IDR UIN Antasari Banjarmasin
Not a member yet
25640 research outputs found
Sort by
Analisis Kinerja Keuangan PT. Bank Syariah Indonesia Periode 2021-2023
Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan di dunia perbankan syariah
di Indonesia yang pesat dan harus dibarengi dengan kinerja keuangan yang baik
agar mampu bersaing dengan maraknya pilihan masyarakat dalam memilih bank
konvensional sebagai penyedia layanan keuangan mereka. Dengan kinerja
keuangan yang baik ini pula dapat memberikan informasi kepada investor, nasabah,
dan pemerintah tentang kondisi keuangan bank yang dapat menjadi tolak ukur
dalam pengambilan keputusan dalam menngunakan produk layanan bank dan juga
berinvestasi, serta penilaian besarnya pajak dari pemerintah. Pengamatan ini di
ambil dari periode tahun 2021 sampai dengan tahun 2023. Analisis pada rentang
waktu ini memungkinkan untuk memahami bagaimana perbankan syariah pulih
atau beradaptasi setelah dampak dari pandemi tersebut, sehingga PT. Bank Syariah
Indonesia memiliki pondasi keuangan yang kuat dan terpercaya dengan
menerapkan sistem Analisis kinerja keuangan yang baik.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif untuk menganalisis
kinerja keuangan Bank Syariah yang terdaftar di BEI. Penelitian ini akan
menggunakan rasio profitabilitas, likuiditas, dan solvabilitas sebagai alat untuk
mengetahui kinerja keuangan pada PT. Bank Syariah Indonesia.
Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan melalui beberapa rasio
penghitungan. Rasio Profitabilitas menggunakan ROA dan ROE untuk
penilaiannya. Standar ROA sebesar 1,5%, sedangkan dalam dua tahun ROA yang
didapat yaitu 1,61%, 1,98% dan 2,35%. Standar ROE 12%, sedangkan dalam tiga
tahun ROE didapatkan sebesar 13,71%, 16,8% dan 16,88%. ROA dan ROE diatas
standar ini menunjukkan predikat Sangat Sehat menurut standar Bank Indonesia.
Rasio Penghitungan Likuiditas menggunakan FDR untuk penilaiannya. Standar
FDR dibawah 85%, sedangkan dalam tiga tahun diperoleh sebesar 73,39%, 79,37%
dan 81,73%.Peningkatan ini menunjukkan kinerja keuangan yang baik dan
mendapat predikat “Baik” (Baik). Rasio Solvabilitas menggunakan CAR untuk
penilaiannya dengan standar 8%. dalam tiga tahun didapat sebesar 22,09%, 20,29%
dan 21,04% 4menunjukkan bahwa BSI memperkuat posisi permodalannya.
Predikat Sangat Baik tetap dipertahankan, mencerminkan manajemen risiko yang
efektif
Investigating Student Enthusiasm in the English Class Through Active Learning Methods
Antusiasme dalam pembelajaran merupakan aspek penting yang
memengaruhi motivasi, keterlibatan, dan keberhasilan belajar siswa. Dalam kelas
Bahasa Inggris, antusiasme tidak hanya berkaitan dengan peningkatan
kemampuan berbahasa, tetapi juga mencakup penguasaan berbagai keterampilan
seperti menyimak, berbicara, membaca, dan menulis. Selain itu, pengembangan
kemampuan berpikir kritis, kerja sama, kreativitas, dan kepercayaan diri juga
menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini
untuk mengeksplorasi pengalaman siswa dalam mengikuti pembelajaran Bahasa
Inggris melalui penerapan metode pembelajaran aktif di MAN 3 Banjarmasin,
dengan menggunakan pendekatan inkuiri naratif guna menggali secara mendalam
pengalaman belajar siswa di kelas. Data diperoleh melalui wawancara mendalam
terhadap 8 siswa kelas sepuluh dan satu guru Bahasa Inggris. Rumusan masalah
dalam penelitian ini mencakup: (1) Apa saja pengalaman yang dialami siswa
