IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Implementasi Pasal 24 Ayat (1) Perda Kabupaten Barito Kuala Nomor 3 Tahun 2018 Tentang Pengelolaan Sampah di Desa Berangas Timur

    Get PDF
    Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah mengatur berbagai aspek pengelolaan sampah, termasuk pada Pasal 24 ayat (1) yang menyatakan kewajiban penyediaan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di suatu kawasan. Namun, di Desa Berangas Timur, Kabupaten Barito Kuala, ketentuan ini belum terlaksana sebagaimana mestinya. Ketiadaan TPS membuat masyarakat kesulitan membuang sampah pada tempat yang semestinya, sehingga banyak yang memilih membuang sampah ke sungai atau membakarnya secara langsung. Hal ini mencerminkan belum optimalnya implementasi peraturan daerah serta potensi dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan warga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana implementasi Pasal 24 ayat (1) Perda Nomor 3 Tahun 2018 di Desa Berangas Timur, serta menganalisis faktor-faktor yang menjadi hambatan dalam pelaksanaannya. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk memberikan rekomendasi solusi yang dapat diterapkan oleh pemerintah desa maupun daerah dalam rangka memperbaiki sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ketentuan mengenai penyediaan TPS di Desa Berangas Timur belum berjalan sama sekali. Hambatan utamanya meliputi keterbatasan anggaran desa, minimnya perhatian pemerintah daerah, serta rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Akibatnya, kebiasaan membuang sampah sembarangan atau membakar sampah masih menjadi praktik umum di masyarakat. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sinergi antara pemerintah daerah dan desa dalam hal penyediaan sarana prasarana persampahan serta peningkatan edukasi masyarakat

    Exploring the Experiences and Challenges of Undergraduate EFL Students in Developing Speaking Skills Through Project-Based Learning Approach

    Get PDF
    Speaking skill is one of the essential components of English language acquisition, but it often becomes a challenge for EFL learners at the university level. To overcome this, the Project-Based Learning approach is seen as an effective strategy as it involves active, collaborative and real task-based learning. This study aims to explore the experiences and challenges faced by undergraduate EFL students in developing speaking skills through a Project-Based Learning approach. This study used a qualitative method with a narrative inquiry approach. Data were collected through in-depth interviews with ten students of the English language Education study program at UIN Antasari Banjarmasin who participated in projectbased learning in the Public Speaking course. The results showed that PjBL positively impacted the development of students' speaking skills, including improved vocabulary, pronunciation, fluency, and self-confidence. Students also felt increased motivation and active engagement during the learning process. However, this study also found some challenges faced by students, such as difficulties in group work, nervousness when speaking, and difficulty determining interesting project topics. These findings suggest that although PjBL is effective in developing speaking skills, it requires lecturers to play an active role in providing guidance and creating a supportive learning environment

    Peran Guru PAI dan Budi Pekerti dalam Menanamkan Perilaku 7K Pada Siswa SMP Negeri 1 Kuripan Kecamatan Kuripan Kabupaten Barito Kuala

    Get PDF
    Penanaman nilai-nilai karakter dalam lingkungan sekolah merupakan bagian penting dalam membentuk kepribadian siswa yang berakhlak dan bertanggung jawab. Salah satu upaya yang dilakukan oleh sekolah adalah melalui pembiasaan perilaku 7K (Kekeluargaan, Keimanan, Kebersihan, Keindahan, Kerapian, Kerindangan, dan Keamanan). Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam membimbing dan menanamkan kebiasaan kebiasaan tersebut kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan guru PAI dalam menanamkan perilaku 7K serta mengidentifikasi faktor faktor pendukung dan penghambat dalam penerapannya di SMP Negeri 1 Kuripan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan (filed research). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi.Subjek penelitian terdiri dari guru PAI, kepala sekolah, dan beberapa siswa SMP Negeri 1 Kuripan. Adapun teknik pengolahan data pada penelitian ini menggunakan teknik editing, klasifikasi data dan interpretasi data sedangkan analisis data meliputi tiga tahap utama, yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI dan Budi Pekerti berperan aktif dalam menanamkan perilaku 7K melalui keteladanan, pembiasaan, dan bimbingan. Faktor pendukungnya meliputi dukungan dari pihak sekolah, dukungan kepala sekolah, latar belakang siswa yang mendukung serta adanya kerja sama antara guru dan siswa. Namun, terdapat pula hambatan seperti kurangnya kesadaran siswa secara konsisten, keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya dukungan orang tua, dan kurangnya sistem penghargaan. Oleh karena itu, peran guru PAI sangat penting dalam menumbuhkan karakter positif siswa melalui pembiasaan nilai-nilai 7K secara berkelanjutan

