IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    Studi Komparatif Minat Baca Siswa Laki-Laki dan Perempuan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Banjar

    Get PDF
    Minat baca dan kemampuan membaca merupakan bagian yang penting dalam proses belajar. Sebab pemahaman dan berhasilnya pendidikan seseorang sangat terkait erat dengan membaca yang didahului tentunya dengan minat baca yang baik. Baik siswa laki-laki maupun siswa perempuan punya kesempatan untuk mengembangkan dan menumbuhkan minat baca walaupun beberapa riset menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa perempuan lebih cepat berkembang yang mengakibatkan ketertarikan mereka pada kegiatan membaca lebih dominan ketimbang laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara minat baca siswa laki-laki dan perempuan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Banjar serta tingkat minat baca keduanya. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dari siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Banjar. Pengumpulan data dilakukan secara online melalui kuesioner yang disebarkan dengan menggunakan Google Form. Teknik pengambilan sampel penelitian ini adalah simple random sampling, dengan jumlah sampel minimal 202 orang. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah uji Mann-Whitney dengan bantuan IBM SPSS V25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa laki-laki memperoleh nilai rata-rata 3,19 dan masuk dalam kategori baik. Dengan rincian bahwa pada kesenangan membaca memperoleh nilai rata-rata 3,22; pada kesadaran akan manfaat membaca memperoleh nilai rata-rata 3,53; pada frekuensi membaca memperoleh nilai rata-rata 2,86; dan pada kuantitas ragam bacaan memperoleh nilai rata-rata 3,13. Adapun siswa perempuan memperoleh nilai rata-rata 3,25 dan masuk dalam kategori baik. Dengan rincian bahwa pada kesenangan membaca memperoleh nilai rata-rata 3,36; pada kesadaran akan manfaat membaca memperoleh nilai rata-rata 3,46; pada frekuensi membaca memperoleh nilai rata rata 2,83; dan pada kuantitas ragam bacaan memperoleh nilai rata-rata 3,35. Siswa perempuan terkait minat baca lebih unggul dengan nilai rata-rata 3,25 dibandingkan siswa laki-laki yang memperoleh nilai rata-rata 3,19. Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) adalah 0,075. Nilai 0,075 lebih besar dari 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa p > 0,05, yang artinya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara minat baca siswa laki-laki dan minat baca siswa perempuan di MTsN 6 Banja

    Problematika Guru PAI dalam Menerapkan P5 PPRA di Madrasah Aliyah Negeri 1 Murung Raya

    Get PDF
    Problematika yang dihadapi oleh guru PAI dalam menerapkan Kurikulum Merdeka, khususnya P5 PPRA di Madrasah Aliyah Negeri 1 Murung Raya mencakup tantangan internal dan eksternal yang muncul selama proses implementasi kurikulum baru yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan karakter siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis hambatan yang dihadapi oleh guru PAI dalam melaksanakan kurikulum tersebut, mencakup hambatan yang bersifat Internal maupun Eksternal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara dan observasi terhadap guru PAI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa masalah signifikan, termasuk kurangnya pemahaman tentang dimensi Profil Pelajar Pancasila dan kesulitan dalam mengadaptasi metode pengajaran yang sesuai dengan kurikulum baru. Selain itu, penelitian ini menemukan bahwa dukungan dari pihak sekolah dan pelatihan yang memadai sangat penting untuk membantu guru dalam mengatasi tantangan tersebut. Dengan memahami dan mengatasi masalah ini, diharapkan proses pembelajaran P5 PPRA di Madrasah Aliyah Negeri 1 Murung Raya dapat lebih optimal dan karakter siswa dapat terbentuk sesuai dengan harapan kurikulu

    Pengaruh Ketersediaan Koleksi Terhadap Kepuasan Pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru

    Get PDF
    Perpustakaan umum melayani masyarakat dengan menyediakan berbagai jenis penelitian, pengetahuan, dan informasi. Pada hakikatnya, perpustakaan umum berfungsi sebagai pusat informasi, sumber informasi, sumber penelitian, tempat rekreasi, dan tempat pelestarian bahan perpustakaan. Untuk meningkatkan penelitian, informasi, dan layanan informasi, perpustakaan harus dapat memperluas koleksinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana permintaan Informasi Mempengaruhi Ketersediaan Koleksi Pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru. Penelitian asosiatif dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian yang didasarkan pada pengumpulan data numerik dikenal sebagai pendekatan kuantitatif. Jumlah ppulasi 36.495, dengan 100 sampel random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan koleksi mempengaruhi kepuasan pemustaka oleh pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru. Nilai thitung sebesar 14,526 lebih besar dari ttabel 1,984, dan uji hipotesis menunjukkan bahwa nilai fhitung lebih besar dari ftabel atau 211,012 lebih besar dari 2,31, yang menunjukkan bahwa variabel ketersediaan koleksi mempengaruhi kepuasan pemustaka oleh pemustaka di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Banjarbaru

    Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Kegiatan Muhadharah di MTsN 4 Banjarmasin

    Get PDF
    Salah satu kegiatan yang dapat merealisasikan nilai-nilai pendidikan agama Islam kepada siswa adalah kegiatan muhadharah. Kegiatan muhadharah merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara rutin di sekolah MTsN 4 Banjarmasin dan diikuti oleh seluruh siswa serta seluruh anggota di sekolah tersebut. Kebermanfaatan yang dapat dirasakan oleh siswa di MTsN 4 Banjarmasin yaitu dapat menimbulkan rasa percaya diri siswa untuk tampil di depan umum, meningkatkan kemampuan berbicara, dan mampu memberikan wawasan dalam ruang lingkup keagamaan yang disampaikan. Tujuan dari penelitian adalah mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan muhadharah, nilai-nilai pendidikan agama Islam dalam kegiatan muhadharah di MTsN 4 Banjarmasin, faktor pendukung dan penghambat dalam kegiatan muhadharah di MTsN 4 Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research), menggunakan pendekatan kualitatif. Berdasarkan tujuan penelitian berupa penelitian deskriptif. Subjek penelitian yaitu 1 guru pembina, siswa yang menjadi narasumber, dan staff tata usaha. Objek penelitian yaitu pelaksanaan, nilai-nilai pendidikan agama Islam, faktor pendukung dan penghambat kegiatan muhadharah. Teknik pengumpulan data yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah pelaksanaan muhadharah di MTsN 4 Banjarmasin dilaksanakan setiap satu bulan sekali yaitu biasanya di hari jumat terakhir di bulan tersebut. Nilai-nilai yang terkandung di dalam kegiatan muhadharah di MTsN 4 Banjarmasin yaitu nilai aqidah, nilai ibadah dan nilai akhlak. Faktor pendukung kegiatan muhadharah, yaitu dukungan dari para guru, tersedianya fasilitas, dan kondisi tempat yang mendukung. Sedangkan faktor penghambatnya, yaitu kurangnya antusias dan rasa percaya diri dari peserta muhadharah, kurangnya perhatian dari pendengar, dan microphone yang kadang bermasala

    Strategi Guru PAI Terhadap Peserta Didik Underachiever Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Di SMPN 1 Beruntung Baru

    Get PDF
    Saat ini, fenomena underachiever masih banyak terjadi di sekolah-sekolah yang ada di Indonesia salah satunya di SMPN 1 Beruntung Baru dimana sejumlah peserta didik memiliki potensi akademik tinggi namun tidak menunjukkan prestasi belajar yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor yang menyebabkan peserta didik underachiever dan strategi guru PAI terhadap peserta didik underachiever dalam meningkatkan motivasi belajar di SMPN 1 Beruntung Baru. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan jenis pendekatan kualitatif. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah dua orang guru PAI, sembilan orang peserta didik underachiever, satu orang guru BK dan satu orang psikolog, sedangkan objek penelitian ini adalah strategi guru PAI terhadap peserta didik underachiever dalam meningkatkan motivasi belajar di SMPN 1 Beruntung Baru. Teknik analisis data melalui reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor internal underachiever di SMPN 1 Beruntung Baru meliputi kurang motivasi PAI, materi membosankan, kecanduan game, dan rendahnya harga diri dan percaya diri. Faktor eksternal mencakup pengaruh negatif teman sebaya, orangtua temperamental, kurang dukungan dari keluarga, guru kurang disiplin, metode monoton, serta minim dukungan emosional. Tes IQ WISC menunjukkan 9 peserta didik underachiever dengan IQ superior dan very superior. Strategi penanganan yaitu pembelajaran berdiferensiasi, interaktif, remedial, dan kolaborasi orangtu