dengan metode pembelajaran aktif di kelas Bahasa Inggris? dan (2) Bagaimana
antusiasme siswa tercermin melalui metode pembelajaran aktif selama
pembelajaran Bahasa Inggris? Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode
pembelajaran aktif telah diterapkan melalui berbagai kegiatan seperti diskusi
kelompok, presentasi, bermain peran, permainan edukatif, dan kuis interaktif. Para
siswa menyatakan bahwa kegiatan tersebut membuat pembelajaran lebih
menyenangkan, bermakna, dan mendorong partisipasi aktif. Guru juga
menegaskan efektivitas metode ini dalam menciptakan suasana belajar yang
dinamis dan responsif. Dengan demikian, pembelajaran aktif dinilai lebih efektif
dibandingkan metode tradisional yang hanya berpusat pada guru saja dan dapat
menjadi referensi dalam merancang metode pembelajaran Bahasa Inggris yang
lebih inovatif
Pengaruh Kompensasi terhadap Turnover Intention Guru pada Madrasah Aliyah Negeri se-Kota Banjarmasin
Dalam bidang pendidikan, turnover intention guru menjadi tantangan global
yang dapat berdampak negatif pada produktivitas pendidikan. Turnover intention
pada guru dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya komitmen
profesional, beban kerja, dan lingkungan kerja yang buruk menjadi penyebab
utama. Maka dari itu, memperhatikan kesejahteraan guru penting bagi pengelola
pendidikan karena turnover intention dapat berdampak negatif terhadap hasil
belajar siswa dan lembaga pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
dan menganalisis pengaruh kompensasi terhadap turnover intention guru pada
Madrasah Aliyah Negeri se-Kota Banjarmasin.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research)
dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh langsung dari guru di lapangan
melalui kuesioner online dengan platform google form. Sampel diambil
menggunakan teknik simple random sampling dengan jumlah sampel minimum
136 guru. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda
dengan bantuan software IBM SPSS versi 29.
Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi finansial dan
non finansial berada pada kategori tinggi. Kedua jenis kompensasi tersebut
memiliki nilai mean masing-masing 3,78 dan 4,01. Sementara itu, turnover
intention berada pada kategori rendah dengan nilai mean 1,92. Sebaran data seluruh
variabel rendah, sehingga nilai mean cukup representatif. Analisis regresi
menunjukkan bahwa kompensasi finansial dan non finansial berpengaruh negatif
dan signifikan terhadap turnover intention. Kompensasi finansial memiliki nilai
thitung -2,571 > 1,978 dengan signifikansi 0,011 < 0,05. Kompensasi non finansial
menunjukkan thitung -7,075 > 1,978 dengan signifikansi 0,001 < 0,05. Uji F
menunjukkan pengaruh simultan dengan nilai Fhitung 71,234 > 2,670 dan Sig. 0,001
< 0,05. Koefisien determinasi sebesar 0,510 menandakan model menjelaskan 51%
turnover intention. Dapat disimpulkan, pemberian kompensasi yang layak dapat
menciptakan kepuasan dan loyalitas kerja guru dan ini terbukti efektif dalam
menurunkan turnover intention guru secara signifika
Penggunaan Media Tebak Gambar Dalam Pembelajaran IPAS Kelas IV A SDN Pemurus Dalam 5 Kecamatan Banjarmasin Selatan
Pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) di SDN Pemurus
Dalam 5 Kecamatan Banjarmasin Selatan masih menghadapi berbagai tantangan,
khususnya dalam hal minat dan keterlibatan siswa selama proses belajar mengajar.