    Implementasi Sikap Disiplin Positif Anak Usia Dini Di TK Negeri Pembina Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Penerapkan sikap disiplin positif anak usia dini yang positif meliputi pendekatan yang berfokus pada pengembangan kemandirian, tanggung jawab, dan kemampuan berinteraksi secara sehat. Orang tua dan guru menjadi teladan yang baik bagi anak. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi sikap disiplin positif anak usia dini di kelompok A TK Negeri Pembina Kota Banjarbaru, dengan fokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta faktor pendukung dan penghambatnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif bersifat deskriptif dengan metode studi lapangan. Subjek penelitian adalah kepala sekolah 3 orang guru kelompok A dan anak kelompok A1, A2 dan A3 yang berjumlah 48 orang, sedangkan objek penelitian adalah implementasi sikap disiplin positif anak usia dini di kelompok A. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model dari Miles dan Huberman yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan atau verifikasi. Serta keabsahan data menggunakan triangulasi sumber, teknik dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dilakukan secara kolaboratif antara kepala sekolah dan guru melalui rapat rutin (kombel), penyusunan kesepakatan kelas yang berisi aturan-aturan sederhana dan disesuaikan dengan karakter serta kabutuahan anak. Pelaksanaan implementasi disiplin positif dilakukan melalui pendekatan keteladanan, pembiasaan, komunikasi efektif, dan penguatan positif, baik secara verbal maupun non-verbal. Evaluasi dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi harian, catatan anekdot, serta format ceklis. Faktor pendukung dalam implementasi ini meliputi kolaborasi antara guru, kepala sekolah, dan orang tua yang mendukung pembentukan karakter, serta ketersediaan sarana edukatif. Adapun faktor penghambatnya adalah tingkat pemahaman anak yang masih terbatas terhadap aturan, pengaruh negatif dari media sosial dan keberagaman karkter ana

    Dampak Pernikahan Usia Dini Terhadap Kelangsungan Hidup Rumah Tangga di Desa Rampa Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya angka pernikahan usia dini di Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru. Pernikahan pada usia belum matang secara emosional, fisik, dan sosial sering menimbulkan berbagai persoalan dalam rumah tangga, seperti konflik, ketidakharmonian hingga perceraian Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku pernikahan dini dan dokumentasi dari berbagai sumber relevan untuk mengidentifikasi faktor penyebab serta dampak pernikahan usia dini terhadap kehidupan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama pernikahan usia dini meliputi kondisi ekonomi, rendahnya pendidikan, pengaruh budaya dan adat, serta pergaulan bebas. Dampaknya antara lain terhambatnya pendidikan, ketidaksiapan menjalani peran rumah tangga, risiko kesehatan ibu dan anak, serta meningkatnya konflik. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi dan intervensi kebijakan dari pemerintah untuk menekan angka pernikahan dini dan meningkatkan kualitas rumah tangga di pedesaa

    University Students’ Viewpoints on the Use of Self-Directed Learning to Develop Speaking Skill

    Get PDF
    Many university students struggle to improve their English speaking skills due to limited classroom practice, lack of confidence, and fear of making mistakes. These issues often hinder their ability to express themselves fluently and comfortably in English. To overcome these limitations, some students turn to self directed learning (SDL) as an alternative approach. This research explores university students' viewpoints on the use of SDL to develop English speaking skills, as well as the challenges they face during the process. The study employed a qualitative narrative inquiry approach to gain deeper insights into students’ personal learning experiences. Data were collected through in-depth, semi-structured interviews with four active students of Antasari State Islamic University Banjarmasin, selected using purposive sampling. Each participant actively engaged in SDL through various strategies such as using the ELSA Speak app, TikTok role play videos, speaking journals, and English-speaking communities. The findings indicate that students view SDL positively, as it provides flexibility, autonomy, and helps build confidence in speaking. However, they also encountered challenges such as low motivation, laziness, and difficulty managing time. To address these challenges, they used strategies like setting small goals, using reminders, joining peer communities, and maintaining consistent routines. Overall, SDL is considered an effective and practical method for improving English speaking skills when supported by strong motivation, discipline, and environmental support

    Peran Kepolisian Daerah Kalimatan Selatan dalam Perlindungan Hukum Kasus Catfishing Menurut Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022

