IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
    25640 research outputs found

    تعليم اللغة العربية المتمايز بمنهج المرديكا في المدرسة الثانوية الإسلامية الحكومية الثالثة بنجر ماسين = Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Mata Pelajaran Bahasa Arab di Madrasah Aliyah Negeri 3 Banjarmasin

    Get PDF
    Pembelajaran berdiferensiasi merupakan salah satu strategi utama yang ditawarkan kurikulum merdeka, strategi pembelajaran yang menyesuaikan dengan kebutuhan, minat, dan profil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan, problematika, serta upaya guru dalam mengatasi problematika pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran Bahasa Arab di MAN 3 Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan metode fenomenologi. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Bahasa Arab telah menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada aspek konten, proses, dan produk dengan mempertimbangkan kompetensi awal siswa. Pelaksanaan pembelajaran dilakukan secara fleksibel melalui variasi metode, media, dan bentuk penugasan. Namun, dalam penerapannya masih terdapat beberapa problematika, seperti penyesuaian materi pada kemampuan dan minat siswa, waktu yg terbatas, dan penggunaan digital tidak sepenuhnya mampu meningkatkan kompetensi siswa. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan berbagai upaya, antara lain memperkaya sumber belajar, menerapkan kontrak belajar, serta memberikan motivasi dan arahan kepada siswa untuk belajar secara mandiri. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi di MAN 3 Kota Banjarmasin telah diterapkan, meskipun masih memerlukan penguatan agar pelaksanaannya lebih optimal

    Bimbingan Penyelenggaraan Tata Cara Salat Jenazah Melalui Metode Demonstrasi Di MAN 2 Tapin

    Get PDF
    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krusialnya penguasaan keterampilan salat jenazah sebagai kewajiban fardhu kifayah bagi setiap Muslim di tengah masyarakat. Berdasarkan observasi awal di MAN 2 Tapin, ditemukan fenomena bahwa sebagian besar siswa kelas X masih mengalami kesulitan dalam memahami prosedur tata cara salat jenazah yang benar. Hal ini disebabkan oleh minimnya bimbingan yang bersifat praktis serta kurangnya pengalaman langsung siswa dalam melaksanakan rangkaian ibadah tersebut di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut menuntut adanya inovasi dalam metode pembelajaran Fikih agar materi tidak hanya dipahami secara teoritis tetapi juga dikuasai secara motoric. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses bimbingan guru, tantangan yang dihadapi, serta solusi dalam bimbingan penyelenggaraan tata cara salat jenazah melalui metode demonstrasi di MAN 2 Tapin. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (Field Research) dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian meliputi satu orang guru Fiqh dan empat orang siswa kelas X. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, serta verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang pertama proses bimbingan dilakukan secara terstruktur meliputi perencanaan mandiri, pemberian teori, peragaan oleh guru, praktik siswa secara berkelompok, hingga evaluasi langsung. Yang kedua tantangan yang dihadapi mencakup aspek psikologis siswa berupa rasa malu dan kurang percaya diri, keterbatasan alokasi waktu, serta perbedaan bacaan yang dibawa siswa dari lingkungan masyarakat. Dan yang ketiga solusi yang diterapkan adalah guru menciptakan suasana belajar yang nyaman, memadukan teori dengan demonstrasi langsung, serta pembagian kelompok kecil. Pihak madrasah juga berencana mengoptimalkan jadwal dan menambah alat peraga boneka untuk simulas

    Implementasi Warung Kejujuran untuk Membangun Karakter Siswa pada MAN 1 Banjarmasin