Banyak siswa yang menunjukkan gejala kurang antusias, mudah bosan, serta tidak
fokus dalam mengikuti pembelajaran karena metode yang digunakan guru masih
cenderung monoton dan kurang menarik, seperti ceramah dan diskusi. Untuk
menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan, diperlukan
inovasi melalui pemanfaatan media pembelajaran yang sesuai dengan
karakteristik siswa. Salah satu media yang potensial adalah media tebak gambar
yang mampu merangsang daya pikir visual dan partisipasi aktif siswa.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan media
tebak gambar dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam pembelajaran IPAS,
Serta apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi pada siswa kelas IV SDN
Pemurus Dalam 5 Kecamatan Banjarmasin Selatan. Metode penelitian yang
digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan
data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah
guru dan siswa kelas IV di SDN Pemurus Dalam 5 Kecamatan Banjarmasin
Selatan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media tebak gambar
dalam pembelajaran IPAS memberikan dampak positif terhadap aktivitas belajar
siswa. Siswa menjadi lebih antusias, aktif berdiskusi, serta mampu memahami
materi dengan lebih baik. Media ini juga membantu guru dalam menyampaikan
materi secara lebih jelas dan menarik. Dengan demikian, penggunaan media tebak
gambar terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di kelas
IV SDN Pemurus Dalam 5 Kecamatan Banjarmasin Selata
Konsep Diri Mahasiwa dari Keluarga Broken home Pada Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin
Konsep diri merupakan persepsi individu terhadap dirinya sendiri, baik
dalam aspek fisik, psikologis, sosial, maupun spiritual. Konsep diri terbentuk
melalui interaksi dengan lingkungan serta pengalaman hidup yang dialami
seseorang sejak dini. Mahasiswa yang berasal dari keluarga broken home cenderung
mengalami dinamika tersendiri dalam pembentukan konsep diri akibat kondisi
keluarga yang tidak utuh atau tidak harmonis. Penelitian ini memfokuskan
kajiannya pada pemahaman konsep diri mahasiswa dari keluarga broken home pada
Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI), Fakultas
Tarbiyah dan Keguruan, UIN Antasari Banjarmasin.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan
konsep diri mahasiswa dari keluarga broken home serta mengidentifikasi faktor
faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
deskriptif dengan pendekatan lapangan (field research), di mana peneliti terjun
langsung ke lokasi untuk mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara
mendalam. Subjek penelitian berjumlah delapan orang mahasiswa yang berasal dari
keluarga broken home dan terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada Program Studi
BKPI.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa delapan informan yang berasal dari
keluarga broken home Konsep diri mahasiswa Program Studi BKPI UIN Antasari
Banjarmasin dari keluarga broken home sangat beragam, dibentuk oleh pengalaman
personal mahasiswa. Mahasiswa yang mampu membangun konsep diri positif
seringkali menjadikan latar belakang ini sebagai motivasi untuk mandiri,
berprestasi, dan membanggakan orang tua, ditandai dengan tujuan hidup yang jelas,
pemikiran positif, dan strategi coping yang efektif seperti ibadah atau hobi.