    Get PDF
    Penelitian ini berfokus pada peran lembaga kepolisian, khususnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan, dalam memberikan perlindungan hukum kepada korban penipuan identitas diri (catfishing) yang semakin marak terjadi di era digital. Fenomena catfishing melibatkan penggunaan identitas palsu oleh pelaku untuk menipu korban demi keuntungan pribadi, baik dalam bentuk finansial maupun emosional.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dalam menangani kasus catfishing di wilayah tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis empiris dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan aparat kepolisian dan korban catfishing, sementara data sekunder berasal dari kajian literatur dan peraturan perundang undangan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Ditreskrimsus Polda Kalsel mencakup upaya preventif, seperti edukasi publik dan pengawasan, serta tindakan represif dalam bentuk penyelidikan dan penegakan hukum terhadap pelaku. Namun, tantangan yang dihadapi mencakup kurangnya literasi digital masyarakat, keterbatasan sumber daya teknis, serta perlunya penguatan koordinasi antar lembaga.Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan teknologi di kepolisian, serta perluasan kampanye kesadaran publik mengenai risiko penipuan identitas online. Dengan demikian, studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan kebijakan yang lebih efektif untuk melindungi masyarakat dari ancaman kejahatan siber yang berkembang pesat

    Pengembangan Model Pembelajaran Fikih Berbasis Science, Technology, Society and Environment (STSE) pada Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Tanah Laut.

    Get PDF
    Upaya memecahkan masalah rendahnya kemampuan literasi dan mutu pembelajaran di Madrasah Tsanawiyah (MTs) merupakan bagian dari tanggung jawab guru fikih di MTs. Salah satu cara untuk mendukung upaya tersebut adalah dengan memberdayakan potensi kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik. Pemberdayaan kemampuan berpikir tingkat tinggi diantaranya dengan meningkatkan kemampuan literasi Islami. Untuk itu, permasalahan fikih dalam keseharian dipelajari dengan berbasis isu Science, Technology, Society and Environment (STSE). Dengan kemampuan literasi Islami, maka peserta didik mampu menginterpretasi, menganalisis, mengevaluasi dan mengkreasi sehingga menghasilkan produk dalam pembelajarannya. Agar peningkatan kemampuan literasi Islami ini berjalan efektif, maka dikembangkan pembelajaran fikih berbasis STSE. Secara umum tujuan penelitian ini untuk meningkatkan mutu pembelajaran, memampukan peserta didik memahami materi fikih secara tuntas dan meningkatkan minat dan kemampuan literasi Islami peserta didik MTs di Kabupaten Tanah Laut. Secara khusus tujuannya, yakni pertama: menganalisis kondisi desain, proses dan evaluasi pembelajaran fikih di MTs pada saat ini; kedua: menghasilkan ide/gagasan, desain, proses (implementasi) dan evaluasi model pembelajaran fikih berbasis STSE; ketiga: meningkatkan minat peserta didik; dan keempat: menguji efektivitas implementasi model pembelajaran fikih berbasis STSE untuk meningkatkan kemampuan literasi Islami. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R & D) Borg and Gall dengan model desain skema penelitian tindakan kolaboratif (Collaborative Action Research) dalam konteks R&D pada enam MTs di Kabupaten Tanah Laut. Menghasilkan prototype produk model PF-STSE yang diujicoba tahap I (satu) secara terbatas pada dua kelas di MTsN 2 Tanah Laut. Kemudian ujicoba tahap II (dua) secara luas pada lima MTs di kabupaten Tanah Laut untuk mengetahui efektivitas hasil revisi produk model PF-STSE. Data penelitian diuji internal secara kualitatif deskriptif dan secara kuantitatif menggunakan aplikasi SPSS untuk uji t terhadap hasil pretest-posttest pada kelas eksperimen. Kemudian diuji eksternal menggunakan aplikasi SPSS untuk uji t terhadap hasil posttest kelas eksperimen - posttest kelas kontrol untuk menguji efektivitas produk model PF-STSE dalam mencapai tujuan pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya perbaikan kinerja guru fikih dan rata-rata keaktifan peserta didik meningkat di kelasnya. Pembelajaran model PF STSE berkontribusi secara efektif untuk menumbuhkan minat peserta didik dan meningkatkan kemampuan literasi Islami. Hasil analisis data internal melalui uji t pada kelas eksperimen membuktikan bahwa rata-rata nilai hasil pretest dengan posttest kemampuan literasi Islami peserta didik meningkat dan berbeda secara signifikan. Hasil uji eksternal, yakni berbeda secara signifikan positif antara nilai rata-rata hasil posttest pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol yang pengajarannya secara konvensional. Model PF-STSE menumbuhkan inovasi dan semangat guru dalam proses pembelajaran yang meningkatkan minat belajar peserta didik. Secara nurturant, hasil produk model PF-STSE bukan hanya efektif meningkatkan kemampuan literasi Islami, namun juga turut mengoptimalkan peserta didik agar lebih religius, termotivasi, menyenangkan, komunikatif, bekerjasama secara kolaboratif, terjadi proses reflektif, belajar kritis dan bermakn