    Get PDF
    Permasalahan kejujuran terutama jujur dalam jual beli menjadi masalah yang perlu diselesaikan, akhlak jujur merupakan hal yang penting untuk ditanamkan pada siswa dan siswi, tak terkecuali siswa dan siswi pada MAN 1 Banjarmasin. Berdasarkan hal tersebut, munculah sebuah inovasi yakni warung kejujuran untuk membangun karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi warung kejujuran serta upaya yang dilakukan sekolah melalui warung kejujuran untuk membangun karakter jujur siswa pada MAN 1 Banjarmasin Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dalam bentuk deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan (verification). Subjek penelitian yakni satu orang pengelola warung, satu orang guru aqidah akhlak, satu orang guru BK dan satu orang siswa sebagai perwakilan yakni ketua OSIM. Sedangkan objek penelitian ini adalah implementasi warung kejujuran dan upaya membangun karakter jujur pada siswa pada MAN 1 Banjarmasin. Dari hasil penelitian didapat bahwa pengimplementasian warung kejujuran yakni disediakannya sebuah lemari, yang berisikan alat tulis dan sebagainya. Kemudian transaki jual-beli dilakukan secara mandiri tanpa adanya penjual. Disediakan daftar harga barang serta dua buah wadah untuk menaruh uang dan mengambil kembalian. Adapun upaya yang diterapkan adalah dengan meniadakan penjaga serta pengawasan kamera CCTV. Dengan ketiadaan pengawasan fisik dan teknologi, siswa ditempatkan pada situasi di mana integritas pribadi menjadi satu-satunya kompas dalam bertindak, terutama saat melakukan transaksi pembayaran secara mandiri

    Pemahaman Literasi Informasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam dalam Menggunakan Sistem Informasi Akademik di UIN Antasari Banjarmasin

    Get PDF
    Ditemukan adanya mahasiswa dari program studi terkait yang masih mengalami kesulitan dalam mencari informasi yang sebenarnya bersifat umum bagi mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam. Hal ini dianggap kontradiksi mengingat mereka adalah mahasiswa ilmu perpustakaan yang dibekali mata kuliah literasi informasi. Oleh karena itu, peneliti merasa penting untuk melakukan kajian lebih mendalam mengenai sejauh mana pemahaman literasi informasi mahasiswa ilmu perpustakaan dan informasi islam dalam menggunakan sistem informasi akademik di UIN Antasari Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan pemahaman literasi informasi mahasiswa Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam dalam menggunakan Sistem Informasi Akademik di UIN Antasari Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa program studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam UIN Antasari Banjarmasin. Adapun subjek yang dipilih adalah mahasiswa angkatan 2024 yang saat ini berada di semester 2, dengan jumlah sebanyak 8 orang. Data dikumpulkan melalui wawancara langsung dengan mahasiswa, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan, dengan pengecekan keabsahan data menggunakan tringulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam angkatan 2024 menunjukkan tingkat pemahaman literasi informasi yang variatif dalam penggunaan sistem informasi akademik. Adapun simpulan yang sesuai tujuan penelitian adalah Pemahaman mahasiswa terhadap sistem informasi akademik berkaitan erat dengan kelancaran dan pengelolaan studi. Melalui pemanfaatan SIAKAD, mahasiswa dapat mengelola berbagai kebutuhan akademik seperti pengisian KRS, pemantauan nilai dan kehadiran, serta akses informasi perkuliahan dan administrasi akademik. Adapun saran yaitu bagi mahasiswa Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam, diharapkan dapat meningkatkan minat dan kesadaran dalam memahami serta mengakses informasi akademik, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan sistem informasi akademik

    Pemahaman dan Praktik Qur’anic Healing Ustadz Faisal Rachman serta Efeknya bagi Pasien di Tenggarong Kutai Kartanegara