Sebaliknya, ada pula mahasiswa dengan konsep diri negatif yang menunjukkan
kesulitan fokus, kejenuhan, keinginan untuk berhenti kuliah, serta gejala psikologis
ringan seperti stres dan kecemasan. Pembentukan konsep diri ini dipengaruhi oleh
faktor internal seperti kemampuan mengelola stres, penerimaan kenyataan, dan
motivasi diri, serta faktor eksternal berupa dukungan dari keluarga yang tersisa,
lingkungan kampus, teman sebaya, dan dose
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Tarif Premi Terhadap Kepuasan Nasabah Asuransi Badan Penyelengara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Pada Masyarakat Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kualitas pelayanan dan tarif
premi dalam memengaruhi kepuasan pelanggan, sebagaimana dijelaskan oleh
Tjiptono dan Djojosoedarso bahwa kepuasan pelanggan muncul ketika terdapat
kesesuaian antara harapan dan kenyataan yang diterima. Dalam konteks asuransi
BPJS, kualitas pelayanan yang baik serta tarif premi yang sesuai dengan kebutuhan
dan manfaat yang dirasakan pelanggan menjadi faktor penting dalam menciptakan
kepuasan. Beberapa penelitian sebelumnya menunjukkan hasil yang berbeda
mengenai pengaruh kedua variabel tersebut terhadap kepuasan pelanggan, sehingga
penulis tertarik untuk meneliti lebih lanjut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan field research dan
teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Jumlah responden sebanyak 100 orang
dari masyarakat Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, kualitas pelayanan (X1)
berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pelanggan dengan nilai t-hitung 4.973 >
t-tabel 1.984 dan sig 0,000 < 0,05. Begitu juga dengan tarif premi (X2) yang
berpengaruh signifikan dengan nilai t-hitung 3.087 > t-tabel 1.984 dan sig 0,003 <
0,05. Secara simultan, kedua variabel juga berpengaruh signifikan dengan nilai F
hitung 85.862 > F-tabel 3.09 dan sig 0,000 < 0,05
Kepercayaan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Banjarmasin terhadap Transparansi dan Akuntabilitas BAZNAS sebagai Lembaga Filantropi Islam
BAZNAS merupakan lembaga filantropi Islam yang memiliki mandat dari
pemerintah dalam pengelolaan zakat secara nasional. Kepercayaan publik terhadap
BAZNAS, termasuk dari kalangan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)
Banjarmasin, menjadi indikator penting dalam efektivitas pengelolaan dana zakat,
infak, dan sedekah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran BAZNAS
sebagai lembaga filantropi Islam yang ditunjuk negara dalam pengelolaan zakat,
infak, dan sedekah. Kepercayaan publik, khususnya dari kalangan pengusaha muda
seperti anggota HIPMI Banjarmasin, sangat dipengaruhi oleh keterbukaan,
akuntabilitas, dan tingkat sosialisasi lembaga terhadap masyarakatPenelitian ini
bertujuan untuk mengetahui persepsi dan tingkat kepercayaan anggota HIPMI
Banjarmasin terhadap transparansi dan akuntabilitas BAZNAS dalam menjalankan
fungsinya sebagai lembaga filantropi Islam.
Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik
wawancara mendalam. Pengambilan informan dilakukan menggunakan teknik
snowball sampling, dengan jumlah partisipan antara 2 hingga 12 orang. Data
dikumpulkan melalui wawancara langsung, dokumentasi, dan dianalisis dengan
reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan anggota HIPMI
Banjarmasin terhadap BAZNAS masih rendah. Rendahnya kepercayaan tersebut
bukan disebabkan oleh ketidaktransparanan atau rendahnya akuntabilitas
BAZNAS, melainkan lebih kepada minimnya sosialisasi dari pihak BAZNAS
kepada komunitas HIPMI. Kurangnya komunikasi, informasi, serta jangkauan
interaksi langsung membuat banyak anggota HIPMI belum memahami peran dan
kinerja BAZNAS secara menyeluru
Strategi Bauran Promosi Paket Umrah Pt. Al Taif Saudi Wisata dalam Meningkatkan Daya Saing di Kalimantan Selatan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya persaingan antar Penyelenggara
Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Kalimantan Selatan mengalami peningkatan
signifikan, dengan 64 PPIU terdaftar berdasarkan data SIMPU tahun 2024. Salah
satunya adalah PT. Al-Taif Saudi Wisata yang menawarkan berbagai jenis paket
umrah dan telah menerapkan beberapa elemen bauran promosi. Namun, dalam dua
tahun terakhir, perusahaan mengalami penurunan jumlah jemaah. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui strategi bauran promosi paket umrah PT. Al-Taif Saudi
Wisata dalam meningkatkan daya saing di Kalimantan Selatan, serta
mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dari strategi yang diterapkan.
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan
pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui proses kondensasi
data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan elemen
bauran promosi seperti periklanan melalui media cetak (brosur, spanduk) dan media
sosial (WhatsApp, Instagram), promosi penjualan melalui potongan harga dan
insentif, serta penjualan personal oleh staf dan perwakilan daerah. Namun,
pemasaran langsung dan hubungan masyarakat belum dijalankan secara optimal.