    Upaya Guru Dalam Meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan berhitung pada siswa kelas 1 di MIN 7 TAPIN

    Get PDF
    Latar belakang masalah dalam penelitian ini hampir di hadapi oleh setiap sekolah\madrasah yang menerima siswa baru, siswa baru tersebut tidak berlatar belakang pendidikan TK\RA seperti di sekolahan di MIN 7 Tapin yang peneliti teliti. Di kelas 1 masih banyak anak-anak yang belum bisa membaca,menulis dan berhitung ada Faktor dari anak-anak itu sendiri ada yang memiliki daya tangkap yang cepat dan ada daya tangkap yang lambat. Faktor lainnya adalah anak tidak ada les selain di sekolah atau tidak ada yang mengajari membaca menulis dan berhitung di rumah,hanya mengandalkan belajar di sekolah. Oleh karena itu, guru harus mulai dengan mengajarkan siswa dasar-dasar menulis, seperti cara memegang pensil dan menulis di buku catatan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah upaya untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan mengembangkan rencana pelajaran berdasarkan tujuan setiap mata pelajaran yang akan diajarkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek peneliti ini adalah kepala sekolah, Guru kelas 1 dan peserta didik dan objek penelitiannya adalah MIN 7 Tapin. Teknik mengumpulkan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil temuan penelitian ini hilangkan akar penyebab masalahnya, berikan anak dorongan dan kesempatan untuk berusaha berperilaku lebih baik, ubah lingkungan sekitar untuk mendukung perkembangan jasmani dan rohani yang lebih baik, dan ajari mereka peraturan, disiplin, dan ketertiban mulai sekarang. mengumpulkan hasil pekerjaan atau tugas siswa, meninjau, dan mengevaluasi pekerjaan yang telah diselesaikan. Distribusi sumber daya dan alat: Jika bahan ajar dan alat perlu disebarluaskan, maka setiap siswa memiliki kesempatan yang sama dan adil untuk berlatih menggunakannya selama proses pembelajaran merek

    Sistem Pendidikan Pondok Pesantren Darul Khoir Arrosyid Sei Pitung Kapuas Barat

    Get PDF
    Pendidikan merupakan proses penting dalam kehidupan manusia yang bertujuan meningkatkan kualitas, nilai, dan martabat seseorang. Proses ini berlangsung sepanjang hayat dan tidak terbatas pada satu tempat saja. Pondok pesantren Darul Khoir Arrosyid Sei Pitung Kapuas Barat ini menjadi menarik untuk diteliti karena memiliki kebijakan yang berbeda dibandingkan dengan pondok pesantren lainnya yang ada di wilayah Kapuas. Jika pada umumnya pesantren di daerah tersebut memberikan dua opsi kepada para santri yaitu sebagai santri mukim (tinggal di asrama) atau santri kalong (pulang pergi), maka Pondok Pesantren Darul Khoir Arrosyid justru secara tegas mewajibkan seluruh santri untuk tinggal di asrama atau bermukim. Dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tujuan Pendidikan Pondok Pesantren Darul Khoir Arrosyid Sei Pitung Kapuas Barat. (2) Kurikulum Pendidikan Pondok Pesantren Darul Khoir Arrosyid Sei Pitung Kapuas Barat. (3) Komponen komponen Pendidikan Pondok Pesantren Darul Khoir Arrosyid Sei Pitung Kapuas Barat. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research), yaitu metode penelitian di mana peneliti langsung turun ke lokasi untuk mengamati dan mengumpulkan data secara langsung dari sumbernya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, yaitu pendekatan yang mengumpulkan data dari wawancara, catatan, dan dokumen, bukan dari angka atau statistik.. Hasil dari penelitian adalah, pertama, Tujuan Pendidikan Pondok Pesantren Darul Khoir Arrosyid Sei Pitung Kapuas Barat untuk Pesantren tidak hanya bertujuan mencetak individu yang saleh secara pribadi, tapi juga kontributif secara sosial, mandiri, dan siap membangun bangsa dengan nilai-nilai Islam sebagai landasan utamanya. Kedua, Pondok Pesantren Darul Khoir Arrosyid menerapkan sistem pendidikan komprehensif, yaitu perpaduan antara sistem pesantren tradisional (salaf) dan pesantren modern (khalaf/asri). Sistem ini memungkinkan santri mendapatkan dua jalur pendidikan secara seimbang. Ketiga, Lima komponen utama kiai, santri, asrama, masjid, dan kitab kuning saling melengkapi dalam membentuk sistem pendidikan khas Pondok Pesantren Darul Khoir Arrosyid. Komponen-komponen ini mencerminkan kesatuan antara ilmu, akhlak, dan kehidupan yang menjadi pondasi utama dalam membina generasi Islam yang unggul dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