    Analisis Hambatan Komunikasi pada Mahasiswa Magang di Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi efektif bagi mahasiswa magang dalam beradaptasi dan berkembang di lingkungan kerja profesional. Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin menjadi lokasi studi untuk mengkaji hambatan komunikasi yang dialami mahasiswa magang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman Masalah yang diteliti pada penelitian ini adalah bagaimana hambatan komunikasi pada mahasiswa magang dan bagaimana upaya mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian lapangan (field research), dengan terjun langsung ke lapangan untuk melakukan observasi dalam pencarian data yang diperlukan sesuai dengan rumusan masalah yang diteliti. Selain itu juga dilakukan wawancara secara langsung kepada mahasiswa Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi yang melaksanakan magang di Kantor Kementerian Agama Kota Banjarmasin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa magang menghadapi dua jenis hambatan komunikasi, yaitu: 1. Hambatan Psikis: Rasa canggung, kurang percaya diri, dan takut membuat kesalahan saat berinteraksi dengan pegawai senior. 2. Hambatan Semantik: Kesalahpahaman dalam menafsirkan instruksi yang disampaikan. Kesimpulannya, meskipun mahasiswa berupaya mengatasi hambatan dengan strategi konvergensi dan divergensi sesuai Teori Akomodasi Komunikasi, Penelitian ini merekomendasikan pihak Kantor untuk mengadakan sesi mentoring secara berkala, serta menciptakan lingkungan yang lebih terbuka dan mendukung untuk mengurangi hambatan komunikasi. Selain itu, mahasiswa disarankan untuk lebih aktif dalam mencari solusi dan belajar dari gaya komunikasi pegawai senior sebagai bentuk pengembangan diri yang berkelanjutan

    Efektivitas Penerapan Strategi Index Card Match Bernbantuan Media Puzzle Terhadap Kemampuan Mufradat Siswa Kelas 5 MIN 20 Banjar

    Get PDF
    Pembelajaran bahasa Arab di madrasah ibtidaiyah berperan penting dalam pengembangan ilmu dan keagamaan. Namun, kemampuan mufradat siswa masih rendah akibat strategi pembelajaran yang kurang efektif dan keterbatasan media. Strategi index card match berbantuan media puzzle dinilai mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif dan efektif dalam meningkatkan kemampuan mufradat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan mufradat bahasa Arab siswa kelas 5 MIN 20 Banjar melalu materi "ruang tamu" ِلابقتسلإ ا ِةفرغ(ghurfahul istiqbal), dan "ruang belajar" ِةرـكاذملاِ ةفرغ (ghurfahul mudzakarah) di kelas 5 MIN 20 Banjar. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain penelitian pre eksprimental (one group pretest-posttest). populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas 5 dengan sampel jenuh dengan jumlah 21 orang. Teknik pengumpulan data meliputi tes, observasi, wawancara, dokumentasi, dengan analisis statistik deskriptif dan inferensial melalui uji t. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan nilai rata-rata dari nilai pretest 50,14 kreteria rendah ke posttest 81,81 kriteria tinggi. Berdasarkan hasil uji t diperoleh nilai signifiksnsi 0.000, < 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa nilai sig. lebih rendah dari 0,05. Dengan demikian, H0 di tolak dan Ha diterima, yang berarti efektif dalam meningkatkan kemampuan mufradat siswa kelas 5 MIN 20 Banjar

    Retorika Dakwah Guru H.Ahmad Junaidi dalam Kegiatan Keagamaan Majelis Taklim Al-Ikhwan Lok Bangkai Amuntai

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa dakwah adalah salah satu kewajiban bagi setiap muslim dalam menyebarkan islam. Keberhasilan dakwah sangat dipengaruhi oleh cara penyampaian dai dalam menyampaikan pesan kepada jemaah. Salah satu cara komunikasi yang efektif dalam berdakwah adalah menggunakan retorika. Retorika dakwah dapat meningkatkan pemahaman dan daya tarik bagi pendengar, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah diterima. Salah satu dai yang mempunyai retorika dakwah yang menarik adalah Guru H.Ahmad Junaidi yang aktif berdakwah di Majelis Taklim Al-Ikhwan Lok Bangkai Amuntai. Rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu apa saja kegiatan keagamaan di Majelis Taklim Al-Ikhwan Lok Bangkai dan bagaimana Retorika Dakwah Guru H.Ahmad Junaidi di Majelis Taklim Al Ikhwan Lok Bangkai. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja kegiatan keagamaan di Majelis Taklim Al-Ikhwan Lok Bangkai dan untuk mengetahui retorika dakwah Guru H.Ahmad Junaidi di Majelis Taklim Al Ikhwan Lok Bangkai Amuntai. Penelitian ini termasuk jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah Guru H.Ahmad Junaidi, jemaah mejelis taklim, panitia majelis taklim dan masyarakat Desa Lok Bangkai. Objek penelitian adalah kegiatan keagamaan dan retorika dakwah. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Selanjutnya dalam mengolah data menggunakan langkah pengumpulan data, reduksi data, klasifikasi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan di Majelis Taklim al-Ihkwan Lok Bangkai Amuntai yaitu pembacaan maulid hasbyi, pembacaan burdah, pembacaan aqidatul awam, peringatan hari besar islam, pengajian rutinan dan pembacaan manaqib. Guru H.Ahmad Junaidi menggunakan retorika dakwah dalam berdakwah terkait dengan penggunaan bahasa yang meliputi penggunaan langgam, humor, bahasa yang jelas, bahasa yang mudah dipahami dan komunikatif dan terkait pengetahuan atas materi. Sehingga hal ini berkontribusi terhadap meningkatnya jumlah jemaah yang menghadiri majelis taklim yang dipimpinya. Selain itu kesuksesan beliau dalam berdakwah juga dipengaruhi penggunaan media sosial sebagai sarana penyebaran dakwah

    Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Program Afiliasi Penjual Pada Platform Shopee Di Kota Banjarmasin

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana program afiliasi penjual yang dijalankan oleh platform e-commerce Shopee sejalan dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah. Program afiliasi merupakan bentuk kerja sama pemasaran di mana pihak afiliasi memperoleh komisi atas setiap transaksi yang terjadi melalui tautan rujukan yang mereka sebarkan. Dalam konteks hukum ekonomi syariah, prinsip keadilan, kejelasan akad (seperti akad ju’alah). Temuan penelitian menunjukkan bahwa secara umum program afiliasi Shopee dapat diterima dalam kerangka syariah selama menjunjung transparansi, adanya kesepakatan antara kedua belah pihak, dan tidak mengandung unsur yang dilarang seperti penipuan atau promosi produk yang bertentangan dengan ajaran Islam. Jenis pendekatan ini ialah penelitian empiris, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui sumber data wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan berkaitan dengan tinjauan hukum ekonomi syariah terhadap program afiliasi penjual pada platfrom shopee di Kota Banjarmasin kemudian dianalisis secara deskripsi kualitatif. Dalam perspektif hukum ekonomi syariah, program afiliasi penjual di Shopee pada dasarnya diperbolehkan (halal) selama memenuhi prinsip-prinsip syariah, seperti kejujuran, kejelasan akad, dan tidak mengandung unsur gharar (ketidakpastian), maysir (spekulasi), ataupun riba (tambahan yang tidak sah). Program ini biasanya berbentuk akad ju'alah (akad pemberian imbalan atas jasa), di mana afiliasi bertugas mempromosikan produk dan mendapatkan komisi berdasarkan hasil penjuala

    Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah Negeri 23 Hulu Sungai Tengah

    Get PDF
    Madrasah Ibtidaiyah Negeri 23 Hulu Sungai Tengah merupakan sekolah yang telah menerapkan kurikulum merdeka, yang mendorong penggunaan model pembelajaran problem based learning. Namun, berdasarkan hasil sumatif siswa pada mata pelajaran IPAS yang masih tergolong rendah, peneliti melihat adanya kebutuhan untuk mengeksplorasi model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu model yang potensial untuk diterapkan adalah problem based learning. Oleh karena itu, peneliti merasa perlu berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan guru dalam upaya mengimplentasikan model pembelajaran tersebut. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran problem based learning mata pelajaran IPAS siswa kelas IV dan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran problem based learning terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV. Metode yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain nonequivalent pretest-posttest control group. Metode pemgumpulan data menggunakan tes, observasi, dan dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV sebanyak 36 siswa. Sampel penelitian adalah kelas IV A dan B sejumlah 36 siswa. Metode analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji Independent sample t-test dan uji paired dependen. Kemudian olah datanya menggunakan software IBM SPSS 22. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan Problem Based Learning yang dapat meningkatkan dan berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS dilaksankan melalui langkah-langkah yaitu mengoreintasikan siswa terhadap masalah, mengoreintasikan siswa untuk belajar, guru membnantu penyelidikan mandiri dan kelompok, guru memfasilitasi siswa untuk mempresentasikan jawaban dan mengevaluasi. Efektivitas model Problem Based Learning terlihat dari hasil posttest kelas eksperimen dengan ketuntasan 83%, dibandingkan kelas kontrol yang hanya 55%. Uji statistik Independent Sample t-test menunjukkan nilai signifikansi di bawah 0,05, yang menandakan terdapat pengaruh signifikan model tersebut terhadap hasil belajar sisw

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