    Get PDF
    Pengobatan menggunakan Al-Qur’an mempunyai banyak manfaat selain pengobatan, yaitu sebagai motivasi kepada masyarakat Islam pada khususnya untuk menyadari sebenar-benarnya bahwa kebaikan yang Allah berikan lewat petunjuknya, yaitu Al-Qur’an merupakan karunia yang selayaknya dipelajari dan dipahami oleh kalangan beriman agar benar-benar memiliki fungsi bukan hanya sebagai bahan bacaan belaka, melainkan memberi manfaat sesuai dengan kebutuhan sesuai tantangan zaman, hingga suatu saat setiap orang mampu memaksimalkan penggunaan Al-Qur’an berdampingan dengan berbagai bidang kehidupan masyarakat Berdasarkan latar belakang tersebut, maka fokus penelitian adalah 1. Bagaimana pemahaman Ustadz Faisal Rachman terhadap ayat-ayat Al-Qur’an yang dijadikan dasar dalam praktik Qur’anic Healing? 2. Bagaimana bentuk praktik pengobatan Qur’anic Healing yang dilakukan oleh Ustadz Faisal Rachman di Tenggarong? 3. Apa saja manfaat atau efek Qur’anic Healing yang dirasakan oleh pasien setelah mengikuti terapi Ustadz Faisal Rachman? Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan beberapa teknik pengumpulan data diantaranya adalah interview, observasi dan dokumentasi. Kemudian analisis data dilakukan setelah mendapatkan sekian data dari lapangan dan langsung ditarik kesimpulan. Subjek penelitian adalah warga dan tokoh-tokoh agama setempat sebagai sumber informan. Hasil penelitian ini adalah pengobatan alternatif dengan menggunakan media pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an oleh Ustadz Faisal Rachman yang dipelajari dari Organisasi Jam’iyyah Ruqyah Aswaja yang telah memberikan dampak positif kepada masyarakat Kukar yang memiliki penyakit baik medis maupun non medis. Pengobatan dilakukan dengan cara menyebutkan ayat-ayat yang memiliki khasiat keutamaan menyembuhkan penyakit, baik didapatkan dengan melihat kandungan ayat maupun dari konteks sejarah penggunaannya dimasa nabi hingga para guru di Kukar dalam menolong orang sakit. Proses pengobatan berfokus menggunakan tenaga yang mengalir di tangan praktisi untuk di transfer ke tubuh pasien dengan berbagai persiapan antara lain membaca istighfar, bertaubat, menyerahkan segala urusan kepada Allah dan menggunakan obat-obat alami sebagai pembantu pengobatan. Lama waktu dan panjang pendeknya ayat menyesuaikan dengan sakit yang dialami pasien, karena penyakit yang diderita merupakan penyakit yang asal usulnya bukan hanya disebabkan serangan zat perusak tubuh, namun juga adanya sihir atau benda ghaib lainny

    Judul Skripsi Bimbingan Rohani Islam oleh KH. Abdurrahman Husein di Pondok Pesantren Sirajul Huda Pelaihari Kabupaten Tanah Laut

    Get PDF
    Bimbingan rohani Islam merupakan proses pembinaan yang bertujuan untuk menguatkan spiritualitas, akhlak, dan kedisiplinan ibadah seseorang melalui pemberian nasihat, pengajaran, dan pengawasan yang berkesinambungan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran KH. Abdurrahman Husein sebagai pengasuh Pondok Pesantren Sirajul Huda Pelaihari dalam membimbing santri melalui serangkaian kegiatan pengajian rutin yang menjadi sarana pembinaan akhlak dan spiritual di lingkungan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan rohani Islam dan metode yang digunakan oleh KH. Abdurrahman Husein dalam serangkaian kegiatan pengajian rutin di Pondok Pesantren Sirajul Huda Pelaihari Kabupaten Tanah Laut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Pelaksanaan pengajian rutin dilakukan secara gabungan antara santri putra dan santri putri sesuai dengan sistem pembinaan yang berlaku di pondok pesantren. Namun, dalam penelitian ini untuk penyajian data difokuskan pada santri putri karena proses observasi, wawancara, dan dokumentasi kegiatan lebih banyak diperoleh dari bagian putri, sehingga memungkinkan peneliti menggali informasi secara lebih mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan rohani Islam melalui pengajian rutin gabungan santri putra dan santri putri berlangsung setiap minggu dengan rangkaian kegiatan yang terstruktur mulai dari salat magrib berjamaah, wirid, salat hajat, salawat, pembacaan kitab Al-Ajwibah Al-Gholiyah, hingga salat isya berjamaah. Metode yang digunakan meliputi metode ceramah, keteladanan, tanya jawab, pembiasaan ibadah, zikir dan doa, serta muhasabah. Penerapan metode tersebut memberikan dampak positif terhadap pembentukan akhlak, kedisiplinan, serta peningkatan spiritualitas santri. Maka dengan demikian, bimbingan rohani Islam yang dilakukan oleh KH. Abdurrahman Husein dinilai efektif dalam membentuk pribadi santri yang berakhlak mulia dan memiliki kedekatan spiritual dengan Allah Swt. sehingga layak untuk terus dikembangkan ke depannya

    Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Kegiatan Amalan Yaumiyah pada Siswa SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin

    Get PDF
    Kurikulum Merdeka memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan untuk mengembangkan pembelajaran yang kontekstual dan berorientasi pada penguatan karakter peserta didik. Salah satu karakter yang menjadi fokus penting dalam Kurikulum Merdeka adalah karakter religius. SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin sebagai sekolah berbasis Islam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dengan mengintegrasikan kegiatan amalan yaumiyah ke dalam kehidupan sehari-hari siswa sebagai upaya pembentukan karakter religius. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin, implementasi Kurikulum Merdeka melalui kegiatan amalan yaumiyah, serta faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya yang berfokus pada pembentukan karakter religius siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru wali kelas, dan siswa SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Islam Terpadu Ukhuwah Banjarmasin dilaksanakan secara kontekstual melalui kegiatan amalan yaumiyah yang terintegrasi dalam pembiasaan ibadah harian. Amalan yaumiyah dilaksanakan secara terstruktur dan konsisten sebagai bagian dari pembiasaan karakter peserta didik. Implementasi tersebut mendukung pembentukan karakter religius, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kebersamaan siswa sesuai dengan tujuan Kurikulum Merdeka. Faktor pendukung implementasi Kurikulum Merdeka terdiri atas faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi pembiasaan ibadah harian. religius yang telah terbentuk, keterlibatan guru dalam pendampingan kegiatan pembiasaan, serta dukungan manajemen sekolah melalui Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP). Faktor eksternal berasal dari dukungan orang tua dan lingkungan keluarga. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan karakter dan tingkat kesadaran siswa, kondisi kelelahan fisik pada jam akhir kegiatan sekolah, serta belum optimalnya kesinambungan pembiasaan antara lingkungan sekolah dan rumah

    Manajemen Strategi dalam Kualitas Pelayanan Ibadah Haji dan Umrah di PT Pancar Ni’mah Martapura

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen strategi dalam kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah di PT. Pancar Ni’mah Martapura serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya kualitas pelayanan dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, yang menuntut biro perjalanan memiliki pengelolaan strategi yang terarah, profesional, dan berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi pimpinan perusahaan, staf, serta jemaah haji dan umrah PT. Pancar Ni’mah Martapura. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen strategi dalam kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah di PT. Pancar Ni’mah Martapura dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perumusan strategi, implementasi strategi, dan evaluasi strategi. Perumusan strategi dilakukan melalui perencanaan pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan jemaah dan berlandaskan visi dan misi perusahaan. Implementasi strategi diwujudkan melalui penerapan standar operasional prosedur (SOP), pelayanan staf yang ramah dan responsif, penyediaan fasilitas pendaftaran dan akomodasi, serta pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung pelayanan. Evaluasi strategi dilakukan melalui monitoring pelayanan, penerimaan umpan balik jemaah, dan tindak lanjut evaluasi secara berkala. Faktor pendukung pelaksanaan manajemen strategi meliputi pengalaman perusahaan, kompetensi sumber daya manusia, sarana dan prasarana yang memadai, serta pendekatan kekeluargaan kepada jemaah. Adapun faktor penghambat yang ditemukan antara lain perbedaan karakter jemaah, kendala koordinasi dengan mitra layanan, serta perubahan regulasi penyelenggaraan haji dan umrah. Secara keseluruhan, manajemen strategi di PT. Pancar Ni’mah Martapura telah diterapkan secara sistematis dalam menjaga kualitas pelayanan ibadah haji dan umrah

    Peran Musyrifah Dalam Bimbingan Keagamaan pada Santriwati di Pondok Pesantren Annisa Pelaihari