Strategi komunikasi mulut ke mulut menjadi saluran paling efektif. Faktor
pendukung utama meliputi pelayanan unggul, reputasi baik, loyalitas jemaah, dan
jaringan perwakilan yang luas. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah
persaingan harga, kurangnya tim pemasaran khusus, pemanfaatan media sosial
yang belum maksimal, dan keterbatasan manajerial dalam pengambilan
keputusan promosi
Penerapan Green Economy oleh Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Banjarmasin
Permasalahan lingkungan global seperti perubahan iklim, pemanasan global,
dan pencemaran dari aktivitas ekonomi mendorong perlunya penerapan konsep
green economy sebagai solusi pembangunan berkelanjutan. Kota Banjarmasin,
dengan jumlah UMKM yang tinggi dan dijuluki sebagai “Kota Seribu Sungai”,
menghadapi tantangan besar dalam menjaga kelestarian lingkungannya. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui strategi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM) di Kota Banjarmasin dalam penerapan konsep green economy dan untuk
mengetahui penerapan green economy oleh pelaku (UMKM) di Kota Banjarmasin
serta kendala yang dihadapi dalam praktik usahanya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik
pengumpulan data berupa wawancara terhadap 12 pelaku usaha UMKM di berbagai
sektor usaha di Kota Banjarmasin.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan pelaku UMKM
meliputi, pengelolaan sampah dan limbah, penggunaan bahan baku alami, daur
ulang dan inovasi produk, dan efisiensi penggunaan sumber daya. Penerapan green
economy oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota
Banjarmasin masih terbatas, namun sebagian besar telah menerapkan prinsip
prinsip dasar dalam operasional usahanya seperti, pengelolaan sampah, efisiensi
sumber daya, penggunaan bahan alami, penggunaan kemasan ramah lingkungan,
dan penerapan circular economy. Oleh karena itu, dukungan kebijakan dan fasilitas
dari pemerintah sangat diperlukan agar penerapan green economy oleh pelaku
UMKM dapat berjalan secara optimal
Pengembangan Video Mitigasi Bencana Kebakaran Untuk Anak Usia Dini di PAUD Terpadu Handayani Banjarbaru
Mitigasi bencana kebakaran untuk anak usia dini adalah upaya untuk
mengurangi risiko dan melindungi anak dari akibat kebakaran. Mayoritas anak usia
dini menjadi korban yang tidak dapat menyelamatkan diri ketika bencana
kebakaran terjadi karena ketidaktahuan dan keterbatasan pemahaman. Penelitian ini
bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas media video animasi
pembelajaran mitigasi bencana kebakaran di PAUD Terpadu Handayani.
Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D)
dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development,
Implementation, dan Evaluation). Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara
dengan guru, serta validasi dari ahli materi dan ahli media. Selain itu, keefektifan
media diuji melalui desain one-group pretest-posttest pada 12 anak di kelompok B.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa video animasi yang dikembangkan
efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang mitigasi bencana kebakaran.
Hal ini dibuktikan dengan peningkatan signifikan, dari hasil rata-rata nilai pretest
sebesar 58,75 meningkat menjadi 95,41 pada posttest. Validasi ahli materi dan ahli
media menunjukkan bahwa media video masuk dalam kategori “sangat layak”
untuk digunakan dalam pembelajaran. Uji Statistik menunjukkan bahwa data
berdistribusi normal, hasil uji Paired sample t-test diketahui bahwa nilai sig 0,000
<0,05 yang artinya terdapat perbedaan signifikan antara pretest dan posttest.
Dengan demikian, media video pembelajaran ini dinyatakan efektif dalam
mendukung proses pendidikan mitigasi bencana kebakaran di PAUD, dan
direkomendasikan untuk digunakan sebagai bahan ajar alternatif yang edukatif dan
menyenangkan