penginapan yang nyaman, aman, halal, dan sesuai syariah pun ikut meningkat. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis potensi wisata dan potensi bisnis penginapan syariah di Pantai Batakan Baru dari aspek pasar pemasaran dan sumber daya manusia (SDM). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian yaitu Pantai Batakan Baru. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan narasumber yang terdiri dari pelaku usaha penginapan, wisatawan, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Batakan Baru memiliki potensi pasar yang cukup besar, ditandai dengan meningkatnya jumlah wisatawan muslim dari berbagai daerah, terutama pada akhir pekan dan hari libur nasional. Dari 32 penginapan yang ada, hanya dua yang menjalankan prinsip syariah secara menyeluruh sehingga menunjukkan masih terbukanya peluang pasar. Selain itu, daya beli wisatawan dan besar konsumen juga tergolong kuat, namun pengelolaan SDM masih tradisional dan belum professional tanpa latar belakang pendiidkan perhotelan, sehingga perlu pengembangan agar mampu memenuhi standar layanan syariah yang lebih bai

    Implementasi Aspek Seni dalam Metode STEAM di RA ulumul Qur’an Al Madani Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan implementasi aspek seni dalam metode STEAM pada anak usia dini, yang khususnya pada anak TK B di RA Ulumul Qur’an Al Madani Kota Banjarbaru. Fokus utama penelitian ini adalah perencanaan pengembangan aspek seni dalam metode STEAM, pelaksanaan pengembangan aspek seni dalam metode STEAM, dan evaluasi pengembangan aspek seni dalam metode STEAM pada anak usia dini. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek pada penelitian ini meliputi, guru dan kepala sekolah, dan objek dalam penelitian adalah implementasi aspek seni dalam metode STEAM. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan Miles & Huberman reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan keabsahan data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perencanaan pengembangan aspek seni dilakukan melalui penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian (RPPH) yang mengintegrasikan unsur seni kedalam kegiatan berbasis STEAM. Pelaksanaan aspek seni meliputi aktivitas seperti melukis, menggambar, membuat kolase, serta bermain peran yang mendukung perkembangan kreativitas, imajinasi dan motorik halus anak. Evaluasi pembelajaran dilakukan secara holistik melalui observasi langsung terhadap keterlibatan anak dan hasil karya yang dihasilkan oleh anak. Faktor pendukung implementasi aspek seni dalam metode STEAM meliputi tersedianya sarana prasarana, kompetensi guru, dan dukungan dari pihak sekolah. Sedangkan hambatan yang dihadapi antara lain seperti keterbatasan waktu dan perbedaan tingkat kemampuan pada anak. Implementasi aspek seni dalam metode STEAM terbukti efektif dalam mengembangkan kemandirian, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis dan sosial emosional pada anak melalui pembelajaran yang menyenangkan, kontekstual, dan berorientasi pada perkembangan anak secara menyeluruh

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