    Get PDF
    Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Musyrifah dalam bimbingan keagamaan pada santriwati di Pondok Pesantren Annisa Pelaihari. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran Musyrifah sebagai pendamping, pembimbing, dan pengarah dalam membentuk sikap keagamaan, kedisiplinan, serta akhlak santriwati di lingkungan pesantren. Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan. Subjek penelitian meliputi Musyrifah, kakak asrama, dan santriwati, sedangkan objek penelitian difokuskan pada apa saja peran dan bagaimana implementasi peran Musyrifah dalam bimbingan keagamaan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran Musyrifah dalam bimbingan keagamaan mencakup peran informatif, persuasif, dan edukatif. Musyrifah berperan sebagai pemberi informasi keagamaan, pembimbing spiritual, serta teladan dalam pembentukan karakter santriwati. Bimbingan keagamaan dilaksanakan melalui berbagai bentuk kegiatan seperti pembinaan ibadah, pembiasaan akhlak, pendampingan spiritual, dan pengawasan kegiatan sehari-hari. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa peran Musyrifah berkontribusi secara signifikan dalam membentuk kedisiplinan, tanggung jawab, dan pemahaman keagamaan santriwati. Dengan demikian, keberadaan Musyrifah memiliki peranan strategis dalam mendukung keberhasilan proses pendidikan dan pembinaan keagamaan di Pondok Annisa Pelaihar

    Disparitas Putusan dalam Perkara Cerai Talak Qabla al-Dukhūl (Studi Putusan Beberapa Pengadilan Agama)

    Get PDF
    Penelitian ini mengkaji disparitas putusan hakim dalam perkara cerai talak qabla al-dukhūl (perceraian sebelum hubungan suami istri) melalui studi terhadap tiga putusan Pengadilan Agama, yaitu Putusan Nomor 2311/Pdt.G/2018/PA.Ckr., Putusan Nomor 15/Pdt.G/2024/PA.Swl., dan Putusan Nomor 954/Pdt.G/2023/PA.Bjm. Sekilas, perkara-perkara tersebut tampak serupa dengan fakta yuridis yakni qabla al-dukhūl, perselisihan berkepanjangan, serta pisah tempat tinggal, sehingga memenuhi alasan perceraian berdasarkan Pasal 39 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 jo. Pasal 116 Huruf (f) Kompilasi Hukum Islam (KHI). Namun, setelah diselami terdapat disparitas horizontal (perbedaan antar putusan Pengadilan tingkat pertama) pada amar putusan terkait jenis talak; dua putusan menetapkan talak satu bā’in shughra sesuai Pasal 119 Ayat (2) Huruf (a) KHI, sementara satu putusan menetapkan talak satu raj’i meskipun fakta qabla al-dukhūl, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakadilan, kemudaratan, dan ketidakpastian hukum. Melalui metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan kasus (case approach), bahan hukum diperoleh dari sumber primer berupa ketiga putusan pengadilan, bahan sekunder seperti Undang-Undang Perkawinan, KHI, literatur fikih munakahat, serta bahan tersier seperti kamus hukum. Analisis dilandasi teori disparitas putusan, tahap pembentukan putusan hakim (mengkonstatir, mengkualifikasi, mengkonstituir), serta konsep tujuan hukum Gustav Radbruch (keadilan, kemanfaatan, kepastian hukum). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa disparitas ini berakar pada perbedaan tahap mengkualifikasi fakta qabla al-dukhūl ke norma primer (Pasal 119 KHI), yang pada asalnya mengharuskan talak bā’in shughra (tanpa iddah dan rujuk). Dua putusan konsisten dan ideal, sementara satu putusan terkesan mengabaikan fakta qabla al-dukhūl sehingga juga mengabaikan implikasi/ akibat hukum dari cerai talak qabla al-dukhūl. Disparitas dapat dibenarkan sebagai ruang ijtihad hakim, selama memenuhi unsur keadilan, kemanfaatan dan kepastian hukum, namun seyogianya dihindari jika menimbulkan mudarat terhadap kepastian hukum dan keadilan substanti

    25,587

    full texts

    25,640

    metadata records
    Updated in last 30 days.
    IDR UIN Antasari Banjarmasin
    Access Repository Dashboard
    Do you manage Open Research Online? Become a CORE Member to access insider analytics, issue reports and manage access to outputs from your repository in the CORE Repository Dashboard! 👇